p-Index From 2021 - 2026
10.315
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MEDISAINS Jurnal Kesehatan Jurnal Berita Ilmu Keperawatan IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Keperawatan Silampari Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Jurnal Perawat Indonesia Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Health Information : Jurnal Penelitian J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Jurnal Keperawatan Malang (JKM) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Indonesian Journal of Global Health research Nusantara Science and Technology Proceedings Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal EduHealth INDOGENIUS Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Prosiding University Research Colloquium Gaster Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman Sinar: Jurnal Kebidanan Holistik Jurnal Kesehatan International Journal Of Health And Social Behavior Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Indonesian Journal of Global Health Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Manajemen Perawatan Diri untuk Meningkatkan Pengetahuan Keluarga dan Pasien Gagal Jantung Beti Kristinawati; Fahrun Nur Rosyid; Ardhu Rizkiawan; Laila Shofiya
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Januari-Maret
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.665 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v4i1.1380

Abstract

Heart failure is the most common cardiovascular disease and has an uncontrolled prevalence of risk factors. Self-care management is the ability of heart failure patients to manage themselves and their illness. Based on the assessment data at the service site, there were as many as 30 heart failure patients and 30 families with heart failure patients. This service aims to improve the knowledge and skills of families and patients with heart failure in carrying out self-management. This service was carried out in one of the health cadre's houses which was attended by 30 people with heart disease. Powerpoint media is used as a medium for counseling activities delivered verbally by the speaker within 45 minutes after evaluation is carried out with redemostration. The results showed that 90% of respondents understood the material provided, this can be seen from the response to questions and the desire of the family and patients to practice again after the simulation at the evaluation time.  Self-care management can be improved by education and training through simulations. Good self-management in people with heart failure is associated with a reduced risk of death and re-hospitalization events. Conducting supportive education and training to improve self-care behaviors in heart failure patients can improve knowledge, skills, reduce symptoms, and reduce patient complaints.
Pengaruh Pemberian Suplementasi Herbal Sebagai Pendukung Pengobatan Pasien Covid-19 dalam Meningkatkan Saturasi Oksigen Isa Ayu Fatimah; Ashari Rachmanisa; Nur Afifah Mustikasari; Musdhalifah Husna Firdausi; Eva Diahayu Wardani; Guntur Nurcahyanto; M Muhtadi; Fahrun Nur Rosyid
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 menyerang seluruh bagian paru-paru orang yang tertular, virus ini menginfeksi dinding sel pernapasan. Salah satu upaya yang dilakukan masyarakat dalam mencegah penularan Covid-19 salah satunya dengan mengonsumsi suplemen herbal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian paket suplementasi herbal sebagai pendukung peningkatan saturasi oksigen pada pasien Covid-19. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo yang dilakukan pada bulan Febuari – Maret 2022 dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Paket Suplementasi herbal yang diberikan untuk intervensi berupa habatussauda, madu, dan VCO. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikans terhadap peningkatan nilai saturasi oksigen (SPO2) pada pre dan post-test. Semua relawan yang diberikan paket suplementasi herbal untuk mendukung pengobatan Covid-19 mendapatkan kesembuhan.
Pengaruh Pemberian Suplemen Herbal sebagai Pendukung Pengobatan Pasien Covid-19 dan Mempercepat Kesembuhan Pasien M Muhtadi; Fahrun Nur Rosyid; Guntur Nurcahyanto; Ashari Rachmanisa; Musdhalifah Husna Firdausi; Eva Diahayu Wardani; Isa Ayu Fatimah; Nur Afifah Mustikasari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya dalam mencegah tertular dan pengobatan Covid 19 adalah meningkatkan kekebalam imunitas tubuh dengan mengkonsumsi suplementasi herbal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian paket suplementasi herbal sebagai pendukung pengobatan pasien covid-19 dan mempercepat penyembuhan pasien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Pengambilan sampel telah diilakukan pada bulan Febuari-Maret 2022 pada saat puncak varian Omricon. Relawan sebanyak 53 pasien yang terindikasi terinfeksi virus Sars-Cov-2 diberi paket suplementasi berupa minyak habatussauda, madu murni dan VCO. Pengamatan dilakukan selama 21 hari, dengan mencatat suhu badan, saturasi oksigen dan tes Swab antigen/PCR. Hasil yang diperoleh setelah pemberian paket suplementasi herbal, terdapat perbedaan yang signifikans antara pre dan post intervensi. Pemberian suplementasi obat herbal untuk mendukung pengobatan Covid-19, terbukti mampu menurunkan suhu badan, meningkatkan nilai saturasi oksigen dan mempercepat pemulihan kesehatan pasien berdasarkan hasil tes Swab.
PELATIHAN UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN PENANGANAN PERTAMA PADA KORBAN KECELAKAAN BAGI MASYARAKAT AWAM Beti Kristinawati; Fahrun Nur Rosyid; Ardhu Rizkiawan; Kusuma Estu Werdani; Ekan Faozi; Sri Rahayu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15674

