Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Learning Obstacles for Junior High School Students in Understanding SPLDV Concepts Firda Luthfiatika Jannah; Neneng Aminah; Surya Amami Pramuditya; Rosita, Cita Dwi; Noto, M. Subali
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/f_m.v6i2.1862

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam memahami konsep dari literatur pada SPLDV. Tujuan penelitian ini untuk melakukan eksplorasi mengenai learning obstacle yang dialami oleh siswa SMP ketika mereka mencoba memahami konsep SPLDV. Oleh karena itu, diharapkan kedepannya penguasaan konsep dasar SPLDV dapat tercapai secara optimal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain Didactical Design Research (DDR). Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 siswa yang dipilih berdasarkan purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes pemahaman konsep dan pedoman wawancara. Analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa masih menghadapi sejumlah kesulitan dalam memahami materi spldv. Kendala-kendala yang dihadapi siswa antara lain yaitu (1) kesulitan dalam merumuskan ulang konsep sistem persamaan linear dua variabel dan kurangnya kemampuan untuk memberikan contoh SPLDV. (2)Kesulitan dalam menentukan titik potong saat membuat grafik SPLDV. (3) Kekeliruan dalam melakukan operasi hitung dan mengembangkan model matematika. (4) Kesulitan dalam merancang langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan soal SPLDV. (5) Kesulitan dalam menyelesaikan soal yang berbeda dengan contoh soal yang diajarkan oleh guru. Hal ini menunjukkan adanya beberapa hambatan yang perlu diatasi dalam pembelajaran konsep SPLDV di tingkat SMP.   This research was motivated by the low ability of students to understand concepts from the literature on SPLDV. This research aims to explore the learning obstacles experienced by junior high school students when they try to understand the concept of SPLDV. Therefore, it is hoped that in the future mastery of the basic concepts of SPLDV can be achieved optimally. This research is qualitative research with a Didactical Design Research (DDR) design. The subjects in this research were 3 students selected based on purposive sampling. The research instruments used were concept understanding tests and interview guidelines. Data analysis in this research includes data reduction, data presentation, and concluding. The research results show that students still face several difficulties in understanding SPLDV material. The obstacles faced by students include (1) difficulties in reformulating the concept of a system of linear equations in two variables and a lack of ability to provide examples of SPLDV. (2) Difficulty in determining the intersection point when creating SPLDV graphs. (3) Errors in carrying out calculation operations and developing mathematical models. (4) Difficulty in designing the steps needed to solve SPLDV problems. (5) Difficulty in solving questions that are different from the example questions taught by the teacher. This shows that several obstacles that need to be overcome in learning SPLDV concepts at the junior high school level.
Desain Bahan Ajar Berbasis Geogebra Pada Kemampuan Pemahaman Matematis Dengan Materi Geometri Transformasi SMK Cahyadi, Muhammad Helmi; Noto, Muchamad Subali
Euclid Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v10i1.8495

Abstract

Penelitian dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman matematis peserta didik pada materi Geometri Transformasi, dan kurangnya bahan ajar yang digunakan oleh guru maupun peserta didik. Geogebra sangat efektif pada kemampuan pemahaman matematis siswa. Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengembangkan bahan ajar yang valid dan praktis berupa modul berbasis Geogebra. Penelitian ini merupakan R&D dengan menggunakan model ADDIE. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui wawancara, tes, lembar validasi, dan lembar praktikalitas. Bahan ajar ini diuji kevalidannya oleh 4 orang validator, yaitu 2 orang validator materi serta 2 orang validator media sedangkan uji kepraktikalitasannya kepada 9 orang praktisi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahan ajar berbasis Geogebra ini valid dan praktis. Berdasarkan hasil validasi materi dengan  persentase 96,38%, validasi media 90,74%, dan praktikalitas dengan persentase 90,22%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar ini dapat digunakan dalam proses pembelajaran dan praktis digunakan oleh peserta didik.Kata Kunci: Bahan Ajar, Geogebra, ADDIE
Didactical Design with Motion Graphics for Enhancing Conceptual Understanding of Geometric Translation Rosita, Cita Dwi; Noto, Muchamad Subali; Anggraini, Lilis Marina; Rahadi, Ikman Nurhakim
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i4.3544

