Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

The Meaning of Suhbah Tijaniyah Tariqa in Building Adab Islam, Muhammad Thoriqul; Nasution, Khoiruddin
Al-Hayat: Journal of Islamic Education Vol 8 No 2 (2024): Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Publisher : Letiges

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35723/ajie.v8i2.450

Abstract

The Validity of Talak Outside the Court: Perspectives of Islamic Law and Positive Law According to the Views of Religious Leaders in Central Lombok Azhari, Doni; Nasution, Khoiruddin; Asmuni, Asmuni
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 19, No. 1 : Al Qalam (Januari 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v19i1.3928

Abstract

This study examines the perceptions of religious leaders on the legality of out-of-court divorce in Central Lombok using a qualitative approach and field research methodology. Primary information was collected through in-depth interviews with religious leaders and community leaders who have expertise in divorce issues. To obtain precise and comprehensive data, face-to-face interviews were conducted. In addition, this research utilized qualitative methodology to present secondary information on Islamic law and affirmative divorce law. Among the secondary data used were court decisions, legislation related to divorce, legal literature, and court decisions. This research examines the perspectives of religious authorities, Islamic legal ideas, and legal provisions that support out-of-court divorce through primary and secondary data collection. This approach is expected to provide a thorough understanding of the religious authorities' point of view and outline the actual circumstances surrounding the legality of out-of-court divorce within the framework of Islamic law and positive law in Central Lombok.
The Impact of the Wafa Method in Tahfidzul Qur'an on Student Motivation and Learning Interest Aripin, Moh.; Nasution, Khoiruddin; Teguh, Mufrod; Umwari, Yvette
At-Tarbiyat Vol 8 No 1 (2025): Islamic Education (In Press)
Publisher : Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37758/jat.v8i1.1193

Abstract

This study aims to evaluate the impact of implementing the Wafa Method in Tahfidzul Qur'an education on student motivation and learning interest at SDIT Az Zahra, SDIT Darul Hikmah, and SDIT Luqman Al Hakim in Sragen for the 2023/2024 academic year. The research is driven by three primary objectives: (1) to analyze the effect of the Wafa Method implementation on student motivation, (2) to assess its impact on student learning interest, and (3) to explore how the development of this method influences overall improvements in both motivation and learning interest. Employing a field research methodology, this study utilizes parametric analysis techniques to evaluate the relationships between variables. The research population comprises 214 sixth-grade students, including 140 from SDIT Az Zahra, 30 from SDIT Darul Hikmah, and 44 from SDIT Luqman Al Hakim. A sample of 25% of the population, totaling 54 students, was selected for the study. Data collection involved interviews and structured questionnaires. The analysis reveals three key findings: (1) The implementation of the Wafa Method significantly enhances student motivation across all three schools, with a higher degree of method application correlating with increased motivation. (2) Similarly, the method shows a substantial positive effect on student learning interest, with intensified usage leading to greater interest. (3) Overall, the application of the Wafa Method contributes positively to the development of student motivation and interest, demonstrating a direct correlation between the extent of method application and the improvement in both aspects. The study concludes that integrating the Wafa Method into Tahfidzul Qur'an education can effectively boost student motivation and learning interest at SDIT Az Zahra, SDIT Darul Hikmah, and SDIT Luqman Al Hakim.
Converging Religious Doctrine: Sunni-Shi’i Marriages in Indonesia Faiz, Muhammad Fauzinudin; Nasution, Khoiruddin; Sodiqin, Ali
Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 17 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ahwal.2024.17108

