p-Index From 2021 - 2026
8.147
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sain Veteriner Indonesia Medicus Veterinus Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Jurnal Ilmu Lingkungan Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Jurnal Ilmu Dasar Jurnal Teknik Elektro Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science) Jurnal Dampak Prosiding Semnastek Jurnal Litbang Industri Jurnal Rekayasa Mesin Jurnal Sport Science Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia PEDAGOGIA Jurnal Serambi Engineering JP.JOK (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Sciences) Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Jurnal Sporta Saintika Jurnal Pembangunan Nagari PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Sport Science and Health jurnal ilmu keolahragaan Jurnal Cahaya Mandalika IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kepelatihan Olahraga Jurnal Kesehatan Tambusai Narra J Journal of Students‘ Research in Computer Science (JSRCS) Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Andalasian International Journal of Applied Science, Engineering, and Technology Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Jurnal Litbang Industri Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Multidisipliner Bharasa INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY Sports Medicine Curiosity Journal Jurnal Tera Jurnal Kedokteran Hewan BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Journal of Civil Engineering and Vocational Education Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Journal of Physical Education and Sport Science (JPESS)
Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN SAMPAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN RUMAH TANGGA (SB3-RT) DI KOTA PADANG Yenni Ruslinda; Slamet Raharjo; Dina Fathia Putri
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga, dikenal dengan istilah SB3-RT, dalam pengelolaannya sering dicampur dengan sampah kota lainnya (non-B3). Hal ini akan berdampak terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan, jika dilakukan pembuangan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kondisi eksisting pengolahan SB3-RT dan melakukan kajian teknologi yang tepat untuk pengolahan SB3-RT di Kota Padang. Analisis kondisi eksisting dilakukan dengan wawancara dan penyebaran kuisioner kepada masyarakat penghasil SB3RT. Kajian teknis pengolahan SB3-RT dilakukan terhadap pengolahan termal (insinerasi), solidifikasi/stabilisasi dan penimbunan di landfilll, yang dilakukan dengan metode skoring. Parameter yang ditinjau meliputi kebutuhan lahan penimbunan, potensi pencemaran, kemampuan destruksi, kemampuan reduksi volume, energy recovery, pemanfaatan hasil pengolahan, jenis limbah yang diolah, persyaratan pengolahan dan karakteristik limbah. Pada kondisi eksisting didapatkan hanya 9% responden yang melakukan pemilahan dan pengolahan SB3-RT yaitu pada sarana kesehatan dan industri. Hal ini dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan masyarakat tentang SB3-RT masih 16 % dan belum pernah mendapatkan sosialisasi SB3-RT. Berdasarkan hasil skoring, teknologi pengolahan yang direkomendasikan adalah insinerasi untuk semua jenis SB3-RT kecuali jenis kaleng bertekanan, bohlam, dan baterai yang pengelolaannya akan dilakukan oleh pihak ketiga.
Pemanfaatan Limbah Ban Bekas Alat Berat Menjadi Bahan Bakar Cair (BBC) Melalui Proses Pirolisis Musytaqim Nasra; Slamet Raharjo; Fadjar Goembira
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.019 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.6967

