Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Edukasi dan Upaya Deteksi Penyakit Tidak Menular Melalui Pemeriksaan Kesehatan Masroni; Sholihin; Nazmi, Annisa Nur; Damayanti, Fransiska Erna; Munif, Badrul; Rudiyanto, Rudiyanto; Kusumawati, Diana; Indriani, Ninis; Izzah, Ukhtul; Ariyani, Anita Dwi; Anitarini, Fany; Hermanto, Andrik
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v3i1.377

Abstract

Non-Communicable Diseases (NCDs) often undetected because they have no symptoms and there no complaints. Usually found at an advanced stage, so it will be difficult to cure and ends in disability and death. This situation creates large costs for sufferers, families and the state. NCDs can be prevented by controlling risk factors. Increasing public awareness and concern for NCD risk factors very important in controlling NCDs. Counseling, examinations and surveillance of NCD risk factors are forms of health efforts to prevent an increase in the prevalence of non-communicable diseases. The activity of the undergraduate nursing and professional nursing lecturer's service program which is integrated with Thematic KKN is in the form of providing information to the community about the risk factors for non-communicable diseases (PTM), followed by examining the risk factors for non-communicable diseases in the community in the Grogol Village area, Giri Banyuwangi District. The reason for choosing the location based on the Mojopanggung Community Health Center's annual report, it shows that the prevalence of non-communicable diseases such as hypertension, DM, gout is always included in the 10 most types of disease every year. Therefore, it is very important to provide education regarding hypertension, gout and blood sugar to the public to prevent complaints and bad impacts, so that it will extend life expectancy and increase the productivity of residents who experience these diseases.
The Effect of Earthquake Simulation Animation Videos on The Knowledge And Skills of Earthquake Disaster Preparedness in The 5th-Grade Elementary School Klatak Banyuwangi 2023 Masroni; Andrik Hermanto; Hillary Elsafitra
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2024): December
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v6i1.786

Abstract

Introduction: Disaster preparedness involves preparing a counter-disaster plan, warning of the disaster, and maintaining resources needed during and after a disaster. The media that can be used by using animated videos can increase knowledge and skills more easily and interestingly for elementary school students. Objectives: This study aimed to investigate the effect of earthquake simulation animation videos on the knowledge and skills of earthquake disaster preparedness in the 5th-grade Elementary School Klatak Banyuwangi. Methods: This study used a pre-experimental research plan with a one-group pre-test post-test research design of 56 respondents with a total sampling technique. Then, statistical analysis was done using the Wilcoxon Signed Rank Test from SPSS 16. Results: Before being given an animated video, they had a knowledge level of scores, most of them as much as 41% in the category of unprepared, mostly 62.5% competent enough for skills. After being given an animated video, knowledge increased to 64.3% with ready criteria, and skills increased to 82.1% with very competent criteria. With a significance value of p=0.000<0.05, there was a significant Effect of Earthquake Simulation Animation Videos on the Knowledge and Skills of Earthquake Disaster Preparedness in 5th grade elementary School Klatak Banyuwangi 2023. Conclusions: Applying knowledge and skills in earthquake disaster preparedness can be done early, starting from elementary school, one of which is by using animated video media, which is expected to be more easily understood, interesting, and can be applied in everyday life.
Menjaga Kesehatan Ginjal dengan Konsep Kesehatan secara Holistik pada Siswa SMAN 1 Giri Banyuwangi Putri, Novita Surya; Firmanti, Tria Anisa; Andrik Hermanto; Wilujeng, Atik Pramesti; Ali Syahbana
Journal of Health Innovation and Community Services Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Health Innovation and Community Services
Publisher : PPPM Stikes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/jhics.v1i1.13

Abstract

Introduction: Chronic Kidney Disease (CKD) is a non-communicable disease whose prevalence is still high and is still widely found in Indonesia. Chronic kidney disease (CKD) can affect metabolism in the body and disrupt fluid and electrolyte balance. Patients who have chronic kidney disease (CKD) will have an experience dependence on kidney replacement therapies such as hemodialysis, peritoneal dialysis, or kidney transplantation. Prevention of chronic kidney disease by providing knowledge related to the importance of maintaining the kidneys can improve understanding, especially in adolescents. Purpose: Respondents can know and understand the importance of holistically maintaining kidney health. Method: The implementation of community service uses the method of lectures and discussions by providing educational materials to maintain kidney health with the concept of holistic health. Results: Students understand the importance of holistically maintaining kidney health. Conclusion: Providing education related to chronic kidney disease (CKD) is effective to increasing knowledge in the younger generation as a preventive measure of non-communicable diseases, especially chronic kidney disease.
Pemberdayaan Yayasan Sahabat Osing Peduli untuk Meningkatkan Diet & Kualitas Hidup Cancer Warrior Hermanto, Andrik; Putri, Novita Surya; Masroni, Masroni; Mawarni, Elita Endah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i2.24340