Abstract

Taking the floor in Bondowoso, this article sheds light on the cross marriage practices between Sunni-Shi’i communities. The main question addresses how the marriages converge religious norms and socio-cultural dynamics, considering the significant theological differences between the two. This study positions itself within the context of Islamic jurisprudence, highlighting the normative differences in marriage practices between Sunni-Shi’i traditions. Through in-depth interviews and participant observation, the findings reveal that love, economic considerations, and strong social support play crucial roles in overriding the different doctrines. Sunni-Shi’i couples in Bondowoso successfully take care of their relationships through mutual respect and open communication, contributing to broader social cohesion. The marriages between Sunni and Shi’i individuals in Bondowoso adhered to a combination of religious and state legal frameworks to ensure legitimacy and social acceptance. Some couples followed the Sunni Shafi’i school of thought ensuring that the marriage contract (akad nikah) included the presence of two witnesses and the guardian(wali) for the bride. In cases where Shi’i traditions were incorporated, the ceremony sometimes included additional blessings or teachings from Shi’i scholars, while the concept of temporary marriage (mut’ah) was explicitly avoided due to broader Sunni opposition. Additionally, all marriages were officially registered under Indonesia’s state law through the Office of Religious Affairs (KUA), aligning with national legal requirements for marriage recognition. [Berlatar di Bondowoso, artikel ini menyoroti praktik pernikahan antara anggota komunitas Sunni dan Syiah. Pertanyaan utama yang dibahas adalah bagaimana pernikahan tersebut mengharmoniskan norma-norma agama dan dinamika sosial budaya, mengingat adanya perbedaan teologis yang signifikan di antara keduanya. Studi ini berada dalam konteks yurisprudensi Islam, dengan menyoroti perbedaan normatif dalam praktik pernikahan antara tradisi Sunni dan Syiah. Melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, temuan penelitian ini mengungkap bahwa cinta, pertimbangan ekonomi, dan dukungan sosial yang kuat memainkan peran penting dalam mengatasi perbedaan doktrin. Pasangan Sunni-Syiah di Bondowoso berhasil menjaga hubungan mereka melalui saling menghormati dan komunikasi yang terbuka, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap kohesi sosial yang lebih luas. Pernikahan antara anggota Sunni dan Syiah di Bondowoso mengikuti kombinasi kerangka hukum agama dan negara untuk memastikan legitimasi serta penerimaan sosial. Beberapa pasangan sengaja mengikuti mazhab Syafi’i dengan memastikan bahwa akad nikah dilaksanakan dengan kehadiran dua saksi serta wali bagi mempelai wanita. Dalam kasus di mana tradisi Syiah turut dimasukkan, upacara pernikahan terkadang mencakup doa tambahan atau pengajaran dari ulama Syiah, sementara konsep pernikahan temporer (mut’ah) secara eksplisit dihindari karena adanya penolakan yang luas dari kalangan Sunni. Selain itu, semua pernikahan secara resmi didaftarkan sesuai dengan hukum negara melalui KUA, sejalan dengan persyaratan hukum nasional untuk pengakuan pernikahan.]
Pilkada Kota Padang Sidimpuan 2024: Catatan dan Koreksi Zulfiqar, Effan; Pasaribu, Safran Efendi; Ritonga, Soritua; Parapat, Natalia; Nasution, Khoiruddin
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i1.2025.338-346

