Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH BATU BARA (FLY ASH) TERHADAP KUAT GESER Puji Febry Mindartin; R.M. Rustamaji; Eka Priadi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i3.57768

Abstract

 Stabilisasi tanah merupakan usaha untuk memperbaiki sifat tanah. Proses stabilisasi paling sederhana yakni pemadatan, sehingga menggunakan teknik yang lebih efektif dengan mencampur tanah dengan pasir atau semen, grouting atau injeksi semen, abu terbang (fly ash), pemanasan dan lain sebagainya.Tujuan dari penelitian adalah menganalisa pengaruh penambahan abu terbang batu bara (fly ash) terhadap kuat geser tanah pada Uji Triaxial (Unconsolidated Undrained) dengan mengetahui angka faktor keamanan yang dapat ditinjau dengan penambahan abu batu bara. serta pengaruh dalam penambahan abu batu bara terhadap sifat fisik tanah yang akan menjadi korelasi untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah batu bara (fly ash) terhadap parameter kuat geser tanah dengan cara triaxial. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai kohesi (c) dan sudut geser (ϕ) tertinggi didapat dari tanah dengan kadar fly ash sebesar 40% dengan lama pemeraman selama 28 hari yang menghasilkan nilai sebesar 3.025 kg/cm² dan 15º. Kadar air pada tanah asli sangat berpengaruh terhadap kuat geser tanah dengan semakin besar kadar air pada tanah, nilai sudut geser (ϕ) semakin kecil. Hal tersebut dapat dihasilkan bahwa limbah batu bara (fly ash) dapat digunakan untuk meningkatkan kuat geser tanah berdasarkan nilai kohesi (c) dan sudut geser (ϕ) yang didapatkan. Kata Kunci: Stabilisasi tanah, Fly Ash, Triaxial Unconsolidated-Undrained, Kohesi, Sudut Geser
KAJIAN PERILAKU PERKUATAN TANAH DASAR DI KOTA PONTIANAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISA NUMERIK Wulan Hidayah; - Aprianto; Eka Priadi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.42543

Abstract

Salah satunya dari pusat perekonomian yang berada di kota Pontianak yang terletak di jalan Hassanuddin dan di jalan H. Rais A. Rachman, sehingga sepanjang jalan tersebut sering terjadinya kemacetan yang disebabkan oleh kegiatan masyarakat di sekitar jalan tersebut. Untuk mengurangi kepadatan kendaraan maka pemerintah melakukan perlebaran jalan tersebut. Faktor kondisi tanah di kota Pontianak didominasi oleh tanah lempung lunak. Secara umum tanah lempung lunak adalah suatu jenis tanah kohesi yang mempunyai sifat kurang menguntungkan. Proses penurunan ini akan dihitung menggunakan analisa data program Plaxis Proffesional 8.6 didapat angka berupa penurunan setelah perkuatan. Dari hasil analisa maka terdapat jumlah cerucuk 10 buah pada lebar jalan 4 meter dikali dengan 1 meter memanjang. Pada perencanaan dilapangan jumlah cerucuk yang digunakan 11 buah dengan jarak 40 cm. Sehingga daya dukung dari cerucuk kekuatan kayu kelas 2 memiliki Modulus Elastisitas (E) sebesar 100000 kg/cm2, luas penampang cerucuk (A) 78,57 cm2, kekuatan normal (EA) 231155,571 kN/m, Inersial cerucuk 491,07 cm4, dan kekuatan lentur (EI) 144,47 kN.m2/m. Dengan tital beban (Q) 104,26 kN/m3. Sehingga dengan ini menambah daya dukung di lapangan. Kata kunci : Cerucuk, daya dukung, plaxis, penurunan.
ANALISIS KOMBINASI PRE-LOADING MEKANIS DAN ELEKTROKINETIK TERHADAP SIFAT FISIS TANAH Chari Asroy Hasibuan; R. M. Rustamaji; Eka Priadi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.49144

