p-Index From 2021 - 2026
6.703
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota JURNAL HUTAN LESTARI JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN BERKALA SAINSTEK Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Jurnal Kompetensi Teknik Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Media Ilmu Keolahragaan Indonesia JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen Rekayasa Mesin Jurnal Pengembangan Kota Jurnal Tata Kota dan Daerah Journal of Accounting and Investment Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan Jurnal Wilayah dan Lingkungan JITEK (Jurnal Ilmiah Teknosains) IJIET (International Journal of Indonesian Education and Teaching) AKRUAL: Jurnal Akuntansi Sistem : Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Infokes : Info Kesehatan Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja Jurnal Aplikasi Akuntansi Gema Wiralodra Specta Journal of Technology Jurnal Hibualamo : Seri ilmu-ilmu Alam dan Kesehatan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sprocket : Journal of Mechanical Engineering Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Media Akuntansi dan Perpajakan Indonesia (MAPI) Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Jurnal Abdimas Sangkabira Journal mechanical and manufacture technology (JMMT) Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal) JKP (Jurnal Kajian Pemerintah: Journal of Government Social and Politics) Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Prosiding University Research Colloquium Borobudur Nursing Review Sewagati Jurnal Ilmiah Kesehatan INOVASI: Jurnal Politik dan Kebijakan Babali Emergency and Disaster Research Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Spiritualitas Ignasian: Jurnal Kerohanian dalam Dunia Pendidikan FISCAL: Jurnal Akuntansi dan Perpajakan Jurnal Abdimas Canopy: Journal of Architecture Journal of Health Science Jurnal Akuntansi Kontemporer Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Immortalis Journal of Interdisciplinary Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Ketrampilan UKM Logam Melalui Pelatihan Pembuatan Mesin Perajang Bawang Merah Di Kota Nganjuk Santoso, Eko Budi; ., Saat Riyanto; Herraprastanti, Eva Hertnacahyani; ., Ichlas Imran; ., Windarti .
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.822 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v2i1.11223

Abstract

Nganjuk is one of the agrarian cities in East Java that has great potential in producing shallots. Shallots sold are in the form of leafy or leafless onions which are usually called "protholan". During the harvest season, the amount of onion is very large which causes a decrease in the selling price of shallots. This resulted in the onion farmers only get a small profit. Besides agriculture, in the city of Nganjuk also began to grow a business in the field of small industries namely welding. To synergize the two potentials, an activity is needed. in the form of training for making onion chopper tools for Metal SMEs, especially welding. The tool is made using the system "Chopper with simple cutter". In this activity includes the theory of introduction of metal materials, food grade material, how to read technical drawings, machining and assembly, and the practice of making chopper tools. The conclusion of this activity is the increased knowledge and experience for Metal SMEs, and will also be a new product that is very suitable to be marketed in the Nganjuk area as a producer of shallots. And for farmers, it will be one solution to solve the problem of the selling price of shallots to make new products in the form of sliced shallots. And in general, it will increase income for Metal SMEs and shallots farmers.
EVALUASI RENCANA TINDAKAN DARURAT KEBAKARAN (RTDK) PADA BANGUNAN RUSUNAWA UNNES SEMARANG BERDASARKAN PETUNJUK TEKNIS DAN PERSEPSI MAHASISWA PENGHUNINYA Darmawan, M. Husni; Putra, Bambang Setyohadi Kuswarna; Santoso, Eko Budi
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 18, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jtsp.v18i1.6696