Abstract

Studi ini mengkaji dinamika politik dan perilaku pemilih pada pemilu Kota Padang Sidimpuan tahun 2024, yang merupakan pemilu daerah serentak keempat sejak otonomi kota tersebut pada tahun 2001. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemilu kali ini tingkat partisipasi pemilih yang rendah yaitu sebesar 71,1%, dengan banyak pemilih yang memilih untuk tidak menggunakan haknya. Memilih karena berbagai alasan, termasuk rendahnya kepercayaan terhadap kandidat dan dianggap kurang penting dalam berpartisipasi dalam pemilu. Studi ini juga menyoroti maraknya “serangan fajar” atau politik uang, di mana para kandidat membagikan uang dan bentuk keuntungan materi lainnya kepada pemilih sebagai imbalan atas dukungan mereka. Meskipun terdapat larangan hukum terhadap praktik-praktik tersebut, praktik-praktik tersebut masih merajalela dan telah menjadi bagian integral dari dinamika pemilu di Kota Padangsidimpuan. Studi ini juga mengeksplorasi peran koalisi politik dan fragmentasi suara di antara kandidat yang berbeda, yang menyebabkan perpecahan suara dan pada akhirnya mempengaruhi hasil pemilu. Selain itu, artikel ini membahas dampak pemilu terhadap tata kelola dan pembangunan kota, menyoroti perlunya kepemimpinan yang efektif dan tata kelola yang baik untuk mengatasi permasalahan mendesak di kota ini, seperti pembangunan infrastruktur, korupsi, dan penyediaan layanan publik. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan tentang dinamika politik yang kompleks dan perilaku pemilih pada pemilu Kota Padang Sidimpuan tahun 2024, menyoroti perlunya reformasi pemilu dan tata kelola yang baik untuk mendorong nilai-nilai demokrasi dan pembangunan berkelanjutan di kota tersebut
PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK DALAM HUKUM KELUARGA ISLAM INDONESIA Nasution, Khoiruddin
al-'adalah Vol 13 No 1 (2016): Al-'Adalah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/adalah.v13i1.1125

Abstract

Abstract: Protection of Children in Indonesia Islamic Family Law. This paper reviews the content of Indonesia Marriage Law in regulating children rights including the source of child neglects and  solutions to protect the rights of the child maintenance. This study offers five solutions to maintain and protect the rights of child rearing, namely: (1) increasing judges awareness of the importance of child protection issues, (2) promoting continuously the Marriage Law to the public, ( 3) Supreme Court to create a circular that judges in every Religious Court is always using their ex officio right in settling divorce cases, (4) The husband and wife, under their consciousness or under the order of the court, should register their children for education insurance, (5) All prospective married couples should attend a Pre-Marriage Course as a preparation to establish household harmony. Abstrak: Perlindungan Terhadap Anak dalam Hukum Keluarga Islam Indonesia. Tulisan ini mengulas content Perundang-Undangan Perkawinan Indonesia dalam mengatur hak pemeliharaan anak, apa saja sumber penelantaran anak dan solusi apa yang perlu dilakuksn dalam upaya melindungi hak pemeliharaan anak. Dari hasil kajian yang dilakukan, penulis menawarkan 5 (lima) solusi untuk menjamin dan melindungi hak pemeliharaan anak, yakni: (1) meningkatkan kesadaran hakim tentang pentingnya masalah perlindungan anak, (2) mensosialisasikan secara terus menerus Peraturan Perundang-undangan Perkawinan kepada masyarakat, (3) Mahkamah Agung R.I. membuat surat edaran agar hakim PA selalu menggunakan hak ex officio dalam menyelesaikan kasus perceraian, (4)  suami dan isteri, baik atas kesadaran sendiri maupun atas perintah Negara, membuat asuransi  pendidikan anak, (5) Mengharuskan semua pasangan yang akan menikah untuk mengikuti Kursus Pra Nikah dan/atau Kursus Calon Pengantin (Suscatim) sebagai bekal dalam mengharungi bahtera rumah tangga.
Arah Pembangunan Hukum Keluarga Islam Indonesia: Pendekatan Integratif dan Interkonektif dalam Membangun Keluarga Sakinah Nasution, Khoiruddin
Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Vol 46 No 1 (2012)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajish.v46i1.32

