Claim Missing Document
Check
Articles

KETIDAKADILAN TERHADAP PEREMPUAN DALAM NASKAH MONOLOG BALADA SUMARAH KARYA TENTREM LESTARI DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Saerang, Syefiorita Angela; Polii, Intama J.; Pangemanan, Nontje J.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 4 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/5z49hf46

Abstract

Naskah monolog Balada Sumarah karya Tentrem Lestari, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1999 dan direvisi pada tahun 2004, mengangkat tema dendam serta menggambarkan ketidakadilan yang dialami perempuan melalui diskriminasi, kekerasan, dan marginalisasi tokoh Sumarah. Oleh karena itu, naskah ini relevan dikaji dalam pembelajaran sastra di SMA untuk menumbuhkan kesadaran kritis siswa terhadap isu gender dan keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk ketidakadilan gender yang ditampilkan dalam naskah monolog Balada Sumarah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis), dengan sumber data berupa naskah monolog Balada Sumarah karya Tentrem Lestari. Proses analisis meliputi kegiatan membaca, mencatat data, membaca ulang, mengklasifikasikan, mendiskusikan, menyajikan data, serta menarik kesimpulan. Kerangka teori yang digunakan adalah feminisme Geofe, yang memandang feminisme sebagai gerakan terorganisasi untuk memperjuangkan hak dan kepentingan perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakadilan gender dialami tokoh Sumarah dalam berbagai bentuk, yaitu marginalisasi, subordinasi, stereotip negatif, kekerasan fisik dan psikis, pelecehan, serta beban kerja berlebihan tanpa upah. Tokoh Sumarah digambarkan sebagai sosok perempuan yang kompleks, menjadi korban peristiwa sejarah besar, namun tetap menunjukkan keteguhan dan kekuatan. Implikasi penelitian ini dalam pembelajaran sastra pada Kurikulum Merdeka adalah menumbuhkan kesadaran siswa terhadap isu sosial, khususnya kekerasan terhadap perempuan dan anak akibat budaya patriarki, serta mendorong siswa untuk menghormati hak asasi manusia dan menolak segala bentuk kekerasan dan objektifikasi terhadap perempuan.
KAJIAN NILAI SOSIAL BUDAYA DALAM CERITA RAKYAT SANGIHE DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA Musa, Jein Enjelina; Palar, Wimsje Revlin; Polii, Intama J.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 4 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/2bpbx608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan nilai-nilai sosial budaya dalam cerita rakyat Sangihe serta mengkaji implikasinya terhadap pembelajaran sastra. Cerita rakyat dipandang sebagai media penting dalam memahami dan menginternalisasi nilai-nilai sosial budaya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data berupa dua cerita rakyat Sangihe, yaitu Tiga Kesatria dari Dagho dan Penyesalan Gumansalangi. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dengan teknik pencatatan (note-taking) terhadap sumber-sumber relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) serta didukung oleh teori nilai sosial Talcott Parsons tentang empat fungsi dasar sistem sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua cerita rakyat tersebut mengandung berbagai nilai sosial budaya, antara lain keberanian, semangat, penghargaan terhadap diri sendiri, ketenangan hidup, kepatuhan, pantang menyerah, kegigihan, cinta damai, kasih sayang, keadilan, kebijaksanaan, kebaikan hati, pemberian nasihat, kesadaran akan kesalahan, menepati janji, patuh kepada orang tua, kepedulian terhadap sesama, kesabaran, keluhuran budi, dan sikap meminta maaf. Cerita rakyat Sangihe memiliki potensi sebagai media pembelajaran sastra di sekolah untuk membentuk karakter siswa, meningkatkan apresiasi sastra, keterampilan berbahasa, serta mengenalkan budaya lokal. Materi pembelajaran dapat mencakup analisis struktur cerita, identifikasi nilai-nilai sosial budaya, dan diskusi reflektif. Dengan demikian, cerita rakyat Sangihe dapat berperan penting dalam penanaman nilai-nilai sosial budaya dan penguatan karakter peserta didik sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
PEMANFAATAN MEDIA GAMBAR DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NARASI SUGESTIF: STUDI TERHADAP SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 4 BITUNG Giombalang, Anastasya Claracita; Meruntu, Oldie S.; Polii, Intama J.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 6 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/bzhjza34

