Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN TANAMAN HERBAL DAUN ALPUKAT DAN PEMERIKSAAN KOLESTEROL DARAH PADA LANSIA Elly Rustanti; Enny Puspita; Sylvie Puspita; Siti Rohmani
Jurnal Bhakti Civitas Akademika Vol. 4 No. 1 (2021): Volume IV, Nomor 1, Januari 2021
Publisher : Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.428 KB)

Abstract

Kolesterol tinggi umumnya diderita oleh orang gemuk, namun tidak menutup kemungkinan orang yang kurus juga bisa mengalaminya, apalagi dengan mengkonsumsi makanan yang rendah serat namun lemaknya tinggi. Selain faktor makanan, kolesterol yang tinggi juga bisa disebabkan oleh faktor keturunan. Oleh sebab itu, semua orang baik kurus apalagi gemuk, belum pernah menderita kolestrol apalagi yang sudah pernah mengalaminya, perlu menjaga makanan dengan mengurangi kadar kolestrol. Kolesterol dapat mengendap pada dinding arteri, maka aliran darah di jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya bisa terhambat. Kolesterol tinggi meningkatkan risiko seseorang terkena penyempitan arteri atau aterosklerosis, penggumpalan darah di bagian-bagian tubuh tertentu, stroke, baik kecil dan besar, dan serangan jantung. Kadar kolesterol yang tinggi juga dapat menyebabkan rasa sakit di dada bagian depan atau pada lengan ketika seseorang tersebut stres atau melakukan kegiatan fisik. Salah satu jenis terapi komplementer yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi hiperkolesterolemia yang terjadi adalah dengan pemberian rebusan daun alpukat. Pemberian rebusan daun alpukat pada masyarakat untuk terapi alternative jarang sekali di ketahui oleh banyak orang. Sehingga banyak masyarakat menggunakan pengobatan sintetis untuk mengobati kadar kolesterol tinggi dalam darah. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai upaya apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi kadar kolesterol tinggi dalam darah salah satunya adalah pemberian rebusan daun alpukat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk menambah wawasan tentang manfaat daun alpukat yang dapat di gunakan sebagai terapi alternative agar tidak ketergantungan dengan obat-obatan sintetis. Kegiatan ini di berikan kepada lansia di dusun kapringan dan dusun penjalinan yang memiliki kadar kolesterol tinggi dalam darah. Setelah mendapatkan informasi tentang kesehatan diharapkan dapat menggunakan terapi alternative untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam darah
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN SKABIES PADA SANTRI Sylvie Puspita; Elly Rustanti; Meyliana Kartika Wardani
Jurnal Keperawatan Vol. 11 No. 2 (2018): Jurnal Keperawatan, Volume XI, Nomor 2, Juli 2018
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.449 KB)

Abstract

Latar Belakang : Penyakit skabies terjadi karena personal hygiene yang kurang baik di kalangan santri. Konseling dan edukasi dibutuhkan pemahaman bersama agar upaya pencegahan bisa melibatkan semua pihak. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisa hubungan personal hygiene dengan kejadian skabies pada santri di Pondok Pesantren Al-Azhar Desa Tembelang Kecamatan Peterongan Jombang. Metode : Desain dalam penelitian menggunakan Analitik Korelasional dengan pendekatan cross sectional. Variabel independen personal hygiene, dan dependen kejadian skabies. Populasi semua santri sebanyak 40 santri yang diambil dengan teknik sampling total sampling didapatkan sampel sebanyak 40 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan kuisoner, kemudian hasil diuji menggunakan uji statistik Spearman’Rank’s dengan standart signifikan (0,05). Hasil : Berdasarkan hasil uji statistik sperman rank diketahui nilai probabilitas (p-value) sebesar 0,000 < α (0,05) sehingga H1 diterima yang berarti ada hubungan personal hygiene dengan kejadian skabies pada santri di Pondok Pesantren Al-Azhar Desa Tembelang Kecamatan Peterongan Jombang yang signifikan dengan tingkat keeratan kuat yaitu -,604** dimana dikatakan kuat bilanilai keeratan antara (0,601-0,80). Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian bahwa para santri perlu meningkatkan perilaku personal hygiene yang positif dalam artian selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar, sehingga kejadian penyakit scabies dapat dicegah sedini mungkin
EKSTRAK REBUSAN ANNONA MURICATA L SEBAGAI ANTI LEUCHOREA PADA AKSEPTOR KONTRASEPSI HORMONAL DI PMB NY N DESA PULODEGANG KEC. TEMBELANG KAB. JOMBANG Zeny Fatmawati; Elly Rustanti; Istiadah Fatmawati
Hospital Majapahit (JURNAL ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN MAJAPAHIT MOJOKERTO) Vol 12 No 2 (2020): HOSPITAL MAJAPAHIT
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.725 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4275424

