Rudhi Pribadi
Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Jl. H. Prof. Sudarto, SH, Tembalang Semarang, Indonesia. 50275.

Published : 83 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Inventarisasi dan Analisis Keanekaragaman Moluska Kelas Gastropoda dan Bivalvia di Habitat Mangrove Karimunjawa Marsella Ivon Citra Ningrum; Sri Redjeki; Rudhi Pribadi; Elsa Lusia Agus
Journal of Marine Research Vol 13, No 3 (2024): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v13i3.38803

Abstract

Kondisi ekosistem mangrove di Karimunjawa yang masih alami mempengaruhi kondisi komoditas dan kelimpahan biota yang ada pada ekosistem tersebut, sehingga diperlukan penelitian yang dapat memberikan informasi dan data mengenai kondisi ekosistem tersebut untuk memantau kondisinya secara berkala. Salah satu cara yang dapat dilakukan, yaitu menggunakan Gastropoda dan Bivalvia sebagai bioindikator kondisi mangrove yang ada di lokasi tersebut.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis dan kelimpahan Gastropoda dan Bivalvia yang berasosiasi pada ekosistem mangrove di Kepulauan Karimunjawa. Pengambilan sampel Gastropoda dan Bivalvia dilakukan pada masing-masing transek yang berukuran 1x1 m dalam plot transek 10x10 m yang telah dibuat. Total kedua stasiun ditemukan 14 spesies dari Gastropoda dan 8 spesies dari Bivalvia. Spesies paling melimpah dari Gastropoda adalah Telescopium telescopium sebanyak 52 ind/m2, sedangkan dari Bivalvia adalah Geloina expansa sebanyak 17 ind/m2. Nilai keanekaragaman Gastropoda dan Bivalvia pada kedua stasiun tergolong sedang, yaitu Stasiun I Nyamplungan sebesar 2.019 dan Stasiun II Jati Kerep sebesar 2.259. Nilai Indeks Keseragaman pada kedua stasiun tergolong tinggi, yaitu Stasiun I Nyamplungan sebesar 0,860 dan Stasiun II Jati Kerep sebesar 0,982.  Nilai Indeks Dominansi yang diperoleh pada kedua stasiun menunjukan tidak adanya dominansi, dengan hasil 0,146 pada Stasiun I Nyamplungan dan 0,126 pada Stasiun II Jati Kerep. Terdapat hubungan positif antara kerapatan mangrove dan kelimpahan Gastropoda dan Bivalvia, yang artinya keduanya saling mempengaruhi.  The pristine condition of the mangrove ecosystem in Karimunjawa influences the condition of commodities and the abundance of biota in the ecosystem, so research is needed to provide information and data regarding the condition of the ecosystem to monitor its condition periodically. One way that can be done is to use Gastropods and Bivalves as bioindicators of the condition of the mangroves at that location. This research aims to determine the types and abundance of Gastropods and Bivalves associated with the mangrove ecosystem in the Karimunjawa Islands. Gastropod and Bivalvia sampling were carried out on each transect measuring 1x1 m in the 10x10 m transect plot that had been created. At both stations, 14 gastropod species and eight Bivalves were found. The most abundant species of Gastropods is Telescopium telescopium at 52 ind/m2, while from Bivalvia, it is Geloina expansa at 17 ind/m2. The diversity value of Gastropods and Bivalves at both stations is moderate: Nyamplungan Station I is 2,019, and Jati Kerep Station II is 2,259. The Uniformity Index value at both stations is relatively high: Station I Nyamplungan at 0.860 and Station II Jati Kerep at 0.982. The Dominance Index value obtained at both stations shows no dominance, with a result of 0.146 at Station I Nyamplungan and 0.126 at Station II Jati Kerep. There is a positive relationship between mangrove density and the abundance of Gastropods and Bivalves, which means they both influence each other
Dynamics of mangrove species dominant area changes in Timbulsloko and Bedono, Demak Zahra Safira Aulia; Rudhi Pribadi; Muhammad Helmi
Depik Vol 12, No 2 (2023): AUGUST 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.2.32538

