Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Teknologi Budidaya Tanaman Padi melalui Pengelolaan Hara Terpadu di Desa Kuala Dua Kabupaten Kubu Raya Radian, Radian; Sasli, Iwan; Abdurrahman, Tatang; Rianto, Fadjar; Syahputra, Edy; Ramadhan, Tris Haris; Wasian, Wasian; Mahmudi, Mahmudi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1711

Abstract

Lahan pertanian komoditas tanaman padi di Desa Kuala Dua merupakan lahan tadah hujan yang sepenuhnya bergantung pada air hujan sebagai sumber pengairan. Karakteristik lahan yang didominasi oleh tanah aluvial yang memiliki kendala berupa tingkat kesuburan yang rendah. Selama ini, petani di Desa Kuala Dua membudidayakan tanaman padi secara turun-temurun, khususnya dalam hal pengolahan lahan. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok Tani di Desa Kuala Dua, yang menginginkan adanya perubahan dalam praktik budidaya padi di lahan tadah hujan. Solusi yang ditawarkan adalah penerapan teknologi budidaya padi melalui pengelolaan hara terpadu yang lebih efisien. Kegiatan PKM dilaksanakan selama 6 bulan, yakni dari bulan April hingga Oktober 2024. Tahapan kegiatan meliputi survei dan orientasi lapangan, diskusi awal dengan pihak mitra, persiapan sarana dan prasarana, penyuluhan mengenai ilmu serta teknik pengelolaan hara terpadu, dan praktik pembuatan pupuk organik. Hasil pengungkapan materi mengenai pengelolaan hara terpadu, yang didukung oleh praktik pemantauan status hara tanaman menggunakan bagan warna daun serta penggunaan pupuk organik, menunjukkan bahwa para petani sangat antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan penyuluhan dan praktik lapangan. Produk kompos yang dihasilkan pun memiliki kualitas yang baik, sehingga mampu menunjang pertumbuhan dan hasil tanaman padi secara lebih optimal dibandingkan dengan teknik budidaya konvensional. Dari hasil kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa para petani mulai memahami dan menyadari pentingnya penerapan teknologi pengelolaan hara terpadu dalam budidaya tanaman padi.
Pengaruh Pemberian Kompos Buah Naga dan Pupuk SP-36 terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai Edamame pada Lahan Gambut Reldy, Reldy; Abdurrahman, Tatang; Radian, Radian
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol 1, No 2 (2025): June
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/snja.v1i2.94219

Abstract

Pengelolaan tanah gambut untuk menunjang produktivitas hasil kedelai edamame dan menjadi lahan produktif dapat dilakukan dengan penambahan kompos buah naga dan pupuk SP-36. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis interaksi antara kompos buah naga dan pupuk SP-36 yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame pada lahan gambut. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial. Faktor pertama adalah dosis kompos buah naga yang terdiri dari k1 : 10 ton/ha, k2 : 15ton/ha, k3 : 20 ton/ha. Faktor kedua adalah dosis pupuk SP-36 yang terdiri dari p1 : 125 kg/ha, p2 : 150 kg/ha, p3 : 200 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara kompos limbah buah naga dan pupuk SP-36 terhadap semua variabel pengamatan. Pemberian pupuk SP-36 dengan dosis 200 kg/ha atau setara dengan 1,42 g/tanaman memberikan berat segar polong per tanaman tertinggi yaitu 187,4 g.
EFEKTIVITAS APLIKASI JAKABA DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG PADA TANAH ULTISOL Subiantoro, Subiantoro; Radian, Radian; Rianto, Fadjar
Partner Vol 30, No 1 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v30i1.7416