Abstract

So  far  the  subjects  discussed  in  Islamic Marriage/Family Law (Munakahat) limited marriage matter only and using the normative approach (halal and haram). In fact the successness  of  family  is  not  enough  by  merely  understanding marriage matter and the normative approach. To build a happy family  as  the  goal  of  marriage  in  Islam  is  required  other knowledges  and  approaches  outside  the  normative  approach. Even  with other subjects and using multi approach, it is possible to uncover the secret behind the Quranic texts discuss marriage. This  paper  attempts  to  illustrate  how  science  Ethnology,  as illustrated  Hazairin,  can  reveal  the  secret  behind  the  Quranic verse  discuss  mahram  (women  are  forbidden  to  marry)  as  it  is described in al-Nisa? (4): 22, 23, and 24. Likewise, this paper tries to  offer  a  number  of  subjects  that  should  be  included  in  the subject  of  Islamic  marriage  in  order  to  be  able  to  achieve  the goal  of  marriage  and  family  breakdown  can  be  avoided.  To mention some of which are: (1) the science about sexuality and sciences  related  thereto,  (2)  the  science  of  reproduction  and reproductive  health,  (3)  knowledge  of  health  and  family nutrition,  and  (4)  knowledge  about  building  communication between family members.
Peraturan dan Program Membangun Ketahanan Keluarga:Kajian Sejarah Hukum Nasution, Khoiruddin; Nasution, Syamruddin
Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Vol 51 No 1 (2017)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajish.v51i1.318

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil penelitian tingkat ketercapaian peraturan dan program yang bertujuan membangun ketahanan keluarga Indonesia dengan kajian sejarah hukum. Adapun hasilnya dapat ditulis empat catatan sebagai kesimpulan. Pertama, peraturan dan program membangun ketahanan keluarga sejak kemerdekaan dapat dikelompokkan menjadi 4 gelombang, yakni tahun 1954 dengan lahirnya BP4, tahun 1974 dengan lahirnya UU No. 1 tahun 1974 tentang Perkawinan, tahun 1999 dengan lahirnya Peraturan Pembinaan Gerakan Keluarga Sakinah, dan tahun 2009 serta tahun 2013 dengan lahirnya Peraturan Kursus Perkawinan. Kedua, kelahiran sejumlah peraturan dan program ini dilatari oleh fakta banyak terjadi perkawinan anak, perkawinan paksa, poligami semena-mena, talak semena-mena, dan kekerasan dalam rumah tangga. Ketiga, tujuan lahirnya sejumlah peraturan dan program ini adalah agar tidak terjadi lagi perkawinan anak, perkawinan paksa, poligami semena-mena, talak semena-mena, dan kekerasan dalam rumah tangga. Keempat, tingkat ketercapaian tujuan kelahiran peraturan dan program ini belum tercapai sepenuhnya, kecuali peraturan yang lahir di gelombang ke-2. Namun diyakini bahwa program BP4, Pembinaan Gerakan Keluarga Sakinah dan Kursus Perkawinan, sangat besar perannya dalam membangun ketahanan keluarga, sebab program ini memberikan pengetahuan dan skill bagi calon suami dan isteri tentang kehidupan rumah tangga dan cara-cara yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang timbul dalam kehidupan keluarga. Sebab terjadinya perkawinan anak, perkawinan paksa, poligami semena-menam, talak semena-mena, dan kekerasan dalam rumah tangga adalah akibat dari rendahnya pengetahuan tentang seluk-beluk kehidupan rumah tangga dan rendahnya skill untuk menyelesaikannya. Karena itu program ini perlu mendapat perhatian serius dari para pihak yang mempunyai kewenangan, agar program ini dapat berjalan, lebih khusus program kursus perkawinan.
Pilkada Kota Padangsidimpuan 2024: Catatan dan Koreksi Zulfiqar, Effan; Pasaribu, Safran Efendi; Ritonga, Soritua; Parapat, Natalia; Nasution, Khoiruddin
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i1.2025.337-346

