Claim Missing Document
Check
Articles

Karaktersisasi Morfologi Beberapa Padi Lokal Di Kabupaten Kubu Raya TIWI SUSANTI; Tantri Palupi; - Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ciri atau karakter morfologi beberapa padi lokal Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan motode deskriptif kualitatif. Terdapat 5 jenis padi local yaitu padi Jarum Mas, padi Siam, padi Selutut, padi Ketumbar, padi Hitam. Setiap jenis tanaman padi lokal diulang sebanyak 3 kali, dan setiap ulangan terdiri dari 9 sampel yang diamati pada setiap variable pengamatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Karakter Morfologi padi lokal Kubu Raya yang memiliki banyak kemiripan yaitu padi lokal Jarum Mas, Siam, dan Ketumbar. Kemiripan sifat tersebut dapat dilihat pada beberapa karakter morfologi seperti tinggi bibit, panjang daun, lebar daun, permukaan daun, sudut daun bendera, warna leher daun, warna pelepah daun, bentuk lidah, sudut batang, umur berbunga, tipe malai, keluarnya malai, tinggi tanaman, umur tanaman, anakan produktif dan gabah/malai. Padi lokal Selutut dan Hitam memiliki kemiripan karakter paling sedikit dengan padi lokal Jarum Mas, Siam, dan Ketumbar.Karakter tersebutmeliputi tinggi bibit, lebar daun, waktu berbunga, warna ujung gabah, tinggi tanaman, umur tanaman, jumlah gabah/malai, dan bobot 100 butir.   Kata Kunci: karakterisasi, morfologi, padi lokal, Kubu Raya
RESPON BEBERAPA VARIETAS PADI LOKAL TERHADAP CEKAMAN SALINITAS PADA FASE PEMBIBITAN mardiansyah mardiansyah; Tantri Palupi; Maulidi Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.997 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25222

Abstract

Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan makanan pokok di Indonesia yang kebutuhannya selalu meningkat. Peningkatan produksi padi dapat dilakukan dengan usaha ekstensifikasi pada lahan marginal salah satunya lahan pasang surut perlu dilakukan dikarenakan lahan produktif semakin berkurang. Permasalahan utamanya pada lahan pasang surut adalah pertumbuhan tanaman mengalami gangguan akibat cekaman salinitas. Penggunaan varietas toleran terhadap cekaman salinitas. Varietas padi toleran mampu tumbuh dengan baik dibanding varietas padi peka cekaman salinitas.Penelitian ini bertujuan untuk melihat respon varietas padi lokal yang toleran terhadap cekaman salinitas pada fase pembibitan. Penelitian dimulai dari bulan September sampai November 2017 bertempat di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok faktor tunggal yaitu 10 varietas padi (8 varietas padi lokal dan 2 varietas padi unggul). Perlakuan yang digunakan adalah A=Tamsere, B=Ketumbar, C=Kristan, D=Asmo, E=Ringkak Semut, F=Banjar, G=Brantas, H=Dewi Ratih, I=Cisadane Dan J=Ciherang. Variabel pengamatan terdiri dari skoring toleransi bibit secara visual terhadap kerusakan daun serta pengamatan karakteristik agronomi bibit yaitu tinggi bibit (cm), panjang akar (cm), jumlah anakan (batang), berat kering tajuk (g) dan berat kering akar (g).Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Tamsere, Ketumbar, Kristan, Asmo, Ringkak Semut, Banjar, Brantas dan Cisadane termasuk kategori toleran dan varietas Dewi Ratih dan Ciherang termasuk kategori moderat toleran berdasarkan skoring menggunakan standar evaluasi dari IRRI (2003).
RESPON PADI LOKAL KABUPATEN KETAPANG TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN PADA FASE PERKECAMBAHAN IBNI SAWITRI; TANTRI PALUPI; AGUS RULIYANSYAH
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.17951

