Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Teh dari Daun Labu Kuning (Cucurbita maxima) dalam Upaya Pencegahan Penyakit Degeneratif Salni, Salni; Juswardi, Juswardi; Junaidi, Endri; Kamal, Mustafa; Marisa, Hanifa; Ferlinahayati, Ferlinahayati
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Maret 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i2.377

Abstract

Penyakit degenerative seperti tekanan darah tinggi, jantung koroner, diabetes, maag dan kanker banyak diderita oleh masyarakat Indonesia.  Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan Pelatihan pembuatan teh dari daun labu kuning (Cucurbita maxima Duch.) dalam upaya pencegahan penyakit degeneratif. Kegiatan dilakukan di desa Tanjung seteko, kecamatan Indralaya, Ogan Ilir. Khalayak sasaran adalah ibu-ibu dan remaja putri. Kegiatan dilakukan dalam tiga tahap yaitu (i) Penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan khususnya mengenai penyakit degeneratif seperti jantung coroner, tekanan daraah tinggi, kolesterol, diabetes, maag, kanker, (ii) Pelatihan cara membuat teh dari daun labu kuning dan penggunaannya, dan (iii) Evaluasi produk yang dibuat masyarakat dan keberlanjutan kegiatan. Evaluasi kegiatan dilakukan untuk mengetahui tindak lanjut dari keberhasilan iptek yang telah diberikan. Indikator keberhasilan adalah sejauh mana masyarakat memahami dan menggunakan iptek yang diberikan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai penyakit degeneratif, pencegahan dan penyembuhannya. Selain itu meningkatnya keterampilan masyarakat dalam membuat teh dari daun labu kuning.
Pelatihan Pembuatan Teh Herbal Dan Jamu Dari Daun Kardia (Bellucia Pentamera) Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Degeneratif Salni, Salni; Juswardi, Juswardi; Junaidi, Endri; Kamal, Mustafa; Triwardana, Singgih
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Maret 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v4i2.527

Abstract

Penyakit degeneratif seperti tekanan darah tinggi, jantung koroner, diabetes melitus, maag dan kanker banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan teh dan jamu dari daun Kardia (Bellucia pentamera) dalam upaya pencegahan penyakit degeneratif. Kegiatan dilakukan di desa Tanjung Baru, kecamatan Indralaya, Ogan Ilir. Kegiatan pengabdian masyarakat diikuti oleh ibu-ibu dan remaja putri. Kegiatan dilakukan dalam tiga tahap yaitu (i) Penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan khususnya mengenai penyakit degeneratif, (ii) Pelatihan cara membuat teh dan jamu dari daun kardia dan penggunaannya, dan (iii) Evaluasi produk jamu dan teh yang dibuat masyarakat serta evaluasi kegiatan. Evaluasi kegiatan dilakukan untuk mengetahui sejaah mana masyarakat memahami materi dan yang diberikan dan tindak lanjut dari kegiatan ini. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai penyakit degeneratif, pencegahan dan penyembuhannya dari 49,2 % menjadi 91,7 %. Selain itu meningkatnya keterampilan masyarakat dalam membuat teh dan jamu dari daun Kardia.
Anti-hyperuricemia Potential of Ethyl Acetate Fraction from Ethanolic Stem Extract of Arcangelisia flava Fatmawati, Fatmawati; Saleh, Irsan; Parisa, Nita; Salni, Salni; Izzah, Puspita Nurul; Subandrate, Subandrate; Athiah, Medina
Global Medical & Health Communication (GMHC) Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/gmhc.v12i2.13510

Abstract

Arcangelisia flava, with its secondary metabolites in flavonoids, has shown promising potential as an alternative treatment for hyperuricemia. The study aimed to determine the effectiveness of the ethyl acetate fraction from the ethanolic stem extract of Arcangelisia flava in inhibiting xanthine oxidase. This research, conducted at the Medical Basic Chemistry Laboratory Universitas Sriwijaya in September–December 2022, used in vitro study methods. The stem of Arcangelisia flava was extracted by maceration using ethanol. The ethanolic stem extract of Arcangelisia flava was then fractionated using n-hexane and ethyl acetate. The ethyl acetate fraction and ethanolic extract of Arcangelisia flava were measured to inhibit the xanthine oxidase using UV-vis spectrophotometry with allopurinol as a comparison. The IC50 was calculated by linear regression. The ethanol extract and ethyl acetate fraction have flavonoids, alkaloids, terpenoids, and quinones. The IC50 value of the ethanol extract was 30.04 ppm, the ethyl acetate fraction was 23.99 ppm, and the allopurinol was 17.16 ppm. The ethyl acetate fraction inhibited xanthine oxidase better than the ethanol extract. The study's significant finding is that the ethyl acetate fraction of the ethanolic stem extract of Arcangelisia flava strongly inhibits xanthine oxidase, offering a potential new avenue for treating hyperuricemia.
Manajemen Strategi Peningkatan Kompetensi Profesional Guru Salni; Kholisoh, Lilis; Kusnandi
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2024): :Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v6i1.1515

