Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Some Concentrations of Kelor Leaf Organic Powder and Planting Media Combinations on The Growth and Results of Pakcoy (Brassica rapa L.) Syahlaa, Huuriyah; Nurmayulis; Dewi Firnia; Imas Rohmawati
Jurnal Agritechno Jurnal Agritechno Vol. 17, Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : Depertemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70124/at.v17i2.1441

Abstract

The application of Moringa leaf POC is one of the best materials because it contains iron, sulfur and phosphorus which function for plant growth. Another alternative to improve pakcoy plant production is by adjusting the composition of the right planting media, for example by adding organic compost or husk charcoal. Husk charcoal is one of the planting media that functions as a soil improver and can improve soil properties. The purpose of this study was to determine the effect of several concentrations of moringa liquid organic fertilizer and the combination of planting media on the growth and yield of pakcoy (Brassica rapa L.). Data collection and processing methods using factorial group randomized design consisting of two factors. Observation data were analyzed with variance analysis (F test) at the 5% level. If there is a significantly different effect, it is continued with Duncan's Multile Range Test (DMRT) at the 0,05 level. There is an interaction between the concentration of moringa leaf POC and the combination of planting media on the parameters of plant height at 1 MST.”
Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine max (L.) Merrill) terhadap Pemberian Pupuk NPK dan Pupuk Organik Cair Buah Maja (Aegle marmelos L.) Kamilah, Noufah; Nurmayulis, Nurmayulis; Yenny, Ratna Fitry; Sodiq, Abdul Hasyim
Agroteknika Vol 7 No 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v7i4.449

Abstract

Penggunaan lahan secara intensif dapat menurunkan kesuburan pada tanah sehingga produksi kedelai di Banten menurun. Pemberian pupuk NPK dan pupuk organik cair (POC) buah maja dapat meningkatkan produktivitas hasil tanaman kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh respons pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merril) terhadap pemberian NPK dan pupuk cair organik buah maja. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Terdiri atas pupuk NPK (0 g (kontrol), 0,9 g/polybag, 1,8 g/polybag, dan 2,7 g/polybag) dan POC buah maja (10 ml/l, 20 ml/l, 30 ml/l, dan 40 ml/l). Apabila hasil analisis menunjukkan pengaruh nyata atau sangat nyata dilakukan uji lanjut Duncan multiple range test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk NPK memiliki pengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman dan umur berbunga. Hasil analisis sidik ragam POC buah maja menunjukkan pengaruh nyata dan sangat nyata pada diameter batang umur 4 dan 5 MST. Terdapat interaksi beda nyata antar pupuk NPK dan POC pada parameter diameter batang hanya umur 2 MST. Aplikasi pupuk NPK dan POC buah maja memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai.
Uji In Vitro Antagonisme Cendawan Endofit Asal Alang-Alang (Imperata cylindrica L.) Dalam Mengendalikan Fusarium oxysporum f.sp. cubense pada Tanaman Pisang Muthiah, Siti; Saylendra, Andree; Nurmayulis, Nurmayulis; Muztahidin, Nur Iman
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i1.2482

Abstract

Cendawan patogen Fusarium oxysporum f.sp. cubense (Foc) dapat merusak tanaman pisang dengan menyebabkan penyakit layu fusarium. Dalam upaya pengendalian hayati, cendawan endofit dapat diterapkan sebagai agen biologis untuk menekan pertumbuhan patogen. Cendawan endofit berpotensi antagonis dalam menghambat pertumbuhan simbionnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi cendawan endofit asal akar alang-alang (Imperata cylindrica L.) dan menganalisis kemampuan antagonisme cendawan endofit dalam menghambat pertumbuhan cendawan patogen Foc secara in vitro. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksplorasi dan eksperimen. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan lima taraf perlakuan dalam lima ulangan. Perlakuan yang dicoba yaitu: tiga isolat cendawan endofit alang-alang (CEA1, CEA2, dan CEA3), kontrol positif (CP0), dan kontrol negatif (CPF0). Variabel yang diamati yaitu: persentase daya hambat, luas pertumbuhan koloni cendawan, karakterisasi morfologi secara makroskopis, dan patogenisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 23 isolat cendawan endofit berhasil diisolasi dari akar alang-alang, dimana enam diantaranya terdapat aktivitas antagonisme. Tiga isolat dengan aktivitas antagonisme kuat dikodekan CEA1, CEA2, dan CEA3. Berdasarkan uji antagonisme dengan metode dual culture, ketiga isolat bersifat antagonis terhadap cendawan Foc dengan penghambatan bervariasi. Isolat CEA3 menunjukkan hasil terbaik dalam menghambat pertumbuhan Foc pada 4-7 Hari Setelah Inokulasi (HSI) dengan persentase daya hambat hingga 58,21% dan menekan luas pertumbuhan koloni Foc hingga 4,74 cm. Ciri makroskopis CEA3 memiliki bentuk koloni irregular, topografi flat, tekstur permukaan granular, berwarna putih kehijauan, dan ada tetesan eksudat. Uji patogenisitas menunjukkan isolat tersebut tidak bersifat patogen.
Pemberdayaan Petani dan Mahasiswa Melalui Pelatihan Pembuatan Berbagai Jenis Pupuk dan Pestisida Sebagai Upaya Mendukung Pertanian Berkelanjutan Susiyanti, Susiyanti; Apriany Fatmawaty, Andi; Nurmayulis, Nurmayulis; Dharmawan , Dhani Nur; Mustikarani, Eries Dyah; Yusniwati, Yusniwati; Azka , Yuliantina
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i2.1327

