Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penguatan Brand Awareness UMKM Melalui Pengelolaan Konten Kreatif dan Konsisten Kespandiar, Tengku; Jati, Prihatina; Astuti, Indri; Nengsih, Widya; Ratnawita, Ratnawita
JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): November 2025 - JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : PT. Technology Laboratories Indonesia (TechnoLabs)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Upaya peningkatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memerlukan strategi komunikasi pemasaran yang efektif untuk memperkuat brand awareness di tengah persaingan digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola konten pemasaran secara kreatif dan konsisten melalui pemanfaatan media digital. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan, pendampingan, serta evaluasi penerapan strategi konten oleh peserta. Pelatihan difokuskan pada perencanaan konten, teknik desain visual yang menarik, pemanfaatan platform media sosial, serta penyusunan jadwal unggah yang teratur. Pendampingan dilakukan untuk memastikan kemampuan peserta dalam menerapkan strategi yang telah dipelajari pada akun digital usaha masing-masing. Evaluasi keberhasilan dilakukan melalui pengukuran peningkatan interaksi pengguna, konsistensi unggahan, serta pemahaman peserta terhadap konsep branding. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kompetensi dalam merancang dan mengelola konten digital secara lebih terstruktur dan menarik. Selain itu, terjadi peningkatan visibilitas merek UMKM pada platform media sosial yang tercermin melalui peningkatan jumlah pengikut dan interaksi pengguna. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan brand awareness UMKM melalui optimalisasi komunikasi digital yang kreatif dan berkelanjutan.
Program Literasi Digital untuk Peningkatan Kompetensi SDM Masyarakat Desa Rasyid, Rulyenzi; Chandra, Dharnita; Shaumiwaty, Shaumiwaty; Jusdienar, Akka Latifah; Ratnawita, Ratnawita
JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): November 2025 - JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : PT. Technology Laboratories Indonesia (TechnoLabs)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang begitu pesat menuntut masyarakat untuk memiliki kemampuan literasi digital yang memadai dalam mendukung aktivitas sosial, ekonomi, dan pelayanan publik. Namun, berdasarkan observasi awal, sebagian besar masyarakat di Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, masih menghadapi keterbatasan dalam mengakses, memanfaatkan, dan mengelola teknologi informasi secara optimal. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya pemanfaatan perangkat digital dalam kegiatan produktif dan administrasi sehari-hari. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan literasi digital yang terarah dan sesuai kebutuhan lokal. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan masyarakat, penyusunan kurikulum pelatihan berbasis praktik, pendampingan dalam penggunaan perangkat digital, serta evaluasi hasil kegiatan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam mengoperasikan perangkat digital secara mandiri, memahami etika penggunaan media digital, serta memanfaatkan teknologi dalam mendukung pekerjaan dan aktivitas keluarga. Selain itu, program ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi digital sebagai bagian dari peningkatan kapasitas dan kemandirian dalam era transformasi digital. Dengan capaian tersebut, program literasi digital ini diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat sumber daya manusia di Kelurahan Serua, sehingga masyarakat mampu beradaptasi dan bersaing di lingkungan digital yang semakin berkembang.
Pustakawan masa kini: antara tuntutan kompetensi multidisipliner dan perubahan paradigma Ratnawita, Ratnawita; Eviendrita, Eviendrita
Al-Kuttab : Jurnal Kajian Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 7, No 2 (2025): Al-Kuttab: Jurnal Kajian Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ktb.v7i2.16823

Abstract

Paradigma kepustakawanan telah berubah secara dramatis sebagai akibat dari pertumbuhan pesat teknologi informasi. Sekarang, peran pustakawan tidak lagi terbatas pada mengelola koleksi; mereka harus membantu orang menemukan informasi, mengajar orang tentang literasi digital, dan membantu mengubah lingkungan akademik dan sosial. Untuk menangani tantangan ini, artikel ini menunjukkan berbagai kompetensi yang harus dimiliki pustakawan masa kini, dengan penekanan pada kompetensi multidisipliner, seperti teknologi informasi, manajemen data, komunikasi, dan pemahaman sosial-budaya. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan bagaimana peran dan kemampuan pustakawan harus berubah seiring dengan zaman, terutama dalam menghadapi tantangan era digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif berbasis kepustakaan (library research). Sumber data primer berupa dokumen, sedangkan data sekunder berupa literature kelabu yang mampu menunjang keberhasilan penelitian ini. Untuk melakukan penelitian ini, berbagai sumber ilmiah yang relevan digunakan, termasuk buku, jurnal akademik, laporan penelitian. Fokus penelitian adalah untuk perubahan paradigma layanan perpustakaan, tuntutan kompetensi multidisipliner, tantangan dan solusi dalam transformasi peran pustakawan. Artikel ini menekankan pentingnya menciptakan kemampuan profesional pustakawan yang fleksibel dan kreatif melalui pendekatan studi literatur dan analisis deskriptif. Hasil temuan menunjukkan bahwa pentingya pengembangan kompetensi digital pada pustakawan serta pentingya adaptasi oleh pustakawan terhadap perubahan paradigma yang terjadi. Hal tersebut dilakukan dengan adanya bimbingan dan pelatihan untuk para pustakawan sehingga mampu meningkatkan profesionalisme. 
PENGARUH EFISIENSI STRATEGIS, KEPEMIMPINAN STRATEGIS, DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KESEJAHTERAAN KARYAWAN: KAJIAN LITERATUR REVIEW Arafah, Zahid Nugrah; Harfan, Syakhroni; Ratnawita, Ratnawita; Anandari, Febrina; Gusmawita, Dona; Syafwandi, Syafwandi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5490