Abstract

One important thing in supporting Reliability Building to meet safety, is building capabilities in tackling a fire hazard, set out the Fire Emergency Action Plan. Reliability Action Plan Emergency Fire is an important part of the safety aspects of a building, and it can beevaluated on the readiness of the hardware and software as well as a means of supporting the Action Plan Emergency Fire which managed the building. This research is motivated curiosity of how far the readiness of Fire Emergency Action Plan in Rusunawa UNNES and how the response, feedback or ratings by students as inhabitants of the performance systems fire prevention at this Rusunawa UNNES. Based on the results of 96 students, students' perceptions of readiness in Fire Emergency Action Plan are as follows.There are 6% found APEF Rusunawa was in the excellent category; 72% found Rusunawa APEF UNNES Semarang was in good categories; 16% found Rusunawa APEF UNNES was in quite-good category and 6% found Rusunawa UNNES APEFwas in not-good category.Suggestions needs for the manager enhance the safety aspects that form the Emergency Action PlanFire, by conducting periodic evaluation of the readiness of the system and the existing equipment.  Salah satu hal penting dalam menunjang Keandalan Bangunan Gedung untuk memenuhi aspek keselamatan, adalah kemampuan bangunan dalam menanggulangi  bahaya kebakaran dengan tersusunnya Rencana Tindak  Darurat Kebakaran.  Keandalan Rencana  Tindak Darurat  Kebakaran merupakan bagian penting dari aspek keselamatan suatu bangunan gedung, dan ini dapat dievaluasi dari kesiapan perangkat keras (Hardware) dan perangkat lunak (Software) serta sarana pendukung Rencana Tindak Darurat Kebakaran (RTDK) yang di dikelola pada bangunan gedung tersebut.Penelitian ini dilatar belakangi keingintahuan seberapa jauh kesiapan  Rencana Tindak Darurat Kebakaran (RTDK) Pada Rusunawa UNNES serta bagaimana respon, tanggapan atau penilaian oleh para mahasiswa sebagai penghuninya terhadap kinerja (performance) sistem penanggulangan bahaya kebakaran. Berdasarkan hasil penelitian dari 96 mahasiswa, diperoleh keterangan persepsi mahasiswa terhadap kesiapan Rencana Tindak Darurat Kebakaran adalah sebagai berikut : 6% berpendapat bahwa RTDK Rusunawa ini dalam kategori sangat baik;  72% berpendapat bahwa RTDK Rusunawa UNNES Semarang dalam kategori baik; 16% berpendapat bahwa RTDK Rusunawa UNNES ini dalam kategori Cukup baik dan 6% berpendapat bahwa RTDK Rusunawa UNNES ini dalam kategori tidak baik.Saran perlunya pihak pengelola lebih meningkatkan aspek keselamatan yang berupa Rencana Tindak Darurat Kebakaran, dengan mengadakan evaluasi secara berkala terhadap kesiapan sistem maupun peralatan yang ada. 
STUDI PERENCANAAN PENATAAN KAWASAN ALUN-ALUN KOTA BREBES Santoso, Eko Budi
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 10, No 2 (2008): Jurnal Teknik Sipil & Perencanaan
Publisher : Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jtsp.v10i2.6956

