Claim Missing Document
Check
Articles

Klasifikasi Penyakit Stroke Iskemik Menggunakan Algoritma C4.5 di Rumah Sakit Citra Husada Jember Wahyu Triana; Angga Rahagiyanto; Ervina Rachmawati; Bakhtiyar Hadi Prakoso
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i2.6095

Abstract

Stroke Iskemik adalah kondisi dimana terjadinya disfungsi otak akibat kerusakan pada jaringan otak. Pada pelaporan 10 besar penyakit rawat inap di Rumah Sakit Citra Husada tahun 2021 sampai dengan 2023 mengalami kenaikan, Selain itu Stroke Iskemik menempati urutan peringkat ke-1 pada 10 besar kematian. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasifikasi penyakit Stroke Iskemik berdasarkan faktor risiko menggunakan Algoritma C4.5 di Rumah Sakit Citra Husada Jember yang dapat berperan sebagai upaya pencegahan penyakit stroke iskemik . Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang kemudian diolah menggunakan metode Algoritma C4.5 dikarenakan dapat melakukan klasifikasi atau pengelompokan pada dataset dengan bantuan tools RapidMiner. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 366 dokumen rekam medis, dengan kriteria inklusi yaitu dokumen pasien stroke iskemik dan kriteria ekslusi yaitu dokumen pasien non stroke iskemik. Hasil penelitian menunjukan variabel hipertensi menjadi variabel yang paling berpengaruh dikarenakan memiliki nilai 96,17%. Hasil confusion matrix menunjukan tingkat nilai accuracy, precision dan recall tertinggi pada split 90:10 dengan nilai accuracy sebesar 97,22%, nilai precision sebesar 94,73% dan nilai recall yaitu 100%.
Analisis Faktor Ketidakefisienan Indikator Rawat Inap Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Baladhika Husada Jember Khofifah Nur’Aini; Ervina Rachmawati; Rossalina Adi Wijayanti; Gandu Eko Julianto Suyoso
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i3.6102

Abstract

Efisiensi pelayanan rawat inap rumah sakit dapat dilakukan dengan menentukan nilai BOR, LOS, TOI, dan BTO, akan tetapi pada tahun 2021 di Rumah Sakit Baladhika Husada Jember masih terdapat nilai indikator rawat inap yang belum efisien berdasarkan Kementerian Kesehatan yaitu pada triwulan IV nilai BOR 1,88%, TOI 176 hari, dan BTO 0,16 kali masih terdapat nilai indikator yang tidak memenuhi nilai efisiensi Kementerian Kesehatan. Pendapatan rumah sakit dan mutu layanan dipengaruhi oleh kondisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab ketidakefisienan indikator pelayanan rawat inap pasien covid-19 pada tahun 2021 berdasarkan berdasarkan teori Azwar (masukan dan proses) sebagai penyebab capaian efisiensi indikator pelayanan rawat inap di Rumah Sakit Baladhika Husada Jember. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu kurangnya jumlah tenaga kesehatan dan kurangnya pemerataan tempat tidur, sikap tenaga kesehatan yang masih kurang konsisten serta komunikasi kurang terjalin, sedangkan pelayanan kesehatan masih belum optimal dan kurangnya koordinasi untuk kegiatan pasien isolasi. Upaya perbaikan yang dapat dilakukan dengan penyediaan jumlah staff yang memadai, realokasi tempat tidur, optimalisasi pelayanan kesehatan, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan
Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis (SIG) Penyebaran Penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Jember Dengan Metode K-Means Clustering Savira Puteri Wulandari; Ervina Rachmawati; Sustin Farlinda; M. Choirur Roziqin
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i4.6109

