Claim Missing Document
Check
Articles

PURWARUPA PERBAIKAN FAKTOR DAYA LISTRIK OTOMATIS MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER UNTUK LISTRIK RUMAH TANGGA DAN HOME INDUSTRI Lestari, Tri Rahayu Kuwat; Nugroho, Budi; Kristiyono, Roedy
Teknika Vol 7 No 2 (2021): October 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.262 KB) | DOI: 10.52561/teknika.v7i2.147

Abstract

Beban induktif mengakibatkan daya reaktif yang dapat merugikan konsumen, untuk mengurangi daya reaktif  digunakan kapasitor bank. Selama ini kapasitor bank dikontrol secara manual. Pada penelitian ini dibuat program pada mikrokontroler sebagai alat untuk mengatur cos phi dengan beban listrik yang variabel dan menghasilkan alat ukur cos phi meter digital sebagai pembanding cos phi analog yang telah ada di Laboratorium Teknik Elektro Sekolah Tinggi Teknologi Warga Surakarta. Cos phi  meter digital  pada beban induktif  satu  fasa berbasis  mikrokontroler  atmega16  memiliki langkah-langkah  metodologi  perancangan  alat  dengan  pengumpulan  data  spesifikasi  dari  beban induksi satu  fasa yang digunakan juga membuat rangkaian perancangan cos phi meter digital pada beban  induktif  satu  fasa,  dengan  kapasitor  sebagai  perbaikan  faktor  dayanya  dan  melakukan instalasi pada sistem cos phi meter serta melakukan pengujian keseluruhan rangkaian perancangan cos phi meter digital  pada beban induktif satu fasa dengan perancangan sistem juga perancangan hardware. Setelah ada kapasitor bank pada beban maksimum (motor 150 watt di tambah 3 unit lampu TL 3 X 36  watt)  diperoleh  cos  phi  meter  analog  sebesar  0,8  dan  dengan  menggunakan  mikrokontroler sebesar 0,84, artinya ada perbedaan antara cos phi meter analog program mikrokontroler dengan standart deviasi error sebesar 2% dan masih sesuai standart pengukuran IEC.
Diagnosis Hara Makro pada Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Menggunakan Metode DOP dan DRIS Fernando Sitorus, Alberth; Bagus Pulunggono, Heru; Anwar, Syaiful; Nugroho, Budi
Jurnal Penelitian Kelapa Sawit Vol 32 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Kelapa Sawit
Publisher : Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iopri.jur.jpks.v32i2.245

Abstract

Kelapa sawit adalah tanaman penting dan berharga di Indonesia. Manajemen yang baik harus dilakukan untuk untuk mendapatkan produksi kelapa sawit yang tinggi. Manajemen pemupukan yang dilaksanakan saat ini ditantang untuk meningkatkan keefektifan dan keefisienannya. Pengelolaan pupuk yang efisien dimulai dengan diagnosis unsur hara yang benar. Dua dari sekian banyak metode diagnosis hara adalah metode Deviation from optimum percentage (DOP) dan Diagnosis and Recommendation Integrated System (DRIS). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data sekunder, hasil analisis kadar hara, dan produksi dari beberapa kebun di Kalimantan. Penelitian terdiri dari berbagai tahapan yaitu pengumpulan data, peneraan produktivitas, penentuan norm, diagnosis hara, dan pengolahan data. Metode DOP dan DRIS menghasilkan nilai norm nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium masing-masing sebesar 2,63, 0,16, 1,01, 0,79, dan 0,29. Ca memiliki indeks hara paling negatif 61% dengan DOP dan 58% dengan DRIS. Sedangkan Mg memiliki indeks hara positif tertinggi, yaitu 55% dengan DOP dan 61% dengan DRIS, yang menunjukkan hal tersebut dari seluruh data. Ca merupakan unsur hara yang paling banyak pada kondisi kekurangan, sedangkan Mg paling banyak pada kondisi berlebih. DOP dan DRIS menunjukkan hasil diagnosis yang rata-rata urutan kebutuhan hara dan tanda sama.
Efisiensi Penggunaan Hara Kalium Dari Pupuk Kalium Berbahan Dasar Zeolit Alam Pada Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Menggunakan Media Tanah Gambut Anwar, Syaiful; Murtilaksono, Kukuh; Nugroho, Budi; Rahutomo, Suroso
Jurnal Penelitian Kelapa Sawit Vol 31 No 3 (2023): Jurnal Penelitian Kelapa Sawit
Publisher : Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iopri.jur.jpks.v31i3.246

