Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Formulir Informed Consent Rawat Inap di RSU BaliMed Negara Bali Ni Made Oktin Permata Sari; Maya Weka Santi; Ervina Rachmawati; Sabran Sabran
Health & Medical Sciences Vol. 1 No. 4 (2024): Agustus
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v1i4.708

Abstract

Formulir informed consent penting untuk diiisi lengkap karena mempengaruhi mutu kualitas rekam medis dan pelayanan kesehatan. Rata-rata ketidaklengkapan pengisian informed consent di Rumah Sakit Umum BaliMed Negara Bali Bulan Januari-Juli 2022 sebesar 20,83%. Ketidaklengkapan pengisian informed consent mengakibatkan berkurangnya validitas alat bukti hukum dan utilitas rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor yang menyebabkan ketidaklengkapan pengisian informed consent pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum BaliMed Negara Bali. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi, CARL, dan brainstorming. Subjek penelitian yaitu 3 dokter, 2 perawat rawat inap, 1 petugas assembling, kepala rekam medis dan sumber daya manusia. Objek penelitian adalah informed consent. Hasil penelitian menunjukkan faktor ability yaitu kurangnya pengetahuan dokter dan perawat, serta belum pernah diadakannya pelatihan pengisian informed consent. Motivation yaitu tidak adanya reward dan punishment bagi dokter dan perawat. Opportunity yaitu belum tersedianya Standar Operasional Prosedur (SOP) dan job desc terkait kelengkapan formulir informed consent. Hasil prioritas masalah yaitu belum terdapat SOP, pelatihan, serta kurangnya pengetahuan dokter dan perawat terkait pengisian formulir informed consent. Upaya perbaikan masalah yaitu membuat, mensosialisasikan, dan memberikan SOP ke setiap poli, serta mengirimkan dokter dan perawat untuk mengikuti pelatihan atau seminar terkait pengisian informed consent.
Klasifikasi Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah Menggunakan Metode K-Nearest Neighbor (Studi Kasus Puskesmas Silo II Kabupaten Jember) Faiz Robbani; Mudafiq Riyan Pratama; Ervina Rachmawati; Mochammad Choirur Roziqin
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i4.754

Abstract

Tingginya angka kematian neonatal (AKN) di Indonesia dipengaruhi oleh kasus berat badan lahir rendah (BBLR), yang menjadi penyebab utama kematian neonatal, terutama di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada 2020–2022. Kondisi ini berisiko menghambat pencapaian target SDGs 2030 untuk menurunkan AKN. Penelitian ini bertujuan melakukan klasifikasi kejadian BBLR menggunakan metode K-Nearest Neighbor (K-NN). Data berasal dari riwayat pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Silo II, Kabupaten Jember, dengan 1341 data kotor, dan 705 data yang digunakan setelah preprocessing, melibatkan 15 variabel. Pengujian akurasi metode K-NN dilakukan menggunakan confusion matrix dan nilai AUC ROC. Data risiko kejadian BBLR mencakup usia ibu, status kelahiran, berat bayi lahir, dan faktor lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik dalam klasifikasi kejadian BBLR dengan metode K-NN menggunakan perbandingan rasio data uji dan data latih 90:10 dengan type shuffled sampling dan nilai K=45 mencapai akurasi 92.86% dan nilai AUC ROC sebesar 0.834, yang tergolong baik. Saran untuk penelitian selanjutnya diharapkan memperhatikan keseimbangan data dengan metode penanganan data imbalanced, yang sering terjadi pada kasus data mining di bidang kesehatan. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat dikembangkan menjadi sistem deteksi dini BBLR untuk mendukung Indonesia mencapai SDGs.
Analisis Pelaksanaan Penyusutan dan Pemusnahan Rekam Medis Inaktif di Puskesmas Pandian Rizqiyah Putri Qoriatul Alifa; Rossalina Adi Wijayanti; Ervina Rachmawati; Angga Rahagiyanto
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i4.757

