Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MUKA AIR TANAH TERHADAP PEKERJAAN GALIAN BASEMENTSWISS-BELHOTEL PONTIANAK ., Sukaryanto; Priadi, Eka; ., Aswandi
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.9329

Abstract

Air adalahsalahsatukomponen yang tidakterpisahkandarisegalailmupengetahuan.Jauh di dalamtanahjugaterdapat air, di Bumihampirsekitar 70 % luasanpermukaannyadipenuhiolehperairan.Air tanahadalah air yang terdapatdalamlapisantanahataubebatuan di bawahpermukaanbumi.Tinggimuka air tanahsetiapwilayahtentuberbeda-bedadisesuaikandengankondisi di manadaerahtersebutberada.Khususdaerahpesisirpantaidengantanahlunaknyaseperti Pontianak, Kalimantan Barat ketinggian air sangatberpengaruhterhadappekerjaankonstruksi yang berkaitandengangaliantanah. Ada beberapahal yang harusdiperhatikandalampekerjaangalianyaitu :kestabilantanahgaliandipengaruhiolehsifat-sifat material daritanahtersebut, tinggipermukaan air tanah, kedalamangalian, jenisstrukturpenahantanah yang digunakan, prosedurdanmetodepenggalian, metodepengeringan(dewatering) yang dipilih. Analisaperhitunganselaindenganperhitungan manual, jugadilakukandengan program Plaxisdenganmembuatberbagaimacamjenispermodelankasustahapanpekerjaandanjenis material yang digunakangunamembandingkanhasilanalisisnya.Hasilperhitunganmenyimpulkanpadapekerjaangaliantanahdenganadanya air tanahmenyebabkandeformasi horizontal tanah yang cukupbesar, disampingitupenanganannilaideformasibisaminimalisirdenganmenggunakanturap yang diberipenyangga(struts) dangalianbertahap yang didewateringkansecaraberkelanjutan. Kata-kata kunci: galiantanah, muka air tanah, turap, dewatering
PERBAIKAN TANAH DASAR AKIBAT TIMBUNAN PADA JALAN AKSES JEMBATAN TAYAN Aprillia, Ayu; Faisal, Ahmad; Priadi, Eka
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.6861

Abstract

Suatu perencanaan pondasi dikatakan benar apabila beban yang diteruskan oleh pondasi ke tanah tidak melampaui kekuatan tanah yang bersangkutan. Dalam skripsi ini akan dibahas tentang Perbaikan Tanah Dasar Akibat Timbunan Pada Jalan Akses Jembatan Tayan. Diharapkan dari perhitungan daya dukung tanah dasar yang diperoleh dapat memberikan gambaran tentang kemampuan tanah untuk menahan beban tanpa mengalami keruntuhan akibat geser yang juga ditentukan oleh kekuatan geser tanah.Penelitian ini dilakukan pada dua lokasi pada jalan akses jembatan tayan yaitu, Desa Kawat dan Desa Piasak. Dimana untuk Desa Kawat, memiliki kondisi tanah tidak baik yaitu terdapat tanah lunak, sedangkan di Desa Piasak merupakan lokasi yang mempunyai lapisan tanah gambut, dimana kedua jenis tanah tersebut dikategorikan dengan tanah yang kurang baik dan sudah tidak memungkinkan untuk mengganti material tersebut, maka dilakukanlah perbaikan dengan memberikan perkuatan tiang pancang.Dalam penelitian ini, karena hasil data menunjukkan daya dukung tanah tersebut tidak mampu menahan beban yang ada, maka dilakukanlah perbaikan tanah dengan memberikan perkuatan tiang pancang.
PERILAKU DAYA DUKUNG TIANG TUNGGAL TERHADAP WAKTU DIBAWAH PENGARUH MEDAN LISTRIK DENGAN KUAT ARUS I : 320 mA Sinambela, David Michael; Rustamaji, -; Priadi, Eka
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v6i2.33697

