Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISIS KELENGKAPAN DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT INAP PASIEN COVID-19 RSUD SRAGEN Pebri Tri Waryanto; Primagadistya Diah; Rondi Antika; Siti Nurkhasanah
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.137 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.1731

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) harus melengkapi dokumen rekam medis karena menurut Departemen Kesehatan Tahun 2006 bahwa kelengkapan rekam medis akan sangat berpengaruh terhadap kegunaanya. Berdasarkan observasi dan dokumentasi dibagian rekam medis di RSUD SRAGEN terdapat beberapa kasus ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis pasien rawat inap covid-19. Terlihat dalam prakteknya, kurangnya pembubuhan nama dan tanda tangan, anamnesa, resume hasil diagnosa, ringkasan masuk dan keluar, dan data keluarga yang masih kurang lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelengkapan dokumen rekam medis rawat inap pasien covid-19 berdasarkan empat komponen analisis kuantitatif yaitu review identifikasi, laporan penting, autentifikasi, dan pendokumentasian dokumen rekam medis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan dokumen rekam medis pasien rawat inap covid-19. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, jadi hanya mendeskripsikan presentase kelengkapan dokumen rekam medis dari kasus covid-19. Hasil: Presentase rata-rata dari kelengkapan dokumen rekam medis pasien rawat inap covid-19 dari review identifikasi 97%, review laporan penting 59%, review autentifikasi 37%, dan review pendokumentasian 36,5%.
REBUSAN JANTUNG PISANG UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI Yuyun Bewelli Fahmi; Andriana; Siti Nurkhasanah; Karmila; Julita; Yuliana Sari; Rismalia Br Sianturi
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2.3939

Abstract

Masa nifas berlangsung mulai dari 6 jam postpartum, 6 hari dan 6 minggu atau berlangsung selama 6 minggu atau 2 hari, namun secara keseluruhan akan pulih dalam waktu 3 bulan. Selama masa nifas wanita akan mengalami beberapa perubahan pada tubuhnya yang bisa menyebabkan ASI tidak keluar pada masa nifas,banyak berbagai makanan yang bisa dikonsumsi untuk memperlancar ASI salah satunya jantung pisang yang memiliki manfaat bagi kesehatan yaitu memperlancar pencernaan, membantu diet, memperlancar peredaran darah, meningkatkan produksi sel darah merah, mencegah dan penuaan dini, meningkatkan produktivitas ASI dan mencegah kolesterol. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pengaruh jantung pisang terhadap peningkatan volume ASI pada masa nifas . Metode penelitian pra eksperimen dengan pendekatan one group pre test and post test. Banyaknya sampel dalam penelitian ini adalah 15 orang ibu nifas dengan teknik total sampling . Intrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Uji statistic dalam penelitian ini menggunakan uji T-dependen. Rata - rata volume ASI sebelum mengonsumsi jantung pisang (pretest) adalah 15,800 dan rata-rata volume ASI setelah mengonsumsi jantung pisang (posttest) adalah 113,00 didapat nilai P value = 0.000yang artinya ada hubungan yang signifikan. . Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi sumber informasi bagi masyarakat bahwa mengonsumsi jantung pisang dapat meningkatkan pengeluaran ASIpada ibu nifas dan dapat dijadikan sebagai terapi alternative.
EFEKTIFITAS PENYULUHAN DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA PADA MASA NIFAS DI PUSKESMAS RAMBAH Martha, Oci Yuliana; Nurkhasanah, Siti; Aldriana, Nana
Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health) Vol 1 No 2 (2023): Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health)
Publisher : AHM Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69886/jmh.v1i2.20

Abstract

Nutritional anemia is a health problem that plays a role in causing high maternal mortality rates, infant mortality rates and low work productivity, sports achievements and learning abilities. Therefore, tackling nutritional anemia is a potential program to improve the quality of human resources. The purpose of this study was to determine the effectiveness of counseling in increasing pregnant women's knowledge about anemia during the puerperium. This research method is quantitative analytic with the research design used is pre-experimental with one group pre-test and post-test design. Data collection used a questionnaire, while data analysis used the T-Dependent test. The sample in this study was 56 pregnant women. The results of the research from data analysis mean that prior knowledge is 15.54, knowledge after is 96.79. The mean difference before and after being given counseling was 81.25. The results of the statistical test obtained a value of p = 0.00, which means that there is an effect of counseling to increase pregnant women's knowledge about anemia during the puerperium. It is hoped that the puskesmas will provide information through counseling on anemia material in adolescence to the postpartum period
HUBUNGAN LAMA MENSTRUASI REMAJA DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP N 2 TAMBUSAI KABUPATEN ROKAN HULU Handayani, Eka Yuli; Sari, Eka Yuliana; Nurkhasanah, Siti; Wulandari, Sri; Ismail, Muhammad Arif
Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health) Vol 2 No 2 (2024): Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health)
Publisher : AHM Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69886/jmh.v2i2.30