Abstract

Penyusutan dan pemusnahan telah dilaksanakan di Puskesmas Pandian, akan tetapi pelaksanaannya tidak sesuai dengan aturan Depkes (2006), rekam medis inaktif tidak disimpan di rak atau ruang terpisah khusus rekam medis inaktif dan tidak memikrofilm berkas inaktif yang mempunyai nilai guna. Tujuan penelitian untuk menganalisis penyebab permasalahan pada pelaksanaan penyusutan dan pemusnahan rekam medis inaktif di Puskesmas Pandian. Jenis penelitian yaitu kualitatif. Subjek penelitian yaitu 1 kepala rekam medis dan 3 petugas rekam medis. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yaitu pedoman wawancara, pedoman observasi, pedoman dokumentasi. Keabsahan data dengan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian permasalahan pada penyusutan dan pemusnahan rekam medis inaktif yaitu kualifikasi pendidikan tidak sesuai standart, petugas belum pernah mengikuti pelatihan dan seminar, tidak tersedianya alat scanner untuk penggandaan rekam medis yang mempunyai nilai guna, tersedianya komputer sebagai alat penyimpanan rekam medis yang masih bernilai guna dalam bentuk pdf, tidak terdapat SOP penyusutan dan pemusnahan berkas inaktif.
Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit X Maria Goreti Riski Wulandari; Ervina Rachmawati; Rossalina Adi Wijayanti; Selvia Juwita Swari
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i4.764

Abstract

Diketahui bahwa Rumah Sakit X masih mengalami keterlambatan pengembalian berkas sebanyak 51%. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor penyebab keterlambatan. Jenis penelitian kualitatif menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu 1 kepala RM, 1 PMIK, 2 admin ruangan, dan 7 Kepala Ruangan. Hasil penelitian pada variabel individu kemampuan dan keterampilan dan latar belakang tidak menjadi faktor penyebab keterlambatan. Variabel organisasi sumber daya, kepemimpinan, dan desain pekerjaan menjadi faktor penyebab keterlambatan. Variabel psikologi sikap tidak menjadi faktor penyebab sedangkan motivasi menjadi faktor penyebab keterlambatan. Kesimpulannya yang menjadi faktor penyebab keterlambatan adalah pemahaman petugas yang kurang terkait penggunaan e-setor, arahan, dukungan, dan evaluasi yang belum terselenggara secara berkala, belum maksimalnya penerapan jobdesk, belum terdapat motivasi pemberian reward atau punishment. Sarannya adalah kepala RM dibantu dengan kepala instalasi rawat inap merencanakan adanya sosialisasi dan arahan terkait penggunaan e-setor, kepala RM merumuskan adanya pedoman penggunaan e-setor, diadakan evaluasi secara berkala dibantu dengan adanya formulir monev untuk mengetahui feedback dari ruangan. Arahan, dukungan, dan evaluasi baik dari kepala ruangan, kepala instalasi rawat inap, serta kepala RM untuk selalu secara rutin dan konsisten minimal 1 bulan sekali. Pihak atasan dapat menganggarkan dan memberikan reward berupa penghargaan atau punishment kepada kepala ruangan/admin ruangan.
Optimizing E-Posyandu Through Digitalization of the Poedji Rochjati Score Card (KSPR) in Detecting the Risk of Maternal Ervina Rachmawati; Maya Weka Santi; Trismayanti Dwi Puspitasari; Yohan Yuanta
International Journal of Healthcare and Information Technology Vol. 3 No. 2 (2026): January
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/ijhitech.v3i2.6695

Abstract

Jember Regency has a high maternal mortality rate (MMR) in East Java Province. Meanwhile, Arjasa Village, Jember is a partner village of Jember State Polytechnic which has the same health problem. In previous research, the e-posyandu application had not developed a system that could detect high-risk pregnant women. The purpose of this study was to optimize E-Posyandu through the Digitalization of the Poedji Rochjati Score Card (KSPR) in Detecting the Risk of Maternal in Arjasa, Jember. Methods: This was a research and development study. The sample were 15 cadres from integrated service posts in Arjasa village. The system was developed using the waterfall method. The results showed that the system’s development of e-Posyandu through the digitalization of the Poedji Rochjati Score Card (KSPR) is able to detect early high-risk pregnant women with three categories: low-risk pregnancy (KRR), high-risk pregnancy (KRT) and very high-risk pregnancy (KRST). High-risk and very high-risk pregnant women are then reported to the village midwife and the Community Health Center to get a referral to the hospital to prevent maternal mortality. Conclusion: This system has been tested with a system accuracy result of 93%, response time of <10 seconds, and user satisfaction with this system reached 87%, so it can increase the efficiency of cadres and midwives in reporting the results of early detection of high-risk pregnant women in real time to the Community Health Center. Recommendation: improve the system by shortening response time, increasing user satisfaction and increase sample size all Posyandu in Jember Regency for future research.
Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Pasien Rawat Inap di Puskesmas Umbulsari Jember Dwi Navida Sari; Demiawan Rachmatta Putro Mudiono; Ervina Rachmawati; Ida Nurmawati
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v2i1.1902

