Dinamika Pembentukan Koalisi Partai Politik Pada Pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara Tahun 2024, dibawah bimbingan Adrian Tawai sebagai pembimbing I dan Ade Putra sebagai pembimbing IIPenelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika pembentukan koalisi partai politik pada Pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara Tahun 2024, dengan studi kasus pada koalisi yang melibatkan partai GERINDRA, PAN, PPP, dan HANURA. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan koalisi ini dipengaruhi oleh faktor internal partai seperti struktur organisasi, kepemimpinan, dan strategi politik, serta faktor eksternal berupa tekanan elite pusat, elektabilitas calon, dan dinamika politik lokal. Koalisi yang terbentuk mengikuti pola Minimal Winning Coalition yang rasional dan strategis untuk memenangkan kontestasi pilgub, meskipun tidak selalu sejalan dengan kesamaan ideologi antar partai. Kendala dalam pembentukan koalisi meliputi negosiasi jabatan, perbedaan strategi kampanye, serta tekanan dari aktor eksternal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa koalisi partai politik di tingkat lokal cenderung pragmatis, fleksibel, dan dinamis, serta penekanan keberhasilan terletak pada komunikasi politik yang efektif dan soliditas mesin partai. Temuan ini memberikan kontribusi penting untuk memahami pola koalisi politik di tingkat daerah dalam sistem multipartai Indonesia.