Abstract

The physical meaning of Brebes Square has decline todays. It is happen because the square elevation is almost same as the elevation of streets arround it, the increasing number of street hawkers and the less arrangement of utilities. For that reasons, the Brebes Square planning and arranging study is needed. The planning methods using continuation, togetherness, conflict minimalization and sustainability basic approachs. The programs are arrangement inside, including increase the elevation up to 75 cm from the streets arround it, create the water absorbtion and drainage, change the pedestrian ways, rearrangement the lamp nodes, increase the plants, arrangement the street hawkers, removing the main flag mast, relocation the statue, to mislay the gate, and increase the utilities. The arrangement outside including increase the elevation of pedestrian ways up to 25 cm from the streets arround it, increase the plants, change the pedestrian ways, increase the utilities and excuse from the advertisement board.Alun-alun Kota Brebes saat ini mengalami kemunduran makna fisiknya, disebabkan ketinggian alun-alun hampir sama dengan jalan disekelilingnya, banyaknya pedagang kaki lima dan kurang tertatanya sarana prasarana yang ada. Untuk itu diperlukan studi perencanaan penataan kawasan Alun-alun Kota Brebes. Metode perencanaan menggunakan pendekatan asas pelestarian, kebersamaan, minimalisasi konflik dan keberlanjutan. Program penataan kawasan alun-alun Kota Brebes meliputi penataan dalam alun-alun yang terdiri dari peninggikan alun-alun menjadi 75 cm dari jalan sekelilingnya, membuat resapan air dan drainase, mengganti trotoar, penataan kembali titik lampu, penambah tanaman, menata pedagang kaki lima, pemindahan tiang bendera utama, merelokasi patung, menghilangkan gerbang alun-alun dan menambah sarana prasarana; penataan luar alun-alun terdiri dari peninggian pedestrian menjadi 25 cm dari jalan sekelilingnya, menambah tanaman, mengganti trotoar, menambah sarana prasarana dan bebas dari papan reklame
STUDI POTENSI TENAGA AIR SEBAGAI ENERGI PRIMER PEMBANGKIT MIKRO HIDRO DI KABUPATEN PEKALONGAN . Gunawan; Eko Budi santoso
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2011): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2 2011
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Propinsi Jawa Tengah tingkat elektrifikasi pada tahun 2010 baru mencapai 58,4 % kepala keluarga yang terjangkau oleh pemerintah. Kabupaten Pekalongan khususnya dengan kondisi geografisnya yang berbukit di daerah utara, masih banyak terdapat daerah di pedalaman dukuh yg belum terjangkau oleh jaringan listrik. Potensi grafitasi air sungai di kabupaten ini yang cukup besar perlu dioptimalkan sebagai sebagai sumber energi primer untuk PLTMH. Terdapat tiga lokasi sumber air yang cukup potensial dimanfaatkan yaitu di daerah aliran Sungai Sengkarang di Desa Sidomulyo Kecamatan Lebak Barang, Sungai Genteng di desa Domiyang Kecamatan Paninggaran dan Sungai Wello di Desa Kayupuring Kecamatan Petungkriyono. Untuk pemanfaatan ini perlu dibuat peta potensi dengan membuat plot diagram fluktuasi aliran air sungai tersebut dengan pengukuran dan perhitungan terhadap data debit aliran air sungai sepanjang tahun. Penentuan Flow Diagram Curve (FDC) dilakukan melalui penentuan berdasarkan metode korelasi. Hal utama yang dilakukan dalam penentuan FDC ini adalah pencatatan debit air, Q (flow,m3/sec) pada lokasi intake yang direncanakan. Berdasarkan perhitungan dengan data debit dan head , ketiga aliran sungan dapat diterapkan penggunaan turbin crossflow dan generator dengan spesifikasi putaran 1500 rpm, 50 Hz, 3 fasa dengan keluaran tegangan 220V/380V. Dengan asumsi efisiensi ideal 0,85, energi air yang berada di Desa Sidomulyo yang berada pada daerah aliran Sungai Sengkarang, desa Domiyang yang berada pada daerah aliran sungai Genteng dan Desa Kayupuring yang berada pada daerah aliran sungai Wello masing-masing memiliki potensi daya terbangkit dengan variasi maksimal headnya, masing-masing kurang lebih 45 kW, 50 kW, dan 50 kW.Kata kunci: Potensi tenaga air, PLTMH
FENOMENA PERILAKU PEJALAN KAKI DI JALUR PEDESTRIAN PADA KAWASAN PUSAT OLEH-OLEH DI JALAN PANDANARAN SEMARANG Moch Fathoni Setiawan; Eko Budi Santoso; Andi Purnomo
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 3, No 1/ Mei (2017): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jitek.v3i1/ Mei.1394

Abstract

Jalur Pedestrian di Kawasan Pusat Oleh-oleh Jalan Pandanaran Kota Semarang terletak di sebelah timur Jalan Pandanaran. Beberapa Kegiatan yang terjadi pada jalur pedestrian ini di antaranya sebagai berikut: Sebagai sarana pengguna yang hendak membeli oleh-oleh khas Semarang; Sebagai sarana pengguna yang hendak menuju tempat lain, Sebagai tempat singgah pedagang kaki lima yang menjual oleh-oleh khas Semarang; Sebagai tempat transit (ruang tunggu) bagi pengguna yang hendak memakai moda transportasi umum; Sebagai tempat bagi pengguna yang mencari nafkah dari sektor non-formal (tukang parkir, pengemis, pengamen dll). Beragamnya jenis pengguna tersebut menimbulkan berbagai permasalahan. Masalah yang timbul antara lain: Kurang jelasnya batas-batas kontrol atau teritori antara pengguna pejalan kaki dengan pedagang kaki lima, Aksesibilitas dari pejalan kaki berkurang yang menimbulkan ketidaknyamanan, Kesesakan atau crowdedness sebagai dampak dari bercampurnya kegiatan dan banyaknya jenis penggunaan. Penelitian ini menekankan pada hubungan antara arsitektur (lingkungan fisik) dan psikologi (perilaku). Secara khusus bertujuan untuk mengidentifikasi fenomena pejalan kaki di sepanjang Jalur Pedestrian di Kawasan Pusat Oleh-oleh Jalan Pandanaran Kota Semarang. Fenomena perilaku pejalan kaki ini diteliti dengan pendekatan kualitatif-rasionalistik. 
Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) untuk Meningkatkan Profesionalisme Guru Santoso, Eko Budi; Murniati, Ngurah Ayu Nyoman; Wuryandini, Endang
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.883 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v6i2.1331

