Claim Missing Document
Check
Articles

Manajemen Model Mekar Pada Pendampingan Pelatihan Guru Dalam Meningkatkan Kompetensi Literasi Peserta Didik Di Kecamatan Labuapi Suartini Iklima; Fahrudin Fahrudin; Lalu Sumardi; Asrin; Mansur Hakim
Jurnal Profesi Dan Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2026): February
Publisher : Lembaga Einstein

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63987/jpmp.v1i1.305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen model MEKAR dalam pendampingan pelatihan guru guna meningkatkan kompetensi literasi peserta didik di SDN 1 Bajur dan SDN 3 Merembu, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menggambarkan secara mendalam proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian pelatihan literasi. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif, wawancara semi terstruktur, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis secara induktif melalui pengkodean, kategorisasi, dan identifikasi tema, dengan triangulasi sumber dan teknik untuk meningkatkan validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pelatihan didasarkan pada data Rapor Pendidikan dan asesmen awal, menghasilkan materi pelatihan yang kontekstual dan relevan. Pengorganisasian dilakukan melalui tim pelaksana yang melibatkan kepala sekolah, koordinator literasi, guru kelas, dan fasilitator eksternal, sehingga koordinasi dan kolaborasi berjalan efektif. Tahap pelaksanaan menunjukkan perubahan signifikan dari pelatihan teoritis menjadi praktik langsung, seperti pengembangan sudut baca, penggunaan teks multimodal, dan strategi literasi berbasis proyek yang meningkatkan partisipasi peserta didik dan membentuk lingkungan belajar yang kaya teks. Pengendalian dilakukan melalui supervisi dan refleksi rutin yang memperkuat keterlibatan guru dan berdampak positif pada hasil literasi peserta didik. Meskipun menghadapi kendala seperti keterbatasan waktu dan variasi kompetensi guru, model MEKAR terbukti efektif membangun budaya literasi berkelanjutan di sekolah dasar, ditunjang oleh kepemimpinan partisipatif, pendampingan profesional, dan manajemen pelatihan yang adaptif terhadap kebutuhan kontekstual
Artificial Intelligence in Education: Readiness, Perceptions, and Implementation in an Early Childhood Teacher Education Program at Universitas Mataram Fahruddin; Mansur Hakim; Hasanuddin Chaer; Lale Dewi Nurlita Safitri
JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) Vol. 33 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran, Universitas Negeri Malang in Collaboration with Asosiasi Pendidik dan Pengembang Pendidikan Indonesia (APPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Early Childhood Teacher Education Program (PGPAUD) requires complex pedagogical translation of content into concrete learning experiences. In this context, Artificial Intelligence (AI) has the potential to support prospective teachers in developing personalized learning media, generating age-appropriate instructional content, and simulating interactive environments aligned with children’s cognitive and socio-emotional development.Objective: This study aims to examine the readiness, perceptions, and implementation of AI in learning activities within the PGPAUD program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Mataram.Method: This research employed a descriptive qualitative approach. The participants consisted of lecturers and students of the PGPAUD program. Data were collected through interviews, observations, and documentation using relevant research instruments. The data were analyzed using qualitative data analysis techniques, including data reduction, data display, and conclusion drawing.Results: The findings indicate that lecturers and students demonstrate adequate digital readiness. However, the integration of AI in instructional practices remains limited. While AI improves learning efficiency and access to information, its use remains largely individual and exploratory due to limited training, lack of experience, and a absence of institutional policies.Conclusion: Integrating AI into PGPAUD requires institutional support, targeted training, and clear policy frameworks. This study helps Indonesian higher education design adaptive, AI-integrated curricula, particularly for teacher education.
Implementasi Program Sekolah Ramah Anak di SMPN 6 Mataram Suharliyanto Suharliyanto; Muhammad Makki; Mansur Hakim
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4821

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi Program Sekolah Ramah Anak (SRA) di SMPN 6 Mataram melalui empat pertanyaan: gambaran program, implementasi, hambatan, dan upaya mengatasinya. Pendekatan kualitatif dengan analisis tematik diterapkan terhadap data angket terbuka dari 67 responden (36 guru, 22 siswa, 6 orang tua/wali, 3 tenaga kependidikan). Analisis menghasilkan 15 tema dari 966 unit respons. Temuan menunjukkan program SRA telah memiliki landasan kelembagaan terstruktur mencakup TPPK, layanan BK, dan budaya 5S. Implementasi mencapai sentimen positif pada enam dimensi utama, dengan kesejahteraan siswa (74,6%) dan budaya 5S (100%) sebagai capaian tertinggi. Hambatan bersifat multidimensi: fisik, kultural, kapasitas SDM, dan ekosistem kemitraan. Sekolah merespons melalui optimalisasi fasilitas, pembudayaan nilai, pelatihan, dan komunikasi multi-saluran dengan orang tua.