Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN HITUNG PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SD Midya Yuli Amreta; Firda Zakiyatur Rofi’ah; Alfina Luk Luul Markhamah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v10i1.990

Abstract

Pengembangan media papan hitung diperlukan untuk menyelesaikan masalah dalam bentuk pertanyaan guna mendapatkan jawaban yang benar. Berdasarkan hasil observasi terdapat berapa siswa siswa kelas II yang belum bisa menyelesaikan soal matematika meskipun sederhana. Dibuktikan dengan kesulitan memahami soal, nilai rendah dalam mengerjakan soal tersebut dan guru menggunakan media papan tulis tanpa menggunakan media pendukung lain yang khusus untuk menjelaskan materi tersebut untuk menunjang proses pembelajaran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengembangan pada media papan hitung pada materi penjumlahan pada mata pelajaran matematika di kelas II serta mendeskripsikan hasil pengembangan media papan hitung pada materi penjumlahan pada mata pelajaran matematika di kelas II. Metode penelitian ini adalah Research and Development ( R & D), metode penelitian ini digunakan untuk menghasilkan sebuah produk tertentu dan menguji keefektifan produk. Tahap pengembangan yang digunakan penelitian ini mengacu pada pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari 10 langkah pengembangan yaitu: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, revisi produk, uji coba kelompok kecil, revisi produk, uji coba kelompok besar, revisi produk, hasil produk. Hasil kelayakan media papan hitung dari ahli materi yaitu mendapatkan persentase sebesar 90%, ahli media 98% sedangkan dari ahli bahasa 94% dari kriteria kelayakan, dari hasil perolehan angket respon siswa yang memperoleh presentasi keefektifan media papan hitung sebesar 94% atau sangat layak, dan dapat digunakan dalam pembelajaran.
PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER KOMUNIKATIF MELALUI PERMAINAN UNO STACKO Dewi Niswatul Fithriyah; Yulia, Nurul Mahruzah; Suttrisno; Midya Yuli Amreta; Sanjung Ariesta Utami
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v10i2.1293

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah wadah untuk mengembangkan segala aspek keterampilan dan kognitif yang dimiliki oleh anak. Salah satu keterampilan yang penting untuk dikembangkan adalah keterampilan dalam bersosialisasi serta interaksi. Salah satu media yang bisa digunakan adalah dengan menerapkan permainan Uno Stacko. Melalui permainan yang menyenangkan dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang dapat membantu interaksi anak dengan sesamanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) upaya penanaman nilai-nilai karakter bersahabat atau komunikatif melalui permainan uno stacko, (2) faktor pendukung dan penghambat dalam upaya penanaman nilai-nilai karakter bersahabat atau komunikatif. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil: 1) karakter bersahabat atau komunikatif sangat penting bagi anak dalam berinteraksi dan bergaul, berkomunikasi dengan baik, sopan santun dalam bercakap, ramah, membantu sesama, saling menghargai sesama teman guru sekaligus di lingkungan sekitarnya , penanaman nilai karakter komunikatif pada siswa melalui permainan uno stacko di MI Manbaul Ulum, guru sangat berperan penting dalam upaya penanaman karakter ini, melalui permainan uno stacko dapat menarik minat siswa dalam belajar dikelas, 2) faktor penghambatan ada sebagian siswa masih kurang dalam karakter bersahabat/komunikatif karena pengaruh minat dalam diri siswa dan lingkungan sekitarnya. Kemudian faktor pendukung kegiatan dalam penanaman penanaman karakter tersebut yaitu siswa disekolah dibantu atau didukung dengan kedekatan guru dengan siswa melalui cara berbicara, sopan dan juga kegiatan-kegiatan yang ada disekolah.
Budidaya Maggot BSF untuk Penguraian Sampah Organik dan Alternatif Pakan Lele Apriyanto, Rohmad; Amreta, Midya Yuli; Asyi'ari, Imam
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.11023

