Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH NITROGEN DAN FOSFOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH GAMBUT Iswiyanto, Andi; Radian, Radian; Abdurrahman, Tatang
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i1.60354

Abstract

Edamame soybeans contain antioxidants and isoflavones. Consumption of foods rich in antioxidants is associated with strengthening the body's immune system and reducing the risk of cancer. Application of N fertilizer to stimulate overall plant growth, is part of the plant cell itself, for the synthesis of amino acids and proteins in plants and stimulates vegetative growth. P fertilizer is useful for transporting energy from metabolism in plants, stimulating flowering and fruiting, stimulating root growth, stimulating seed formation, stimulating plant cell division and enlarging cell tissue. This study aims to determine the effect of applying N and P fertilizers and the interaction of N and P fertilizers on the growth and yield of edamame soybeans on peat soils. This study used a factorial Completely Randomized Design (CRD) consisting of 2 factors which were repeated 3 times. The first factor was N fertilizer consisting of 3 levels (n1: 50 kg/ha, n2: 100 kg/ha, n3: 150 kg/ha) and P fertilizer consisting of 3 levels (p1: 150 kg/ha, p2: 200 kg /ha, p3: 250 kg/ha Observational variables observed in this study were plant height, dry weight of plants, root volume, number of pods/plant, weight of pods/plant, weight of 100 seeds.Based on the research results that the interaction of N fertilizer and P fertilizer was able to affect plant height 2 WAP, but root volume, plant dry weight, plant height 3 WAP and 4 WAP, number of pods/plant, weight of pods/plant, and weight of 100 seeds had no significant effect and the same good growth was obtained. Keywords : nitrogen, phosphorus, soya bean, edamame, peat soil
PENGARUH KOMPOS TANKOS KELAPA SAWIT DAN AZOTOBACTER TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Khateha, Yubelia Madeanne; Radian, Radian; Abdurrahman, Tatang
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.62231

Abstract

Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan kantor BPP Kabupaten Bengkayang. Waktu penelitian berlangsung dari Juli 2021 sampai November 2021. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos TKKS dan Azotobacter terhadap pertumbuhan hasil jagung pada PMK serta untuk mendapatkan perlakuan terbaik dari aplikasi kompos TKKS dan Azotobacter terhadap pertumbuhan jagung pada tanah PMK. Penelitian ini menggunakan rancangan Petak Terbagi (Split plot) dengan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama penggunaan Azotobacter yang terdiri dari 2 taraf perlakuan sebagai petak utama, yaitu : a0 =tanpa Azotobacter dan a1 = dengan Azotobacter. Faktor kedua adalah dosis kompos TKKS yang terdiri dari 4 taraf perlakuan sebagai anak petak, yaitu k0 = tanpa kompos TKKS, k1 = kompos TKKS 3 ton/ha, k2 =kompos TKKS 6 ton/ha, dan k3 = kompos TKKS 9 ton/ha. Perlakuan di ulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 24 unit percobaan. Variabel pegamatan meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang tongkol, jumlah baris per tongkol, berat tongkol kelobot, berat tongkol tanpa kelobot, dan berat biji kering per petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Azotobacter belum mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung pada tanah Podsolik Merah Kuning dan pemberian kompos TKKS dosis 6 ton/ha dapat meningkatkan tinggi tanaman dan diameter batang tanaman jagung pada tanah Podsolik Merah Kuning.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS PADI PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN DI DESA RASAU JAYA Albahari, Albahari; Radian, Radian; Abdurrahman, Tatang
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.63233