Abstract

Pada pasien kanker memiliki masalah terkait kualitas hidup karena disebabkan oleh Efek samping pengobatan, kepuasan pengobatan, prospek masa depan, pekerjaan, dukungan keluarga, kesuburan, komunikasi, citra tubuh, dll. Hal ini menyebabkan masalah psikososial pada pasien kanser seperti kecemasan, kegelisahan, stres, dan bahkan depresi. Memberdayakan Yayasan Sahabat Osing Peduli (YSOP) dalam meningkatkan diet quality dan quality of life kepada cancer warrior melalui pendekatan CCM. Metode pelaksanaan yang dilakukan meliputi 4 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi.  Evaluasi pelatihan relaksasi dan terapi musik diukur dengan  menggunakan kuesioner The Zung Self Anxiety Scal (ZSAS) dan evaluasi edukasi gizi seimbang dengan kuesioner gizi seimbang sejumlah 10 pertanyaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diikuti sejumlah 15 orang pengurus YSOP.  dengan hasil global pretest dengan nilai kecemasan sedang 87% menjadi 60% kecamasan ringan setelah pelatihan. Untuk pemahaman gizi seimbang sebelum pelaksanaan edukasi, demo dan pelatihan 80% pemahaman kurang, dan setelahnya memiliki pengetahuan baik sebesar 87%. Penerapan pelaksanaan kombinasi meditasi relaksasi autogenik dan terapi musik intrumen religi merupakan terapi alternatif yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup cancer warrior, selain itu pengolahan pangan yang tersedia disekitar juga dapat digunakan untuk peningkatan kualitas diet untuk kemajuan pengobatan kanker.
Optimalisasi Program Pencegahan Stunting: Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Persepsi Keluarga Dewi, Elvira Sari; Choiriyah, Muladefi; Suryanto, Suryanto; Kumboyono, Kumboyono; Ismail, Dina Dewi Sartika Lestari; Wihastuti, Titin Andri; Habibie, Intan Yusuf; Istifiani, Lola Ayu; Kusumastuty, Inggita; Astari, Asti Melani; Ariska, Hanisa Iis; Rosuli, Ahmad; Pamungkas, Akhmad Yanuar Fahmi; Satrianto, Anang; Hermanto, Andrik; Ariyani, Anita Dwi; Munif, Badrul; Kusumawati, Diana; Rahmawan, Fajri Andi; Damayanti, Fransiska Erna; Prasetyawan, Riyan Dwi; Balqis, Rani Diana; Rudiyanto, Rudiyanto; Supriyanto, Supriyanto; Kawitantri, Orchidara Herning; Agustina, Mulya; Caressa, Dea Amanda; Toga, Erik; Roshanti, Dian; Amanda, Efina; Murdani, Agus Putra
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i2.1023