Abstract

ABSTRAKPengaplikasian Jakaba dan pupuk NPK dapat memperbaiki kesuburan biologi dan kimia tanah ultisol. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh substrat media Jakaba dan pupuk NPK terhadap produktivitas jagung pada tanah ultisol. Penelitian dilakukan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dari bulan Mei-Agustus 2024. Penelitian menggunakan rancangan split plot. Petak utama substrat media tumbuh Jakaba (tanpa Jakaba, substrat media Jakaba disteril, dan tidak disteril), anak petak dosis NPK (100, 200, 300, 400, dan 500 kg ha-1). Hasil penelitian diperoleh bahwa interaksi Jakaba dan pupuk NPK mampu meningkatkan tinggi tanaman hingga 150,58 cm, diameter tongkol sebesar 4,83 cm, berat biji pipil sebesar 199,49 g per tongkol, serta berat biji per petak sebesar 2,54 kg. Perlakuan yang baik terhadap tinggi tanaman pada penggunaan Jakaba dengan substrat tidak steril dan NPK 200 kg ha-1. Kombinasi perlakuan yang efektif untuk peningkatan produksi tanaman yakni dengan pemberian Jakaba substrat tidak steril dan NPK 300 kg ha-1. Kata kunci: kesuburan tanah, produktivitas jagung, pupuk hayati, ultisol 
Peranan Pupuk Nitrogen dan Co-Kompos Biochar pada Budidaya Padi Sistem Salibu di Tanah Aluvial: The Role of Nitrogen Fertilizer and Biochar Co-Compost in Rice Cultivation Salibu System in Alluvial Soil Megantara, I Gede; Radian, Radian; Iwan Sasli
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 13 No. 3 (2025): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v13i3.7023

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi peran pupuk Nitrogen (N), co-kompos biochar, serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil padi pada sistem tanam Salibu dengan menggunakan Rancangan Petak Terpisah (Split Plot Design). Perlakuan utama terdiri atas empat taraf dosis pupuk N (0, 100, 200, dan 300 kg/ha), sedangkan anak petak merupakan pemberian co-kompos biochar dengan empat kombinasi (0%, 25%:75%, 50%:50%, dan 75%:25%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk N 300 kg/ha dan co-kompos biochar 75%:25% memberikan hasil gabah tertinggi, yaitu 3,92–3,96 ton/ha. Sementara itu, kombinasi pupuk N 100–300 kg/ha dengan co-kompos biochar 50%:50% dan 75%:25% menghasilkan hasil gabah yang relatif setara. Hasil analisis usahatani mengungkapkan bahwa perlakuan pupuk N 100 kg/ha dengan co-kompos biochar 50%:50% merupakan kombinasi paling efisien, menghasilkan 3,22 ton/ha gabah dengan nilai B/C ratio 2,78, serta memberikan efisiensi biaya usahatani masing-masing Rp 5.434.500 untuk pupuk N 100 kg/ha dan Rp 2.833.000 untuk co-kompos biochar 50%:50%. Berdasarkan temuan ini, kombinasi tersebut direkomendasikan sebagai strategi untuk meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi biaya pada budidaya padi sistem Salibu. This study aimed to evaluate the effects of Nitrogen (N) fertilizer, biochar co-compost, and their interactions on the growth and yield of rice under the Salibu planting system using a Split Plot Design. The main plots consisted of four N fertilizer rates (0, 100, 200, and 300 kg/ha), while the subplots comprised four levels of biochar co-compost (0%, 25%:75%, 50%:50%, and 75%:25%). Results showed that the combination of 300 kg/ha N fertilizer with 75%:25% biochar co-compost produced the highest grain yield (3.92–3.96 t/ha), whereas N fertilizer rates of 100–300 kg/ha combined with 50%:50% and 75%:25% biochar co-compost resulted in statistically similar grain yields. Farm business analysis revealed that 100 kg/ha N fertilizer combined with 50%:50% biochar co-compost was the most cost-efficient treatment, yielding 3.22 t/ha of rice with a B/C ratio of 2.78 and achieving production cost efficiencies of Rp 5,434,500 for N fertilizer and Rp 2,833,000 for biochar co-compost. These findings suggest that this combination is the most recommended strategy for improving productivity and economic efficiency in Salibu rice cultivation.
KEEFEKTIFAN PERAN KELOMPOK TANI DI LAHAN RAWA PASANG SURUT (STUDI KASUS KECAMATAN RASAU JAYA KABUPATEN KUBU RAYA) Muslimah, Muslimah; Radian, Radian; Sudrajat, Jajat
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 20 NO 02 2021 (SEPTEMBER)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.085 KB) | DOI: 10.31186/jagrisep.20.2.265-278

