p-Index From 2021 - 2026
10.801
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Industri Pertanian J@TI (TEKNIK INDUSTRI) IPTEK Journal of Proceedings Series Agrointek TEKMAPRO Journal of Industrial Engineering and Management Jurnal Teknologi JISI UMJ (Jurnal Integrasi Sistem Industri UMJ) Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Madura REKAYASA IMAGE OPERATION EXCELLENCE: Journal of Applied Industrial Engineering ITEj (Information Technology Engineering Journals) Jurnal Sistem dan Manajemen Industri Journal of Industrial Engineering Management JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Jurnal Teknik Industri: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Industri EKONOMIS : Journal of Economics and Business AFEBI Management and Business Review JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Samudra Ekonomi dan Bisnis Jurnal Sistem Cerdas Maker: Jurnal Manajemen Jurnal Industri Kreatif (JIK) International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Indonesian Journal of Social and Environmental Issues (IJSEI) Journal of Social Science JURMATIS : Jurnal Manajemen Teknologi dan Teknik Industri Nusantara Science and Technology Proceedings Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Industrial Engineering & Management Juminten : Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Journal La Lifesci Journal La Multiapp Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Talenta Sipil Jurnal Hasi Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah Eksakta - JPPIE Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Journal of Social Science Journal Serambi Engineering (JSE) Manufaktur: Publikasi Sub Rumpun Ilmu Keteknikan Industri Advance Sustainable Science, Engineering and Technology (ASSET) Spektrum Industri
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemilihan Supplier Sparepart Liner Screw Vacum Press Dengan Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) dan Goal Programming di PT. LRS Thalia Naptalena; Farida Pulansari
JUMINTEN Vol. 1 No. 5 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i5.118

Abstract

Supplier yang melakukan pekerjaan secara optimal maka akan membantu perusahaan dalam menghasilkan produk yang optimal juga. Maka dari itu, pemilihan supplier yang tepat sangatlah penting untuk hasil produksi perusahaan. Jikalau pemilihan supplier tidak tepat maka akan memberikan dampak yang buruk bagi perusahaan salah satunya menghasilkan produk yang tidak maksimal sehingga profit perusahaan dapat menurun. PT. Loka Refractories adalah perusahaan yang bergerak dibidang industri manufaktur yang memproduksi batu tahan api. Perusahaan mengalami permasalahan dalam pemilihan supplier sparepart liner screw vacum press yang merupakan sparepart mesin press. Permasalahan yang dialami perusahaan yaitu dalam hal delivery tidak tepat waktu dan kualitas yang diberikan juga semakin menurun. Dalam hal ini peneliti menggunakan metode AHP dan Goal Programming. Dengan penggabungan metode AHP dan Goal Programming maka dapat menyelesaikan permasalahan yang kompleks yang digambarkan secara hierarki dan mendapatkan hasil yang optimal. Hasil penelitian diperoleh pembobotan 5 kriteria utama yaitu kriteria Harga, Kualitas, Delivery, Flexibility, dan Communication System dengan hasil kriteria kualitas sebagai kriteria dengan bobot terbesar yaitu sebesar 0,442169atau 44%. Dari perhitungan didapatkan hasil perangkingan yaitu Pemasok 2, Pemasok 1, dan Pemasok 3. Supplier terbaik dari sparepat liner screw vacum press PT Loka Refractories Surabaya yaitu Pemasok 2.
Analisa Line Balancing Menggunakan Metode Moodie Young dan Ranked Positional Weight di CV. XYZ Dhimas Putra Setyawan; Farida Pulansari; Kinanti Resmi Hayati
JUMINTEN Vol. 2 No. 1 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i1.140

