Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH YOGA TERHADAP INTENSITAS DYSMENORRHEA PADA MAHASISWI TINGKAT IV PRODI SARJANA KEBIDANAN FAKULTAS ILMUKESEHATAN UNIVERSITAS PASIR PENGARAIAN Andria, Andria; Nurkhasanah, Siti; Wulandari, Sri; Aroh, Siti
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 4 (2025): Vol. 7 No. 4 Edisi 3 Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i4.3342

Abstract

Before and during menstruation, women often experience discoomfort in the lower abdomen or uterine contractions, which is called dysmenorrhea. Dysmenorrhea can be treated with non-pharmacological therapy, namely yoga. Yoga is a form of exercise that reduces pain by relaxing the muscles, soul, mind, and body. The purpose of this study was to determine the effect of yoga on the intensity of dysmenorrhea in Level IV female students of the Midwifery Undergraduate Study Program, Faculty of Health Sciences, Pasir Pengaraian University. This type of research is quantitative research with a Pre-Experimental Research Design with a One Group Pretest-Posttest design. The sample in the study was 20 people. Sampling used the Purposive Sampling technique. Data analysis used the Dependent T test. The results of the analysis showed that there was a change in the intensity of dysmenorrhea pain in 20 respondents. The average NRS scale of respondents before yoga was 4.25 and after yoga was 2.25 with an average before and after yoga was 2,000 with the results of the Dependent T test obtained p value = 0.000 <0.05, this means p value <0.05. So it can be concluded that there is an effect of yoga on the intensity of dysmenorrhea in fourth-year female students of the bachelor Midwifery study program, Faculty of Health Sciences, Pasir Pengaraian University. It is expected that after the study is conducted, respondents can use yoga to treat dysmenorrhea and avoid the use of pharmacological techniques to treat dysmenorrhea.Keywords: Dysmenorrhea , Yoga, NRS Scale
Pengaruh Pemberian Akupresur Pada Titik Perikardium 6 Terhadap Frekuensi Mual Muntah Ibu Hamil Usia Kehamilan 4-16 Minggu Di PMB Syaflina Fitri Rahmi Fitria; Ermiza; Sriwidya Wati; Nurkhasanah, Siti
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mual muntah menyebabkan penurunan nafsu makan dan perubahan keseimbangan elektrolit yang berakibat pula pada perubahan metabolisme tubuh. Dalam keadaan yang lebih berat, emesis gravidarum dapat berkembang menjadi hyperemesis gravidarum (Lestari et al. 2022). Komplikasi Kebidanan yang terjadi di Provinsi Riau pada tahun 2019 mencapai 34.073 dari 170.336. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau, cakupan ibu hamil yang mengalami hyperemesis gravidarum pada trimester I naik dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian akupresur pada titik perikardium 6 terhadap frekuensi mual muntah ibu hamil usia kehamilan 4 - 16 minggu di Praktik Mandiri Bidan Syaflina Fitri. Jenis penelitian ini Kuantitatif dengan desain penelitian pre-experiment dengan rancangan pendekatan pretest and postest design menggunakan lembar observasi score PUQE. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang datang ke PMB Syaflina Fitri dengan  mual muntah fisiologis pada bulan Oktober – Desember yang berjumlah 30 orang ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Analisis data yang digunakan univariat dan bivariat. Dari hasil penelitian diketahui rata – rata analisis bivariat diperoleh rata – rata pretest adalah 5,30 dengan standar deviasi 0,865. Sedangkakn rata – rata postest adalah 3,00 dengan standar deviasi 0,649. Hal ini menunjukkan bahwa nilai mean postest lebih kecil daripada nilai mean pretest. Hasil uji Paired Sample T – Test diperoleh nilai p value 0,000 (p< 0,05). Hal ini menunjukkan ada perbedaan yang signifikan rata – rata frekuensi mual muntah sebelum dan sesudah pemberian akupresur titik perikardium 6 pada ibu hamil di PMB Syaflina Fitri.
Pengaruh Pemberian Totok Wajah Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Nifas di Desa Rambah Tengah Hilir Juslinda; Nurkhasanah, Siti
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa nifas adalah periode 6 minggu setelah proses kelahiran Ketika perubahan fisiologis yang cukup besar terjadi karna ibu Kembali ke keadaan sebelum hamil. Perubahan psikologis yang dialami ibu dapat menyebabkan kecemasan. Dapat diatatasi secara non farmakologi, salah satu terapi non farmakologi yaitu totok wajah yang dapat,merangsang hormon endorphin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh totok wajah terhadap tingkat kecemasan ibu nifas di desa rambah Tengah hilir. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan pre-test dan post-test dan post- test one grup. Populasi dalam penelitian ini adalah  ibu nifas yang berada di desa rambah Tengah hilir. Teknik sampel dalam penelitian ini adaah total sampling yaitu sebanyak 20 orang dengan menggunakan skala HARS dan lembar SOP dan diberikan perlakuan berupa tototk wajah. Distribusi rata-rata tingkat kecemasan ibu nifas sebelum dilakukan totok wajah diperoleh rata rata 21.10 sedangkan rata – rata tingkat kecemasan setelah dilakukan totok wajah adalah 9.35. Analisiss data menggunakan uji T-Dependen Hasil uji statistik paried sampel test diperoleh p-value 0,00 > 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antara totok wajah terhadap Tingkat kecemasan ibu nifas di Desa Rambah Tengah Hilir. Dengan demikian dapat disarankan bagi tenanga kesehatan agar mengaplikasikan terapi komplementer totok wajah pada ibu nifas yang mengalami kecemasan.
Effects of Woolwich Massage On Breast Milk Production in Postpartum Mothers in Rokan IV Koto 1 Health Center Andria, Andria; Wulandari, Sri; Nurkhasanah, Siti; Aroh, Siti
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v10i2.3213