Abstract

Media gambar berperan penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMP, dan penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitasnya dalam pembelajaran menulis teks narasi sugestif. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif, penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 4 Bitung pada tahun ajaran 2024/2025 (Maret-April 2025) dengan melibatkan 23 siswaa kelas VII. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan tes, diikuti analisis data deskriptif kuantitatif serta kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum menggunakan media gambar, kemampuan siswa kelas VII dalam menulis cerpen teks narasi sugestif rata-rata nilai 30,6%, dikategorikan tidak mampu, dengan nilai bervariasi dari 4% hingga 52%. Setelah pembelajaran dengan bantuan media gambar, nilai rata-rata meningkat menjadi 83,8%, dikategorikan mampu, dengan rentang nilai 72% hingga 92%. Observasi selama proses pembelajaran mengungkapkan bahwa sebagian besar siswa merespons positif, lebih memperhatikan materi. Penelitian ini menunjukkan penggunaan media gambar terbukti efektif dalam memaksimalkan kemampuan menulis cerpen siswa.
TRADISI BERSYUKUR PADUNGKU SEBAGAI KEARIFAN DAERAH MASYARAKAT ETNIK PAMONA POSO DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN SASTRA DAERAH Banatau, Vinca Evalda; Katuuk, Kamajaya Al; Polii, Intama Jemy
KOMPETENSI Vol. 3 No. 11 (2023): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v3i11.6737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1 menemukan dan mendeskripsikan tahapan tahapan yang harus dilalui oleh masyarakat etnik Pamona Poso sebelum memasuki masa panen raya Padungku< em> 2 mendeskripsikan nilai nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi Padungku< em> dan 3 mendeskripsikan implikasi dari tradisi Padungku< em> terhadap pembelajaran sastra daerah Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan dua tokoh adat Pamona Poso dari desa Kasiguncu sebagai sumber data Penelitian ini dilaksanakan melalui teknik wawancara observasi dan dokumentasi dengan analisis isi sebagai teknik analisis data Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan tahapan yang dilalui oleh masyarakat Pamona Poso sebelum memasuki masa panen raya Padungku< em> melibatkan prosesi awal seperti Mesale< em> Molanggo< em> mosangki< em> mangore dan mencapai tahap akhir pada Padungku< em> Selain itu nilai nilai kearifan daerah yang terkandung dalam tradisi ini mencakup nilai religi nilai kebersamaan atau gotong royong dan nilai toleransi Implikasi dari tradisi Padungku< em> terhadap pembelajaran sastra daerah adalah peningkatan wawasan dan pengetahuan mengenai makna sebuah tradisi Tradisi ini tidak hanya dirayakan melainkan juga melibatkan prosesi yang kaya makna Oleh karena itu penting untuk mengemasnya dalam sebuah tulisan komprehensif agar keberadaan tradisi Padungku< em> dikenal oleh masyarakat Pamona Poso dan dapat diajarkan sebagai referensi pembelajaran sastra daerah Hal ini dapat dilakukan sedini mungkin untuk mendukung pelestarian tradisi tersebut < p>
MAKNA RUMAGIS WALE ADAT ETNIS TOMBULU DESA KEMBES DAN IMPLIKASINYA TERHADAP GENERASI MUDA Lengkong, Atika Andreyna; Polii, Intama J.; Wantania, Theresye
KOMPETENSI Vol. 4 No. 10 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/60hvfa58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna rumagis wale < em>dari aspek tuturan dalam bentuk doa meliputi: makna budaya makna religius makna bahasa adat etnis Tombulu di Desa Kembes Mendeskripsikan implikasi hasil penelitian makna rumagis wale< em> terhadap generasi muda Penelitian ini menggunakan metode kualitatif Untuk mengumpulkan data maka digunakan teknik observasi teknik wawancara mendalam dan teknik analisis data Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa dalam makna rumagis wale< em> dari aspek tuturan dalam bentuk doa terdapat 3 makna yaitu makna budaya makna religius dan makna bahasa Berdasarkan hasil analisis makna budaya rumagis wale< em> dari aspek tuturan dalam bentuk doa yaitu manusia di beri akal yang sehat untuk berpikir bahwa manusia hidup membutuhkan sebuah rumah Makna religius rumagis wale< em> mengandung makna tentang permohonan untuk memberkati tanah yang akan dibangun rumah Dan makna bahasa rumagis wale< em> mengandung makna penyembahan kepada Maha Kuasa karena Dialah yang berkuasa atas bumi ini dan pemilik hidup Implikasi hasil penelitian ini memberikan kontribusi bagi pembelajaran sastra daerah di sekolah dan juga pada generasi muda yang ada di desa Kembes < p>
ANALISIS KARAKTER TOKOH UTAMA DALAM NOVEL PANGGIL AKU KARTINI SAJA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER DAN IMPLIKASINYA BAGI PENDIDIKAN KARAKER SISWA DI SEKOLAH Metekohi, Indah Syaloom; Polii, Intama Jemy; Meruntu, Oldie Stevie
KOMPETENSI Vol. 3 No. 12 (2023): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v3i12.7646

