Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Bahan Ajar Berdasarkan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Matematika Smp Kelas VIII Rahman Hidayat; Intan Dwi Hastuti; Sutarto Sutarto
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.403

Abstract

Tujuan Penelitian ini yaitu mengembangkan bahan ajar berdasarkan model PBL berorientasi pada pemecahan  masalah matematis pada materi sistim koordinat kartesius. Penelitian ini merupakan model pengembangan (Research and Development). Model pengembangan ADDIE yaitu (Analysis, Design, Development, Impelementation, and Evaluation). Model ADDIE dikembangkan oleh Dick and Carey (1996) guna merancang sistem pembelajaran. Bahan ajar Model PBL Layak digunakan untuk siswa kelas VIII dengan uji kelayakan validator sebesar 84,4 %.
Analisis Faktor-Faktor yang Menyebabkan Bullying di Madrasah Ibtidaiyah Rahmat, Nurul isnaeni; Hastuti, Intan Dwi; Nizaar, Muhammad
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6432

Abstract

Tindakan bullying di lingkungan sekolah dapat menciptakan suasana yang tidak mendukung perkembangan siswa, baik dari segi akademis maupun sosial. Perilaku bullying dapat memberikan dampak merugikan pada siswa, menciptakan perasaan tidak diinginkan dan ditolak oleh lingkungan sekitarnya. Di sekolah, banyak terjadi penyimpangan, tidak hanya berupa kekerasan fisik namun juga secara mental. Kekerasan bisa terjadi dimana saja, di rumah, di lingkungan kerja, bahkan di sekolah. Tindakan ini dapat mengakibatkan perilaku school bullying lebih sering terjadi berulang-ulang karena minimnya respon dari guru terhadap perilaku ini yang terjadi di kelas maupun lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan kasus bullying di Madrasah Ibtidaiyah, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap siswa, guru, serta staf sekolah. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang berkontribusi terhadap kasus bullying di Madrasah Ibtidaiyah, antara lain iklim sekolah, peran teman sebaya, dan faktor internal individu. Faktor-faktor penyebab bullying di Madrasah Ibtidaiyah NW Batok Tiu adalah 30% dari lingkungan keluarga, 30% dari interaksi teman sebaya, 15% dari aspek kultural dan agama dan 15% dari peran pihak terkait. Upaya pencegahan perilaku bullying di sekolah adalah melalui pendekatan kedisiplinan, mediasi antara pelaku dan korban,melaksanakan atau mengadakan kegiatan rekresasi bersama, mendorong aktivitas bimbingan kelompok serta memberikan cara untuk berbagi keprihatinan dan meningkatkan empati.
The geometric concepts of the Istana Dalam Loka traditional house: An ethnomathematics study Meyundasari, Maulidia Dwi; Hastuti, Intan Dwi; Syaharuddin, Syaharuddin; Mehmood, Saba
Jurnal Elemen Vol 10 No 2 (2024): May
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v10i2.25208

Abstract

This study explores the philosophical aspects of traditional architecture and ethnomathematics geometry in the Istana Dalam Loka traditional house, located in West Nusa Tenggara. Employing a qualitative approach with an ethnographic design, data were gathered through observations and interviews with key, primary, and additional informants. Findings indicate that mathematical concepts are reflected in every architectural element, such as rectangles in doors, terraces, stairs, shields (kantar), kandaga, the sultan's palanquin (tandu), pineapple decoration, and frames. The study also identifies square concepts in the sultan's child's palanquin, glass boxes, and windows. Circular concepts are found in badong, and the concept of an isosceles triangle is present in the roof, offering potential for creative geometry learning. This research has implications in enriching students' mathematical education by utilising geometric examples from local culture. Integrating ethnomathematics into elementary school curricula can broaden students' cultural perspectives, increase student engagement in learning, and enrich students' understanding of mathematics.
Analisis Faktor-Faktor yang Menyebabkan Bullying di Madrasah Ibtidaiyah Rahmat, Nurul isnaeni; Hastuti, Intan Dwi; Nizaar, Muhammad
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6432