Abstract

CV. XYZ adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang produksi sarana prasarana lalu lintas seperti RPPJ, PJU, rambu-rambu, dan trafic light. Masalah yang timbul pada perus-ahaan ini adalah kurang efisiennya lini produksi tiang Rambu Pendahulu Penunjuk Jurusan (RPPJ), yang ditandai dengan munculnya waktu delay yang menyebabkan bottleneck pada sejumlah stasiun kerja. Hal ini disebabkan oleh tidak seimbangnya pembagian beban kerja pada setiap stasiun. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan efisiensi lini produksi dengan pen-dekatan keseimbangan lintasan. Keseimbangan lintasan mampu meningkatkan efisiensi dengan pemerataan beban kerja disetiap stasiun. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasa-lahan yaitu Moodie Young dan Ranked Positional Weight. Kedua metode ini memiliki karakteristik yang serupa dalam menyelesaikan permasalahan keseimbangan lintasan, yaitu dengan penggunaan matriks hubungan antar elemen kerja. Hasil perbandingan metode akan dipilih ber-dasarkan tingkat efisiensi dan smoothes index terbaik sebagai solusi dari permasalahan keseim-bangan lintasan. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan metode Moodie Young sebagai so-lusi optimal, karena memiliki line efficiency sebesar 85,06%, balance delay sebesar 14,94%, dan smoothes index sebesar 47,51, dengan jumlah stasiun kerja sebanyak 9 stasiun kerja.
Analisis Pengukuran Waktu Kerja dengan Stopwatch Time Study Untuk Meningkatkan Target Produksi di PT. XYZ Aditya Yudha Pradana; Farida Pulansari
JUMINTEN Vol. 2 No. 1 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i1.217

Abstract

Seiring dengan meningkatnya perkembangan dalam dunia industri saat ini, perusahaan dituntut untuk mampu bersaing dan berkompetisi secara sehat dalam segi kualitas, harga, serta pelayanan dengan melakukan perbaikan yang terus-menerus dan berkesinambungan. PT. XYZ merupakan sebuah pabrik yang bergerak di pembuatan botol kaca. Pabrik ini memproduksi berbagai macam botol kaca sesuai request atau permintaan dari customer-nya. Salah satu produk yang dihasilkan yaitu botol Citra, Helen, dan Serimpi yang juga akan menjadi sampel dari penelitian ini. Permasalahan yang ditemukan pada PT. XYZ adalah produk yang dihasilkan tidak memenuhi target produksi dari yang sudah ditetapkan oleh pabrik. Hal tersebut dikarenakan pihak pabrik sendiri tidak mempunyai waktu standar dalam mengerjakan produk. Sehingga untuk mencapai target produksi tersebut dan juga untuk menghilangkan kerugian yang diperoleh pabrik maka diterapkannya waktu baku untuk mengetahui berapa lama produk tersebut dibuat sesuai jenisnya. Berdasarkan masalah tersebut, maka dilakukan pengukuran waktu kerja dengan menggunakan metode Stopwatch Time Study. Adapun hasil dari penelitian ini diperoleh data pada botol Citra waktu standar untuk memproduksi satu unit sebesar 34,87 detik, output standar berdasarkan waktu baku adalah 2.169 unit/hari, untuk meningkatkan target produksi sebanyak 5.550 unit/hari maka operator yang dibutuhkan adalah 3 operator. Pada botol Helen waktu standar untuk memproduksi satu unit sebesar 23,31 detik, output standar berdasarkan waktu baku adalah 3.243 unit/hari, untuk meningkatkan target produksi sebanyak 6.000 unit maka operator yang dibutuhkan adalah 2 operator. Dan pada botol Serimpi waktu standar untuk memproduksi satu unit sebesar 14,22 detik, output standar berdasarkan waktu baku adalah 5.318 unit/hari, untuk meningkatkan target produksi sebanyak 7.950 unit/hari maka operator yang dibutuhkan adalah 2 operator.
Analisa Pengendalian Persediaan Kayu Pinus dengan Metode Continuous (Q) Dan Periodic Review (P) di CV. XYZ Bakhtiar Nur Ikhsan; Farida Pulansari
JUMINTEN Vol. 2 No. 5 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i5.332