Abstract

Tanah lunak memiliki karakteristik yang buruk untuk pembangunan suatu konstruksi, dikarenakan umumnya menghadapi masalah dengan daya dukung yang rendah, dan tingginya kadar air. Untuk menangani permasalahan tersebut, dapat digunakan metode perbaikan secara hidrolis, yaitu dengan mengeluarkan air dari pori tanah. Perbaikan tanah secara hidrolis salah satunya adalah dapat dilakukan dengan cara pembebanan (preloading) dan dapat pula dilakukan dengan metode elektrokinetik, dimana metode ini memanfaatkan fenomena elektroosmosis. Pada penelitian ini dilakukan uji sifat fisis (kadar air, berat volume, berat jenis, permeabilitas, batas atterberg, dan analisa hidrometer)  dan mekanis (geser langsug) dengan beberapa perlakuan, diantaranya: preloading tanpa elektrokinetik, preloading kombinasi elektrokinetik dengan arus 5 ampere, preloading kombinasi elektrokinetik dengan arus 20 ampere, dan preloading kombinasi elektrokinetik dengan arus 20 ampere + air garam. Hasil penelitian menunjukan perubahan terhadap sifat tanah sebelum dan sesudah perlakuan. Kadar air tanah mengalami penurunan, berat volume kering mengalami peningkatan, terjadi penurunan pada nilai koefisien permeabilitas dan angka pori serta terjadi peningkatan pada kuat geser dan kohesi tanah.  Dari pengujian dengan penambahan air garam dapat memberikan nilai signifikan dalam membantu untuk memperkecil hambatan dan membuat arus listrik bertahan dengan stabil. Hal ini menunjukan bahwa metode elektrokinetik ini dapat dijadikan sebagai alternatif perbaikan tanah lunak yang inovatif dan menjanjikan.Kata Kunci: elektrokinetik, elektroosmosis, preloading, dan sifat fisis.
KAJIAN TRANSFER BEBAN AKSIAL TIANG PANCANG PADA TANAH LUNAK Fajar Andhika; Eka Priadi; Ahmad Faisal
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.302 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.32269

Abstract

Merancang bangunan di kota Pontianak, terkadang masih menemui kendala. Masalah umum yaitu tanah di Pontianak berupa tanah lunak yang memberikan daya dukung rendah terhadap sistem konstruksi bangunan di atasnya. Sedangkan daya dukung yang memadai berada pada lapisan tanah yang sangat dalam, berkisar antara 30 – 40 m. Metode untuk memperoleh daya dukung yang lebih baik adalah dengan menggunakan fondasi tiang. Fondasi jenis ini mampu menahan beban yang besar melalui kemampuannya menahan beban melalui perlawanan gesek antara dinding tiang dan tanah sekitarnya yang disebut daya dukung selimut serta kemampuan  menahan beban yang ditentukan oleh luasan ujung tiang terhadap tanah di bawahnya yang disebut daya dukung ujung. Dalam perhitungan daya dukung, diperlukan hasil yang akurat dan dalam waktu yang singkat. Oleh karena itu, penggunaan program komputer menjadi pilihan utama. Software APILE dan GROUP merupakan program komputer untuk menganalisis fondasi tiang. Penelitian kali ini menganalisis tiang pancang tunggal maupun kelompok dengan diameter tiang 3 cm dipancang sedalam 150 cm. Hasil analisis berupa nilai daya dukung berdasarkan perhitungan manual, loading test, software APILE (A Program for the Analysis and Design of Axially Loaded Piles), dan GROUP (A Program for the Analysis of Piles in a Group) yang kemudian hasilnya dibandingkan.Kata kunci: tanah lunak, beban aksial, tiang pancang, daya dukung, software
Perberdayaan Melalui Peningkatan Keterampilan Pembuatan Pelet Ikan di Desa Limbung Kecamatan Sungai Raya wahyudi, tri; Priadi, Eka
Jurnal Pengabdi Vol 7, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v7i1.72784

Abstract

Tingginya permintaan pakan ikan tidak dibarengi dengan harga ikan. Besarnya kebutuhan pakan ikan, dan semakin tingginya harga pakan, menyebabkan usaha kolam ikan yang dikelola mitra sering kali mengalami kerugian. Pasokan pakan yang masih didatangkan dari luar pulau Kalimantan, menyebabkan harga pakan terus berfluktuatif. Saat ini harga pakan ikan untuk pembesaran berkisar Rp.9.500 s/d Rp.14.500 per kilo, sedangkan harga ikan antara Rp. 19.000 s/d Rp. 25.000 per kilo.     Dedak yang cukup berlimpah, dan berharga murah menjadi alternatif pembuatan pakan ikan, hanya saja saat ini mitra belum memiliki teknologi pembuatan pellet ikan.Melalui kegiatan PKM ini akan dihibahkan 1 unit Mesin Pelet Serbaguna , disamping itu akan dilakukan pemberdayaan kelompok   tani melalui pelatihan, dan pendampingan mitra terkait cara penggunaan mesin, dan perawatannya serta bagaimana cara pembuatan pelet ikan.Target luaran dari program ini adalah hibah 1 Mesin Pelet Ikan Serbaguna, artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal ber ISSN, video yang dipublikasikan pada portal youtube,   publikasi di media massa/elektronik dan meningkatnya kemampuan mitra sehingga menjadi tenaga terampil yang mampu mengoperasikan Mesin dan mampu menghasilkan pellet ikan yang unggul.
Stabilizing fine-grained soil by electrically injecting Ca2+, CO32-, and HPO42- ions Rustamaji, R M; Priadi, Eka
Communications in Science and Technology Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Komunitas Ilmuwan dan Profesional Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21924/cst.9.1.2024.1448

