Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK DALAM PERSPEKTIF HUMANISME DI MA MIFTAHUL QULUB GALIS PAMEKASAN Supandi Supandi; Ahmad Ahmad
EDURELIGIA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo, East Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.416 KB) | DOI: 10.33650/edureligia.v3i2.1002

Abstract

This study departs from a number of educational problems that present the view to researchers that it is not only the matter of material and learning facilities that leaves many problems, but the problem of delivery methods and social regulation of education which raises many problems, so researchers initiated to conduct this research. This research method uses a qualitative approach, with a naturalistic phenomenological design, by conducting descriptive studies. Implementation of moral learning in the perspective of humanism include: 1) aims to increase the potential of students intrinsically and extrinsically, 2) learning that views students as human beings are the same with each other, 3) a spirit that can be paired with a variety of learning methods. Obstacles to moral learning in humanism are: 1) too far in terms of communication, 2) student delinquency is a problem for teachers, 3) the influence of students on others. Alternative solutions include: 1) The teacher provides continuous understanding so that students, 2) teachers and education practitioners make learning innovations, 3) equips with a variety of learning media that students can be interested in learning
HUBUNGAN PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN Irwan Setia Budi; Nurul Yakin; Supandi Supandi
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 9 No 3 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perhatian Islam terhadap pendidikan memiliki pengaruh yang sangat besar, hal tersebut dibuktikan dengan adanya pola pendidikan Islam yang memiliki ciri khas tersendiri. Pendidikan Islam merupakan investasi penting bagi orang tua untuk mendidik anaknya agar berperilaku baik. Namun dalam prosesnya tentu harus memiliki pedoman tersendiri agar pendidikan yang dilakukannya sudah tepat dan sesuai dengan nilai-nilai agama (Islam) seperti yang tercantum dalam al-Qur’an dan hadits. Oleh karenanya, sebagai pendidik dalam pendidikan Islam diharapakan memiliki komitmen terhadap pedomannya (al-Qur’an dan hadits). Dalam artikel ini penulis akan mengulas tentang hubungan pendidik dengan peserta didik dalam al-Qur’an.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Neurosains Spiritual Heni Listiana; Achmad Yusuf; Supandi; Moh. Wardi

Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.71 KB)

Abstract

Islamic education learning must be developed in spiritual neuroscience. Islamic education has a close relationship with spiritual neuroscience. This interdisciplinary study will provide a broader profile and find new alternatives in the development of Islamic education. This research is interdisciplinary with a literature approach. The data source is in the form of a number of literatures on the Islamic education curriculum and spiritual neuroscience. The data is obtained by documentation. The analysis uses content analysis. The results of this study are: (a) neurospiritual operators related to creative potential (b) these operators can build spiritual learning (c) Neuroscience (spiritual neuroscience) can build the social structure of society (d) This discipline is able to develop the basis of student learning abilities (e) The prefrontal cortex plays an important role in improving memory skills (f) the neuroscience approach through memory skills affects learning outcomes (g) optimizing brain power can be taken in very various ways and processes. Second, there are five foundations for developing Islamic education curriculum based on spiritual neuroscience, they are: philosophical, religious, psychological, and neurophysiological foundations. The third, the approach is used to developing the Islamic education curriculum based on spiritual neuroscience is an integrated approach.
Katagorisasi Ayat Makki Dan Madani: Pengertian, Ciri, Hikmah Dan Cara Mengetahui Makkiyah Dan Madaniyah abd halik; Abd haris; Supandi Supandi
El-Furqania : Jurnal Ushuluddin dan Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 8 No. 02 (2022): Agustus
Publisher : STAI Al-Mujtama Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54625/elfurqania.v8i02.5912

Abstract

The Qur'an revealed to this world is a guide and a mercy to humans in this world, because the Qur'an is solely to help mankind as a guide for their life. People who read the Qur'anul Karim are expected not only to know how to read it but are also expected to be able to understand the contents of the content, therefore, the methodology of understanding the Qur'an needs to be known and studied in order to have more faith in the Qur'an. 'an is getting stronger. In terms of verse division, the scholars classify the verses in the Qur'an, there are differences in determining the verses and letters that were revealed in the city of Mecca and the verses that were revealed in the city of Medina so that they the scholars define Makkiyah and Madaniyah. Makkiyah is what was revealed in Mecca, even though it was revealed after the hijrah, Madaniyah is what was revealed in the city of Medina so that from this definition the word contains three elements, namely 1) Time, 2) Location and 3) The target of the verses and letters that were revealed. Place criteria as the basis for classification without considering its effect on the text in terms of content and form. In addition to the criteria above, there are other criteria that are used to distinguish between makki and civil. Keywords: Makki, Madani
Pengembangan Media Pembelajaran Smart Bag untuk Keaksaraan (Arab dan Latin) Awal pada Anak TK Supandi Supandi; Faizah Hamid; Musayyadah Musayyadah; M. Sahibudin; Moh. Wardi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.3203