Abstract

Background: Sampah organik yang seringkali menumpuk dan terbuang percuma di sekitar tempat pengabdian masyarakat yang dilakukan KKN UNUGIRI di desa Kanorejo, selain mengganggu kenyamanan juga seringkali menyebabkan penyakit. Inovasi dan alternatif menekan biaya produksi pembesaran ikan lele. Disisi lain para peternak lele di desa Kanorejo juga mengeluhkan akan harga pakan lele yang terus meningkat secara signifikan. Metode: Memberikan Pelatihan kepada masyarakat Desa Kanorejo Rengel Tuban sebanyak 15 Peserta, berupa penyuluhan/sosialisasi pengenalan dan pelatihan tentang pembudidayaan maggot BSF, inovasi untuk memanfaatkan sampah organik yang dibuang menjadi pakan maggot BSF agar lebih bermanfaat dan dapat di gunakan untuk alternatif pakan ternak. Hasil: Hasil dari kegiatan ini adalah adanya pengetahuan baru tentang pemanfaatan sampah organik menggunakan maggot BSF yang nantinya dapat meningkatkan perekonomian dan juga bisa digunakan masyarakat setempat sebagai pakan ternak pengganti palet.
Pelatihan Penguatan Literasi Hukum dan Numerasi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di MI Nurul Huda Jelu Kecamatan Ngasem Bojonegoro Lisa Aminatul Mukaromah; Midya Yuli Amreta; Khurul Anam; Siti Nur Hamidah; Nuslul Arum Ningtyas; Taqwi Matus Sholikhah; Humai Rosyaida
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 1 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v5i1.6258

Abstract

ABSTRAK The legal literacy and numeracy literacy skills of students at MI Nurul Huda Jelu still need to be improved. One of the contributing factors is the inability of teachers to integrate these optimally. This study aims to implement strengthening training in order to support the implementation of the Merdeka Curriculum at MI Nurul Huda Jelu. This training is aimed at improving teachers' abilities in integrating legal literacy and numeracy in the classroom learning process. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The evaluation of this training is in the form of a test sheet. The results of the question training show that the abilities of students, with an average score of students in the legal literacy question training being 93, while in the numeracy literacy work the average score of students was 56. Students and teachers who take part in this training are expected to be able to compile and implement more contextual and relevant learning according to the needs of students. The suggestion from this community service activity is that teachers are consistently expected to apply and integrate learning with the legal literacy system and numeracy literacy in the learning process. Kata kunci: Literacy, law, numeracy, idependent kurikulum
Penerapan Media Papan Waktu pada Materi Pengukuran untuk Meningkatkan Keterampilan Numerasi Siswa Kelas II MI Midya Yuli Amreta; Siti Khoirun Nisa'; Ilma Ariestiana; Luluk Nurul Aini; Siti Kurniawati; Aulatul Mufidati; Ahmad Farid Zaini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.27195

Abstract

Based on observations at MI Darul Ulum Pasinan it was found that the numeracy skills of second-grade students, particularly in the area of time measurement, are relatively low. This is due to the limited use of interactive and concrete learning media, which causes students to struggle in understanding the concept of time as a whole. This research focuses on strengthening students' numeracy abilities by integrating the Time Board as a learning tool for time measurement topics. Data collection techniques involve observations, interviews, and the analysis of relevant documentation.The results indicate that the implementation of the Time Board makes students more actively participate and understand the concept of time better. This study is intended to support the advancement of teaching approaches that are both relevant and contextually appropriate.
Inovasi Pengelolaan Tutup Botol Bekas Menjadi Barang Sebaguna Menuju Sekolah Adiwiyata Midya Yuli Amreta; Nurul Afidah; Della Nisa'ul Mufida; Ira Rahmawati; Luluk Nurul Aini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40599

Abstract

Plastic waste, especially bottle caps, is a crucial environmental problem in school environments. Although the Adiwiyata Program has been implemented, obstacles are often encountered in the form of a lack of applicable, interesting, and educational waste management innovations for students. This study aims to develop and evaluate innovations in managing used bottle caps into multipurpose items (sorting trash cans and tissue boxes) as a real contribution towards Adiwiyata Schools. Using a qualitative approach with a case study method involving four main stages: (1) problem identification through interviews and observations; (2) collection of raw materials and designing a participatory design with the theme "Watermelon"; (3) product fabrication with student involvement; and (4) implementation, socialization, and evaluation. The results of the study showed that from 2,400 used bottle caps (8.2 kg), 6 units of sorting trash cans and 10 units of tissue boxes were successfully produced. The utilization rate of new trash cans reached 85% with waste sorting accuracy increasing from 45% to 72%. Students' understanding of the upcycling concept increased significantly, from 20% to 88%. This innovation has proven effective as both an infrastructure and an educational tool, strengthening the four pillars of the Adiwiyata program. In conclusion, transforming used bottle caps into functional products through a participatory approach and attractive design is an effective strategy for addressing the plastic waste problem while strengthening environmental character education in schools, in accordance with circular economy principles.
Pengembangan modul Pramuka kolaboratif menggunakan pendekatan deep learning untuk siaga dan penggalang MI Sholbiyah Kanor Bojonegoro Midya Yuli Amreta; Firda Zakiyatur Rofi’ah; Nurul Afidah; Rafi Ajrul Baha’ Udin; Nasywa Qorriayna La’aly; Zachroturrimaya
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.29789

