Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Cekaman Aluminium Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung Pada Kultur Air sholeha sholeha; Dr. Tantri Palupi, SP., M. Si Dr. Tantri Palupi, SP., M. Si; Ahmad Mulyadi, S. Si, M. Si Ahmad Mulyadi, S. Si, M. Si
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 5, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.16523

Abstract

ABSTRACT Indonesia has the opportunity to be suppliers of corns in the world, but agricultural land is used less and less. The other alternative to make agriculture still running is to use marginal lands as an extension of the land, but it has some obstacles and one of the obstacle is about solubility levels of  aluminum mineral (Al) and iron (Fe) is still high. So that in order to make the land can be planted we have to choose corns varieties that can grow optimally on marginal lands. To obtain corns varieties which is suitable to be cultivated on marginal land, it can be selected in the culture medium of water, because the results can be obtained in a short time. This study aims to determine the level of tolerance of different varieties of corn plants through stress of Al. This research was conducted in the Greenhouse Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, from March to May 2016. Using the method of field experiments in the form of a pattern factorial randomized group design consist of two factors, stress of Al consists of 5 levels: a0 (without Al), a1 (0.1 mM Al), a2 (0.2 mM Al), a3 (0.4 mM Al), a4 (0.8 mM Al) and varieties consists of 3 levels: v1 (Sukmaraga), v2 (Local) and v3 (Bima7). The variables were observed in this research include Al poisoning symptoms,height of plant, the dry weight of the heading  and the dry weight of root. The results of this research indicated that varieties of Sukmaraga and Local were resistant of poisoning on concentration of 0.1 mM and 0.2 mM Al Al. Bima7 variety was resistant of  poisoning Al on concentration of 0.1 mM Al.
KARAKTERISASI PADI BERAS HITAM SELASIH PADA FASE GENERATIF DI LAHAN SAWAH PASANG SURUT RESTU NURKHAMDANI; Tantri Palupi; Fadjar Rianto
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.39664

Abstract

Karakterisasi Padi Beras Hitam Selasih pada Fase Generatif di Lahan Sawah Pasang Surut Restu Nurkhamdani (1), Tantri Palupi (2), Fadjar Rianto (2)(1) Mahasiswa Fakultas Pertanian, dan (2) Staf Pengajar Fakultas Pertanian Univerisitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Karakterisasi padi beras hitam lokal Selasih perlu dilakukan untuk memahami sifat atau karakter yang dipunyai. Karakter baik yang dimiliki padi beras hitam Selasih dapat dimanfaatkan untuk program pemuliaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi karakter morfologi dan agronomi padi lokal beras hitam Selasih saat fase generatif. Penelitian ini dilaksanakan di dusun Cendrawasih, Kecematan Sungai Kakap, Kabupaten Kuburaya. Penelitian berlangsung selama 8 bulan dari 25 Maret sampai 16 November 2019. Penelitian ini mengunakan eksperimen lapangan. Pengamatan karakter dilakukan pada 100 tanaman sapel yang dipilih secara acak. Penanaman dengan sistem tanam jajar legowo 2:1 menggunakan satu bibit/lobang tanam. Variabel pengamatan yang diamati sebanyak 18. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah anakan produktif tergolong sedikit, tipe malai antara kompak dan sedang, poros malai terkulai, panjang malai 21,45 cm, warna ruas batang berwarna hijau, diameter ruas batang bawah 7,85 mm, warna ujung gabah berwarna ungu. Panjang biji 7,65 mm, lebar biji 2,53 mm, bentuk biji agak membulat, keluarnya malai seluruh malai dan leher keluar, ketegaran batang agak kuat, kerontokan tergolong mudah, gabah per malai 166 butir,  fertilitas gabah tergolong fertil. Tinggi tanaman tergolong pendek yaitu 88,10 cm, umur tanaman tergolong dalam yaitu 236 hari dan bobot 1000 butir 18,07g. Kata kunci:, Generatif, Karakter Agronomi, Karakter  Morfologi, Padi Beras  Hitam, Varietas Lokal
KARATERISTIK MORFOLOGI FASE VEGETATIF PADI BERAS HITAM SELASIH ASAL BELITANG HULU KABUPATEN SEKADAU Kingkun Karismando; Tantri Palupi; Fajar Rianto
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.38960