Abstract

Penelitian perkembangan pengenalan keaksaraan (arab dan latin) awal anak di lingkungan TK Muslimat NU ini berdasarkan observasi yang menemukan problem pengembangan bahasa anak dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan: 1. Menghasilkan produk media pembelajaran Smart Bag yang layak, efektif dalam meningkatkan perkembangan anak usia 4-5 tahun, 2. Memberikan informasi dan ilmu baru terkait tema penelitian. Model penelitian yang digunakan ADDIE (Assume, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data penelitian diperoleh dari hasil observasi, wawancara, angket, dokumentasi, uji validasi ahli. Hasil penelitian menunjukkan perolehan data 90,2 dari ahli, sembilan puluh tiga persen dari hasil uji kelompok kecil, dan 94,4 persen dari hasil uji kelompok besar, total keseluruhan memperoleh 92,5 persen. Hasil klasifikasi 86-100 persen tergolong dalam kategori sangat valid dan dapat digunakan. Dengan demikian maka media Smart Bag sebagaimana yang dipaparkan pada hasil tersebut layak digunakan sebagai media pembelajaran khususnya bagi yang memiliki kesamaan persoalan sebagaimana yang peneliti paparkan tersebut di atas, yaitu terkait dengan pengembangan media pembelajaran.
Transformasi Ketenagaan melalui E-Monev SIAM pada Pengawas Raudhatul Athfal (RA) Moh. Wardi; Fandi Fandi; Ismail Ismail; Supandi Supandi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2774

Abstract

Kompetensi pengawas yang serumpun atau satu disiplin keahlian di bidang RA di Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan hanya memiliki empat (4) orang SDM pengawas, Kekurangan  SDM pengawas ini  mengakibatkan distribusi dan intensitas kunjungan pengawas menjadi minim dan memenuhi kendala pada masing-masing madrasah binaan. Tujuan penelitian ini memperoleh solusi alternatif upaya Kementerian Agama dalam percepatan kesediaan dan distribusi pemerataan SDM Pengawas serta peningkatan kompetensi ketenagaan pengawas di Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini meliputi 11 Pengawas RA aktif di Kementerian Agama Pamekasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama Tersedianya tenaga SDM Pengawas RA dengan menyesuaikan kebutuhan jumlah lembaga jenjang RA Kabupaten Pamekasan. Kedua, Distribusi dan pemerataan SDM Pengawas RA sesuai jumlah lembaga RA di Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan. Ketiga, Peningkatan mutu SDM Pengawas pada jenjang RA melalui e-monev Sistem Informasi Akademik Manajerial (SIAM) RA di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan.
Pendidikan Agama Islam (PAI) Sebagai Wujud Revolusi Mental Generasi Bangsa Siful Arifin
Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol. 7 No. 1 (2019): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.289 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v7i1.98

Abstract

Pendidikan merupakan tanggungan bersama, pemerintah, masyarakat dan yang mempunyai rasa kepedulian dengan dunia pendidikan di Negeri ini, pada akhir-akhir ini gerakan revolusi mental pendidikan didengungkan oleh para pemangku kebijakan yang dalam hal ini adalah pemerintah, dilakukannya revolusi tersebut tujuan akhirnya adalah untuk memajukan negeri ini. Salah satu langkah kongkrit yang dilakukan adalah melalui gerakan perbaikan pendidikan yang diterapkan di Negeri kita tercinta ini. Perubahan wajah pendidikan, yang pada awalnya hanya menekankan pada kemampuan intelektual semata yang kemudian kurang memperhatikan kecerdasan afektif dan spritualitas, hal tersebut kemudian dinilai oleh sebagian orang sebagai proses yang gagal,untuk itu, pendidikan karakter merupakan salah satu solusi alternative agar Negeri ini keluar dari persoalan mental tersebut.Dasar pendidikan yang bernuansakan karakter dapat terimplementasikan dengan cara mengelaborasikan konsep pendidikan ini dengan karakter yang dapat membentuk mental positif yang kemudian memperbaiki dan meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Pendidikan Agama merupakan suatu langkah yang cukup logic untuk dapat disandingkan dengan pendidikan yang selama ini didengungkan oleh para praktisi pendidikan, karena dengan menyandingkan, mengintegrasikan keduanya akan memberikan warna yang baru bagi pendidikan di Negeri ini.
Profiling Ulama Sebagai Upaya Peningkatan Harmonisasi dan Implementasi Pendidikan Islam di Masyarakat Supandi Supandi; M. Sahibudin
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1016.489 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v9i2.189

