Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Keterampilan Meremas melalui Messy Play Nurkhasanah, Siti; Fitri, Aprilia Wahyuning
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 5 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan meremas melalui messy play di Pos PAUD Pelita Hati Miritpetikusan. Metode ini memakai metode penelitian tindakan kelas yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggert dengan modal spiralyang memiliki arti bahwa pelaksanaan dilakukan secara berulang, dengan melakukan perencaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun dengan menggunakan observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan 2 siklus dan setiap siklus dilaksanakan selama 3 hari. Hasil penelitian untuk keterampilan meremas melalui messy play, untuk 16 anak ditanyakan meningkat dengan indikator mengikuti meremas adonan dengan hasil yang sangat baik, membedakan meremas benda dengan hasil yang sangat baik, menunjukkan cara meremas dan membuat benda dengan hasil yang sangat baik, mengulangi meremas sesuia dengan yang dicontohkan dengan hasil yang sangatbaik , mengulangi meremas spon dengan hasil yang sangat baik
Implementasi Akuntansi Pertanggungjawaban Sosial dan Lingkungan dalam Meningkatkan Keberlanjutan Perusahaan Siti Nurkhasanah; Ersi Sisdianto
Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2024): Desember : Jurnal Riset Ilmu Akuntansi
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/akuntansi.v3i4.2364

Abstract

In the era of globalization, companies are required to not only focus on financial profits, but also to contribute to social welfare and environmental preservation. The application of social and environmental responsibility accounting is important in measuring, reporting and managing the impacts caused by company activities. Even though there are obstacles, such as a lack of management understanding and high implementation costs, companies that successfully implement this accounting can improve their image, customer loyalty and long-term financial performance. Integration with measurable and transparent Corporate Social Responsibility (CSR) programs further strengthens the company's contribution to sustainability. The use of global standards such as the Global Reporting Initiative (GRI) can facilitate more effective reporting, enabling companies to face sustainability challenges more adaptively, responsibly and competitively. The application of social and environmental accounting not only fulfills regulatory obligations, but is also part of a business strategy that supports company sustainability at local and global levels.
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENGELUARAN ASI PADA IBU POSTPARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAMBAH: PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENGELUARAN ASI PADA IBU POSTPARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAMBAH Nurkhasanah, Siti; Fitri Yanti, Nina Surya; Kristina, Evi
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i02.2823

Abstract

ABSTRAK ASI (Air Susu Ibu) adalah air susu yang dihasilkan oleh ibu dan mengandung semua zat gizi yang diperlukan oleh bayi untuk kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Pemberian ASI eksklusif didefinisikan sebagai pemberian ASI tanpa suplementasi makanan maupun minuman lain kecuali obat. Capaian persentase pemberian ASI eksklusif pada bayi sampai usia 6 bulan di Kabupaten Rokan Hulu pada tahun 2020 mencapai 51,9%. Sedangkan di Puskesmas Rambah capaian pemberian ASI ekslusif pada tahun 2022 mencapai 226 (68%) dari 332 sasaran bayi yang berusia 0-6 bulan hal ini belum memenuhi target ASI ekslusif Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI pada ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Rambah Rokan Hulu Tahun 2023. Jenis penilitian yang digunakan adalah metode analitik kuantitatif dengan desain penelitian eksperiment dengan jumlah sampel 20 orang. Analisis data dilakukan dengan uji statistic T Dependent. Hasil penelitian tersebut terdapat rata-rata pengeluaran ASI sebelum pijat oksitosin adalah 5,05 ml dan rata-rata pengeluaran ASI setelah pijat oksitosin adalah 10,95 ml, hasil uji statistik didapatkan (P value=0,000 <0.05) ada pengaruh signifikan antara pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Rambah Kabupaten Rokan Hulu. Diharapkan pijat oksitosin ini dapat dimanfaatkan sebagai terapi non farmakologi dalam mengatasi masalah pengeluaran ASI. Kata Kunci : Pijat Oksitosin, Pengeluaran ASI,
Pengaruh Fasilitas Belajar Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Tuna Netra di Universitas Islam Negeri Salatiga Siti Nurkhasanah; Tsania, Farida Inayati; Kamala, Shinta Shofa; Novia, Yusrina Putri; Soleh, Muhammad Nur; Nadhita, Galuh
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 9 No. 1 (2025): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v9i1.1090

