Claim Missing Document
Check
Articles

Artificial Intelligence dalam Transformasi Industri Multimedia untuk Bisnis dan Ketahanan Digital Nasional I Nyoman Yoga Sumadewa; Widia Febriana; Melati Rosanensi; Husain Husain; Ana Rahmatyar
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2017

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa transformasi signifikan pada industri multimedia, mulai dari proses penciptaan konten hingga distribusinya, sekaligus memunculkan implikasi baru terhadap ketahanan digital nasional Indonesia. Artikel ini bertujuan menganalisis pola transformasi industri multimedia berbasis AI serta implikasinya terhadap ketahanan digital nasional melalui pendekatan Critical Literature Review (CLR) atas delapan belas literatur yang mencakup kajian AI-industri kreatif internasional dan kajian ketahanan nasional Indonesia. Hasil sintesis menunjukkan bahwa AI berperan sebagai enabler transformasi pada level teknis maupun epistemologis industri multimedia, membuka peluang produktivitas namun juga menghadirkan tantangan etika seperti hak cipta, deepfake, bias algoritma, dan privasi data. Pada level makro, kesenjangan tata kelola AI pada industri multimedia berpotensi menjadi titik kerentanan bagi ketahanan digital nasional. Artikel ini merumuskan kerangka konseptual integratif yang menghubungkan AI, transformasi industrimultimedia, dan ketahanan digital nasional secara berjenjang, sebagai kontribusi konseptual untuk memperkuat kebijakan tata kelola AI nasional yang lebih adaptif.
Perancangan Antarmuka Visual Pada Aplikasi Augmented Reality Untuk Informasi Nilai Gizi Minuman Melati Rosanensi; I Nyoman Yoga Sumadewa; Widia Febriana
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2024

Abstract

Augmented reality (AR) banyak dimanfaatkan sebagai media informasi kesehatan, termasuk untuk menyampaikan nilai gizi minuman kemasan kepada penderita diabetes. Namun, penelitian-penelitian sejenis umumnya menitikberatkan pada aspek teknis pembangunan aplikasi AR seperti pembuatan marker, integrasi Vuforia, dan proses assembly pada Unity, sedangkan aspek perancangan antarmuka visual yang menentukan apakah informasi gizi benar-benar dapat dipahami secara cepat dan tepat oleh pengguna belum dibahas secara mendalam. Artikel ini bertujuan mengkaji ulang perancangan antarmuka visual pada sebuah aplikasi AR informasi nilai gizi minuman dari sudut pandang ilmu desain antarmuka (UI/UX) dan Human-Computer Interaction (HCI), bukan dari sudut pandang pengembangan teknis AR. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan tahap Design pada Multimedia Development Life Cycle (MDLC) sebagai kerangka kerja, difokuskan pada elemen tata letak, tipografi, warna, ikon, struktur navigasi, hierarki informasi, konsistensi visual, keterbacaan, dan interaksi pengguna. Hasil kajian menunjukkan bahwa antarmuka pada menu utama, menu pemindaian AR, dan empat menu informasi bahaya zat gizi memiliki pola tata letak simetris dan grid sederhana, namun konsistensi tipografi, kontras warna, serta hierarki visual antarhalaman masih dapat dioptimalkan berdasarkan prinsip desain komunikasi visual dan sepuluh heuristik Nielsen. Pembahasan juga menghubungkan data pengujian beta pengguna dengan aspek keterbacaan dan interaksi untuk memperkuat argumen perancangan. Artikel ini menyimpulkan bahwa kualitas penyampaian informasi kesehatan melalui AR sangat bergantung pada perancangan visual yang sistematis, bukan semata pada teknologi penampil objek tiga dimensi maupun dua dimensinya, sehingga perancangan antarmuka visual perlu diperlakukan sebagai domain kajian tersendiri yang setara pentingnya dengan pengembangan sistem AR itu sendiri.
Development of highway vehicle detection using background subtraction and Haar cascade methods Ni Gusti Ayu Dasriani; Anthony Anggrawan; Khasnur Hidjah; Christofer Satria; I Nyoman Yoga Sumadewa
International Journal of Informatics and Communication Technology (IJ-ICT) Vol 15, No 3: September 2026
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijict.v15i3.pp1004-1015

Abstract

Vehicle recognition is a critical component of traffic analysis and the progress of advanced transportation systems, underscoring the importance of automated, real-time methods that reduce the need for manual observation. While the field has seen notable innovations in deep learning-centric detection technologies, many of these approaches require considerable computational strength and are not well-suited for real-time application in resource-constrained environments. In response to this limitation, the present study introduces a streamlined vehicle detection framework that combines background subtraction for motion-oriented foreground extraction with a Haar cascade classifier for object identification in traffic video sequences. The system is evaluated using real-world highway traffic recordings under different illumination conditions, including both day and night scenarios. The experiment's findings show that the system achieves an overall accuracy of 82.08%, with a precision of 85.33%, a recall of 66.67%, and an F1-score of 74.86%. The system also demonstrates consistent performance across different lighting conditions. These findings indicate a trade-off between detection accuracy and computational efficiency, where the proposed approach prioritizes practical deployment feasibility. Overall, the results suggest that classical computer vision techniques remain viable alternatives for real-time traffic monitoring in environments with limited computational resources.
Buku Ilustrasi Datu Sumilir sebagai Media Pengenalan Sejarah Tradisi Perang Topat Diana Syamia Putri; I Nyoman Yoga Sumadewa; Qatrunnada Qatrunnada
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13467

Abstract

Rendahnya pemahaman siswa sekolah dasar terhadap Datu Sumilir sebagai tokoh penting dalam sejarah Tradisi Perang Topat di Lingsar menunjukkan perlunya media pengenalan yang menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan merancang buku ilustrasi Datu Sumilir sebagai media pengenalan sejarah dan budaya Tradisi Perang Topat bagi siswa SDN 1 Lingsar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Design Thinking yang terdiri atas lima tahapan, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian berupa buku ilustrasi bergaya kartun yang memadukan narasi dan ilustrasi untuk menampilkan tokoh Datu Sumilir, karakter pendukung, latar lingkungan, serta peristiwa-peristiwa yang menjadi asal-usul Tradisi Perang Topat. Perancangan visual menerapkan teori representasi Stuart Hall melalui karakter, atribut, warna, dan latar cerita. Selain itu, alur cerita disusun berdasarkan teori narasi visual Trischa Goodnow, sedangkan pemilihan warna, tipografi, dan komposisi visual mengacu pada teori estetika Suzanne Mooney. Hasil uji coba kepada siswa dan guru menunjukkan tanggapan yang sangat positif terhadap aspek ilustrasi, penggunaan warna, keterbacaan tulisan, kemudahan memahami cerita, serta penyampaian sejarah Datu Sumilir dan asal-usul Tradisi Perang Topat. Dengan demikian, buku ilustrasi ini layak digunakan sebagai media pengenalan sejarah dan budaya sekaligus sebagai upaya pelestarian budaya bagi siswa sekolah dasar.