Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Read Aloud Yudelnilastia, Yudelnilastia; Zulmuqim, Zulmuqim; Rehani, Rehani
Al-Hashif: Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2023): March
Publisher : Institute of Research and Community Service STAI Yayasan Tarbiyah Islamiyah Kota Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Character education is an effort to help the development of a child's soul, both physically and mentally, from his nature to a better human civilization. The focus of this research is 1) How to implement character education in early childhood through read-aloud activities in the Sumbar Membacakan Nyaring community? 2) What are the supporting and inhibiting factors in character education in early childhood in the Sumbar. Membacakan Nyaring community? The research method used is a qualitative description, with data collection techniques through interviews, observation, and study documents. The data analysis techniques carried out are: 1) Data reduction 2) Data display; 3) Verification and 4) conclusion drawing. Results are: 1) The implementation of character education carried out by families through read-aloud activities has four stages, namely: the preparation stage, the initial stage, the stage during the activity and the stage after the activity; 2) Supporting factors are: the presence of story books equipped with interesting pictures for early childhood, as well as story topics that contain character values that are appropriate to early childhood cognitive development; The inhibiting factor is the busyness of parents because of work outside the home and other family members are less supportive in terms of setting an example.
Implementation of the Cooperative Learning Model Type Problem Posing in Subjects Islamic Religious Education Lessons and Morals Towards Learning Independence And Critical Thinking Skills of Students of Senior High School 4 Kerinci Putra, Ringgo; Rehani, Rehani; Eliza, Rivdya
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 16 No. 2 (2024): September
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan Samawa Sumbawa Besar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/munawwarah.v16i2.350

Abstract

This study is motivated by the low levels of critical thinking and self-directed learning among the eleventh-grade students of SMA Negeri 4 Kerinci. In the process of learning Islamic Education (PAI) and Counseling Guidance (BP), students tend to be passive, with a lack of self-directed learning and insufficient critical thinking. Moreover, the problems discussed during lessons often relate to everyday life issues. The purpose of this research is to determine the improvement in self-directed learning and critical thinking skills among the students of SMA Negeri 4 Kerinci. The research employs a quasi-experimental design. The study variables include one independent variable: the Cooperative Learning Model with Problem Posing Type, and two dependent variables: self-directed learning and critical thinking. Data were collected using questionnaires and test questions. The population for this study consists of the eleventh-grade students of SMA Negeri 4 Kerinci enrolled in the 2023/2024 academic year. Sampling was conducted using random sampling techniques, resulting in Class XI IPA 3 as the experimental group and Class XI IPA 4 as the control group. Hypothesis testing was carried out to determine the significant effects of the applied strategy. The hypothesis test results for self-directed learning showed an average score of 88.3 for the experimental group and 77.1 for the control group. With a t-value of 5.15 and a t-table value of 1.708, it can be concluded that self-directed learning with the Cooperative Learning Model with Problem Posing Type is more effective than conventional teaching methods. The hypothesis test results for critical thinking skills showed an average score of 89.4 for the experimental group and 68.6 for the control group. With a t-value of 3.216 and a t-table value of 1.708, it can be concluded that critical thinking skills with the Cooperative Learning Model with Problem Posing Type are superior to those achieved through conventional teaching methods.
Pendidikan Ibadah dalam Rumah Tangga: Perspektif Al-Qur’an dan Hadis Wandrianto, Wandrianto; Syafruddin, Syafruddin; Rehani, Rehani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan ibadah dalam rumah tangga merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter generasi Muslim yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Artikel ini membahas konsep dan implementasi pendidikan ibadah berdasarkan perspektif Al-Qur'an dan hadis, dengan menekankan peran strategis orang tua sebagai pendidik pertama dan utama. Pendidikan ibadah mencakup berbagai aspek, seperti pengajaran salat, membaca Al-Qur'an, zikir, doa, dan pembiasaan nilai-nilai tauhid yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan QS. At-Tahrim: 6 dan berbagai hadis Rasulullah, pendidikan ibadah adalah kewajiban yang harus dijalankan oleh orang tua untuk membimbing keluarga menuju ketaatan kepada Allah. Dalam artikel ini, strategi pendidikan ibadah dijelaskan, termasuk keteladanan orang tua, komunikasi spiritual, pembiasaan, dan pemberian motivasi kepada anak. Hasilnya, pendidikan ibadah yang konsisten mampu membentuk anak-anak yang tidak hanya taat beribadah, tetapi juga memiliki kepribadian yang disiplin, bertanggung jawab, dan harmonis. Pendidikan ibadah juga berperan penting dalam menciptakan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, serta menjadi solusi bagi berbagai tantangan moral di era modern.
Pendidikan Keimanan dalam Al-Qur’an dan Hadist Idwin, Muammar; Syafruddin, Syafruddin; Rehani, Rehani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas pendidikan keimanan berdasarkan perspektif Al-Qur’an dan Hadis, yang merupakan fondasi utama dalam ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif-deskriptif untuk mengidentifikasi komponen pendidikan keimanan. Artikel ini menyoroti berbagai metode pendidikan keimanan seperti nasehat, dialog, dan observasi tanda-tanda kekuasaan Allah. Hasilnya menunjukkan bahwa keimanan tidak hanya menjadi landasan kehidupan spiritual tetapi juga berperan strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter. Dengan demikian, pendidikan keimanan memiliki implikasi signifikan dalam pendidikan Islam, khususnya dalam membentuk individu yang beriman, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab.
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok terhadap Peningkatan Disiplin Belajar Siswa SMPN 30 Padang Syauqi, Rahmat Fajri As; Rehani, Rehani; Nelwati, Sasmi; Rahman, Habib Khalilur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan disiplin belajar peserta didik kelas VIII di SMPN 30 Padang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 29 peserta didik yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data diperoleh melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi sederhana. Berdasarkan hasil perhitungan regresi sederhana diperoleh persamaan regresi y=18,70+0,71Xy = 18,70 + 0,71Xy=18,70+0,71X. Hasil pengujian signifikansi dengan uji F menggunakan aplikasi SPSS 25 menunjukkan nilai Fhitung = 44,99 lebih besar daripada Ftabel = 4,21. Berdasarkan kaidah pengujian hipotesis, hal ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, layanan bimbingan kelompok berpengaruh signifikan terhadap peningkatan disiplin belajar peserta didik kelas VIII di SMPN 30 Padang.
Sistem Pendidikan Islam di Indonesia dan Analisis Pengembangannya Irmianto, Pages; Zalnur, Muhammad; Rehani, Rehani
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3754

