Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA KESTABILAN DINDING PENAHAN TANAH DENGAN FONDASI BOREDPILE DI SAJINGAN, KABUPATEN SAMBAS, PROVINSI KALIMANTAN BARAT Al Anshori, Rifki; Priadi, Eka; Bachtiar, Vivi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i1.91054

Abstract

Konstruksi dinding penahan tanah atau disebut Retaining Wall adalah bangunan yang dikhususkan untuk menstabilkan tanah pada kondisi dan keadaan yang tertentu khususnya pada area tanah yang berkontur lereng alam maupun lereng buatan atau lereng akibat urugan tanah seperti pada kasus yang terjadi di daerah Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa stabilitas suatu dinding penahan tanah dengan menggunakan fondasi borepile terhadap beban yang diterimanya di daerah Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, serta memperhitungkan deformasi konstruksi dengan menggunakan analisa program Plaxis Professional 8.6 GeoStudio SLOPE/W. Berdasarkan analisa perhitungan stabilitas dinding penahan tanah untuk STA 0+190 STA 0+200 menunjukan bahwa dinding penahan tanah tidak mampu menahan gaya geser, dan daya dukung tanah, sehingga ditambah perkuatan dengan pemasangan borepile dengan diameter 60cm. Selain itu, pada analisa menggunakan Plaxis Proffesional 8.6 juga didapatkan nilai deformasi tanah, nilai deformasi yang didapatkan untuk STA 0+190 adalah 1,844 cm tanpa tiang dan 1,555 cm dengan tiang, kemudian untuk STA 0+200 adalah 1,499 cm tanpa tiang dan 1,354cm dengan tiang.
PENERAPAN TEKNOLOGI PASCA PANEN BUAH PINANG DAN PENGOLAHAN LIMBAH TANAMAN PINANG PADA MASYARAKAT DESA PUNGGUR KECIL Sujana, Ivan -; Priadi, Eka; Utomo, Kiki Prio
Jurnal Pengabdi Vol 8, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v8i1.85851

Abstract

Mitra Kelompok Tani Simpang Jaya 1 yang ada di Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya memiliki kegiatan usaha perkebunan dengan komoditas biji buah pinang kering. Proses pengeringan buah pinang hasil panen sampai saat ini masih dilakukan oleh mitra secara konvensional dengan cara dijemur dan memerlukan waktu 20 "“ 30 hari, begitu juga dengan limbah sabut buah pinang dan pelepah pinangnya belum dimanfaatkan untuk diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah untuk peningkatan perekonomian mereka. Berdasarkan permasalahan tersebut maka kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian mitra khususnya dan masyarakat Punggur Kecil pada umumnya, melalui penerapan dan hibah teknologi tepat guna berupa mesin pengering buah pinang dan mesin pres cetakan pengolahan limbah pelepah pinang menjadi produk berupa piring. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan dan evaluasi tindak lanjut, terekam beberapa manfaat yang diperoleh oleh mitra Kelompok Tani Simpang Jaya 1. Mitra mendapatkan informasi yang jelas dan utuh mengenai hakekat pemberdayaan masyarakat dari segi pengetahuan dan keterampilan, yaitu berupa proses pengeringan buah pinang menjadi lebih cepat dan efektif. Selain itu limbah sabut buah pinang dan pelepah pinang dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah berupa piring berbahan sabut buah pinang atau pelepah pinang, sehingga bermanfaat untuk pengembangan industri rumah tangga dan peningkatan perekonomian mitra khususnya dan masyarakat Desa Punggur Kecil pada umumnya.
The Effect of Matos Soil Stabilizer on Mechanical Properties of Soil Stabilized with Cement Ardhana, Praditya; Aprianto; Bachtiar, Vivi; Rustamaji, R M; Priadi, Eka
Jurnal Inovasi Teknologi Vol 5 No 2 (2024): October
Publisher : Engineering Forum of Western Indonesian Government Universities Board (Forum Teknik, BKS-PTN Wilayah Barat) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In pavement construction, it consists of subgrade, foundation layer and overburden. In working on landfill, the quality of the landfill can be improved by stabilization. Stabilization is a way to improve the properties and parameters of the soil, so that the soil is suitable or qualified to be used according to its function. One of the ways to stabilize soil is by chemical stabilization. In this research using additives such as fly ash & matos soil stabilizer. The soil samples were taken from Peniraman Quarry, Mempawah Regency. Also, the fly ash used comes from the waste of Paiton power plant, Probolinggo Regency. The tests carried out were testing the physical properties of the soil. The results obtained were then adjusted to the lower foundation layer of the road with specifications based on the 2018 General Specifications, Road and Bridge Construction Work (Revision 2). The test was carried out with a mixture of 10% fly ash and variations of matos soil stabilizer 2 - 8%, stabilization was carried out with a curing period of 0 - 14 days. From the results of the soil test, the plasticity index was found to be 14.252%. From the test results of the highest mixture variation, which is a mixture of soil + 10% fly ash + 8% matos soil stabilizer with a curing period of 14 days. The test results obtained a plasticity index of 7.295%, so it can be concluded that the higher the percentage of matos soil stabilizer used, the plasticity index value of the soil decreases and has met the requirements in the construction of the lower foundation layer of the road (B class).
Study Of Bearing Capacity Of Piles Due To Vertical Loading In Pontianak Saputra, Nanda Zulna; Bachtiar, Vivi; Priadi, Eka
Jurnal Teknik Sipil Vol 25, No 2 (2025): Vol 25, No 2 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jts.v25i2.89763