Abstract

Kalium merupakan hara makro yang paling banyak dibutuhkan kelapa sawit. Di sisi lain efisiensi pemupukan kalium pada lahan gambut rendah dikarenakan pencucian. Salah satu upaya meningkatkan efesiensi pemupukan kalium adalah melalui ameliorasi tanah gambut sekaligus merekayasa teknologi pupuk agar hara dapat diserap tanaman lebih efisien. Penelitian ini bertujuan menguji efisiensi pupuk kalium yang telah dimodifikasi menggunakan zeolit alam (pupuk zeka) pada bibit kelapa sawit menggunakan media tanam tanah gambut. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah (1) K0 = Kontrol/(tanpa pupuk); (2) K1 = pupuk standar (urea + TSP + KCl + dolomit); (3) K2 = urea + TSP + zeka-1 + dolomit; K3 = Urea + TSP + zeka-2 + Dolomit; dan K4 = urea + TSP + zeka-3 + dolomit. Hasil penelitian membuktikan bahwa secara umum pupuk zeka (K2-K4) menghasilkan pertumbuhan bibit, dan efisiensi penggunaan hara yang lebih tinggi dibanding perlakuan pemupukan standar (K1). Perlakuan terbaik (K3) menghasilkan pertumbuhan dan efisiensi hara paling tinggi. Tinggi dan diameter batang bibit, perlakuan K3 lebih besar dibanding K1, berturut-turut 7,7% dan 9,2% lebih tinggi. Selanjutnya, biomassa kering tajuk dan akar yang dihasilkan perlakuan K3 lebih tinggi berturut-turut 39,2% dan 33,9% dibanding perlakuan K1. Nilai agronomic efficiency, Apparent Recovery efficiency, Physiologycal efficiency dan Partial Faktor Productivity perlakuan K3 lebih tinggi berturut-turut 59,91%; 33,23%; 18,57% dan 39,16% dibanding K1.
IMPLEMENTASI METODE FUZZY TOPSIS DALAM PEMBUATAN WEBSITE PENENTUAN PENERIMA DANA BANTUAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI (RTLH): STUDY KASUS: KANTOR DESA MAGERSARI, TUBAN Noviala Dwijayanti, Ayunda; Nugroho, Budi; Mustika Rizki, Agung
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 7 No. 5 (2023): JATI Vol. 7 No. 5
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v7i5.7954

Abstract

Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) merupakan salah satu program dari pemerintah berupa bantuan yang berbentuk dana untuk digunakan dalam memperbaiki rumah yang termasuk dalam kategori tidak layak untuk dihuni. Namun dalam pelaksanaanya, terkadang kurang tepat sasaran karena di desa Magersari penilaiannya masih menggunakan metode manual. Dengan kondisi yang hampir sama tiap penduduk serta kuota bantuan yang minim mengingat dana bantuan ini cukup besar, maka seringkali terdapat penilaian yang subjektif dan tidak dapat dipertanggung jawabkan dengan nilai pasti. Penelitian ini mengangkat isu yang ada dengan menggunakan Perhitungan Metode Fuzzy Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (Fuzzy TOPSIS) untuk menghitung nilai yang tak terdefinisi sehinga dapat dipertanggung jawabkan secara matematis, serta dibuat berbasis website agar dapat lebih mudah untuk diakses dan akurat. Kemudian Hasil dari penelitian ini berbentuk sebuah sistem pendukung keputusan (SPK) berbasis website yang membantu dalam mengolah data dalam penentuan penerima dana bantuan RTLH, yang sesuai dengan harapan.
ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMANSI ALGORITMA CNN DAN NN PADA BUAH PIR Fajar Setyawan, Handi; Nugroho, Budi; Vita Via, Yisti
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 7 No. 6 (2023): JATI Vol. 7 No. 6
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v7i6.7993

