Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP PENINGKATAN KINERJA GURU DI MTS MIFTAHUL ULUM ANGSANAH PALENGAAN PAMEKASAN sumaiyyah; supandi supandi
Journal of Education Partner Vol. 1 No. 1 (2022): MEMACU PRESTASI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DENGAN MEMAKSIMALKAN PERAN KOMITE
Publisher : Dewan Pendidikan Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada dua permasalahan yang menjadi kajian pokok penelitian ini, yang pertama adakah pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap peningkatan kinerja guru di MTs Miftahul Ulum Angsanah Palengaan Pamekasan yang kedua seberapa besar pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap peningkatan kinerja guru di MTs Miftahul Ulum Angsanah Palengaan Pamekasan Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif, yaitu penelitian yang bertujuan Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap peningkatan kinerja guru di MTs Miftahul Ulum Angsanah Palengaan Pamekasan. Dan Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap peningkatan kinerja guru di MTs Miftahul Ulum Angsanah Palengaan Pamekasan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, sementara sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 63 siswa. Instrumen utama yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket, sedangkan instrumen penunjang adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment. Dari hasil penelitian maka dapat diperoleh (1) ada pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap peningkatan kinerja guru di MTs Miftahul Ulum Angsanah Palengaan Pamekasan. Hal itu bisa dilihat nilai r kerja sebesar 1.273 di bandingkan dengan r tabel product moment baik dalam interval kepercayaan 5% yaitu 0,254 maupun 1% yaitu 0,330, maka nilai r kerja lebih besar dari pada r tabel product moment. Berarti nilai r karja signifikan. (2) Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap peningkatan kinerja guru di MTs Miftahul Ulum Angsanah Palengaan Pamekasan termasuk kategori tinggi, hal itu bisa dilihat dari hasil nilai r kerja penghitungan menggunakan rumus product moment dengan jumlah responden 63 menghasilkan nilai r kerja sebesar 1.273 dan di ukur dengan interpretasi tabel ukuran konservatif di atas, hasil "r" kerja sebesar 1.273 berada pada rentang di atas 0.600 sampai 0,800. Hal ini dapat ditafsirkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah mempunyai pengaruh positif terhadap peningkatan kinerja guru di MTs Miftahul Ulum Angsanah Palengaan Pamekasan termasuk kategori tinggi. Setelah peneliti mengkaji dan meneliti maka dapat disimpulkan kepemimpinan kepala sekolah terhadap peningkatan kinerja guru di MTs Miftahul Ulum Angsanah Palengaan Pamekasan tahun pelajaran 2017/2018 sangat membawa nilai positif dalam meningkatkan kinerja guru. Dengan hal ini hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu pendidikan tahun pelajaran 2017/2018 adalah baik, dalam artian kepemimpinan kepala sekolah untuk mengelola lembaga yang dipimpinnya, mengedepankan lulusan yang memiliki kompetensi. Meliputi pengetahuan, sikap dan keterampilan.
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN: Kajian Tematik Pendidikan Anak Kurratul Aini; Supandi Supandi
Journal of Education Partner Vol. 2 No. 1 (2023): MEMACU PRESTASI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DENGAN MEMAKSIMALKAN PERAN KOMITE
Publisher : Dewan Pendidikan Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makna pendidikan menurut al-Qur’an adalah usaha yang dilakukan secara terencana dan bertahap untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kepada anak ataupun peserta didik sebagai bekal dalam melaksanakan tugasnya sebagai hamba dan khalifah Allah di muka bumi. Terdapat 3 fase Pendidikan anak, yaitu fase persiapan meliputi Pendidikan pranikah, mendo’akan anak, Menghindari gangguan syetan ketika pembentukan nutfah, memberi nama yang baik, dan memberikan makanan yang halal. Yang kedua fase permulaan, meliputi Pendidikan jasmani dan rohani, Pendidikan dan pengenalan terhadap al-Qur’an. Yang ketiga fase pertumbuhan meliputi membiasakan anak mengucapkan dzikrullah, dan membiasakan menutup aurat. Al-Qur’an dan hadits mengemukakan konsep tentang perlunya peranan dan tanggungjawab orangtua dalam memberikan dan mengembangkan fitrah anak yang dibawanya sejak lahir, yakni laksana kertas putih yang kosong dan orang tualah yang merupakan pendidik pertama dan utama bagi seorang anak. Lingkungan keluarga menjadi tempat pendidikan anak yang pertama dan utama, sehingga menjadi sangat penting bagi orangtua untuk membesarkan dan mengembangkan fitrah keimanan seorang anak
