Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of vocational school students' mathematical representation abilities on linear programming material (research in class X TMK SMKS YPPT Garut) Sumiarelati, Sumia; Sundayana, Rostina; Maryati, Iyam
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2022): Januari - April 2022
Publisher : Universitas PGRI Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v8i1.1996

Abstract

Kemampuan Representasi Matematis (KRM) adalah suatu komponen krusial yang perlu dikuasai siswa SMK selama pembelajaran matematika yang terintegrasi. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan siswa kelas X TMK di SMKS YPPT Garut sebagai subjek untuk menjabarkan KRM siswa untuk materi program linear. Dalam metode pengumpulan data, analisis KRM dan wawancara digunakan. Analisis kemampuan mengacu pada tiga indikator representasi matematis: gambar, verbal, dan simbolik. Hasil penelitian menjelaskan bahwa 3 siswa dengan kategori tinggi memiliki persentase 20%, 9 siswa dengan kategori sedang memiliki persentase 60%, dan 6 siswa dengan kategori rendah memiliki persentase 20%. Siswa kelas X TMK di sekolah tersebut memiliki KRM yang sedang dalam materi program linear. Siswa dengan skor tertinggi berada di kategori tinggi, tetapi KRM mereka belum maksimal karena ada langkah-langkah dalam representasi verbal yang belum diinterpretasikan secara menyeluruh dalam jawaban.
The urgency of students’ analogy skills for mathematics learning Damayanti, Desi; Maryati, Iyam; Sundayana, Rostina
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 3 (2022): September - Desember 2022
Publisher : Universitas PGRI Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v8i3.1997

Abstract

Kemampuan analogi sangat penting bagi siswa dalam pembelajaran matematika, dengan kemampuan analogi, siswa dapat meningkatkan daya ingat dalam hal konsep matematika untuk jangka panjang, namun pada kenyataannya Kemampuan analogi matematis siswa tergolong masih rendah. Hal tersebut dikarenakan masih belum terbiasanya siswa berlatih menggunakan analogi dalam bermatematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji urgensi kemampuan analogi terhadap pembelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka (literatur review). Peneliti memilih 32 artikel dari Google Scholar, ResearchGate, DOAJ dan SINTA, serta mempunyai keterkaitan dengan kemampuan analogi matematis kemudian diidentifikasi sesuai dengan kesamaan karakteristiknya. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kemampuan analogi matematis siswa mempunyai urgensi yang tinggi dalam pembelajaran matematika.
Efektivitas Model Problem-Based Learning terhadap Kemampuan Spasial Matematis Siswa Pitriyani, Pitriyani; Sundayana, Rostina; Maryati, Iyam
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): July
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v4i2.2203

Abstract

Kemampuan spasial merupakan salah satu kemampuan matematis yang sangat penting dimiliki siswa khususnya dalam menyelesaikan masalah geometri. Untuk meningkatkan kemampuan spasial matematis perlu diterapkan model pembelajaran yang sesuai, yaitu model Problem-Based Learning (PBL). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas model PBL dalam meningkatkan kemampuan spasial matematis. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metod quasi experimental dan desain penelitian adalah pre-experimental. Dengan teknik purposive sampling, peneliti mengambil sampel siswa kelas VIII-I dari salah satu sekolah yang ada di kabupaten Garut. Pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Hasil uji-t, uji-z dan uji gain dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem-based learning efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan spasial matematis siswa. Spatial ability is one of the mathematical skills that is very important for students, especially in solving geometry problems. To improve mathematical spatial ability, it is necessary to apply an appropriate learning model, namely the Problem-Based Learning (PBL) model. The purpose of this study is to determine the effectiveness of the PBL model in improving mathematical spatial ability. This study is quantitative research with a quasi-experimental method and the research design is pre-experimental. With the purposive sampling technique, the researcher took a sample of students in grades VIII-I from one of the schools in Garut district. Data collection uses tests and observations. The results of the t-test, z-test and gain test can be concluded that the application of the problem-based learning model is effectively used to improve students' mathematical spatial ability.
Scratch vs Excel: Enhancing Math Problem-Solving and Student Confidence Indrajaya, Undang; Siti Sadiah; Rostina Sundayana; Nitta Puspitasari
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): March
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v5i1.2556