Abstract

This paper presents a new technique that can electrically inject stabilizing ions, which can be used to stabilize soil. Other processes also occur simultaneously during treatment such as electrolysis, dissociation, sorption, and exchange mechanisms, etc. The aim of the research is to evaluate the effectiveness of the injection of stabilizing ions (Ca2+, CO32-, and HPO42-) in enhancing the shear strength of fine-grained soils. The shear strength of the soil increased up to 127% after treatment when measured near the anode and up to 495% when measured near the cathode. The results show that the proposed method can significantly increase soil strength; hence, it overcomes bearing capacity problems in soft fine-grained soils with low hydraulic conductivity.
PENGARUH PENAHMBAHAN MATOS SOIL STABILIZER PADA LAPISAN FONDASI BADAN JALAN YANG DISTABILISASI DENGAN FLY ASH TERHADAP SIFAT MEKANIS TANAH Grossbia, Danny; Aprianto, Aprianto; Priadi, Eka
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i2.67192

Abstract

Stabilisasi tanah adalah usaha untuk memperbaiki sifat-sifat tanah yang ada, sehingga didapakan sifat-sifat tanah yang memenuhi syarat-syarat teknis untuk lokasi konstruksi bangunan. Stabilisasi tanah campuran Fly Ash dan Matos Soil Stabilizer. Tanah yang digunakan adalah tanah dari Peniraman, Kab. Mempawah. Variasi fly ash yang digunakan adalah 10% dari berat tanah dan variasi Matos Soil Stabilizer yang digunakan adalah 2%, 4%, 6% dan 8%. Setiap variasi campuran memiliki masa curing 0 Hari, 7 Hari serta 14 Hari Penelitian dilakukan untuk menghasilkan perbaikan parameter sifat mekanis pada tanah timbunan paling efektif.. Hasil pengujian UCS paling efektif terdapat pada masa curing 14 hari dengan variasi campuran 10% Fly Ash + 8% Matos sebesar 21,127 kg/cm2 . Hasil Pengujian CBR paling efektif terdapat pada variasi campuran 10% Fly Ash + 8% Matos sebesar 114,404 % dengan masa curing 14 hari. Pengujian Kuat Geser menghasilkan nilai Sudut geser ( °) dan Nilai Kohesi Geser (c) paling optimal pada variasi campuran 10% Fly Ash + 8% Matos dengan masa curing 14 hari sebesar 48,306 ° dan 0,565 kg/cm2 . Hasil pengujian konsolidasi menghasilkan nilai Compression Index (Cc) dan nilai Koefisien Konsolidasi (Cv) dimana nilai paling optimal terdapat pada variasi campuran 10% Fly Ash dan 8% Matos sebesar 0,093 dan 0,0006. Hasil pengujian UCS dan CBR berdasarkan sifat-sifat campuran bahan tambah Matos berdasarkan Spesifikasi Teknik Bina Marga. Kata Kunci : Fly Ash, Matos, Sifat Mekanis, Stabilisasi tanah
PENGARUH PENAMBAHAN MATOS SOIL STABILIZER PADA LAPISAN FONDASI BADAN JALAN YANG DISTABILISASI MENGGUNAKAN FLY ASH TERHADAP KARAKTERISTIK KEMBANG-SUSUT TANAH Perdana, Aryadika Putra; Aprianto, Aprianto; Priadi, Eka
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i2.66044