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN: Kajian Tematik Pendidikan Anak Kurratul Aini; Supandi Supandi
Journal of Education Partner Vol. 2 No. 1 (2023): MEMACU PRESTASI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DENGAN MEMAKSIMALKAN PERAN KOMITE
Publisher : Dewan Pendidikan Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makna pendidikan menurut al-Qur’an adalah usaha yang dilakukan secara terencana dan bertahap untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kepada anak ataupun peserta didik sebagai bekal dalam melaksanakan tugasnya sebagai hamba dan khalifah Allah di muka bumi. Terdapat 3 fase Pendidikan anak, yaitu fase persiapan meliputi Pendidikan pranikah, mendo’akan anak, Menghindari gangguan syetan ketika pembentukan nutfah, memberi nama yang baik, dan memberikan makanan yang halal. Yang kedua fase permulaan, meliputi Pendidikan jasmani dan rohani, Pendidikan dan pengenalan terhadap al-Qur’an. Yang ketiga fase pertumbuhan meliputi membiasakan anak mengucapkan dzikrullah, dan membiasakan menutup aurat. Al-Qur’an dan hadits mengemukakan konsep tentang perlunya peranan dan tanggungjawab orangtua dalam memberikan dan mengembangkan fitrah anak yang dibawanya sejak lahir, yakni laksana kertas putih yang kosong dan orang tualah yang merupakan pendidik pertama dan utama bagi seorang anak. Lingkungan keluarga menjadi tempat pendidikan anak yang pertama dan utama, sehingga menjadi sangat penting bagi orangtua untuk membesarkan dan mengembangkan fitrah keimanan seorang anak
PERAN GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MEMBINA AKHLAK BAGI SISWA MADRASAH ALIYAH NOER FADILAH SUMBER PANJALIN AKKOR PALENGAAN PAMEKASAN Supandi Supandi; Ahmadi Ahmadi
Journal of Education Partner Vol. 2 No. 2 (2023): MEMACU PRESTASI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DENGAN MEMAKSIMALKAN PERAN KOMITE
Publisher : Dewan Pendidikan Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Progress in the fields of science and technology is increasingly rapid, causing the younger generation to lose their good identity as eastern people who always uphold the values ​​of politeness and also their identity as Muslims. In response to this, Madrasahs as formal Islamic education institutions try to anticipate and deal with their students, including what is done by the moral aqidah teacher at Madrasah Aliyah Noer Fadilah Sumber Panjalin Akkor Palengaan Pamekasan. The focus of this research is: What is the role of the Aqidah Akhlak teacher in fostering good morals for Madrasah Aliyah Noer Fadilah Sumber Panjalin Akkor Palengaan Pamekasan students? and What are the supporting and inhibiting factors faced by the teacher of moral beliefs? The research method used is a qualitative approach with a qualitative descriptive research type. From the research results, it can be understood that the role of Mr. Mohamad Zaini, M.Pd. as a moral aqidah teacher, you don't just carry out your role as a teacher of the material but also in practicing the values ​​expressed and implied in the moral aqidah material taught with a total approach and strategy, not only in the madrasah environment but also outside. In fact, he often visits students' homes to educate their parents. As for supporting factors, one of them is the support of the school principal. Meanwhile, one of the obstacles is: parents' lack of awareness and understanding of the importance of supervising children when they are at home.
Implementation of Religious Moderation Values through Strengthening Diversity Tolerance in Madrasah Moh. Wardi; Mustiqowati Ummul Fithriyyah; Fathorrahman Z; Tawvicky Hidayat; Ismail Ismail; Supandi Supandi
Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v9i2.27952