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang strategis dan cukup penting bagi penduduk Indonesia, karena sebagian besar penduduk Indonesia mengkonsumsi beras sebagai bahan makanan utama. Kebutuhan beras seiring waktu terus meningkat sehingga dibutuhkan upaya peningkatan produksi. Satu diantara upaya yang bisa dilakukan adalah dengan optimalisasi sumberdaya lahan yang ada dengan penggunaan varietas unggul. Berbagai varietas yang telah dikeluarkan tentu memiliki kemampuan adaptasi untuk tumbuh dan berproduksi yang berbeda terutama pada lahan non irigasi seperti lahan sawah tadah hujan. Berbagai kendala seperti ketersdiaan hara yang rendah, tingkat keasaman yang cenderung tinggi serta kondisi pengairan yang hanya berasal dari curah hujan bisa menyebabkan tanaman berproduksi tidak sesuai dengan deskripsinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan varietas yang memberikan pertumbuhan dan hasil padi terbaik pada lahan sawah tadah hujan. Penelitian dimulai pada bulan Maret hingga Juli 2022 di Desa Rasau Jaya. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor yaitu varietas yang diulang sebanyak 3 kali. Adapun taraf perlakuan varietas tersebut yaitu: v1= Inpari 22, v2 = Inpari 24, v3 = Inpari 30, = v4 Inpari 32, v5 = Cilosari, v6 = Jeliteng, v7 = varietas Baromah, v8 = varietas Sulutan. Variabel yang diamati terdiri dari tinggi tanaman dan jumlah anakan maksimum umur 4, 6, 8, dan 10 MST, umur berbunga, jumlah anakan produktif, berat 1.000 biji, panjang malai, jumlah bulir per malai, dan kepadatan malai. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan varietas berpengaruh terhadap variabel tinggi tanaman, umur berbunga, berat 1.000 biji, panjang malai, jumlah bulir per malai, kepadatan malai dan berat gabah kering giling per petak, namun tidak berpengaruh tehadap variabel jumlah anakan dan jumlah anakan produktif tanaman.
PENGARUH BOKASI KIRINYU DAN PUPUK KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA PADA TANAH ALUVIAL Alfikri, Fadel; Abdurrahman, Tatang; Radian, Radian
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.64013

Abstract

Kubis bunga (Brassica oleraceae var. botrytis L) merupakan tanaman hortikultura yang memiliki potensi untuk dibudidayakan di Kalimantan Barat. Pemberian bahan organik pada tanah aluvial untuk memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan menyerapan unsur hara serta air bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis interaksi terbaik bokasi kirinyu dan pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah aluvial. Penelitian dimulai dari tanggal 13 September 2022 hingga 15 November 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yaitu : perlakuan pemberian bokasi kirinyu (a) terdiri dari 3 taraf yaitu : a1 = 10 ton/ha, a2 = 20 ton/ha, a3 = 30 ton/ha dan perlakuan pemberian pupuk kalium (b) yang terdiri dari 3 taraf yaitu : b1 = 200 kg/ha, b2 = 300 kg/ha, b3 = 400 kg/ha. Masing"“masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap perlakuanya terdiri dari 4 sampel tanaman sehingga terdapat 108 sampel unit pengamatan dalam penelitian. Variabel-variabel yang diamati meliputi : jumlah daun (helai), volume akar (𝑐𝑚3), berat kering tanaman (g), berat krop (g), dan diameter krop (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokasi kirinyu 20 ton/ha dan pupuk kalium dosis 400 kg/ha dapat meningkatkan variabel tertinggi dibaningkan perlakuan lainnya yaitu hasil rerata volume akar 34,67 cm3, berat kering 41,30 g, berat bunga 504,44 g dan diameter bunga 18,92 cm tanaman kubis bunga pada tanah aluvial.
PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH ALUVIAL Sanjaya, Wahyu; Radian, Radian; Abdurrahman, Tatang
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.67656

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) salah satu jenis tanaman hortikultura yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan. Media tanam yang dapat digunakan untuk budidaya bawang merah adalah tanah aluvial. Kendala dari tanah aluvial adalah kurangnya unsur hara yang terdapat dalam tanah. Kendala tersebut bisa diatasi dengan pemberian Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) ditambah dengan pemberian bahan organik, salah satunya yaitu pupuk kandang kambing. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui interaksi antara pemberian FMA dan pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di desa Sungai Palai, Kecamatan Pemangkat pada tanggal 20 Desember 2022 sampai dengan 23 Februari 2023. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) faktorial dengan petak utama dan anak petak. Pemberian FMA sebagai petak utama (m) terdiri dari 2 taraf perlakuan yaitu m0 = diberi FMA dan m1 = tanpa diberi FMA. Pemberian pupuk kandang kambing sebagai anak petak (p) terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu p1 = 5 ton/ha, p2 = 10 ton/ha, p3 = 15 ton/ha dan p4 = 20 ton/ha. Variabel penelitian meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, berat basah panen, berat kering angin, jumlah umbi per rumpun, diameter umbi dan infeksi akar oleh FMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara pemberian FMA dan pupuk kandang kambing pada variabel berat basah panen dan berat kering angin. Pemberian pupuk kandang kambing pada dosis 20 ton/ha mampu memberikan hasil berat basah panen dan berat kering angin yang terbaik. Pemberian FMA memberikan hasil terbaik pada infeksi akar oleh FMA.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOTORAN AYAM DAN PUPUK ZA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA TANAH ALUVIAL Felisia, Felisia; Radian, Radian; Sasli, Iwan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.67801