Abstract

Abstrak: Pertolongan pertama merupakan prosedur yang harus dilakukan oleh seseorang yang menemukan korban kecelakaan. Salah satu cara untuk memperluas pemahaman dan informasi tentang cara memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan adalah dengan memberikan pelatihan kesehatan. Pelatihan kesehatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan kemampuan masyarakat umum dalam memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan. Pelatihan tersebut dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2023 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Polanharjo Klaten yang diikuti oleh 30 peserta dari Pemuda Muhammadiyah dan 10 peserta dari Nasyiatul Aisyiah. Kegiatan ini dilakukan dengan cara ceramah dan demonstrasi. Tingkat pengetahuan dan ketrampilan dievaluasi dengan menggunakan survei yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dengan nilai rata-rata 82,75, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam memberi, diawali dengan membantu korban kecelakaan.Abstract: First aid is a procedure must be carried out by somebody who has found an mishap casualty. One way to extend understanding and information about how to supply first aid to mishap casualties is to supply wellbeing instruction. This wellbeing instruction points to extend the information and abilities of the common open in giving first aid to mishap casualties. This benefit was given through preparing which was held on march 26 2023 at the Polanharjo Klaten Muhammadiyah Dakwah Building which was gone to by 30 participants from Pemuda Muhammadiyah and 10 participants from Nasyiatul Aisyiah. This activity is carried out by means of lectures and demonstrations. The level of information and aptitudes was evaluated employing a survey given before and after training activities. The results show an increase in knowledge and skills with an average value of 82.75, so it can be concluded that this training activities can increment people's understanding and abilities in giving to begin with help help to mischance casualties.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Menggunakan Media Video Terhadap Pencegahan Penularan Covid-19 Reza Rohmatun Zakiyah; Fahrun Nur Rosyid
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i10.9599