Abstract

The objective of this study is to elucidate the integration of religious moderation values within the student body of madrasahs in Sampang Regency, Madura, achieved via collaboration with community and educational professional entities, namely madrasah working groups (KKM), teacher working groups (KKG), subject teacher deliberations (MGMP), and guidance and counseling teacher deliberations (MGBK). Employing a qualitative-phenomenological methodology, this research employs observational and interview techniques to collect data. The findings indicate that the incorporation of religious moderation values has a discernible impact on students' knowledge, attitudes, and skills, facilitated by the influential roles played by social networks and inter-organizational collaborations in Sampang Regency. Educational professional communities and organizations, specifically through KKG and MGMP, significantly contribute to fostering tolerance for student diversity within madrasas, thereby promoting harmony among students from diverse ethnic, cultural, religious, and social backgrounds.
Enhancing the Welfare of Non-Permanent Teachers in the Sumenep Islands: The Imperative for Regional Regulations Mukhlishi Mukhlishi; Yetti Hidayatillah; Supandi Supandi; Khoirul Asiah; Choli Astutik; Hasan Basri; Sama' Sama'
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i2.5182

Abstract

Non-permanent teachers, in carrying out their duties and responsibilities as educators and instructors, have the right to earn income above the minimum living standards and social welfare guarantees. Teachers highly anticipate the issuance of regional regulations in the field of education in an effort to improve the welfare of teachers in Sumenep. This research aims to determine the urgency of regional regulations for improving the welfare of non-permanent teachers in the Sumenep Islands. This research uses a qualitative approach, which is a descriptive analysis with a case study type. Informants were determined using the purposive sampling method, and the informants in this study were 7 school principals, 25 honorary teachers, and seven salary treasurers. Data collection used three methods, namely, interviews, observation, and documentation. The collected data was analyzed using an interactive analysis model. According to the study's findings, the pay for non-permanent teachers as a whole is still below the minimum living standards set in the Sumenep region. Teachers do not always hope to be able to take part in the civil service selection so that teachers' minimum living needs can be met and social welfare can be guaranteed.
METODE PEMBINAAN DAN MANAJEMEN TAHFIDZ AL-QUR’AN AL-HAMIDY BANYUANYAR DAN UNIT KEGIATAN MAHASISWA IKATAN QARI’ DAN DA’I (UKM IQDA) IAIN MADURA Moh Wardi; Ismail
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/al-fikrah.v4i2.143

Abstract

Metode pembinaan di lembaga Tahfidz Al-Qur’an Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar menggunakan metode Musyafaqah talaqqi (menghafal pada pembina secara berhadap-hadapan). Manajemen lembaga tahfidz al-qur’an di pondok pesantren al-Hamidy Banyuanyar secara hirarki berada di bawah naungan Yayasan Al-Hamidy Banyuanyar. Adapun perencanaan (planning) meliputi rekrutmen peserta didik, pengorganisasian (organizing) dengan membagi kelas peserta didik sesuai dengan kemampuan peserta, pergerakan (actuating) dilaksanakan setelah shalat subuh dengan batas minimal 1 lembar disertai dengan absensi setoran dan pengawasan (controling) mengulang apa yang telah disetorkan (muraja’ah) setelah shalat dhuhur dan setelah shalat ashar, masing-masing dengan alokasi waktu 1 (satu) jam. Metode pembinaan Tahfidz Al-Qur’an di UKM IQDA IAIN Madura, pola yang digunakan adalah Takrir, Sam’iyan, Ikhtibar yang dilakukan setiap dua minggu sekali. Sementara manajemen lembaga tahfidz di UKM IQDA IAIN Madura, ketua UKM IQDA menjadi leader dibawah koordinasi Wakil Rektor III dan bersifat intruksional dengan Rektor IAIN Madura sebagai penanggung-jawab.
PERBANDINGAN METODE PENGAJARAN TRADISIONAL DAN MODERN DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: Studi di Lembaga Pendidikan Internasional ABFA Pamekasan Supandi, Supandi; Subhan, Mohammad; Hobir, Abdul
Journal of Education Partner Vol. 3 No. 1 (2024): On Proses. MEMACU PRESTASI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DENGAN MEMAKSIMALKAN P
Publisher : Dewan Pendidikan Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research investigates comparing traditional and modern teaching methods in Islamic religious education at the ABFA Pamekasan International Education Institute. Traditional teaching methods are characterized by an authoritative approach that emphasizes the teacher's role as the main source of knowledge. In contrast, modern teaching methods emphasize interactivity, collaboration, and the use of technology to increase student involvement in learning. This research method uses a comparative qualitative approach by observing classes that apply both teaching methods, conducting interviews with teachers and students, and analyzing educational documents such as lesson plans. Data were analyzed to identify the effectiveness of each method in facilitating a deep understanding of Islamic religious teachings and student responses to learning. The main findings show that modern teaching methods tend to be more effective in increasing student engagement and facilitating an applicable understanding of Islamic religious values. Students respond positively to interactive approaches and the use of technology in learning. However, challenges such as access to technology and local cultural context also influence the implementation of effective teaching methods. The results of this research significantly contribute to the development of Islamic teaching strategies in modern educational environments, by emphasizing the importance of adapting teaching methods according to student needs and prevailing traditional values. The practical implications of this research can help improve the quality of Islamic religious education at the ABFA Pamekasan International Education Institute and the like.
Pemberdayaan Komite Sekolah dan Madrasah Untuk Kemajuan Lembaga Pendidikan Melalui Sharing Program Dewan Pendidikan di Pamekasan Supandi, Supandi; Subhan, Moh.; Hobir, Abdul; Mukhlishi, Mukhlishi
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 7, No 1 (2024): MEI
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v7i1.154