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakter tokoh utama dalam novel < strong>Panggil Aku Kartini Saja< em> karya Pramoedya Ananta Toer dan implikasinya bagi pendidikan karakter siswa Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif Novel Panggil Aku Kartini Saja< em> Karya Pramoedya Ananta Toer adalah sumber data utama dalam penelitian ini Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka library research< em> dan analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi content analisys< em> Penelitian ini dilaksanakan dengan prosedur sebagai berikut: 1 Membaca teks novel Panggil Aku Kartini Saja< em> Karya Pramoedya Ananta Toer; 2 Memberi kode dengan cara menggarisbawahi aspek aspek yang berkaitan dengan masalah yang diteliti; 3 Membuat konsep berdasarkan kode kode yang telah digaris bawahi; dan 4 Menyimpulkan Hasil penelitian menunjukkan tokoh utama dalam novel Kartini memiliki karakter : jujur menghormati menghargai dan membanggakan leluhur toleransi terhadap umat beragama demokratis kesetaraan kesamaan dan kekeluargaan peduli terhadap rakyat merakyat membanggakan orang tua belajar dalam pingitan memiliki jiwa yang agung mengagungkan kemampuan menjunjung tinggi kesusilaan dan peradaban suka membaca religious rela berkorban pantang menyerah Implikasinya dalam rangka pembentukan karakter siswa adalah siswa dapat diajarkan tentang menghargai dan menghormati orang tua siswa diajarkan untuk tetap semangat dalam menghadapi kehidupan apapun rintanganya; siswa dapat mencontohi Kartini melalui kehidupan toleransi antar umat beragama saling menghargai saling menghormati; siswa dapat berpendapat dengan mengemukakan alasan alasan yang logis; siswa diajarkan untuk dapat hidup dalam suasana demokratis kesetaraan kesamaan saling menghargai dan hidup dalam suasana kekeluargaan < p>
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FILM DI BAWAH UMUR KARYA ERISCA FEBRIANI DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA Litod, Atika; Al Katuuk, U. M. Kamajaya; Polii, Intama Jemy
KOMPETENSI Vol. 4 No. 1 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i1.7658

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam film Di Bawah Umur< em> dan implikasinya bagi pembelajaran sastra di tingkat SMP Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak catat note taking terhadap dialog dialog dan adegan adegan dalam film Di Bawah Umur < em>karya Erisca Febriani sebagai sumber data utama dalam penelitian ini Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara desrkiptif Hasil Penelitian menunjukkan adanya 6 nilai pendidikan karakter: 1 Jujur 2 Disiplin 3 Percaya Diri 4 Bertanggungjawab 5 Kerja keras dan 6 Bergaya hidup sehat Adapun implikasinya terhadap pembelajaran sastra dilihat dari nilai pendidikan karakter yang telah diteliti peneliti menemukan bahwa film menjadi media yang efektif dalam pembelajaran sastra sehingga dapat membangun nilai pendidikan karakter yang positif < p>
ANALISIS NILAI NILAI DIDAKTIS DALAM LIRIK LAGU DAERAH BATAK KARO: SEBUAH KAJIAN TERHADAP LIRIK LAGU DALAM KUMPULAN LAGU PISO SURIT KARYA PROF DR HENRY GUNTUR TARIGAN Ginting, Dimas Setiawan; Polii, Intama Jemy; Sepang, Elvie Agustina
KOMPETENSI Vol. 4 No. 1 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i1.7752