Abstract

Introduction: Leuchorea is one of the symptoms of an infection of the inner female reproductive organs caused by fungi, bacteria, viruses or parasites that can have an impact on cervical cancer, a disease that is a silent killer, Annnona Muricata L contains alkaloids, polyphenols, terpenes, acetogenin, flavonoids and lectins as anti-fungi, the purpose of this study to analyze the effect of Muricata L decoction extract on leuchorea on hormonal contraceptive acceptors. Methods: The research design used a pre-experimental one group pre test post test design, with a sample size of 30 research subjects using purposive sampling technique for sampling, the location of PMB Ny N, research time 15 August - 15 September 2020, the independent variable treatment of soursop leaf extract, dependent variable leuchorea, extract ingredients of soursop and red betel leaf decoction with a concentration of 10%, research instruments with observation sheets, data were analyzed using the Man Whitney test. Results: After treatment using the extract of soursop leaves, the subjects of the study recovered from complaints of leukorrhea as many as 70% or 21 people, while 9 people still experienced complaints of leukorrhea. There was a statistically significant effect after vaginal washing on hormonal contraceptive acceptors with leukorrhea using the Man Whitney test. P value <0.001 and Z value -5,636 Conclusion: Soursop leaf extract (Annona muricata L) can be an effective alternative medicine as an anti-leuchorea / vaginal discharge / Flour Albus or vaginal discharge that occurs in a woman. The importance of educating the public about the benefits of plants to maintain the health of female reproductive organs
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PKK MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN DAUN SIRSAK MENJADI PRODUK KESEHATAN Elly Rustanti; Zeny Fatmawati; Sylvie Puspita
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini menjadi tantangan besar bagi perempuan untuk memanfaatkan dan mengelola lingkungan. Oleh karena itu diperlukan adanya berbagai program yang dapat dilakukan perempuan dalam rangka peningkatan kesejahteraan keluarga dengan memanfaatkan dan mengelola sumberdaya yang ada di lingkungan sekitarnya. Melalui pemberdayaan kelompok PKK desa tulung dapat memanfaatkan potensi alam disekitarnya. Potensi alam yang dimiliki oleh desa tulung kecamatan kedamean kabupaten gresik salah satunya adalah daun sirsak. Selama ini pemanfaatan daun sirsak masih kurang, Masyarakat biasanya memanfaatkan buah sirsaknya saja untuk dimakan, kemudian untuk daunnya dibiarkan saja bahkan dibuang, mereka belum pernah mengolah daun sirsak menjadi produk kesehatan. Pengusul melalui program PKMS memberikan edukasi, pelatihan dan pendampingan pengolahan daun sirsak menjadi produk kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan perekonomian warga desa tulung melalui olahan produk kesehatan berbahan dasar daun sirsak. Metode yang digunakan adalah edukasi, pelatihan dan pendampingan praktek membuat produk kesehatan. Hasil dari kegiatan ini meliputi: 1) pengetahuan ibu-ibu PKK tentang pengolahan daun sirsak semakin meningkat, 2.) meningkatkan semangat berwirausaha ibu-ibu PKK desa tulung dalam upaya mendukung kegiatan pengembangan masyarakat. 3.) pemanfaatan potensi alam agar bernilai ekonomis. Evaluasi yang dilakukan selama program PKMS sampai mitra mampu mengolah daun sirsak menjadi produk kesehatan sehingga mereka akan kreatif dan produktif untuk memperoleh pendapatan.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK DAUN TELANG (Clitoria ternatea L) Semi; Elly Rustanti; Siti Mudrikatin
Hospital Majapahit (JURNAL ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN MAJAPAHIT MOJOKERTO) Vol 14 No 2 (2022): Hospital Majapahit
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55316/hm.v14i2.823

Abstract

Telang (Clitoria ternatea) has long been used as a traditional medicine for the cure of various diseases. Commonly used parts of Clitoria ternatea are flowers and leaves. The leaves of telang flowers contain flavonoids, flavanol glycosides, kaempferol glycosides, quercetin glycosides and glycoside mirisetin.Telang leaves (Clitoria ternatea L.) contain flavonoid compounds that can act as antioxidants by donating hydrogen so as to stabilize electron deficiency in free radicals. The purpose of this study was to determine the antioxidant activity of telang leaf extract by looking at the IC50 value. Telang leaves were extracted by the maceration method using ethanol solvent.The antioxidant activity test was determined by the DPPH method (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) with a vitamin C comparator that has been proven to have a very effective free radical potential. The results showed that the IC50 value of telang leaf extract was 1175 μg / mL, based on this value telang leaf extract is included in the very weak category so that it can be developed as one of the sources antioxidants from natural ingredients.
Identifikasi Senyawa Kuersetin dari Fraksi Etil Asetat Ekstrak Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Elly Rustanti; Qurrotu A&#039;yunin Lathifah
ALCHEMY:Journal of Chemistry Vol 6, No 2 (2018): ALCHEMY: Journal of Chemistry
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.748 KB) | DOI: 10.18860/al.v6i2.6768