Abstract

Artikel “Scratch vs Excel: Enhanching Math Problem-Solving and Student Confidence” bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis dan Self Confidence siswa dalam pembelajaran Matematika dengan menggunakan aplikasi Scratch dan Microsoft Excel. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan subjek penelitian kelas XII MIPA pada salah satu SMA di Kabupaten Garut yang dipilih berdasarkan purposive sampling. Metode pengumpulan data meliputi tes, angket, dan observasi. Teknik analisis data mencakup statistik deskriptif, Gain ternormalisasi dan uji independen dua sampel untuk menguji perbedaan peningkatan (N-Gain) antara dua kelompok.  Penelitian ini dapat menjawab kebutuhan akan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dengan kondisi siswa, dengan fokus pada dua aspek yaitu kognitif (kemampuan memecahkan masalah) dan afektif (self confidence). Pada penelitian ini ditemukan adanya perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis dan self confidence antara siswa yang menggunakan media pembelajaran interaktif aplikasi Scratch dan Microsoft Excel. Di mana Scratch terbukti memberikan peningkatan yang lebih baik dalam kemampuan pemecahan masalah matematis dan self confidence, dibandingkan Excel. Ini menunjukkan bahwa media interaktif berbasis animasi/visual dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. The article “Scratch vs Excel: Enhanching Math Problem-Solving and Student Confidence” is a study to compare the differences in the improvement of the ability of mathematical problem-solving and student self-confidence in learning mathematics by using Scratch and Microsoft Excel applications. This study used a quasi-experimental design with the research subjects of class XII MIPA at one of the high schools in Garut Regency which was selected based on purposive sampling. Data collection methods include tests, questionnaires, and observations. Data analysis techniques include descriptive statistics, normalized Gain and two-sample independent test to test the difference in improvement (N-Gain) between two groups.  This study can answer the need for a learning approach that is more effective and relevant to the conditions of students, focusing on two aspects, namely cognitive (problem-solving ability) and affective (self confidence). In this study, it was found that there were differences in the improvement of the ability of mathematical problem-solving and self-confidence between students who used interactive learning media Scratch application and Microsoft Excel. Scratch was shown to provide better improvement in mathematical problem-solving ability and self confidence, compared to Excel. This suggests that animation/visual-based interactive media can increase students’ motivation and understanding.
Vocational Students’ Mathematical Disposition: Post-Instruction Analysis of Vector Learning Chyntia, Chyntia; Puspitasari, Nitta; Sundayana, Rostina
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): July
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v5i2.3124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis disposisi matematis siswa SMK setelah pembelajaran matematika semester genap 2024/2025, khususnya pada materi vektor. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui triangulasi data dari observasi, angket skala Likert 57 siswa, dan wawancara mendalam terhadap enam siswa dari kategori disposisi tinggi, sedang, dan rendah. Fokus wawancara diarahkan pada lima indikator yang bernilai cukup, yakni pada indikator percaya diri; gigih dan tekun; minat dan rasa ingin tahu; memonitor dan merefleksi; serta bergairah dan serius dalam belajar. Hasil analisis menunjukan bahwa disposisi matematis siswa secara umum berada dalam kategori cukup, dengan variasi mencolok antarindividu. Studi ini melengkapi penelitian sebelumnya yang memberikan gambaran kontekstual dari siswa SMK yang kurang mendapat sorotan dalam kajian disposisi matematis. Peneliian ini juga menyoroti pentingnya intervensi guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung eksplorasi, refleksi, dan keberanian berpikir, terutama dalam mengajarkan materi yang bersifat abstrak seperti vektor. This research aims to analyze the mathematical disposition of vocational high school students after the second semester of mathematics instruction in the 2024/2025 academic year, specifically on the topic of vectors. The research was conducted using a descriptive qualitative approach through data triangulation from observations, a 57-student Likert scale questionnaire, and in-depth interviews with six students from high, medium, and low disposition categories. The interview focused on five indicators considered quite valuable: self-confidence, persistence and perseverance, interest and curiosity, monitoring and reflection, and being enthusiastic and serious about learning. The analysis results show that students' mathematical disposition is generally in the sufficient category, with significant variation between individuals. This study complements previous research by providing a contextual overview of vocational high school students, who have received less attention in studies on mathematical disposition. This research also highlights the importance of teacher intervention in creating a learning environment that supports exploration, reflection, and the courage to think, particularly when teaching abstract material such as vectors.
Implementing Research-Based Learning in Statistics and Probability Topics: A Workshop for Mathematics Teachers in Developing Contextual Inquiry Projects Sundayana, Rostina; Wartini, Tini; Usman, Ali; Nurbani, Tri; Firmansyah, Hilman; Lisna, Yusi Yusnita Juwita; Amirah, Eva; Masripah, Imas Siti; Nuryadin, Rully; Suryadi, Yopi; Hilman, Shinta Indriawati; Fajar, Pipih Nurul; Solihat, Deti Farida; Sari, Maya; Kusumah, Reni Risnawati
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 5 No 02 (2024): Indonesian Journal of Community Empowerment (May)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v5i02.1047