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi di dunia, terutama di Negara berkembang. Remaja putri memiliki resiko sepuluh kali lebih besar untuk menderita anemia dibandingkan remaja putra. Menurut WHO tahun 2018 menunjukan bahwa prevalensi anemia didunia masih cukup tinggi yaitu sekitar 53,7%. Sebanyak 30% penduduk dunia diperkirakan menderita anemia terutama remaja. Indonesia sendiri masih mengalami masalah triple burden malnutrition, dimana stunting, wasting dan obesitas serta kekurangan zat gizi mikro seperti anemia menjadi masalah kesehatan yang diutamakan. Berdasarkan Data Riskesdas prevalensi anemia meningkat dari 18,4% menjadi 32% atau 14,7 juta jiwa pada kelompok usia 15-24 tahun. Beberapa faktor yang menyebabkan kejadian anemia pada remaja yaitu pengetahuan, pendidikan ibu, status gizi, dan lamanya menstruasi. Anemia pada remaja dapat berdampak pada menurunnya kemampuan akademis disekolah, karena tidak adanya gairah belajar dan kosentrasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama menstruasi remaja dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMPN 2 Tambusai Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penilitian yang digunakan adalah metode analitik kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel 55 orang dengan memeberikan 20 pertanyaan melalui kuesioner. Analisis penelitian dilakukan dengan uji statistic Chi Square. Hasil penelitian tersebut terdapat hubungan antara lama menstruasi (P value = 0.001 < 0.05) terhadap kejadian anemia pada remaja putri. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara lama menstruasi terhadap kejadian anemia pada remaja putri. Saran dalam penelitian ini adalah sekolah hendaknya menyediakan buku bacaan tentang anemia untuk para siswa.
Strategi Manajemen Pembelajaran Melalui Outdoor Education Di Raudlatul Athfal Nurul Hidayah Sholihah, Siti Aisyah; Nurkhasanah, Siti; Noor, Fu'ad Arif
EDUCATE : Journal of Education and Culture Vol. 3 No. 03: September 2025
Publisher : Rumah Riset Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61493/educate.v3i03.175

Abstract

Early childhood education plays a crucial role in shaping children's physical, social, and cognitive development. One increasingly implemented innovative approach is Outdoor Education, which emphasizes experiential learning in outdoor environments. However, there remains a research gap regarding the implementation of this method in Islamic educational institutions such as Raudlatul Athfal (RA). This study aims to explore learning management strategies through Outdoor Education at RA Nurul Hidayah, covering aspects of planning, implementation, and evaluation. This research employs a qualitative descriptive method with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The findings indicate that RA Nurul Hidayah has implemented curriculum planning strategies based on Outdoor Education, provided necessary facilities, and evaluated learning effectiveness through feedback from teachers, parents, and students. The main supporting factors are school and parental support, while challenges include limited resources and the readiness of educators. In conclusion, Outdoor Education has been proven to enhance children's social skills, motor development, and active participation in learning. Therefore, more systematic planning, teacher training, and collaboration with various stakeholders are needed to optimize the implementation of this method in RA.
Strategi Manajemen Pembelajaran Melalui Outdoor Education Di Raudlatul Athfal Nurul Hidayah: Learning Management Strategy Through Outdoor Education At Raudlatul Athfal Nurul Hidayah Nurkhasanah, Siti; Siti Aisyah Sholihah; Fu'ad Arif Noor
EDUCATE : Journal of Education and Culture Vol. 3 No. 2: Mei, 2025
Publisher : Rumah Riset Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61493/educate.v3i2.169

