Claim Missing Document
Check
Articles

DEATH AS  CULTURAL TEXT:  HERMENEUTICS  OF TORAJA LANGUAGE AND CONTEXTUAL THEOLOGY Kristanto, Kristanto; Dewi, Resnita
JURNAL KONFIKS Vol 12 No 3 (2025): KONFIKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/mhxsaa27

Abstract

Kematian dalam masyarakat Toraja tidak hanya dipahami sebagai peristiwa biologis, tetapi sebagai pengalaman budaya yang diungkapkan dan dimaknai melalui bahasa. Artikel ini bertujuan mengkaji bahasa Toraja tentang kematian sebagai teks budaya dengan menggunakan pendekatan hermeneutika bahasa yang dipadukan dengan perspektif teologi kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-interpretatif melalui studi pustaka dan analisis teks budaya terhadap istilah, ungkapan, serta narasi kematian dalam bahasa Toraja. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahasa Toraja (khususnya dalam Aluk To Dolo) memaknai kematian sebagai proses yang berlangsung secara bertahap, mempertahankan orang yang telah meninggal sebagai subjek sosial yang tetap berelasi dengan komunitas, serta membingkai kematian melalui metafora perjalanan yang kaya makna simbolik. Pembacaan hermeneutik memperlihatkan bahwa bahasa kematian Toraja membentuk pemahaman yang relasional, komunal, dan dinamis. Implikasi teologi kontekstual dari kajian ini menegaskan bahwa bahasa budaya dapat menjadi ruang refleksi iman yang membumi dan dialogis. Dengan demikian, artikel ini memberikan kontribusi bagi kajian bahasa dan sastra, khususnya dalam memahami narasi kematian sebagai teks budaya, sekaligus memperkaya pengembangan teologi kontekstual di Indonesia.
Development of Environment-Based Contextual Learning Model for improving the English Language Competency of Children with Disabilities in Inclusive Schools La'biran, Roni; Gerik Allo, Markus Deli; Resnita Dewi; Tandi Arrang, Judith Raty; Hilda Kalvin; Kevin Imanuel
Eduvelop: Journal of English Education and Development Vol 9 No 1 (2026): Eduvelop: Journal of English Education and Development
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/eduvelop.v9i1.5965

Abstract

This study aims to develop an environment-based contextual learning model designed to enhance the English language competency of children with disabilities in inclusive schools. The research adopts a research and development (R&D) approach using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The model emphasizes the use of real-life environmental contexts as learning resources, integrating natural surroundings, school environments, and community-based materials to create meaningful learning experiences. Data were collected through observation, interviews, and performance assessments involving English teachers, students with disabilities, and inclusive education experts. The results indicate that the environment-based contextual learning model effectively increases students’ motivation, participation, and English proficiency, particularly in vocabulary mastery and communicative competence. The model also promotes inclusive interaction and supports differentiated learning strategies tailored to students’ needs and abilities. Overall, this study concludes that environment-based contextual learning provides a practical and inclusive pedagogical framework for improving English language competency among children with disabilities in inclusive educational settings.