Abstract

Limbah ban bekas alat berat tambang yang terus meningkat di PT. Semen Padang merupakan permasalahan lingkungan yang harus diatasi. Pirolisis ban bekas dapat menghasilkan bahan bakar cair yang berpotensi menjadi bahan bakar alternatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan suhu dengan jumlah bahan bakar cair yang dihasilkan serta menganalisis kualitas bahan bakar cair mengacu kepada parameter bahan bakar minyak jenis solar dan bahan bakar minyak jenis diesel. Pirolisis dilakukan dengan vakum pirolisis pada suhu 3000, 450, 550, 650 dan 7500 C. Uji kualitas bahan bakar cair yang dihasilkan mengacu kepada Keputusan Direktur Jendral Minyak dan Gas Bumi nomor 978.K/10/DJM.S/2013 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Minyak Solar 48 yang Dipasarkan di Dalam Negeri serta Keputusan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi nomor 14499.K/14/DJM/2008 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Minyak Diesel yang Dipasarkan di Dalam Negeri. Didapatkan suhu optimum pirolisis pada suhu 450 dan 5500 C untuk mengubah 5 kg ban bekas menjadi 1.000 ml bahan bakar cair, dengan karakteristik nilai massa jenis 905,6 kg/m3, viskositas kinematik 1,910 cSt, kandungan sulfur 0,457 % massa, titik nyala 30 C, residu karbon 0,85 % massa, kandungan air 0 % massa, kandungan abu 0,002 % massa, kandungan sedimen 0 % massa, dan nilai kalor 9.797,23 kkal/kg. Dari hasil pengujian kualitas residu hasil pirolisis, didapatkan nilai kalor 7.408 kkal/kg, kelembapan 0,69 %, kadar abu 7,59 %, volatile matter 0,33%, fixed carbon 91,39%, dan kandungan sulfur 2,46%. Kualitas minyak yang dihasilkan mendekati kualitas minyak diesel dan memenuhi persyaratan spesifikasi teknis bahan bakar alternatif untuk industri semen.
Studi Potensi Pembentukan Biogas Dari Sampah Makanan dan Ko-Substrat Feses Sapi Untuk Energi Listrik Alternatif: Studi Kasus Di Universitas Andalas Ardinal Ardinal; Rima Senditya Gewe; Slamet Raharjo; Iskandar R Iskandar R
Jurnal Litbang Industri Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.194 KB) | DOI: 10.24960/jli.v5i2.673.101-111

Abstract

The potential raw materials for biogas formation through anaerobic treatments available on the campus of Andalas University (Unand) in Padang are the cafeteria’s food waste and cow feces. This study was aimed to look at the effect of cow feces in the formation of biogas from food waste that used a floating drum digester which was conditioned twice. Retention time was 20 days and the pH of packing material was conditioned by adding limestone. The ratio variation of packing materials composition such as food waste and cow feces were 100:0 (control digester), 75:25 (test 1 digester with a C/N ratio 30) and 50:50 (test 2 digester with a C/N ratio 25). The results showed that cumulative volume of biogas in control digester was 0.927 liters with methane gas estimated 591.885 mg/L and did not light when burned. The cumulative volume of biogas in test 1 digester was 13.715 liters with methane gas estimated was 15502.61 mg/L with the reddish color of blue flame. The cumulative volume of biogas in test 2 digester was 10.18 liters with concentration of methane gas was estimated 23297.59 mg/L and with blue color flame.ABSTRAKBahan baku potensial pembentukan biogas melalui pengolahan anaerobik yang tersedia di Kampus Universitas Andalas (Unand) Padang yakni sampah makanan kantin dan feses sapi. Studi ini bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan feses sapi dalam pembentukan biogas dari sampah makanan menggunakan floating drum digester yang dikondisikan duplo. Waktu retensi 20 hari dan pH bahan isian dikondisikan dengan menambahkan batu kapur. Variasi rasio komposisi bahan isian berupa sampah makanan dan feses sapi yakni 100:0 (digester kontrol), 75:25 (digester uji 1 dengan rasio C/N 30) dan 50:50 (digester uji 2 dengan rasio C/N 25). Hasil penelitian menunjukkan volume kumulatif biogas digester kontrol yakni 0,927 liter dengan estimasi gas metana 591,885 mg/L serta tidak menyala saat dibakar. Volume kumulatif biogas digester uji 1 yakni 13,715  liter dengan estimasi konsentrasi gas metana 15502,61 mg/L serta warna nyala biru kemerahan. Volume kumulatif biogas digester uji 2 yakni 10,18 liter dengan estimasi konsentrasi gas metana 23297,59 mg/L serta warna nyala biru.
Analysis on Waste to Energy Potential of Padang Municipal Solid Waste for Sustainable Future Slamet Raharjo; Zagita Andriani Ariska
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 19, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1102.406 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v19i2.280-289