Abstract

ABSTRACT The Covid-19 virus is a type of virus that is contagious to humans and attacks the respiratory system. The spread of this virus has affected public health. Lack of public understanding and lack of awareness in implementing health protocols has resulted in the spread of the Covid-19 virus infection quickly and uncontrollably. The purpose of this study was to determine the effect of health education using video media on preventing the transmission of Covid-19 in the community. The method in this study used the pre-experimental method which included only one experimental group using the one group pre-test design and the post-test design. The sample in this study was 70 respondents in the intervention group according to the exclusion and inclusion criteria. Univariate data analysis in this study used frequency and percentage distributions, while for bivariate data analysis results used a non-parametric statistical test, the Wilcoxon test. The results of this study showed that there was an effect of health education using video media on preventing the transmission of Covid-19 with a p-value of 0.001 0.05, meaning that there was a difference in knowledge before and after the intervention, where the respondent's score increased after the intervention was carried out. The conclusion of this study is that there is a significant effect of community health education using video media on public knowledge in preventing the transmission of Covid-19.  Keywords: Covid-19, Health Education, Video Media  ABSTRAK Virus Covid-19 merupakan jenis virus yang menular pada manusia dan menyerang sistem pernafasan. Penyebaran virus ini telah mempengaruhi kesehatan masyarakat, Kurangnya pemahaman masyarakat dan kurangnya kesadaran dalam menerapkan protokol kesehatan menyebabkan penyebaran infeksi Virus covid-19 cepat dan tidak terkendali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui adanya pengaruh dari edukasi kesehatan menggunakan media video terhadap pencegahan penularan Covid-19 di masyarakat. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen yang meliputi hanya satu kelompok eksperimen saja dengan menggunakan desain one group pre-test dan post-test design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 70 responden kelompok intervensi sesuai dengan kriteria ekslusi dan inklusi. Analisa data univariat pada penelitan ini menggunakan distribusi frekuensi dan presentase, sedangkan untuk hasil analisa data bivariat menggunakan uji statistik non parametic, uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat pengaruh dari adanya edukasi kesehatan menggunakan media video terhadap pencegahan penularan covid-19 dengan nilai p-value 0,001 0,05, artinya tedapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi, dimana nilai skor responden meningkat setelah di lakukan intervensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ada pengaruh signifikan dari edukasi kesehatan mesyarakat menggunakan media video terhadap pengetahuan masyarakat dalampencegahan penularan covid-19. Kata Kunci: Covid-19, Edukasi Kesehatan, Media Video
Hubungan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Masyarakat tentang Covid-19 dengan Tingkat Kecemasan Masyarakat di Era New Normal Amalia Siti Choerun Nisa; Fahrun Nur Rosyid
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i11.9603

Abstract

ABSTRACT Some people must have experienced anxiety. This anxiety can be caused by various factors, one of the factors that influence anxiety is knowledge. The purpose of this study was to examine whether the level of public health knowledge about Corona Virus Disease (COVID-19) is related to the level of anxiety in the new normal era. This research method uses quota sampling and the research design uses descriptive correlation research with the type of data obtained based on the results of a survey using a knowledge level and anxiety level questionnaire. The design of this research is research that uses quantitative research. The results of the study found that the majority of respondents namely, 36 respondents (51%) had a lack of knowledge and 34 respondents (49%) experienced mild anxiety with a p-value of 0.01 0.05 or the value obtained is less than 0.05 and it can be said that the value of the relationship between the level of knowledge about COVID-9 and also the anxiety of people in the new normal era has a related value. This value has a correlation which shows that the correlation obtained is a negative correlation or a correlation value that has a reciprocal relationship between the 2 variables, namely variable X with a low value and variable Y with a high value and with moderate / moderate correlation strength. The conclusion from the research results obtained is that this study has a relationship between the level of knowledge and the level of one's anxiety. Keywords: COVID-19, Knowledge, Anxiety, Society, New Normal  ABSTRAK Sebagian masyarakat pasti pernah mengalami kecemasan. Kecemasan ini dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, salah satu factor yang mempengaruhi kecemasan adalah pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji apakah tingkat pengetahuan kesehatan masyarakat tentang Corona Virus Disease (COVID-19) berhubungan dengan tingkat kecemasan di era new normal. Metode penelitian ini menggunakan Quota sampling dan desain penelitian ini menggunakan penelitian descriptive corelation dengan jenis data diperoleh berdasarkan hasil survei menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan tingkat kecemasan. Rancangan penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan penelitian kuantitatif. Hasil dari penelitian yang didapatkan bahwa sebagian besar responden yaitu, 36 responden (51%) memiliki kurangnya pengetahuan dan 34 Responden (49%) mengalami kecemasan yang ringan dengan nilai (p-Value) yaitu 0,010,05 atau nilai yang didapatkan adalah kurang dari 0,05 dan hal ini dapat dikatakan bahwa nilai hubungan antara tingkat pengetahuan tentang COVID-9 dan juga kecemasan masyarakat diera new normal memiliki nilai yang berhubungan. Nilai ini memiliki korelasi yang menunjukan korelasi yang didapatkan adalah korelasi negative atau nilai korelasi yang memiliki hubungan berbalik nilai di antara 2 variabel yaitu variable X dengan nilai yang rendah dan variable Y dengan nilai yang tinggi serta dengan kekuatan korelasi yang sedang / moderator. Kesimpulan pada hasil penelitian yang didapatkan adalah penelitian ini memiliki hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan seseorang. Kata Kunci: COVID-19, Pengetahuan, Kecemasan, Masyarakat, New Normal
The Effectiveness of Using Herbal Packages (VCO, Honey, Black Seed) as Alternative Treatment for Covid-19 in the Community Safira Bela Annisa; Fahrun Nur Nur Rosyid
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 5, No 3 (2023): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v5i3.15379

