Claim Missing Document
Check
Articles

PEMULIHAN EKONOMI DIMASA PANDEMI COVID 19 DENGAN INOVASI PENGOLAHAN IKAN LELE MENJADI NUGGET DI DESA KANOREJO TUBAN JAWA TIMUR: Pengabdian kepada Masyarakat Midya Yuli Amreta; Rohmad Apriyanto; Nayla Nur Salsa Biyla
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i1.2444

Abstract

Budidaya ikan lele yang tadinya menjadi salah satu mayoritas mata pencaharian warga Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban menjadi minim karena musibah banjir yang melanda tahun 2018 silam. Banyak ikan lele yang hanyut dan menyebabkan para peternak ikan lele mengalami kerugian besar sehingga sebagian besar dari mereka memilih untuk tidak meneruskan menernak ikan lele kembali. Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNUGIRI dalam mengimplementasikan program kerja pengabdian kepada masyarakat memiliki sebuah inovasi bagi para peternak ikan lele yang masih melanjutkan bisnisnya untuk menambah nilai ekonomis dari ikan lele itu sendiri, bukan hanya dijual secara langsung kepada konsumen atau di pasarkan tanpa adanya pengolahan, namun dengan cara memberikan sosialisasi tentang gizi ikan lele dan pelatihan pengolahan lele menjadi Nugget bagi para ibu-ibu PKK, Muslimat, Fatayat, IPPNU, karang taruna, serta ibu-ibu RT desa Kanorejo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas warga desa Kanorejo dalam memanfaatkan ikan lele sehingga meningkatkan nilai ekonomisnya. Hasil dari sosialisasi dan pelatihan ini adalah adanya penambahan pengetahuan tentang kandungan gizi dan kreativitas olahan ikan lele serta dapat menjadi inovasi untuk peluang usaha dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 di desa Kanorejo.
Pengembangan E-Modul Berbasis Google Sites Terintegrasi Educandy Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Materi Kita Beragam Tetapi Tetap Satu Kelas II SDN Bangilan Bojonegoro Nia Rohmatul Fadhilah; Midya Yuli Amreta; Muhammad Romadlon Habibullah
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i1.781

Abstract

Digital technology offers significant opportunities in education through interactive learning media development. At SDN Bangilan Bojonegoro, Pancasila Education teaching remains conventional and monotonous, causing student disengagement and boredom. Teachers haven't utilized technology to create varied, engaging, and interactive materials. This study aimed to help second-grade students at SDN Bangilan understand diverse yet unified Pancasila Education content using a Google Sites-based e-module integrated with Educandy. The research employed Research and Development (R&D) methodology with the ADDIE model: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The study involved 13 second-grade students. Data collection included observations, interviews, documentation, and validation surveys from media experts, subject experts, and student trials (small and large scale). Validation results showed the e-module achieved "highly suitable" status for learning implementation. Content validation scored 96%, media 92%, and language 92%. Student response questionnaires rated it as "very interesting" and "very helpful" with a 98% average score. Therefore, the Google Sites-based e-module integrated with Educandy proves suitable as an innovative, interactive learning medium for elementary school Pancasila Education, effectively addressing conventional teaching limitations and enhancing student engagement.
Implementasi Gerakan Numerasi Sekolah (GNS) melalui Pemanfaatn Student Digital Card (SDC) di MINU Unggulan Sukorejo Bojonegoro Midya Yuli Amreta; Alfia Rohmatus Sa'adah; Sulistyowati Sulistyowati; Shofiatul Mar'ah; Dwi Rahayu Irfani; Alfina Nur Mu'azizah Khozin; Taqiyya Fitria Azzahra; Izatum Mufida; Sofiatun Umairoh; Nya Abelia Fitri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 7 (2026): Volume 9 Nomor 7 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i7.26406

