Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Studi cross sectional tentang Depresi Pascakelahiran dan Faktor-faktor Risikonya pada Ibu Nifas Di Kabupaten Badung, Bali Lindayani, I Komang; Nurmala, Ira; Puspitasari, Nunik; Prasetyo, Budi
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 11 No 3 (2025): December 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v11i3.2136

Abstract

Postpartum depression (PPD) affects many aspects of a mother's life. Understanding the factors that contribute to this condition is crucial, as some factors may play a greater role than others. This study aimed to identify the prevalence of PPD, examine its associated factors, and determine the dominant factors related to the incidence of PPD in Badung Regency, Indonesia. This research employed a cross-sectional design conducted between May and July 2024. It involved 239 mothers who were 2 – 6 weeks postpartum. Participants were selected from seven public health centers in Badung Regency using two-stage cluster sampling. A questionnaire was used to assess several factors, including sociodemographic characteristics, obstetric history, baby characteristics, stressors during the postpartum period, husband’s support, and postpartum depression symptoms. These factors were analyzed using bivariate chi-square analysis and multivariate logistic regression. The prevalence of PPD in this study was 47.3%. Associated factors included maternal age, stressors related to personal needs and fatigue, infant nurturing, body changes and sexuality, and instrumental and emotional husband support. Among these, the most dominant factors were body changes and sexuality, personal needs, and fatigue, which increased the risk of PPD by approximately threefold. The prevalence of PPD in Badung Regency is higher than previously reported in other areas. This highlights the importance of PPD screening and educating husbands about the need to provide both instrumental and emotional support during the postpartum period. We recommend implementing early screening and husband involvement programs.
Kesiapan BCC (Banyuwangi Children Center) dalam Upaya Mencegah Kekerasan Seksual pada Anak di Banyuwangi: Readiness of BCC (Banyuwangi Children Center) in Efforts to Prevent Sexual Violence among Children in Banyuwangi Nurmala, Ira; Sari, Jayanti Dian Eka; Dewi, Desak Made Sintha Kurnia; Devi, Yuli Puspita
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.2961

Abstract

Latar belakang: Salah satu permasalahan anak di Banyuwangi adalah kekerasan seksual pada anak. Kekerasan seksual pada anak merupakan masalah yang vital karena dapat mengganggu perkembangan anak khususnya psikis anak. Banyuwangi Children Center (BCC) didirikan pada Mei 2016 bertugas untuk merespon dan menangani berbagai kasus kekerasan pada anak melalui tim terpadu. Tujuan: Untuk menganalisis kesiapan Banyuwangi Children Center dalam upaya menurunkan kekerasan seksual pada anak di Banyuwangi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam pada 7 informan. Hasil: Kesiapan BCC dalam mencegah kekerasan seksual pada anak meliputi tiga aspek yaitu organizational factor, program yang dijalankan, dan sumber daya manusia (SDM). Kendala yang dihadapi BCC adalah banyaknya undang-undang yang diambil dalam visi organisasi sehingga tidak ada monitoring dan evaluasi yang jelas. Keterbatasan SDM dan program yang dijalankan menyebabkan masyarakat Banyuwangi kurang mengetahui tentang peran BCC. Kesimpulan: Kesiapan BCC dalam mencegah kekerasan seksual pada anak masih memiliki kendala dan keterbatasan. Oleh karena itu perlu adanya rencana strategis program berkelanjutan BCC dari stakeholder yang melibatkan masyarakat secara terstruktur agar dapat mencegah kekerasan seksual pada anak secara efektif.
Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat dalam Menjalankan Peran Sebagai Peer Educator : Analysis of Supporting and Inhibiting Factors in Carrying Out the Role as a Peer Educator Nurmala, Ira; Muthmainnah; Rachmayanti, Riris Diana; Devi, Yuli Puspita
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i5.2971