Abstract

Kompetensi merupakan perilaku rasional guna mencapai tujuan yang dipersyaratkan sesuai dengan kondisi yang diharapkan. Peningkataan kompetensi guru merupakan kebijakan strategis dalam rangka membenahi persoalan guru secara mendasar. Pengembangan kapasistas guru ini disusun dalam rangka peningkatan mutu pendidikan yang menjadi salah satu pilar pembangunan pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan manajemen strategi dalam upaya peningkatan kompetensi profesional guru. Melalui pendekatan kualitatif, dan tunjang teknis studi kasus hingga penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa: proses manajemen strategi yang dilakukan kepala sekolah dalam peningkatan kompetensi profesional guru menggunakan siklus PDCA (Plan, Do Check, Action) yaitu (1) Tahap perencanaan (Plan) adalah tahap untuk menetapkan target atau sasaran yang ingin dicapai sebelum menentukan metode yang akan digunakan untuk mencapai target tersebut; (2) Pada Pelaksanaan (Do) ini mulai menjalankan hal-hal yang telah direncanakan; (3) Fase Check dalam siklus PDCA adalah tahap di mana pemeriksaan dilakukan; (4) Dalam tahap ini, seluruh aspek proses telah diperbaiki berdasarkan evaluasi dari fase Do dan Check yang mengidentifikasi masalah dalam implementasi rencana.
Pelatihan Pembuatan Teh Herbal dan Jamu Dari Daun Mangkokan (Polyscias Scutellaria) Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Degeneratif Salni, Salni; Juswardi, Juswardi; Muharni, Muharni; Junaidi, Endri; Kamal, Mustafa; Triwardana, Singgih
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Maret 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i2.656

Abstract

Penyakit degeneratif disebabkan oleh radikal bebas, radikal bebas dapat dihasilkan dari metabolisme sel normal, peradangan, kekurangan gizi dan akibat respon terhadap pengaruh dari luar tubuh, seperti asap rokok, polusi udara, radiasi, sinar ultraviolet (UV). Antioksidan berperan didalam mencegah stres oksidatif. Stres oksidatif sendiri berperan dalam patofisiologi terjadinya penyakit degeneratif seperti kanker, diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Oleh karena itu diperlukan antioksidan alami yang diperoleh dari tumbuhan yang berpotensi sebagai antioksidan alami yaitu daun Mangkokan (Polyscias scutellaria) dalam upaya pencegahan penyakit degeneratif”. Pengabdian masyarakat dilakukan Desa Tanjung Atap terletak di kecamatan Tanjung batu, Ogan Ilir. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini memberikan pendampingan dan pelatihan dengan memberdayakan para perempuan dalam pembuatan teh dan jamu daun mangkokan. Khalayak sasaran adalah ibu-ibu dan remaja putri, karena mereka yang sering menggunakan jamu dan teh tersebut. Kegiatan berupa penyuluhan, pelatihan dan evaluasi.
Fabrication of NiFe2O4/SiO2/TiO2 Magnetic Composite for Effective Photodegradation of Congo Red Dye Hariani, Poedji Loekitowati; Salni, Salni; Kimur, Melviana Violetta; Hidayati, Nurlisa; Elfita, Elfita
Indonesian Journal of Chemistry Vol 25, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.94143