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani lokal dan mahasiswa dalam memproduksi dan menerapkan agroinput ramah lingkungan, yaitu pupuk organik padat dan cair, pupuk hayati, serta pestisida nabati. Melalui program Matching Fund DIKTI 2023, dilakukan penyusunan buku panduan, pelatihan, serta praktik langsung yang melibatkan mahasiswa MBKM dan petani mitra. Evaluasi dilakukan melalui observasi lapangan dan analisis laboratorium. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman, keterampilan, serta munculnya inisiatif produksi mandiri oleh peserta. Kegiatan ini membuktikan efektivitas kolaborasi pendidikan–masyarakat dalam mendukung sistem pertanian berkelanjutan.
Improvement in chemical properties of degraded peatlands, physiological characteristics, and soybean yield using dolomite Asie, Erina Riak; Rumbang, Nyahu; Chotimah, Hastin E.N.C.; Darung, Untung; Saputra, Marcelino A.; Yurisinthae, Erlinda; Nurmayulis, Nurmayulis
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 12 No. 4 (2025)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2025.124.8235

Abstract

Degraded peatlands are natural resources that must be managed properly. The unique characteristics of degraded peatlands, such as high acidity and low availability of macro and micronutrients, are the main challenges in soybean cultivation. The pot experiment was conducted using a completely randomized design consisting of four dolomite dosage levels, namely 0, 3, 6, and 9 t/ha, with five replications. The research objective was to assess the effect of dolomite application on the chemical properties of degraded peatland, physiological characteristics, and soybean yield. The results showed that dolomite application significantly improved the chemical properties of degraded peatlands and increased the physiological characteristics and yield of soybeans. Dolomite at a dose of 6 or 9 t/ha achieved the highest pH, exchangeable Ca, and exchangeable Mg after incubation and after harvest. The highest total chlorophyll and average net assimilation rate were obtained at 9 t/ha dolomite application of 3.95 mg/g and 0.048 g/cm2/day, respectively. The relationship between dolomite and the total chlorophyll content of soybean plants was very strong (r = 0.94) with the equation y = 0.35 + 0.37x. The highest soybean seed weight was observed when dolomite was applied at a dose of 9 t/ha, resulting in 9.72 g/plant, an increase of 219.70% compared to the control. These findings suggest that optimal dolomite application can enhance the fertility of degraded peatlands and improve soybean productivity while supporting the sustainable management and rehabilitation of these ecosystems.
PENGARUH BEBERAPA KONSENTRASI DAN CARA APLIKASI PUPUK HAYATI BAKTERI FOTOSINTETIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) Widyaningsih, Sri Soemarsih; Nurmayulis, Nurmayulis; Romdhonah, Yayu; Rohmawati, Imas
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1334

Abstract

Pakcoy (Brassica rapa L.) merupakan sayuran kaya nutrisi, seperti vitamin A, C, K, dan mineral penting, serta sering dikonsumsi masyarakat. Kendala kesuburan tanah sering menjadi tantangan dalam budidaya pakcoy. Oleh karena itu, diperlukan teknik budidaya yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Penggunaan pupuk hayati, seperti bakteri fotosintetik (PSB) dapat meningkatkan kesuburan tanah tanpa mengganggu keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy terhadap pemberian berbagai konsentrasi dan metode aplikasi pupuk hayati bakteri fotosintetik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor: konsentrasi pupuk hayati bakteri fotosintetik (12,5 ml/L, 15 ml/L, 17,5 ml/L, dan 20 ml/L) dan metode aplikasi (pada daun, pada akar, dan pada daun + pada akar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi PSB 12,5 ml/L memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman, dan nisbah pupus akar. Aplikasi PSB pada daun memberikan pengaruh terhadap bobot kering, bobot basah dan indeks kehijauan daun. Konsentrasi PSB 12,5 ml/L dan cara pada daun + pada akar menunjukkan adanya interaksi terhadap tinggi tanaman
Kandungan Nitrogen dan Bobot Biji Kentang yang Diberi Pupuk Organik Difermentasi, Azospirillum Sp., dan Pupuk Nitrogen di Cisarua, Lembang, Jawa Barat Nurmayulis, .; Maryati, .
JOURNAL OF TROPICAL SOILS Vol. 13 No. 3: September 2008
Publisher : UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5400/jts.2008.v13i3.217-224