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan Modul Pramuka Kolaboratif dengan Pendekatan Deep Learning untuk Siaga dan Penggalang MI Sholbiyah Kanor Bojonegoro yang layak digunakan. Metode Penelitian ini adalah Research And Development (R&D) dengan model 4D. Alur dari desain model 4D antara lain Define, Design, Develop, dan Desseminase. Penelitian pengembangan ini di dilakukan validasi kepada 3 validator yaitu validator materi produk, bahasa produk, dan desain produk. Hasil dari validasi materi adalah rata-rata 4,7 dan mendapatkan skor 91% dengan kesimpulan layak digunakan, hasil dari validasi bahasa adalah rata-rata 4,6 dan mendapatkan skor 87% dengan kesimpulan layak digunakan, dan hasil dari validasi materi adalah rata-rata 4,7 dan mendapatkan skor 90% dengan kesimpulan layak digunakan. Dari data di atas dapat diketahuai bahwa hasil pretest dari ujicoba 1 ratarata adalah 63,75 kemudian pada ujicoba 2 adalah 64,75. Dilanjutkan hasil postest dari ujicoba 1 yaitu 91,33 dan ujicoba 2 yaitu 92,58. N-Gain ujicoba 1 yaitu mendapatkan score 0,79 yang artinya tinggi dan mendapatkan perolehan tafsiran efektifitas N-Gain 79,38 % yang artinya efektif. Kemudian siswa mengisi angket respon siswa, dan memperoleh hasil presentasi 86 % kategori sangat puas. Sehingga dapat disimpulkan Modul Pramuka Kolaboratif dengan Pendekatan Deep Learning untuk Siaga dan Penggalang MI Sholbiyah Kanor Bojonegoro yang dikembangkan layak digunakan dan efektif dalam pembelajaran Pramuka. Urgensi penelitian ini adalah perlunya pembelajaran ekstrakurikuler pramuka dengan pendekatan deep learning untuk siaga dan penggalang di Madrasah Ibtidaiyah Sholbiyah Kanor Bojonegoro. Kegiatan yang harus diterapkan dalam pelaksanaan pembelajaran adalah pembelajaran pramuka kolaboratif untuk mengamati dan menyelesaikan masalah sekitar dengan kolaborasi aktif secara langsung menggunakan pemikiran mendalam. Kegiatan kolaboratif dalam pembelajaran pramuka. Kebaruan penelitian ini terletak pada pembelajaran pramuka pelaksanaan di terapkan dengan kolaboratif peserta didik dengan  pendekatan pembelajaran deep learning yang memuat 3 dimensi yaitu Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyfull Learning. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan Modul Pramuka Kolaboratif dengan Pendekatan Deep Learning untuk Siaga dan Penggalang MI Sholbiyah Kanor Bojonegoro yang layak digunakan. Metode Penelitian ini adalah Research And Development (R&D) dengan model 4D. Alur dari desain model 4D antara lain Define, Design, Develop, dan Desseminase. Penelitian pengembangan ini di dilakukan validasi kepada 3 validator yaitu validator materi produk, validator bahasa produk, dan validator desain produk.  Hasil dari validasi materi adalah rata-rata 4,7 dan mendapatkan skor 91% dengan kesimpulan layak digunakan, hasil dari validasi bahasa adalah rata-rata 4,6 dan mendapatkan skor 87% dengan kesimpulan layak digunakan, dan asil dari validasi materi adalah rata-rata 4,7 dan mendapatkan skor 90% dengan kesimpulan layak digunakan. Dari data di atas dapat diketahuai bahwa hasil pretest dari ujicoba 1 rata-rata adalah 63,75 kemudian pada ujicoba 2 adalah 64,75. Dilanjutkan hasil postest dari ujicoba 1 yaitu 91,33 dan ujicoba 2 yaitu 92,58. Setelah melaksanakan prestest dan postest pada tahap ujicoba, peneliti menghitung nilai N-Gain Score yaitu N-Gain ujicoba 1 yaitu mendapatkan score 0,79 yang artinya tinggi dan mendapatkan perolehan tafsiran efektifitas N-Gain 79,38 % yang artinya efektif. Kemudian siswa mengisi angket respon siswa, dan memperoleh hasil presentasi 86 % kategori sangat puas. Sehingga dapat disimpulkan Modul Pramuka Kolaboratif dengan Pendekatan Deep Learning untuk Siaga dan Penggalang MI Sholbiyah Kanor Bojonegoro yang dikembangkan layak digunakan dan efektif dalam pembelajaran Pramuka.
Implementasi Deep Learning melalui Pendampingan Kesehatan Mental Peserta Didik bagi Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar Zumrotus Sa’diyah; Midya Yuli Amreta; Khoirotus Silfiyah; Widya Mufidatul 'Ula; Saskia Agustina; Nurul Khofifah Tunni’mah
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 7, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v7i1.13380

