Claim Missing Document
Check
Articles

Metode Pendidikan Anak Dalam Islam Menurut Abdullah Nashih ’Ulwan Dalam Kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam Tamirih, Tamirih; Rusydi, Rusydi; Nurlaeliyah, Nurlaeliyah; Himmawan, Didik
Journal Islamic Pedagogia Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v3i2.103

Abstract

Seorang anak adalah amanah bagi kedua orang tuanya, kalbunya yang masih suci bagaikan permata yang begitu polos, bebas dari segala macam pahatan dan gambaran, siap untuk menerima setiap pahatan apapun, selalu cenderung pada kebiasaan yang diberikan kepadanya. Penyusunan skripsi ini dibuat untuk mengetahui bagaimana metode pendidikan anak dalam Islam menurut Abdullah Nashih ‘Ulwan dalam Kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam serta mengetahui bagaimana proses perkembangan pendidikan anak dalam Islam yang terjadi dilingkungan masyarakat dalam Kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam.Adapun jenis metode penelitian ini ialah penelitian pustaka (library research), yaitu mengadakan studi secara teliti literatur-literatur yang berkaitan pokok permasalahan yang dalam hal ini adalah media pembelajaran metode pendidikan anak. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode pendidikan anak dalam Islam menurut Abdullah Nashih ‘Ulwan dalam Kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam memaparkan beberapa metode dalam kitabnya: mendidik dengan Keteladanan, mendidik dengan kebiasaan, mendidik dengan nasihat, mendidik dengan perhatian, mendidik dengan hukuman.
Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak (Tela’ah Tafsir Al-Mishbah Karya Muhammad Quraish Shihab Dalam Surat Al-Insyirah Ayat 1-8) Rahma, Alya Nur; Rusydi, Rusydi; Suhendrik, Suhendrik
Journal Islamic Pedagogia Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v4i1.104

Abstract

Jurnal ini mengulas tentang nilai-nilai pendidikan akhlak dalam surat al- Insyirah ayat 1-8. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan tafsir dalam surat al-Insyirah ayat 1-8. Dan untuk mengetahui nilai-nilai akhlak yang terkandung dalam surat al-Insyirah dalam tafsir al-mishbah karya Muhammad Quraish Shihab. Adapun jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research), dengan sumber primer tafsir al-Misbah, dengan teknik analisis deskritif kualitatif, dengan cara mengumpulkan data atau bahan-bahan yang berkaitan dengan pembahasan dan permasalahanya, yang diambil dari sumber-sumber kepustakaan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah nilai-nilai akhlak yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari terutama sekolah yang terdapat dalam hasil penelitian menunjukan bahwa nilai-nilai akhlak yang terkandung dalam surat al-Insyirah ayat 1-8 meliputi: Sifat ikhlas, sabar, dan kerja keras.
PENGARUH INLET DAN OUTLET ALIRAN UDARA TERHADAP KESERAGAMAN TEMPERATUR DIRUANG PENGERING Rusydi, Rusydi; Sutisna, Setya Permana; Sutoyo, Edi
ALMIKANIKA Vol 3 No 3 (2021): Juli
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/almikanika.v3i3.6765

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi temperatur pada mesin pengering ikan dan diharapkan dapat diketahui tingkat keseragaman temperatur pada ruang pengering sehingga dapat dilakukan pernbaikan rancang bangun lemari pengering. Dalam penelitian ini dilakukan pada mesin pengering ikan tipe kabinet dalam penelitian ini dilakukan pengendalian sebaran temperatur di ruang pengering menggunakan aliran udara. Ruang pengering ini terdiri dari beberapa bagian yaitu panjang (p) = 4000 mm, lebar L (l) = 4000 mm, tinggi (t) = 6000 mm luas alas = 6400 í— 106 mm2 volume = 96í—109 mm3 . Dinding dan atap menggunakan papan partikel dengan tebal 0.008 mm. Ruang pengering yang akan dianalisa menggunakan 5 skenario aliran udara inlet dan outlet. Setpoint pada modul PID temperature kontrol dibuat sama yaitu 40 ℃ agar data yang diperoleh lebih valid. Hasil analisa skenario 1 di dapatkan temperature rata-rata sebesar 42 °C, Hasil analisa skenario 2 di dapatkan temperature rata-rata sebesar 40.5 °C, Hasil analisa skenario 3 di dapatkan temperature rata-rata sebesar 35.2 °C, Hasil analisa skenario 4 di dapatkan temperature rata-rata sebesar 46 °C, dan hasil analisa skenario 5 di dapatkan temperature rata-rata sebesar 38.8 ℃ Sehingga disimpulkan bahwa analisa sebaran suhu yang paling seragam ada pada skenario 5 dengan skenario aliran udara inlet dan outlet dihidupkan.Kata kunci :  heater, inlet, mesin pengering, outlet, PID controller, temperatur  
Pendidikan Berbasis Malakah Kurikulum Pendidikan Perspektif Ibnu Khaldun Rusydi, Rusydi
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 2 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2021.19.2.686-700