Abstract

Tindakan bullying di lingkungan sekolah dapat menciptakan suasana yang tidak mendukung perkembangan siswa, baik dari segi akademis maupun sosial. Perilaku bullying dapat memberikan dampak merugikan pada siswa, menciptakan perasaan tidak diinginkan dan ditolak oleh lingkungan sekitarnya. Di sekolah, banyak terjadi penyimpangan, tidak hanya berupa kekerasan fisik namun juga secara mental. Kekerasan bisa terjadi dimana saja, di rumah, di lingkungan kerja, bahkan di sekolah. Tindakan ini dapat mengakibatkan perilaku school bullying lebih sering terjadi berulang-ulang karena minimnya respon dari guru terhadap perilaku ini yang terjadi di kelas maupun lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan kasus bullying di Madrasah Ibtidaiyah, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap siswa, guru, serta staf sekolah. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang berkontribusi terhadap kasus bullying di Madrasah Ibtidaiyah, antara lain iklim sekolah, peran teman sebaya, dan faktor internal individu. Faktor-faktor penyebab bullying di Madrasah Ibtidaiyah NW Batok Tiu adalah 30% dari lingkungan keluarga, 30% dari interaksi teman sebaya, 15% dari aspek kultural dan agama dan 15% dari peran pihak terkait. Upaya pencegahan perilaku bullying di sekolah adalah melalui pendekatan kedisiplinan, mediasi antara pelaku dan korban,melaksanakan atau mengadakan kegiatan rekresasi bersama, mendorong aktivitas bimbingan kelompok serta memberikan cara untuk berbagi keprihatinan dan meningkatkan empati.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS SPARKOLVIDEO SCRIBE BAGI GURU SD NEGERI 19 AMPENAN Sutarto, Sutarto; Muzanni, Ahmad; Winata, Aliahardi; Huda, Khairul; Anam, M. Chairul; Kartiani, Baiq Sarlita; Hadi, M. Samsul; Hastuti, Intan Dwi
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 2, No 1 Juni (2021): INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v2i1 Juni.160

Abstract

Perkembangan teknologi dunia yang memasuki era revolusi industri 4.0, yakni menekankan pada digital, dan lain sebagainya atau dikenal dengan fenomena disruptive innovation. Revolusi industri 4.0 dengan segala tantangan dan dampaknya bagi guru untuk mengupgrade diri dalam bidang teknologi. Perkembangan teknologi menuntut guru mampu menggunakan media pembelajaran. Dengan demikian perlu adanya pelatihan pembuatan pembuatan video scribe (sparkol) untuk materi presentasi bagi guru-guru sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah focus grup discussion (FGD). Langkah-langkah yang dapat dilakukan 1) melakukan sosialisasi tentang pentingnya media pembelajaran yang menarik bagi siswa salah satunya adalah video Scribe (Sparkol) 2) memberikan pelatihan pembuatan video Scribe ( Sparkol) 3) Penggunaan video scribe (sparkol) dalam pembelajaran di sekolah dasar. Hasil pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa pemahaman guru mengenai media pembelajaran meningkat dan antusiasme peserta didik dalam pembelajaran menggunakan media pembelajaan berbasis sparkol video scribe meningkat.
Gerakan Literasi Di Sekolah Dasar Melalui Buku Cerita Bergambar Hastuti, Intan Dwi; Setiawan, Irma; Mariyati, Yuni
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 2, No 1 Juni (2021): INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v2i1 Juni.53

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan minat literasi di MI Unwanul Huffaz Tebaban Saung dengan pembentukan pustaka bergerak, serta pelatihan kemampuan membaca dan menulis. Peserta kegiatan ini adalah guru-guru di MI Unwanul Huffaz Tebaban Saung Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur sebanyak 16 orang. Kegiatan ini dilakukan melalui 4 tahap, yaitu 1) pembentukan pustakawan junior, 2) pelatihan membaca melalui teknik speed reading, 3) pelatihan penulisan cerpen melalui media big book, 4) pelatihan penulisan melalui media Zig Zag Book. Hasil kegiatan pelatihan ini adalah 1) terbentuknya pustakawan junior di sekolah penggerak siswa lainnya dalam menumbuhkan budaya literasi, 2) peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup baik terkait teknik speed reading, skimming dan scanning; (3) peserta dapat menghasilkan produk berupa Big book dan Zig Zag Book. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian tentang gerakan literasi di sekolah dasar melalui buku cerita bergambar efektif dilakukan melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan
Pengembangan Keterampilan Bioentrepreneurship Melalui Pelatihan Pembuatan Nata de Soya Muliadi, Agus; Subagio, Subagio; Hulyadi, Hulyadi; Imran, Ali; Sutarto, Sutarto; Hastuti, Intan Dwi
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 2, No 1 Juni (2021): INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v2i1 Juni.146

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pengrajin tahu dalam mengolah limbah cair produksi tahu menjadi Nata de Soya. Peserta kegiatan ini adalah ibu-ibu pengrajin tahun di Kelurahan Kekalik Jaya Kota Mataram sebanyak 15 orang. Kegiatan pelatihan dilakukan dalam tiga tahap yaitu (1) Persiapan, (2) Pelaksanaan, (3) Evaluasi. Hasil kegiatan pelatihan bahwa 1) peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup baik dalam mengolah limbah cair produksi tahu menajdi Nata de Soya; (2) seluruh peserta (100%) mengikuti kegiatan pelatihan dan pendampingan dengan senang, semangat, dan antusias; (3) sebanyak 90% peserta merekomendasikan agar kegiatan pelatihan dapat ditingkatkan dan dilanjutkan dengan topik lainnya. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian tentang pemberdayaan keterampilan bioentrepreneurship masyarakat efektif dilakukan melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan.
Kemampuan Guru dalam Mengintegrasikan Teknological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam Pengajaran Geometri di Sekolah Menengah Pertama Yulianti, Sri; Sukarma, I Ketut; Kurniawan, Ade; Sutarto, Sutarto; Hastuti, Intan Dwi; Wibawa, Restu; Untu, Zainuddin
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 7, No 2: Oktober 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v7i2.583