Abstract

Avocado leaves (Persea americana Mill.) have many benefits in our health because the leaves contain many secondary metabolites. One of the secondary metabolites in avocado leaves is quercetin. Quercetin is the largest compound of the flavonols group in which percentage of quercetin and its glycosides is 60-75% of total flavonoids. The purpose of this study was to isolate quercetin compounds from ethyl acetate fraction of ethanol extract of avocado leaves and to determine the presence of quercetin compounds in the avocado leaves. The leaves were extracted by maceration using 95% ethanol and fractionated with ethyl acetate. Identification of quercetin compounds using liquid chromatography-mass spectrometry (LC-MS). The results of this study indicated that avocado leaf extract contained quercetin compounds with a retention time of 5.83 minutes with molecular weight m/z = 300.50-301.50 [M-H]+. Keywords: Avocado leaves, quercetin, LC-MS  Daun alpukat (Persea americana Mill.) banyak memiliki kegunaan dalam kesehatan karena mengandung banyak metabolit sekunder. Salah satu metabolit sekunder yang terkandung dalam daun alpukat adalah kuersetin. Kuersetin adalah senyawa kelompok flavonol terbesar yang mana kuersetin dan glikosidanya berada dalam jumlah sekitar 60-75% dari flavonoid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi senyawa kuersetin dari fraksi etil asetat dari ekstrak etanol daun alpukat dan untuk mengetahui adanya senyawa kuersetin dalam daun alpukat. Daun alpukat diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 95% dan difraksinasi dengan etil asetat. Identifikasi senyawa kuersetin dengan menggunakan kromatografi cair-spektrometri massa (KC-SM). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam ekstrak daun alpukat mengandung senyawa kuersetin dengan waktu retensi 5,83 menit dengan berat molekul m/z= 300,50-301,50 [M-H]+. Kata kunci: Daun alpukat, kuersetin, KC-SM
Is Remakuda Juice Effective to Elevate Haemoglobin Level and Descend Dysmenorrhea in Female Adolescents? Fatmawati, Zeny; Fatmawati, Elis; Rustanti, Elly
Journal of Maternal and Child Health Vol. 6 No. 5 (2021)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.825 KB) | DOI: 10.26911/thejmch.2021.06.05.09

Abstract

Background: The negative effect of low hemoglobin levels for adolescents can reduce intelligence, learning achievement, mental motor development, inhibition of optimal height growth and repro­ductive health. Dysmenorrhea is pain or discomfort that occurs in the abdomen during menstruation as a result of prostaglandin secretion which can increase uterine contractions. The purpose of this study was to determine the effect of Remakuda juice on an increase in hemoglobin and a decrease in the intensity of dysmenorrhea in female adolescents. Subjects and Method: An experimental study with no control group was conducted at Junior High School I Tembelang, Jombang, East Java, in September 2021. A total of 60 female adolescents was selected by purposive sampling. The dependent variables were hemoglobin level and dysmenorrhea. The independent variable was Remakuda juice. Dysmenorrhea was measured by the Numeric Rating Scale (NRS) and the Wong Baker Pain Rating Scale. Hemoglobin level was measured by digital haemometer. The data were analyzed using t-test. Results: Hemoglobin levels after intervention (Mean= 2.00; SD= 0.00) were higher than before (Mean= 1.73; SD= 0.45), with p= 0.010. Dysmenorrhea after intervention was lower (Mean= 1.43; SD= 0.59) than before (Mean= 2.70; SD= 0.65), with p<0.001. Canclusion: Remakuda juice can increase hemoglobin levels and reduce dysmenorrhea in female adolescent.
Strategi Peningkatan Pemanfaatan E-Portofolio Pada Dosen, Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Angkatan 2021-2022 Hanis Kusumawati Rahayu; Sulistiawati; Hany Puspita Aryani; Karisma Dwi Ana; Elly Rustanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 5 (2023): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i5.137