Abstract

Demam berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh nyamuk jenis Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Berdasarkan pencapaian hasil kinerja program DBD di Kabupaten Jember Tahun 2022 ditinjau dari tiga indikator yaitu angka kesakitan atau Incident Rate (IR), angka kematian atau Case Fatality Rate (CFR), dan Angka Bebas Jentik (ABJ) bahwa ketiga indikator tersebut masih belum memenuhi target yang sudah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jember maka dari itu perlu dilakukan peningkatan kewaspadaan kepada masyarakat sebagai langkah awal pencegahan lonjakan kasus DBD di tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk membuat peta digital berserta penyebarannya yang dibagi menjadi tiga kelompok yaitu tinggi (C1), sedang (C2), dan rendah (C3) dengan menggunakan metode K-Means Clustering. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development dengan perancangan sistem Prototype. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem dalam bentuk website yang dapat menampilkan peta sebaran penyakit DBD berdasarkan kelompoknya, grafik, dan tabel laporan yang dengan mudah terus diupdate oleh administrator website. Sistem informasi geografis ini diharapkan dapat membantu petugas dalam mempromosikan program kesehatan yang terpadu sesuai dengan tangka keparahan wilayahnya serta menberikan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah dan waspada terhadap penyebaran penyakit DBD di Kabupaten Jember.
Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Formulir Informed Consent Rawat Inap di RSU BaliMed Negara Bali Ni Made Oktin Permata Sari; Maya Weka Santi; Ervina Rachmawati; Sabran Sabran
Health & Medical Sciences Vol. 1 No. 4 (2024): Agustus
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v1i4.708

Abstract

Formulir informed consent penting untuk diiisi lengkap karena mempengaruhi mutu kualitas rekam medis dan pelayanan kesehatan. Rata-rata ketidaklengkapan pengisian informed consent di Rumah Sakit Umum BaliMed Negara Bali Bulan Januari-Juli 2022 sebesar 20,83%. Ketidaklengkapan pengisian informed consent mengakibatkan berkurangnya validitas alat bukti hukum dan utilitas rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor yang menyebabkan ketidaklengkapan pengisian informed consent pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum BaliMed Negara Bali. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi, CARL, dan brainstorming. Subjek penelitian yaitu 3 dokter, 2 perawat rawat inap, 1 petugas assembling, kepala rekam medis dan sumber daya manusia. Objek penelitian adalah informed consent. Hasil penelitian menunjukkan faktor ability yaitu kurangnya pengetahuan dokter dan perawat, serta belum pernah diadakannya pelatihan pengisian informed consent. Motivation yaitu tidak adanya reward dan punishment bagi dokter dan perawat. Opportunity yaitu belum tersedianya Standar Operasional Prosedur (SOP) dan job desc terkait kelengkapan formulir informed consent. Hasil prioritas masalah yaitu belum terdapat SOP, pelatihan, serta kurangnya pengetahuan dokter dan perawat terkait pengisian formulir informed consent. Upaya perbaikan masalah yaitu membuat, mensosialisasikan, dan memberikan SOP ke setiap poli, serta mengirimkan dokter dan perawat untuk mengikuti pelatihan atau seminar terkait pengisian informed consent.
Klasifikasi Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah Menggunakan Metode K-Nearest Neighbor (Studi Kasus Puskesmas Silo II Kabupaten Jember) Faiz Robbani; Mudafiq Riyan Pratama; Ervina Rachmawati; Mochammad Choirur Roziqin
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i4.754