Abstract

Tomat (Lycopersicum esculantum Mill) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang sangat potensial sehingga banyak digemari dan dikembangkan di Indonesia. Selain dimanfaatkan sebagai sayuran, tomat juga dimanfaatkan sebagai bahan baku obat-obatan, kosmetik dan berbagai olahan makanan dan minuman. Pemanfaatan tanah aluvial sebagai media tumbuh tanaman dihadapkan pada berbagai kendala seperti sifat fisik, kimia dan biologi tanah yang kurang baik. Sifat fisik tanah alluvial bertekstur pejal dan tidak berbentuk serta permeabilitasnya yang lambat. Pupuk kotoran ayam sebagai bahan organik berperan penting dalam meningkatkan kemampuan tanah menahan air, memperbaiki drainase dan tata udara serta pada sifat kimianya yang meningkatkan unsur hara dan pH serta pada sifat biologinya yang meningkatkan jumlah dan aktivitas mikroorganisme. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak pada tanggal 6 September "“ 15 November 2022. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri 2 faktor yaitu pupuk kotoran ayam (a) dan pupuk ZA (z). Pupuk kotoran ayam dengan 3 taraf perlakuan (a1= 20 ton/ha, a2= 25 ton/ha, a3= 30 ton/ha) dan faktor kedua adalah pemberian pupuk ZA dengan 3 taraf perlakuan (z1= 150 kg/ha, z2= 250 kg/ha, z3= 350 kg/ha). Sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel, sehingga jumlah tanaman seluruhnya adalah 108 tanaman. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat buah per buah, dan diameter buah. Berdasarkan hasil penelitian, pemberian pupuk kotoran ayam 25 ton/ha dengan pupuk za 250 kg/ha memberikan dosis terbaik terhadap variabel tinggi tanaman 3 MST, jumlah buah per tanaman, berat buah pertanaman, dan berat buah per buah, sedangkan terhadap volume akar, tinggi tanaman 1 dan 2 MST, dan diameter buah memberikan respon yang sama pada tanaman tomat.
Incubation Period and Disease Incidence of Rice Leaf Blast Caused by Magnaporthe grisea on Potato Dextrose Agar (PDA), Oatmeal Agar (OMA), and Rice Extract Sucrose Agar: Periode Inkubasi dan Insidensi Penyakit Blas Daun Pada Tanaman Padi yang Diinduksi Patogen Magnaporthe grisea Media PDA, Oat Meal Agar (OMA) dan Ekstrak Padi Agar Gula Yeni Nurhidayah; Fadjar Rianto; Radian Radian
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 15 No 1 (2026): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v15i1.4050