Abstract

Profesionalisme guru bisa dilihat dari tanggung jawabnya dalam melaksanakan kewajiban sebagai profesi guru. Dalam hal ini kepala sekolah berperan untuk meningkatkan profesionalisme guru. Upaya untuk memperbaiki kinerja sama halnya dengan meningkatkan kualitas pendidikan. Diperlukan peran serta yang signifikan oleh para guru yang profesional dan berkualitas.  Peran dan konstribusi guru bagi pendidikan tidak bisa dilepaskan. Kebijakan tentang peningkatan profesionalisme guru harus dilakukan dengan tepat. Profesionalisme guru dapat ditingkatkan melalui Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan sebagaimana terdapat dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenegpan RB)  No. 16 Th. 2009 Tentang Jabatan Fungsional Guru Dan Angka Kreditnya. Fokus penelitian ini adalah Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan untuk Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMP Negeri 1 Kajen Kabuapaten Pekalongan dengan sub fokus: 1) Perencanaan, 2) Pengorganisasian, 3) Penggerakan, dan 4) Pengendalian Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan untuk Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMP Negeri 1 Kajen Kabuapaten Pekalongan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Tahapan penelitian ini dibagi menjadi tiga, yaitu (1) tahap pra lapangan atau orientasi; (2) tahap pekerjaan lapangan atau eksplorasi fokus; dan (3) analisis data. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan triangulasi teknik. Analisis data dengan tiga langkah: reduksi data, kondensasi data, dan menarik simpulan.
Revitalisasi Makam Belanda di Peneleh Surabaya untuk Mendukung Urban Tourism Berdasarkan Persepsi Stakeholder BUDITIAWAN, KRISTIAN; Santoso, Eko Budi; Nurlaela, Siti
Inovasi Vol 21 No 1 (2024): JURNAL INOVASI VOL. 21 NO. 1 MEI 2024
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33626/inovasi.v21i1.815

Abstract

Penelitian ini menggunakan analisis konten untuk merumuskan konsep revitalisasi berdasarkan opini pemangku kepentingan pada konten media sosial atau halaman website. Metode yang digunakan adalah analisis model interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi tidak hanya sekedar peningkatan kualitas visual atau fisik saja, namun yang lebih penting adalah meneruskan nilai-nilai atau makna-makna yang terkandung dalam makam tersebut agar nilai-nilai atau makna tersebut dapat diteladani oleh masyarakat pada masa kini dan masa yang akan datang. Revitalisasi juga menyentuh sisi birokrasi, artinya diberikan kemudahan kepada masyarakat untuk menggali makna yang terkandung dalam makam melalui kunjungan bersama atau kajian. Revitalisasi juga mengatur bagaimana kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan. Monitoring dan evaluasi merupakan upaya perbaikan untuk memberikan manfaat berkelanjutan kepada masyarakat. Kebijakan revitalisasi dapat diakomodir dalam kebijakan tata ruang wilayah sehingga program revitalisasi memiliki kekuatan hukum.
Pengembangan Jalur Wisata Budaya Majapahit, Trowulan, Kabupaten Mojokerto Berbasis Network Strategy Nurlaela, Siti; Siswanto, Vely Kukinul; Santoso, Eko Budi; Setyaningsih, Yuni; Prasetyo, Fadil Handika; Saputro, Reppy Agung; Dyaksa, Gde Abhichanika Pranata; Pramesti, Galuh Ajeng; Kurniawan, Agil Achmad
Sewagati Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i3.851

Abstract

Potensi destinasi wisata bersejarah di Kecamatan Trowulan menjadikan wilayah ini ditetapkan sebagai situs cagar budaya nasional serta prioritas pertama pembangunan kawasan strategis pariwisata berdasarkan RPJMD Kabupaten Mojokerto Tahun 2021-2026. Sayangnya, pengembangan objek daya tarik wisata (ODTW) yang ada di Kecamatan Trowulan belum merata dan terintegrasi secara penuh. Melalui network analysis yang diintegrasikan dengan metode cluster analysis, pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu menghasilkan output dalam pengembangan jalur wisata. Pengembangan prioritas akan berfokus pada cluster yang terpusat sebagai rencana pengembangan lima tahun pertama, meliputi sepuluh objek daya tarik wisata (ODTW) di Kecamatan Trowulan. Kesepuluh ODTW ini akan dihubungkan dengan rute feeder. Feeder sendiri merupakan angkutan umum yang direncanakan beroperasi secara berkala dan disesuaikan dengan jam operasional ODTW yang ada. Sementara itu, penentuan titik transit didasarkan atas keterjangkauan antar ODTW dengan toleransi jarak kurang dari 500 m pelayanan sehingga menghasilkan 6 titik transit dan 1 pemberhentian utama. Indikator waktu yang didapat melalui kecepatan fungsi jalan dan kondisi traffic eksisting menjadi input dalam estimasi waktu tempuh feeder yang nantinya digunakan dalam penentuan jumlah kapasitas feeder yang beroperasi. Melalui pendekatan stakeholder yang dilakukan dalam pengabdian ini, diharapkan pemerintah setempat memiliki gambaran mengenai pemetaan dan rencana program yang akan dilakukan dalam pengembangan pariwisata yang ada.
INFRASTRUKTUR DAN SMART CITY: TINJAUAN BIBLIOMETRIK Larasati, Aida Fitri; Salimah, Miftachus; Amrullah, Muhammad Lutfi; Santoso, Eko Budi; Setiawan, Rulli Pratiwi
Jurnal Pengembangan Kota Vol 10, No 2: Desember 2022
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpk.10.2.127-140