Abstract

Kelengkapan pengisian rekam medis sangat penting sehingga dapat berdampak pada mutu kualitas rekam medis dan pelayanan kesehatan. Berdasarkan studi pendahuluan, pengisian rekam medis rawat inap di Puskesmas Umbulsari Jember masih belum terisi secara lengkap pada bulan Juni-Agustus 2022 dengan persentase ketidaklengkapan bulan Juni sebesar 6,70%, bulan Juli sebesar 8,92%, dan bulan Agustus sebesar 7,72%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab ketidaklengkapan pengisian rekam medis rawat inap di Puskesmas Umbulsari Jember. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu 1 kepala puskesmas, 1 dokter, 2 perawat rawat inap, dan 1 petugas rekam medis. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan penyebab ketidaklengkapan berdasarkan faktor motivation (motivasi) yaitu tidak adanya reward bagi petugas yang mengisi rekam medis rawat inap. Faktor opportunity (kesempatan) yaitu belum pernah diadakannya pelatihan terkait pengisian rekam medis, belum terdapat SOP pengisian rekam medis, belum pernah diadakan sosialisasi SOP penilaian kelengkapan rekam medis. Faktor ability (kemampuan) yaitu kurangnya pengetahuan petugas dan adanya petugas dengan masa kerja baru masih dalam tahap penyesuaian lingkungan
Hubungan Diabetes Melitus dengan Angina Pectoris Berdasarkan Rekam Medis Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Perkebunan Jember Klinik Ikhda Latifatun; Ervina Rachmawati; Novita Nuraini; Efri Tri Ardianto
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v3i2.1910

Abstract

Angina pectoris is left chest pain that occurs due to impaired blood flow to the heart, preventing the heart muscle from receiving adequate oxygen. This case ranked third in the top 10 morbidity report at Jember Clinic Plantation Hospital in 2022. The number of morbidity and mortality events of angina pectoris continued to increase from 2020 to 2022. This study aimed to analyze the relationship between diabetes mellitus with angina pectoris based on medical records of inpatients at the Jember Clinic Plantation Hospital. This type of research is quantitative research with a case control study design. The study sample consisted of 164 case and 164 control samples selected using simple random sampling. The results showed that there was a significant association of diabetes mellitus (p value = 0,001) with angina pectoris. The suggestion of this study is that people with diabetes mellitus check their blood sugar regularly to prevent angina pectoris.
Analisis Faktor Risiko Diabetes Mellitus Tipe 2 berdasarkan Rekam Medis Rawat Inap di RS Citra Husada Jember Indah Feby Kusuma Wardani; Ervina Rachmawati; Novita Nuraini; Efri Tri Ardianto
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v4i1.1917

Abstract

The number of inpatients at Citra Husada Hospital with type 2 DM continues to increase every year until 2023, there were 734 patients. The purpose of this study was to examine how gender, a history of obesity, and a history of hypertension relate to risk factors for type 2 diabetes. Based on medical record data from inpatients at Citra Husada Hospital in 2023, this study sought to examine the association between the occurrence of type 2 DM and risk variables for the disease, including gender, history of obesity, and history of hypertension. This kind of study used secondary data in analytic observational case control methodology. Using basic random sampling, 133 case samples and 133 control samples made up the study sample. descriptive analysis for univariate data analysis and the chi-square test for bivariate data analysis. The results showed variables associated with Type 2 DM, namely a history of obesity (p = 0.000) with a risk of 3.297 times developing Type 2 DM and a history of hypertension (p = 0.020) with a risk of 1.836 times developing Type 2 DM and unrelated variables, namely Gender (p = 0.376).
Sistem Deteksi Dini Diabetes Melitus Dengan Teknik Klasifikasi Algoritma C4.5 Berdasarkan Rekam Medis di RS Tk. III Baladhika Husada Jember Alviani Rodyatul Agustina; Mudafiq Riyan Pratama; Muhammad Yunus; Ervina Rachmawati
BIOS : Jurnal Teknologi Informasi dan Rekayasa Komputer Vol 7 No 1 (2026): March
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/bios.v7i1.203