Abstract

The flow ASIis influenced by the hormone prolactin while the release ASIis influenced by the hormone oxytocin. Efforts that can be made to stimulate the hormones oxytocin and prolactin in mothers after giving birth are: Woolwich massage . Woolwich massage stimulates the hormones prolactin and oxytocin in postpartum mothers by providing a relaxed sensation to the mother so that it can help breast milk production. The purpose of this study was to determine the effect of Woolwich massage on breast milk production in postpartum mothers in the Rokan IV Koto 1 Health Center work area. This type of research isbeforeexperiment with the design used is pre-test and post-test one group . The population of this study were all postpartum mothers on the second day-30 days totaling 15 people in the working area of the Rokan IV Koto 1 Health Center. The sample in this study was 15 postpartum mothers in the working area of the Rokan IV Koto 1 Health Center obtained by random sampling technique. The sampling technique used in this study was Non Probability Sampling, namely simple random sampling. Data analysis usingnon-parametric test with comparative hypothesis . The results of the analysis obtained that the p- value 0.000 0.05, which means that there is an effect of Woolwich massage on breast milk production in postpartum mothers in the Rokan IV 1 health center work area . It is hoped that after the research is conducted, the health center can implement and introduce methods that can help mothers deal with breastfeeding problems in the first three days after giving birth, especially with the Woolwich massage method.    
The Effect Of Tui Na Massage On Eating Difficulties In Toddlers In The Working Area Of The Rambah Hilir Ii Community Health Center, Rokan Hulu Regency Rika Herawati; Siti Nurkhasanah; Eka Yuli Handayani; Siti Nurpadinah
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 4 No. 3 (2025): IJHET SEPTEMBER 2025
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on a preliminary survey conducted by researchers on toddlers in the Rambah Hilir II Health Center Working Area of Rokan Hulu Regency, there were 10 toddlers who had difficulty eating. Difficulty eating causes several eating problems that often arise, including: fussiness, vomiting, being too picky, eating phobia, eating slowly, and refusing food. Eating difficulties can be treated with non-pharmacological treatment, namely Tui Na Massage. This massage can improve blood circulation in the spleen and digestion. This method uses pressure on the body's meridian points or energy flow lines, so that appetite will increase. The purpose of this study was to determine the effect of Tui Na Massage on eating difficulties in toddlers in the Rambah Hilir II Health Center Working Area, Rokan Hulu Regency. This type of research is quantitative research with a Pre-Experimental research design without a control group using the one-group Pretest and posttest approach. The sample in the study consisted of 10 respondents. The average value of respondents' eating difficulties before and after Tui Na Massage was 1,400 with a standard deviation of 0.240 and a standard error of 0.076, with the results of the T dependent test obtained p value = 0.000 <0.05; this means p value <0.05. So it can be concluded that there is an effect of Tui Na Massage on eating difficulties in toddlers in the Working Area of Rambah Hilir II Health Center, Rokan Hulu Regency. It is expected that after the research is conducted, the respondent parents can increase their knowledge about Tui Na Massage and its massage techniques to help overcome eating difficulties in toddlers with non-pharmacological treatment.
ANALISIS KELENGKAPAN DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT INAP PASIEN COVID-19 RSUD SRAGEN Pebri Tri Waryanto; Primagadistya Diah; Rondi Antika; Siti Nurkhasanah
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.137 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.1731