Abstract

Reduce, reuse, recycle (3R), and recovery are types of waste processing regulated in Law No. 18 of 2008. One form of recovery is Waste to Energy (WtE) which is one of the national development priorities. Currently, the implementation of 3R is less than 5% and it has not been implemented at all in Padang City. Therefore, this current research studies the WtE potential of Padang municipal solid waste. The research was conducted by collecting data on the population of Padang City, the generation, composition, and recycling potential of Padang City waste, and the calorific value of each waste composition. This research applies thermal incineration technology with three variations of scenarios. Scenario #1 is a WtE application with 3R based on existing conditions, scenario #2 is a WtE application with 3R based on government targets, and scenario #3 is a WtE application with 3R based on the results of the questionnaire. Scenario #2 is the best one because it considers the WtE idea and community-based 3R recycling in line and continues for better waste management in Padang City. The scenario may produce 394.23 MW of electricity that can serve around 1,329 houses, while also improving the 3R rate of around 1.98% per year.
Home Biogas Production using Homemade Bio-activator with Chicken Manure Heru Surianto; Slamet Raharjo; Suci Wulandari
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 18, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.124 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v18i2.271-281

Abstract

The previous experiment was obtained that homemade activator is the best activator to produce biogas by using food waste consist of vegetable, fruit and rice waste.  The current research is carried out by adding chicken manure as a co-activator. Chicken manure content rich in nitrogen can be significantly enhance biogas production. This study is expected to increase the biogas production. There are two processes conducted at the laboratory scale, batch and semi-continuous process. The batch process aim to activate bacteria. The ratio set at food waste/chicken manure, 2 : 1 of digester #1, 3 : 1 of digester #2, 4 : 1 of digester #3 and digester control using food waste only. Stage two aims to produce biogas by adding food waste for 6 days periodically.  The ratio is set at food waste/water, 1 : 2. The highest biogas yielded is digester 2 with a cumulative volume biogas 120.77 liters consist of 71.01% CH4, 26% CO2, 2.9% O2 and 0.088% H2S. The potential of methane gas produced is 0.87 kWh and methane volume per TS and VS at around 18.72 L/kg and 34.68 L/kg, respectively.
GWP, AP, and EP Contribution on Potential Improving Scenarios of Domestic SWM in Padang City: A Review Suci Wulandari; Slamet Raharjo
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 18, No 1 (2021): March 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.22 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v18i1.108-115

Abstract

The increase in solid waste generation is incompatible with solid waste management (SWM). Padang city have a small processing percentage of 5% through composting and recyling. Improper and nonoptimal SWM lead to many obstacles including climate change, water and soil contamination, to creatures life disturbance. By conducting Impact Assessment and Contribution Analysis, this study examines the most impact contributor of unit processes in four scenarios of domestic solid waste management in Padang City. Scenario 0 presents the existing condition; scenarios 1, 2, and 3 present the improvement of Scenario 0 in recycling percentage rate and technology implementation in a row by composting, incineration, and anaerobic digestion. CML2001, impact assessment method by Center of Environmental Sciences of Leiden University, is used to assess the environmental impact of Global Warming Potential (GWP), Acidification Potential (AP), and Eutrophication Potential (EP). This study found that the significant impact for the four scenarios is GWP by the contribution percentage over 72%. While EP is the second place in the contribution range of 1.70% to 5.46%, and followed by AP under 0.91%. Scenario 1 is the best scenario due to the small contribution of impact compared to other scernarios, and potentially to be applied by modification in increase of composting percentage and additional recovery gas in landfill. 
Evaluasi Pengaruh Suhu dan Waktu Pirolisis Biochar Bambu Betung (Dendrocalamus asper) Andi Asmunandar; Fadjar Goembira; Slamet Raharjo; Rati Yuliarningsih
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5584