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease condition that occurs when the pancreas cannot produce insulin or when the body cannot use insulin effectively. At Baladhika Husada Jember Hospital, DM ranks among the top 10 diseases with the highest mortality rate of 6.99% in 2024. In efforts to prevent and control DM, a website-based early detection system was developed using the C4.5 algorithm classification technique with the Waterfall method. The research stages included creating C4.5 algorithm classification rules using RapidMiner tools, followed by development using the Waterfall method, which consists of the communication, planning, modeling, construction, and deployment stages. The classification rules were developed using preprocessed data from a total of 240 datasets, resulting in 172 clean datasets obtained from medical records at Baladhika Husada Jember Hospital. The training and testing data ratio was 50:50 using stratified sampling. Performance testing using the Confusion Matrix method yielded accuracy, precision, and recall values of 100% each, along with 8 classification rules that were subsequently implemented in the system. Based on the research results, random blood sugar is the most influential risk factor for DM, as it achieved the highest gain ratio. Recommendations for future researchers include increasing the amount of data and expanding the variety of data to help the system learn more complex patterns.
Co-Authors Adi Prasetyo Adlien Rizqo Fadillah Agni Candramawa Sholikha Agus Salim Aldo Daffa Daniswara Alfiansyah, Gamasiano Alfiansyah, Gamasiano Ali Chamid Alia Chaerunisa Alifah, Safira Nur Alviani Rodyatul Agustina Andri Permana Wicaksono Angga Rahagiyanto Ani Nuraini Anisah Mahshunah Atma Deharja Atma Deharja Atma Deharja Atma Deharja avan fadholi Azizah, Sandi Nur Bakhtiyar Hadi Prakoso Dara Ayu Nirwana Datik Lestari Deharja, Atma Delvia NB, Azza Ferista Demiawan Rachmatta Putro Mudiono Dito Yogo Waskito Donny Adhasari Hasan Dony Setiawan dony setiawan hendyca putra Dwi Navida Sari Dwi Rizky Permatasari Efri Tri Ardianto Fahirah Tamara Salim Faiz Robbani Fajria Nur Rahmah Farah Dilla Wulandari Fatika Laily Novitasari Febriyani, Kharishma Dyah Feby Erawantini Feby Erawantini Fi Isatir Rodiyah Firdaus Sholehah Fitri, Zilvanhisna Emka Fitriani Fitriani Gamasiano Alfiansyah Gandu Eko Julianto Suyoso Gandu Eko Julianto Suyoso Harningsih, Dewi Hasan, Khumaidah Hayu Ning Widyastuti Hikmah, Faiqatul Himma, Alifiah Faiqotul Husin Husin, Husin Ida Nurmawati Ikha Nurjihan Ikhda Latifatun Indah Feby Kusuma Wardani Indah Muflihatin Irfan Arya Hidayatulloh Istianingsih, Noviana Jabal Nur Hamdani Jackly Parulian Jannah, Siti Elatul Khofifah Nur’Aini Kurnia Candra Septianingrum Lu&#039;aily Munawaroh M. Choirur Roziqin Maria Goreti Riski Wulandari Maya Weka Santi Maya Weka Santi Maya Weka Santi maya weka santi, maya weka Melati Ayu Pratiwi Miftahul Jannah Mochammad Choirur Roziqin Mochammad Choirur Roziqin Mudafiq Riyan Pratama Mudafiq Riyan Pratama Mudiono, Demiawan Rachmatta Putro Muhammad Yunus Muhammad Yunus Muna, Niyalatul Ni Made Oktin Permata Sari Niyalatul Muna Ni’mah, Khomsatun Novita Nuraini Nugroho Setyo Wibowo Nuraini, Novita nurmawati, ida Puspitasari, Trismayanti Dwi Puspitasari, Trismayanti Dwi Rahagiyanto, Angga Riski Nurjannah Rizqiyah Putri Qoriatul Alifa Rohman, Nur Cholis Abdul Rossalina Adi Wijayanti Roziqin, Mochammad Choirur Sabran Sabran Sabran, Sabran Santi , Maya Weka Santi, Maya Weka Savira Puteri Wulandari Sedyo Pinerdi Selvia Juwita Swari Selvia Juwita Swari Selvia Juwita Swari Silfiatul Mukaromah Sitti Fa’Isil Karomah Sulandari Sulandari Sustin Farlinda Suyoso, Gandu Eko Julianto Swari, Selvia Syahbaniar, Desi Tamami Alifia Annisa Veronika Vestine Vestine, Veronika Virda Hardiana Wahyu Triana Wicaksono, Kurniawan Erman Wijayanti, Rossalina Wijayanti, Rossalina Adi Yohan Yuanta Yusfa Ike Rustiana Zahwa Laila Primadesi