Abstract

KARAKTERISASI MORFOLOGI FASE VEGETATIF PADI BERAS HITAM SELASIH ASAL BELITANG HULU KABUPATEN SEKADAU Kingkun karismando (1), Tantri Palupi (2), Fadjar Rianto (2)(1)    Mahasiswa Fakultas Pertanian, dan (2) Staf Pengajar Fakultas PertanianUniverisitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan di dusun Cendrawasih, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kuburaya. Penelitian berlangsung selama 6 bulan dari 25 april sampai 30 oktober 2019. Penelitian mengunakan eksperimen lapangan dengan sistem tanam jajar legowo 2:1 dengan penanaman mengunakan satu bibit/lobang tanam, sampel yang diamati sebanyak 100 dengan 15 variabel pengamatan.  Karakter padi beras hitam lokal di Kalimantan Barat perlu dilakukan untuk memahami sifat dan karakter padi hitam. Karakter yang dimiliki padi beras hitam Selasih yang baik dapat dimanfaatkan untuk program pemuliaan. Hasil pengamatan karakter morfologi fase vegetatif  yang dimiliki padi beras hitam Selasih adalah bentuk lidah daun 2-cleft, panjang lidah daun tergolong panjang, sudut daun tergolong tegak, sudut daun bendera tergolong tegak, warna leher daun tergolong hijau muda, warna telinga daun tergolong putih, warna pelepah daun tergolong hijau, warna lidah daun tergolong putih, permukaan daun tergolong sedang, sudut batang tergolong sedang, panjang daun tergolong sedang, lebar daun tergolong sedang, jumlah anakan tergolong banyak, dan tinggi tanaman tergolong pendek. Kata kunci: Karakterisasi, Padi beras hitam, Varietas lokal  
PENGARUH KONSENTRASI KAPUR TOHOR PADA BERBAGAI LAMA PENGERINGAN TERHADAP PEMATAHAN DORMANSI BENIH PEPAYA tri norhayanti; tantri palupi; asnawati asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i2.10813

Abstract

Benih pepaya memiliki perbedaan dengan benih lain, yaitu sewaktu masih dalam buah benih pepaya diselimuti oleh aril (sarcotesta) yang menyebabkan kulit benih sulit ditembus oleh air dan oksigen sehingga benih pepaya memiliki masa dormansi. Untuk mematahkan dormansi benih pepaya perlu dilakukan penghilangan sarcotesta yang menempel pada permukaan benih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi kapur tohor yang terbaik; lama pengeringan yang terbaik; dan interaksi antara konsentrasi kapur tohor dan lama pengeringan terhadap pematahan dormansi benih pepaya. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan petak terbagi (split-plot) dengan 2 faktor. Perlakuan berbagai tingkat lama pengeringan (P) sebagai main plot dengan 3 taraf yaitu (p0) 0 hari, (p1) 2 hari, (p2) 4 hari  dan konsentrasi kapur tohor (K) sebagai sub plot dengan 4 taraf yaitu (k0) 0 g/l, (k1) 20 g/l, (k2) 25 g/l, dan (k3) 30 g/l. Keseluruhan perlakuan ada 12 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi kapur tohor 20 g/l merupakan konsentrasi yang efektif untuk pematahan dormansi benih pepaya dengan tolok ukur daya berkecambah, indeks vigor, dan keserempakan tumbuh, sementara lama pengeringan 2 hari efisien untuk meningkatkan daya berkecambah, indeks vigor, keserempakan tumbuh, dan kecepatan tumbuh.
Pengaruh Campuran Pupuk Organik dan Pupuk Anorganik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Cabai Rawit Pada Tanah Podsolik Merah Kuning WIREN WIREN; DWI ZULFITA; TANTRI PALUPI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.23450