Abstract

Tingginya angka kematian neonatal (AKN) di Indonesia dipengaruhi oleh kasus berat badan lahir rendah (BBLR), yang menjadi penyebab utama kematian neonatal, terutama di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada 2020–2022. Kondisi ini berisiko menghambat pencapaian target SDGs 2030 untuk menurunkan AKN. Penelitian ini bertujuan melakukan klasifikasi kejadian BBLR menggunakan metode K-Nearest Neighbor (K-NN). Data berasal dari riwayat pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Silo II, Kabupaten Jember, dengan 1341 data kotor, dan 705 data yang digunakan setelah preprocessing, melibatkan 15 variabel. Pengujian akurasi metode K-NN dilakukan menggunakan confusion matrix dan nilai AUC ROC. Data risiko kejadian BBLR mencakup usia ibu, status kelahiran, berat bayi lahir, dan faktor lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik dalam klasifikasi kejadian BBLR dengan metode K-NN menggunakan perbandingan rasio data uji dan data latih 90:10 dengan type shuffled sampling dan nilai K=45 mencapai akurasi 92.86% dan nilai AUC ROC sebesar 0.834, yang tergolong baik. Saran untuk penelitian selanjutnya diharapkan memperhatikan keseimbangan data dengan metode penanganan data imbalanced, yang sering terjadi pada kasus data mining di bidang kesehatan. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat dikembangkan menjadi sistem deteksi dini BBLR untuk mendukung Indonesia mencapai SDGs.
Analisis Pelaksanaan Penyusutan dan Pemusnahan Rekam Medis Inaktif di Puskesmas Pandian Rizqiyah Putri Qoriatul Alifa; Rossalina Adi Wijayanti; Ervina Rachmawati; Angga Rahagiyanto
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i4.757

Abstract

Penyusutan dan pemusnahan telah dilaksanakan di Puskesmas Pandian, akan tetapi pelaksanaannya tidak sesuai dengan aturan Depkes (2006), rekam medis inaktif tidak disimpan di rak atau ruang terpisah khusus rekam medis inaktif dan tidak memikrofilm berkas inaktif yang mempunyai nilai guna. Tujuan penelitian untuk menganalisis penyebab permasalahan pada pelaksanaan penyusutan dan pemusnahan rekam medis inaktif di Puskesmas Pandian. Jenis penelitian yaitu kualitatif. Subjek penelitian yaitu 1 kepala rekam medis dan 3 petugas rekam medis. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yaitu pedoman wawancara, pedoman observasi, pedoman dokumentasi. Keabsahan data dengan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian permasalahan pada penyusutan dan pemusnahan rekam medis inaktif yaitu kualifikasi pendidikan tidak sesuai standart, petugas belum pernah mengikuti pelatihan dan seminar, tidak tersedianya alat scanner untuk penggandaan rekam medis yang mempunyai nilai guna, tersedianya komputer sebagai alat penyimpanan rekam medis yang masih bernilai guna dalam bentuk pdf, tidak terdapat SOP penyusutan dan pemusnahan berkas inaktif.
Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit X Maria Goreti Riski Wulandari; Ervina Rachmawati; Rossalina Adi Wijayanti; Selvia Juwita Swari
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i4.764