Abstract

Permasalahan terhadap kestabilan tanah dalam suatu fondasi struktur biasanya rendah.hal in dikarenakan daya dukung tanah dan besarnya penurunan yang terjadi. Oleh karena itu, dalam perbaikan tanah lunak untuk meningkatkan daya dukung tanah diaplikasikan metode elektrokinetik. Metode ini dilakukan dengan memberikan tegangan beda potensial, kutub positif pada anoda dan kutub negatif pada katoda yang ditanam ditanah untuk memperbaiki karakteristik geoteknik dari tanah lunak. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil daya dukung tiang pancang sebelum dan sesudah proses elektrokinetik agar diketahui berapa besar pengaruh yang terjadi dari pemberian arus listrik yang berbeda-beda kepada tiang pancang baja tunggal. Secara umum, penelitian ini merupakan studi lapangan dengan menggunakan data loading test tiang tunggal dan membandingkan daya dukung tiang tanpa perlakuan dengan tiang yang diberi perlakuan. Penelitian ini dilakukan dengan memberi arus 320mA pada tiang dengan waktu tunggu 15,21,28 dan 35 hari. Berdasarkan analisa data dari hasil penelitian, pemberian kuat arus listrik pada perlakuan elektrokinetik mampu meningkatkan daya dukung tiang pancang hingga 28,6% dengan dialiri listrik searah dengan kuat arus 320 mA selama 35 hari. Hal ini menunjukkan bahwa metode elektrokinetik ini dapat dijadikan sebagai alternatif perbaikan tanah lunak yang inovatif dan menjanjikan.Kata kunci: elektrokinetik, tanah lunak, tegangan, kuat arus, loading test, daya dukung.
STUDI DAYA DUKUNG PONDASI KOLOM-SEMEN PADA TANAH LUNAK DI KOTA PONTIANAK Aisamuddin, Gusti; Alwi, Abubakar; Priadi, Eka
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.6714

Abstract

Penelitian ini melakukan perbaikan tanah gambutdengan cara stabilisasi tanah menggunakan bahan kimia dengan komposisiKapur15%, Semen PC:Bentonite = 85% : 15% = 300Kg/M3, dan Pasir 10% dan kemudian diinjeksikan ke dalam tanah dengan alat khusus guna membentuk kolom-semen yang akan mendukung beban konstruksi jalan dan lalu lintas diatasnya.Pengujian dilakukan di lapangan dengan uji pembebanan (loading test) terhadap tanah gambut asli dan tanah gambut yang telah di stabilisasi, dimana  kolom-semen yang akan diuji berdiamter 30cm, dengan kedalaman 1m, 1,5m,dan 2m, dan dilakukan pengadukan/pencampuran sebanyak 3stroke serta diberi masa curring time lebih dari 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan ternyata instalasi kolom-semen tidak terjadi homogenitas dan daya dukung tanah asli lebih besar dari daya dukung tanah yang telah distabilisasi dengan kolom-semen, karena pada ujung kolom-semen belum menyentuh tanah yang relatif padat sehingga terjadi fenomena negative skin friction, semakin panjang kolom-semen maka akan semakin rendah daya dukungnya. Daya dukung untuk tanah asli, kolom-semen 1 m, 1,5m, dan 2myaitu 270kg, 138kg, 125kg, dan 115kg.   Kata kunci : Stabilisasi Tanah Gambut, Kolom-Semen, Loading Test, Homogenitas
KORELASI KADAR AIR, DERAJAT KEPADATAN RELATIF DENGAN CBR PADA TANAH BERBUTIR ., Zulkipli; Priadi, Eka; ., Aprianto
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.10264

Abstract

Didalam merencanakan suatu timbunan, baik itu timbunan badan jalan (embankment), maupun reklamasi rawa atau pantai, pasir selalu digunakan sebagai bahan timbunannya. Pemilihan material tersebut karena disamping relatif mudah diperoleh juga harganya lebih murah dibandingkan dengan tanah laterite. Sebelum digunakan sebagai bahan timbunan, terlebih dahulu disarankan membuat job mix (campuran kerja) yang mencakup, karakteristik fisik (Index properties), maupun mekanik (mechanical properties), dari bahan yang akan dipakai sebagai timbunan. Salah satu kriteria yang diminta dalam Job mix, adalah besarnya Kepadatan maximum tanah (γdmax ) dan woptimum, serta besarnya daya dukung tanah (CBR).   Penelitian ini dilakukan di laboratorium dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar air (w), derajat kepadatan relative (DR) tanah pasir, dimana hubungan tersebut mempermudah kita dalam menentukan besarnya nilai CBR Laboratorium.   Dari hasil analisa statistik menunjukan adanya hubungan yang sangat baik antara kepadatan relatif dengan kadar air terhadap nilai CBR laboratorium, dengan tingkat kepercayaan 95%.   Kata Kunci: Kepadatan relatif (DR), California Bearing Ratio (CBR) pasir.
ANALISA DEFORMASI TANAH LEMPUNG BENTONITE Tama A, Wahyu Adi; Priadi, Eka; ., Aprianto
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.2416