Abstract

Covid-19 is an infectious disease that can cause death. Herbal medicines have anti-inflammatory properties associated with cytokine storm development. This means it prevents increases in inflammatory mediators, erythrocyte sedimentation rate (ESR), interleukin (IL)-6, and C-reactive protein (CRP). This study aimed to determine the effectiveness of using herbal packages (VCO, honey, Black Seed) as an alternative treatment for Covid-19 in the community. This research is a Quasi-experimental quantitative study with a control group design (control group design) Pretest-Posttest Control Group Design design. This research was conducted in Boyolali Regency. This research was conducted from October 2022 - January 2023. The population in this study were individuals with a history of Covid-19 disease in Boyolali Regency, 82 in December 2022. The research sampling technique was simple random sampling. The research sample consisted of 46 people consisting of the intervention group of 23 respondents and the control group of 23 respondents. The research instruments were questionnaires, observation forms, and other forms, and measurements were made using a sphygmomanometer, oxymeter, and thermometer. Analysis of bivariate analysis research data using the Paired Sample t-test, Independent Sample t-test, and the help of the SPSS software computer application. The analysis results obtained the p-value for saturation measurement in the treatment group, namely p = 0.024 <0.05, and for temperature measurements, p = 0.014 <0.05, so it can be concluded that herbal packages are effective as an alternative treatment for the Covid-19 virus in the community. It is known that most respondents in the treatment group felt better after consuming the herbal package. Herbal packages have proven effective in dealing with the sequelae caused by Covid-19 and are effective as a companion to the treatment of Covid-19 patients. Keywords: Black Seed, Covid-19, Effectiveness, Honey, Virgin Coconut Oil
Hubungan Antara Senam Nifas dengan Percepatan Involusi Uteri pada Ibu Nifas Primipara Di Rumah Sakit Muhammadiyah Surabaya Vivin Eka Susilowati; Fahrun Nur Rosyid; Asta Adyani
Sinar : Jurnal Kebidanan Vol 3 No 2 (2021): SINAR Jurnal Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah melahirkan ibu aka merasa sakit atau nyeri yang disebabkan oleh kontraksi, sehingga menyebabkan ibu takut melakukan banyak gerakan. RS Muhammadiyah Surabaya telah dilakukan program senam nifas namun sering kali ibu nifas tidak melaksanakan senam nifas, dengan alasan masih lemah dan nyeri. Hal ini dapat menyebabkan keterlambatan penurunan involusi uteri dan menambah resiko perdarahan. Desain penelitian yang digunakan adalah cross Sectional, populasinya adalah 30 ibu setelah melahirkan primipara, sampelnya 14 ibu nifas primipara yang melakukan senam nifas, variabela yang digunakan adalah variabel independen (senam nifas) dan Variabel dependen (involusi uteri), pengumpulan data dengan cara observasi, dengan menggunakan alat ukur berdasarkan ceklis dan pengukuran TFU dengan jari. Berdasarkan perhitungan koefisien korelasi Rank Spearman dengan uji statistik SPSS 0,010 < 0,05 yang berarti bahwa H1diterima. Dengan demikian dapat dikatakan ada hubungan antara senam nifas dengan percepatan involusi uteri pada ibu nifas primipara di RS Muhammadiyah Surabaya. Dengan  melakukan gerakan senam nifas akan terjadi kontraksi dan penurunan TFU lebih cepat.Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara senam nifas dengan pecepatan involusi uteri pada ibu nifas primipara hari 1-2 di RS Muhammadiyah Surabaya
Hubungan Antara Paritas Dengan Kejadian Rupture Perineum Pada Ibu Bersalin Di BPS Hj. Farida Hajri Amd. Keb. Surabaya Dewi bidan; Fahrun Nur Rasyid; Umi Ma'rifah; Nur Mukarromah
Sinar : Jurnal Kebidanan Vol 4 No 1 (2022): Sinar Jurnal Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective: Analyzing the relationship between maternal parity and the incidence of perineal ruptureMethods: This research used analytic as design by cross sectional to analyzed the relation between parity and rupture perineum. This research was done at BPS Hj.Farida Hajri AMd.Keb on July 2010. Samples were taken by simple random sampling amount 28 respondents. Data was collected by observation sheet then analyzed by SPSS 17 Chi-Square Test.Result: The result of this research showed ρ 0.002 lower than α 0.05. H0 was declined which also indicated that there was relation between parity and rupture perineum incident. Conclusion: Higher parity, higher rupture perineum incident to puerperal mother.
Pengaruh Diabetes Self Management Education (DSME) Terhadap Self Care Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Fahmi Fahardianto; Fahrun Nur Rosyid
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i12.10130