Abstract

Early childhood education plays a crucial role in shaping children's physical, social, and cognitive development. One increasingly implemented innovative approach is Outdoor Education, which emphasizes experiential learning in outdoor environments. However, there remains a research gap regarding the implementation of this method in Islamic educational institutions such as Raudlatul Athfal (RA). This study aims to explore learning management strategies through Outdoor Education at RA Nurul Hidayah, covering aspects of planning, implementation, and evaluation. This research employs a qualitative descriptive method with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The findings indicate that RA Nurul Hidayah has implemented curriculum planning strategies based on Outdoor Education, provided necessary facilities, and evaluated learning effectiveness through feedback from teachers, parents, and students. The main supporting factors are school and parental support, while challenges include limited resources and the readiness of educators. In conclusion, Outdoor Education has been proven to enhance children's social skills, motor development, and active participation in learning. Therefore, more systematic planning, teacher training, and collaboration with various stakeholders are needed to optimize the implementation of this method in RA.
EFEKTIVITAS SENAM GYM BALL TERHADAP NYERI PUNGGUNG PADA TRIMESTER III KEHAMILAN DI DESA ROKAN TIMUR KECAMATAN ROKAN IV KOTO KABUPATEN ROKAN HULU Eka Yuli Handayani; Ririn Jernita Sitorus; Evi Kristina; Siti Nurkhasanah
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 11 No. 2 (2023): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v11i2.3092

Abstract

Ketidak nyamanan fisik yang dirasakan ibu terutama pada trimester III salah satunya adalah nyeri punggung. Sejumlah penelitian mengenai nyeri punggung terkait kehamilan sekitar 25% sampai 90%. Sebagian besar penelitian memperkirakan bahwa 50% dari wanita hamil akan menderita nyeri punggung. Sepertiga dari mereka akan menderita nyeri hebat yang akan mengurangi kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas senam gym ball terhadap nyeri punggung pada trimester III kehamilan di Desa Rokan Timur Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penelitian ini pra eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pretest-postest design. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling dengan besar sampel sebanyak 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa intensitas nyeri punggung ibu hamil pada trimester III kehamilan sebelum mengikuti senam gymball pada skala 1-5 sebanyak 11 orang (73,3%), Intensitas nyeri punggung ibu hamil pada trimester III kehamilan sesudah mengikuti senam gymball pada skala 1-5 sebanyak 13 orang (86,7%). Senam gymball efektif mengatasi nyeri punggung pada trimester III kehamilan dengan p value = 0,0001 < 0,05. Saran peneliti kepada Petugas Kesehatan agar dapat mensosialisasikan senam gymball kepada ibu hamil khususnya yang wilayah kerja Puskesmas Rokan IV Koto.
Pengaruh Pemberian Akupresur Pada Titik Perikardium 6 Terhadap Frekuensi Mual Muntah Ibu Hamil Usia Kehamilan 4-16 Minggu Di PMB Syaflina Fitri Rahmi Fitria; Ermiza; Sriwidya Wati; Nurkhasanah, Siti
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mual muntah menyebabkan penurunan nafsu makan dan perubahan keseimbangan elektrolit yang berakibat pula pada perubahan metabolisme tubuh. Dalam keadaan yang lebih berat, emesis gravidarum dapat berkembang menjadi hyperemesis gravidarum (Lestari et al. 2022). Komplikasi Kebidanan yang terjadi di Provinsi Riau pada tahun 2019 mencapai 34.073 dari 170.336. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau, cakupan ibu hamil yang mengalami hyperemesis gravidarum pada trimester I naik dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian akupresur pada titik perikardium 6 terhadap frekuensi mual muntah ibu hamil usia kehamilan 4 - 16 minggu di Praktik Mandiri Bidan Syaflina Fitri. Jenis penelitian ini Kuantitatif dengan desain penelitian pre-experiment dengan rancangan pendekatan pretest and postest design menggunakan lembar observasi score PUQE. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang datang ke PMB Syaflina Fitri dengan  mual muntah fisiologis pada bulan Oktober – Desember yang berjumlah 30 orang ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Analisis data yang digunakan univariat dan bivariat. Dari hasil penelitian diketahui rata – rata analisis bivariat diperoleh rata – rata pretest adalah 5,30 dengan standar deviasi 0,865. Sedangkakn rata – rata postest adalah 3,00 dengan standar deviasi 0,649. Hal ini menunjukkan bahwa nilai mean postest lebih kecil daripada nilai mean pretest. Hasil uji Paired Sample T – Test diperoleh nilai p value 0,000 (p< 0,05). Hal ini menunjukkan ada perbedaan yang signifikan rata – rata frekuensi mual muntah sebelum dan sesudah pemberian akupresur titik perikardium 6 pada ibu hamil di PMB Syaflina Fitri.
Pengaruh Pemberian Totok Wajah Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Nifas di Desa Rambah Tengah Hilir Juslinda; Nurkhasanah, Siti
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa nifas adalah periode 6 minggu setelah proses kelahiran Ketika perubahan fisiologis yang cukup besar terjadi karna ibu Kembali ke keadaan sebelum hamil. Perubahan psikologis yang dialami ibu dapat menyebabkan kecemasan. Dapat diatatasi secara non farmakologi, salah satu terapi non farmakologi yaitu totok wajah yang dapat,merangsang hormon endorphin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh totok wajah terhadap tingkat kecemasan ibu nifas di desa rambah Tengah hilir. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan pre-test dan post-test dan post- test one grup. Populasi dalam penelitian ini adalah  ibu nifas yang berada di desa rambah Tengah hilir. Teknik sampel dalam penelitian ini adaah total sampling yaitu sebanyak 20 orang dengan menggunakan skala HARS dan lembar SOP dan diberikan perlakuan berupa tototk wajah. Distribusi rata-rata tingkat kecemasan ibu nifas sebelum dilakukan totok wajah diperoleh rata rata 21.10 sedangkan rata – rata tingkat kecemasan setelah dilakukan totok wajah adalah 9.35. Analisiss data menggunakan uji T-Dependen Hasil uji statistik paried sampel test diperoleh p-value 0,00 > 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antara totok wajah terhadap Tingkat kecemasan ibu nifas di Desa Rambah Tengah Hilir. Dengan demikian dapat disarankan bagi tenanga kesehatan agar mengaplikasikan terapi komplementer totok wajah pada ibu nifas yang mengalami kecemasan.
EFEKTIVITAS PROGRAM INTERVENSI “TEMAN” (TEKNIK EMOSI AMAN) DALAM MENGURANGI PERILAKU AGRESIF PADA ANAK SEKOLAH DASAR Rachmawati, Lucy; Nursadhrina, Ratu Abyanti; Ramadhani, Sabrina Indah Mulya; Faliha, Sahna Ainaya; Nurkhasanah, Siti; Prasetyo, Thasya Nofridayari; Solicha
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 17 No. 2 (2025): JIP: Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol17.iss2.art2