Abstract

Infrastructure development in Pontianak, particularly the Kapuas Bridge Duplication Project 1 (MYC) 2022-2024, requires thorough foundation planning due to the area"™s soft, water-saturated soil with low bearing capacity. This study analyzes the ultimate bearing capacity (Qu) and settlement of 80 cm diameter steel pile foundations at pile point 3. The analysis reveals that the minimum pile bearing capacity (Qall) using the Brown (2001) method is 274,25 tons, while the APILE v.2019 program yields a bearing capacity of 383,3 tons. The group pile-bearing capacity analysis shows a total capacity of 2.875,511 tons, exceeding the applied working load of 2.683,304 tons, with a group efficiency of 0,699. The elastic settlement for a single pile is 3,87 mm, while the pile group"™s is 13,95 mm. Long-term consolidation settlement is calculated at 126,20 mm, while PLAXIS simulation results show 72,03 mm. Interpreting static load test results using various methods (Chin, Davisson, Meyerhof, etc.) shows variation in bearing capacity, with the Meyerhof method providing the most consistent results. Based on this analysis, the 80 cm diameter steel pile foundation meets the safety and stability requirements for long-term use.
KAJIAN STABILITAS LERENG AREA WASHING PLANT PADA AREA TAMBANG DI KALIMANTAN BARAT Rivaldy, Arya; Priadi, Eka; Gunarto, Danang
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.98584

Abstract

Stabilitas lereng merupakan elemen krusial dalam perencanaan dan pelaksanaan infrastruktur pertambangan, terutama di daerah dengan topografi curam seperti di wilayah Washing Plant. Keruntuhan di area ini mengakibatkan penghentian aktivitas pencucian bijih bauksit di fasilitas tersebut, sehingga diperlukan analisis geoteknik untuk menilai tingkat keamanan lereng. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor keamanan lereng dengan menggunakan Metode Bishop Simplified dan perangkat lunak GeoStudio. Parameter tanah diperoleh dari pengujian laboratorium yang mencakup berat volume, kohesi, dan sudut geser. Hasil analisis manual dengan Metode Bishop menunjukkan nilai faktor keamanan sebesar 1,607, sedangkan perangkat lunak GeoStudio memberikan nilai faktor keamanan yang bervariasi, dengan nilai minimum sebesar 1,608. Kedua hasil tersebut memenuhi kriteria stabilitas menurut SNI 8460:2017 (FK > 1,5), meskipun masih berada pada batas kritis yang memerlukan perhatian. GeoStudio terbukti lebih efektif dalam mengevaluasi berbagai kemungkinan lintasan kelongsoran serta memberikan visualisasi distribusi faktor keamanan yang lebih beragam dan akurat.
STUDI PERILAKU DEFORMASI LATERAL TURAP DI ANGKUR (ANCHORED SHEET PILE) DI LERENG SUNGAI KAPUAS Rifaldi, Muhammad Arif; Priadi, Eka; Aprianto, Aprianto
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.62757