Abstract

Pembelajaran transformasi di sekolah menengah menghadapi rendahnya pemahaman konseptual siswa. Desain didaktis berbasis visual dinamis belum terintegrasi sistematis dengan analisis hambatan belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan pemahaman konseptual translasi melalui desain didaktis berbantuan motion graphic. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tiga fase DDR, yaitu analisis didaktis dan pedagogis, analisis metapedadidaktik, serta analisis retrospektif. Subjek penelitian terdiri dari 10 siswa yang dipilih secara purposif untuk memungkinkan pengamatan mendalam terhadap proses belajar, respons didaktis, dan regulasi hambatan belajar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tugas tertulis. Hasil menunjukkan seluruh siswa memahami translasi sebagai pergeseran. Sebanyak 30% siswa mengalami hambatan epistemologis pada interpretasi vektor translasi negatif. Umpan balik visual motion graphic memungkinkan koreksi mandiri selama pembelajaran. Hambatan belajar bergeser dari epistemologis menuju didaktis pada aspek komunikasi matematis formal. Desain didaktis berbantuan motion graphic efektif meregulasi hambatan belajar translasi. Penelitian lanjutan perlu memperluas pada transformasi geometri lain. Learning transformations in secondary schools faces persistently low students’ conceptual understanding. Didactical designs based on dynamic visualization have not been systematically integrated with learning obstacle analysis. This study aims to analyze the strengthening of students’ conceptual understanding of translation through motion graphic–assisted didactical design. This study employed a qualitative approach with three phases of Didactical Design Research (DDR), namely didactical and pedagogical analysis, metapedadidactical analysis, and retrospective analysis. The participants consisted of ten purposively selected students to allow in-depth observation of learning processes, didactical responses, and the regulation of learning obstacles. Data were collected through observations, interviews, and written tasks. Retrospective analysis compared actual student responses with predicted didactical responses. Source triangulation ensured the credibility of research findings. Results show that all students understood translation as a rigid displacement. Thirty percent experienced epistemological obstacles in interpreting negative translation vectors. Visual feedback provided by motion graphics enabled self-correction during learning. Learning obstacles shifted from epistemological to didactical, particularly in formal mathematical communication. Motion graphic–assisted didactical design effectively regulates learning obstacles in translation. Future studies should extend to other geometric transformations.
Pelatihan Penguatan Numerasi Bagi Guru SMK AS-SALAM Untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Setiyani, Setiyani; Noto, Muchamad Subali; Nurul Ikhsan Karimah; Laelasari; Yusida Gloriani; Turini Erawati; Sri Sumarwati
Babakti: Journal of Community Engangement Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.13093