Abstract

Perusahaan ini bergerak di bidang produksi mainan kayu. Dalam proses produksinya, perusahaan kerap kali mengalami kendala. Selama proses pemesanan, perusahaan mengalami permintaan yang fluktuatif. Dalam menghadapi fluktuasi tersebut perusahaan kurang mengantisipasi dengan baik. Alhasil, ketika permintaan melonjak tinggi sedangkan bahan baku yang dipesan belum kunjung datang, maka hal tersebut dapat berpotensi menyebabkan kehabisan persediaan (stockout). Jika hal ini terjadi berulang kali maka perusahaan akan kehilangan potensi keuntungan. Di lain sisi jika persediaan berlebih dan disimpan dalam waktu yang terlalu lama maka dapat membuat biaya persediaan menjadi membengkak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengendalian persediaan Kayu Pinus dengan permintaan yang fluktuatif di CV Putra Putri. Hasil perhitungan diperoleh dengan dengan total biaya persediaan minimum adalah dengan metode Continuous Review (Q) Lost Sales sebesar Rp. 1.230.366.286 dengan metode perusahaan sebesar Rp. 1.292.701.579 sehingga penghematan sebesar Rp. 62.335293. Jumlah pemesanan Bulan Agustus 2021-Juli 2023 sebesar 608 balok dengan total biaya persediaan sebesar Rp.1.305.828.069.
Penerapan Metode Material Requirement Planning Terhadap Perencanaan Persediaan Bahan Baku Tangki Air Stainless Imanda Rahmasari; Farida Pulansari
JUMINTEN Vol. 3 No. 1 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v3i1.381

Abstract

Dalam masa sekarang ini suatu perusahaan haruslah bisa mempersiapkan dirinya menjadi lebih baik. Hal tersebut dikarenakan dalam era perdagangan maju seperti sekarang ini akan dapat mengakibatkan persaingan menjadi lebih ketat. Obyek penelitian ini adalah salah satu perusahaan penyedia tangki air di Sidoarjo. Perusahaan tersebut memiliki produk yang paling banyak diminati oleh konsumen, yakni tangki air stainless. Keunggulan dari produk tersebut adalah dapat menghambat pertumbuhan bakteri berlebih pada air yang disimpannya. Namun dalam proses produksinya, sering kali dijumpai adanya persediaan bahan baku yang overstock. Hal tersebut dikarenakan oleh sistem perencanaan produksi yang dilakukan oleh perusahaan belum sesuai dengan demand yang ada. Maka, penelitian ini bertujuan untuk menentukan perancangan terhadap persediaan bahan baku tangki air stainless di perusahaan berupa jadwal produksi atau jadwal pemesanan dari masing-masing bahan baku. Keterbaruan dari penelitian ini adalah fokus dari hasil penelitian, yakni tentang penjadwalan produksi dan pemesanan bahan baku. Penelitian ini melibatkan proses peramalan dengan Moving average dan Single exponential smoothing yang selanjutnya dilanjutkan dengan metode Material requirement planning (MRP). Dari pengolahan data yang sudah dilaksanakan, maka diperoleh stock out terbanyak terjadi pada komponen produk tangki air stainless yang merupakan produk jadi, yakni sebanyak sembilan kali dengan jumlah sebanyak 350 unit.
Rancangan Sistem Multi Item Multi Supplier Sebagai Proses Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dengan Metode Economic Order Quantity Fauz Amiroh Sabriani Lutfi; Farida Pulansari
JUMINTEN Vol. 3 No. 1 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v3i1.386

Abstract

Persaingan bisnis yang semakin ketat juga berimbas pada semakin majunya perusahaan manufaktur di Indonesia, sehingga memaksa para pemilik bisnis untuk mencari cara meningkatkan efisiensi di segala bidang, termasuk pengendalian persediaan. Banyaknya material yang digunakan mempengaruhi pengolahan produksi yang sedang berlangsung. Kelebihan persediaan juga merupakan pemborosan karena menimbulkan biaya penyimpanan dan biaya pemesanan bahan yang tinggi. Jika melihat permasalahan seperti di atas, penelitian ini berfokus pada pengendalian persediaan bahan baku pada perusahaan yang memiliki banyak pemasok bahan baku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengontrol persediaan kayu mindi dan kayu mahoni pada perusahaan furniture berdasarkan metode Economic Order Quantity (EOQ) menggunakan rancangan Multi-Item Multi-Supplier, sehingga menghasilkan biaya total pengadaan bahan baku yang optimal. untuk perusahaan. Perencanaan metode EOQ di perusahaan akan dapat meminimalisasi terjadinya kekurangan bahan baku, sehingga tidak akan mengganggu jalannya proses produksi perusahaan, dan bisat menghemat biaya persediaan perusahaan dikarenakan adanya efisiensi dari persediaan bahanlbaku. Hasil yang didapat setelah dilakukan perhitungan total dari biaya pengadaan bahan baku menggunakan metode yang biasa digunakan perusahaan didapatkan hasil sebesar Rp 277.562.250,-, sedangkan hasil yang diperoleh dengan melakukan perhitungan dengan menggunakan Metode Economic Order Quantity Multi Item Multi Supplier adalah Rp 101.388.731. Sehingga dari perhitungan dengan menggunakan metode ini maka menunjukkan efisiensi biaya yang diperoleh adalah sebesar 63.4%.
Analisa Pengendalian Kualitas Produk Cacat pada T – Valve Menggunakan Metode Lean Six Sigma (DMAIC) Widya Amelia Krisnanda; Farida Pulansari
JUMINTEN Vol. 4 No. 1 (2023): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v4i1.470