Abstract

Penelitian ini menyelidiki kemampuan guru matematika sekolah menengah pertama dalam mengintegrasikan Pengetahuan Pedagogis Konten Teknologi (TPACK) ke dalam pengajaran geometri melalui pendekatan deskriptif eksploratif kualitatif yang melibatkan 20 guru. Temuan penelitian mengungkapkan variasi signifikan dalam integrasi TPACK, dengan 20% kategori "Luar Biasa," 50% "Baik," 25% "Cukup," dan 5% "Buruk." Guru dalam kategori "Luar Biasa" memanfaatkan teknologi canggih seperti GeoGebra untuk menciptakan lingkungan pembelajaran interaktif yang meningkatkan pemahaman siswa tentang geometri, sementara guru dalam kategori "Cukup" dan "Buruk" mengandalkan metode tradisional dengan penggunaan teknologi yang minimal, yang mengungkapkan kesenjangan kompetensi yang signifikan. Penelitian ini menekankan potensi transformasional TPACK dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan keterampilan berpikir kritis, serta merekomendasikan pengembangan profesional yang terarah dan dukungan institusional untuk meningkatkan kompetensi guru dan memajukan pendidikan matematika.
Pengembangan Bahan Ajar Matematika dengan Pendekatan Problem Based Learning di Sekolah Dasar Jaswandi, Lalu; Hastuti, Intan Dwi; Sutarto, Sutarto
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 3, No 1 (2024): PEDAPAUD: JURNAL PENDIDIKAN DASAR DAN PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/pedapaud.v3i1.602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis Problem Based Learning yang berorientasi pada pemecahan masalah matematis dalam materi sistem koordinat Kartesius. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah matematis secara sistematis. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Model ADDIE, yang dikembangkan oleh Dick dan Carey digunakan dalam penelitian ini untuk merancang sistem pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Pengembangan bahan ajar dilakukan melalui proses validasi oleh para ahli untuk memastikan kelayakan dan efektivitasnya. Hasil uji kelayakan yang diperoleh dari validator mencapai 84,4%, enunjukkan bahwa bahan ajar berbasis PBL layak digunakan dalam pembelajaran matematika bagi siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran inovatif yang berbasis pemecahan masalah matematis. Diharapkan bahan ajar yang dikembangkan dapat membantu meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep, serta keterampilan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal-soal terkait sistem koordinat Kartesius.
Dampak Pemanfaatan Media Gambar Berseri terhadap Kemampuan Menulis Narasi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Sulastri, Sulastri; Hastuti, Intan Dwi; Milandari, Baiq Desi
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 3, No 1 (2024): PEDAPAUD: JURNAL PENDIDIKAN DASAR DAN PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/pedapaud.v3i1.600

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pengguanaan media gambar berseri terhadap keterampilan menulis narasi pada muatan pelajaran bahasa Indonesia Tema 4 Subtema 2  siswa kelas IV SDN 35 Ampenan. Populasi penelitian adalah seluruh kelas IV di SDN 35 Ampenan, sedangkan sampel penelitian diambil dua kelas yang terdiri dari 48 siswa dengan penelitian Quasi Eksperimen Control Group Pretest Posttest Design. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan analisis data, disimpulkan bahwa penelitian dan pengolahan data diketahui keterampilan menulis narasi siswa kelompok eksperimen lebih baik dibandingkan dengan siswa kelompok kontrol. Hasil ditunjukkan dari  nilai rata-rata pretest kelompok eksperimen sebesar 40,87 setelah diberikan perlakuan dengan media gambar berseri, nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen mengalami peningkatan menjadi 70,95. Sedangkan nilai rata-rata pretest kelompok kontrol 42 setelah diberi perlakuan media gambar potongan puzzle, nilai rata-rata posttest kelompok kontrol mengalami peningkatan menjadi 63,91. Dari perhitungan nilai rata-rata tersebut, hasil tes kelompok eksperimen mengalami peningkatan sebesar 30,08% sedangkan hasil tes kelompok kontrol mengalami peningkatan sebesar 21,91%. Hal ini menunjukkan bahwa ada Pengaruh Penggunaan Media Gambar Berseri Terhadap Keterampilan Menulis Narasi Pada Muatan Pelajaran Bahasa Indonesia Tema 4 Subtema 2 Siswa Kelas IV SDN 35 Ampenan.