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis nilai nilai didaktis dalam lirik lagu daerah Batak Karo Secara spesifik kajain ini dikhususkan pada nilai nilai didaktis dalam kumpulan lagu Piso Surit< em> karya Prof Dr Henry Guntur Tarigan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif Analisis kumulatif digunakan untuk mengumpulkan data penelitian 4 lirik lagu Batak Karo dalam buku kumpulan lagu Piso Surit < em>menjadi sumber data utama dalam penelitian ini Lagu lagu tersebut adalah Simulih karaben< em> Sue sue < em> Didong didong Padang Sambo< em> dan Andiko Alena< em> Sumber data utama juga didukung dengan berbagai data sekunder seperti buku buku laporan riset yang relevan dan berbagai artikel ilmiah dari berbagai jurnal ilmiah Data yang diperoleh kemudian dianalsis secara deskriptif Hasil penelitian menunjukkan bawah lagu lagu dalam buku kumpulan lagu Piso Surit < em>adalah karya Djaka Depari Lirik lirik lagu yang diteliti secara umum mengandung nilai nilai didaktis yang mencerminkan budaya masyarakat Karo Nilai nilai tersebut meliputi nilai toleransi nilai empati nilai kejujuran dan nilai kesejatian Nilai nilai tersebut juga menjadi pelajaran hidup yang penting bagi masyarakat Karo maka melestarikan lagu lagu tradisional Batak Karo dan liriknya bukan hanya soal pelestarian budaya tetapi juga proses mengajarkan pelajaran hidup yang berharga bagi masyarakat Karo < p>
PEMERTAHANAN BAHASA PONOSAKAN PADA KALANGAN REMAJA DI DESA BELANG KECAMATAN BELANG Manoso, Gamar N.; Wengkang, Thelma I. M.; Polii, Intama J.
KOMPETENSI Vol. 4 No. 1 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i1.7838