Abstract

This community service program aims to improve the understanding and skills of elementary school teachers in Ngasem District, Bojonegoro Regency, in recognizing students’ psychological conditions and integrating them into Deep Learning–based instruction. The program involved 174 teachers who are members of the Teacher Working Group (KKG) and was implemented using a participatory mentoring approach consisting of five stages: socialization, training, technology integration, mentoring and evaluation, and program sustainability. The evaluation employed a pretest–posttest design, observation sheets, and assessment rubrics. The instruments included a conceptual understanding test, an early identification rubric for students’ psychological conditions, and an observation sheet for classroom implementation. The results indicate an increase in teachers’ conceptual understanding from 58.5% to 89.25% (an increase of 30.75%), instructional design skills from 64% to 90% (an increase of 26%), and the integration of mental health aspects from 59% to 83.67% (an increase of 24.67%).Early identification skills improved from 55% to 80% (an increase of 25%), as reflected in teachers’ ability to recognize signs of stress, anxiety, and behavioral changes in students. In addition, teachers’ innovative and adaptive attitudes increased from 60.75% to 88% (an increase of 27.25%). These findings demonstrate that KKG-based mentoring is effective in enhancing teachers’ capacity in a measurable way across knowledge, skills, and the implementation of learning practices that are sensitive to students’ mental health
Adiwiyata-Based Learning dalam Penguatan Ecological Awareness dan Green Mindset Siswa Midya Yuli Amreta; Nasywa Qorriayna La'aly; Humay Rosyaida; Putri Aualia Reviana; Erly Sintia Putri; Mirda Aini Fahma; Siti Mukholifah; M. Fahmi Wafiyudin; Chafidatur Rohmatika; Ulfa Nurfitri Aprilia; Neyha Fadlilatul A'inia
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 7, No 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v7i2.13938

Abstract

Low ecological awareness among students remains a challenge in fostering an environmentally responsible school culture. Initial observations at MI Islamiyah Tulungagung revealed that some students still disposed of waste improperly, paid limited attention to classroom cleanliness, and had not yet developed habits of conserving water. These conditions formed the basis for selecting the school as the community service site and highlighted the need to strengthen students’ ecological awareness and green mindset through Adiwiyata-based learning. This community service program employed the Participatory Action Research (PAR) approach, consisting of problem identification, planning, implementation, mentoring, reflection, and evaluation. The activities included environmental awareness campaigns, the integration of environmental values into classroom learning, the habituation of environmentally friendly behaviors, and assistance in school cleanliness and greening programs. The results showed that 85% of students demonstrated environmentally responsible behaviors, such as disposing of waste properly, maintaining classroom cleanliness, and conserving water, while 80% showed improved understanding of environmental preservation. In addition, 78% of students actively participated in school greening and plant maintenance activities. These findings indicate that Adiwiyata-based learning is effective in enhancing students’ ecological awareness and fostering a sustainable green mindset. Therefore, the program is recommended for continuous implementation through collaboration among schools, teachers, students, and parents to strengthen an environmentally conscious school culture.
Internalization of Profil Pelajar Pancasila Strengthening Project in Scout Extracurricular at Elementary School Ifta Atibul Qulub; Suttrisno Suttrisno; Midya Yuli Amreta
At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan Vol. 10 No. 2 (2023): At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : the Faculty of Education and Teacher Training of the Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/tarbawi.v10i2.7386