Abstract

The research objectives were 1) to analyze the level of effectiveness of the role of groups in increasing farming in tidal swamps; 2) Knowing the factors that influence the effectiveness of the role of the group in increasing farming; and 3) Analyzing the relationship between determinants of effectiveness and group role effectiveness. The research was conducted by survey based on a qualitative descriptive method, the data was taken directly using cross section data. The selection of research locations was carried out purposively (deliberately) at the location of organic and semi-organic farmer groups. The research location is a farmer group in Rasau Jaya District, Kubu Raya Regency. The number of respondents was 108 members (out of 417 population members) consisting of each farmer group (from 18 farmer groups) 6 farmer representatives were taken (one group leader, one manager, two active members, and two passive farmer group members). The independent variable is the factor that causes the effectiveness of the group characteristic factors, work factors and factors outside the group, while the dependent variable is the level of group role effectiveness. The results of the study found that the level of group role effectiveness was good, especially on group characteristics and work factors that had a significant effect. Meanwhile, factors outside the group do not have a significant effect and are still not optimal in carrying out their activities.
PENGARUH TANAH MINERAL DAN PUPUK FERTIPHOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS PADA LAHAN GAMBUT Suprapto, Suprapto; Radian, Radian; Abdurrahman, Tatang
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Edisi APRIL
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.4142

Abstract

Sweet corn (Zea mays, L) is an agricultural commodity that has the potential to be cultivated and developed. This study aimed at the interaction and the best dose of mineral soil and fertiphos fertilizer on the growth and yield of sweet corn on peatlands. The research was conducted at Banjar Sari Hamlet, Rasau Jaya II Village, Rasau Jaya District, Kubu Raya Regency. This research was conducted in May until July 2023. The research was complete randomized design (CRD) method consisting of two factors, the first factor is mineral soil consisting of 3 levels, namely, m₁ = 5 tons/ha equivalent to 2.5 kg/plot, m2 = 10 tons/ha equivalent to 5 kg/plot, m3 = 15 tons/ha equivalent to 7.5 kg/plot and the second factor, fertiphos fertilizer which consists of 3 levels, namely, pi 100kg/ha, equivalent to 50 g per plot, p2 = 200kg/ha equivalent to 100 g/plot, p3 = 300 kg/ha equivalent to 150 g/plot, each treatment combination in this study was repeated 3 times. The results showed that there was an interaction between mineral soil and fertiphos fertilizer in increasing cob length and cob weight per plot. Application of mineral soil at a dose of 15 tons in a ha gave the best results in producing cob length, cob diameter, cob weight per plot. Ferthipos fertilizer at a dose of 100 kg in a hectare can produce growth and yield of sweet corn on peat soil.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PORANG PERIODE PERTANAMAN PERTAMA PADA TANAH GAMBUT DENGAN PEMBERIAN PUPUK NPK Ikayanti, Fitri; Radian, Radian; Rianto, Fadjar
Agros Journal of Agriculture Science Vol 23, No 2 (2021): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v23i2.1389

Abstract

Tujuan penelitian untuk menentukan dosis pupuk NPK yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman porang pada tanah gambut. Pelaksanaan percobaan di Jalan Sungai Selamat, Kota Pontianak, dimulai dari bulan Agustus 2020 sampai Februari 2021. Percobaan disusun menggunakan rancangan acak kelompok yaitu pemberian dosis pupuk NPK dengan 5 taraf (200 kg ha-1 , 400 kg ha-1 , 600 kg ha-1 , 800 kg ha-1 , 1000 kg ha-1 ). Variabel yang diamati terdiri dari tinggi tanaman, diameter batang, bobot kering tanaman, laju pertumbuhan relatif, diameter umbi dan bobot umbi. Dosis pupuk NPK 200 kg ha-1 merupakan perlakuan yang efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman porang di tanah gambut berdasarkan karakter tinggi tanaman dan diameter batang 2, 3, 4 BST (bulan setelah tanam), bobot kering tanaman, laju pertumbuhan relatif, diameter umbi dan bobot umbi
PENGARUH JUMLAH BELAHAN BONGGOL DAN UMUR BONGGOL TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS SECARA VEGETATIF PADA DUA VARIETAS TANAMAN PISANG Marthadi, Marthadi; Radian, Radian; Wasian, Wasian
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Edisi APRIL
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.4679

