p-Index From 2021 - 2026
6.987
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pedagogik Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Educatio Pernik : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini JURNAL PAUD AGAPEDIA JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD Cakrawala Dini : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pelita PAUD JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan dan Konseling Journal of Early Childhood Education (JECE) MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Jurnal Pedagogik Pendidikan Dasar Journal of Early Childhood and Character Education PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Mutiara Pendidikan Badranaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENA PAUD Jurnal Elementaria Edukasia Jurnal Pendidikan Anak Jurnal Pelita PAUD Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia Dini Rosi Rosmeilani; Gilar Gandana; Edi Hendri Mulyana
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v7i1.1269

Abstract

Pola asuh yang diberikan orang tua kepada anak menjadi poin yang sangat penting untuk diperhatikan. Sebab pola asuh menjadi salah satu hal yang berhubungan erat dengan kejadian stunting pada balita. Stunting merupakan kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan. Sehingga menjadikan anak tersebut lebih pendek dibanding anak seusianya karena tidak tercukupinya asupan gizi, bahkan sejak dalam kandungan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap kejadian stunting pada anak usia dini. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research). Hasil dari beberapa literatur menunjukan bahwa pola asuh orang tua memiliki hubungan yang erat dengan kejadian stunting pada anak usia dini. Sebab orang tua memiliki peranan yang sangat besar bagi perkembangan dan pertumbuhan anak. Maka dari itu diharapkan para orang tua lebih memaksimalkan pola asuhnya dan bijak dalam memilih pengasuh apabila memang menggunakan jasa pengasuh.
Peran Media Digital dalam Bingkai Etnopedagogik sebagai Upaya Optimalisasi Pencapaian Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini Masa Depan Gilar Gandana; Nuraly Masum Aprily; Aini Loita; Rifki Ahmad Fauzi; Chusna Arifah; Risa Arosyidah
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 6 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v6i4.7778

Abstract

The digitalization program for early childhood education media in the era of the industrial revolution 4.0 is an opportunity as well as a challenge for educational inventors in the world. This opportunity can be used as an exploratory land for the development of science for educational media inventors. On the other hand, the challenges are related to the clash of value systems and consistency in strengthening the integration of the conservation function system with the educational innovation function. In this context, challenge does not mean weakness, but for scholars it is a form of motivational strength for the practical development of knowledge to be used as material for increasing self-capacity as a true scientist. Thus, the opportunities and challenges that arise in this study become a source of energy to overcome anxiety about the future of education. With regard to ethno-pedagogy which is the contextual realization of human imagination in terms of human values ​​and norms, it has a very important role in presenting every digital product that is created. So that the process of integrating conservation values ​​with educational innovation values ​​can show logical consequences for achieving the expected quality of early childhood education in the future.
Perawatan Diri dan Kesehatan Peran Orang Tua dalam Kesehatan Mental Anak Pasca Kekerasan Fauziah Syarifatul Huriyah; Nadya Vegaputri Handiani Nadya; Reva Fauzia Haristawati; Delia Nurlina; Gilar Gandana
JURNAL PENA PAUD Vol. 5 No. 1 (2024): JUNE
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/penapaud.v5i1.34317

Abstract

Perawatan diri dan Kesehatan mental memegang peranan penting ketika menghadapi masalah Kesehatan dan pelecehan seksual yang dapat menyebabkan trauma, stress, depresi, dan juga dapat berujung pada pikiran ingin bunuh diri. Dampak pelecehan seksual terhadap kesehatan mental dapat menimbulkan perasaan tidak berharga dan malu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perawatan diri dan kesehatan mental serta peran orang tua dalam kesehatan mental anak pasca mengalami pengalaman. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka atau bisa disebut dengan tinjauan pustaka yang memberikan gambaran tentang apa yang telah dibahas dan diperdebatkan oleh para peneliti dan penulis, yaitu terkait pemahaman perawatan diri dan kesehatan mental serta peran orang tua dalam kesehatan mental anak pasca mengalami pengalaman seksual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua terhadap kesehatan mental anak pasca mengalami kekerasan seksual merupakan hal yang sangat penting, sebab anak yang mengalami kekerasan seksual akan memberi dampak buruk bagi kesehatan fisik maupun mental anak.
PROBLEMATIKA GURU PAUD DALAM PENGEMBANGAN PROFESI DILIHAT DARI PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA Asah Siti KF; Risbon Sianturi; Gilar Gandana
PERNIK Vol. 7 No. 1 (2024): Vol. 7. No 1 (2024) : Pernik : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pernik.v7i1.15142