Abstract

ABSTRACT Diabetes Mellitus (DM) is one of the non-communicable diseases that requires special attention and long-term care, so we need proper self-care management to prevent complications. Diabetes Self Management Education (DSME) is one of the most important efforts in optimizing good diabetes management, which can improve patients' knowledge, skills, and self-care abilities. The main purpose of this study was to determine the effect of Diabetes Self Management Education (DSME) on self-care of type 2 DM patients. This study used quasy-experimental design with pre-test and post-test. Sempel was taken using a nonprobability sampling technique (purposive sampling) with a total of 64 sempels divided into two groups, 32 experimental groups and 32 control groups. The data were analyzed using the Paired Sample t-test and Independent sample t-test. The results of this study showed that the P value of the Paired Sample t-test in the intervention group was 0.000, while the P value of the Independent sample t-test was 0.000 p α; α = 0.05) which showed that there was a significant difference in the value of self-care between the intervention group and the control group. The conclusion of this study is that there is an effect of Diabetes Self Management Education (DSME) on self-care of type 2 DM patients. Keywords: Diabetes Mellitus, Diabetes Self Management Education (DSME), Self-Care Diabetic.  ABSTRAK Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang memerlukan perhatian khusus dan perawatan jangka panjang, sehingga diperlukan managemen perawatan diri yang baik untuk mencegah terjadinya komplikasi. Diabetes Self Management Education (DSME) merupakan salah satu upaya yang sangat penting dalam mengoptimalkan pengelolaaan diabetes yang baik, yang dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan perawatan diri pasien. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Diabetes Self Management Education (DSME) terhadap self-care pasien DM tipe 2. Penelitian ini menggunakan quasy-experimental design dengan pre-test dan post-test. Sempel diambil menggunakan teknik nonprobability sampling (purposive sampling) dengan jumlah sempel 64 yang dibagi menjadi dua kelompok, 32 orang kelompok eksperimen dan 32 orang kelompok kontrol. Data dianalisis dengan menggunakan uji Paired salmple t-test dan Independent sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa P value uji Paired salmple t-test pada kelompok intervensi sebesar 0,000 sedangkan P value uji Independent sample t-test adalah 0,000 (p α ; α = 0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai self care antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol secara signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh Diabetes Self Management Education (DSME) terhadap self care penderita DM tipe 2. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Diabetes Self Management Education (DSME), Self-Care Diabetic.