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) harus melengkapi dokumen rekam medis karena menurut Departemen Kesehatan Tahun 2006 bahwa kelengkapan rekam medis akan sangat berpengaruh terhadap kegunaanya. Berdasarkan observasi dan dokumentasi dibagian rekam medis di RSUD SRAGEN terdapat beberapa kasus ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis pasien rawat inap covid-19. Terlihat dalam prakteknya, kurangnya pembubuhan nama dan tanda tangan, anamnesa, resume hasil diagnosa, ringkasan masuk dan keluar, dan data keluarga yang masih kurang lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelengkapan dokumen rekam medis rawat inap pasien covid-19 berdasarkan empat komponen analisis kuantitatif yaitu review identifikasi, laporan penting, autentifikasi, dan pendokumentasian dokumen rekam medis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan dokumen rekam medis pasien rawat inap covid-19. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, jadi hanya mendeskripsikan presentase kelengkapan dokumen rekam medis dari kasus covid-19. Hasil: Presentase rata-rata dari kelengkapan dokumen rekam medis pasien rawat inap covid-19 dari review identifikasi 97%, review laporan penting 59%, review autentifikasi 37%, dan review pendokumentasian 36,5%.
PENGARUH TERAPI AKUPRESUR TITIK PERICARDIUM 6 TERHADAP RATA - RATA EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI PMB R Rambah Nurkhasanah, Siti; Fahmi, Yuyun Bewelli; Yesti, Herma; Putri, Yuriska; Cristina, Evi
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2.3937

Abstract

ABSTRAK Emesis gravidarum merupakan perasaan pusing, perut kembung dan badan terasa lemas disertai keluarnya isi perut melalui mulut dengan frekuensi kurang dari 5 kali sehari pada ibu hamil trimester 1. Emesis gravidarum dapat dikurangi dengan pemberian akupresur dengan menggunakan titik Neiguan (titik pericardium 6) yang berlokasi di antara tendon yaitu flexor carpi radialis dan otot palmaris logus, kira-kira tiga jari di atas lipatan tangan. Efek etimulasi titik tersebut diyakini mampu meningkatkan pelepasan beta-endorphin di hipofise dan ACTH (Adrecorticotropic Hormone) yang dapat menghambat pusat muntah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Terapi Akupresur Pada Titik Pericardium 6 Terhadap Rata-Rata Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di PMB R Rambah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik cross sectional. Desain penelitian yang digunakan adalah desain one grup pre test dan post test. Sampel dalam penelitian berjumlah 6 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Sampling Jenuh. Analisis data menggunakan uji T-dependent. Hasil analisis didapatkan bahwa ada pengaruh terapi akupresur pericardium 6 dapat disimpulkan , nilai p = 0.001. Karena nilai p < α (0.05), maka Ho ditolak dan Ha gagal ditolak. Hal ini berarti bahwa ada pengaruh terapi akupresur titik pericardium 6 terhadap rata - rata emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di PMB R Rambah. Diharapkan dapat menambah ilmu dan memberikan pengetahuan yang lebih luas bagi responden terhadap pengaruh pijat akupresure dengan kejadian emesis gravidarum. Kata Kunci : Ibu Hamil, Emesis Gravidarum, Akupresur Pericardium Referensi : 2018-2023 ABSTRACT Emesis gravidarum is a feeling of dizziness, bloating, and weakness accompanied by the release of stomach contents through the mouth, with a frequency of less than five times a day in pregnant women in the first trimester. Emesis gravidarum can be reduced by applying acupressure at the Neiguan point (pericardium point 6), located between the tendons of the flexor carpi radialis and the palmaris logus muscle, approximately three finger-widths above the crease of the hand. Stimulation of this point is believed to increase the release of beta-endorphin in the pituitary gland and ACTH (Adrecorticotropic Hormone), which can inhibit the vomiting center. The purpose of this study was to determine the effect of acupressure therapy at the Pericardium point 6 on the average rate of emesis gravidarum in pregnant women in the first trimester at PMB R Rambah. This study was an analytical cross-sectional study. The research design used a one-group pre-test and post-test design. The sample in the study consisted of six participants. Sampling was carried out using the Saturated Sampling technique. Data analysis used the T-dependent test. The analysis revealed an effect of pericardial acupressure therapy at point 6 (p-value = 0.001). Since the p-value <α (0.05), Ho is rejected, and Ha is not. This indicates that pericardial acupressure therapy at point 6 has an effect on the average incidence of emesis gravidarum in first-trimester pregnant women at PMB R Rambah. This study aims to increase knowledge and provide respondents with broader insights into the effect of acupressure massage on the incidence of emesis gravidarum. Keywords: Pregnant Women, Emesis Gravidarum, Pericardial Acupressure References: 2018-2023
REBUSAN JANTUNG PISANG UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI Yuyun Bewelli Fahmi; Andriana; Siti Nurkhasanah; Karmila; Julita; Sari, Yuliana; Sianturi, Rismalia Br
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2.3939