Abstract

Ibn Khaldun believed that economic progress and civilization are intertwined with the progress of education. He believed that "sciences are becoming more and more in line with the magnitude of prosperity and the high level of civilization," which means that as economic and socio-cultural development advances, this will naturally encourage the development of various kinds of knowledge and community expertise. As prosperity increases, people's income increases, and this leads to progress in education. Ibn Khaldun was a figure who placed great importance on education. He believed that education was a tool that could help people live a good life in society. According to his view of humans as creatures who must be educated, in order to carry out their social functions in the midst of society, education was necessary to develop the skills and expertise (known as "al-malakah") in a particular field. Ibn Khaldun believed that everyone has the potential to research and understand a problem just like a scientist. However, the potential of "al-malakah" cannot be owned by everyone, except after he really understands and explores a particular discipline. The ultimate goal of education, in Ibn Khaldun's view, was to develop these skills and expertise in a particular field.
DEVELOPMENT OF GRAPE CULTIVATION AS AN EFFORT TO INCREASE COMMUNITY INCOME IN GEULUMPANG VILLAGE, SULU TIMU Yanita, Yanita; Rusydi, Rusydi; Yusuf Iis, Em; Subhan, Subhan
International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Vol. 2 No. 2 (2022): July-October 2022
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.244 KB) | DOI: 10.54443/irpitage.v2i2.350

Abstract

The aim of this research is to carry out counseling, training and assistance on grape cultivation techniques to the people of Geulumpang Sulu Timu so that they have expertise in plant cultivation and improve skills that are able to move young people around to become entrepreneurs in the production and marketing of wine. The methods used in this research are community empowerment methods, program implementation methods and activity roadmaps.In the end , the activities in the form of counseling and training as well as assistance in grape cultivation became a solution to improve the welfare of the people of Geulumpang, Sulu Timu .The training provided is up to a commercial level so that the resulting products can be marketed in traditional markets and supermarkets.
Munasabah Fawatih Al-Suwar dengan Khawatin Al-Suwar Pada Al-Sab’u Al-Thiwal dalam Al-Qur’an (Studi Komparatif antara Tafsir al-Bahru al-Muhith Fi al-Tafsir dengan Tafsir Nazmu ad-Durar Fi Tanasubi al-Ayati Wa al-Suwar) Rahman, Habibur; Rusydi, Rusydi; Hadi, Syofyan
UNES Law Review Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i2.1593

Abstract

This research began with the discovery that the Al-Qur'an has advantages and superiority over the holy books of other religions, this is because the Al-Qur'an was revealed in Arabic and the unique thing about Arabic is the language that has the most and most complete rules in the world, therefore opens up opportunities for writers to highlight the superiority of the verses of the Qur'an contained in Arabic, apart from being superior in terms of rules, the Qur'an is also superior in terms of harmony. and the correspondence between the verses at the beginning of the surah and the verses at the end of the surah, the verses at the beginning of the surah are known as fawatih al-suwar while the verses at the end of the surah are known as khawatim al-suwar. The study of looking for correlations between verses in the Qur'an is called the term munasabah in 'ulumul Qur'an, this munasabah study has a broad object, so in this research the author limits the research to al-sab'u al-thiwal (seven surahs which is long in the Koran). This research is of an ijti Prize nature, therefore it requires a comparison between two tafsir books which both discuss the munasabah of verses in the Qur'an, the two books are the book Tafsir al-Bahru al-Muhith Fi al-Tafsir by Abu Hayyan al- Andalusy and the book Nazmu ad-Durar Fi Tanasubi al-Ayati Wa al-Suwar by al-Biqa'i. There has been research on the munasabah of this verse, but there has been no research on the munasabah of fawatih al-suwar and khawatim al-suwar which compares tafsir books with a lughawi style as the author did in this research. This research was carried out using a pure literature review. , using data analysis methods from various primary and secondary documents. The main primary data in this research took the book of tafsir al-Bahru al-Muhith Fi al-Tafsir by Abu Hayyan al-Andalusy and the book Nazmu ad-Durar Fi Tanasubi al-Ayati Wa al-Suwar by al-Biqa'I, while the data Secondary data is taken from other data which is considered related to the theme of munasabah between verses of the Koran. The results of this research show that there are similarities and differences in the interpretation of the two tafsir books. The similarities between the two interpreters convey the same interpretation between the verses at the end of the previous surah and the verses at the beginning of the following surah, this is found in three places, and the differences are found in four places, from the results of comparing these two tafsir books, conclusions can be drawn that in looking for the munasabah between fawatih al-suwar and khawatim al-suwar in al-sab'u al-thiwal, the interpretation of al-Bahru al-Muhith is superior, because this commentary explains the munasabah between verses complete with the redaction of the verses that are interpreted and explains in detail lughawi rules contained in each verse.
Pengendapan Uranium dan Thorium Hasil Pelarutan Slag II Anggraini, Mutia; Sarono, Budi; Waluyo, Sugeng; Rusydi, Rusydi; Sujono, Sujono
EKSPLORIUM Vol. 36 No. 2 (2015): NOVEMBER 2015
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/eksplorium.2015.36.2.2776