Abstract

Secara umum, buah pir merupakan buah yang umum dikonsumsi masyarakat Indonesia, yaitu buah pir Asia (Pyrus pyrifolia) yang memiliki ciri khas rasa manis, asam, dan renyah. Buah ini merupakan buah yang populer di Indonesia karena tingginya konsumsi buah pir oleh masyarakat Indonesia, terbukti dengan impor dari Tiongkok, Australia, Korea Selatan, dan Amerika Serikat yang mencapai 69.000 ton pada tahun 2012. Selain itu, buah ini memiliki rasa yang unik dan banyak mengandung air, tumbuk dan rasa manis. Ditemukan di tanah tropis, buah ini juga mengandung unsur hara seperti A, B1, B2, C, E, K, niasin, asam pantotenat, dan folacin, serta berbagai vitamin. Metode yang digunakan adalah Convolution Neural Network (CNN) dan Neural Network (NN) dengan menggunakan asitektur dari kedua metode tersebut untuk mendapatkan perbandingan hasil tingkat akurasi. Untuk parameter tingkat akurasi dibagai 6 bagian untuk data trainnya sebagai berikut presentasnya 50%, 55%, 60%, 65%, 70%, dan 75% kemudian dari hasil training tersebut akan memunculkan tingkat akurasi dari kedua algoritma tersebut dengan tingkat akurasi tertinggi untuk metode CNN (98%) dan NN (93%). Seletah melakukan training akan dilakukan proses uji dengan menggunakan confusion matrix untuk mendapatkan hasil validasi, untuk metode CNN tingkat akurasi mendapatkan 97%, tingkat precision 97%, sensitivity_recall 97%, f1_score 97% dan untuk metode NN tingkat akurasi mendapatkan 86%, tingkat precision 89%, sensitivity_recall 86%, f1_score 86%.
IDENTIFIKASI JENIS IKAN CUPANG BERDASARKAN GAMBAR MENGGUNAKAN METODE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK Adi Laksono, Surya; Rahmat, Basuki; Nugroho, Budi
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 3 (2024): JATI Vol. 8 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i3.9676

Abstract

Di Indonesia, menjadi penggemar ikan hias sudah menjadi hal yang wajar. Ikan cupang merupakan salah satu spesies ikan hias yang cukup mudah ditemui di Indonesia. Banyaknya jenis ikan cupang ini membuat masyarakat awam penghobi ikan cupang merasa kesulitan untuk mengetahui jenis ikan cupang yang ada di pasaran. Jenis ikan cupang sangat berpengaruh bagi para petani ikan cupang untuk menentukan harga pada setiap jenisnya. Begitu juga jenis ikan cupang sangat berpengaruh bagi peserta kontes ikan cupang untuk menentukan kategori jenis yang akan diikuti. Oleh karena itu, membuat sistem pengidentifikasi jenis ikan cupang sangat diperlukan pada permasalahan ini. Sistem ini menggunakan metode Convolutional Neural Network, yakni algoritma deep learning dengan arsitektur Keras Sequential yang memiliki parameter hingga 1.424.403 parameter dan metode ini biasa digunakan untuk mengklasifikasi citra. Kumpulan data yang digunakan berjumlah 330 data yang terdiri dari 300 data latih dan 30 data uji di dalam tiga kelas. Sistem yang telah dirancang dan diimplementasi berhasil mengindentifikasi tiga jenis ikan cupang dengan baik, mendapatkan akurasi 97% pada uji coba dengan 10 epoch, 93% pada uji coba dengan 15 epoch, dan akurasi tertinggi 100% pada uji coba dengan 20 epoch.
Pengaruh Bulai pada Perubahan Indeks Kadar Klorofil, Serapan Fosforus dan Boron pada Jagung Manis Achmad Azhari Sidik; Budi Nugroho; Untung Sudadi
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 29 No. 4 (2024): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.29.4.667

Abstract

Maize production and quality are affected by infection with plant pathogens. One of the maize's essential and main diseases is downy mildew caused by Peronosclerospora spp. Downy mildew is a limiting factor in increasing production and can reduce production by 80-100%. It is because the affected plant cannot produce cobs. Pathogens obtain nutrients from the host cell, which can kill the cell and damage the surrounding tissues, resulting in visible downy mildew symptoms. Boron (B) plays a role in forming phloem, increasing the fruit's number, weight, bunch weight, and diameter. The primary function of B at the molecular level is the cross-linking of pectin in the plant cell wall. Ramnogalacturonan II (RG II) is a pectic polysaccharide that contributes to the mechanical strength and properties of the primary wall cross-linked by borate diesters. Phosphorus (P) controls the downsides in the greenhouse and field conditions. This study aims to measure changes in chlorophyll index, P and B uptakes in downy mildew affected plants. The field experiment used a group randomized design with six natural phosphate (FA) application treatments and four groups of borax doses as replicates. The results showed that the downy mildew decreased the chlorophyll index of the leaves at different levels of attack. The results of P concentration according to the position of healthy plant leaves were significantly different due to P treatment. In contrast to concentration B, there is no real difference. P and B uptake results in downy mildew-infested plants showed a significant difference only in P uptake in leaves with 1 FA treatment. Keywords: boron, downy mildew, maize, phosphate
Manajemen Anestesi Prosedur Fontan Ridconi, Akhmad; Nugroho, Budi
Jurnal Komplikasi Anestesi Vol 4 No 3 (2017): Volume 4 Number 3 (2017)
Publisher : This journal is published by the Department of Anesthesiology and Intensive Therapy of Faculty of Medicine, Public Health and Nursing, in collaboration with the Indonesian Society of Anesthesiology and Intensive Therapy , Yogyakarta Special Region Br