Abstract

Isu pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat membutuhkan solusi optimal untuk menghadapi tantangan baru dikarenakan adanya transisi era teknologi dalam perkembangan kota dipicu dengan menghadirkan konsep kota pintar. Jurnal ini membahas terkait hubungan antara kota pintar dan infrastruktur melalui kajian bibliometrik; dan mengidentifikasi perkembangan smart city di berbagai kota di dunia untuk dapat diadaptasi pada penelitian mendatang. Hasil dari kajian bibliometrik dengan hubungan, pola dan kata kunci “smart city” dan “infrastructure” dalam kurun waktu 2017 sampai 2021, dihasilkan visualisasi kedekatan hubungan berdasarkan kata kunci. Hasil studi bibliometrik menunjukkan 6 klaster dari 40 negara yang banyak membahas topik penelitian dengan kata kunci tersebut. Temuan lainnya pada tahun 2017 menjadi titik perkembangan smart city yang berkaitan erat dengan perkembangan Internet of Things yang diadaptasi dalam pelayanan publik. Sedangkan pada tahun 2020, temuan bergeser pada topik blockchain dimana banyak penelitian menggambarkan bagaimana internet dan sistem smart city mampu mengefisiensikan pendataan kependudukan, pengaturan keamanan, serta penggunaan sensor.
Implementation of Slum Management Policies in Realizing Sustainable Development Nuryadi, Ida; Daraba, Dahyar; Lukman, Sampara; Santoso, Eko Budi
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 4, No 4 (2021): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v4i4.7673