Abstract

Problematika dalam penerapan krikulum merdeka berpengaruh terhadap pengembangan profesi Guru PAUD dimana Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang bersifat fleksibel memudahkan para guru dalam melaksanakan metode pembelajaran sehingga dapat menggunakan media atau fasilitas yang terdapat di lingkungan sekitar. Disamping itu terdapat kendala yang dialami guru PAUD dalam menerapkan kurikulum merdeka. Jenis penelitian yang dilakukan menggunakan metode studi kasus. Pengambilan data diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala yang dialami guru PAUD dalam mengembangkan profesi dilihat dari penerapan kurikulum merdeka. Berdasarkan hasil penelitian di TK Kartika Cangkurileung Brigief Raider 13 guru masih mengalami masalah dalam penerapan kurikulum merdeka, diantaranya dari kesiapan guru yang harus menyusun kurikulum secara mandiri penyesuaian proses adaptasi dari pembaharuan kurikulum yang dahulu, kondisi sumber daya baik secara financial dan tenaga pendidik yang di tuntut untuk kreatif dalam menggunakan media pembelajaran yang tersedia, dan sulitnya penerimaan orang tua karena kurangnya pengetahuan tentang kurikulum merdeka yang diterapkan di sekolah.
PROFILE OF CREATIVE EARLY CHILDHOOD EDUCATION AND DEVELOPMENT (ECED) TEACHERS OF THE 21 CENTURY Gilar Gandana; Dadan Nugraha; Rifki Ahmad Fauzi
Journal of Early Childhood Education (JECE) Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jece.v3i2.20283

Abstract

This study aims to examine the profile of creative teachers in the 2I century to provide an overview of best practices. This research uses a qualitative approach (case study) with interviews and observations as data collection techniques and thematic analysis as analysis techniques. Researchers conducted research on 3 ECED teachers who already had a good track record in teaching as participants in Tasikmalaya Regency. This study shows the synchronization of interview and observation data related to the characteristics of ideal creative teachers in the 2I century. It showed the attitude of teachers who could carry out a good internalization process, understand children's characteristics, are sensitive to children's conditions, are cheerful, humorous, fun, open, knowledgeable, flexible, good at communicating, and innovative in the practice of teaching children. The findings of this study show the characteristics of teachers who can evaluate themselves to continue to make improvements in the teaching process accompanied by coaching and building a supportive work environment.
ANALISIS PENGARUH KEDEKATAN ANAK DENGAN POLA ASUH ORANG TUA YANG SINGLE PARENTS Gandana, Gilar; Huriyah, Fauziyah Syarifatul; Hidayah, Fina Nur; Annisa, Maulida Nur; Saputri, Ririn Oktavini
DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2024): DUNIA ANAK
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpaud.v7i1.3498

Abstract

Tujuan ini dilatar belakangi dengan adanya problem untuk melihat kedekatan anak dengan pola asuh orang tua yang single parents. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan memaparkan hasil dari beberapa sumber terkait untuk mengetahui bagaimana pola asuh yang diberikan pada ibu single parent terhadap kedekatanya dengan anak. Perlu kita ketahui bahwa membesarkan anak dengan kesendirian, mencari nafkah tanpa seorang pasangan merupakan suatu hal yang tidak mudah. Adanya faktor pengaruh kedekatan anak dengan pola asuh orang tua yang single parents, dikarenakan tekanan yang dirasakan berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya ibu single parents membuat pola asuh yang diterapkan pada anak tentu berbeda. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang digunakan untuk memberikan pemahaman yang luas tentang arti pola asuh orang tua yang single parents. Teknik pengumpulan datanya dengan studi kepustakaan dari beberapa jurnal yang relevan, mencari, mencatat, mengembangkan dan menganalisis kembali point-point pada setiap jurnal terkait. Hasil dan pembahasan dari penelitian ini bahwa kedekatan anak pada orang tua merupakan suatu hal yang penting untuk diterapkan pada anak, namun berbeda dengan pola asuh orang tua single parents banyak ditemukannya anak tidak memiliki kedekatan yang spesifik yang menyebabkan kesibukan, tidak memiliki waktu bersama, dengan adanya pengaruh orang tua single parents menyebabkan orang tua tidak dapat memberikan pola asuh yang optimal pada anak, dikarenakan hubungan keduanya tidak dipastikan untuk memiliki kedekatan. Namun, orang tua single parents juga dapat untuk memberikan mengoptimalkan pola asuh mereka dengan memberikan perhatian dan kasih sayang lebih, lebih banyak memiliki waktu bersama anak, memberikan pendidikan yang lebih luas untuk anak. Dengan begitu, anak akan merasa bahwa orang tua yang saat ini dengan dirinya jauh lebih baik dan berbeda dengan orang tuanya saat lengkap.
Peran Orangtua dalam Pengenalan Sex Education Anak Usia Dini Pratiwi, Srie Maya; Gandana, Gilar
Journal of Early Childhood and Character Education Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : FITK UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/joecce.v4i1.20522