Abstract

Padi merupakan tanaman pangan utama di Indonesia. Terdapat 4 varietas padi lokal di Kabupaten Ketapang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon padi lokal Kabupaten Ketapang terhadap cekaman kekeringan pada fase perkecambahan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan parameter pengamatan daya berkecambah (%), indeks vigor (%), kecepatan tumbuh (%/etmal), panjang akar (cm), panjang plumula (cm) dan berat kering kecambah normal (g). Polyethylen glycol (PEG) 6000 20% digunakan untuk simulasi cekaman kekeringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon terhadap cekaman kekeringan hanya pada panjang akar, dengan rerata  panjang akar hanya berkisar 0,2 cm (varietas lokal) sampai 1,4 cm (varietas nasional).
VEGETATIVE PHASE CHARACTERISTIC OF TABAH VARIETY OF BLACK RICE GROWN IN RED-YELLOW PODSOLIC SOIL COMBINE WITH ORGANIC MATERIALS RAHMA YUNIARTI; Wasi'an Wasi'an; Tantri Palupi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.20743

Abstract

The rice plant (Oryza sativa L.) is a rice-producing crop which is very important for the people of Indonesia, because most of the Indonesian population consuming rice as main food. Black rice contain a higher iron than white and brown rice. Black rice could increased body resistance to disease, improves liver cell damage, prevents kidney dysfunction, prevents cancer, slows aging, as antioxidants, cleans cholesterol in the blood and prevents anemia. The objective of this research was to obtain information on vegetative stage characteristics of black rice which treated with organic material on Red-Yellow Podsolic (RYP) soil. It also to understand the effect of organic material addition to the phenotypic phenotype phases of vegetative rice of black rice of Tabah variety. This study used a Completly Randomized Design (CRD) consisting of 6 levels i.e A = 0% (without inorganic), B = 100% cow compost, C = 75% cow compost + 25% Chicken manure, D = 50% cow compost + 50% Chicken manure, E = 25% cow compost + 75% chicken manure, F = 100% chicken manure. Each treatment consisted of 4 replications and each replication consisted of 4 samples. The study was conducted in experimental garden of Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak. This research obtained 13 character of Vegetative phases of black rice of Tabah. Qualititative characters of black rice at vegetative phase of of Tabah rice was not signivicantly different in all treatments. Various combinations of organic materials significantly affect the high character of seedlings, vegetative phase height, leaf length, leaf width and angle rods in black rice Stout.
SOME RESPONSE OF CORN VARIETY ON ALUMINUM POISONING IN ADDITIONAL PHASE Deo Palari; Tantri Palupi; Darussalam Darussalam
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36743

Abstract

Natural factors that often become obstacles in corn production are aluminum (Al) poisoning. Al poisoning is a major limiting factor for plant growth and yield, especially corn plants on dry land that reacts sourly in wet tropical regions.  One other alternative that can be done is by using varieties that are well-adapted to the conditions of Al poisoning. Testing of varieties that are resistant to aluminum poisoning can be obtained by testing the germination phase. That’s phase is a fast alternative because it does not require a long time and environmental conditions can be compared to testing until the vegetative and generative phases.This study aims ware to determine the response of several maize varieties on the germination phase of aluminum poisoning. This research was conducted in June 2019 at the Laboratory of Agronomy and Climatology at the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak. The experiment used in this study was a single randomized complete design of 5 maize varieties. The treatments used were A = Lamuru, B = Bay Bayur, C = Yellow Srikandi, D = Sukmaraga, E = Bhishma. Observation variables consisted of water content (%), germination (%), vigor index (%), growth rate (% / etmal), root length (cm), plumula length (cm) and normal seed dry weight (g).The results showed that the results of diversity analysis showed that several maize varieties in aluminum stress significantly affected the variable root length and normal seed dry weight, but it did not significantly affect the germination power, index vigor, growth speed, and length of the plumula. Keywords: aluminum, corn, germination
PENGARUH Osmoconditioning DENGAN LARUTAN PEG (Polyethylene Glycol) 6000 TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH PADI YANG TELAH MENGALAMI KEMUNDURAN Rizqi Norma Sari; Tantri Palupi; Wasi'an Wasi'an
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42125