Abstract

ABSTRAK Kemampuan numerasi merupakan keterampilan dasar yang perlu dimiliki peserta didik untuk menghadapi tantangan abad ke-21. Salah satu upaya yang dapat dilakukan sekolah adalah melalui Gerakan Numerasi Sekolah (GNS) yang diintegrasikan dengan teknologi digital. MINU Unggulan Sukorejo Bojonegoro menerapkan Student Digital Card (SDC) sebagai media pendukung numerasi dalam berbagai aktivitas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Gerakan Numerasi Sekolah (GNS) melalui pemanfaatan Student Digital Card (SDC), faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya, serta hasil implementasinya terhadap kemampuan numerasi siswa. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (literature review) dengan mengkaji berbagai jurnal, artikel ilmiah, buku,dan hasil penelitian yang relevan mengenai Gerakan Numerasi Sekolah dan Student Digital Card. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi GNS melalui SDC di MINU Unggulan Sukorejo Bojonegoro berjalan dengan baik. SDC dimanfaatkan untuk transaksi non-tunai, absensi digital, dan pengelolaan saldo siswa sehingga memberikan pengalaman numerasi yang kontekstual. Faktor keberhasilan program meliputi ketersediaan sarana dan prasarana, peran guru dan manajemen sekolah, partisipasi siswa, dukungan orang tua, serta monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan. Program ini berdampak positif terhadap peningkatan kemampuan numerasi, literasi digital, kemampuan berpikir kritis, serta pengelolaan keuangan sederhana siswa. Kata Kunci: Gerakan Numerasi Sekolah, Student Digital Card, Numerasi, Literasi Digital, Teknologi Pendidikan.  ABSTRACT Numeracy is a fundamental skill that students need to face the challenges of the 21st century. One effort that schools can take is through the School Numeracy Movement (GNS) integrated with digital technology. MINU Unggulan Sukorejo Bojonegoro implements the Student Digital Card (SDC) as a numeracy support tool in various school activities. This study aims to describe the implementation of the School Numeracy Movement (GNS) through the use of the Student Digital Card (SDC), the factors influencing its success, and the results of its implementation on students' numeracy skills. The study used a literature review method by reviewing various journals, scientific articles, books, and relevant research findings on the School Numeracy Movement and the Student Digital Card. The results indicate that the implementation of the GNS through the SDC at MINU Unggulan Sukorejo Bojonegoro is runningwell. The SDC is used for cashless transactions, digital attendance, and student balance management, providing acontextual numeracy experience. Factors contributing to the program's success include the availability of facilities andinfrastructure, the role of teachers and school management, student participation, parental support, and ongoingmonitoring and evaluation. This program has had a positive impact on improving students' numeracy skills, digitalliteracy, critical thinking skills, and simple financial management. Keywords: School Numeracy Movement, Student Digital Card, Numeracy, Digital Literacy, Educational Technology.
Development of Numeracy Assessment Based on Ethnomathematics in the Merdeka Curriculum Phase B Midya Yuli Amreta
Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam Vol 15 No 1 (2024): March
Publisher : STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62730/syaikhuna.v15i1.7299

Abstract

The independent curriculum develops learning according to the interests, learning styles, and abilities of students, which are connected to teacher competencies. The phases of the independent curriculum in elementary school are Phase A, Phase B, and Phase C. In the independent curriculum, there is a Minimum Competency Assessment (MCA), which contains numeracy literacy. This research aims to produce a numeracy assessment product for the phase-B independent curriculum that contains Ethnomathematics. Ethnomathematics is the integration of curriculum, pedagogy, mathematics, and local wisdom. Local wisdom used as ethnomathematics integration makes students trained and able to explore mathematical concepts around the environment. This research method is Research And Development (R&D) with the 4D model (Define, Design, Develop, and Desseminase). The results of material validation are 4.9 with a score of 98% conclusion worth using, the results of language validation are an average of 4.6 with a score of 92% conclusion worth using, and the results of material validation 4.7 with a score of 94% conclusion worth using. The average pretest result of trial-1 was 61, and trial-2 was 62.5. The posttest results from trial-1 were 88.4, and trial-2 were 92. The N-Gain Score results obtained 0.715, which means high, with the interpretation of the effectiveness of N-Gain 71.5%, which means effective. Student response questionnaire results in 83% very satisfied category. It is concluded that the ethnomathematics-based numeracy assessment in the independent curriculum Phase B developed is feasible to use and effective in learning mathematics.
Implemetasi metode speech match dalam meningkatkan kemampuan numerasi pada siswa Madrasah Ibtidaiyah Midya Yuli Amreta; Fatimatuz Zahro' Rafika Sari; Rafika Sari; Humai Rosyaida; Putri Aualia Reviana; Umniyah Labibatul Asna; M. Fahmi Wafiyudin
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.27883