Abstract

Profiling ulama adalah istilah lain dari sertikasi ulama’ atau pendakwah islam merupakan salah satu iktiar pemerintah yang dalam hal ini adalah Kementerian Agama Republik Indonesia yang mempunyai misi utama adalah untuk meningkatkan harmoni kehidupan masyarakat yang plural di Indonesia. Tujuan awal dari kebijakan pemerintah adalah untuk mendapatkan gambara secara menyeluruh tentang implementasi dakwah yang terjadi ditengah-tengah masyakarat kemudian Big data profiling ulama’ ini adalah salah satu tawaran solusi agar pemerintah dan masyarakat mengerti tentang perkembangan dakwah islamiah yang terjadi di masyarakat ini, namun seiring dengan perkembangan waktu, maka timbullah respon masyarakat yang secara terus menerus bergulir pasca dikeluarkannya kebijakan pemerintah ini, berdasarkan problema tersebut maka tema ini menarik untuk dikaji dan didalami melalui kegiatan penelitian. Penelitian ini menggukan pendekatan library riseach dengan beberapa jenis sumber data sperti dokumentasi dan data digital yang peneliti temui di lapanga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pro dan kontra terhadap kebijakan Big data profiling ulama (sertifikasi pendakwah islam) yang dikeluarkan pemerintah, karena mereka juga mempunyai hak privasi yang perlu diharmati, mempunyai hak menyampaikan pendapat dihadapan public dan sebagainya. Sementara yang lain bernggapan bahwa Big data profiling ulama adalah salah satu langkah alternative agar pemerintah dan masyarakat bisa mendapatkan gambaran yang utuh tentang perkembangan dan kemajuan Pendidikan Islam yang melalui kegiatan dakwah islamiah ini, sehingga Big data profiling ulama adalah solusinya
EFEKTIVITAS METODE TAMRINUL MUSABAQOH TILAWATIL KITAB (TMTK) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR MEMBACA KITAB KUNING DI MADRASAH ALIYAH DINIYAH PUTRA PONDOK PESANTREN MIFTAHUL ULUM BETTET PAMEKASAN Muafi Muafi; Supandi Supandi; Syafrawi Syafrawi
AHSANA MEDIA:  Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Ke-Islaman Vol 9 No 2 (2023): Ahsana Media: Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Ke-Islaman
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/ahsanamedia.9.2.2023.125-134

Abstract

The background of this research is the decline in the ability to read and understand the Yellow Book of students, because it is the main foundation in understanding Islamic Religion. This is the main attraction for researchers in conducting research on this theme. The method used is a qualitative approach using a qualitative type of case study research using a phenomenological perspective. The results of this study are based on the research results obtained by researchers both through observation, interviews, and documentation that the implementation of the Tamrinul Musabaqoh Tilawatil Kitab Program held by Madrasah Aliyah Diniyah Putra Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet Pamekasan can be seen and proven from the results of interviews with the head of the madrasa, teachers and students themselves. This indicates the acceptance of the title of this thesis so that it is not rejected. The implication of this research is that this research provides experience and an overview for pesantren managers and santri to restore the characteristics of santri and pesantren who are good at understanding and reading the yellow book which is the hallmark of pesantren graduates. Then because the yellow book is a typical reference in the implementation of learning in pesantren in the enrichment of science, especially in the study of religious sciences and so on.
PERAN KOMITE MADRASAH DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI MTsS ASH-SHIDDIQI KELURAHAN KOWEL PAMEKASAN Kurratul Aini; Farida Suharnanik
Journal of Education Partner Vol. 1 No. 2 (2022): MEMACU PRESTASI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DENGAN MEMAKSIMALKAN PERAN KOMITE
Publisher : Dewan Pendidikan Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara kelembagaan, madrasah tsanawiyah merupakan bagian dari Lembaga Pendidikan formal ditingkat menengah pertama yang setara dengan sekolah menengah pertama (SMP) namun berada pada koordinasi dengan kementerian Agama (Kemenag), sementara SMP berada pada koordinasi Kemendikbud. Problematika Pendidikan di lapangan pada hakekatnya sama, karena sama-sama Lembaga Pendidikan, seperti problem pengelolaan, problem SDM, problem sarana dan kurikulum dsb, oleh karena itu, untuk bisa mengatasi problematika tersebut dan memperoleh kemajuan Lembaga Pendidikan, maka tidak bisa dilakukan sendiri oleh Lembaga madrasah, mereka harus bergerak Bersama dengan komite madrasah untuk membangun madrasah agar lebih maju sesuai dengan yang dicita-citakan bersama. Oleh karena itu penelitian ini menjadi menarik manakala peran keterlibatan komite madrasah ini ditelisik untuk mengetahui sejauh mana ketelibatan mereka dalam memerankan diri demi untuk kemajuan madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologis, adapun informan dalam penelitian ini adalah komite madrasah dan informan yang peneliti anggap memiliki keterkaitan dengan penelitian ini, sedangkan lokus penelitian ini peneliti fokuskan kepada Lembaga MTsS Ash-Shiddiqi di Kelurahan Kowel Kecamatan Pamekasan 2021-2022. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan komite madrasah masih belum maksimal, karena mereka masih belum memahami betul tugas dan fungsinya komite madrasah, masih beranggapan sebagai sarana pelengkap (tukang stampel, menyebarkan undangan, mencari murid dsb). oleh karena itu, kepada semua pihak dan pemangku kebijakan, pemberdayaan komite madrasa ini perlu untuk lakukan agar mereka faham dan berdaya dalam menjalankan tugas komite madrasah yang pada akhirnya akan berakibat kepada kemajuan Lembaga madrasah.