Abstract

Masa nifas berlangsung mulai dari 6 jam postpartum, 6 hari dan 6 minggu atau berlangsung selama 6 minggu atau 2 hari, namun secara keseluruhan akan pulih dalam waktu 3 bulan. Selama masa nifas wanita akan mengalami beberapa perubahan pada tubuhnya yang bisa menyebabkan ASI tidak keluar pada masa nifas,banyak berbagai makanan yang bisa dikonsumsi untuk memperlancar ASI salah satunya jantung pisang yang memiliki manfaat bagi kesehatan yaitu memperlancar pencernaan, membantu diet, memperlancar peredaran darah, meningkatkan produksi sel darah merah, mencegah dan penuaan dini, meningkatkan produktivitas ASI dan mencegah kolesterol. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pengaruh jantung pisang terhadap peningkatan volume ASI pada masa nifas . Metode penelitian pra eksperimen dengan pendekatan one group pre test and post test. Banyaknya sampel dalam penelitian ini adalah 15 orang ibu nifas dengan teknik total sampling . Intrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Uji statistic dalam penelitian ini menggunakan uji T-dependen. Rata - rata volume ASI sebelum mengonsumsi jantung pisang (pretest) adalah 15,800 dan rata-rata volume ASI setelah mengonsumsi jantung pisang (posttest) adalah 113,00 didapat nilai P value = 0.000yang artinya ada hubungan yang signifikan. . Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi sumber informasi bagi masyarakat bahwa mengonsumsi jantung pisang dapat meningkatkan pengeluaran ASIpada ibu nifas dan dapat dijadikan sebagai terapi alternative.
EFEKTIFITAS PENYULUHAN DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA PADA MASA NIFAS DI PUSKESMAS RAMBAH Martha, Oci Yuliana; Nurkhasanah, Siti; Aldriana, Nana
Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health) Vol 1 No 2 (2023): Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health)
Publisher : AHM Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69886/jmh.v1i2.20

Abstract

Nutritional anemia is a health problem that plays a role in causing high maternal mortality rates, infant mortality rates and low work productivity, sports achievements and learning abilities. Therefore, tackling nutritional anemia is a potential program to improve the quality of human resources. The purpose of this study was to determine the effectiveness of counseling in increasing pregnant women's knowledge about anemia during the puerperium. This research method is quantitative analytic with the research design used is pre-experimental with one group pre-test and post-test design. Data collection used a questionnaire, while data analysis used the T-Dependent test. The sample in this study was 56 pregnant women. The results of the research from data analysis mean that prior knowledge is 15.54, knowledge after is 96.79. The mean difference before and after being given counseling was 81.25. The results of the statistical test obtained a value of p = 0.00, which means that there is an effect of counseling to increase pregnant women's knowledge about anemia during the puerperium. It is hoped that the puskesmas will provide information through counseling on anemia material in adolescence to the postpartum period
HUBUNGAN LAMA MENSTRUASI REMAJA DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP N 2 TAMBUSAI KABUPATEN ROKAN HULU Handayani, Eka Yuli; Sari, Eka Yuliana; Nurkhasanah, Siti; Wulandari, Sri; Ismail, Muhammad Arif
Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health) Vol 2 No 2 (2024): Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health)
Publisher : AHM Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69886/jmh.v2i2.30