Abstract

Latar belakang: Program peer educator yang berada di berbagai sekolah Kota Surabaya menjadi suatu program inovasi untuk meningkatkan penerimaan dan keterlibatan remaja dalam menghadapi permasalahan teman sebaya, khususnya pada pemasalahan penyalahgunaan narkoba. Tujuan: Untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi pendukung serta penghambat peer educator dalam pelaksanaan program peer educator. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Lokasi penelitian berada di Sekolah Menengah Atas wilayah Surabaya yang terdiri dari 8 Sekolah Negeri dan 2 Sekolah Swasta. Jumlah informan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 48 peer educator. Pemilihan lokasi tersebut didasarkan karena beberapa sekolah tersebut sudah terdapat peer educator. Penggalian data dilakukan melalui In-depth Interview, Focus Group Discussion (FGD) serta observasi. Analisis data menggunakan studi deskriptif dengan prosedur reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil dari wawancara, FGD, maupun observasi yang dilakukan oleh peneliti kepada pihak sekolah menyatakan bahwa peer educator dalam menjalankan perannya masih minim terhadap dukungan, baik sekolah maupun pemerintah yang pada akhirnya hal tersebut menjadi penghambat bagi peer educator. Kesimpulan: Faktor penghambat yang dirasakan oleh siswa sebagai peer educator karena dukungan berupa fasilitas dari sekolah belum berjalan efektif, dan juga pemerintah yang dulu membawahi program ini sudah tidak lagi memberikan umpan balik sehingga hal tersebut menjadi faktor utama dalam menghambat peran siswa sebagai peer educator.
Co-Authors 'Izzat, Muhammad Anwarul Adelia Perwita Sari, Adelia Perwita Adnan, Airil Haimi Mohd Al Rajab, Muhammad Alma Feriyanti Andi Safutra Suraya Andilah, Sultan Andrean, Sugi Rico Andriyani Andriyani Apriansyah Hutagalung, Carli Ayu, Ratih Sekar Azizah, Rosa Azzahra, Shoffiyah Hanin Budi Prasetyo Damai Arum Pratiwi Deviatin, Nafiatus Sintya Dewi Rokhmah Dewi, Desak Made Sintha Kurnia Evodius Nasus Fajar Kurniawan Farapti Farapti Fitri Kurniawati Garg, Pooja Hadina Habil Hanna Tabita Hasianna Silitonga Hari Basuki Notobroto Harris, Neil Harun, Marheni Fadilah Hasda, Hasda Hasiu, Teti Susliyanti Hasiu Hasmita, Hasmita HERMANTO, EDI Ihsan, Firman Maulana Iken Nafikadini, Iken Jayanti Dian Eka Sari, Jayanti Dian Karindra, Nisrina Auliyah Laras Kevaladandra, Zulfa Kurnia, Galuh Mega L. Lisnawati Laverack, Glenn Lin, Chung-Ying Lindayani, I Komang Lisnawati Lutfi Agus Salim Mahmudah Mahmudah Mahsusoh, Anna Malintang, Jimmy Mandasari, Amalia Ayu Marista, Dayu Mochammad Bagus Qomaruddin Muji sulistyowati Munsir, Noviani MUTHMAINNAH Muthmainnah Muthmainnah Nadia, Asma Nasrun, Efa Kelya Nasrun Nastiti, Rizma Dwi Nasus, Evodius Nunik Puspitasari Nur Aini, Zaroh Ulfa Nur Aisyah, Syafira Septika Nur, Zilvi Fuadiyah Nurma Afiani Nurul Hartini Oedojo Soedirham Pamela, Daniar Dwi Ayu Petrus Jacob Pattiasina Putri Hanifah, Diah Nanda Putri, Stephani Dwiyana Qomarrudin, Mochammad Bagus Qur'ani, Qur'ani Rania, Rania Fatrizza Pritami Restuti, Dini Yulia Reza, Ali Riris Diana Rachmayanti Riyanti Riyanti Salsabila, Annisa Clara Sandra Pérez Shah, Dianna Suzieanna Mohamad Shrimarti Rukmini Devy Sitio, Denita Mayasari Sri Widati Suria Zainuddin Sushanty, Dian Arie Tawakal, Tawakal Tawakkal Tawakkal, Tawakkal Tyas, Laila Wahyuning Widyastika, Della Wiseman, Nicola Wiwik Handayani Ying Lin, Chung Yuda, Alfiyan Dharma Yuli Puspita Devi Yulia Restuti, Dini Zahro, Alif Fatimatuz Zainuddin, Suria