Abstract

Increasing banana production by expanding land requires the availability of seeds in large and uniform quantities. One effort is to propagate by dividing the tubers. The banana varieties used have different characteristics in breeding. The number of splits will affect the size of the hump so that using a large hump will have more food reserves. The size of the weevil is closely related to the age of the weevil, the older the weevil, the larger the size of the weevil. This research aims to examine the role of variety, number of splits, age of the tuber and the interaction of the three on the vegetative growth of banana saplings. The study was conducted in Sanggau Regency, West Kalimantan, from October to December 2023. The study used a factorial randomized block design. The first factor is the treatment of varieties with 4 levels (chestnut and kepok pontia), the second factor is the treatment of the number of tuber sections with 4 levels (no split, 2, 4, and 8 splits), the third factor is the age of the tuber with 3 levels (1-2 months, 3-4 months, and 7-8 months). The tuber split treatment, and the age of the tuber independently played a role in influencing the time of shoot emergence, plant height, number of growing shoots, and stem diameter. Furthermore, the interaction between the number of weevil splits and the age of the weevil showed a real influence on the time when banana shoots emerged. 8-split weevils and 7-8-month-old weevils have better potential to produce banana seeds in large quantities.
PENGARUH Trichoderma spp. TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BERBAGAI VARIETAS PADI PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN DI KABUPATEN KETAPANG Sukari, Dedi; Radian, Radian; Wasi’an, Wasi’an
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 1 (2022): edisi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i1.1482