Abstract

Benih yang telah mengalami penurunan viabilitas dan vigornya apabila digunakan dalam usaha budidaya tanaman akan memberikan pertumbuhan dan daya tumbuh (viabilitas) yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama perendaman PEG 6000 terhadap viabilitas dan vigor benih padi yang telah mengalami kemunduran. Jenis padi yang digunakan yaitu padi unggul varietas Mekongga. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 9 perlakuan dengan 3 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 2 sampel. Terdapat 9 perlakuan yang diberikan yaitu kontrol, 5% PEG 6000 selama 12 jam, 5% PEG 6000 selama 24 jam, 10% PEG 6000 selama 12 jam, 10% PEG 6000 selama 24 jam, 15% PEG 6000 selama 12 jam, 15% PEG 6000 selama 24 jam, 20% PEG 6000 selama 12 jam, 20% PEG 6000 selama 24 jam. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi kadar air, indeks vigor, keserempakan tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, panjang akar, panjang plumula, dan berat kering kecambah normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian osmoconditioning PEG 6000 mampu meningkatkan viabilitas dan vigor benih padi yang telah mengalami kemunduran  dengan tolok ukur peningkatan daya berkecambah hingga 22,85% dan vigor 23,33%. Perlakuan Osmoconditioning PEG 6000 dengan konsentrasi 5 - 20% selama 12 - 24 jam efektif dalam meningkatkan viabilitas dan vigor benih padi yang telah mengalami kemunduran.Kata Kunci: padi, PEG 6000, osmoconditioning , viabilitas, vigor. 
PENINGKATAN VIABILITAS BENIH LENGKENG YANG TELAH DISIMPAN DENGAN MENGGUNAKAN MOISTURIZING KNO3 ANDRE WINASCO HALOMOAN NABABAN; DINI ANGGOROWATI; TANTRI PALUPI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.6966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh moisturizing KNO3 dalam meningkatkan  viabilitas benih lengkeng yang sudah mengalami penyimpanan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Agronomi dan Klimatologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Waktu penelitian selama 2 bulan. Penelitian ini menggunakan percobaan dengan pola  Rancangan Acak Lengkap (RAL) tunggal yang terdiri 7 perlakuan dengan 4 ulangan, setiap perlakuan terdiri dari 20 benih lengkeng. Perlakuan  A            ( Kontrol simpan tanpa moisturizing ), B ( Kontrol moisturizing aquades ), C ( Moisturizing KNO3 1 %), D  ( Moisturizing KNO3 2 %), E  ( Moisturizing KNO3 3 %), F ( Moisturizing KNO3 4 %),    T  ( Kontrol langsung tanam tanpa disimpan ) .Variabel yang diamati dalam penelitian ini, yaitu kadar air, daya berkecambah, keserempakan tumbuh, kecepatan tumbuh, indeks vigor. Perlakuan dengan cara moisturizing menggunakan KNO3 mulai dari konsentrasi 2%  sudah mampu untuk meningkatkan DB, KCT, KST terhadap benih lengkeng yang sudah disimpan selama dua hari . Moisturizing KNO3 dengan konsentrasi 2% efektif dalam meningkatkan KST benih, konsentrasi 3% efektif meningkatkan DB, KCT. Semua cara Moisturizing dapat meningkatkan KA benih lengkeng yang telah disimpan selama dua hari.   Kata kunci: Benih lengkeng, Kelembaban,Konsentrasi KNO3, Lama penyimpanan
pengaruh media dan periode simpan terhadap viabilitas benih kedelai martina martina; Tantri palupi; Dini anggorowati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7453

Abstract

ABSTRAK   Benih kedelai merupakan salah satu benih ortodok yang bisa dikeringkan sampai pada kadar air dibawah 10% dan bisa disimpan dalam waktu yang lama. Proses penurunan viabilitas benih akan berjalan dengan cepat jika benih tidak disimpan dengan baik. Usaha dalam mengurangi kemunduran benih tersebut dapat dilakukan dengan perlakuan penyimpanan. Penelitian ini disusun menggunakan rancangan petak terbagi dengan perlakuan petak utama adalah media simpan yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu botol kaca, aluminium foil, polietilen, dan kain belacu dan anak petaknya adalah periode simpan yaitu minggu ke-1 sampai ke-11. Setiap perlakuan terdiri dari tiga ulangan dan setiap ulangan terdiri dari dua sampel.Variabel pengamatan terdiri dari kadar air, daya kecambah, indek vigor, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh, berat kering kecambah normal dan laju perkecambahan. Hasil penelitian terjadi interaksi antara media dan periode simpan pada variabel indeks vigor, kadar air, berat kering kecambah normal dan laju pertumbuhan kecambah. Semua media simpan mampu mempertahankan daya kecambah diatas 80% selama periode simpan 11 minggu. Botol kaca adalah  media terbaik untuk penyimpanan benih kedelai selama 11 minggu.   Kata Kunci : Kedelai, Media, Periode simpan, Viabilitas
Karakterisistik Pertumbuhan Vegetatif Padi Beras Hitam (Podi Itam) Asal Simpang Hulu Kabupaten Ketapang FRANSISKUS DIVANI; DARUSALAM DARUSALAM; TANTRI PALUPI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.44878