Abstract

Permasalahan pemborosan defect termasuk dalam The Seven Waste dapat diatasi salah satunya dengan pengendalian kualitas melalui teknik Lean Six Sigma yang mampu dipraktikkan pada PT. Stechoq Robotika Indonesia yaitu sebuah perusahan R&D (Research and Development) dalam ak-tivitasnya memproduksi produk T – Valve untuk industri alat kesehatan sebagai pelengkap bundling kantong nafas Genose dan ditemukannya kecacatan terhadap produk jadi. Penelitian ini bertujuan untuk pengukuran tingkat kecacatan, penyebab kecacatan, dan rekomendasi untuk pengendalian kualitas. Dengan pengukuran nilai sigma, analisa diagram fishbone dan 5W+1H untuk menganalisa faktor penyebab dan memberikan rekomendasi yang diberikan. Hasil penelitian ini menunjukkan level sigma dengan rata - rata 4,9 dengan nilai DPMO rata – rata sebesar 264. Terdapat 3 (tiga) jenis cacat yang paling dominan yaitu jenis defect flashing, bubbles, dan short shot dengan persen-tase cacat defect flashing 12%, Defect Bubbles 12%, dan Short Shot 11%. Perusahaan dinilai sudah cukup baik dalam penindakan kecacatan yang didasarkan pada perhitungan bahwa tingkat nilai sigma yang mendekati 6. Namun perusahaan juga masih perlu untuk mengendalikan kualitas guna mencapai zero defect. Usulan perbaikan yang dapat diterapkan pada perusahaan yaitu dengan melakukan centerlining beserta penanda informasi pada setiap tombol dan memberi sensor pada mesin. Hal tersebut juga dilakukan dengan memaksimalkan pengawasan terhadap operator, SOP, dan kebersihan terhadap komponen dan mesin.
Performance Evaluation of Dolomite Fertilizer Production: AHP and Scoring System Approach Based on Performance Prism Sholeha, Fitriatus; Pulansari, Farida
Rekayasa Vol 17, No 2: Agustus, 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v17i2.25701

Abstract

Fertilizer production often faces various performance issues that can affect efficiency and productivity. One of the main problems is the instability in the quality of raw materials, which can result in variations in the quality of the final product. Workforce performance is also a critical factor, where inadequate training and low motivation can reduce productivity. The lack of an appropriate performance measurement system, such as relevant and accurate Key Performance Indicators (KPIs), can make it difficult for companies to monitor and improve their overall performance. To address these challenges, a performance measurement system is needed that can integrate various aspects of the company (stakeholders). This performance measurement system must be able to accommodate the interests of various parties involved in the company's operations to produce more accurate and relevant information. The performance measurement approach referred to is known as the Performance Prism. It is then supported by using the Objective Matrix (OMAX) method to determine the ranking and class calculation of each KPI and the Traffic Light System (TLS). Based on performance measurements using the Performance Prism, Analytic Hierarchy Process (AHP), and Scoring System at PT. XYZ, there are 53 KPIs divided among various stakeholders. From this analysis, it can be concluded that the design of the company's performance measurement encompasses various aspects involving both internal and external stakeholders. The total performance index of 13.43 indicates overall good performance. In this case, the total KPIs used are 53 KPIs, which include 10 KPIs for employee stakeholders, 5 KPIs for owner stakeholders, 10 KPIs for customer stakeholders, 5 KPIs for government stakeholders, 4 KPIs for investor stakeholders, 10 KPIs for supplier stakeholders, 4 KPIs for partner stakeholders, and 5 KPIs for surrounding community stakeholders. According to the results of the Objective Matrix (OMAX) and Traffic Light System (TLS), it can be seen that 47 KPIs fall into the green category, indicating good achievement, while 3 KPIs fall into the yellow category, and 3 other KPIs fall into the red category, indicating areas requiring further attention for improvement.
Supply Chain Risk Mitigation Analysis on Coffee Comodities Using the Integration of FMEA and HOR Methods Wulansari, Ni Luh Made Pretty; Pulansari, Farida
Rekayasa Vol 17, No 2: Agustus, 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v17i2.25623