Abstract

Setelah Indonesia merdeka, umat islam semakin menyadari pentingnya perjuangan Umat Islam dalam meraih kemerdekaan, dan pemerintah berusaha melakukan memperbaiki pendidikan Islam di Indonesia, dan Sebagai realisasinya Pemerintah Indonesia telah merumuskan dalam undang-undang Republik Indonesia No. 2 tahun 1989 tentang system pendidikan Nasional yang diteruskan dengan UU No. 20 Tahun 2003 yang mengatur penyelenggaraan satu system Pendidikan Nasional, sebagai upaya pengintegrasian pendidikan Islam dalam system pendidikan Nasional, sebagai upaya pengintegrasian pendidikan Islam dalam system pendidikan Nasional.
KONSEP PENDIDIK DALAM AL-QUR'AN DAN HADITS: TINJAUAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM Suhaili, Hidayati; Syafruddin, Syafruddin; Rehani, Rehani
Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padngsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/multidisipliner.v11i2.13686

Abstract

This article reviews the concept of educators in Islam based on the perspective of the Qur'an and Hadith, by identifying relevant Islamic educational values. In Islam, the role of educators is not limited to teaching science, but also to moral and religious guidance. Terms such as murabbi (educator/caregiver), mu'allim (teacher), and mu'addib (value instiller) are used to describe the diverse tasks of educators in shaping learners as a whole. Through a qualitative approach based on a literature study, this article explores educators can be grouped into four main categories, namely Allah SWT, the Prophet Muhammad, parents, and professional educators such as teachers. The results highlight that the role of educators includes guiding learners in understanding and practicing the teachings of Allah SWT, building character through example, and optimizing their cognitive, affective, and psychomotor abilities. The Prophet's educational methods, such as the compassionate approach, interactive dialogue, the use of stories, and experiential learning, proved to be in line with modern educational principles, such asstudent-centered learning andlifelong learning. This article concludes that the values of Islamic education taught by the Prophet Muhammad provide valuable guidance to answer the challenges of education in the contemporary era.
Strategi Peningkatan Kemampuan Peserta Didik Dalam Pembelajaran Tahfizh Al-Qur’an Di SDIT Adzkia 3 Padang Rizka, Engla; Kenedi, Gusril; Rehani, Rehani; Ramanda, Deski
Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam Vol 2 No 1 (2022): Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062/ijpi.v2i1.50