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jka.v4i3.7305

Abstract

Pendahuluan Single ventricle merupakan kelainan jantung kongenital kompleks, dan seseorang yang hidup dengan kelainan ini akan disertai dengan sejumlah keterbatasan. Tanpa terapi bedah, univentrikel akan menjadi malapetaka. Prosedur Fontan merupakan teknik pembedahan terpilih yang dapat diterapkan pada pasien dengan single ventricle. Hasil prosedur Fontan dipengaruhi oleh beberapa faktor termasuk prosedur, pengelolaan, dan tekanan vena sisi kanan berangsur-angsur akan meningkat. Seiring dengan berjalannya waktu gagal jantung kanan akan mengalami penurunan fungsi sistem, meliputi peningkatan resistensi pembuluh darah pulmoner (PVR), peningkatan tekanan vena sistemik (SVR), low-cardiac output kronis, disfungsi ventrikel kanan, dan kegagalan prosedur perbaikan single ventricle.Presentasi KasusWanita 19 tahun dengan Double Outlet Right Ventricle, Ventricular Septal Defect, Pulmonal Stenosis, Patent Ductus Arteriosus, Bilateral Superior Vena Cava yang akan menjalani prosedur Fontan.KesimpulanProsedur Fontan akan meningkatkan usia harapan hidup pasien. Keberhasilan jangka panjang ditentukan oleh banyaknya komplikasi. Dalam kondisi tidak adanya ketaatan pasien untuk sering melakukan check-up dapat mengakibatkan kematian.
Evaluasi Kuat Tekan Beton Menggunakan Hammer Test Dan Ultrasonic Pulse Velocity (Upv) Pada Jembatan Kuala Samboja Budi Nugroho; Tumingan; Ernawati
JURNAL INERSIA Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Inersia
Publisher : POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/inersia.v14i1.361

Abstract

Jembatan Kuala Samboja merupakan sebuah jembatan tipe rangka baja dengan bentang 60 meter yang terletak pada Jalan Poros Balikpapan – Handil II kelurahan Kuala Samboja, Kalimantan Timur. Akibat kondisi lalu lintas dan beban kendaraan yang melintas semakin lama semakin meningkat di sekitar jembatan Kuala Samboja, maka di perlukan evaluasi untuk mengetahui mutu beton yang terpasang saat ini terhadap standar spesifikasi jembatan beton dengan asumsi mutu beton 250 Kg/cm2. Pengujian ini menggunakan metode yang bersifat non destructive dengan alat Hammer Test dan Ultrasonic Pulse Velocity Test. Dengan menggunakan alat Hammer Test diambil sebanyak 750 titik pada abutment dan 50 titik pada plat lantai jembatan. Pengujian dengan menggunakan alat upv dengan metode Tidak Langsung diambil sebanyak 15 titik pada abutment dan 4 titik plat lantai jembatan. Dari hasil pengujian hammer test diperoleh nilai kuat tekan beton pada abutmen dan pelat lantai jembatan masih memenuhi standar spesifikasi jembatan yaitu sebesar 327,08 kg/cm2 dan 482,98 kg/cm2 , sedangkan nilai kuat tekan beton hasil uji UPV pada abutment dan pelat lantai tidak memenuhi standar spesifikasi jembatan yaitu sebesar 306,75 kg/cm2 dan 228,41 kg/cm2.
Modifikasi Perencanaan Jembatan Mahakam 4 Di Kota Samarinda Menggunakan Model Cable Stayed Budi Nugroho; Jepriani, Sujiati; Juniardi, Salim
JURNAL INERSIA Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Inersia
Publisher : POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/inersia.v14i1.373