Abstract

Pembelajaran numerasi di MINU Unggulan Walisongo Sumberrejo Bojonegoro, Jawa Timur, masih menghadapi sejumlah tantangan. Rendahnya partisipasi aktif siswa serta motivasi belajar yang belum optimal menjadi permasalahan utama yang berdampak pada kurangnya pemahaman terhadap konsep numerasi. Selain itu, penggunaan metode pembelajaran yang cenderung monoton dan minim interaksi membuat siswa cepat merasa bosan serta kurang terlibat dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Speech Match dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa di MINU Unggulan Walisongo Sumberrejo Bojonegoro Jawa Timur dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini merupakan refleksi pengalaman penulis selama kegiatan asistensi mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Speech Match mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, menciptakan suasana belajar yang kompetitif dan menyenangkan, serta memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar dan penguasaan konsep numerasi dasar.
Transformasi Budaya Literasi Baca Tulis melalui Program Membaca Harian di Perpustakaan MI Ulul Albab Plesungan Midya Yuli Amreta; Amilatul Afifah; Ariya Ayu Purbasari; Dea Intan Nuraini; Fatma Zahro’ul Afifah; Ines Paradina; Lailatul Farikhah Miftakhus Sa’adah; Nadia Ayu Wulandari; Rachmania
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062070000

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menumbuhkan minat baca sejak dini di lingkungan madrasah untuk menghadapi tantangan era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi budaya literasi baca-tulis siswa melalui implementasi program membaca harian di Perpustakaan MI Ulul Albab Plesungan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, pustakawan, dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program membaca harian yang terstruktur berhasil mengubah kebiasaan siswa, dari yang semula pasif menjadi lebih aktif memanfaatkan fasilitas perpustakaan. Transformasi ini terlihat dari peningkatan signifikan pada angka kunjungan harian, volume peminjaman buku, serta kemampuan siswa dalam merangkum hasil bacaan mereka. Faktor pendukung utama keberhasilan ini adalah inovasi pengelolaan perpustakaan dan penyediaan koleksi buku yang variatif. Kesimpulannya, program membaca harian di MI Ulul Albab Plesungan efektif menjadi katalisator dalam membentuk karakter gemar membaca dan mentransformasi budaya literasi siswa secara berkelanjutan.
Efektivitas Kartu PSP (Platform Sekolah Pintar) dalam Meningkatkan Kemampuan Numerasi Finansial Siswa di MINU Unggulan Sukorejo Midya Yuli Amreta; Risma Luhmatul Amalia; Khoiria Milaumil Habibah; Marsanul Cahyani; Mulia Eka Wati Maily; Tri Buana Tungga Dewi; Siti Diajeng Meva Maulandari; Alfiana Rahma Maulidia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.56808

Abstract

Digital financial literacy needs to be introduced from an early age to help students develop the ability to manage finances wisely. This study aims to describe the use of the PSP Card (Smart School Platform) as a digital financial literacy learning medium in Islamic elementary schools (Madrasah Ibtidaiyah). The method employed was a literature review by examining various relevant sources. The findings indicate that the PSP Card helps students understand the difference between needs and wants, develop saving habits, set spending priorities, and become familiar with digital financial transactions. Through the use of the PSP Card, students gain direct experience in managing balances and making simple financial decisions. Therefore, the PSP Card can serve as an effective learning medium to support the development of digital financial literacy in Madrasah Ibtidaiyah.
Integrasi Pembelajaran Literasi dan Numerasi Berbasis Perpuspreneur di MI Ulul Albab Plesungan Kapas Midya Yuli Amreta; Nadya Ayu Lifiani; Yuni Setyowati; Hanifah Anom Orchidea; Widya Mufidatul 'Ula; Mu'minatut Towafiah; Eka Duwi Ardianti; Umul Latifah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.56809