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi di dunia, terutama di Negara berkembang. Remaja putri memiliki resiko sepuluh kali lebih besar untuk menderita anemia dibandingkan remaja putra. Menurut WHO tahun 2018 menunjukan bahwa prevalensi anemia didunia masih cukup tinggi yaitu sekitar 53,7%. Sebanyak 30% penduduk dunia diperkirakan menderita anemia terutama remaja. Indonesia sendiri masih mengalami masalah triple burden malnutrition, dimana stunting, wasting dan obesitas serta kekurangan zat gizi mikro seperti anemia menjadi masalah kesehatan yang diutamakan. Berdasarkan Data Riskesdas prevalensi anemia meningkat dari 18,4% menjadi 32% atau 14,7 juta jiwa pada kelompok usia 15-24 tahun. Beberapa faktor yang menyebabkan kejadian anemia pada remaja yaitu pengetahuan, pendidikan ibu, status gizi, dan lamanya menstruasi. Anemia pada remaja dapat berdampak pada menurunnya kemampuan akademis disekolah, karena tidak adanya gairah belajar dan kosentrasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama menstruasi remaja dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMPN 2 Tambusai Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penilitian yang digunakan adalah metode analitik kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel 55 orang dengan memeberikan 20 pertanyaan melalui kuesioner. Analisis penelitian dilakukan dengan uji statistic Chi Square. Hasil penelitian tersebut terdapat hubungan antara lama menstruasi (P value = 0.001 < 0.05) terhadap kejadian anemia pada remaja putri. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara lama menstruasi terhadap kejadian anemia pada remaja putri. Saran dalam penelitian ini adalah sekolah hendaknya menyediakan buku bacaan tentang anemia untuk para siswa.
Co-Authors Absya, Bafelia Indriyati Alfaiza, Lolla Amelia, Tri Puja Andini, Fitri Andria, Andria Andriana Angel Amori Aprilia Wahyuning Fitri Arif Yusuf Wicaksana Arni Kurniati Aroh, Siti Bayu Nugraha Bela Efelya Bewelli Fahmi, Yuyun Candra, Naurah Crisandini Putri Cristina, Evi Duma Febryanty Eka Yuli Handayani EKA YULI HANDAYANI Eka Yuli Handayani Elvira Junita Ermiza Ersi Sisdianto Evi Kristina Fahmi, Yuyun Bewelli Faliha, Sahna Ainaya Fitri Fitri Rahmadhaniaty Fitri Fitri Rahmadhaniaty, Fitri Fitri Yanti, Nina Surya Fu'ad Arif Noor Harafilo, Sindra Pikrin Heny Sepduwiana HENY SEPDUWIANA Indri Oktariani Ismail, Muhammad Arif janiarli, masdi Julita Juslinda Kamala, Shinta Shofa Karmila Kristina, Evi M. Shohibul Jamil Martha, Oci Yuliana Melda, Elvia NADHITA, GALUH NANA ALDRIANA Naurahlatifa, Nadiahhanun Wennya Nismayati Noor, Fuad Arif Novia, Yusrina Putri Nur Hafni Nursadhrina, Ratu Abyanti Pebri Tri Waryanto Prasetyo, Thasya Nofridayari Primagadistya Diah Puspitasari, Desti Putri, Dini Agestia Putri, Yuriska Rachmawati, Lucy Rahmatullah, Farhan Melsi Rahmi Fitria RAHMI FITRIA Ramadhani, Sabrina Indah Mulya Reviyanti Revola, Yashori Rifani Rika Herawati Rika Herawati Ririn Jernita Sitorus ROMY WAHYUNY, ROMY Rondi Antika Samsudin Sari, Eka Yuliana Sari, Maiya Linda Sholihah, Siti Aisyah Sianturi, Rismalia Br Siregar, Lisbet Siti Aisyah Sholihah Siti Nurpadinah Soleh, Muhammad Nur Solicha Sri Wulandari Sriwidya Wati Sultoni, Ahmad Tsania, Farida Inayati Ulfah Muawanah, Isnin Aulia Yani Susetyo Yanti, Nina Surya Fitri Yesti, Herma Yuliana Sari Yuswijayanti Yuyun Bewelli Fahmi Zahra, Karin ‘Aisy, Salmaa Rihhadatul