Abstract

Karakteristik Padi Beras Hitam Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang belum teridentifikasi dengan baik, maka perlu pengembangan lebih lanjut sebagai varietas padi lokal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakter morfologi pertumbuhan padi beras hitam (podi itam) pada fase vegetatif yang ada di Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang. Penelitian ini dilaksanakan dilahan sawah tadah hujan Sui Raya Dalam, Kab. Kubu Raya dimulai pada tanggal 15 Maret sampai 17 Juli 2020. Pada pengamatan karakteristik tanaman mengunakan 100 sampel tanaman dengan jarak tanam 25 x 30 cm. Hasil dari penelitian menunjukkan rata-rata tinggi bibit yaitu 39,29 cm, panjang daun 59,27 cm,lebar daun 1,76 cm, permukaan daun yang tidak berambut, sudut daun bendera 37,65°, warna leher daun yang berwarna hijau muda, warna helain daun Green Group 143 C, warna pelepah berwarna Green Group 143 B, bentuk lidah daun 2-cleft, warna lidah daun Yellow Green Group 145 A, tinggi tanaman berkisar 141,55 cm, jumlah anakan 14, dan sudut batang yaitu 42°.   
PENINGKATAN VIABILITAS DAN VIGOR BENIH PORANG MELALUI BERBAGAI MEDIA MATRICONDITIONING Helda Esteria Octaviani Hosiana Siregar; Tantri Palupi; Agus Ruliyansyah
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 11, No 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i3.57623