Abstract

Abstrak  Penelitian ini membahas tentang  pengaruh campuran pupuk organik dan pupuk anorganik   terhadap pertumbuhan dan hasil cabai rawit pada tanah podsolik merah kuning. Lokasi penelitian dilaksanakan di desa lembang kecamatan sanggau ledo kabupaten bengkayang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana campuran antara pupuk organik dan pupuk anorganik pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 6 perlakuan campuran pupuk organik dan pupuk anorganik, yaitu p1 = 10kg = 100% pupuk organik, p2 = 8kg + 0,025kg = 80% pupuk organik + 20% anorganik, p3 = 6kg + 0,05kg = 60% pupuk organik + 40% pupuk anorganik, p4 = 4kg + 0,075kg = 40% pupuk organik  + 60% pupuk anorganik, p5 = 2kg + 0,1kg = 20% pupuk organik + 80% pupuk anorganik, p6 = 0,125kg = 100% pupuk anorganik. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali, dan setiap satuan percobaan terdiri dari 5 sampel tanaman. Variabel pada penelitian ini yaitu volume akar, berat kering tanaman, tinggi tanaman, klorofil daun, umur panen, berat buah pertanaman dan jumlah buah pertanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa campuran pupuk organik dan pupuk anorganik dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit dan pada penelitian ini ditemukan perlakuan campuran 60% pupuk organik + 40% pupuk anorganik menunjukkan pertumbuhan dan hasil cabai rawit yang terbaik terhadap semua variabel.
EFFECT OF ORGANIC MATERIAL COMPOSTED BY Trichoderma Spp. TO CHILI PEPPER IN CONTAMINATED MEDIA BY Fusarium oxysporum Aris Setiawan; Fadjar Rianto; Tantri Palupi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.25205

Abstract

ABSTRACT               Chili pepper is one of horticultural crop that is quite important in Indonesia, it has a high economic value. Chili pepper plant productivity tends to fluctuate due to Fusarium wilt disease. This study aims to suppress the development of F. oxysporum disease in chili pepper plant using compost inoculated by Trichoderma spp. which de Decomposers and as biological agent. This research was conducted at Plant Disease Laboratory Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura Pontianak. The experiment ased a randomized block design with 4 treatments: (Trichoderma spp. that has inoculated capability as dissolving cellulosa), (Trichoderma spp. Isolates as antagonists, and mixed two isolates Trichoderma spp. cellulose solvent with antagonist), and Control (EM4 as decomposer). This research is divided into two stages, on nursery and planting in the field. Trichoderma both as decomposer and antagonist treatment can suppress disease incidence at nursery 14.21%. composting give Trichoderma spp. has ent been able to stop the development Fusarium attacks on chili papper although the plant can still produce the fruit.
UJI ADAPTASI BEBERAPA VARIETAS PADI UN GGUL BARU PADA SAWAH TADAH HUJAN RIDWAN RIDWAN; TANTRI PALUPI; FADJAR RIANTO
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.17884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari daya adaptasi dan produksi beberapa varietas padi unggul baru pada sawah tadah hujan. Penelitian dilaksanakan di Desa Sungai Dungun Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat berlangsung dari Desember 2015 sampai April 2016. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok. Perlakuan dalam penelitian terdiri dari 5 jenis varietas padi yakni: A (Inpari 30), B (Inpari 32), C (Inpari 33), D (IPB 3S) dan E (IPB 4S). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali dan setiap unit percobaanterdiri dari 5 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi: tinggi tanaman, jumlah anakan, persentase anakan produktif, panjang malai, bobot 1000 butir, jumlah gabah per malai, persentase gabah bernas per malai, jumlah biji total per rumpun, berat gabah per petakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan dan produksinya yang ditanam tidak optimal dibandingkan dengan deskripsinya yang disebabkan oleh faktor genetik dan factor lingkungan. Kendala yang dihadapi saat melakukan penelitian yaitu serangan hama tikus yang mengakibatkan 3 varietas padi tidak dapat dipanen.     Kata kunci: adaptasi, padi, pertumbuhan, produksi, sawah tadah hujan, varietas unggul baru.
Areca Seed Germination Response Due to Seed Storage and Moisturizing Muh Duwi Lesmana; Tantri Palupi; Elly Mustamir
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.38795