Co-Authors -, kurnia agil saputra Adelia Fenanda Puspitasari Adil Setia Gulo Adinda Dwi Susila Nugroho Affandi, Miftah Nur Ahmad Fadhlur Rahman Aisyafiya Adzani Amalia Siti Choerun Nisa Amara Nisa Dei Samanta Ambarwati, Hevy Ani Syafriati Anisa Nur Azizah Annas Tasya Permata Sari Annas Tasya Permata Sari Annisa, Safira Bela Antika, Febrianti Nur Ardhiansyah, Muhammad Faiz Fahrizal Ardhu Rizkiawan Ardhu Rizkiawan Ardhu Rizkiawan Arif Widodo Ashari Rachmanisa Asta Adyani Astuti, Anis Wiji Astuti, Kharina Indira Aulia Asyifa Nanda Ayuningjati, Krisma Giri Bela Purnama Dewi Beti Kristinawati Bintang Viga Handika Danuartha Vandika Daviq Bagus S Dessy Kurniawati Ruslan Dewi bidan Diah Ayu Kurnia Diah Endah Pramesti Dian Hudiawati Dian Hudiyawati Dinar Nur Cholifah Diyanto, Velani Prastika Dony Dwi Purnama Putra Ekan Faozi Ersawati, Ajeng Eva Diahayu Wardani Fadhlur Rahman, Ahmad Fahmi Fahardianto Faizah Betty Rahayuningsih Fatimah Azzahroini Rajati Fatimah, Isa Ayu Fiqriyah, Indhira Kurniastining Firdausi, Musdhalifah Husna Gracia Foreva Zinta Guntur Nurcahyanto Hapsari, Prahitha Sintha Haryoto Haryoto Hermawan, Graha Dwi Hernawan, Totok Hudiawati, Dian Indriastuti, Eny Isa Ayu Fatimah Iwandani, Nuzhulul Lifqi Janah, Sherly Nur Kalyana Falen Danaswara Kharina Indira Astuti Korina Puspa Komala Kusuma Estu Werdani Laila Shofiya Leni Wijaya Liana Safitri Liana Veranika Mastuti, Dewi Mellyana Purnama Sari Mugi Hartoyo Muhammad Andrian Muhammad Fajar Afnizar Muhtadi Muhtadi Muhtadi, M Mulyadi Mulyadi Munawaroh, Anissyah Ela Salsa Murwani, Wara Gati Musdhalifah Husna Firdausi Mustikasari, Nur Afifah Mustofa, Sidqon Nabila Zahrian Puteri Namira Anfi Normalitasari Nanda, Ginanjar Mukti Nina Indria Wati NOVIA DWI ASTUTI Nur Afifah Mustikasari Nur Mukarromah Nurina Aulia Hanun Nurlaila Fitriani Nyofan Wahyu Mardana Oktaviani Nurhidayah Prakoso, Teguh Tri Priyo Sasmito Puji Kristini Puji Kristini Putri Adinda Cintia Bella Putri Aulia Putri Intan Miladiana Putri, Naura Farkhia Rachma Noer Azizah Rachmanisa, Ashari Rahman, Ahmad Fadhlur Rara Puspita Anjarwati Reviansyah YS, Moch. Reza Rohmatun Zakiyah Risqi Amelia Ajifadillah Ruslan, Dessy Kurniawati S, Daviq Bagus Safira Bela Annisa Safitri, Liana Safitri, Lisa Novia Sakila Indah Mawarni Saputri, Okti Tri Sari, Afifah Dian Setiowati, Tutut Sheena Ramadhia Asmara Dhani Sidqon Mustofa Siti Rahmawati Siti Rahmawati Sri Rahayu Sudrajat Sudrajat Sugiharto, Sh Sugimin, S Sugiyarti Sukirman Lie Sumarno Adi Subrata Supratman Supratman, S Suratman Suratman Tika Handayani Totok Hernawan Treesia Sujana Tutut Setiowati Ultra Madani Umah, Iffah Amirotul Umi Ma'rifah Umi Sholihah Auliyatus Syifa Cantik Vera, Lenia Septika Viona Ardhya Pramita Vivin Eka Susilowati Wahyuningsih, Marni Wardani, Eva Diahayu Wulandari, Ngesti Yeni Rahmawati Yolanda Putri Amelia Zahra Khoirunnisa Zulfiana Nurlaili