Abstract

This study aims to fabricate a NiFe2O4/SiO2/TiO2 magnetic composite to serve as a photocatalyst for the degradation of Congo red dye. The catalyst characterization involved XRD, FTIR, UV-vis DRS, BET, VSM, SEM-EDS, and pHpzc analyses. The performance in degradation was determined by the effect of various variables, including solution pH, dye concentration, and irradiation time. Results revealed that the NiFe2O4/SiO2/TiO2 composite exhibited a crystallite size of 24.56 nm and a bandgap of 2.1 eV. The surface area of NiFe2O4/SiO2/TiO2 was measured at 154 m2/g, exceeding that of NiFe2O4/SiO2 and NiFe2O4, which were observed at 122 and 51 m2/g, respectively. NiFe2O4/SiO2/TiO2 exhibited magnetic properties with a magnetic saturation of 18.55 emu/g. Under optimal conditions (pH 5, initial dye concentration of 20 mg/L, and 90 min of visible irradiation), the degradation efficiency reached 96.86%. It was concluded that the photodegradation was effective, as its efficiency decreased from 96.86 to 92.45% after five reuse cycles. The presence of mineralization was evaluated using total organic carbon analysis, which revealed an 84.60% reduction in carbon content.
Pelatihan Pembuatan Sabun Transparan Antibakteri Berbahan Ekstrak Daun Mengkudu (Morinda Citrifolia L.) sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Desa Tanjung Atap, Ogan Ilir Harmida, Harmida; Tanzerina, Nina; Lamin, Safrina; Salni, Salni; Aminasih, Nita; Hariani, Poedji Loekitowati
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Mei 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i3.679

Abstract

Tanaman mengkudu (Morinda Citrifolia L.) telah dikenal masyarakat sebagai salah satu tanaman sebagai sumber obat tradisional. Ekstrak daun mengkudu mengandung senyawa bioaktif seperti fenolik, flavonoid dan antrakuinon yang bersifat antibakteri dan antioksidan. Pemanfaatan ekstrak daun mengkudu sebagai bahan sabun padat transparan antibakteri untuk mendukung pengembangan produk alami, aman digunakan, dan yang paling utama adalah meningkatkan kebersihan dan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan sabun transparan antibakteri dari ekstrak daun mengkudu yang dilakukan di desa Tanjung Atap, kecamatan Tanjung Batu, kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan diikuti oleh ibu-ibu dan remaja putri sebanyak 30 orang. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan dan evaluasi hasil kegiatan. Hasil pre-test dan pos-test menunjukkan terjadinya peningkatkan pengetahuan peserta tentang sabun transparan antibakteri yang dari ekstrak daun mengkudu. Peserta yang menjawab pertanyaan dengan tepat dari sebelum pelatihan sebanyak 18,75% meningkat menjadi 76,67% setelah pelatihan. Selain itu masyarakat juga menyukai produk sabun yang dihasilkan. Hal ini mengindikasikan keberhasilan kegiatan pelatihan yang diberikan.
Potential Medicinal Plant Antioxidant Compounds Based on Local Ethnobotany of Dadap Ayam (Erythrina variegata L.) from East OKU District Permata, Ending; Hanum, Laila; Salni, Salni
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/biomedich.2025.141.395-400

Abstract

Indonesia is one of the countries rich in natural resources, especially plant diversity. This plant diversity includes various plants that have the potential of being traditional medicine. Types of plants that can be used in traditional medicine are useful for curing various diseases in the community and can be used as raw materials for medicine. In Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur) district there are 20 sub-districts but only 2 sub-districts are used as plant exploration areas that are used as observation objects, namely Bunga Mayang and Martapura. The plant surveyed is the dadap ayam plant (Erythrina variegata L.), used in traditional medicine by the Javanese people in Buay Madang Timur, OKU Timur. To determine the chemical content and antioxidant activity of the dadap ayam plant leaves. The dadap ayam plant is used in traditional medicine by the Javanese people in Buay Madang Timur, OKU Timur and is known as a herbal plant based on previous research journals. The study of the antioxidant activity of dadap ayam leaves was conducted from October to March 2025. Sampling was conducted in Bunga Mayang District, Peracak Village and Martapura District, East Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra. Dadap ayam leaf samples were identified at the Botany Laboratory, Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung (UNILA). Sample processing such as extraction, fractionation and compound purification were performed at the Genetics and Biotechnology Laboratory, Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University (Indralaya). Metabolite profile analysis of dadap ayam leaf extract using GC-MS was conducted at the Integrated Research and Testing Laboratory, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. The results of this study obtained strong antioxidant activity in the thick extract of dadap ayam leaves (Erythrina variegata L.) obtained in the N-Hexane fraction, which was 5.4306 ppm and the ethyl acetate fraction, which was 17.819 ppm. The methanol-water fraction was not active in antioxidant activity. The groups of pure compounds that have antioxidant activity obtained in dadap ayam leaf samples are the terpenoid group (N1), phenol group (N2 and E1), steroid group (N3) and flavonoid group (N4, and E4). Pure compounds obtained from dadap ayam leaf samples have very strong, strong and moderate antioxidant activity. Pure compounds with the terpenoid group (N1) obtained an IC50 value of 58.49 ppm. The phenol compound group (N2 and E1) obtained an IC50 value of (17.12 ppm and 100.15 ppm). Meanwhile, the steroid compound group (N3) obtained an IC50 value of (65.59 ppm) and the flavonoid compound group (N4 and E4) obtained an IC50 value of (10.29 ppm and 25.09 ppm).
Implementation of the First Principle of Pancasila in the Context of Character Education in Madrasas or Islamic Educational Institutions Salni, Salni
Cendekiawan : Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 2 No 4 (2023): December Edition: Multiple Intelligences of Students in Formal, Informal, and Non
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/cendekiawan.v2i4.426