Abstract

AbstractThe energy security crisis and environmental pollution from the excessive use of fossil fuels are contributing to the urgent search for renewable energy resources. The crisis of shortage of fossil fuels is anticipated by using alternative fuels derived from renewable biomass. In Sawahlunto Sumatera Barat province, there is one biomass potential, namely Betung Bamboo (Dendrocalamus asper) which is used as an energy generator from former mining pits. This study aims to evaluate the pyrolysis biochar from Betung Bamboo with optimum temperature and time. In the biochar process, the decomposition of organic matter produces solid materials in the form of activated charcoal, gases and vapors and aerosols. Research to determine the optimum conditions for making biochar from Betung Bamboo has a temperature variable of 400, 500, 600, 700 and 800 oC and a time variable of 30, 45 and 60 minutes. The results of carbonization were analyzed for calorific value, volatile matter content, bound carbon content, moisture content and ash content. bound carbon content The results showed that the best parameters were obtained at 600 oC and 30 minutes, calorific value 7100 cal/g, moisture content value 4.7%, ash content value 5.73%, volatile matter content. content value of 4.7% and bonded carbon value of 78.09%. All of these parameter results meet the quality standard values of SNI 01-6235-2000, which indicates that Bambu Betung biochar has the potential to be used as a renewable alternative fuel.Keywords: bamboo, energy plant, carbonization, biochar, pyrolysis
Analisis Rute Transportasi Sampah Kota Padang dengan Life Cycle Assessment Refi Martha; Rizki Aziz; Slamet Raharjo
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5696

Abstract

Transportasi sampah membutuhkan energi dalam jumlah besar. Energi tersebut menghasilkan gas buang yang mencemari lingkungan. Dengan optimasi rute diharapkan pengangkutan sampah menjadi cepat serta kebutuhan BBM yang lebih sedikit. Minimasi jarak dan waktu tempuh merupakan solusi utama dari rute pengangkutan sampah. Penelitian ini bertujuan menentukan skenario terbaik dengan dampak lingkungan terkecil transportasi sampah Kota Padang menggunakan metode LCA Software SimaPro versi 9.0. Evaluasi rute dilakukan dengan membandingkan rute pengangkutan sampah yang ada dengan skenario rute baru berdasarkan aturan dari Permen PU No. 3 Tahun 2013. Sampah yang dihitung adalah sampah komunal yang sampai di TPA serta emisi yang dihasilkan dari tiap skenario rute. Penilaian dampak lingkungan berupa dampak GWP dari semua skenario. Tahapan penelitian dilakukan dengan membuat dua buah rute skenario sebagai pembanding terhadap satu rute eksisting. Dari ketiga rute tersebut didapatkan data berat sampah yang terangkut, jarak pengantaran dari titik kontainer ke TPA. Selanjutnya didapatkan nilai GWP dari skenario 1, 2 dan 3 secara berurutan adalah 1611,913 kg CO2 eq, 1721,1674 kg CO2 eq dan 1788,58952 kg CO2 eq. Penelitian menunjukkan secara umum skenario 1 adalah rute terpendek dengan dampak GWP terkecil. Sedangkan skenario 3 mempunyai dampak GWP paling besar. Beberapa rute pada skenario 1 mempunyai dampak GWP lebih tinggi dari skenario 2, dipilih karena jalannya lebih lebar dan tidak melewati pemukiman, sedangkan rute skenario 2 nya yang merupakan pilihan terbaik akan dilewati jika pengantaran sampah dilakukan pada malam hari, seperti Kontainer Gadut dan Kampus Unand Limau Manis. Untuk mendapatkan angka GWP terkecil skenario rute terpendek merupakan pilihan terbaikKata kunci: Transportasi Sampah, Global Warming Potential, Penilaian Dampak, Life Cycle Assessment, Ramah Lingkungan
Analisis SWOT Keberlanjutan Bank Sampah Kota Padang untuk Mendukung Penggunaan Alternative Fuel and Raw Material (AFR) pada PT. Semen Padang Dean Eka Putri; Slamet Raharjo; Rizki Aziz
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 21, No 3 (2023): July 2023
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.21.3.675-683