Abstract

Tanah lempung merupakan jenis tanah yang memiliki sifat kompresibeldan plastis. Kedua sifat ini jika ditambah dengan angka pori yangtinggi, merupakan unsur yang mendukung proses pengembangan ( swelling)pada tanah. Tanah akan mengalami penurunan atau penyusutan volume jika diberipembebanan. Penyusutan yang terjadi akan lebih besar pada tanah yang memilikikandungan air lebih tinggi karena air sebagai pembasah pada partikel tanah akanmenghasilkan efek pemadatan yang lebih besar. Tanah lempung yang telahmengalami penyusutan tersebut jika mengalami kontak dengan air akan menunjukkanperilaku khas partikel lempung yang akan menarik molekul air dengan kemampuanyang bergantung pada jenis dan jumlah kandungan mineral yang terdapat padamineral tersebut. Penelitian ini ingin menyelidiki seberapa besar pengembangandan tekanan pengembangan pada tanah lempung bentonite yang diamati denganbeberapa kadar air yang berbeda. Untuk menunjang penelitian utama tersebutdilakukan penelitian atas indeks properti untuk menjelaskan perilakutanah lempung bentonite. Hasil yang didapat yaitu tanah lempung bentonite yangdiamati merupakan tanah dengan kadar plastisitas tinggi. Nilai maksimumdari indeks plastisitas lempung sebesar 26,499 %. Mineral lempung yangterkandung pada tanah tersebut yaitu jenis montmorillonite dengantingkat pengembangan yang tinggi. Pengukuran besarnya swelling dengancara CBR rendam diperoleh swelling sebesar 8,532 %, sertapengukuran swelling pressure dengan menggunakan alat geonor swellingtest diperoleh nilai sebesar 4,438 kg/cm.Kata-kata kunci: tanah lempung, pengembangan, mineral lempung, indeksproperti
PENINGKATAN KAPASITAS TEKNOLOGI PENGOLAHAN BUAH PINANG DAN LIMBAH TANAMAN PINANG PADA MASYARAKAT DESA SUNGAI KUPAH Ivan sujana; Fitri imansyah; Noveicalistus h djanggu; Eka priadi
Jurnal Pengabdi Vol 6, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v6i1.64391

Abstract

Salah satu kelompok masyarakat yang ada di Desa Sungai Kupah yang berusaha dibidang perkebunan pinang adalah Kelompok Tani Teluk Pinang yang fokus pada kegiatan produksi berupa komoditas biji buah pinang kering. Buah pinang hasil panen yang dimiliki oleh Kelompok Tani Teluk Pinang tersebut sampai saat ini belum diolah dengan optimal, begitu juga dengan limbah berupa pelepah pinang dan serabut buah pinangnya belum dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah untuk peningkatan perekonomian mereka. Berdasarkan permasalahan tersebut maka kegiatan pengabdian masyarakat ini perlu dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kelompok Petani Teluk Pinang khususnya dan masyarakat Desa Sungai Kupah pada umumnya, melalui penerapan dan hibah teknologi tepat guna berupa mesin pengering buah pinang dan  pengolahan limbah pelepah pinang dan limbah sabut buah pinang menjadi arang briket menggunakan mesin pres pencetak arang briket. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dan evaluasi tindak lanjut, terekam beberapa manfaat yang diperoleh oleh Kelompok Petani Teluk Pinang. Mereka mendapatkan informasi yang jelas dan utuh mengenai hakekat pemberdayaan masyarakat dari segi pengetahuan dan keterampilan, proses pengeringan buah pinang menjadi lebih cepat dan efektif. Selain itu limbah pelepah pinang dan limbah sabut buah pinang tidak lagi mengotori lingkungan pekarangan rumah dan kebun masyarakat karena telah dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah berupa arang briket, sehingga bermanfaat untuk pengembangan industri rumah tanggga dan peningkatan perekonomian mereka.
ANALISIS KONSOLIDASI TANAH LUNAK AKIBAT PEKERJAAN PVD-PHD DI AREA RUNWAY BANDARA SUPADIO Kharisma Dewi; Eka Priadi; Ahmad Faisal
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.42782