Abstract

This research uses a qualitative research model and in this study in the form of field research using a descriptive approach. This study discusses strategies for improving students' abilities in the learning process of tahfizd Al-Qur'an at SDIT Adzkia 3 Padang. This research can be concluded that the tahfidz teaching team implements several strategies for students to be able to improve their memorization, namely carrying out tests during the selection to enter school, grouping them according to their level of memorization, using group and individual approaches in depositing memorization and the tahfidz teaching team also prepares optimally in in the form of lesson plans, monitor books and monthly report cards, using the method used by the jama' method and the technique used in the form of giving advice, prizes, games, and punishments.
Pendidikan Kewirausahaan dalam Pandangan Islam: Entrepreneurship Education in the View of Islam Tiffani, Tiffani; Syafruddin, Syafruddin; Rehani, Rehani; Nurhasnah, Nurhasnah; Mardianto, Mardianto
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i1.4677

Abstract

Kewirausahaan dalam agama islam tidak hanya sebagai profesi namun alasan utama yang mendorong seseorang untuk belajar berwirausaha adalah kewajiban menunaikan ibadah, muamalah dan amalan lainnya. Pendidikan kewirausahaan memiliki peranan penting dalam meningkatkan motivasi, pengetahuan dan meningkatkan jumlah wirausaha terutama di Indonesia. Penulisan ini menggunakan metode studi pustaka dengan cara penulis menelusuri literatur yang ada di pustaka, buku-buku, kitab-kitab, jurnal, koran, majalah, artikel, dan lain-lain. Hasil penulisan ini menemukan pendidikan kewirausahaan sangat penting di imlementasikan dalam lembaga pendidikan , baik formal, dan non formal. Saat jenjang di SLTA maupun di bangku Universitas untuk meningkatkan jumlah wirausaha di Indonesia, berbagai program pendidikan berbasis wirausaha sudah dilakukan di berbagai universitas dengan pendekatan kurikulum sesuai dengan instansi masing-masing. Pendidikan kewirausahaan atau menuntut ilmu kewirausahaan hukumnya wajib bagi seorang pengusaha, karena akan terhindar dari praktek kecurangan dan kesalahn-kesalahan menurut hukum Islam dalam praktek berwirausaha sehingga menjadi wirausaha yang sukses tidak hanya didunia juga selamat di akhirat. Islam sudah menuntun praktek berwirausaha serta sudah mencontohkannya dengan perilaku nabi muhammad dan para sahabat-sahabatnya.
Pendidikan Akhlak dalam Al-Qur’an dan Hadits Maharani, Ria; Junaidi, Junaidi; Syafruddin, Syafruddin; Zulheldi, Zulheldi; Rehani, Rehani
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan akhlak dalam Al-Qur’an dan Hadis melalui studi pustaka terhadap literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an dan Hadis memberikan landasan moral yang kokoh untuk pendidikan akhlak, meliputi nilai kejujuran, tanggung jawab, kesopanan, keadilan, dan kasih sayang. Kedua sumber utama ajaran Islam tersebut menempatkan akhlak sebagai inti dari penyempurnaan iman dan kesuksesan hidup manusia. Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa konsep pendidikan akhlak dalam Al-Qur’an dan Hadis sangat relevan diterapkan dalam konteks pendidikan modern, terutama dalam membangun karakter peserta didik yang berintegritas dan berkepribadian luhur. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan teoritis dalam pengembangan kurikulum pendidikan akhlak berbasis nilai-nilai Islam.