Abstract

Coffee has been a global commodity since its discovery, so it's not surprising that there are various coffee cultivation variations in different regions. Economically, coffee plays a significant role in coffee-producing countries, including Indonesia, where it is cultivated and produced. The company is one of the companies engaged in the manufacturing of powdered coffee production. In its efforts to meet market targets, the company faces challenges. Therefore, a supply chain analysis is conducted on the coffee production process to identify occurring risks. The resolution of issues in this research utilizes the integration of FMEA and HOR methods. The application of these integrated methods about supply chain risk mitigation analysis has also been widely developed. Based on the risk identification results in HOR stage I, there are 17 risk events caused by 25 risk causes. Out of 25 risk causes, 11 dominant risk causes are obtained based on ARP calculations. Then, in HOR stage II, 17 mitigation steps are designed to prevent or minimize the 11 dominant risks obtained from the HOR phase I calculations. After calculating the total effectiveness and degree of difficulty, the results of the mitigation effectiveness ranking based on the difficulty ratio (ETDk) with the highest value carried out routine preventive maintenance on milling equipment to prevent damage and process instability (PA 7) of 16143.21, and the last rank prepared a backup of coffee machines or critical components to reduce production downtime (PA 16) of 1406.16.
Application of the Min-Max Stock Method in the Inventory Control of the Raw Materials for the Cement Production at PT XYZ Hasan, Iqbal Abdurrahman; Pulansari, Farida
IJIEM - Indonesian Journal of Industrial Engineering and Management Vol 4, No 3: October 2023
Publisher : Program Pascasarjana Magister Teknik Industri Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/ijiem.v4i3.20953