Abstract

Tantangan dunia pendidikan semakin besar. Disrupsi teknologi semakin menuntut untuk penerapan digital literasi menuju era 5.0 society dalam dunia pendidikan khususnya Pendidikan tinggi disegala aspek. Begitu pula dengan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman, olehkarenanya fakultas memberikan terobosan dalam membuat log book kegiatan pembelajaran mahasiswa dan juga prestasi baik akademik maupun non akademik kedalam bentuk digital yakni menerapkan pada platform e-portofolio hal ini di harapkan sebagai bentuk mendidik sumber daya manusia agar dapat berkontribusi dalam menghasilkan manusia berkualitas yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikasi serta berkolaborasi. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini berupa pembuatan buku panduan penggunaan e-portofolio beserta video tutorial. Perangkat tersebut kemudian di sosialisasikan kepada seluruh dosen dan mahasiswa Angkatan 2021 – 2022 yang berjumlah Hasil dari sosialisasi kepada mahasiswa didapatkan peningkatan pengetahuan pemanfaatan e-portofolio di Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman dengan nilai signifikansi sebesar 0.000.
EDUKASI MANAJEMEN DIRI PASIEN HIPERTENSI SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI HIPERTENSI Eliza Zihni Zatihulwani; Elly Rustanti; Sylvie Puspita; Dwi Uswatun Sholikhah
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1, Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i1.184

Abstract

Hipertensi sebagai penyakit tidak menular dengan angka kejadiann yang tinggi masih banyak dialami dialami oleh masyarakat di Indonesia. Hipertensi dapat dikendalikan salah satunya dengan menerapkan manajemen diri untuk pasien hipertensi. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk mengendalikan kejadian hipertensi serta mencegah terjadinya komlikasi lebih Lanjut pada pasien hipertensi dengan menerapkan manajemen diri pasien hipertensi. Metoda yang dipakai dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah edukasi dan konseling terkait manajeman diri pasien hipertensi. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan bahwa pengetahuan pasien tentang manajemen diri hipertensi sebagian besar dapat melaksanakan manajemen diri dengan baik. Hanya beberapa yang masih belum bisa menerapkan manajemen diri hipertesi pada kehidupan sehari-hari. Pada pelaksanaan manajemen diri pasien hipertensi, pasien diharapkan mampu melaksanankan lima komponen antara lain: integritas diri atau menerapkan hidup sehat, regulasi diri atau memehami dan memonitor tanda serta gejala perubahan tekanan darah, melakukan koordinasi dengan petugas kesehatan terkait rencana pengobatan, memantau tekanan darah secara berkala, patuh terhadap pengobatan. Dengan manajemen diri yang baik tekanan darah pasien hipertensi akan lebih terkontrol. Pasien hipetrensi diharapkan mampu menerapkan manajemen diri atas kesadaran sendiri dalam kehidupan sehari-hari.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PENYAKIT TB PARU DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DI PUSKESMAS PETERONGAN JOMBANG Ismaildin; Sylvie Puspita; Elly Rustanti
Literasi Kesehatan Husada: Jurnal Informasi Ilmu Kesehatan Vol 4 No 1 (2020): Volume 4 Issue 1, Februari 2020
Publisher : Unit Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TBC dapat menyerang siapa saja dan semua golongan, segala kelompok umur serta jenis kelamin. Lebih dari 8 juta orang didunia terkena TBC aktif setiap tahunnya dan lebih 2 juta meninggal dunia Kuman ini paling sering menyerang organ paru dengan sumber penularan adalah pasien TB paru Basil Tahan Asam (BTA) positif (Amin dan Bahar, 2015). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan Tentang Penyakit TB Paru Dengan Kepatuhan Minum Obat Di Puskesmas Peterongan Jombang.Penelitian ini dilakukan pada tanggal 30 Juli - 08 Agustus 2018 di Puskesmas Peterongan Jombang. Dalam penelitian ini desain penelitian Analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Dalam penelitian ini populasi penelitian 40 pasien penderita TB paru di Puskesmas Peterongan dengan tehnik Purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 24 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi, setelah data terkumpul dianalisa dengan uji Rank spearman.Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan antara pengetahuan tentang penyakit TB Paru dengan kepatuhan minum obat yaitu pada uji Rank spearman p-value: 0,00 ( p-value < 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tentang penyakit TB Paru dengan kepatuhan minum obat di Puskesmas Peterongan Jombang. Nilai correlation coefficient sebesar 0,699 (kuat)Berdasarkan penelitian ini diketahui bahwa pengetahuan tentang penyakit TB Paru mempengaruhi kepatuhan minum obat penderita TBC tersebut. Dibuktikan dengan penderita TB paru yang memiliki pengetahuan tentang penyakit TB Paru baik memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi, dengan hasil penelitian ini maka diharapkan keluarga, masyarakat dan pihak yang lain memberikan perhatian khusus bagi penderita TB Paru agar patuh minum obat.