Abstract

Landasan pacu Bandara Internasional Supadio dilakukan perpanjangan agar bisa melayani penerbangan pesawat berbadan lebar. Berdasarkan hasil uji standart penetration test, lokasi perpanjangan runway memiliki karakteristik tanah lempung lunak yang dikenal dapat menyebabkan masalah ketidakstabilan dan penurunan jangka panjang, maka dilakukan perbaikan tanah dengan metode preloading kombinasi prefabricated vertical drain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besar dan waktu penurunan akibat dari proses konsolidasi dengan penggunaan PVD dan tanpa penggunaan PVD. Analisis dilakukan secara manual dengan teori konsolidasi satu dimensi oleh Terzaghi dan secara numerik dengan program Plaxis CE V.20. Selain itu dilakukan prediksi penurunan akhir dengan metode Asaoka. Besar penurunan konsolidasi 90% dengan metode preloading (tanpa PVD) yang dianalisis secara manual adalah 0,363 meter selama 13222 hari, sedangkan untuk analisis secara numerik adalah 0,862 meter selama 7502 hari. Besar penurunan dengan metode preloading kombinasi PVD+vacuum yang dianalisis secara manual adalah 1,236 meter selama 190 hari, sedangkan untuk analisis secara numerik adalah 1,260 meter selama 190 hari. Berdasarkan hasil monitoring instrument settlement plate penurunan selama 190 hari adalah 0,996 meter. Prediksi penurunan akhir dengan metode asaoka adalah 1,146 meter. Dari hasil analisis secara manual dan analisis secara numerik disimpulkan bahwa perbaikan tanah dengan metode preloading kombinasi PVD+vacuum terbukti dapat mempercepat proses konsolidasi.Kata kunci: Konsolidasi, Metode Asaoka, Metode Preloading+Prefabricated Vertical Drain (PVD), Plaxis CE V.20, Tanah Lempung Lunak.
KAJIAN EFISIENSI GRUP PADA KELOMPOK TIANG DENGAN KONFIGURASI EMPAT- EMPAT - Bashori; Eka Priadi; Abubakar Alwi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.169 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.34355

Abstract

Kondisi tanah di daerah Kalimantan Barat khususnya kota Pontianak umumnya berupa tanah lunak,dengan lapisan permukaan terdiri dari bahan organik sebagai akibat dari pelapukan kayu. Tanah ini mempunyai daya dukung baik pada kedalaman 30-40 meter. Pada kondisi daya dukung tanah yang kurang baik, dilakukan pekerjaan awal berupa perbaikan daya dukung tanah. Pondasi tanah dalam perbaikan tanah luna adalah penggunaan tiang pancang. Konstruksi tiang pancang tunggal sangat jarang, umumnya dua atau lebih tiang pancang disertai pilecap fondasi. Jumlah kelompok tiang memiliki nilai efisiensi yang berbeda pula, karena jumlah tiang mempengaruhi efisiensi kelompok tiang. Metode penelitian dilakukan  dengan persiapan pengujian pembebanan kelompok tiang, dengan konfigurasi dan jumlah tiang yang sama. Kelompok tiang memiliki jarak tiang yang berbeda, yaitu dengan jarak 3D dan 4D. Perbedaan jarak antar tiang pada kelompok tiang dilakukan untuk mengetahui pengaruh jarak antar tiang terhadap efisiensi dari kelompok tiang. Hasil pengujian, diperoleh perbedaan jarak tiang pada kelompok tiang mempengaruhi efisiensi suatu kelompok tiang. Hasil pengujian pembebanan kelompok tiang jarak 3D memiliki efisiensi yang lebih kecil dari kelompok tiang jarak 4D. Hal ini dikarenakan faktor penyebaran tegangan di sekeliling tiang yang tumpang tindih akan semakin kecil jika jarak tiang semakin besar.Kata-kata kunci:  Tanah Lunak, Pondasi Tiang, Tiang Kelompok, Efisiensi Group
ANALISA STABILITAS LERENG PADA RUAS JALAN PARALEL PERBATASAN (STUDI KASUS: JALAN SONTAS-MERAU KECAMATAN SEKAYAM KABUPATEN SANGGAU) Fendy Oktavianto; Eka Priadi; Vivi Bachtiar
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.36598

