Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PEMBERDAYAAN SISWA SMK MELALUI PELATIHAN PENERAPAN ALAT DETEKSI BANJIR BERBASIS IoT DI KAB. BULUKUMBA MELALUI PROGRAM KKN PPM Yasser A. Djawad; Hendra Jaya; Saliruddin; Supriadi
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 6, Issue 2, Agustus 2019
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Target luaran yang akan dicapai adalah Meningkatkan kepedulian dan empati mahasiswa kepada permasalahan masyarakat yang berada di Desa Salemba, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba khususnya siswa SMKN 3 Bulukumba, sehingga terjadi perubahan perilaku mahasiswa dan siswa SMKN 3 Bulukumba dalam menyikapi pentingnya pelatihan sikap, keterampilan, danstrategi adaptasi dalam menghadapi bencana, yang nantinya dapat memberdayakan masyarakat secara pengetahuan, sehingga masyarakat justru akan menjadi lebih paham dan 2. terampil sigap dalam menghadapi bencana; 3. Mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat di sekitar desa di Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba melalui pelatihan sikap, keterampilan, danstrategi adaptasi dalam menghadapi bencana; 4. Mahasiswa memiliki kemampuan menyusun program dan mengimplementasikan program KKN-PPM dengan perencanaan yang terinci selama satu bulan; 5. Mahasiswa dapat berkolaborasi dengan Siswa SMKN 3 Bulukumba melalui program pelatihan. Berdasarkan capaian hasil pelaksanaan pelatihan dan sosialisasi mitigasi bencana di SMKN 3 Bulukumba, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:1) Meningkatnya keterampilan dan pengetahuan siswa SMKN 3 Bulukumba terhadap pembuatan dan aplikasi teknologi informasi Deteksi banjir berbasis IoT; 2) meningkatnya kesadaran siswa SMKN 3Bulukumba akan menjaga lingkungan dari bahaya bencana banjir; 3) meningkatnya pengetahuan siswa SMKN 3 Bulukumba tentang sikap tanggap bencana.
STRATEGI PENGEMBANGAN MEDIA AJAR PRAKTIKUM MATA PRODUKTIF PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN MELALUI PENDEKATAN VLE (VIRTUAL LEARNING ENVIRONMENT): STRATEGI PENGEMBANGAN MEDIA AJAR PRAKTIKUM MATA PRODUKTIF PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN MELALUI PENDEKATAN VLE (VIRTUAL LEARNING ENVIRONMENT) Hendra Jaya; Sapto haryoko
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 2, Issue 1, Februari 2015
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses praktikum merupakan salah satu faktor yang penting dalam menunjang keberhasilan siswa dalam mengikuti proses kegiatan belajar mengajar serta dapat meningkatkan keterampilan siswa. Beberapa mata pelajaran produktif dan kejuruan selain harus mengetahui konsep dasar dan teori-teori penunjangnya, juga harus dilakukan praktikum di laboratorium untuk memahami tentang konsep tersebut atau teori-teori dasar yang telah dipelajari oleh siswa agar mempunyai tingkat pemahaman yang lebih luas.Salah satu bentuk Media ajar yang dapat mengatasi permasalahan yang terjadi pada laboratorium adalah melalui pendekatan lingkungan virtual (Virtual Learning). Integrasi metodologi Bahan Ajar multimedia dengan pendekatan Virtual Environment dalam proses praktikum dilakukan melalui arsitektur dan organisasi yang ada pada laboratorium simulasi yang meliputi studio room, user interface, virtual simulation modelling, interactive tools, visual representation, virtual workspace, dan authoring tools. Karakteristik Bahan Ajar multimedia dengan pendekatan Virtual Environment yang dikembangkan adalah bersifat aplikatif, komunikatif, dan interaktif.