Abstract

Pendahuluan: Jumlah anak stunting di Desa Paspan, Banyuwangi, masih mengalami peningkatan, sehingga diperlukan optimalisasi upaya pencegahan untuk menghindari dampak negatif terhadap kehidupan anak. Pengetahuan dan persepsi ibu mengenai stunting merupakan faktor penting dalam upaya pencegahan kondisi ini. Tujuan penelitian mengkaji hubungan antara pengetahuan ibu tentang stunting dengan persepsi keluarga terhadap stunting pada ibu yang memiliki anak dengan stunting di Desa Paspan, Banyuwangi. Metode: Penelitian kuantitatif cross-sectional dilakukan di Desa Paspan, Banyuwangi, pada bulan Desember 2022. Kriteria inklusi dan eksklusi digunakan dan didapatkan 26 responden dari 32 populasi ibu anak dengan stunting. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri atas sepuluh pertanyaan tentang pengetahuan mengenai stunting dan sebelas pertanyaan tentang persepsi keluarga mengenai stunting. Uji korelasi gamma, dengan tingkat signifikansi 0,05, digunakan untuk mengkaji hubungan antara dua variabel.  Hasil: Mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai stunting (96%), sementara 84,6% memiliki persepsi yang cukup terhadap stunting. Hasil analisis uji korelasi gamma menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang stunting dengan persepsi keluarga terhadap stunting (p = 0,340; r = 1,000). Kesimpulan: Pengetahuan ibu mengenai stunting tidak selalu berkorelasi dengan persepsi keluarga terhadap stunting. Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting memerlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan faktor sosial, budaya, dan lingkungan guna meningkatkan pemahaman serta mendorong perubahan perilaku masyarakat.
Association between smoking habits and lung function among adult smokers: A cross-sectional study in public health Hermanto, Andrik; Masroni, Masroni; Melana, Leonard Ivan T.; Yufenanda, Michelle Mayang
The Journal of Palembang Nursing Studies Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Palembang MediRose Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55048/jpns182

Abstract

Background: Smoking is a major risk factor for impaired lung function. Continuous exposure to cigarette smoke in adulthood contributes to a progressive decline in lung capacity, which may lead to chronic respiratory diseases and other serious health complications. While previous studies have used indirect tools such as smokelyzers, limited research has applied spirometry to directly evaluate lung function among smokers in community health settings. Objective: This study aimed to analyze the relationship between smoking habits and lung function, measured using spirometry, among adult smokers. Methods: A cross-sectional design was conducted in a public health center. Smoking behavior was assessed using the Glover-Nilsson Smoking Behavioral Questionnaire (GN-SBQ), while lung function was measured with spirometry. Data were analyzed using the Spearman rank correlation test. Results: The study included 50 adult respondents with a mean age of 40.8 ± 11.1 years. Most participants demonstrated strong smoking behavior, with 41 respondents (69.5%) categorized as very strong and 24 respondents (40.7%) categorized as moderate. Spirometry results indicated a significant negative correlation between smoking behavior and lung function (p = 0.010; r = –0.360). These findings suggest that greater smoking intensity is associated with reduced lung capacity, reflecting the harmful cumulative effects of tobacco exposure. Conclusion: Smoking habits were significantly associated with decreased lung function among adult smokers. This highlights the need for preventive efforts, including health education, routine lung function screening, and smoking cessation programs in public health settings to mitigate long-term respiratory complications.
Strategi Penguatan Ekonomi Kreatif Usaha Pangan Bergizi Melalui Pelatihan Pemasaran Online Elita Endah Mawarni; Hermanto, Andrik Hermanto; Dian Roshanti; Ivan Rachmawan; Biji Bintang
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v1i2.166

Abstract

The potential for the food industry in the target group of Alas Purwo National Park, Banyuwangi Regency is quite large and varied, but in this global era it is full of challenges and very competitive, so that small and medium industries (IKM) need the support of various parties. This community service (PPM) aims to provide education, training, and assistance in calculating food nutrition for MSME products and improving skills and expertise in marketplace-based online marketing techniques. Society in nutritional calculations and marketing. Apart from that, this activity is also expected to be able to improve the economy and understanding of science and technology for the target audience so that they are more productive in marketing. The target of dedication is 10 members of UKM Kedungsari Purwoharjo Village, Banyuwangi. Problem solving is carried out in three stages of activity, namely (1) the preparation stage, (2) the implementation stage, and (3) the stage evaluation. The approach/preparation stage is carried out by way of outreach, observation, interviews, with potential partners. The implementation phase is carried out by giving education, knowledge, and training to the community. The monitoring and evaluation stage is carried out with assistance and monitoring of Kedungsari Village UMKM members in practicing food nutrition calculations and MSME product marketing techniques. The results of this PPM activity were to show indications of success by members of the Kedungsari Village UMKM in practicing food nutrition calculations and MSME product marketing techniques by applying the knowledge that had been given and being able to improve the economy of the Kedungsari Village community so that the community became more innovative and productive. Keywords: Training, Marketing, nutritious food ]
Hubungan Jenis Perokok dengan Pengetahuan tentang Penyakit Kanker Paru pada Siswa di SMAN 1 Wongsorejo Andrik Hermanto; BernadettaGermia Aridamayanti; UlulAzmi Iswahyudi
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i2.383