Abstract

Pemberdayaan komite sekolah dan madrasah untuk kemajuan program Pendidikan melalui sharing program dewan Pendidikan di pamekasan perlu untuk kami lakukan mengingat kegiatan tersbut memiliki daya Tarik dan keunikan tersendiri kami, diantaranya adalah komite sekolah dan madrasah masih belum faham terhadap tugas dan fungsi untuk membatu Lembaga Pendidikan, selain itu, komite sekolah dan madrasah belum berdaya dari beberapa aspek, seperti aspek pengetahuan tugas dan fungsinya maupun dari aspek finansial dan anggaran.Metode pengabdian dilakukan dengan beberapa taknik yang diantaranya adalah: 1) identifikasi kegiatan program pengabdian, 2) Menyusun perencanaan kegiatan pengabdian, 3) implementasi pengabdian, 4) Evaluasi dan tindak lanjut pengabdian, 5) publikasi dan penyebaran hasil pengabdian.Pengabdian kepada masyarakat tersbut kami lakukan diantaranya adalah: 1) Pelaksanaan tentang sharing program pemberdayaan dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Pamekasan tahun anggaran 2023 yang meliputi: a) Peran dan fungsi komite sekolah dan madrasah, b) Pengembangan program kerja, c) Keterlibatan masyarakat, d)Kolaborasi dengan pihak terkait yakni dewan Pendidikan Kabupaten Pamekasan. 2) Hasil pelaksanaan sharing program pemberdayaan dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Pamekasan tahun anggaran 2023 yang diantaranya adalah: a) Peningkatan pemahaman dan keterampilan, b) Peningkatan partisipasi masyarakat, c) d) Penguatan kolaborasi kelembagaan dengan dewan Pendidikan Kabupaten Pamekasan, e) Berdampak positif bagi lembaga pendidikan yang berupa lembaga pendidikan sekolah dan madrasah.
Reinforcement Pendidikan Islam melalui Program Gerbang Salam di Pamekasan supandi, supandi; M. Sahibudin; Moh. Wardi; Ismail
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 16 No 2 (2021)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.73 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v16i2.5242

Abstract

Pendidikan Islam yang kami masksud adalah pelasanaan kegiatan Pendidikan yang dilakukan dalam impelemtasi Pendidikan secara umum yaitu Pendidikan islam secara formal dan non-formal atau Pendidikan islam berbasis masyarakat dengan berbasis program Gerakan Pembangunan Masyarakat Islam yang kemudian diistilahkan dengan (Gerbang Salam) yang dilaksanakan di Kabupaten Pamekasan, istilah Gerbang Salam ini muncul pertama kali di Kabupaten Pamekasan pada tahun 2010 berdasarkan ghirah masyarakat pamekasan Bersama para tokoh masyarakat dan ulama’ yang mempunyai keingin yang sama yakni menciptakan masyarakat yang bernuasakan keislam, sehingga untuk mewujudkan hal tersbut, maka jargon ini muncul yang kemudian dikawal dan dimotori oleh LP2SI (Lembaga Pengkajian dan Penerapan Syari’at Islam). Pendidikan Islam dalam hal ini bersfungi sebagai penguat program Gerbang Salam yang kemudian masuk kepada semua sector dan lini kehidupan masyarakat Kabupaten Pamekasan baik dalam ranah implementasi Pendidikan formal maupun implementasi Pendidikan nonformal. Metode penelitian yang digunakan dalam hal ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, adapun informan dalam penelitian ini adalah para tokoh masyarakat, pejabat public yang peneliti anggap mempunyai keterlibatan langsung dalam perumasan program Gerbang Salam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan pendidikan Islam dalam rangka implementasi program Gerbang Salam di kabupaten Pamekasan dilakukan pada beberapa komponen pendidikan seperti: 1) Penguatan pendidikan Islam pada bidang Pendidik, 2) Penguatan pendidikan Islam Peserta didik, 3) Penguatan pendidikan Islam Sarana dan prasarana pendidikan, 4) Penguatan pendidikan Islam Kelembagaan, 5) Penguatan pendidikan Islam Tujuan pendidikan dan 6) Penguatan pendidikan Islam Isi atau kurikulum pendidikan.