Abstract

Sampah di Kota Padang mencapai 640 ton/hari yang akan diangkut ke Tempat Pemprosesan Akhir Sampah (TPA). Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 13 Tahun 2012 bahwa pelaksanaan Reduce, Reuse, dan Recycle melalui Bank Sampah. Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang tahun 2018, jumlah bank sampah yang aktif di Kota Padang berjumlah 7 unit. Bank sampah ini dapat mensuplai sebanyak 3,3 ton/bulan dari 36 ton/bulan untuk total keseluruhan kebutuhan Alternatif Fuel and Rawmaterial (AFR) yang dibutuhkan oleh PT. Semen Padang (0,03 % substitusi). Sampah terpilah ini berupa kertas/kardus dan plastik dengan nilai kalor masing-masing 3.645,67 dan 9.590,72 kkal/kg. Dengan demikian diperlukan kembali 68 Bank Sampah untuk memenuhi pasokan sampah AFR PTSP. Berdasarkan analisis Strength Weaknesses Opportunities Threats (SWOT) diketahui bahwa bank sampah di Kota Padang dalam posisi kuadran I (Progresif) dimana kondisi Bank Sampah kota Padang dalam keadaan prima dan mantap sehingga sangat dimungkinkan untuk terus melakukan ekspansi, memperbesar pertumbuhan dan meraih kemajuan secara maksimal.
Strategi Pengelolaan Sampah Menggunakan Analisis SWOT : Studi Kasus TPA Regional Payakumbuh Viandry Tetriva Putri; Slamet Raharjo; Rizki Aziz
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.5788