Abstract

Mangrove forests in Timbulsloko and Bedono villages have very important benefits in minimizing abrasion, due to tidal flooding and land absorption in this area. A large number of people have planted mangroves to restore the function of mangrove forests in coastal areas which conducted by NGOs, students, government agencies, and awareness from local residents. This study aimed to determine the dynamics of mangrove area and mangrove species dominant area changes in 2016, 2018, 2020 and 2022 based on Sentinel-2 Satellite Imagery processing, and to analyze the dynamic changes based on geospatial analysis. The method used in this study is divided into two: satellite imagery data processing and field survey. The result showed that the area of mangrove species in Timbulsloko and Bedono increased from 2016 to 2022. In 2016 the area of mangroves was 140.04 ha, 159.57 ha in 2018, 171.05 ha in 2020, and 234.8 ha in 2022. The use of Sentinel 2 Satellite Imagery to map the distribution of mangrove species dominant produce overall accuracy of 84.62%. The mangrove species with the highest area are Avicennia marina followed by Avicennia alba, Rhizophora apiculata, and Rhizophora mucronate. The increase in this area of mangroves in this area is due to natural additions and artificial additions due to mangrove planting conservation by several parties and the awareness of the local residents to protect mangroves.Keywords:Mangrove SpeciesDynamicsCoastal AreaSentinel 2Remote Sensing
Komposisi Jenis, Kelimpahan, Keanekaragaman, dan Pola Sebaran Kepiting pada Ekosistem Mangrove Desa Pasar Banggi, Kabupaten Rembang Ria Azizah Tri Nuraini; Galuh Yuanita Maira; Rudhi Pribadi; Widianingsih Widianingsih
Jurnal Kelautan Tropis Vol 29, No 2 (2026): JURNAL KELAUTAN TROPIS
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkt.v29i2.33007