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai varietas, penggunaan Trichoderma spp. serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi yang ditanam pada lahan sawah tadah hujan. Penelitian bertempat di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dari bulan Maret - Agustus 2021. Metode penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan 2 faktor yaitu pemberian Trichoderma spp. (Tanpa Trichoderma dan Pemberian Trichoderma). Faktor kedua yaitu penggunaan berbagai varietas padi (Varietas Mekongga, Ciherang, Cilosari, Baromah, Jiliteng, Inpari Nutri Zinc, Tropiko, dan Toyo Arum). Interaksi varietas Inpari Nutri Zinc dengan tanpa Trichoderma serta dengan pengaplikasian Trichoderma diperoleh hasil yang lebih tinggi yaitu pada variabel bobot gabah per petak sebesar 2,58 kg/petak dan bobot gabah per hektar sebesar 4,14 ton/ha. Varietas Toyo Arum merupakan perlakuan dengan hasil yang lebih tinggi dari varietas lainnya berdasarkan variabel jumlah anakan maksimum dan jumlah anakan produktif, selanjutnya varietas Mekongga merupakan perlakuan dengan hasil yang lebih tinggi pada variabel bobot 1000 biji, serta penggunaan varietas Inpari Nutri Zinc merupakan perlakuan dengan hasil yang lebih tinggi pada variabel bobot gabah per rumpun, bobot gabah per petak serta bobot gabah per hektar. Aplikasi Trichoderma spp. mampu mempengaruhi pertambahan bobot 1000 biji, bobot gabah per petak dan bobot gabah per hektar. Kata kunci : sawah tadah hujan, Trichoderma spp., varietas padi
TANGGAP PERTUMBUHAN PADI VARIETAS ARGO PAWAN TERHADAP PEMBERIAN LUMPUR LAUT DAN PUPUK NPK PADA GAMBUT DI KABUPATEN KETAPANG Syahrudin, Syahrudin; Radian, Radian; Wasi’an, Wasi’an
Agros Journal of Agriculture Science Vol 23, No 2 (2021): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v23i2.1380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi lumpur laut  dan dosis pupuk NPK yang terbaik untuk pertumbuhan tanaman padi varietas Argo Pawan pada lahan gambut Kabupaten Ketapang. Penelitian bertempat di Kabupaten Ketapang, dimulai dari bulan September 2020 sampai dengan Januari 2021. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial. Faktor pertama pemberian lumpur laut dengan 4 taraf (konsentrasi) yaitu (0% dari berat tanah, 5% dari berat tanah, 10% dari berat tanah, 15% dari berat tanah). Faktor kedua pemberian pupuk NPK dengan 5 taraf (dosis) yaitu (150 kg/ha, 250 kg/ha, 350 kg/ha, 450 kg/ha). Variabel yang diamati terdiri dari laju pertumbuhan relatif, tinggi tanaman, dan jumlah anakan maksimum. Tidak terdapat interaksi antara konsentrasi lumpur laut dan berbagai dosis pupuk NPK yang diaplikasikan pada gambut terhadap pertumbuhan tanaman padi. Pemberian lumpur laut dengan konsentrasi 5% merupakan perlakuan dengan hasil tertinggi pada karakter tinggi tanaman, dan jumlah anakan maksimum, namun demikian hasil tersebut tidak berbeda dengan perlakuan tanpa lumpur laut. Peningkatan dosis pupuk NPK yang diaplikasikan sampai 450 kg/ha diikuti oleh meningkatnya pertumbuhan tanaman padi yaitu berdasarkan karakter tinggi tanaman dan jumlah anakan maksimum, namun dosis pupuk NPK yang efisien untuk pertumbuhan tanaman yaitu 250 kg/ha karena diperoleh hasil yang sama baiknya.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdurrahman, Tatang Adi Suyatno Aditya, Tri Marta Agustina Anci Putri Albahari, Albahari Alfikri, Fadel Amandus Amandus Andrie Yuwono Ani Muani Asmiat - Asnawati, Asnawati Asnawati Astina - Astina, - Ayu, Yulia Sri Bartoldi, Ibrasius Basuni Basuni Br. Simanjuntak, Irene Marchenalia Bunia Ceri Clara Aurelia Yolanda Danuri . DENI, M Dewi Puspita Sari Dini Anggorowati Dini Anggorowati Edy Syahputra Eka Afriyan Hardigaluh Eko Harianto, Eko Elvira, Fifi Emmy Widyaningsih Erick, Antonius Erlianus Erlinda Yurisinthae Erlinda Yurisinthae Ermiwati, Ermiwati Fadjar Rianto Fathul Bahri Faturahman, Fadli Felisia . FRANSISKA, ELA REMITA Hadi Nugroho Harini, Dini HARYANTO, MIMID Hazizah Hazizah, Hazizah Her, Hermanto Hermanto Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ihsan Ihsan Ikayanti, Fitri Imam Khoiri Indah Permayani Indri Yuniarti Ir. HJ. Rahmidiyani MS, Ir. HJ. Rahmidiyani MS Iswiyanto, Andi Iwan Sasli Iwan Sasli Iwan Sasli, Iwan Sasli Iwan Sasli Jajat sudrajat JAWARI, JAWARI Khairil Khairil Khairiyah, Hana Madia Khateha, Yubelia Madeanne Kiswan Muhammad Kristina, Yayuk Kurniasih, Dwining Lindha Fendrasari Linseria Batu Bara M. Faridhan Erihan M. Taufik Mahmudi Mahmudi Manurung, Ririn Elfrida Marthadi, Marthadi MARTIYANTI, ANASTASIA ARI Maulidi Maulidi Maulidi, M. Sc, Maulidi, M. Sc Mauludiah, Tuti Megantara, I Gede Meita, Priskila Muslimah Muslimah Muslimah Muslimah Nicco Yanuar Noviandry Isnaini Nurjani Odilo Tarigasa POPIDYLAH, POPIDYLAH Purwaningsih . Reldy, Reldy Riko Prasetyo Rita Riyani Rusanti, Maria Goretti Safriadi Safriadi Samiri Samiri SANDI KURNIAWAN Sanjaya, Wahyu Selmitri Selmitri Selmitri, Selmitri Setia Budi Setiawan, Riyadi Singgih Tiwut Atmojo Sipayung, Tegar Anugrah Halomoan Siswahyudianto Siti Hadijah sitorus, ade ruth Sony Setiawan Subiantoro, Subiantoro Suhendra Suhendra Sukari, Dedi Sulaiman Sulaiman Sulastri, Stefani Suprapto, Suprapto Surachman - Sutarman Gafur Syahri Ramadhan, Syahri Syahrudin Syahrudin, Syahrudin Syaifudin, Wasian T H Ramadan Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman Tatang Abdurrahman, Tatang Tri Haris Ramadhan TRIS HARIS RAMADHAN Tris Haris Ramadhan Walanda, Nadia Wasi'an Wasi'an Wasi'an, Wasi'an Wasián Wasián wasian wasian, wasian Wasi’an Wasi’an , Wasi’an Wasi’an Wasi’an Wasi’an, Wasi’an yasma, ogei Yeni Nurhidayah Yohanes Wahyudi