Abstract

Belakangan ini, jumlah kasus pelecehan seksual semakin meningkat, terutama terhadap anak-anak. Hal ini merupakan ancaman serius bagi bangsa karena dapat merusak fisik, mental, pola pikir, dan kesehatan mental anak. Penelitian ini menggunakan berbagai sumber, yaitu buku, jurnal dan penelitian terdahulu. Peran orang tua sangat penting dalam pendidikan seks anak. Setiap orang tua mempunyai tanggung jawab, antara lain: 1) melahirkan, 2) mengasuh, 3) mengasuh anak, 4) orientasi menuju kedewasaan, dan 5) menanamkan norma dan nilai dalam masyarakat. Selain itu, orang tua juga harus mampu mengembangkan potensi anak, memberikan teladan dan mengembangkan pendidikan seks pada anak usia dini yang sangat penting serta peran orang tua dalam memberikannya tidak bisa diabaikan. Orang tua harus menyadari tanggung jawabnya dalam membimbing anak dengan benar dan memberikan informasi yang benar tentang seksualitas, sehingga anak dapat tumbuh menjadi individu yang sehat jasmani, rohani dan emosi.
Menyongsong Masa Depan: Survei Implementasi Pendidikan Inklusi Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini Nurussakinah, Thiana; Mulyadi, Sima; Gandana, Gilar
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i1.563

Abstract

Pelaksanaan pendidikan inklusi sudah ada dalam kebijakan pemerintah yaitu dalam UU No 70 Tahun 2009, tetapi apakah semua sekolah sudah memenuhi kriteria ataupun prinsip dalam melaksanakan pendidikan inklusif jenjang PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap fenomena yang terjadi dalam implementasi pendidikan inklusi pada jenjang pendidikan anak usia dini. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel kepala sekolah dan guru di Kota Tasikmalaya. teknik pengumpulan data melalui survey dengan penyebaran kuisioner serta penggunaan wawancara tidak tersruktur dan observasi yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana keterpenuhan pelaksanaan pendidikan inklusi pada jenjang pendidikan anak usia dini di Kota Tasikmalaya. Teknik analisis statistik deskriptif yang digunakan adalah penyajian data dalam bentuk tabel atau distribusi frekuensi, tendensi sentra (mean, median, modus), dan penghitungan ukuran penyebaran. Sehingga hasil dapat mendeskripsikan persepsi guru, keterpenuhan sekolah dan memaparkan fasilitas pendukung pelaksaanaan pendidikan inklusi . Berdasarkan hasil penelitian survei yang dilakukan di 5 sekolah dan 36 guru menunjukan bahwa 79% guru mempunyai persepsi yang setuju, 58% kategori cukup dalam ketepenuhan implementasi sekolah dan 60% dalam kategori cukup untuk fasilitas. Persepsi dari guru sudah menunjukan adanya semangat dan persepsi yang baik terhdap implementasi pendidikan inklusi hanya saja dalam ketepenuhan sekolah dan fasilitas masih menjadi tantangan dan hambatan dalam pengimplementasian pendidikan inklusi.
Penanaman Empati pada Anak Usia Dini melalui Bermain Peran Rifqi Ilhamul Fauzi, Muhamad; Purwati, Purwati; Gandana, Gilar
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.900