Abstract

Abstract: This study aims to examine the influence of strategic efficiency, strategic leadership, and organizational culture on employee welfare through a strategic approach literature review In an era of increasingly complex global competition, organizations are required not only to achieve efficiency in resource utilization but also to ensure employee well-being as a strategic asset that determines sustainability. Strategic efficiency is understood as an organization's ability to optimally allocate and utilize resources to support long-term goals, which in practice can increase productivity while creating a more structured work environment. However, excessive efficiency pressures have the potential to lead to burnout, making balance a key factor. Strategic leadership has emerged as a key catalyst connecting organizational agendas with individual well-being. Empathetic, communicative, and visionary leaders have been shown to create a positive psychological climate, increase intrinsic motivation, and strengthen employee engagement. Meanwhile, organizational culture serves as a foundation that determines the effectiveness of policies and leadership. An inclusive, collaborative, and supportive culturework-life balancehas been shown to strengthen job satisfaction, mental health, and psychological safety. The results of the literature synthesis indicate that the three independent variables have a positive and complementary influence in shaping employee well-being. This research contributes both theoretically, clarifying the relationship between strategic variables and well-being, and practically, providing guidance for organizations in designing policies that are both efficiency- oriented and human-centered. Thus, employee well-being can be viewed as a strategic investment that supports productivity, talent retention, and organizational sustainability. Keywords: Strategic Efficiency, Strategic Leadership, Organizational Culture, Employee Welfare Abstrak: Studi ini bertujuan untuk meneliti pengaruh efisiensi strategis, kepemimpinan strategis, dan budaya organisasi terhadap kesejahteraan karyawan melalui tinjauan literatur pendekatan strategis. Di era persaingan global yang semakin kompleks, organisasi dituntut tidak hanya untuk mencapai efisiensi dalam pemanfaatan sumber daya tetapi juga untuk memastikan kesejahteraan karyawan sebagai aset strategis yang menentukan keberlanjutan. Efisiensi strategis dipahami sebagai kemampuan organisasi untuk mengalokasikan dan memanfaatkan sumber daya secara optimal untuk mendukung tujuan jangka panjang, yang dalam praktiknya dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih terstruktur. Namun, tekanan efisiensi yang berlebihan berpotensi menyebabkan kelelahan (burnout), sehingga keseimbangan menjadi faktor kunci. Kepemimpinan strategis telah muncul sebagai katalis utama yang menghubungkan agenda organisasi dengan kesejahteraan individu. Pemimpin yang empatik, komunikatif, dan visioner telah terbukti menciptakan iklim psikologis yang positif, meningkatkan motivasi intrinsik, dan memperkuat keterlibatan karyawan. Sementara itu, budaya organisasi berfungsi sebagai fondasi yang menentukan efektivitas kebijakan dan kepemimpinan. Budaya inklusif, kolaboratif, dan suportif—keseimbangan kerja-hidup—telah terbukti memperkuat kepuasan kerja, kesehatan mental, dan keamanan psikologis. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa ketiga variabel independen tersebut memiliki pengaruh positif dan saling melengkapi dalam membentuk kesejahteraan karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi baik secara teoritis, dengan mengklarifikasi hubungan antara variabel strategis dan kesejahteraan, maupun secara praktis, dengan memberikan panduan bagi organisasi dalam merancang kebijakan yang berorientasi pada efisiensi dan berpusat pada manusia. Dengan demikian, kesejahteraan karyawan dapat dilihat sebagai investasi strategis yang mendukung produktivitas, retensi talenta, dan keberlanjutan organisasi. Kata kunci: Efisiensi Strategis, Kepemimpinan Strategis, Budaya Organisasi, Kesejahteraan Karyawan