Abstract

Mathematics education in Indonesia faces challenges in statistics and probability, often taught procedurally, leading to low student motivation and limited critical thinking. Teachers also struggle with scarce resources and outdated methods. Research-Based Learning (RBL) is proposed as an urgent solution, aligning with the Merdeka Curriculum, encouraging students to engage in the scientific process for deeper understanding. This community engagement initiative implemented RBL in statistics and probability for mathematics teachers in Garut Regency through a participatory teacher professional development approach. The workshop, based on the PPDAC framework, involved 30 teachers, training them to design contextual inquiry projects and analyze data using spreadsheets. A pre-assessment identified a competency gap, but post-assessment showed a 21% increase in teachers' understanding of RBL and statistics, along with improved confidence in project design. The program successfully enhanced teachers' technical competencies in teaching statistics innovatively, directly impacting the quality of learning in schools.
Training on Utilizing AI-Based Learning Analytics from Digital Assessment Data to Design Effective Mathematics Learning Interventions Sundayana, Rostina; Muthmainnah, Maulidya; Puspitasari, Rista; Zahra, Salma Nur; Putri, Sari
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 6 No 2 (2025): Indonesian Journal of Community Empowerment (May)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v6i2.1054

Abstract

Data-driven learning is gaining increasing attention. Learning analytics, which is the measurement, collection, and analysis of data about students and their learning contexts, has significant potential to revolutionize how we understand and improve the teaching and learning process. This training was conducted through a systematic and structured mechanism, encompassing several stages. First, it introduced the basic concepts of learning analytics and the importance of digital assessment data. Results from the training on utilizing AI-based learning analytics to design effective mathematics learning interventions showed that participants experienced significant improvements in their understanding and skills in using digital assessment data. The use of this data, both quantitatively and qualitatively, resulted in a mapping of each student's needs and progress in understanding mathematical concepts. One important outcome was the participants' ability to design learning interventions based on data analysis. Participants demonstrated creativity in integrating analytics software to provide actionable feedback for students who needed additional support.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemampuan Mahasiswa Dalam Praktikum Analisis Data Statistik: Suatu penelitian yang dilaksanakan di Jurusan Pend. Matematika STKIP Garut Sundayana, Rostina
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1 (2012): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v1i1.233

Abstract

Kegiatan penelitian merupakan salah satu bagian dari tridharma perguruan tinggi, sehingga baik mahasiswa maupun dosen berkewajiban untuk melakukan kegiatan penelitian tersebut. Dalam melakukan penelitian, salah satu kegiatan peneliti adalah harus melakukan analisis data statistik. Kenyataan di lapangan pengolahan data ini masih dianggap hal yang sulit, sehingga perlu diupayakan jalan keluarnya untuk mengatasi persoalan tersebut. Dalam penelitian ini diungkap mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan mahasiswa dalam melakukan praktikum analisis data statistika, diantaranya faktor kesiapan mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan, kemampuan mahasiswa dalam memecahkan masalah statistik secara teoritik, kualitas proses pembelajaran, dan tanggapan mahasiswa mengenai sarana dan prasarana laboratorium komputer. Dari hasil penelitian ini terungkap bahwa: dari masing-masing faktor tersebut berpengaruh secara signifikan dengan besar pengaruh sebagai berikut: 1) pengaruh kesiapan mahasiswa terhadap kemampuan praktikum sebesar 22,2%; 2) pengaruh kemampuan mahasiswa dalam memecahkan masalah statistik secara teoritik terhadap kemampuan praktikum sebesar 19,2%; 3) pengaruh kualitas proses pembelajaran perkuliahan praktikum analisis data statistika terhadap kemampuan praktikum sebesar 28,9%; serta 4) pengaruh tanggapan mahasiswa mengenai kondisi sarana dan prasarana laboratorium komputer yang digunakan untuk pelaksanaan praktikum terhadap kemampuan praktikum sebesar 30,6%; Adapun pengaruh secara simultan dari keekmpat faktor yang diteliti sebesar 96,4%.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Statistika Melalui Pemberian Praktikum Pengolahan Data Berbantuan Komputer Pada Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Stkip Garut Sundayana, Rostina
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2 (2012): September
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v1i2.235