Abstract

This study analyzes the impact of learning facilities on the academic performance of visually impaired students at the State Islamic University of Salatiga. Using a mixed-methods approach, data were collected through interviews, questionnaires, and literature studies. The sample included university students, with two visually impaired students as the primary respondents. The findings indicate that learning facilities are generally adequate but still present challenges, particularly in accessing assistive technology and curriculum support. Respondents utilize screen readers to access learning materials and develop adaptive learning strategies, such as discussions with lecturers and audio recordings. Inclusive learning facilities significantly contribute to increasing motivation and academic performance among visually impaired students. This study recommends improving both physical and non-physical facilities and providing special training for educators to create a more inclusive academic environment. These findings support inclusive education policies at the State Islamic University of Salatiga.
Meningkatkan Kapasitas Guru dalam Pembuatan Konten Edukasi Digital melalui Program KKN di SDIT UMMI Kota Bengkulu Revola, Yashori; Amelia, Tri Puja; Alfaiza, Lolla; Sari, Maiya Linda; Absya, Bafelia Indriyati; Naurahlatifa, Nadiahhanun Wennya; Puspitasari, Desti; Zahra, Karin; Nurkhasanah, Siti; Andini, Fitri; Candra, Naurah Crisandini Putri; Putri, Dini Agestia; Rahmatullah, Farhan Melsi; Nugraha, Bayu; Harafilo, Sindra Pikrin
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v4i3.694

Abstract

The Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata or KKN) is a form of student engagement aimed at providing tangible contributions to societal challenges, particularly in the field of education. The KKN program implemented at SD IT UMMI Kota Bengkulu focused on enhancing teachers’ capacity in creating digital educational content. This initiative was driven by the growing demand for technology integration in learning and the need for teachers to develop digital skills to produce engaging and effective teaching media. Through a series of workshops and mentoring sessions utilizing applications such as Canva and CapCut, teachers were guided in designing and producing interactive and contextual learning materials. The outcomes of the program indicated a significant improvement in teachers’ ability to independently create digital presentations and educational videos. This program had a positive impact on the quality of teaching at the school and serves as a model for collaboration between higher education institutions and primary schools in strengthening educational human resources.
Penggunaan Model Pembelajaran Think Pair Share untuk Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi Siswa Nurkhasanah, Siti
Educatoria : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023): July
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/educatoria.v3i3.182

Abstract

This paper is a best learning practice, whereby using the Think Pare and Share (TPS) learning model can improve the communication skills of class IX.2 students of SMP Negeri 1 Gangga, North Lombok Regency, in the 2022/2023 academic year. The type of research used is pre-experimental with a one-shot case study design. The population and sample of this study were students of class IX.2 at SMP Negeri 1 Gangga. The research instrument used was a questionnaire. The activity took place in two meetings where the first meeting was a think and pair activity and the second meeting was a share activity. Students' communication skills, especially in presentation activities, are on average still low, from lack of confidence, unclear articulation, use of Indonesian to mastery of the material. Through the use of the Think Pare and Share (TPS) learning model, the results obtained are; 92.8% of students opened presentations with greetings, using good and correct Indonesian, 57.2%. Articulation or pronunciation that is clear and loud 82.1%. the ability to cooperate with friends 82.1%. An open attitude to questions from other participants is 21.%. Confidence 42.8% Students who have not mastered the material during presentations are quite high, although not half that is 46.5%, 53.5% feel doubtful between being excited and happy in presentations or not as much as 57.2% students feel capable interact with friends or other participants and students dress neatly during presentations, which is 89.2%.
Analisis Penggunaan Artificial Intelligence dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa di SMA Negeri 5 Kota Bengkulu Samsudin; Angel Amori; Indri Oktariani; Siti Nurkhasanah; Bela Efelya; Yuswijayanti
Qalam : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jq.v14i1.4192

Abstract

Kemajuan teknologi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, salah satunya dengan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan AI dalam meningkatkan minat belajar siswa di SMA Negeri 5 Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam pembelajaran, seperti chatbot edukatif, sistem tutor berbasis AI, dan aplikasi pembelajaran interaktif, dapat meningkatkan minat belajar siswa. Faktor utama yang berkontribusi terhadap peningkatan ini adalah personalisasi materi, keterlibatan siswa yang lebih tinggi, serta penyampaian materi yang lebih menarik. Namun, terdapat beberapa tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan kesiapan guru dalam mengimplementasikan teknologi ini. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat untuk mengoptimalkan penggunaan AI dalam pembelajaran.
PENGARUH ABDOMINAL STRETCHING EXERCISE TERHADAP PENURUNAN DYSMENORHEA PADA REMAJA PUTRI DI SMA MUHAMMADIYAH RAMBAH Wahyuny, Romy; Nurhafni, Nurhafni; Andriana, Andriana; Nurkhasanah, Siti
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 4 (2025): Vol. 7 No. 4 Edisi 1 Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i4.3186