Abstract

Tin smelting process produces waste in the form of large amount of slag II. Slag II still consist of major elements such as 0.0619% uranium, 0.530% thorium, 0.179% P2O5 and 6.194% RE total oxide. Based on that fact, the processing of slag II is interesting to be researched, particularly in separating uranium and thorium which contained in slag II. Uranium and thorium dissolved using acid reagent (H2SO4). Percentage recovery of uranium, thorium, phosphate and RE oxides by dissolution method are 98.52%, 83.16%, 97.22%, and 69.62% respectively. Dissolved uranium, thorium, phosphat, and RE were each precipitated. The factors which considerable affect the precipitation process are reagent, pH, temperature, and time. NH4OH is used as precipitation reagent, optimum condition are pH 4. Temperature and time reaction did not influence this reaction. Percentage recovery of this precipitation process at optimum condition are 93.84% uranium and 84.33% thorium.
Habituasi Memberi Salam sebagai Strategi Pembentukan Karakter Sopan Santun Siswa di MAN 3 Aceh Besar Laina, Cut Alfia; Ainal Mardhiah; Rusydi, Rusydi; Hanum, Rafidhah
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 4 No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v4i2.73

Abstract

This study aims to describe how the habituation of greeting functions as a strategic approach in shaping students’ polite character at MAN 3 Aceh Besar. Education is not solely focused on cognitive mastery but also carries a moral responsibility to cultivate noble character among students. In this context, greeting others represents a form of habituation with both spiritual and social value, as it conveys prayer, respect, and ethical conduct in interpersonal interactions. This research employed a qualitative approach with data collected through observation, interviews, and documentation involving the Islamic Ethics teacher and student activities within the school environment. The findings indicate that teachers implement structured planning and clear guidelines in reinforcing the practice of greeting, including modeling appropriate behavior, providing guidance, and continuously instilling the meaning of greetings. Consistent implementation of this habituation fosters a culture of mutual respect within the school. Its positive impact is reflected in students’ increased respectfulness, friendliness, and courtesy toward teachers, peers, and other school members. Thus, the habituation of greeting proves to be an effective strategy for strengthening character education based on Islamic values
Tokoh-Tokoh Tasawuf Islam dan Relevansinya bagi Dunia Modern: Ibnu Athaillah as-Sakandary, al-Muhasibi dan Abd. Qadir al-Jilani Nurnajmi, Nurnajmi; Afrizal, Afrizal; Perdana, Taslim; Saputra, Riki; Rusydi, Rusydi
Midaduna: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2025): Islamic Studies Journal
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menggambarkan tentang tiga tokoh tasawuf Islam yang krusial dalam penyucian jiwa, pembentukan karakter serta penghayatan spiritual kepada sang Pencipta, tasawuf sebagai warisan klasik dan juga memiliki peran yang signifikan dalam membangun peradaban Islam yang beretika dan beradab. Penelitian mengenai tiga tokoh sufi yang besar ini tidak hanya bersifat historis, tetapi juga memberikan kontribusi teoretis dan praktis untuk pengembangan Studi Islam kontemporer, terutama dalam aspek etika, pendidikan, dan peradaban Islam. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka (library research). Pengumpulan data dilakukan dari sumber-sumber literatur primer, termasuk karya-karya asli para tokoh seperti Al-Hikam oleh Ibnu Athaillah, Ar-Ria’yah li Huquqillah oleh Al-Muhasibi, dan Al-Ghunyah li Thalibi Thariq al-Haqq oleh Abdul Qadir al-Jilani. Selain itu, juga digunakan literatur sekunder yang mencakup buku, jurnal, dan hasil penelitian ilmiah yang berkaitan. Bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif biografi dan pemikiran tiga tokoh tasawuf Islam klasik: Ibnu Athaillah, Al-Muhasibi, dan Abdul Qadir al-Jilani. Menganalisis kontribusi pemikiran mereka terhadap perkembangan tasawuf dan spiritualitas Islam. Mengkaji relevansi ajaran mereka dalam konteks modernitas Islam dan pembentukan peradaban Islam yang berkeadaban (civilized Islam). Relevansi ketiga tokoh ini nyata dalam arah pendidikan Islam modern yang humanistik, transendental, dan berkarakter, yang mampu menyeimbangkan rasionalitas dengan spiritualitas, serta pengetahuan dengan nilai-nilai moral ilahiah. Kesimpulan artikel ini adalah bahwa konsep tazkiyah al-nafs berfungsi sebagai dasar filosofis dan teologis yang kuat dalam pembentukan karakter Islami. Meskipun ketiganya memiliki pendekatan yang berbeda, mereka semua menekankan signifikansi penyucian jiwa sebagai pusat dari transformasi individu dan masyarakat
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA BIG BOOK WRITING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS SISWA PELAJARAN SKI Rusydi, Rusydi
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v1i1.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media big book writing terhadap kemampuan menulis siswa. Latar penelitian bertempat di MIN 42 Bireuen. Adapun jenis penelitian ini ialah kuantitatif dengan metode Quasi Experiment. Populasi data berjumlah 40 siswa (kelas VA dan kelas VB), dengan instrumen tes berupa soal esai sebanyak 10 pertanyaan (pre-test dan post-test). Hasil penelitian ini menemukan bahwa (1) media big book writing menjadikan siswa tertarik mengikuti proses pembelajaran, berani mengutarakan pendapat, dan berperan aktif selama proses pembelajaran; dan (2) Berdasarkan hasil rata-rata post test bahwa penggunaan media big book terhadap kemampuan menulis cerita memiliki kemampuan menulis yang lebih baik. Berdasarkan Uji statistik t pada post test bahwa diperoleh thitung>ttabel, 2.689>2.024 (n=20) dengan taraf signifikan 0,05 atau 5% yang menyatakan Ha diterima dan Ho ditolak, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media big book pada pembelajaran terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan menulis cerita pada mata pelajaran SKI siswa kelas V MIN 42 Bireuen.
Co-Authors - Afrizal Abdul Hamid Abdullah, Ahmad Fauzan Adnan Adnan Ahmad Ahmad Ainal Mardhiah Alaidin, Samsul Fala Anton Anton Bagus, Shalahudddin Serba Budi Sarono, Budi Bumi, Hengki Ras Cahyani, Dwi Indri Charles Charles Damayanti, Rosalina Darsa, Dinda Yulia Dewi, Nurmila Edi Kurniawan Eliwatis Eliwatis Eliyadi, Eliyadi EM Yusuf Iis Fahmi Hilfandi, Muhammad gasim, Gasim Hanny Hafiar Hapzi Ali Hari, Zulma Heikal, Mohd. Heriyana Heriyana Himmawan, Didik Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ihwan Ihwan Julia, Cut Rahma Jummaini Juniar Afrida kambali kambali, kambali Karim, Sofwan Kusdiantinah, Sri Lailatussa’idah, Isri Laina, Cut Alfia Lizan, Saiful Mahfud Mahfud Maimori, Romi Majied Sumatrani Saragih, Maulana Mardiana Mardiana Mariyudi Mariyudi Marzuki Marzuki Misbahul Jannah Misra Misra Muammar Khaddafi Muhammad Abdullah Mukhlis Mukhlis Mulyadi Mulyadi Mutia Anggraini Naufal Bachri, Naufal Nazarni, Nazarni Ningsih, Eka Sulistiya Nurhapsa Nurhayati Nurhayati Nurlaeliyah, M.Pd.I . Nurnajmi, Nurnajmi Perdana, Taslim Putri, Maela Fuadi Qulub, Annafidzatul Rafidhah Hanum Rahma, Alya Nur Rahman, Habibur Rico Nur Ilham Riki Saputra, Riki Sari, Mimi Vita Serbabagus, Shalahudin Setya Permana Sutisna Sholihan Sholihan Solly Aryza Sri Wahyuni Subhan Subhan Sudin, Amatus Sugeng Waluyo Suhendrik, Suhendrik Sujono Sujono, Sujono Susi Herawati Sutan, Sutan Sutoyo, Edi T. Edyansyah, T. Edyansyah Tamirih, Tamirih Tandiriterung, Selfi Ravianty Wahidah Wahidah Wijaya, Mulyadi Wulan, Dewi Nawang YANITA YANITA, YANITA