Abstract

This study aims to describe the implementation of the integration of literacy and numeracy learning through the Perpuspreneur program at MI Ulul Albab Plesungan Kapas, as well as to identify its supporting factors, inhibiting factors, and impact on students' competency development. This research employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving the principal, teachers, librarian, and students. The findings revealed that the Perpuspreneur program integrates literacy activities through reading habits, retelling reading materials, and presenting reading outcomes, while numeracy skills are developed through simple entrepreneurial practices conducted in the library canteen. Supporting factors of the program include strong support from the school principal, adequate library facilities, active participation of teachers and students, and a school culture that promotes literacy. Meanwhile, the inhibiting factors consist of limited facilities, time constraints, differences in students’ abilities, and the low motivation of some students. The implementation of the Perpuspreneur program has positively contributed to improving students’ reading interest, numeracy skills, independence, and creativity. The study concludes that the integration of literacy and numeracy through the Perpuspreneur program can serve as an effective educational innovation in creating contextual, meaningful, and student-centered learning experiences that support the development of 21st-century competencies.
Co-Authors Adistya, Ananda Feby Af’idatur Rosyidah Ahmad Farid Utsman Ahmad Farid Zaini Alfi Fakhriyyatun Nisrina Alfi Nur Hidayati Alfia Rohmatus Sa'adah Alfiana Rahma Maulidia Alfina Luk Luul Markhamah Alfina Luk Luul Markhamah Alfina Nur Mu'azizah Khozin Alviati, Umu Amilatul Afifah Anam, Khurul Ani Safa’ah Ariya Ayu Purbasari Asyi'ari, Imam Atibul Qulub, Ifta Aulatul Mufidati Chafidatur Rohmatika Choiriyah, Ma'rifatul Dea Intan Nuraini Della Nisa'ul Mufida Dewi Niswatul Fithriyah Dwi Rahayu Irfani Eka Duwi Ardianti Erly Sintia Putri Fatimatuz Zahro' Rafika Sari Fatma Zahro’ul Afifah Firda Zakiyatur Rofi'ah Fitri Hidayati Lestari Giati Anisah Hafni Zukhrufina Hanifah Anom Orchidea Humai Rosyaida Humai Rosyaida Humay Rosyaida Ifta Atibul Qulub Ika Devi Ratna Ning Tias Ilma Alfiyanti Ilma Ariestiana Imam Asyi'ari Ines Paradina Ismailliah, Nabila Mahfudhotin Izatum Mufida Khofifah Indar Lutfiani Khoiria Milaumil Habibah Khoirotus Silfiyah Lailatul Farikhah Miftakhus Sa’adah Linda Ayu Sahara Lisa Aminatul Mukaromah Luluk Nurul Aini M. Fahmi Wafiyudin M. Fahmi Wafiyudin M. Hasan Fahmi Marsanul Cahyani Miftakhul Rosyida Mirda Aini Fahma Mohamad Romadlon Mu'minatut Towafiah Mufida, Della Nisa'ul Mulia Eka Wati Maily Musthofa, Muhammad Yunus Nadia Ayu Wulandari Nadya Ayu Lifiani Nasywa Qorriayna La'aly Nasywa Qorriayna La’aly Nayla Nur Salsa Biyla Neyha Fadlilatul A'inia Neyha Fadlilatul Ainia Nia Rohmatul Fadhilah Nisa’ul Khanifah Nur Mahmudah Nur Mahmudah Nurul Afidah Nurul Afidah Nurul Khofifah Tunni’mah Nurul Mahruzah Yulia Nuslul Arum Ningtyas Nya Abelia Fitri Pelangi Eka Yuwita Putri Aualia Reviana Putri Aualia Reviana Putri Lestari, Putri Rachmania Rafi Ajrul Baha’ Udin Rafika Sari Rahayu, Nur Diana Risma Luhmatul Amalia Rohmad Apriyanto Runasih, Runasih Sanjung Ariesta Utami Sanjung Ariesta Utami Saskia Agustina Sa’diyah, Zumrotus Septia Relan Alivia Nanda Baisroh Shafira Aulia Agustin Shofiatul Mar'ah Siswahyudianto Siti Diajeng Meva Maulandari Siti Khoirun Nisa' Siti Kurniawati Siti Lutfiatul Muhamaliah Siti Mukholifah Siti Nur Hamidah Sofiatun Umairoh Sufiatin, Nur Lina Sulistyowati Sulistyowati Suttrisno Taqiyya Fitria Azzahra Taqwi Matus Sholikhah Tri Buana Tungga Dewi Ulfa Nur Fitri Aprilia Ulfa Nurfitri Aprilia Umniyah Labibatul Asna Umul Latifah Widya Mufidatul 'Ula Widya Mufidatul 'Ula Yogi Prana Izza Yuni Setyowati Zachroturrimaya Zumrotus Sa'diyah