Abstract

Dinding penahan tebing menggunakan Turap diangkur (Anchored Sheet Pile) selain dirancang menahan beban aksial, juga harus dirancang dengan memperhitungkan beban lateral yang antara lain berupa tekanan tanah pada sheet pile dan beban benturan dari kapal. Sheet pile adalah suatu konstruksi yang berupa lembaran beton pracetak menerus yang dibuat dengan cara menyambung potongan "“ potongan yang saling terkait yang bertujuan untuk menahan gaya horizontal akibat tekanan tanah dan air. Selain berfungsi untuk menahan tanah, sheet pile diangkur juga berfungsi untuk menahan masuknya air ke dalam lubang galian sehingga cocok digunakan di daerah pesisir laut atau sungai. Penelitian ini dilakukan pada pengerjaan sheet pile yang diperkuat dengan jangkar sebagai penahan tebing Sungai yang dilakukan di sisi Sungai kapuas Jl.Adi Sucipto, Kabupaten Kubu Raya. Pekerjaan ini telah selesai dan pekerjaan pengurukan dilakukan di sisi tebing Sungai Kapuas, Mako Brimob Polda KALBAR Kabupaten Kubu raya. Sebagai hasil dari pekerjaan, bagian dari tumpukan lembaran sheet pile telah bergerak ke arah sungai atau terlihat miring dan bagian lainnya masih berdiri tegak. Dampak pengurukan terhadap bangunan mengakibatkan pergerakan lateral atau deformasi ke arah Sungai kapuas namun struktur bangunan tidak rusak. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan metode elemen hingga menggunakan software Plaxis 8.6 software lpile ensoft dan analisis manual.Kata-kata kunci: Anchored Sheet Pile, Deformasi Lateral ,gaya Lateral, Plaxis 8.6, Urugan Pasir.  Cliff retaining walls using anchoring retaining walls in addition to being designed to withstand axial loads, must also be designed taking into account lateral loads, among others, in the form of soil pressure on the pavement and impact loads from ships. Retaining walls are constructions in the form of continuous precast concrete slabs made by joining interlocking pieces that aim to withstand horizontal forces due to soil and water pressure. In addition to functioning to hold the ground, anchoring retaining walls also serve to hold the entry of water into the dug hole so that it is suitable for use in coastal areas of the sea or river. This study was conducted on the construction of retaining walls that are reinforced with term as retaining River cliffs conducted on the kapuas River side Jl.Adi Sucipto, Kubu Raya Regency. This work has been completed and backfilling work was carried out on the cliff side of the Kapuas River, Mako Brimob Polda KALBAR Kubu raya regency.As a result of the work, part of the sheet pile sheet pile has moved towards the river or looks tilted and the other part is still standing upright. The impact of backfill on the building resulted in lateral movement or deformation towards the kapuas River but the structure of the building was not damaged. This analysis was performed using finite element method using Plaxis 8.6 software lpile ensoft software and Manual analysis. This analysis was done by finite element method using Plaxis 8.6 lpile ensoft software and manual analysis.Keyword : Anchored Sheet Pile, Lateral Deformation, Lateral style, Plaxis 8.6, sand fill.
Pemberdayaan Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa Melalui Hibah Dan Pelatihan Mesin Penggulung Benang Tenun Berbasis Teknologi Tepat Guna Putri, Famelga Clea; Wahyudi, Tri; Priadi, Eka; Uslianti, Silvia; Rahmahwati, Ratih
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.929