Abstract

ABSTRACT: This study aims to evaluate the effectiveness of the TEMAN (Teknik Emosi Aman) intervention program in enhancing emotional understanding and reducing aggressiveness among elementary school students. The study employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The intervention involved 44 fifth-grade students through psychoeducation, group discussions, and role-play activities. Data analysis using the Paired Sample t-test. The pretest and posttest analysis showed a significant increase in emotion regulation ability, from a mean score of 9.50 to 14.70 (p = .000). In addition, aggression levels measured using the Buss–Perry Aggression Questionnaire (BPAQ) significantly decreased from 67.64 to 63,86 (p = .004). These findings indicate that the TEMAN intervention program is effective in helping students understand emotions, manage conflicts in a healthy manner, and reduce aggressive behavior. Implicitly, this study suggests that structured emotional regulation skills interventions can serve as practical tools for schools to foster a more positive and safe learning environment. The significance of these results lies in the empirical evidence that a brief, skills-based intervention can function as a strong preventive strategy, enabling schools to proactively disrupt early patterns of aggressive behavior and support students’ overall social–emotional well-being. Keywords: Aggressiveness, elementary school, emotion regulation, TEMAN Intervention. ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program intervensi TEMAN (Teknik Emosi Aman) dalam meningkatkan pemahaman dan pengelolaan emosi serta menurunkan agresivitas pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan rancangan one-group pre-posttest. Partisipan melibatkan 44 siswa kelas 5 melalui pemberian psikoedukasi, diskusi kelompok, dan roleplay. Analisis data menggunakan Paired Sample t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan pemahaman pengelolaan emosi, dari skor rata-rata 9.50 menjadi 14.70 (p = .000). Selain itu, tingkat agresivitas yang diukur menggunakan Buss–Perry Aggression Questionnaire (BPAQ) mengalami penurunan signifikan dari 67.64 menjadi 63.86 (p = .004). Temuan ini menunjukkan bahwa program intervensi TEMAN efektif membantu siswa memahami emosi, mengelola konflik secara sehat, dan mengurangi perilaku agresif. Secara implisit, studi ini mengindikasikan bahwa intervensi keterampilan regulasi emosi yang terstruktur dapat menjadi alat praktis bagi sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif dan aman. Signifikansi hasil ini terletak pada bukti empiris bahwa intervensi singkat berbasis keterampilan dapat menjadi strategi preventif yang kuat, memungkinkan sekolah untuk proaktif memutus siklus perilaku agresif sejak dini dan mendukung kesejahteraan sosial-emosional siswa secara menyeluruh. Kata kunci: Agresivitas, intervensi TEMAN, pengelolaan emosi, sekolah dasar.