Abstract

A research was conducted to study response of potato (Solanum tuberosum L.) plant to the application of  fermented organic matter (‘porasi’) (0, 7.5, 15.0, and 22.5 t ha-1), without or with inoculation of Azospirillum sp., and N fertilizer (0, 86, 172, and 258 kg ha-1 N) and also to determine optimal rate of application of ‘porasi’ and N fertilizer without or with inoculant Azospirillum sp.  Field experiments were carried out in Cisarua, Lembang West Java, from June 2003 to Nov. 2003.  The experiments were done in a Randomized Block Design of factorial pattern of three factors, were replicated three times.  Results of the experiments showed that: (1) N contents were higher as rates of ‘porasi’ and N fertilizer increased and with inoculation of Azospirillum sp.,  whereas the highest N concentration was obtained due to application of 22.5 t ha-1 ‘porasi’ with inoculation of  Azospirillum sp. and application of N fertilizer of 258 kg ha-1, and (2) the optimum rate of  ‘porasi’ and N fertilizer without inoculation of Azospirillum sp. was 15.287 t ha-1 and 228.519 kg ha-1 N, respectively, to obtain maximum yield of 6.028 kg per plot or 25.117 t ha-1, whereas with inoculation of  Azospirillum sp. the optimum rate of ‘porasi’ and N fertilizer was 16.464 t ha-1 and 190.110 kg ha-1 N,  respectively, with maximum yield of 6.493  kg per plot or 27.054  t ha-1.
The Potential of Frass BSF as an Organic Fertilizer for Making Sustainable Agriculture a Reality Susilo, Hadi; Nurmayulis, Nurmayulis; Syahbana, Mohammad Ana; Sodiq, Abdul Hasyim
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 2 (2024): April - Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i2.6782

Abstract

Organic fertilizers have an important role in increasing plant growth and productivity. Currently, chemical fertilizers are considered is felt to be increasingly expensive, and rare, and can cause agricultural land to become unhealthy, and the production costs of agricultural crops to become large. One of the organic fertilizers that can be used as a new choice is organic fertilizer from Frass BSF, with several advantages, namely that the raw material is organic waste, which is abundant, easy to obtain, and cheap. This research method uses literature studies from online databases by collecting all information that explains BSF frass. The research results show the nutritional content of frass, the use of BSF frass, the role of frass as an organic fertilizer in increasing growth and productivity, as well as evaluating the effectiveness and application of frass on various types of agriculture plants.
The Effect of Concentrations Bioherbicide Kirinyuh Leaf Extract to Control The Growth of Teki Weeds Nudin, Fatwa; Nurmayulis, Nurmayulis; Yenny, Ratna Fitry; Putri, Widia Eka
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 1b (2024): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i1b.8167

Abstract

The research was aimed to know the effect of different concentrations bioherbicide of kirinyuh leaf extract to control the growth of teki weeds. This research was conducted from Juny until August 2024 in Sindang Resmi, Purwaraja village, Menes district, Pandeglang city, Banten and Biotechnology Laboratory, Faculty of Agriculture, Sultan Ageng Tirtayasa University. The method used Randomized Completely Block Design with one factor. The factor with five replications to obtain 25 experimental units, namely: 25%, 50%, 60%, 75% and 90% . The results showed that kirinyuh leaf extract 90% has a significant effect for plant height at 5 days after planting (DAP) (4.40 cm), 10 DAP (13.40 cm), 20 DAP (21.60 cm), 25 DAP (26.60 cm) and 30 DAP (27.80 cm). Plant dry weight (6.00 g) and crown dry weight (3.20 g). The treatment of different consentrations of kirinyuh leaf extract showed significant differences on the parameters.
Identifikasi Keragaman Morfologi Tanaman Sente (Alocasia macrorrhizos) di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten Dwiana, Vita Nadya; Nurmayulis, Nurmayulis; Millah, Zahratul
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i7.61092