Abstract

Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa di Jalan Khatulistiwa, Gang Sambas Jaya, Pontianak Utara, merupakan destinasi budaya yang tumbuh dari kreativitas masyarakat dalam melestarikan seni tenun tradisional khas Sambas dan corak insang khas Pontianak. Sejak diresmikan pada akhir 2018, kawasan ini menunjukkan geliat ekonomi lokal berbasis kearifan lokal, dengan lebih dari 50 pengrajin dan 17 rumah yang memiliki alat tenun sendiri. Meski demikian, proses produksi tenun masih dilakukan secara manual, termasuk dalam penggulungan benang yang memerlukan waktu dan tenaga ekstra. Oleh karena itu, diperlukan intervensi teknologi tepat guna berupa mesin penggulung benang tenun tenun yang dapat meningkatkan efisiensi kerja, produktivitas, dan kualitas hasil tenun. Hibah yang diberikan adalah mesin penggulungan benang dan pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi proses penggulungan benang, pengurangan beban kerja manual, dan percepatan waktu produksi kain tenun. Pengrajin memberikan keterangan bahwa produktivitas meningkat ±30% dibandingkan metode tradisional Tarau, sementara kualitas hasil gulungan benang menjadi lebih rapi dan konsisten. Selain itu, kegiatan ini mendorong peningkatan semangat dan motivasi perajin dalam melestarikan warisan budaya tenun, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan melalui kapasitas produksi yang lebih besar.
Kajian Land Subsidence pada Ruas Jalan Bukit Serayan-Bambang Ismoyo Kabupaten Bengkayang Murad, Murad; Priadi, Eka
CIVED Vol. 10 No. 2 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v10i2.419

Abstract

Kabupaten Bengkayang terus berbenah diri seiring menyambut lajunya pembangunan perekonomian khususnya pembangunan infrastruktur rekonstruksi ruas jalan. Dengan banyaknya pembangunan infrastruktur yang dilakukan di berbagai topografi lereng menjadi salah satu lokasi yang menjadi bagian dari pembangunan tersebut. Untuk membuat jalan yang nyaman, analisis keamanan lereng harus dilakukan sejak awal. Saat ini beberapa ruang jalan yang ada di Kota Bengkayang mengalami masalah yaitu penurunan tanah. Amblesan yang terjadi cukup signifikan mengganggu aktivitas masyarakat dan bisa berakibat fatal bagi pengguna jalan yang melintas di atasnya. Penurunan tanah menjadi masalah utama bagi masyarakat. Tujuan untuk menganalisis klasifikasi tanah dan menghitung penurunan tanah serta mencari solusi untuk perkuatan tanah di ruas jalan yang ada di Kota Bengkayang. Penelitian ini dilakukan dengan membuat lubang bor pada 2 titik dan uji laboratorium. Hasil penelitian pada lubang bor 1 dan lubang bor 2 lapisan tanah dasar pada kedua titik pengeboran didominasi oleh lempung lanauan dan lanau lempungan dengan disisipi tipis pasir halus sampai lapisan lempung batu padat dan sangat keras pada kedalaman 8 – 12 m. Total penurunan pada lokasi titik bor SB.01 sebesar 3,1 cm dan pada titik bor SB.02 sebesar 6,2 cm. Sehubungan dengan fungsi dan kelas jalan yang digunakan untuk kebijakan pemerintah Kabupaten Bengkayang, diperlukan perawatan berkala di wilayah ruas jalan tersebut untuk meningkatkan daya dukung tanah dasar.
The Influence of Ground Water Level Conditions on the Stability of Road Slopes with Retaining Walls Priadi, Eka; Murad, Murad
CIVED Vol. 10 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v10i3.475