Abstract

Kemampuan numerasi merupakan keterampilan dasar yang penting untuk dimiliki oleh siswa guna menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan sehari-hari. Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa guru di SMK As-Salam masih memiliki keterbatasan dalam memahami konsep numerasi secara mendalam dan mengintegrasikannya ke dalam pembelajaran lintas mata pelajaran. Untuk itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan penguatan numerasi kepada guru-guru di SMK As-Salam guna meningkatkan kompetensi mereka dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran berbasis numerasi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap identifikasi kebutuhan, Pelaksanaan Pelatihan, evaluasi dan refleksi, serta tindak lanjut. Materi pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang numerasi, mulai dari konsep dasar hingga penerapannya dalam konteks pembelajaran SMK. Berdasarkan hasil pengabdian diperoleh temuan bahwa Sebagian besar guru menanggap numerasi adalah matematika, selalu HOTS, dan selalu berhubungan dengan angka. Setelah penyampaian materi, terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan numerasi ke dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi guru tetapi juga memberikan dampak positif pada kualitas pembelajaran di SMK As-Salam, sehingga siswa dapat lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin kompleks. Adapun keberlanjutan program ini akan difokuskan pada penguatan komunitas belajar antar guru untuk berbagi praktik terbaik dalam pembelajaran berbasis numerasi.
MATEMATIKA TANPA SIMBOL: PENALARAN MATEMATIS DALAM PROSES NGIJING PEMBUATAN PONDASI RUMAH Muchamad Subali Noto; Lukman Harun
Euclid Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v13i1.11832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap praktik etnomatematika yang terkandung dalam proses pembuatan pondasi rumah (ngijing) oleh tukang bangunan di Desa Gebang. Berangkat dari pandangan bahwa matematika merupakan praktik budaya yang hidup dalam aktivitas masyarakat, penelitian ini memfokuskan kajian pada penalaran matematis implisit yang digunakan dalam tahapan konstruksi pondasi rumah tradisional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam tidak terstruktur, dan dokumentasi terhadap lima orang tukang bangunan yang berpengalaman. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tahapan analisis domain, taksonomi, komponen, dan tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses ngijing terdiri atas beberapa tahapan utama, yaitu pembuatan sketsa, pengukuran dan penggalian tanah, pemasangan batu pondasi (kijing), serta pengecoran. Pada setiap tahapan tersebut ditemukan penerapan konsep matematika seperti skala, perbandingan, luas, jarak, bangun datar, bangun ruang, dan rasio material yang digunakan secara konsisten tanpa simbol matematika formal. Praktik tersebut mencerminkan penalaran matematis adaptif yang berkembang dari pengalaman kerja dan transmisi budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ngijing merupakan sistem etnomatematika yang bersifat prosedural dan kontekstual, bukan sekadar aktivitas teknis konstruksi. Temuan ini berkontribusi pada penguatan teori etnomatematika serta membuka peluang pemanfaatan praktik budaya lokal sebagai konteks pembelajaran matematika yang bermakna, khususnya pada materi pengukuran, perbandingan, dan geometri.
Design Implications from a Needs Assessment for AR-Based Digital Learning Materials with Quizizz Integration in Secondary Education Marina, Lilis; Arcat, A; Sohibun, S; Susilawati, Aay; Noto, Muchamad Subali; Wahyuni, Astri; Kusuma, Dianne Amor
Jurnal Pendidikan Islam ARTICLE IN PRESS
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the context of global secondary education, rapid technological advancements have revolutionized learning environments. Educators are increasingly integrating immersive and interactive tools to better engage digital-native students. Augmented Reality (AR), when combined with gamified learning platforms, has shown great potential to boost student participation and comprehension. This study aims to analyze and compare the learning needs of Madrasah Tsanawiyah (MTs), including Islamic boarding schools, and Junior High School (JHS) students regarding AR-based digital learning materials integrated with the Quizizz platform. Using a descriptive quantitative design, the study employed data triangulation through questionnaires, classroom observations, and interviews to obtain a comprehensive view of students’ needs and preferences. The results indicate that both MTs and JHS students share similar needs for AR-based learning materials, particularly in interactive visualization, immediate feedback, and gamification features, although differences were found in specific interaction and feedback preferences. In conclusion, integrating AR technology with Quizizz can create more engaging and adaptive learning environments for secondary students. The study implies that Islamic education institutions can effectively adopt AR-based digital learning to support active learning, strengthen student engagement, and align instructional practices with contemporary technological developments.
Co-Authors Aminah Aminah Amiruddin, Mohd. Hasril Andari, Kadek Dewi Wahyuni Anggita Maharani Anggraini, Lilis Marina Anisyah Pratiwi Putri Annis Deshinta Ayuningtyas Arcat, A Artisa Indariani Astri Wahyuni Aulia Sthephani Ayni, Nur Ayu Nur Hikmah Bilkis, Cahaya Cahyadi, Muhammad Helmi Cita Dwi Rosita Dadan Sundawan Dede Syaefullah Dede Trie Kurniawan Defi Supriyati, Ayu Deni Aprilia Difa Aziza Durohman Durohman DWI RAHMAWATI Ena Suhena Praja Erawati, Turini Estiyan Dwipriyoko Fatkhurohman Fatkhurohman Firda Luthfiatika Jannah Fuji Azzumar Hafizatunnisa, Hafizatunnisa Hamdani Syaputra Handayani, Via Dwi Handayani, Via Dwi Henri Purwono Herri Mulyono Hikmah, Ayu Nur Ika WAHYUNI Ika WAHYUNI Ika Wahyuni Imran Nursiddik Indariani, Artisa Iqbal Taufik Irmawati Liliyana Kusuma Dewi Jarnawi Afgani Dahlan Kurniawan, Dede Tri Kurniawan Kusnandi Kusnandi Kusuma, Dianne Amor Laelasari Laelasari Laelasari, Laelasari Lilis Marina Angraini Lukman Harun M. Dadan Sundawan Marina, Lilis MARTINI Marwia Tamrin Bakar Mohammad Dadan Sundawan, Mohammad Dadan Mohammad Fatchurrohman Mohd Hasril Amiruddin Mohd Hasril Amiruddin Muhammad Helmi Cahyadi Nanang Priatna Nelly Ma’rifat Sanusi Neneng Aminah Neneng Aminah Nur Ayni Nur komalasari Nurul Ikhsan Karimah Nuryanti, Mira Pangestu, Aditya Pipin Sumarni Praja, Ena Suhena Purwono, Henri Pusparani, Nilam Putri, Anisyah Pratiwi Rahadi, Ikman Nurhakim Rahmadani, Rhaesa Fadillah Resmi Darni Resti Yuliani Rian Nazaruddin Azhar Riskha Arfiyanti Samsul Maarif Sari, Atikah Setiyani Setiyani Setiyani Siska Firmasari Siti Maemunah Sohibun, S Sri Adi Widodo Sri Asnawati Sri Sumarwati Sri Winarsih Suherman Suherman Suherman Suherman Surya Amami Pramuditya Surya Amami Pramuditya Surya Amami Pramuditya Susilawati, Aay Tarmidzi Tonah Tonah Toto Subroto Tri Nopriana Trisna Roy Pradipta Trisna Roy Pradipta, Trisna Roy Via Dwi Handayani Wahyu Hartono Wahyu Hartono Wahyu Hartono, Wahyu Wahyu Hidayat Wahyu Hidayat Wulandari, Ghina Antania Yaya Sukjaya Kusumah Yudrick Maulana Fiqri Yuliani, Resti Yulyanti Harisman Yusida Gloriani