Abstract

PT XYZ is the largest cement manufacturer in Indonesia that produces cement with different types of cement, namely OPC, PCC, and PPC. The implementation of its production process, starts with the mixing of raw materials, processing, and packaging to the finished product, namely cement. PT XYZ has a problem in the form of raw material inventory that has not been well controlled because the raw materials are often placed outside the storage area provided by the company due to overloading, thus taking up space that should not be used as a raw material storage area. In this study, the minimum-maximum method is applied to 4 types of raw materials, silica sand, gypsum, trass, and fly ash. By determining the amount of safety stock, minimum stock, maximum stock, reorder point and order quantity, companies can effectively determine the raw material inventory policy to avoid overstock or stockout. The study uses a 99% service level with a 1% risk of out-of-stock products. The results of the study obtained the safety stock value of silica sand 3,854 tons; gypsum 4,405 tons; trass 10,456 tons; and Fly Ash 511 tons. Then, the minimum inventory calculation is carried out, it is known that the minimum inventory results are in Fly ash raw material of 776 tons while the results for maximum inventory are in Trass of 34,613 tons. After the min-max calculation, the ordering policy for each material can be obtained, silica sand 5,255 tons, gypsum 9,111 tons, trass 22,534 tons, fly ash 776 tons.
Co-Authors Adinda Laksmi Pratiwi Adistara, Asya Fadhilah Aditya Yuda Pradana Aditya Yudha Pradana Aflah, Rifka Mauliana Ahmad Bayu Laksono Aji Setiawan Aji Setiawan Akbar Ketinggi Nugraha Akbar Ketinggi Nugraha Akmal Suryadi Alfi Hidayati Amelia Ramadhani Ardysti Apridio Faiz An Nabil Ardi Puspa Kartika Ariyanti, Fredika Aura Kusuma Armadani, Aditya Cahya Aryaduta, Galang Arzety, Zahra Bagaskara, Tegar Winoto Bakhtiar Nur Ikhsan Bakhtiar Nur Ikhsan Bilqis, Delita Dany Hadi Dwi Purnama Dany Hadi Dwi Purnama Devanda, Ryan Rafli Dewi Cahyani Puspitasari Dhimas Putra Setyawan Dhimas Putra Setyawan Didik Samanhudi Dinda Syafa Rachmanur Firdaus Dwi Sukma Donorianto Dwi Sukma Donorianto, Dwi Sukma Dwi Sukma Donoriyanto Dwi Sukma Donoriyanto Dwi Sukma Donoriyanto, Dwi Sukma Donoriyanto Dzikri Rivaldi Endang Pudji Widjajati Erlangga, Veto Andhika Euis Nurul Hidayah Fahruddin, Khabib Fatkur Huda Fauz Amiroh Sabriani Lutfi Fauz Amiroh Sabriani Lutfi Fauzan Aufa Mahsa Arifin Favian Jihan Prastian Fergisya, R. A. Luthfi Asia Fitroni, Mochammad Rafqy Al Francisca Ocsylia Gilang Ramadhan Gutawa, Ayyub Ihza Hafif Bakhtiar A Handoyo Handoyo Handy Natan Permana Haqi, Muhamad Mukhtarul Hardiyanti, Ari Vera Harendsa, Naia Putri Hasan, Iqbal Abdurrahman Hayati, Kinanti Resmi Helmi Syaiful Haq Helmi Syaiful Haq Hidayah, Shesfi Nur I Komang Kusuma Putra Imanda Rahmasari Imanda Rahmasari Inrianto, Priyatna Septedi Iriani Iriani Iriani Iriani Isna Nugraha Isna Nugraha J.E. Sutanto Jafni Fara Zahirah JE Sutanto Kartika, Ardi Puspa Kurniasari, Fadillah Kusuma, Yahya Lailiyah, Wardatul Lestari, Aulia Dita Ananda Liddin, Jundana Shidqiyah Masdani Irfan Prakoso Karmawan Masdani Irfan Prakoso Karmawan Maulidyah Rahmah Maulidyah Rahmah Michael A. Irawan Miskiyah, Aliffatul Muhammad Agus Ainur Rosyid Muhammad Firdaus Kamal Mu’tasim Billah Nadhif A Ningtiyas, Ristina Kusuma Nisa Masruroh Nisa Masruroh Nugraha, Isna Nur Rahmawati NUR RAHMAWATI Nur Rahmawati Oktaviya, Ananta Permithasari, Nila Febriana Primadhiya, Fairuzzayyan Priyadarshini, Rossyda Putri, Frydella Krisna Putri, Nadya Permata Qisthosin, Rikza Rahmadsyah, Mohamad Faris Ramadani, Deo Globy Ramadhanti, Viola Indira Rausan Fikri Arman Remba, Angga Rizki Dolla Restu Riski Arifian Rivaldi, Dzikri Rizky Anggraini, Della Afi Rony Oktavianto Sanjaya, Yahya Cakra Satrio Pinandito Tunggal Talangkas Shesfi Nur Hidayah sholeha, fitriatus Sinta Dewi Sinta Dewi SRIE MULJANI Sukirmayadi Sukirmayadi Sulaiman, Yoga Aulia Sumiati Sumiati Sumiati Sunardi Sunardi Susanto, Indhira Prameswari Susilowati Syafitri, Annisa Maudi Thalia Naptalena Thalia Naptalena Triyono Dwi Retno M. Viola Indira Ramadhanti Wahyu, Imas Prisma Widya Amelia Krisnanda Widya Amelia Krisnanda Winursito, Yekti Condro Wulansari, Ni Luh Made Pretty Yanuar Yogha Pradana Yulia Sari, Alma Dwi Yustina Ngatilah Zahira, Nabila Fairuza Zidane, Muhammad Azzam