Abstract

Jalan paralel perbatasan Sontas-Merau dibangun di daerah dataran tinggi dan perbukitan, sehingga tidak dapat dipungkiri bahw jalan terletak pada daerah atau lahan yang memiliki lereng. Sehingga, kemungkinan keruntuhan lereng dapat terjadi kapan saja. Ketika kawasan perbatasan Entikong terus berkembang dan penambahan beban pada tanah. Pengaruh muka air tanah, sangat berpotensi menurunkan faktor keamanan pada lereng. Hal ini menyebabkan air di dalam tanah memberikan beban lebih besar pada lereng, dan juga mengurangi nilai momen penahan lereng, sehingga longsor bisa terjadi. ketika hujan atau pasca hujan lebat. Penelitian bertujuan mengkaji stabilitas lereng pada jalan paralel perbatasan Sontas-Merau dan memberikan alternatif penanggulangan apabila berpotensi terjadi kelongsoran serta membandingkan hasil analisa faktor keamanan dari berbagai metode yang ada baik dilakukan dengan perhitungan manual maupun melalui analisa program. Analisa yang digunakan dalam kajian ini yakni metode manual menggunakan metode Fellenius, metode Bishop, dan metode Janbu. Program yang digunakan adalah program SLOPE/W GeoStudio 2018 dan PLAXIS V.8Dari hasil analisa semua program maupun perhitungan manual, potongan lereng yang dikaji masih terhitung aman disaat kondisi muka air normal hanya saja beberapa potongan terhitung pada kondisi Toe Failure, namun pada saat muka air tanah kondisi hujan ketujuh lereng tidak aman pada posisi Toe Failure dan Base Failure.Kata kunci: stabilitas lereng, penanggulangan kelongsoran, dinding penahan tanah
Co-Authors - Aprianto - Bashori - Firmansyah - Herwin - Mislan - Sutrisno -, Sopian A’an, Andreas Abu Bakar Alwi Abubakar Alwi Ade Iwan Kurniawan, Ade Iwan Ahmad Faisal Ahmad Faisal Ahmad Sadri Ahmad, Faisal Al Anshori, Rifki Alfiansyah, Indra Alkautsar Saputra Alyani, Alifa Innasa Andi, Uray Ferry Andria, Tya ANDRIANUS SAPUTRA Apriani, Fastiwi Aprianto - Aprianto . Aprianto, - Aprianto, . Apriyanto ., Apriyanto Apriyanto, - Ardhana, Praditya Ardi, Rosihan Ashari, Fahmi Nur Asriyardi, Ibnu Aswandi . Aswandi, - Atikah, Dewi Ayu Aprillia Azami, Fikri Irfanil Budhi Purwoko, Budhi Chairul Huda, Chairul Chakim, Abdul Chari Asroy Hasibuan Dennery ., Dennery Desi Alfianti Eduard Asna Padagi, Eduard Asna Edy Edy Efan Hidayat Elvira Elvira Elvira, - Fajar Andhika Fauzi, Harfian Fendy Oktavianto Firmalisa Maulina, Firmalisa Fitri Imansyah Fitria, Lia frengky, frengky Grossbia, Danny Gunarto, Danang Gusti Aisamuddin Gusti Zulkifli Mulki Harbin Simbolon Harsusani, - Heni Pujiastuti Herwani . Irfiansyah . Ishak Hasan Iskandar, Victor Otto Ivan sujana Ivan Sujana Jaka, - Jhon Ulik Siahaan Junaidi, Lalu Muhamad Juniardi, Fitri Kahfi, Muhammad Ashhabul Kameistu, Ponsianus Karo-Karo, Ilham Kharisma Dewi Khrisna Catur Wibawa Komala Erwan Kurniadi, Gabriel Roy Leonova, Leonova Mansyur M, Mansyur Maryono, Ady Meliyani, Winda Melza Hirsafitri Muhammad Nur Ilham Muharram, Dian Murad, Murad Murwanto, Yohanes Naim, . Natal Gloria Leo Rencus Purba Noveicalistus H Djanggu Novita, Arisia Nurhayati Nurhayati P. S, Albert Allowenda Pamungkas, Arie Perdana, Aryadika Putra Prastiya, Chandra Puji Febry Mindartin Putri, Famelga Clea R M Rustamaji R. M. Rustamaji R. M. Rustamaji, R. M. R.M. Rustamaji Rahmahwati, Ratih Raihan, Nabila Nur Ratna Herawatiningsih Ridho, Abdul Haris Rifaldi, Muhammad Arif Rivaldy, Arya Robie Asta Rosihan Anwar, Rosihan Rosita Hermiyati Rustamadji . RUSTAMAJI RUSTAMAJI Rustamaji, - Rustamaji, R.M Rustamaji, R.M. Rustamaji, Raden Mas Rustamaji2, R. M. Sahabung, Elvinanda Putra Sandan, Michael Abong Saputra, Nanda Zulna Septianto, Septianto Sherly Kurnia Silvia Uslianti Simorangkir, August Patria Sinambela, David Michael Siregar, Yustika Handayani Sitompul, Irwan Tridayanto Slamet Widodo Suhendi, Redi Sujana, Ivan - Sukaryanto . Supianto, Agus Sutria Hartiwi Sutrisna, Dedy Tri Wahyudi Utomo, Kiki Prio Utomo, Marsudi Vivi Bachtiar Wahyu Adi Tama A Wulan Hidayah Zanjabil, Ananda Anggiat Zulkipli ., Zulkipli