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the response of areca seed germination to the storage and moisturizing time of seeds and to determine the best storage and moisturizing time of areca seed in accelerating the time of germination. This research was conducted in a private land located at Jalan Tanjung Raya 2 East Pontianak, Banjar Serasan Village. This research was conducted from December 9, 2018, until March 20, 2019, starting from seed collection until the end of the study. This study uses a field experiment method with a Completely Randomized Design (CRD) consisting of one factor, namely: P1 = stored for 7 days + moisturized for 4 days, P2 = kept for 7 days + humidified for 6 days, P3 = stored for 14 day + moisturized for 4 days, P4 = stored for 14 days + moisturized for 6 days, P5 = stored for 21 days + moisturized for 4 days, P6 = stored for 21 days + moisturized for 6 days, P7 = stored for 28 days + moisturized for 4 days, P8 = stored for 28 days + moisturized for 6 days, P9 = stored for 35 days + moisturized for 4 days, P10 = stored for 35 days + moisturized for 6 days, P0 = not stored + not moisturized (control), Of the 11 treatments repeated 3 times so that there were 33 experimental units, and each unit used 10 seeds then there were 330 seeds. All seeds will be germinated in a dark condition, except treatment P0. The variables observed were water content (%), vigor index (%), germination (%), growth speed (% / etmal), growth simplicity (%), shoot length (cm), root length (cm). The results of this study showed the response of areca seed germination due to seed storage and moisturizing significantly affected all observed variables, P1 treatment (7 days storage and 4 days moisturized) had the best average treatment results and was more efficient on all observational variables namely vigor index 100%, simultaneity grew 100%, germination capacity of 100%, speed of growing 8.21% / etmal, shoot length 26.00 cm, and root length 22.18 cm. Keywords: Germination, Storage of Seed, Moisturizing of Seed, Areca, Seed.
PENGARUH KONSENTRASI DAN WAKTU PENYEMPROTAN PAKLOBUTRAZOL TERHADAP PERTUMBUHAN PADI BERAS HITAM DI TANAH ALUVIAL Nur Fatimah; Darussalam Darussalam; Tantri Palupi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.162 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.24242

Abstract

Padi beras hitam merupakan salah satu jenis padi yang diketahui memiliki kandungan antosianin yang berguna bagi kesehatan manusia. Kalimantan Barat memiliki varietas lokal yaitu padi beras hitam di Kabupaten Landak daerah Senakin. Budidaya tanaman padi beras hitam di daerah Kalimantan Barat dilakukan dengan sistem sawah dan memiliki tinggi tanaman melebihi 120 cm. Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui interaksi antara konsentrasi dan waktu penyemprotan paklobutrazol terhadap pertumbuhan padi beras hitam dan mengetahui konsentrasi paklobutrazol dengan waktu penyemprotan yang tepat. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial, dimana faktor pertama konsentrasi paklobutrazol yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0 ppm, 50 ppm, 100 ppm dan 200 ppm, faktor kedua waktu penyemprotan paklobutrazol yang terdiri dari 2 taraf yaitu 15 hari dan 30 hari setelah tanam.Parameter yang diamatiyaitu pertambahan tinggi tanaman, kehijauan daun, diameter batang, panjang ruas batang, total luas daun, berat kering tanaman dan berat kering akar. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terjadi interaksi antara konsentrasi dan waktu penyemprotan paklobutrazol terhadap pertumbuhan padi hitam di tanah aluvial. Konsentrasi 100 ppm paklobutrazol menunjukan lebih baik dalam memacu jumlah klorofil daun, diameter batang, panjang ruas batang dan total luas daun.
Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman Ekstrak Rumput Laut Terhadap Viabilitas Benih Sirsak Alfianus Delviandra; Wasi'an Wasi'an Wasi'an; Tantri Palupi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 5, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.16548