Abstract

Studi ini mengkaji dinamika politik dan perilaku pemilih pada pemilu Kota Padangsidimpuan tahun 2024, yang merupakan pemilu daerah serentak keempat sejak otonomi kota tersebut pada tahun 2001. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemilu kali ini tingkat partisipasi pemilih yang rendah yaitu sebesar 71,1%, dengan banyak pemilih yang memilih untuk tidak menggunakan haknya. Memilih karena berbagai alasan, termasuk rendahnya kepercayaan terhadap kandidat dan dianggap kurang penting dalam berpartisipasi dalam pemilu. Studi ini juga menyoroti maraknya “serangan fajar” atau politik uang, di mana para kandidat membagikan uang dan bentuk keuntungan materi lainnya kepada pemilih sebagai imbalan atas dukungan mereka. Meskipun terdapat larangan hukum terhadap praktik-praktik tersebut, praktik-praktik tersebut masih merajalela dan telah menjadi bagian integral dari dinamika pemilu di Kota Padangsidimpuan. Studi ini juga mengeksplorasi peran koalisi politik dan fragmentasi suara di antara kandidat yang berbeda, yang menyebabkan perpecahan suara dan pada akhirnya mempengaruhi hasil pemilu. Selain itu, artikel ini membahas dampak pemilu terhadap tata kelola dan pembangunan kota, menyoroti perlunya kepemimpinan yang efektif dan tata kelola yang baik untuk mengatasi permasalahan mendesak di kota ini, seperti pembangunan infrastruktur, korupsi, dan penyediaan layanan publik. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan tentang dinamika politik yang kompleks dan perilaku pemilih pada pemilu Kota Padangsidimpuan tahun 2024, menyoroti perlunya reformasi pemilu dan tata kelola yang baik untuk mendorong nilai-nilai demokrasi dan pembangunan berkelanjutan di kota tersebut
Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Sibolga Nomor 4 Tahun 2010 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan/ Kebersihan di Kota Sibolga Pulungan, Darman Syah; Ritonga, Soritua; Puansah, Irman; Nasution, Khoiruddin
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.365-368

Abstract

Pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kota Sibolga selalu mendapat kritikan dari masyarakat karena belum maksimal. Hal ini dikarenakan hampir setiap hari masih banyak terjadi penumpukan sampah dipersimpangan jalan terutama yang terjadi di Pasar Sibolga dan di Jalan Sudirman yang lokasinya dekat dengan TPA Perbukitan Parombunan, sehingga menimbulkan bau tak sedap, kotor, kumuh dan banyak lalat. Padahal selama ini setiap bulannya warga ataupun badan usaha selalu membayar uang retribusi pelayanan persampahan kepada petugas. Lalu adanya program daur ulang sampah yang melibatkan masyarakat. Dengan seringnya menumpuk sampah tersebut banyak masyarakat ataupun pengendara yang melintas sering mencium bau tak sedap dan merusak keindahan.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebijakan pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga di Kota Sibolga dan untuk mengetahui apa saja faktor penghambat dalam menjalankan kebijakan pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga di Kota Sibolga. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis kualitatif dengan mengambil responden penelitian yaitu Pegawai Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, Penanggung jawab TPA Parombunan, pedagang dan masyarakat. Pengumpulan data melalui teknik wawancara dan dianalisis secara kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga di Kota Sibolga merupakan kewenangan dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, dengan mengangkut sampah rumah tangga dari rumah-rumah warga yang diangkut ke Tempat Penampungan Sampah Sementara menggunakan gerobak pengangkut sampah dan motor pengangkut sampah ataupun beko untuk diangkut kembali ke TPA. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup menyediakan tempat penampungan sementara yang tersebar di empat kecamatan. Dinas juga mendaur ulang sampah menjadi pupuk kompos dan barang barang berguna seperti tas, botol dan sandal.Faktor penghambat dalam menjalankan kebijakan pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga di Kota Sibolga diantaranya Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup masih kekurangan sarana dan prasarana seperti alat angkut sampah dan jumlah pegawai untuk mengangkut sampah dari rumah tangga ke Tempat Pembuangan Akhir masih kurang. Kurang maksimalnya pelibatan masyarakat dalam melakukan daur ulang sampah, sehingga bisa dimanfaatkan oleh pemerintah untuk menjadi barang berguna seperti tas, botol dan kompos.Kata Kunci : Kebijakan, Pengelolaan, Sampah