Abstract

This research aims to examine the manifestation of the first principle of Pancasila, Belief in One Supreme God, in the social interactions of madrasah students and to explore the effectiveness of artificial intelligence (AI)-assisted learning media in supporting values education. The issues raised are students’ low applicative understanding of Divine values in a social context and the limitations of conventional media in forming tolerant attitudes. This research uses a qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews, and documentation of elementary school students in the Kendari region. Data analysis was performed using NVivo 14 software to systematically extract key themes. The results show that AI-based learning media significantly helps students understand Divine values contextually and communicate them through tolerant social interactions, both verbally and nonverbally. The use of this technology also impacts the improvement of creativity, self-reflection, and quality of student learning. This research provides a conceptual contribution to technology-based character education and offers an innovative pedagogical approach for Islamic educational institutions in the digital era.
Pelatihan pembuatan sabun transparan antibakteri dari ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) di desa Tanjung Baru Harmida, Harmida; Tanzerina, Nina; Lamin, Safrina; Salni, Salni; Aminasih, Nita; Loekitowati Hariani, Poedji
Abdimas Mandalika Vol 3, No 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v3i2.21246

Abstract

Abstract:  The use of chemicals in soap can have a negative effect on sensitive skin and has the potential to pollute the environment. This community service activity aims to provide education about the importance of maintaining health, especially skin, and giving training in making transparent antibacterial soap with the addition of salam leaves extract (Syzygium polyanthum) in Tanjung Baru village, North Indralaya sub-district, Ogan Ilir. The activity participants were 30 young women and mothers. The activity method is carried out in stages: (i) education about infectious skin diseases and the importance of maintaining healthy skin, (ii) training on how to extract antibacterial compounds from salam leaves by maceration, (iii) training on making transparent soap, and (iv) activity evaluation. The activity results showed that 86.67% of participants did not understand antibacterial transparent soap before the training. After the activity, the percentage of understanding and very understanding increased to 98.67%. The soap products produced are very popular with the public (86.68%) based on aroma, shape, color, comfort, and foam characteristics. Through this activity, it is hoped that public awareness of skin health will increase, and the use of antibacterial transparent soap, proven safe, economical, and easy to make from natural ingredients, will also increase.Abstrak: Penggunaan bahan kimia dalam sabun dapat memberikan efek negatif pada kulit yang sensitif, dan berpotensi mencemari lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan ini bertujuan memberikan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan terutama kulit, dan memberikan pelatihan pembuatan sabun transparan yang bersifat antibakteri dengan penambahan ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) di desa Tanjung Baru, kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir. Peserta kegiatan adalah remaja putri dan ibu-ibu sebanyak 30 orang. Metode kegiatan dilaksanakan dengan tahapan (i) penyuluhan tentang infeksi penyakit kulit dan pentingnya menjaga kesehatan kulit, (ii) pelatihan cara mengekstraksi senyawa antibakteri dari daun salam dengan cara maserasi, (iii) pelatihan pembuatan sabun transparan, dan (iv) evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pelatihan sebanyak 86,67 % peserta kurang memahami tentang sabun transparan yang bersifat anti bakteri. Setelah kegiatan persentase paham dan sangat paham meningkat menjadi 98,67 %. Produk sabun yang dihasilkan sangat disukai masyarakat (86,68 %) berdasarkan karakteristik aroma, bentuk, warna, kenyamanan dan busa. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan kulit meningkat, serta penggunaan sabun transparan antibakteri yang terbukti aman, ekonomis, dan mudah dibuat dari bahan alami semakin meningkat pula.