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemertahanan bahasa Ponosakan di kalangan remaja di Desa Belang Kecamatan Belang Penelitian ini juga dirancang untuk menganalisis faktor faktor yang mempengaruhi menurunnya penggunaan bahasa Ponosakan pada kalangan remaja di Desa Belang Kecamatan Belang Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara dilakukan terhadap remaja yang tinggal di Desa Belang sebagai informan yang kedua teknik observasi dengan mengamati penggunaan bahasa Ponosakan pada kalangan remaja yang menggunakan bahasa Ponosakan di Desa Belang dan terakhir teknik angket dengan memberi daftar pertanyaan yang akan diisi oleh informan Penelitian ini dilakukan pada 10 remaja di Desa Belang Hasil penelitian ini menunjukan bahasa Ponosakan masih bertahan dengan persentase 40 dari 10 informan Sementara itu pergeseran dengan parsentase 60 dari 10 informan Adapun faktor yang mempengaruhi pemertahanan bahasa Ponosakan adalah globalisasi kebijakan pemerintah sumber daya manusia perkawinan campuran dan migrasi ketiadaan Aksara Bahasa Ponosakan tidak memiliki aksara bahasa tersendiri < p>
KAJIAN STRUKTURAL TERHADAP ISI CERPEN ADA YANG MENANGIS SEPANJANG HARI DAN KARTU POS DARI SURGA KARYA AGUS NOOR DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI TINGKAT SMP Pobela, Giska; Pangemanan, Nontje Jultje; Polii, Intama Jemy
KOMPETENSI Vol. 4 No. 2 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i2.8501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur cerita pendek Ada Yang Menangis Sepanjang Malam< em> dan Kartu Pos Dari Surga< em> karya Agus Noor serta mengidentifikasi implikasi hasil analisis terhadap pembelajaran sastra di tingkat SMP Penelitian ini disusun dengan menggunakan pendekatan kualitatif metode struktural genetik Data penelitian berasal dari Ada Yang Menangis Sepanjang Malam< em> dan Kartu Pos Dari Surga< em> karya Agus Noor Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan studi kepustakaan Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam cerpen Ada Yang Menangis Sepanjang Malam< em> Agus Noor mengangkat tema kesedihan dengan latar waktu sepanjang hari dan malam serta suasana yang didominasi oleh perasaan sedih dan marah Alur cerita mengikuti pola maju dan gaya bahasa yang digunakan mencerminkan kekhasan penulis Sementara itu dalam cerpen Kartu Pos Dari Surga< em> Agus Noor mengeksplorasi tema kepercayaan seseorang yang mampu mengubah sesuatu yang tampak tidak mungkin menjadi mungkin Alur cerita menggunakan pola maju dan gaya bahasa yang diusung Agus Noor adalah kiasan atau simbol Hasil analisis ini dapat memberikan gambaran tentang proses pelibatan siswa dalam pembelajaran Sastra terutama dalam mengkaji dengan mendalam struktur isi karya sastra Hal ini akan membantu mereka agar dapat meresapi setiap peristiwa yang digambarkan Dengan demikian siswa dapat mengembangkan keterampilan menyimak dan analisis terhadap karya sastra < p>
Co-Authors Abdul Muqit Agtasyia Mayore Al Katuuk, U. M. Kamaja Al Katuuk, U. M. Kamajaya Al Katuuk, Uus Martius kamajaya Al-Katuuk, Kamajaya Andre Gunawan Herung Apsary Manoppo Ariadi, I wayan Agus Asih, Ni Wayan Suwerdhi Atika Litod Banatau, Vinca Evalda Bangkuwoli, Adel Viona Bin Ali, Sagita Deril Mangundap Dimas Setiawan Ginting Dolly Apriani Makasombo Donal Mateos Ratu Elvie A. Sepang Elvie A. Sepang Engka, Alfa Fientje Malinggas Fiona Desty Punusingon Gamar N. Manoso Ginting, Dimas Setiawan Giombalang, Anastasya Claracita Hafli L. Korah Indah Syaloom Metekohi Inggrid Manopo Jakub Saddam Akbar Jerry Rommy Herter Wuisang Justien R R Wuisang Kamajaya AL Katuuk Kamajaya Al Katuuk Karina Wulandari Mokoginta Kawengian, Kristy Presentya Kerap, Rahel Sania Kolly, Triana Meling Kombaitan, Julia Glatia Kristy Presentya Kawengian Kuron, Meidy Atina Lengkong, Atika Andreyna Linu, Cindi Gracia Novelia Litod, Atika Loho, Joni Junius Lonan, Talita S. Lucy L. Tami Mowilos Makasombo, Dolly Apriani Malinggas, Fientje Manoso, Gamar N. Marcellina B. Mutia Mayske R. Liando Mayske Rinny Liando Mega Yuniar Palit Meidy Atina Kuron Meike Paat Metekohi, Indah Syaloom Mira Ketsi Ambat mron, Aly Muqit, Abdul Musa, Jein Enjelina Mutiara Gloria Sambuaga Nacinda Mamonto Nontah, Rosalia Angel Nontje J. Pangemanan Nontje Jultje Pangemanan Nontje Jultje Pangemanan Nurhayati Nurhayati Oldie S. Meruntu Oldie S. Meruntu Oldie Stevie Meruntu Oldie Stevie Meruntu Palar, Wimsje Revlin Palit, Mega Yuniar Pangemanan, Nontje Perangin-angin, Regristri Putri Br Pobela, Giska Pontororing, Theresia Eklesia Rahelea Worek Rambing, Lucia Cristy Ratu, Donal Mateos Rifka Meluwu Rosalinda Fofid Rotty, Viktory Nicodemus Joufree Ruth C. Paath Saerang, Syefiorita Angela Sahiruddin Sahiruddin Salangka, Sella D.I. Santje Iroth Selvi Suroni Dorkas Torar Sepang, Elvie Agustina Suhartono, Fila Supit, Vrenisa Surupati, Reine Anseline Susan Monoarfa Thelma I. M. Wengkang Thelma I.M. Wengkang Theresye Wantania Tombeng, Anggrilia S. Trinitatis Fau Tular, Irene Lingkhan Evangli Tumanduk, Brigita U. M. Kamajaya Al Katuuk Veronica Oktavia Menggana Vinca Evalda Banatau Waridin, Aulia Anggriani Waridin, Aulia Angriani Waworuntu, Michiko M. C. Wimsje Revlin Palar Yasada, Eriyanto Yohanes Bery Mokalu Yuni Sartika Dapi Yuwenda Tabuni