Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Edukasi Pemanfaatan Gula Aren Sebagai Pemanis Alami Sehat Berbasis Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kesehatan Keluarga dan Anak Usia Dini Dewanti, Lucky; Maldini, Aulia; Nuryani, Ai; Santika, Santika; Silvia, Siva; Nurjanah, Siti Wiwin; Farida, Yeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1217

Abstract

Pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai alternatif sehat merupakan strategi penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga dan anak usia dini serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Salah satu produk pangan tradisional Indonesia yang memiliki potensi besar adalah gula aren (Arenga pinnata). Gula aren merupakan pemanis alami yang mengandung mineral seperti zat besi, kalium, dan magnesium, serta memiliki indeks glikemik yang relatif lebih rendah dibandingkan gula rafinasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi pemanfaatan gula aren berbasis budaya lokal dalam meningkatkan literasi gizi keluarga dan praktik konsumsi sehat pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed methods) melalui kegiatan edukasi partisipatif berbasis keluarga yang dilaksanakan di Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor selama periode KKN-TMTK 14 Januari–14 Februari 2026. Subjek penelitian berjumlah 40 keluarga dengan anak usia 4–6 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan tentang bahaya gula rafinasi, manfaat gula aren, pemahaman indeks glikemik, serta praktik penggunaan gula aren dalam konsumsi harian. Edukasi berbasis budaya lokal terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pemilihan pemanis alami yang lebih sehat. Pemanfaatan gula aren secara bijak berkontribusi pada stabilitas energi anak, pencegahan konsumsi gula berlebih, serta pembentukan kebiasaan makan sehat sejak dini. Program ini juga relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).
Smart Money Generation: Edukasi Keuangan Interaktif untuk Generasi Muda , S.E., M.Ak., Heliani; Heliani, Heliani; Zaelani, Bilqis; H, Yoel Charlotte; Samosir, Rospita; Santika, Santika; Puspita, Gusna Ratna
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 04 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpmws.v5i04.3438

Abstract

Sosialisasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya membiasakan menabung sejak dini dan cara mengelola keuangan secara sederhana. Kegiatan dilaksanakan di SDN 1 Cibatu, Kabupaten Sukabumi, dengan target peserta berupa siswa kelas 2 sebanyak 25 orang. Kegiatan pengabdian ini berlangsung dalam satu hari dengan metode penyuluhan interaktif dan praktik langsung. Materi yang disampaikan mencakup pengertian menabung, manfaat membiasakan menabung sejak usia dini, perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, serta tips mengelola uang saku secara sederhana. Selain penyuluhan, dilakukan juga aktivitas menghias celengan sebagai media pembelajaran kreatif yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa memiliki dan motivasi menabung secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memahami pentingnya menabung dengan baik dan menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelaksanaan. Siswa juga mampu mengidentifikasi kebutuhan keuangan sederhana dan memiliki kesadaran untuk mulai menabung dari uang jajan mereka. Dari kegiatan ini, terbentuk kesadaran awal tentang pengelolaan keuangan yang bijak serta mendorong terbentuknya kebiasaan menabung sebagai bagian dari perilaku hidup hemat dan bertanggung jawab sejak usia dini. Kebiasaan dan kesadaran awal yang terbentuk menjadi dasar penting untuk pengelolaan keuangan yang baik ke depan.