Abstract

Porang (Amorphophallus onchophyllus) adalah komoditi tanaman yang termasuk ke dalam famili Araceae dan merupakan tumbuhan semak (herba) dengan umbi tunggal di dalam tanah. Tanaman porang saat ini sedang eksis karena khasiatnya sehingga banyak dicari, banyak orang berlomba-lomba menanamnya karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Secara generatif perkembangbiakan porang dapat menggunakkan biji atau buah. Benih tanaman porang mengalami masa istirahat/dormansi selama 1-2 bulan sejak mulai memasuki musim tanam, selain itu pertumbuhannya tidak seragam, untuk mengatasi hal tersebut tanaman porang diperlukan perlakuan khusus untuk meningkatkan viabilitas dan vigor benih porang. Meningkatkan viabilitas dan vigor benih dapat diusahakan dengan memaksimalkan perlakuan matriconditioning, adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui media matriconditioning yang terbaik dalam meningkatkan viabilitas dan vigor benih porang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor yang diteliti adalah Media Matriconditioning, terdiri dari 4 perlakuan diulang sebanyak 6 kali. Perlakuan dimaksud adalah: A= Kontrol (tanpa perlakuan), B= 10 biji porang + 1,7 gr abu kayu + 0,6 ml air, C= 10 biji porang + 1 gr abu sekam padi  + 0,6 ml air, D= 10 biji porang + 1 gr abu tempurung kelapa + 0,5 ml air. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan berbagai media matriconditioning terhadap perkecambahan benih porang tidak memberikan pengaruh nyata pada variabel indeks vigor, keserempakan tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, dan panjang radikula, tetapi hanya berpengaruh nyata terhadap variabel panjang plumula yaitu pada perlakuan kontrol, abu kayu halus + air, abu sekam padi halus + air berbeda nyata dengan perlakuan abu tempurung kelapa + air. Sehingga hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa belum ditemukan media matriconditioning terbaik untuk meningkatkan viabilitas dan vigor benih porang. Hal ini disebabkan karena perlakuan yang diberikan pada benih porang kurang tepat, benih yang digunakan sudah memasuki waktu untuk berkecambah, sehingga memberikan respon yang sama bagi semua perlakuan.Kata kunci: Abu kayu, Abu sekam padi, Abu tempurung kelapa, Matriconditioning, Porang
Co-Authors Ade Sagita Wiguna AGUS RULIYANSYAH agus ruliyansyah agus ruliyansyah Agustina Listiawati Ahmad Mulyadi Sirojul Ahmad Mulyadi, S. Si, M. Si Ahmad Mulyadi, S. Si, M. Si Akhmad Fuadi Alfianus Delviandra Alviah, Fajri Ambarwanti, Cahreta AMRAN ISMADI AMRAN ISMADI,M.P ANDRE WINASCO HALOMOAN NABABAN Anjas Anjas, Anjas Aprizkiyandari, Siti ARI KURNIAWAN Ashari, Asri Mulya Asnawati Asnawati ASNAWATI ASNAWATI Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Astina Astina, Astina Aynun Syahira Bahtiar bahtiar Bintoro Bagus Purmono CHANDRA AGROTEKNOLOGI 2014 Cornelius Gery Darusalam . darusalam darusalam Darussalam Darussalam Darussalam Darussalam Darussalam Darussalam, Darussalam Dendri, Dendri Deo Palari Dewi, Jeananda Kusuma DINI ANGGOROWATI Dini Anggorowati Dini Anggorowati Dini Anggorowati Dini Anggorowati Dwi Suprapti Sari Dwi Zulfita dwi zulfita Elly Mustamir Elsa Nurhanian Eni Handayani Eny Widajati Ety Herawati Fadjar Rianto FRANSISKUS DIVANI Gustian Gustian Harum, Dwi Asih Sekar Helda Esteria Octaviani Hosiana Siregar Hidayat - IBNI SAWITRI Ikawati, Ratna Intan Permatasari Ir.Rini Susana,M.Sc, Ir.Rini Susana,M.Sc Irpansyah, Irpansyah Iwan Sasli JANG JOKO Kingkun Karismando kornelia nelis Kosmas Ladora Gase Kukuh Hernowo Kurniawan, Yohanes Jordy Lande, Fresh Lina Lina Lushfieka, Diah mardiansyah mardiansyah Marianus Tomi Mariono, Dominikus Dino Martina Martina Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi Messyana Messyana Muh Duwi Lesmana Muhammad Faizal Muhammad Machmud Nisa, Yaumin nortin . Novita, Devie Nugraha Banu Safitri Nugroho, Muhammad Fikri Nur Fatimah Nurbaiti R Nurhayati Nurhayati Nurjani Pangaribuan, Franky Pitri Jannah Pradana, Gusti Fitrah Prayogi Prayogi Prihatini, Pipit Purba, Yohanda Samuel Purwaningsih - Purwaningsih Purwaningsih Purwaningsih Purwaningsih RAHMA YUNIARTI Rahmat Rahmat Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Ramadania Ramadania, Ramadania Ramanda, Rika Fitry RESTU NURKHAMDANI Ridwan Ridwan Rini Susana Riris, Riris Rita Kurnia Apindiati Riten, Arif Rahman Rizqi Norma Sari Rossalinda, Berliana Safara Safara, Safara Sahwaldi, Sahwaldi Salsabila, Unik Hanifah Satrias Ilyas SATRIYAS ILYAS Sholeha Sholeha Simbolon, Marini Siti Aprizkiyandari, Nurul Qomariyah, Shantika Martha, Siti Hadijah Siti Hadijah Siti Nur Rahma Sodiqin Sodiqin Sri Rahayu Sunardi Sunardi Surachman Surachman Syafiuddin, Wasi'an Tariyanti Tariyanti TIWI SUSANTI tri norhayanti TRIS HARIS RAMADHAN Turu, Selfiandri Bero VENLIANUS TAPANG Wasi'an Wasi'an WASI'AN WASI'AN WASI'AN WASI'AN Wasi'an Wasi'an Wasi'an Wasi'An Wasian - Wasian syafiudin Wasian Wasian Wasian Wasian Dr,Ir.H.Wasi'an,MS Wasi’an, Wasi’an Wilhelmina Arini WIREN WIREN yanto, meggi Yelsi Masangge Yulius Heli Yuniarti Yuniarti Yuniarti, Fitria