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN VOKASIONAL UNTUK MENUMBUHKAN KEWIRAUSAHAAN DALAM MEMODIFIKASI PERALATAN PERTANIAN PADA LAHAN TERABATAS (TERASSERING) Badaruddin; Hendra Jaya; Sabran
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 7, Issue 2, Agustus 2020
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan vokasional merupakan bagian dari konsep keterampilan hidup (life skills) dalam sistem persekolahan. Selama ini keterampilan vokasional lebih banyak diberikan pada Sekolah Menengah Kejuruan, sedangkan bagi remaja seperti tidak begitu penting. Keterampilan vokasional pada remaja dapat diberikan melalui pelajaran keterampilan. pembelajaran berbasis potensi lokal dapat diselenggarakan melalui tiga cara, yaitu pengintegrasian dalam kajian yang relevan, muatan lokal, dan keterampilan yang berorientasi pada pembuatan hasil karya yang ditunjang oleh pengetahuan, sikap, keterampilan, dan produk yang dihasilkan dalam hal ini inovasi dalam bidang pertanian. Peroses modifikasi alat pemotong padi kelompok Remaja Desa Pala’e kabupaten Sinjai dapat dilihat pada penjelasan berikut ini: Modifikasi Alat Pemotong Padi: a) Menyiapkan Alat berupa Kunci dan perkakas; b) Menyiapkan bahan berupa desain penyangga batang padi (Hal ini didesain agar batang padi tidak berhamburan); c) Menyiapkan bahan berupa pisau piringan bulat (Didesain khusus untuk memotong batang padi). Berdasarkan kegiatan diperoleh bahwa warga remaja desa Pala’e dapat menggunakan hasil pelatihan dan keterampilan dengan sangat baik. Hal ini dilihat melalui tahapan dalam merencanakan hingga menghasilkan hasil produk yang layak dipasarkan, kemampuan mengidentifikasi alat yang akan dimodifikasi. Kegiatan pendampingan yang dilaksanakan pada remaja Desa Pala’e adalah sebagai upaya untuk meningkatkan kemandirian berwirusaha bagi remaja desa Pala’e dalam memodifikasi alat pemotong padi telah berjalan secara optimal. Melalui proses pelatihan dan mengedepankan pendekatan diskusi dalam megidentifikasi dan membantu mengatasi masalah yang dihadapi remaja desa Palae. Dengan peran pendamping sebagai fasilitator, dan motivator memudahkan warga kelompok remaja desa Palae dalam merencanakan usaha. Sebagai fasilitator, pendamping memberikan berbagai macam informasi yang dibutuhkan dan sesuai dengankebutuhan remaja dalam menjalankan usaha yang digeluti. Sebagai motivator, pendamping memberikan dorongan motivasi untuk menumbuhkan jiwa berwirausaha kepada remaja desa Palae. Dengan pemanfaatan hasil pelatihan keterampilan oleh warga kelompok remaja dan peran pendamping memberikan dampak pada kehidupan warga kelompok remaja khususnya dalam kemandirian usaha, hal demikian dapat ditunjukkan perubahan sikap dan perilaku seperti percaya diri, berani mengambil resiko, berjiwa kepemimpinan dan bertanggung jawab. Mampu mengelola sendiri usaha, menjalin kemitraan usaha dan bahkan membuka peluang pekerjaan baru bagi masyarakat yang berada disekitarnya. Disamping itu terdapat peningkatan aspek ekonomi dan aspek status sosial. Peningkatan ekonomi yang dimaksud adalah peningkatan pendapatan.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF MELALUI PENDEKATAN CSCL (COMPUTER SUPPORTED COLLABORATIVE LEARNING) PADA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR : PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF MELALUI PENDEKATAN CSCL (COMPUTER SUPPORTED COLLABORATIVE LEARNING) PADA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Purnamawati; Hendra Jaya
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) Mengetahui bagaimana mengembangkan model pembelajaran kolaboratif melalui pendekatan CSCL(Computer Supported Collaborative Learning) pada FT- UNM; (2) Mengetahui bagaimana desain model pembelajaran kolaboratif melalui pendekatan CSCL; (3) Mengetahui bagaimana hasil pengembangan pembelajaran kolaboratif melalui pendekatan CSCL telah memenuhi kriteria valid, praktis, efektif, dan efisien. Penelitian yang direncanakan merupakan penelitian dan pengembangan pendidikan (educational research and development). Sesuai dengan pengertiannya bahwa penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk. Model pembelajaran computer supported collaborative learning (CSCL) merupakan bagian dari fungsi pembelajaran dengan model pembelajaran yang berpusat pada siswa. Model pembelajaran CSCL merupakan kombinasi model pembelajaran kooperatif dan penggunaan komputer serta internet sebagai media dalam pembelajarannya. Dengan teknologi yang semakin canggih,individu-individu yang berada pada lokasi yang berjauhan memungkinkan untuk berkolaborasi secara on-line. Penelitian di bidang Computer Supported Collaborative Learning atau biasa disebut dengan CSCL ini, memberikan sebuah pengalaman baru bahwa Blog merupakan salah satu model yang dapat digunakan untuk meningkatkan kolaborasi di dalam pembelajaran. Pemanfaatnya di dalam peningkatan kolaborasi dalam pembelajaran memberikan suatu masukan bahwa Blog memang baik bila diintegrasikan ke dalam pembelajaran. Seperti halnya pada penelitian ini, yang dapat disimpulkan bahwa Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam memanfaatkan Blog memberikan hubungan yang baik terhadap peningkatan kolaborasi antara Dosen dan mahasiswa. Pemanfaatan Blog ini memberikan kemudahan bagi Dosen dan mahasiswa untuk berbagi informasi serta berinteraksi baik itu secara personal ataupun kelompok/general. Kegiatan kolaborasi pun tidak hanya terjadi di lingkungan kampus saja tetapi kapan saja dan dimana saja. Efektivitas dan efisiensi penggunaan Blog sebagai media CSCL dengan beberapa indikator diperoleh penilaian Sangat Efektif dan Sangat Baik.
PELATIHAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS STEM DI SMK UNTUK MENDUKUNG KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI Anita Candra Dewi; Chaerunnisa S. Lamasitudju; Hendra Jaya
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 9, Issue 2, Agustus 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berbasis STEM dapat memfasilitasi siswa SMK bagaimana mereka dapat belajar secara bermakna. Kegiatan PkM ini dilakukan secara offline dengan metode ceramah, modeling, tanya jawab/diskusi, tugas proyek, dan presentasi. Metode Ceramah:Pembelajaran elektronika dasar dengan pendekatan teori-konseptual STEM. Pemodelan: Mempraktikkan proyek STEM yang dapat dibuat dalam pembelajaran elektronika dasar di SMK. Kegiatan PkM yang diikuti peserta dalam hal ini guru sangat antusias, berjalanlancar, dan dapat meningkatkan pemahaman literasi dan numerasi. Guru SMK dapat menjadikan pembelajaran STEM dalam konteks elektronika dasar sebagai alternatif pembelajaran khususnya mata pelajaran produktif di kelas. Program Kemitraan Masyarakatmampu menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh guru SMK, bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk tugas guru dan pengembangan karir (83,33%), Memperoleh tambahan atau pendalaman konsep di bidang kajian dan pengembangan modul (75 %), Strategi atau model yang digunakan dalam kegiatan ini selaras atau sesuai dengan tuntutan/harapan guru (83,33%), guru mampu menerima secara komprehensif dari materi yang telah disampaikan dalam kegiatan (66,67%) , guru mampu memahami STEM secara utuh (80%), Guru mampu menyelenggarakan pembelajaran produktif di sekolah dengan STEM (91,67%), dan kegiatan semacam ini perlu dilakukan secara berkala (95%).
Analisis Tingkat Kepuasan Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) FT UNM dalam Pemanfaatan LMS System and Application Management Open Knowledge (SYAM-OK) Muh. Iksan N; Iwan Suhardi; Lu'mu; Ruslan; Hendra Jaya
Jurnal MediaTIK Volume 5 Issue 3, September (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v5i3.2984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa PTIK FT UNM dalam Pemanfaatan LMS SYAM-OK dengan menggunakan pendekatan model EUCS yang berfokus pada kepuasan pengguna yang mencakup lima variabel diantaranya: content, accuracy, format, ease of use, dan timeliness. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto dengan jumlah sampel 261 mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar angkatan 2019, 2020, dan 2021. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dengan menggunakan teknik uji kecenderungan untuk mendeskripsikan data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan mahasiswa PTIK FT UNM dari aspek isi (Content) dalam pemanfaatan LMS SYAM-OK berada pada kategori puas dengan persentase sebesar 58.24%, tingkat kepuasan mahasiswa PTIK FT UNM dari aspek keakuratan (Accuracy) dalam pemanfaatan LMS SYAM-OK berada pada kategori puas dengan persentase sebesar 59.00%, tingkat kepuasan mahasiswa PTIK FT UNM dari aspek bentuk (Format) dalam pemanfaatan LMS SYAM-OK berada pada kategori puas dengan persentase sebesar 48.28%, tingkat kepuasan mahasiswa PTIK FT UNM dari aspek kemudahan penggunaan (Ease of Use) dalam pemanfaatan LMS SYAM-OK berada pada kategori puas dengan persentase sebesar 49.43%, dan tingkat kepuasan mahasiswa PTIK FT UNM dari aspek ketepatan waktu (Timeliness) dalam pemanfaatan LMS SYAM-OK berada pada kategori puas dengan persentase sebesar 56.32%.