Abstract

Diketahui bahwa Rumah Sakit X masih mengalami keterlambatan pengembalian berkas sebanyak 51%. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor penyebab keterlambatan. Jenis penelitian kualitatif menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu 1 kepala RM, 1 PMIK, 2 admin ruangan, dan 7 Kepala Ruangan. Hasil penelitian pada variabel individu kemampuan dan keterampilan dan latar belakang tidak menjadi faktor penyebab keterlambatan. Variabel organisasi sumber daya, kepemimpinan, dan desain pekerjaan menjadi faktor penyebab keterlambatan. Variabel psikologi sikap tidak menjadi faktor penyebab sedangkan motivasi menjadi faktor penyebab keterlambatan. Kesimpulannya yang menjadi faktor penyebab keterlambatan adalah pemahaman petugas yang kurang terkait penggunaan e-setor, arahan, dukungan, dan evaluasi yang belum terselenggara secara berkala, belum maksimalnya penerapan jobdesk, belum terdapat motivasi pemberian reward atau punishment. Sarannya adalah kepala RM dibantu dengan kepala instalasi rawat inap merencanakan adanya sosialisasi dan arahan terkait penggunaan e-setor, kepala RM merumuskan adanya pedoman penggunaan e-setor, diadakan evaluasi secara berkala dibantu dengan adanya formulir monev untuk mengetahui feedback dari ruangan. Arahan, dukungan, dan evaluasi baik dari kepala ruangan, kepala instalasi rawat inap, serta kepala RM untuk selalu secara rutin dan konsisten minimal 1 bulan sekali. Pihak atasan dapat menganggarkan dan memberikan reward berupa penghargaan atau punishment kepada kepala ruangan/admin ruangan.
Co-Authors Adi Prasetyo Adlien Rizqo Fadillah Agni Candramawa Sholikha Agus Salim Agustina, Alviani Rodyatul Aldo Daffa Daniswara Alfiansyah, Gamasiano Alfiansyah, Gamasiano Ali Chamid Alia Chaerunisa Alifah, Safira Nur Andri Permana Wicaksono Angga Rahagiyanto Ani Nuraini Anisah Mahshunah Atma Deharja Atma Deharja Atma Deharja Atma Deharja avan fadholi Azizah, Sandi Nur Bakhtiyar Hadi Prakoso Dara Ayu Nirwana Datik Lestari Deharja, Atma Delvia NB, Azza Ferista Demiawan Rachmatta Putro Mudiono Demiawan Rachmatta Putro Mudiono Dito Yogo Waskito Donny Adhasari Hasan Dony Setiawan dony setiawan hendyca putra Dwi Navida Sari Dwi Rizky Permatasari Efri Tri Ardianto Fahirah Tamara Salim Faiz Robbani Fajria Nur Rahmah Farah Dilla Wulandari Fatika Laily Novitasari Febriyani, Kharishma Dyah Feby Erawantini Feby Erawantini Fi Isatir Rodiyah Firdaus Sholehah Fitri, Zilvanhisna Emka Fitriani Fitriani Gamasiano Alfiansyah Gandu Eko Julianto Suyoso Gandu Eko Julianto Suyoso Harningsih, Dewi Hasan, Khumaidah Hayu Ning Widyastuti Hikmah, Faiqatul Himma, Alifiah Faiqotul Husin Husin, Husin Ida Nurmawati Ikha Nurjihan Indah Muflihatin Irfan Arya Hidayatulloh Istianingsih, Noviana Jabal Nur Hamdani Jackly Parulian Jannah, Siti Elatul Khofifah Nur’Aini Kurnia Candra Septianingrum Lu'aily Munawaroh M. Choirur Roziqin Maemunah Maemunah Maria Goreti Riski Wulandari Maya Weka Santi Maya Weka Santi Maya Weka Santi maya weka santi, maya weka Melati Ayu Pratiwi Miftahul Jannah Mochammad Choirur Roziqin Mochammad Choirur Roziqin Mudafiq Riyan Pratama Mudafiq Riyan Pratama Mudiono, Demiawan Rachmatta Putro Muhammad Yunus Muhammad Yunus Muna, Niyalatul Ni Made Oktin Permata Sari Niyalatul Muna Ni’mah, Khomsatun Novita Nuraini Nugroho Setyo Wibowo Nuraini, Novita nurmawati, ida Pratama, Mudafiq Riyan Puspitasari, Trismayanti Dwi Rahagiyanto, Angga Riski Nurjannah Rizqiyah Putri Qoriatul Alifa Rohman, Nur Cholis Abdul Rossalina Adi Wijayanti Roziqin, Mochammad Choirur Sabran Sabran Sabran, Sabran Santi , Maya Weka Santi, Maya Weka Savira Puteri Wulandari Sedyo Pinerdi Selvia Juwita Swari Selvia Juwita Swari Selvia Juwita Swari Silfiatul Mukaromah Sitti Fa’Isil Karomah Sulandari Sulandari Sustin Farlinda Suyoso, Gandu Eko Julianto Swari, Selvia Syahbaniar, Desi Tamami Alifia Annisa Veronika Vestine Vestine, Veronika Virda Hardiana Wahyu Triana Wicaksono, Kurniawan Erman Wijayanti, Rossalina Wijayanti, Rossalina Adi Yohan Yuanta, Yohan Yusfa Ike Rustiana Zahwa Laila Primadesi