Abstract

Tanah merupakan dasar dari struktur yang harus memiliki sifat dan daya dukung yang baik, karena kekuatan struktur berhubungan langsung dengan kemampuan lapisan tanah dasar untuk menyerap dan meneruskan beban kerja. Stabilisasi tanah adalah proses memperbaiki sifat-sifat tanah dengan menambahkan sesuatu ke dalam tanah untuk meningkatkan kekuatan tanah dan  mempertahankan kekuatan geser. Pencampuran tanah dapat dilakukan dengan menggunakan bahan buatan pabrik untuk memperbaiki sifat teknis tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh matos soil stabilizer pada campuran fly ash dan tanah terhadap karakterisitik kembang susut tanah. Akan tetapi tanah tersebut dimodifikasi dengan bentonite, karena untuk sifat kembang susut sendiri dalam pengujiannya harus menggunakan tanah yang memiliki potensi pengembangan yang tinggi. Bahan pengikat yang  digunakan dalam stabilisasi ini yaitu fly ash sebesar 10% dan bahan aditif yang digunakan yaitu matos soil stabilizer dengan variasi 1%, 2%, 4%, dan 8% dengan waktu pemeraman 0,7,14 hari. Sehingga stabilisasi tanah  berperan sebagai alternatif pengurangan permasalahan pencemaran limbah ini. Setelah dilakukan pengujian fisis dan mekanis dengan bahan campuran tersebut didapatkan hasil bahwa dengan semakin banyak kadar matos soil stabilizer yang digunakan maka semakin menurun pengembangan dari tanah.
KAJIAN OPTIMASI FONDASI TIANG PANCANG DAN FONDASI TIANG BOR PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT BARU SIANTAN KOTA PONTIANAK Sahabung, Elvinanda Putra; Bachtiar, Vivi; Priadi, Eka
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i2.65419

Abstract

ABSTRAKFondasi dalam menjadi solusi fondasi yang digunakan untuk kondisi tanah Pontianak yang lunak. Pembangunan Rumah Sakit Baru Siantan Kota Pontianak menggunakan mini pile 25cm x 25cm sepanjang 6 m di kedalaman 33 m. Penelitian dilakukan dengan mengkaji ulang spun pile dan bored pile pada kedalaman 33 m untuk mendapatkan fondasi terbaik. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data CPT, SPT dan DED. Perhitungan struktur atas menggunakan program Etabs 18. Analisa penurunan menggunakan metode statis dan program Plaxis v.8.6. Dari analisa diperoleh Qall dengan menggunakan data SPT. Metode Brown (2001) sebesar 858,559 kN untuk spun pile diameter 40 cm, 1118,299 kN untuk spun pile diameter 50 cm. Metode Lopes and Laprovitera (1988) sebesar 342,262 kN untuk bored pile diameter 40 cm, 439,508 kN untuk bored pile diameter 50 cm. Jarak antar tiang sangat mempengaruhi efisiensi kelompok tiang. Penurunan total spun pile metode statis adalah 127,632 mm untuk spun pile diameter 40 cm, 128,019 mm untuk spun pile diameter 50 cm. Penurunan dengan program Plaxis v.8.6 yaitu 86,23 mm untuk spun pile diameter 40 cm, 92,47 mm untuk spun pile diameter 50 cm.   Berdasarkan SNI (8460:2017) hasil penurunan fondasi memenuhi syarat penurunan yang diizinkan pada kelompok tiang. Dari metode AHP diperoleh spun pile lebih optimal.  Kata Kunci: daya dukung, jumlah tiang, penurunan, fondasi dalam, analytical hierarchy process
Analisa Postur Kerja dengan Metode RULA dan REBA pada Kegiatan Penghalus Beras Bubur Pedas Khas Kalimantan Barat Wahyudi, Tri; Priadi, Eka; Rahmahwati, Ratih; Sujana, Ivan; Uslianti, Silvia; Herawatiningsih, Ratna; Meliyani, Winda
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 9, No 1: June 2024
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v9.i1.2024.49-58