Abstract

Introduction: Lung cancer is the leading cause of death after breast cancer and cervical cancer. Cigarettes are the main cause of lung cancer, besides air pollution, family history and previous cancer history also affect. Method: This research is a quantitative study with a descriptive design of correlation with a cross sectional study method. The sample used was 120 respondents taken by purposive sampling technique. Results: The p-value in the Pearson Chi-Square test results is 0.000 < 0.05, so it can be concluded that there is a relationship between the type of smoker in students and knowledge of lung cancer. Conclusion: A good knowledge of the dangers of cigarettes for students can help to prevent lung cancer. Not only can active smoking be harmful to a student's health, but passive smoking can also be the cause of such lung cancer. Increasing knowledge by providing education is very necessary for students to be able to improve their health degree by not smoking and avoiding direct exposure to cigarette smoke
PELATIHAN ASERTIF PADA REMAJA DENGAN KONDISI KELUARGA MIGRAN DALAM MENCEGAH POTENSI MENJADI KORBAN TINDAK KEKERASAN Wirawati, Wahyu Adri; Fitria, Yuli; Rachman, Machria; Hermanto, , Andrik
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2025, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v5i1.676

Abstract

Anak dan remaja cenderung menjadi korban kekerasan pasalnya dianggap pribadi yang lemah, terlebih pada mereka anak- anak dengan kondisi keluarga yang tidak utuh, pengasuhan yang tidak langsung, serta anak dengan kondisi keluarga migran. Mereka dapat berpotensi menjadi sasaran segala bentuk kekerasan mengingat tanpa keberadaan orang tua sebagai pendamping dan pengawas secara langsung. Salah satu cara mencegah potensi menjadi korban diantaranya meningkatkan keterampilan sosialnya berupa kemampuan asertif. Adapun pola pengembanganya dapat di kemas melalui pelatihan asertif. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan menerapkan perilaku asertif untuk mencegah berbagai bentuk kekerasan pada anak dan remaja. Peserta pelatihan yaitu anggota komunitas pemuda cluring bersatu yang berjumlah 20 orang dengan kondisi keluarga migran. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan pelatihan asertif berdampak positif signifikan dan efektif meningkatkan kemampuan asertif peserta. Keterampilan sosial yang meningkat dari pelatihan asertif berupa rasa percaya diri, keberanian untuk mengungkapkan perasaan dengan tegas, harga diri yang meningkat serta daya bangkit. dapat di simpulkan pelatihan asertif mampu meningkatkan keterampilan sosial yang dapat diterapkan ke dalam perilaku sehari – hari guna mencegah potensi menjadi korban kekerasan pada anak remaja dengan kondisi keluarga migran.
HUBUNGAN KESEPIAN PADA LANSIA DENGAN ACTIVITY OF DAILY LIVING (ADL) DI UPT PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA Masroni, Masroni; Ukhtul Izzah; Fany Anitarin; Rossy Latiffa Dewi; Andrik Hermanto
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 5: Januari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak masalah yang akan dihadapi seseorang ketika sudah berada di fase lansia, karena terjadi penurunan fungsi pada fisik maupun psikologi yang akan berdampak pada aktivitas sehari-hari. Salah satu masalah psikologi yang dihadapi adalah kesepian. Kesepian pada lansia dapat mengakibatkan munculnya berbagai masalah diantaranya aktivitas sehari-hari (Activity of Daily Living). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesepian pada lansia dengan Activity of Daily Living (ADL) pada lansia. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan purposive sampling sejumlah 30 responden. Teknik analisis menggunakan Rank Spearman. Hasil penelitian didapatkan tingkat kesepian hampir sebagian katergori tidak kesepian yaitu 12 responden (40%) Sedangkan Activity of Daily Living (ADL) dalam tingkat mandiri total sebanyak 19 responden (63.3%). Didapatkan correlation coefficient -.077 dan sig.(2-tailed)= 0.688 > 0,05 level (2-tailed) yang artinya tidak ada Hubungan Antara Kesepian Dengan Activity of Daily Living (ADL) pada Lansia. Kesepian bukan faktor utama menurunkan aktivitas sehari-hari lansia karena dengan melakukan penyesuaian diri dan dukungan sosial dapat berpengaruh terhadap peningkatan kehidupan lansia untuk menurunkan rasa kesepaian.