Abstract

In general students assume that statistics is scary enough course because the material requires a lot of counting. The purpose of this research is to compare Statistical communication ability between students who received MS Excel with students who received SPSS. The research method is experiment method by taking two classes as research samples. The first experiment class received MS Excel and the second experiment class received SPSS. The research materials include two test average of the dependent samples, two test average of independent samples, one way ANOVA test, regression, and simple correlation. The research results by using independent t-test, one way ANOVA, two-way ANOVA, as well as further Post Hoc test using Tukey HSD test with significant level of 0.05 conclude that: 1) Statistical communication ability of students who got MS Excel was better than those who got SPSS. 2) The increase in statistical communication ability of students who got MS Excel is better than those who got SPSS. 3) The increasing achievement of statistical communication, based on students' early capability (low, average, high), of those students who got MS Excel was better than those who got SPSS for the students who have low and average level. For students who have high level there was no significant difference in students who got MS Excel than those who got SPSS. 4) There was no interactive influence between learning model given and students early capability toward statistical communication ability.
Perbandingan Kemampuan Pemahaman Matematika Antara Siswa Yang Mendapatkan Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Dan Metakognitif: Penelitian terhadap Siswa SMP Negeri 1 Kadungora Tahun Pelajaran 2012/2013 Al-Siyam, Egi; Sundayana, Rostina
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2014): Januari
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v3i1.310

Abstract

This research is based on the fact that the understanding abilities of student mathematics o is low. The Purpose of this research was to know the mathematics comparison result mathematics understanding ability between the students get Contextual Teaching and Learning (CTL) and metacognitive. The research method is used quasi experiment, with a significant level of 1%. After perform posttest of can take by conclusion that mathematics understanding ability between students’ who getting Contextual Teaching and Learning (CTL) as the same ability degree as metacognitive learning. Penelitian ini dilakukan berdasarkan adanya fakta bahwa kemampuaan pemahaman matematika siswa masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil perbandingan kemampuan pemahaman matematika antara siswa yang mendapatkan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan Metakognitif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen, dengan taraf signifikan 1%. Setelah melakukan tes akhir dapat diambil kesimpulan kemampuan pemahaman matematika antara siswa yang mendapatkan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) mempunyai tingkat kemampuan yang sama dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran Metakognitif.
Co-Authors Afriansyah, Eka Aldila Agah Nugraha Al-Siyam, Egi Al-Siyam, Egi Ali Usman, Ali Amirah, Eva Anggraeni, Nenden Saniyyah Arnisya, Melinda Fahriani Asep Hidayat Azizah, Gina Nur Azkiah, Firza Basuki Basuki Cahyani, Rika Chyntia, Chyntia Cindy Elsa Parani Ciski, Dina Damayanti, Desi Deddy Sofyan Deddy Sofyan, Deddy Dede Kurniadi Dewi, Ranti Santika Egi Al-Siyam Ekasatya Aldila Afriansyah Elfania Kartini Eris Iswara Fajar, Pipih Nurul Firmawatie, Ai Ahnae Gani Arrijal, Ahmad Hadiansyah, Nirwan Hakiki, Sufi Nur Hilman Firmansyah, Hilman Hilman, Shinta Indriawati Hoerudin, Endin Imas Komariah Imas Komariah, Imas Irena Puji Luritawaty Iswara, Eris IYAM MARYATI Jejen Jejen, Jejen Kartina, Tina Kusumah, Reni Risnawati Latifah, Yusi Leni Maulani Leni Maulani, Leni Lesmana, Andi Lestari, Liya Lisna, Yusi Yusnita Juwita Maharani, Renita Putri Masripah, Imas Siti Maulana, Redi Maya Sari Mudzakin, Fikri Mulyadi, Redi Muthmainnah, Maulidya Nabilah Citra Amalia Ulfa Nenden Saniyyah Anggraeni Neng Intan Purnama Putri Nirwan Hadiansyah Nita Puspitasasri Nitta Puspitasari Noordina, Mega Achdisty Nugraha, Agah Nugraha, Agah Nugraha, Regar Esa Nur Azizah, Gina Nurbani, Tri Nurdiansyah, Samsul Nuryadin, Rully Parani, Cindy Elsa Pitriyani Pitriyani Puji Lestari Puspitasari, Nitta Puspitasari, Rista Putri, Neng Intan Purnama Rahma, Nazwa Aulia Ranti Santika Dewi Reni Nuraeni Reni Nuraeni, Reni Robbani, Ilham Ali Rudi Sutrio Salam, Mutiara Samsul Nurdiansyah sari putri Silvi Uswatun Nisa Siti Sadiah Solihat, Deti Farida Sufi Nur Hakiki Sukanto Sukandar Madio Sumia, Sumia Sumiarelati, Sumia Suryadi, Yopi Teni Sritresna Tina Sri Sumartini, Tina Sri Undang Indrajaya Wartini, Tini Yohana, Anggraeni Yayu Zahra, Salma Nur Zhesi, Zhesi