Abstract

This research was carried out using the P laxis 8.0 finite element method and manual calculations as well as by evaluating the safety factor value. Slope stability analysis using the P laxis program aims to determine the safe value of the slope before and after reinforcement using a cantilever - type retaining wall. Based on the analysis of the P laxis program before the installation of the cantilever retaining wall, in general the condition of the retaining wall on Jalan Ahmad Yani Gg. Batu Mas, Singkawang City experienced a landslide due to the condition of the soil which was classified as having low soil mechanical properties. Slopes with designed cantilever wall reinforcement are considered safer because they have the smallest displacement and settlement values, and meet all slope stability requirements, ie, shear stability is 1.251 > 1.5 (Safe), stability against overturning is 2.415 > 2 (Safe) , and bearing capacity is 0.555 < 0.583. The cantilever retaining wall structure uses D16-100 principal reinforcement and D10-100 shrinkage reinforcement, the base plate uses D16-150 principal reinforcement and D10-100 shrinkage reinforcement.
STRATEGI PENGEMBANGAN PRASARANA PERMUKIMAN DI JAGOI BABANG SEBAGAI PENUNJANG KAWASAN PERBATASAN DI KABUPATEN BENGKAYANG Kurniadi, Gabriel Roy; Mulki, Gusti Zulkifli; Priadi, Eka
Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.579 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v17i2.23879