Abstract

The research is based on an imbalance between the carrying capacity of cities and population growth which has led to the development of slums in urban areas. Likewise, the development of the industrial sector has become a magnet for urbanization and population growth, while the community's ability to obtain decent housing is still low. The research intends to examine how the implementation of slum settlement policies is implemented and to design a model for handling slum settlements. Grindle's (1980) policy implementation model consists of the dimensions of the policy content context with aspects of 1) the interests affected; 2) type of benefit; 3) the degree of change; 4) the decision-making position; 5) program implementers; 6) policy resources, as well as the implementation context with aspects of 1) the strengths and strategies of the actors involved; 3) the characteristics of the ruling institutions and regimes; 3) compliance and responsiveness of the target group. This research uses a qualitative descriptive method with primary data obtained through interviews and observations. While data analysis techniques used descriptive analysis techniques including data condensation, data presentation and drawing conclusions (Miles and Huberman, 2014). The research finding is that the policy for dealing with slum settlements through the Berseka Program has not been optimally implemented in terms of the insignificant contribution to handling slum settlements. So a more comprehensive and sustainable approach is needed in dealing with slum settlements. The results of the study concluded: 1) The Berseka program has not been optimally implemented in terms of the low perceived benefits, low degree of change, weak government control over the actors involved, and lack of program sustainability and post-handling maintenance; 2) A comprehensive sustainable comprehension slum handling model developed by researchers includes approaches to prevention, revitalization, relocation, and preservation that will increase achievements in building cities and settlements that are inclusive, safe, resilient and sustainable. Research suggestions: 1) Need to study the role of the private sector and NGOs in dealing with slum settlements; 2) The need for complementary policies in the context of preventing slum settlements in the form of Regional Regulations and District Head Regulations.
Co-Authors . Gunawan ., Ichlas Imran ., Saat Riyanto ., Windarti . Achmad Ghozali Achmad Syaichu Achmad Syaichu, Achmad Agnes Tuti Rumiati Agus Sugiharto Agustin Sukarsono, Agustin Agustin, Sara Sarita ahmad yani Ajeng Nugrahaning Dewanti Al Falaq, Farid Alpian Jayadi, Alpian Amaliah, Lili Amiroh Amiroh, Amiroh Amrullah, Muhammad Lutfi Andi Purnomo Andi Purnomo, Andi Anindya, Alfrida Ista Arnika Dwi Asti Asmoro, Wahyu Panji Ayuningtyas, Lusia Diva Bambang Gunawan Bambang Setyohadi Kuswarna Putra, Bambang Setyohadi Kuswarna Bambang Soemardiono Basuki , Basuki, Diah Wilis Basuki, Diah Wilis Lestaring BUDITIAWAN, KRISTIAN Charly Hongdiyanto Cholichul Hadi dahyar daraba, dahyar Denny Bernardus Dewa Putu Wiadnyana Putra Diharto Diharto Diharto DIMAS WICAKSONO Diska, Nabila Azzahra Tiara Dyaksa, Gde Abhicanika Pranata Dyaksa, Gde Abhichanika Pranata Endang Wuryandini, Endang Endi Sutikno Eva Hertnacahyani Herraprastansi Evelyna, Talitha Zalfa Evelyna Fadila, Salwa Nur Fadilah, Salwa Nur fahrudin Fahrudin Fahrudin Fathurozak, Fathurozak Fery Irfan Nurrahman Firdaus, Muhammad Sandy Firmansyah, Aldy Fitria Fitria Hafuza, Rafi Hairil Akbar Happy Indah Kusumawati Hariyanto, Ahmad Hariyati, Novi Hartanto, Tommi Adrian Hendri Tamara Yuda Herwidasari, Maria Priska Hidayat, Vicky Rosyid Humaira, An Nisaa Siti Iffiyah, Khoudiy Ika Sartika Ikhsan, Mahbub Amrulloh Irawan, Shafira Aulia Rosyida irmawan andri nugroho Irsyad, Fatimah Ratna Nur Irwan, Stefanie Isnalita Isnalita, Isnalita Ivan Yudhistira Wiyono, Ivan Yudhistira J.E. Sutanto Juwono, Hans Putra Kamila, Azura Calista Shafa Kazia Laturette Khan, Muhammad Uzair Khodijah, Unziya Kurniawan, Agil Achmad Kusuma, Caroline Patricia Larasati, Aida Fitri Liliana Dewi Linda Suwarni Lukman, Sampara M. Husni Darmawan, M. Husni Majora Nuansa Al-Ghin Maretalinia, Maretalinia Margareth Sunjoto Maria Asumpta Evi Marlina Mastuti, Siti Maulita, Sintia Putri Moch Fathoni Setiawan Muhammad Faqih Muzayyanah, Dyah Roifatul Nadyan, Tifanika Ngurah Ayu Nyoman Murniati Ning Iswati Nugradi, Didik Nopianto Agung Nurhayati, Novika Nurmalita Sari, Marlynda Happy Nurul Hidayati Nuryadi, Ida Podo Yuwono Pramesti, Galuh Ajeng Prasetyo, Fadil Handika Pratiwi, Ni Putu Ayu Dias PS, Alaika Bagus Kurnia Rahmadanita, Annisa Rifky, Mohamed Rulli Pratiwi Setiawan Ruswandi, Indra Salimah, Miftachus Saputro, Reppy Agung Satiawan, Putu Rudy Savanti, Fisa Septicitaningtyas, Damiana Dewi Setyaningsih, Yuni Setyowati, Wiwit Siti Nurlaela Sofyan Zainal Sri Sumartiningsih Sudiarto, Michele Sukmana , Dared Gesang Sulistiyo, Jafar Imam Sumartinah, Happy Ratna Supriatin Supriatin, Supriatin Susilowati, Yuli Sutikno Sutikno Sutono Sutono Suwaryo, Putra Agina Widyaswara Sylvia, Aurellia Agatha Tarigan, Omry Teguh Prihanto Ummi Fadlilah Kurniawati, Ummi Fadlilah Utama, Nyoman Chandrikania Veithzal Rivai Zainal Vely Kukinul Siswanto Wahyono, Agus Waladani, Barkah Wardana, Daffa Ramadhan Wendra Hartono Werdini, Yoessy Etna Wibowo, Ardiyan Adhi Wibowo, Caesaryo Arif Widjaya, Joyce Martha Widya, Khafizh Salsabila Yovela, Christabel Yudy Surya Irawan Yulia, Vista Putri Yustika, Gaung Perwira Zulkarnain, Muhammad Ifaldy Amrila