Abstract

Dysmenorrhea is pain, cramps in the lower abdomen, and is often accompanied by other symptoms such as sweating, headaches, nausea, diarrhea, and trembling. One way to treat Dysmenorrhea is with relaxation techniques, namely Abdominal Stretching Exercise. Abdominal Stretching Exercise is a muscle stretching exercise, especially in the abdomen, which is done for 20 minutes. The purpose of this study was to determine the Effect of Abdominal Stretching Exercise on Reducing Dysmenorrhea in Adolescent Girls at SMA Muhammadiyah Rambah. This research method uses a Pre-Experimental research design with a one group pretest-posttest approach. This research was carried out in September-October 2024. Sampling using purposive sampling was 20 respondents. The instrument used was the Numeric Rating Scale (NRS) Pain Level Measurement Sheet. The results of this study were analyzed from 20 respondents before doing Abdominal Stretching Exercise who experienced mild Dysmenorrhea, there were 9 respondents, moderate Dysmenorrhea 9 respondents, and severe Dysmenorrhea 2 respondents. The results of the T-dependent statistical test ρ value (0.001) < α (0.05) then (H0) is rejected and (Ha) is accepted, meaning there is an Effect of Abdominal Stretching Exercise on Reducing Dysmenorrhea in Female Adolescents at SMA Muhammadiyah Rambah. It is expected that female adolescents who experience Dysmenorrhea can do Abdominal Stretching Exercise to reduce Dysmenorrhea.Keywords: Adolescents, Abdominal Stretching Exercise, Dysmenorrhea
SOSIALISASI PENTINGNYA DUKUNGAN KELUARGA DAN PERAN TENAGA KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG RISIKO KEHAMILAN REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALIKUMAIN KECAMATAN TAMBUSAI KABUPATEN ROKAN HULU Wahyuny, Romy; Herawati, Rika; Nurkhasanah, Siti
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 4, No 3 (2025): Vol. 4 No. 3 Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v4i3.3316

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu. Salah satu penyebab kematian ibu adalah kehamilan risiko tinggi diantaranya kehamilan remaja (< 20 tahun). Menurut World Health Organization (WHO) tingkat kehamilan dikalangan remaja perempuan sebanyak 11% dari semua kelahiran diseluruh dunia masih terjadi pada perempuan 15-19 tahun dan sebagain besar terjadi di negara berpendapatan rendah dan sedang. Angka kehamilan remaja di Indonesia tergolong tinggi dibandingkan Malaysia dan Thailand (WHO, 2014). Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas, maka dapat saya tertarik melakukan Sosialisasi Dalam Pentingnya Dukungan Keluarga Dan Peran Tenaga Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Risiko Kehamilan Remaja Di Puskesmas Kerja Talikumain Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu. Tujuan Umum dalam pengabdian ini Untuk Mengetahui Hubungan  Dukungan Keluarga Dan Peran Tenaga Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Risiko Kehamilan Remaja Di Wilayah Kerja Talikumain Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu. Tujuan Khusus Untuk mengidentifikasi dukungan keluarga pada remaja tentang risiko kehamilan remaja Di Wilayah Kerja Talikumain Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, kemudian juga Untuk mengidentifikasi peran tenaga kesehatan pada remaja tentang risiko kehamilan remaja di Wilayah Kerja Talikumain, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja tentang risiko kehamilan remaja di Wilayah Kerja Talikumain, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu. Untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga terhadap pengetahuan remaja tentang risiko kehamilan remaja di Wilayah Kerja Talikumain, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu. Untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dan peran tenaga kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang risiko kehamilan remaja Di Wilayah Kerja Talikumain, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu. Manfaat Pengabdian bermanfaat untuk lebih memperdalam pengetahuan serta memperkaya pengalaman bagi peneliti tentang Pengetahuan  remaja tentang risiko kehamilan Remaja  serta elemen – elemen yang ada didalamnya. Bagi Institusi  Pendidikan Fakultas Ilmu Kesehatan, bermanfaat agar para remaja di Wilayah Kerja Talikumain, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu Kabupaten Rokan Hulu dapat lebih mengetahui bagaimana risiko kehamilan Remaja  serta  lebih dapat memahami sehingga remaja dapat terhindar dari dampak yang diakibatkan oleh kehamilan di usia dini. Untuk instansi Kesehatan dapat memberikan gambaran kepada instansi kesehatan yang Berada diPuskesmas Wilayah Kerja Tapada khususnya agar lebih memperhatikan Pengetahuan remaja tentang dampak dan risiko kehamilan remaja.
Penerapan Pijat Tuina pada Anak Usia 9-12 Bulan di Posyandu Teratai Desa Talikumain Tambusai Nurkhasanah, Siti; Wahyuny, Romy; Janiarli, Masdi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ya5dtb98