Abstract

Penyakit hawar padi merupakan ancaman besar bagi keberhasilan produksi padi karena kemampuannya menginfeksi semua tahap pertumbuhan tanaman, mulai dari fase vegetatif yang bermanifestasi sebagai hawar daun hingga fase generatif berupa hawar leher, yang mengakibatkan hilangnya hasil panen hingga 70%. Oleh karena itu, diperlukan penelitian komprehensif untuk mengembangkan strategi yang efektif dalam mengendalikan penyakit hawar padi. Pengujian patogenisitas merupakan tahap kritis dalam penelitian pengelolaan penyakit hawar di lapangan, sehingga penting untuk menyebarkan sumber inokulum yang paling sesuai untuk studi di tanaman . Hasil uji patogenisitas menunjukkan bahwa sumber inokulum secara signifikan mempengaruhi timbulnya gejala dan tingkat kejadian penyakit. Inokulum yang berasal langsung dari malai yang terinfeksi hawar menunjukkan munculnya gejala paling awal, yaitu 8 hari setelah inokulasi. Sebaliknya, isolat yang dikultur pada agar kentang dekstrosa (PDA) menunjukkan gejala pertama pada 18 hari setelah inokulasi, sedangkan isolat yang ditumbuhkan pada agar oatmeal (OMA) dan media ekstrak gula agar beras menunjukkan masa inkubasi yang lebih lama, sekitar 35 hari. Insidensi penyakit tertinggi tercatat pada perlakuan PDA (84%), diikuti oleh ekstrak gula agar beras (68%), malai yang terinfeksi penyakit blas (64%), dan OMA (28%). Hasil ini menunjukkan bahwa media pertumbuhan memainkan peran penting dalam menentukan virulensi patogen. Kata kunci: penyakit hawar padi, uji patogenisitas, masa inkubasi, kejadian penyakit
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdurrahman, Tatang Adi Suyatno Aditya, Tri Marta Agustina Anci Putri Albahari, Albahari Alfikri, Fadel Amandus Amandus Andrie Yuwono Ani Muani Asmiat - Asnawati, Asnawati Asnawati Astina - Astina, - Ayu, Yulia Sri Bartoldi, Ibrasius Basuni Basuni Br. Simanjuntak, Irene Marchenalia Bunia Ceri Clara Aurelia Yolanda Danuri . DENI, M Dewi Puspita Sari Dini Anggorowati Dini Anggorowati Edy Syahputra Eka Afriyan Hardigaluh Eko Harianto, Eko Elvira, Fifi Emmy Widyaningsih Erick, Antonius Erlianus Erlinda Yurisinthae Erlinda Yurisinthae Ermiwati, Ermiwati Fadjar Rianto Fathul Bahri Faturahman, Fadli Felisia . FRANSISKA, ELA REMITA Hadi Nugroho Harini, Dini HARYANTO, MIMID Hazizah Hazizah, Hazizah Her, Hermanto Hermanto Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ihsan Ihsan Ikayanti, Fitri Imam Khoiri Indah Permayani Indri Yuniarti Ir. HJ. Rahmidiyani MS, Ir. HJ. Rahmidiyani MS Iswiyanto, Andi Iwan Sasli Iwan Sasli Iwan Sasli, Iwan Sasli Iwan Sasli Jajat sudrajat JAWARI, JAWARI Khairil Khairil Khairiyah, Hana Madia Khateha, Yubelia Madeanne Kiswan Muhammad Kristina, Yayuk Kurniasih, Dwining Lindha Fendrasari Linseria Batu Bara M. Faridhan Erihan M. Taufik Mahmudi Mahmudi Manurung, Ririn Elfrida Marthadi, Marthadi MARTIYANTI, ANASTASIA ARI Maulidi Maulidi Maulidi, M. Sc, Maulidi, M. Sc Mauludiah, Tuti Megantara, I Gede Meita, Priskila Muslimah Muslimah Muslimah Muslimah Nicco Yanuar Noviandry Isnaini Nurjani Odilo Tarigasa POPIDYLAH, POPIDYLAH Purwaningsih . Reldy, Reldy Riko Prasetyo Rita Riyani Rusanti, Maria Goretti Safriadi Safriadi Samiri Samiri SANDI KURNIAWAN Sanjaya, Wahyu Selmitri Selmitri Selmitri, Selmitri Setia Budi Setiawan, Riyadi Singgih Tiwut Atmojo Sipayung, Tegar Anugrah Halomoan Siswahyudianto Siti Hadijah sitorus, ade ruth Sony Setiawan Subiantoro, Subiantoro Suhendra Suhendra Sukari, Dedi Sulaiman Sulaiman Sulastri, Stefani Suprapto, Suprapto Surachman - Sutarman Gafur Syahri Ramadhan, Syahri Syahrudin Syahrudin, Syahrudin Syaifudin, Wasian T H Ramadan Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman, Tatang Tri Haris Ramadhan Tris Haris Ramadhan TRIS HARIS RAMADHAN Walanda, Nadia Wasi'an Wasi'an Wasi'an, Wasi'an Wasián Wasián wasian wasian, wasian Wasi’an Wasi’an , Wasi’an Wasi’an Wasi’an Wasi’an, Wasi’an yasma, ogei Yeni Nurhidayah Yohanes Wahyudi