Abstract

In this modern era, the nature and spirit of Pancasila among students have begun to decline. This research aims to describe the internalization of student profiles related to Pancasila values in Scout extracurricular activities. The approach in this research is qualitative. The research location is at Kalicilik State Elementary School, Bojonegoro Regency. Data sampling was carried out by purposive sampling. Data collection methods involved observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted through the stages of data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was guaranteed through the application of source triangulation, technique triangulation, and time triangulation techniques. The results showed that the internalization of student profiles related to Pancasila values in extracurricular Scouting activities was carried out through various methods, including involving students in ceremonial activities, routine exercises, and organizing Day Camps (PERSARI) and games. Character values in ceremonial activities are discipline, religion, and responsibility. The character values in training activities are marching training (discipline, leadership spirit, unity and responsibility), character values in PERSARI activities are independence, hard work, social care, and environmental care. The character values in the game are social care, creativity, responsibility, and tolerance.
Co-Authors Adistya, Ananda Feby Af’idatur Rosyidah Ahmad Farid Utsman Ahmad Farid Zaini Alfi Fakhriyyatun Nisrina Alfi Nur Hidayati Alfia Rohmatus Sa'adah Alfiana Rahma Maulidia Alfina Luk Luul Markhamah Alfina Luk Luul Markhamah Alfina Nur Mu'azizah Khozin Alviati, Umu Amilatul Afifah Anam, Khurul Ani Safa’ah Ariya Ayu Purbasari Asyi'ari, Imam Atibul Qulub, Ifta Aulatul Mufidati Chafidatur Rohmatika Choiriyah, Ma'rifatul Dea Intan Nuraini Della Nisa'ul Mufida Dewi Niswatul Fithriyah Dwi Rahayu Irfani Eka Duwi Ardianti Erly Sintia Putri Fatimatuz Zahro' Rafika Sari Fatma Zahro’ul Afifah Firda Zakiyatur Rofi'ah Fitri Hidayati Lestari Giati Anisah Hafni Zukhrufina Hanifah Anom Orchidea Humai Rosyaida Humai Rosyaida Humay Rosyaida Ifta Atibul Qulub Ika Devi Ratna Ning Tias Ilma Alfiyanti Ilma Ariestiana Imam Asyi'ari Ines Paradina Ismailliah, Nabila Mahfudhotin Izatum Mufida Khofifah Indar Lutfiani Khoiria Milaumil Habibah Khoirotus Silfiyah Lailatul Farikhah Miftakhus Sa’adah Linda Ayu Sahara Lisa Aminatul Mukaromah Luluk Nurul Aini M. Fahmi Wafiyudin M. Fahmi Wafiyudin M. Hasan Fahmi Marsanul Cahyani Miftakhul Rosyida Mirda Aini Fahma Mohamad Romadlon Mu'minatut Towafiah Mufida, Della Nisa'ul Mulia Eka Wati Maily Musthofa, Muhammad Yunus Nadia Ayu Wulandari Nadya Ayu Lifiani Nasywa Qorriayna La'aly Nasywa Qorriayna La’aly Nayla Nur Salsa Biyla Neyha Fadlilatul A'inia Neyha Fadlilatul Ainia Nia Rohmatul Fadhilah Nisa’ul Khanifah Nur Mahmudah Nur Mahmudah Nurul Afidah Nurul Afidah Nurul Khofifah Tunni’mah Nurul Mahruzah Yulia Nuslul Arum Ningtyas Nya Abelia Fitri Pelangi Eka Yuwita Putri Aualia Reviana Putri Aualia Reviana Putri Lestari, Putri Rachmania Rafi Ajrul Baha’ Udin Rafika Sari Rahayu, Nur Diana Risma Luhmatul Amalia Rohmad Apriyanto Runasih, Runasih Sanjung Ariesta Utami Sanjung Ariesta Utami Saskia Agustina Sa’diyah, Zumrotus Septia Relan Alivia Nanda Baisroh Shafira Aulia Agustin Shofiatul Mar'ah Siswahyudianto Siti Diajeng Meva Maulandari Siti Khoirun Nisa' Siti Kurniawati Siti Lutfiatul Muhamaliah Siti Mukholifah Siti Nur Hamidah Sofiatun Umairoh Sufiatin, Nur Lina Sulistyowati Sulistyowati Suttrisno Taqiyya Fitria Azzahra Taqwi Matus Sholikhah Tri Buana Tungga Dewi Ulfa Nur Fitri Aprilia Ulfa Nurfitri Aprilia Umniyah Labibatul Asna Umul Latifah Widya Mufidatul 'Ula Widya Mufidatul 'Ula Yogi Prana Izza Yuni Setyowati Zachroturrimaya Zumrotus Sa'diyah