Abstract

Pelayanan kebidanan komplementer merupakan bagian dari penerapan pengobatan komplementer dan alternatif dalam pelayanan kebidanan. Pelayanan kebidanan komplementer merupakan pilihan bagi bidan untuk mengurangi intervensi yang berlebihan dan merupakan pendamping dari terapi medis. Namun, sebagian besar terapi ini tidak dianggap bermakna dalam pengobatan konvensional. Hal ini disebabkan oleh kelangkaan bukti klinis dan informasi yang diterbitkan sehubungan dengan efektivitas pelayanan kebidanan komplementer pada kehamilan, persalinan nifas dan bayi balita. Mayoritas kegiatan rutin di posyandu ada 5 (lima) kegiatan, yaitu Kesehatan lbu dan Anak (KIA), Keluarga Berencana (KB), imunisasi, gizi, dan penanggulangan diare. Masih terdapat beberapa posyandu yang masih berstatus pratama. Di Tambusai, masih ada beberapa posyandu yang berstatus pratama, ini menjadi tantangan bagi kader posyandu untuk meningkatkan strata menjadi madya, purnama atau bahkan mandiri. Salah satu syarat peningkatan strata Posyandu yaitu adanya program tambahan dan dana sehat. Salah satu program tambahan dalam posyandu balita dengan kegiatan kelas pijat dan senam bayi, dan balita, terutama pada anak usia 9-12 bulan dengan pemberian pijat Tuina untuk mengatasi kesulitasn makan pada anak. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan balita dengan pemberian terapi komplementer di posyandu. Kegiatan dilaksanakan dengan metode Edukasi asuhan komplementer yaitu pijat Tuina pada anak usia 9-12 bulan dengan metode ceramah, diskusi dan praktik dilanjutkan pendampingan untuk keberlanjutan program. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada Pelatihan Pada kader posyandu tentang pijat tuina untuk meningkatkan nafsu makan anak usia 9-12 bulan pada fase MPASI. Kata kunci: Pijat Tuina, Anak usia 9-12 bulan
Co-Authors Absya, Bafelia Indriyati Alfaiza, Lolla Amelia, Tri Puja Andini, Fitri Andria, Andria Andriana Angel Amori Aprilia Wahyuning Fitri Arif Yusuf Wicaksana Arni Kurniati Aroh, Siti Bayu Nugraha Bela Efelya Bewelli Fahmi, Yuyun Candra, Naurah Crisandini Putri Cristina, Evi Duma Febryanty Eka Yuli Handayani Eka Yuli Handayani EKA YULI HANDAYANI Elvira Junita Ermiza Ersi Sisdianto Evi Kristina Fahmi, Yuyun Bewelli Faliha, Sahna Ainaya Fitri Fitri Rahmadhaniaty Fitri Fitri Rahmadhaniaty, Fitri Fitri Yanti, Nina Surya Fu'ad Arif Noor Harafilo, Sindra Pikrin Heny Sepduwiana HENY SEPDUWIANA Indri Oktariani Ismail, Muhammad Arif janiarli, masdi Julita Juslinda Kamala, Shinta Shofa Karmila Kristina, Evi M. Shohibul Jamil Martha, Oci Yuliana Melda, Elvia NADHITA, GALUH NANA ALDRIANA Naurahlatifa, Nadiahhanun Wennya Nismayati Noor, Fuad Arif Novia, Yusrina Putri Nur Hafni Nursadhrina, Ratu Abyanti Pebri Tri Waryanto Prasetyo, Thasya Nofridayari Primagadistya Diah Puspitasari, Desti Putri, Dini Agestia Putri, Yuriska Rachmawati, Lucy Rahmatullah, Farhan Melsi Rahmi Fitria RAHMI FITRIA Ramadhani, Sabrina Indah Mulya Reviyanti Revola, Yashori Rifani Rika Herawati Rika Herawati Ririn Jernita Sitorus ROMY WAHYUNY, ROMY Rondi Antika Samsudin Sari, Eka Yuliana Sari, Maiya Linda Sholihah, Siti Aisyah Sianturi, Rismalia Br Siregar, Lisbet Siti Aisyah Sholihah Siti Nurpadinah Soleh, Muhammad Nur Solicha Sri Wulandari Sriwidya Wati Sultoni, Ahmad Tsania, Farida Inayati Ulfah Muawanah, Isnin Aulia Yani Susetyo Yanti, Nina Surya Fitri Yesti, Herma Yuliana Sari Yuswijayanti Yuyun Bewelli Fahmi Zahra, Karin ‘Aisy, Salmaa Rihhadatul