Abstract

Overcapacity experienced by the Payakumbuh Regional Final Processing Site (TPA) caused landslides in 2017 so several rice fields and agricultural land around were buried. This TPA serves waste for four Regencies/Cities with a volume capacity of 400,000 m³. Every day there are approximately 200 tons of waste coming in from Payakumbuh, Limapuluh Kota, Bukittinggi, and Agam. Now the TPA's storage capacity is only around 130,540 m³. With landslides and almost full landfills, this proves that waste management at the TPA is not optimal. The aim of this study was to examine the waste management strategy at the Regional TPA of Payakumbuh using a qualitative approach using the SWOT Analysis (Strengths, Weakness, Opportunities and Threats) method. The research begins with measuring the composition of waste, interviewing the role of scavengers, and identifying internal-external factors in the SWOT analysis. Measurement results for the composition of organic waste are 81.24% and 18.76% inorganic waste, potential for recycled waste is 69.05% in the form of compost and 2.40% for saleable. The results showed that landfill facilities functioned well except for sorting sites, while the role of scavengers was very useful in reducing inorganic waste by 3 tons/day. And results of SWOT analysis are in quadrant I with 3 strategies produced, including increasing composting facilities at TPA, implementing policies for TPA users and increasing empowerment of scavengers at TPA.
Co-Authors - Afrizal A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Rasyid Syamsuri Adadio, Syaputra Rama Adi, Hardian Pamungkas Aflah Hibatullah, Naufal Agung Purniawan, Agung Ahmad Abdullah ahmad yani Ainul Yaqin Salam Airlangga Daulay, Dio Alif Akhrom, Afif Muhammad Akrom, Afif Muhammad Alfarisa Nururrozi, Alfarisa Alfitri Alfitri Aminuyati Andarini, Zahrah Prawita Andi Asmunandar Andini, Siska Ervi Aphrodita, Adiva Ardinal Ardinal Ardinal, Ardinal Assyaumin, Moch. Ian Brilian Aulia Azhar Ayubi, Novadri Azidin, Raja Mohammed Firhad Raja Badaruddin, Helda F. Chairil Syam Claude Mona Airin Daeng, Suharjo Dahlia, Karlina Puspa Dani Ramdani, Dani Darussalam, Ahmad Muttaqin Datrianto, Dwi S. Dean Eka Putri Delvi, Delvi Destri Muliastri Devita Anggraeni Dharma Wangsa Didik Setiyadi Dina Fathia Putri Endang Retnoningsih Erlista, Garnies Putri Fadjar Goembira Fajar Raya Ferdinal Kusuma Bakti Fajar Sofyantoro Fajri, Nor Finta Amalinda Fitriana, Ida Galih Prasetyo Gewe, Rima Senditya Gosy Endra Vigriawan Govendan, Puveanthan Nagappan Guntari Titik Mulyani Hairuddin Haribowo, Nurman Haribowo, Nurman Harisman, Ahmad Syahru Mubarok Hariyati Purwaningsih Hary Purnamaningsih Hastari Wuryastuty Helmi Helmi Heri Purnama Pribadi Heru Surianto Hery Widijanto I Sakan, Gerson Yohanes Ida Tjahajati Ihsan Al Qodar, Muhammad Imam Yunianto Iman, Firdaus Nur Indriyani Rachman Iqbal Rokhim, Mochamad Irkham Widiyono Irmantara Subagio Iskandar R, Iskandar R Isra Wahid Jasin, Rocmat Jauharsah Khoirur Rijal, Muhammad Krisdayanti P, Carinada Oki KURNIAWAN, LYNN KAAT LAURA Lucky Zamzami Luh Putu Ratna Sundari Mahfud, Achmad - Mahmud Yunus Manik, Nengteng Manis, Siti Mariam Maryam, Annisa Masiti, Masiti Matsumoto, Toru Milla, Yunita Apriana Muarif, Samsul Mulyani, Prayitno Musytaqim Nasra Muttaqin, Akhsanul Nabila, Rahma Nofri Dodi Nugroho, Sudarmanto Budi Nuringtyas, Tri R. Olivia Andiana Pamungkas, Yualita Putri Permana, Rief Ghulam Satria Pham, Van Huynh Thanh Pratama, Dedy Aulya Pribadi, David Rinekso Purwestri, Yekti A. Puti Sri Komala Putra, Rifqi Tantyo Putri, Salva Almayda Raharjo, Imannuel Samyo Rahayu Pramadya, Sugeng Rahayu, Ida Rahmat, Indra Chasugih Rahmi, Sri N. Ramadhani, Mungky Ema Rati Yuliarningsih Razkya, Adinda Refi Martha Retno Widyastuti, Retno Rias Gesang Kinanti Rima Senditya Gewe Rini Widayanti Rizki Aziz Rochman Rochiem Rusli, Sfandi Saichudin Saichudin, Saichudin Santuso, Edy Satriawan, Ahmad Ichsan Sentono, Diva N. Setyo Budhi Singgih Saptadi Sitarina Widyarini Sitompul, Yeremia Yobelanno Soedarmanto Indarjulianto Sri Hartati Sri Rahmiwati Yuned Suci Wulandari Sudirman Sudirman Sugiarto, Dinta Suhardiansyah, Agung Budi Suradiradja, Kahfi Suradiradja, Kahfi Heryandi Surendra, Surendra Syafii . Taufiq Ihsan Tiara Wahyuni Tri Joko Raharjo Trini Susmiati Tulloh, Luthfi Hidayat Ummah, Riza Thoyibatul Uswatun Hasanah Utomo, Al Hadi Vera Surtia Bachtiar Viandry Tetriva Putri Wahyudi, Setyanto T. Wijaya, Rachel Yanuartono, Yanuartono Yanuartono, Yanuartono Yenni Ruslinda Yudha, Donan S. Yuniarto, Andryas Yuriadi Yuriadi, Yuriadi Zagita Andriani Ariska Zainal Abidin