Abstract

Jembatan Kembar Mahakam IV adalah jembatan tipe Arch atau pelengkung baja yang berada tepat bersebelahan dengan Jembatan Mahakam I. Jembatan Kembar Mahakam IV dibangun untuk mengurai kemacetan yang terjadi setiap harinya di Jembatan Mahakam I. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan bentuk struktur jembatan Mahakam IV dengan model konstruksi cable-stayed, menghitung pembebanan pada jembatan cable-stayed, dan merencanakan perhitungan struktur atas jembatan yang meliputi Pylon dan Cable. Metode penelitian dimulai dengan tahapan perencanaan, teori dan standar rujukan yang digunakan berdasarkan SNI 1725:2016 Pembebanan untuk jembatan dan SNI 2833:2016 tentang perencanaan jembatan terhadap beban gempa. Setelah itu pemodelan struktur jembatan, penginputan data beban dan material serta analisis pembebanan dihitung menggunakan program SAP2000 V.20. Hasil penelitian ini adalah dari perencanaan struktur atas jembatan di dapat gaya pada rasio tegangan kabel maksimun sebesar 13054.185 kN yang terjadi di segmen 5, kombinasi Kuat 1 dengan tegangan izin ≤ 0,45 fpu dinyatakan memenuhi persyaratan penarikan kabel, perencanaan pilon yang menggunakan rumus Troitsky didapat tinggi pilon yaitu 70 meter dan gaya lendutan terbesar pada puncak pilon full segmen sebesar 0.085957 m < 0.088 pada Kombinasi Kuat 1 di sumbu X dengan lendutan izin H/800 dinyatakan memenuhi persyaratan.
Co-Authors -, Rahmat AA Sudharmawan, AA Achmad Azhari Sidik Adi Laksono, Surya Ageng Setiani Rafika Agung Karuniawan Agung Mustika Rizki Ahmad, Raudah Akbar, Fawwaz Ali Akhmad Ridconi Alliah, Rahmadina Alwi, Salma Anandyawati, . Anas Dinurrohman Susila Anggraeni, Fetty Tri Anny Yuniarti Anugerah, Rico Putra Arafah, Salsabilla Putri Arif Agus Yulianto Arini, Rani Eka Atang Sutandi Awandi, Nadhif Mahardika Baba Barus Basuki Rahmat Masdi Siduppa Cale, Wolnough Cicilia Puji Rahayu Darda Effendi Debi Unsilatur Utami Dedi Nursyamsi Dermawan, Rahmansyah Dermawan Desi Nadalia Dian Koswara Edwar, Feabri Kurniawan Erlina Rahmayuni, Erlina Ernawati Eso Solihin Eva Yulia Puspaningrum Fachlevi, Muhammad Reza Fajar Setyawan, Handi Faridah Faridah Fernando Sitorus, Alberth Ghoni, Ruzlaini Hadi, Surjo Hari Agung Hayatu, Aiun Herning Indriastuti Heru Bagus Pulunggono Ibayasid Ibrahim, Mohd Tarmizi Indriyati, Lilik Tri Islam, Muhammad Qamarul Jepriani, Sujiati Jie, Lie Joko Suryono Judijanto, Loso Juniardi, Salim Kamil, Insan Karminto, Karminto Kristiawan, Y. Yulianto Kukuh Murtilaksono Kurniawan, Abdi Lestari, Tri Rahayu Kuwat Mas Diyasa, I Gede Susrama Maulana, Haris Maulana, Hendra Miftahul Nuril Silviyah Muhammad Muharrom Al Haromainy Mustika Rizki, Agung Nadia Nuraniya Kamaluddin Noviala Dwijayanti, Ayunda Noviana Prima Nurwijayanti Oki Dwi Endras Setyo Oscar, Schersclight OWB, Sektalonir Prihatin, Kukuh purbaningtyas, daru Purwono Purwono Purwono, Purwono Putrawirawan, Ashadi RAHAYU WIDYASTUTI Rahmat Rahmat Rahutomo, Suroso Ramadhan, Nur Muhammad Reza Hanjaya Rija Sudirja Roedy Kristiyono, Roedy RR. Ella Evrita Hestiandari Santoso, Dwi Andreas Santoso, Sri Fuji Septiani, Nia Siswo Wardoyo Siti Nurzakiah Soelistianto, Farida Arinie Sri Ayu Winarti Sri Djuniwati Sri Indrawanti, Annisaa Sugiarto, Anton Sugimin . Sugiyanta Sujiati Jepriani Sukma, Azizah Marwa Sumarsih, Enok SUNARNO Suria Darma Tarigan Suroso , Priyo Suroso, Priyo Syaiful Anwar Teguh Firmansyah Tistro, Rafian Tumingan Untung Sudadi Vita Via, Yisti Wahid, Radical Rakhman Wardana, Amir Wibowo, Haryo Bagus Widiawati, Dhiana Dwi Wiyono Wiyono Yasmuna , M. Rajiv Yisti Vita Via Yusuf, Sri Malahayati