Abstract

Penelitian bertujuan mengeksplorasi implementasi metode bermain peran dalam menanamkan empati pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus sebagai kerangka metodologi utama. Subjek penelitian terdiri dari satu anak usia 5 tahun dan satu guru kelas di ruang kelas B. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara tidak terstruktur dengan guru, dan analisis dokumen sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kegiatan bermain peran secara signifikan berkontribusi terhadap perkembangan empati anak usia dini. Anak-anak menunjukkan peningkatan dalam pemahaman mereka terhadap perasaan dan perspektif orang lain, serta kemampuan mereka dalam berkomunikasi dengan baik, bekerja sama dalam kelompok, dan menyelesaikan konflik dengan cara yang positif. Observasi juga mengungkapkan bahwa kegiatan bermain peran memberi kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan keterampilan sosial dan emosional mereka dalam lingkungan yang mendukung. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar pendidik dan orang tua lebih mengintegrasikan metode bermain peran dalam kurikulum pendidikan anak usia dini sebagai strategi efektif dalam membentuk karakter dan kemampuan sosial anak-anak. Pendidikan empati perlu ditekankan lebih lanjut sebagai bagian integral dari pendidikan moral dan sosial di sekolah-sekolah. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi praktisi pendidikan untuk mempertimbangkan pendekatan yang inovatif dan kreatif dalam mendidik generasi muda yang empatik dan berkarakter.
Analisis Buku Alfabet Fonik Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 4-5 Tahun Regina, Silvia; Gandana, Gilar; Sianturi, Risbon
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v7i2.1324

Abstract

Membaca permulaan merupakan hal yang penting dikenalkan sejak usia dini untuk kemampuan membaca lebih lanjut. Pada masa ini perkembangan otak anak berkembang begitu pesat. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan anak usia 4-5 tahun di Kober Nurul Falah karena kurang variatifnya media yang digunakan. Salah satu media yang bisa digunakan untuk membantu membaca membaca permulaan anak yaitu dengan menggunakan media buku alfabet fonik. Buku alfabet fonik dapat memudahkan anak mengenal huruf dengan cara melihat gambar yang sesuai dengan nama awal huruf dan menyuarakan huruf dengan menirukan gambar bentuk mulut cara pengucapan huruf . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis buku alfabet fonik terhadap kemampuan membaca permulaan anak usia 4-5 tahun di Kober Nurul Falah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui teknik observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa anak-anak sangat senang bermain buku alfabet fonik dan buku ini efektif dalam membantu meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 4-5 tahun.
Co-Authors Ade Rokhayati, Ade Adilah, Dila Aini Loita Aisyahni, Nur Laela Almufidah, Ajriya Annisa Shofaril Wahidah Annisa, Maulida Nur Arosyidah, Risa Asah Siti KF Asri Ashari Astagini, Virda Anggi Aviva Ayuningtias Barokah, Annisa Naelul Bela Nur Oktavia Chusna Arifah Dadan Nugraha Dadan Nugraha Damayanti , Maharani Delia Nurlina Dewi, leni Puspita Dewi, Liestya Regina Dindin Abdul Muiz Lidinillah DWI ALIA, DWI Elan Elan, Elan Empat Patimah Farah, Siti Sobariah Miftahul Fauzi, Rifki Ahmad Fauziah Syarifatul Huriyah Firdaus, Nadya Azzahra Salsabila Gina Nurdiani Ginayanti, Daniati Hanum, Azzahra Nurfauziyyah Hashipah, Hani Hidayah, Fina Nur Huriyah, Fauziah Syarifatul Huriyah, Fauziyah Syarifatul Khayyirah, Ghina Khansa Kholby Abqorisa Kholby Abqorisa Kotrunnada, Seli Amalia Laelasari, Heni Loita, Aini Maitsa Munifah Mulya, Bintang Mutiara Mulyana, Edi Hendri Muslim, Muhammad Zamzam Nurul Mutiara, Wida Nadya Vegaputri Handiani Nadya Noeraisyiah, Syanie Nugraha, Aziz Ayi Nur, Lutfi Nuraly Masum Aprily Nurpatimah, Aam Nursarofah, Nisna Nurussakinah, Thiana Nurzaman, Istikhoroh Palentin, Fitria Pidi Mohamad Setiadi Pranata, Oyon Haki Pratiwi, Srie Maya Purwati Purwati Rahman , Taopik Rahmat, Mohd Khairezan Ramandhini, Rifdah Fauziah Ramdani, Diani Rizki Regina, Silvia Respati, Resa Resviani, Resi Reva Fauzia Haristawati Rifki Ahmad Fauzi Rifki Ahmad Fauzi Rifqi Ilhamul Fauzi, Muhamad Risa Arosyidah Rismyanti, Sri Ayu Rizqi, Anggi Maulana Rosarina Giyartini Rosi Rosmeilani Saputri, Ririn Oktavini Sari, Hera Ratna Sianturi, Risbo Sianturi, Risbon Sima Mulyadi, Sima Siti Aminah Adawiah Suciawati, Dewinta Tri Sudarso, Dina Anggraeni Sumardi . Sumardi, Sumardi Taopik Rahman Teny Nur Islami Wahidah, Annisa Shofaril Yasbiati Yasbiati Yulia Danti, Tannie Yulia