Abstract

Keanekaragaman genetik tanaman talas Indonesia di Provinsi Banten belum dimanfaatkan secara optimal. Keterbatasan informasi mengenai varietas unggul kultivar talas, kurangnya upaya eksplorasi dan ekstraksi informasi genetik potensi plasma nutfah tanaman talas menjadi kendala dalam perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman morfologi tumbuhan sente (Alocasia macrorrhizos) yang ditemukan di Kabupaten Pandeglang. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan eksplorasi dengan mengeksplorasi berbagai aksesi sente di beberapa titik observasi di empat kecamatan di Kabupaten Pandeglang. Penelitian karakterisasi morfologi dilakukan di Kecamatan Majasari, Koroncong, Karangtanjung dan Kaduhejo dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sebanyak 112 aksesi tanaman sente berhasil diidentifikasi dan dikarakterisasi berdasarkan kriteria morfologi mengacu pada Pedoman Karakterisasi dan Evaluasi Plasma Nutfah Talas (Colocasia esculenta (L.) Schott) dan Deskriptor Talas (IPGRI, 1999). Analisis cluster digunakan untuk mengetahui jarak atau kedekatan hubungan antar masing-masing tanaman yang dapat dilihat dalam bentuk dendrogram dan untuk menentukan karakter karakteristik digunakan analisis PCA. Hasil penelitian menunjukkan adanya keanekaragaman morfologi pada plasma nutfah tanaman sente di Kabupaten Pandeglang. Berdasarkan karakter morfologis, terdapat 4 cluster dengan tingkat kesamaan mulai dari 45,33% hingga 60,95%. Karakter pembeda morfologi berdasarkan hasil Analisis Komponen Utama (PCA) adalah tinggi tanaman, warna helai daun (atas dan bawah), warna tangkai daun (sepertiga atas, sepertiga tengah, sepertiga bawah), dan warna cincin tangkai daun basal. Ada tingkat keanekaragaman tanaman sente yang cukup luas di Kabupaten Pandeglang berdasarkan hasil analisis dendrogram yang membuktikan bahwa 112 tumbuhan sente yang diamati memiliki keanekaragaman yang cukup luas.
Co-Authors . Maryati . Maryati A. Citraresmini Abdul H. Sodiq Abdul Hasyim Sodiq Abdul Hasyim Sodiq Abdul Hasyim Sodiq Abdul Hasyim Sodiq, Abdul Hasyim Aceng Hasani Ahdiani, Pina Alimuddin Alimuddin Aliudin Aliudin Aliyudin Aliyudin amiruddin teapon Andi Apriany Fatmawaty Andi Apriany Fatmawaty, Andi Apriany Andree Saylendra Andree Saylendra, Andree Ania Citraresmini Apriany Fatmawaty, Andi Arafiyah, Ria Assad Syah B. Pohan Azka , Yuliantina Dede Samsul Hadi Dewa Made Subrata Dewi Firnia Dewi Hastusi Dewi Hastuti Dewi Septiani Kurniasih Dharmawan , Dhani Nur Dwi Ningsih Susilowati Dwi Ningsih Susilowati Dwiana, Vita Nadya Erina Riak Asie Erlinda Yurisinthae Erpiana, Lia Erwin Erwin Fatmawaty, Andi Apriany Faza Fauzan A Fitri Riany Eris Fitria Riany Eris Hadi Susilo Haerudin Haerudin Hasan Azhari Harahap Hasnan Yani Hastin Ernawati Nur Chusnul Chotimah Hepsi N indiasari herni is sumayanti I. Anas Ikmal x Imas Rohmawati Imas Rohmawati Imas Rohmawati, Imas Inah Karlinah Irfan Anshori Ishak, Lily Jamhari Jamhari Julio E. R. Rumbiak Kamilah, Noufah Kartina AM Kartina Kartina Kartina Kartina Khafas Bastian Linda Nurhayati Mieke Rochimi Setiawati Moch. Ana Syabana Muhamad Sopian Mustikarani, Eries Dyah Muztahidin, Nur Iman Muztahidin, Nur Iman Nudin, Fatwa Nyahu Rumbang Pina Ahdiani Putra Utama Putra Utama Putri, Widia Eka Reginawanti Hindersah Resmaleni Resmaleni Reza Maulana Muhammad Rida Oktarida Rizky Puspita Sari Rohmawati, Imas Saiful Saiful Saputra, Marcelino A. Septi Yulianti Sholeh Hidayat Hidayat Siti Muthiah Sjaifuddin, Sjaifuddin Sodiq, Abdul Hasyim Sri Mulyati Sulastri Isminingsih Sulastri Isminingsih Sulistyorini, Endang Susiyanti Susiyanti . Susiyanti Susiyanti Susiyanti Susiyanti Susiyanti, Susiyanti Syahbana, Mohammad Ana Syahlaa, Huuriyah Syifa, Sri Astria Amanda Taufan Rifqi Samudra Teguh Yuda Pratama Tri Mulya Hartati Umdawiyah Umdawiyah Untung Darung Widyaningsih, Sri Soemarsih Yayi Suryo Prabandari Yayu Romdhonah Yenny, Ratna Fitry Yessica Syafendra Yudi L.A Salampessy Yus Rama Denny Yus Rama Denny Yusi Meilani Yusniwati Yusniwati Zahratul Millah, Zahratul