Abstract

Mangrove merupakan ekosistem pesisir yang tumbuh di zona pasang surut (intertidal) daerah tropis dan subtropis serta menjadi habitat berbagai jenis kepiting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas kepiting pada ekosistem mangrove di Desa Pasar Banggi, Kabupaten Rembang. Pengambilan data dilakukan pada empat stasiun pengamatan, masing-masing terdiri atas tiga plot, menggunakan metode deskriptif eksploratif. Analisis meliputi komposisi spesies, kelimpahan, indeks keanekaragaman, keseragaman, dominansi, dan pola sebaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekosistem mangrove Desa Pasar Banggi dihuni oleh tujuh spesies kepiting. Nilai rata-rata kelimpahan kepiting berkisar antara 0,02–0,06 ind/m². Indeks keanekaragaman (H') berada pada rentang 1,60–1,77 yang menunjukkan kategori sedang. Indeks keseragaman (E) berkisar antara 0,96–1,00 dan termasuk kategori tinggi, menandakan distribusi individu antarspesies relatif merata. Sementara itu, indeks dominansi menunjukkan tidak adanya spesies yang mendominasi komunitas. Analisis pola sebaran memperlihatkan bahwa sebagian besar spesies kepiting memiliki pola sebaran seragam (uniform). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa komunitas kepiting pada ekosistem mangrove Desa Pasar Banggi memiliki tingkat keanekaragaman sedang, keseragaman tinggi, tidak terdapat spesies dominan, serta didominasi oleh pola sebaran seragam. Temuan ini menunjukkan kondisi komunitas kepiting yang relatif stabil dalam mendukung keseimbangan ekosistem mangrove.
Co-Authors Abdul Rohman Zaky Abdul Rohman Zaky Abidin Nur II Achmad Muhajir Adi Ashari Adi Santoso Adi Santoso Aditya Gandhi Pratama Aditya Gandhi Pratama Aditya Sukma Bahari Afirman Karyono Agus Indarjo Agus Sabdono Agus Trianto Agus, Elsa Lusia Ahmad Ziddan Dhiya Ulhaq Ain, Rahmayani Kurnia Aini, Firly Nur Ali Djunaedi Ambariyanto Ambariyanto Amin Yunita Nur Annisa Amrullah Rosadi Andreas Ricky Hermawan Anindya Wirasatriya Annisa, Amin Yunita Nur Antonius Budi Susanto Aris Ismanto Arumning T. Fauziah Ashari, Adi Atika Siti Nuraisyah Aulia, Zahra Safira Aurora Hanifa Azis Nur Bambang Azis Nur Bambang Bambang Argo Wibowo Baskoro Rochaddi Bellatris Santri Bima Agung Saputra Bintang Septiarani Cahyadi Adhe Kurniawan Cahyadi Adhe Kurniawan Candy Helena Chrisna Adhi Suryono Chrisna Adi Suryono Christy, Yonanda Alodea Clara Azalia Belinda Delianis Pringgenies Denny Nugroho Sugianto Desyandri Desyandri Dewi Vidya Nuur Isrotunnisaa Nuarita Pratiwi, Dewi Vidya Nuur Isrotunnisaa Diah Permata Wijayanti Dwi Haryanti Eldita Amalia Elsa Lusia Agus Elsa Lusia Agus Endang Supriyantini Ervia Yudiati Fadila Wahyu Putri Arimbi Fahmi Ari Zuhdi Faishal Widiaputra Nugraha Fajri Fajri Fajri Fajri Frans Alexander Nainggolan Frans Alexander Nainggolan Galuh Yuanita Maira Ganis Riyan Efendi Ghea Ken Joandani Joandani Hadi Endrawati Hanik Rahmawati Hanik Rahmawati, Hanik Hasna Moraina Rizkiyani Hermin Pancasakti Kusumaningrum Heryoso Setiyono Himawan Arif Sutanto Huda, Abiyani Choirul Ibnu Pratikto Ibnu Pratikto Ilham Kuncahyo Ilham Kuncahyo, Ilham Imam Mishbach Indradi Setiyanto Irawan Saputro Irawan Waluyo Jati Irfan Fuady Irma Kusumadewi Irwani Irwani Ita Riniatsih Ita Widowati Itsna Yuni H IW Eka Dharmawan Janson Hans Pietersz Jelita Rahma Hidayati Jihadi, Muhammad Shulhan Joandani, Ghea Ken Joandani Johannes Hutabarat Käll, Sofia Kharis Setiawan Kiuk, Yosni Kresnasari, Dewi Krisna Prasetyo Wibowo Kukuh Eko Prihantoko Lilik Maslukah Lita Tyesta Addy Listya Wardhani Lovensia Zukruff Albasit M. Amanun Tharieq Mada Triandala Sibero Maharani, Galung Dhiva Mardliyah, Riani Marsella Ivon Citra Ningrum Max Rudolf Muskananfola Michael Abbey Mirsa Septiana Mutik Mohamad Bangkit Gunung Surya Samudra Mostafa Imhmed Ighwerb Muhamad Irfan Cahyo Putro Muhamad Rizky Mauludin Muhammad Abdul Chafid Muhammad Abdul Chafid Muhammad Faisal Rachmansyah Muhammad Helmi Muhammad Helmi Muhammad Zainuri Muhammad Zainuri Muksin Purnama Mutiara Mega Septiningtyas Naitkakin, Egidius Ni’amillah Ni’amillah Niharul Annas Ningrum, Marsella Ivon Citra Nirwani Nirwani Nirwani Soenardjo Ni’amillah Ni’amillah Nugroho Agus D Nur Cahyo Widianto Nur Taufiq S.P.J. Petrus Subardjo Pitaloka, Maria Dyah Ayu Pramudya, Herning Purnama, Muksin Putri Novianingrum, Milka Putriningtias, Andika Putro, Muhamad Irfan Cahyo Raden Ario Radich Arief Nugroho Rahadiya, Ardaffa Firdausy Rahmayani Kurnia Ain Reny Yesiana Retno Hartati Retno Murwani Retno W. Astuti Ria Azizah Ria Azizah Tri Nuraini Riani Mardliyah Rini Pramesti Rizkiyani, Hasna Moraina Rosadi, Amrullah Santri, Bellatris Saputra, Bima Agung Satrioajie, Widhya Nugroho Setyani, Wilis Ari Sitanggang, Wanri Soares, Daniel Candido Da Costa Sri Redjeki Sri Redjeki Subagiyo Subagiyo Sugeng Widada Suryono Suryono Susanto, AB. Suyadi Suyadi Tarida Tarida Tarida, Tarida Tony Hadibarata, Tony Vita Fitriana Mayasari Wiarta, Rinto Wibowo, Krisna Prasetyo Widianingsih Widianingsih Widianto, Nur Cahyo Wilis Ari Setyani Wilis Ari Setyati Windy Indra Ardiansyah Windy Indra Ardiansyah Wiwid Andriyani Lestariningsih Yasser Ahmed Yaya Ihya Ulumuddin Yaya Ihya Ulumuddin Yesaya Putra Pamungkas Yonanda Alodea Christy Zahra Safira Aulia