Abstract

Proses pembuatan bubur pedas yang dilakukan ibu PKK Kelurahan Tanjung di Mempawah memerlukan penumbukan untuk menjaga teksturnya yang khas. Proses penumbukan yang berlangsung lama menyebabkan cedera, kram dan kelelahan otot pada tangan karena proses yang berulang-ulang. Proses penumbukan yang dilakukan dengan postur yang tidak baik dengan posisi yang tidak dinamis dapat membuat pekerja rentan mengalami masalah lainnya. Postur kerja seperti ini harus dicegah untuk menghindari terjadinya musculoskeletal disorders (MsDs). Tujuan penelitian ini yaitu memberikan perbaikan dan optimalisasi kerja yang lebih baik, aman, nyaman serta lebih efisien daripada sebelumnya. Penelitian ini merancang bangun ulang mesin berdasarkan pertimbangan Anthropometri untuk memperbaiki postur kerja dan kenyamanan pekerja dengan metode RULA dan REBA. Dimensi tubuh tinggi siku berdiri (TSB) dan panjang lengan bawah (PLB) dengan persentil 5-th digunakan sebagai ukuran untuk perancangan mesin baru. TSB memiliki ukuran 80 cm yang digunakan untuk mengukur tinggi peletakan tepung saat duduk dan PLB memiliki ukuran 20 cm yang digunakan untuk mengukur panjang jangkauan peletakan tepung. Skor RULA yang sebelumnya bernilai 4 dengan warna kuning telah berubah menjadi 2 dengan warna hijau. Warna hijau menunjukkan bahwa postur tubuh saat menghaluskan beras dapat diterima jika tidak dilakukan berulang-ulang dalam jangka waktu yang lama dan memenuhi persyaratan ergonomi, sehingga perbaikan tidak diperlukan segera. Skor akhir REBA mengalami perubahan yang semula memiliki skor akhir 4 berubah menjadi skor akhir 3 yang termasuk ke dalam level resiko rendah yang berarti postur kerja pekerja mungkin belum terlalu perlu dilakukan perbaikan.
Co-Authors - Aprianto - Bashori - Firmansyah - Herwin - Mislan - Sutrisno -, Sopian A’an, Andreas Abu Bakar Alwi Abubakar Alwi Ade Iwan Kurniawan, Ade Iwan Ahmad Faisal Ahmad Faisal Ahmad Sadri Ahmad, Faisal Al Anshori, Rifki Alfiansyah, Indra Alkautsar Saputra Alyani, Alifa Innasa Andi, Uray Ferry Andria, Tya ANDRIANUS SAPUTRA Apriani, Fastiwi Aprianto - Aprianto . Aprianto, - Aprianto, . Apriyanto ., Apriyanto Apriyanto, - Ardhana, Praditya Ardi, Rosihan Ashari, Fahmi Nur Asriyardi, Ibnu Aswandi . Aswandi, - Atikah, Dewi Ayu Aprillia Azami, Fikri Irfanil Budhi Purwoko, Budhi Chairul Huda, Chairul Chakim, Abdul Chari Asroy Hasibuan Dennery ., Dennery Desi Alfianti Eduard Asna Padagi, Eduard Asna Edy Edy Efan Hidayat Elvira Elvira Elvira, - Fajar Andhika Fauzi, Harfian Fendy Oktavianto Firmalisa Maulina, Firmalisa Fitri Imansyah Fitria, Lia frengky, frengky Grossbia, Danny Gunarto, Danang Gusti Aisamuddin Gusti Zulkifli Mulki Harbin Simbolon Harsusani, - Heni Pujiastuti Herwani . Irfiansyah . Ishak Hasan Iskandar, Victor Otto Ivan sujana Ivan Sujana Jaka, - Jhon Ulik Siahaan Junaidi, Lalu Muhamad Juniardi, Fitri Kahfi, Muhammad Ashhabul Kameistu, Ponsianus Karo-Karo, Ilham Kharisma Dewi Khrisna Catur Wibawa Komala Erwan Kurniadi, Gabriel Roy Leonova, Leonova Mansyur M, Mansyur Maryono, Ady Meliyani, Winda Melza Hirsafitri Muhammad Nur Ilham Muharram, Dian Murad, Murad Murwanto, Yohanes Naim, . Natal Gloria Leo Rencus Purba Noveicalistus H Djanggu Novita, Arisia Nurhayati Nurhayati P. S, Albert Allowenda Pamungkas, Arie Perdana, Aryadika Putra Prastiya, Chandra Puji Febry Mindartin Pungkas, Kwenz Narashida Putri, Famelga Clea R M Rustamaji R. M. Rustamaji R. M. Rustamaji, R. M. R.M. Rustamaji Rahmahwati, Ratih Raihan, Nabila Nur Ratna Herawatiningsih Ridho, Abdul Haris Rifaldi, Muhammad Arif Rivaldy, Arya Robie Asta Rosihan Anwar, Rosihan Rosita Hermiyati Rustamadji . RUSTAMAJI RUSTAMAJI Rustamaji, - Rustamaji, R.M Rustamaji, R.M. Rustamaji, Raden Mas Rustamaji2, R. M. Sahabung, Elvinanda Putra Sandan, Michael Abong Saputra, Nanda Zulna Sari, Indah Wulan Septianto, Septianto Sherly Kurnia Silvia Uslianti Simorangkir, August Patria Sinambela, David Michael Siregar, Yustika Handayani Sitompul, Irwan Tridayanto Slamet Widodo Suhendi, Redi Sujana, Ivan - Sukaryanto . Supianto, Agus Sutria Hartiwi Sutrisna, Dedy Tri Wahyudi Utomo, Kiki Prio Utomo, Marsudi Vivi Bachtiar Wahyu Adi Tama A Wulan Hidayah Zanjabil, Ananda Anggiat Zulkipli ., Zulkipli