Abstract

Secara geografis dan kemudahan akses jangkauan bahwa letak Kabupaten Bengkayang (Jagoi Babang) menjadi sentral di wilayah Utara Kalimantan Barat yang juga dihubungkan dengan perlintasan antar Kabupaten (Aruk/Kabupaten Sambas, Entikong/Kabupaten Sanggau, Bengkayang sebagai Ibukota Kabupaten Bengkayang ) serta   akses ke Perbatasan Malaysia Timur   (Serikin) dengan Ibukota Kuching. Potensi sumber daya alam di kawasan perbatasan Kalimantan Barat cukup besar dan memiliki nilai ekonomi yang baik, akan tetapi masih belum memadainya fasilitas infrastruktur yang mendukung konsentrasi pengembangan kawasan perbatasan tersebut khususnya infrastruktur pengembangan kawasan permukiman. Hal ini dikaji agar kawasan perbatasan di Jagoi Babang khususnya akan menjadi kawasan penunjang di perbatasan yakni sebagai pusat aktifitas lokal dan regional yakni di Take. Dalam pelaksanaan penelitian ini menggunakan penelitian deskrifptif yang relevan dengan strategi pengembangan prasarana permukiman di Jagoi Babang sebagai penunjang kawasan perbatasan, dimana proses pengkajiannya diperlukan pemaparan secara deskriptif dan terperinci terhadap obyek penelitian yang diamati. Teknik pengumpulan data yang dilaksanakan diantarannya dilakukan dengan wawancara, angket dan observasi. Metode analisis yang digunakan adalah Location Quotion (LQ) yang mengkaji sub-sektor yang paling potensial untuk dikembangkan menjadi komoditas unggulan di Kecamatan Jagoi Babang, khuusnya di kawasan perbatasan yaitu tanaman pangan (padi dan kacang kedelai) dan komoditi perkebunan (lada dan kelapa sawit). Demikian pula penggunaan metode analisis SWOT yang berada di kuadran II memiliki kekuatan internal yang cukup baik, namun namun daya tarik bidang kegiatan lemah serta peluang relatif kecil, strategi yang harus diterapkan adalah menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang jangka panjang diantaranya: (a) Merevitalisasi kawasan permukiman padat di pusat perdagangan kota; (b) Mengatur perkembangan permukiman yang tidak terkendali; (c) Menyediakan sarana dan prasarana dasar pendukung pengembangan kawasan; (d) Mengendalikan pengembangan kawasan permukiman dengan pembatasan kepadatan dan luasan; (e) Mengembangkan kawasan permukiman baru dengan konsep hunian berimbang; (f) Penyediaan infrastruktur baru.Upaya pengambangan perdagangan di kawasan perbatasan Jagoi- Serikin dengan tujuan untuk meningkatkan usaha ekonomi masyarakat lokal khususnya masyarakat di Jagoi Babang. Selanjutnya mendorong upaya Kawasan Take menjadi Kota yang mandiri   dan berkelanjutan yakni kawasan tersebut menjadi kota mandiri yang mampu memenuhi dan suplai dengan keberadaan produksi yang menjadi daya tarik kawasan sekitar Take tersebut dan meminimalkan ketergantungan dengan pasar Serikin ( Malaysia Timur).  Kata kunci : Permukiman, Kota Mandiri, Berkelanjutan
Co-Authors - Aprianto - Bashori - Firmansyah - Herwin - Mislan - Sutrisno -, Sopian A’an, Andreas Abu Bakar Alwi Abubakar Alwi Ade Iwan Kurniawan, Ade Iwan Ahmad Faisal Ahmad Faisal Ahmad Sadri Ahmad, Faisal Al Anshori, Rifki Alfiansyah, Indra Alkautsar Saputra Alyani, Alifa Innasa Andi, Uray Ferry Andria, Tya ANDRIANUS SAPUTRA Apriani, Fastiwi Aprianto - Aprianto . Aprianto, - Aprianto, . Apriyanto ., Apriyanto Apriyanto, - Ardhana, Praditya Ardi, Rosihan Ashari, Fahmi Nur Asriyardi, Ibnu Aswandi . Aswandi, - Atikah, Dewi Ayu Aprillia Azami, Fikri Irfanil Budhi Purwoko, Budhi Chairul Huda, Chairul Chakim, Abdul Chari Asroy Hasibuan Dennery ., Dennery Desi Alfianti Eduard Asna Padagi, Eduard Asna Edy Edy Efan Hidayat Elvira Elvira Elvira, - Fajar Andhika Fauzi, Harfian Fendy Oktavianto Firmalisa Maulina, Firmalisa Fitri Imansyah Fitria, Lia frengky, frengky Grossbia, Danny Gunarto, Danang Gusti Aisamuddin Gusti Zulkifli Mulki Harbin Simbolon Harsusani, - Heni Pujiastuti Herwani . Irfiansyah . Ishak Hasan Iskandar, Victor Otto Ivan sujana Ivan Sujana Jaka, - Jhon Ulik Siahaan Junaidi, Lalu Muhamad Juniardi, Fitri Kahfi, Muhammad Ashhabul Kameistu, Ponsianus Karo-Karo, Ilham Kharisma Dewi Khrisna Catur Wibawa Komala Erwan Kurniadi, Gabriel Roy Leonova, Leonova Mansyur M, Mansyur Maryono, Ady Meliyani, Winda Melza Hirsafitri Muhammad Nur Ilham Muharram, Dian Murad, Murad Murwanto, Yohanes Naim, . Natal Gloria Leo Rencus Purba Noveicalistus H Djanggu Novita, Arisia Nurhayati Nurhayati P. S, Albert Allowenda Pamungkas, Arie Perdana, Aryadika Putra Prastiya, Chandra Puji Febry Mindartin Pungkas, Kwenz Narashida Putri, Famelga Clea R M Rustamaji R. M. Rustamaji R. M. Rustamaji, R. M. R.M. Rustamaji Rahmahwati, Ratih Raihan, Nabila Nur Ratna Herawatiningsih Ridho, Abdul Haris Rifaldi, Muhammad Arif Rivaldy, Arya Robie Asta Rosihan Anwar, Rosihan Rosita Hermiyati Rustamadji . RUSTAMAJI RUSTAMAJI Rustamaji, - Rustamaji, R.M Rustamaji, R.M. Rustamaji, Raden Mas Rustamaji2, R. M. Sahabung, Elvinanda Putra Sandan, Michael Abong Saputra, Nanda Zulna Sari, Indah Wulan Septianto, Septianto Sherly Kurnia Silvia Uslianti Simorangkir, August Patria Sinambela, David Michael Siregar, Yustika Handayani Sitompul, Irwan Tridayanto Slamet Widodo Suhendi, Redi Sujana, Ivan - Sukaryanto . Supianto, Agus Sutria Hartiwi Sutrisna, Dedy Tri Wahyudi Utomo, Kiki Prio Utomo, Marsudi Vivi Bachtiar Wahyu Adi Tama A Wulan Hidayah Zanjabil, Ananda Anggiat Zulkipli ., Zulkipli