Abstract

Benih sirsak merupakan salah satu benih rekalsitran yang memiliki viabilitas rendah dan masa hidup yang pendek apabila kehilangan kadar air awal. Viabilitas benih sirsak dapat  ditingkatkan, salah satunya dengan perendaman ekstrak rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhkonsentrasi ekstrak rumput laut dan lama perendaman terhadap viabilitas benih sirsak serta mengetahui konsentrasi ekstrak rumput laut dan lama perendaman yang terbaik untuk meningkatkan viabilitas benih sirsak. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen rancangan acak lengkap dalam bentuk faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi ekstrak rumput laut dengan 4 taraf yaitu k0 = tanpa ekstrak rumput laut, k1 = 12,5%, k2 = 25%, k3 = 37,5% dan faktor kedua adalah lama perendaman dengan 2 taraf yaitu p1 = 24 jam dan p2 = 48 jam. Setiap perlakuan diulang 4 kali, masing-masing ulangan menggunakan 25 benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak rumput laut yang diberikan dan lama perendaman sudah mampu meningkatkan viabilitas benih sirsak. Konsentrasi ekstrak rumput laut 25% dan lama perendaman 48 jam merupakan kombinasi perlakuan dengan rata-rata tertinggi dalam meningkatkan viabilitas benih sirsak tolok ukur daya berkecambah (81%), indeks vigor (1,93%), keserempakan tumbuh (79%), dan kecepatan tumbuh (2,22%/etmal).   Kata Kunci : benih sirsak, ekstrak rumput laut, konsentrasi, lama perendaman,        viabilitas  
Co-Authors Ade Sagita Wiguna agus ruliyansyah agus ruliyansyah AGUS RULIYANSYAH Agustina Listiawati Ahmad Mulyadi Sirojul Ahmad Mulyadi, S. Si, M. Si Ahmad Mulyadi, S. Si, M. Si Akhmad Fuadi Alfianus Delviandra Alviah, Fajri Ambarwanti, Cahreta AMRAN ISMADI AMRAN ISMADI,M.P ANDRE WINASCO HALOMOAN NABABAN Anjas Anjas, Anjas Aprizkiyandari, Siti ARI KURNIAWAN Ashari, Asri Mulya Asnawati Asnawati ASNAWATI ASNAWATI Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Astina Astina, Astina Aynun Syahira Bahtiar bahtiar Bintoro Bagus Purmono CHANDRA AGROTEKNOLOGI 2014 Cornelius Gery Darusalam . darusalam darusalam Darussalam Darussalam Darussalam Darussalam Darussalam Darussalam, Darussalam Dendri, Dendri Deo Palari Dewi, Jeananda Kusuma Dini Anggorowati Dini Anggorowati Dini Anggorowati DINI ANGGOROWATI Dini Anggorowati Dwi Suprapti Sari Dwi Zulfita dwi zulfita Elly Mustamir Elsa Nurhanian Eni Handayani Eny Widajati Ety Herawati Fadjar Rianto FRANSISKUS DIVANI Gustian Gustian Harum, Dwi Asih Sekar Helda Esteria Octaviani Hosiana Siregar Hidayat - IBNI SAWITRI Ikawati, Ratna Intan Permatasari Ir.Rini Susana,M.Sc, Ir.Rini Susana,M.Sc Irpansyah, Irpansyah Iwan Sasli JANG JOKO Kingkun Karismando kornelia nelis Kosmas Ladora Gase Kukuh Hernowo Kurniawan, Yohanes Jordy Lande, Fresh Lina Lina Lushfieka, Diah mardiansyah mardiansyah Marianus Tomi Mariono, Dominikus Dino Martina Martina Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi Messyana Messyana Muh Duwi Lesmana Muhammad Faizal Muhammad Machmud Nisa, Yaumin nortin . Novita, Devie Nugraha Banu Safitri Nugroho, Muhammad Fikri Nur Fatimah Nurbaiti R Nurhayati Nurhayati Nurjani Pangaribuan, Franky Pitri Jannah Pradana, Gusti Fitrah Prayogi Prayogi Prihatini, Pipit Purba, Yohanda Samuel Purwaningsih - Purwaningsih Purwaningsih Purwaningsih Purwaningsih RAHMA YUNIARTI Rahmat Rahmat Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Ramadania Ramadania, Ramadania Ramanda, Rika Fitry RESTU NURKHAMDANI Ridwan Ridwan Rini Susana Riris, Riris Rita Kurnia Apindiati Riten, Arif Rahman Rizqi Norma Sari Rossalinda, Berliana Safara Safara, Safara Sahwaldi, Sahwaldi Salsabila, Unik Hanifah Satrias Ilyas SATRIYAS ILYAS Sholeha Sholeha Simbolon, Marini Siti Aprizkiyandari, Nurul Qomariyah, Shantika Martha, Siti Hadijah Siti Hadijah Siti Nur Rahma Sodiqin Sodiqin Sri Rahayu Sunardi Sunardi Surachman Surachman Syafiuddin, Wasi'an Tariyanti Tariyanti TIWI SUSANTI tri norhayanti TRIS HARIS RAMADHAN Turu, Selfiandri Bero VENLIANUS TAPANG Wasi'an Wasi'an WASI'AN WASI'AN WASI'AN WASI'AN Wasi'an Wasi'an Wasi'an Wasi'An Wasian - Wasian syafiudin Wasian Wasian Wasian Wasian Dr,Ir.H.Wasi'an,MS Wasi’an, Wasi’an Wilhelmina Arini WIREN WIREN yanto, meggi Yelsi Masangge Yulius Heli Yuniarti Yuniarti Yuniarti, Fitria