p-Index From 2021 - 2026
9.144
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar IQRO: Journal of Islamic Education JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Journal on Education Cakrawala : Jurnal Kajian Manajemen Pendidikan Islam dan Studi Sosial COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Jurnal Wahana Pendidikan Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Journal of English Language and Education Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam MUNTAZAM: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi Media Nusantara SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Journal of Innovation and Research in Primary Education Concept: Journal of Social Humanities and Education Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Al-Ibanah IJED MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Jurnal Tahsinia Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan (JURRIPEN) Asatidzuna |Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Journal of Innovative and Creativity Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN KURSUS MENJAHIT DI LPK YANI 45 (Studi Deskriptif Kursus Menjahit Di LPK Yani 45 Soreang Kabupaten Bandung) Rudiansah Sidik Permana; Ayi Najmul Hidayat
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 1 No. 3 (2022): September : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v1i3.1021

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dimaksudkan untuk meningkatkan pembelajaran Kursus Manjahit di LPK Yani 45 Soreang Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatakan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di LPK Yani 45 Soreang pada tahun 2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, Observasi dan studi dokumentasi . subjek peneliti yaitu Kepala Lembaga, Instruktur Penjahit dan Warga belajar. Penyusunan instrumen menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data mengunakan triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Hasil penelitian berdasarkan wawancara 1).Perencanaan pembelajaran kursus menjahit di LPK Yani 45 Soreang Kabupaten Bandung. 2).Pelaksanaan pembelajaran kursus menjahit di LPK Yani 45 Soreang Kabupaten Bandung 3). Evaluasi pembelajaran kursus menjahit di LPK Yani 45 Soreang Kabupaten Bandung. berdasarkan temuan tersebut proses pembelajaran Kursus Menjahit di LPK yani 45 Soreang melalui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dan mutu pendidikan di LPK Yani 45 Soreang lebih efektif dan efesien.
EVALUASI PROGRAM PELATIHAN KOMPUTER DI BALAI LATIHAN KERJA (BLK) KOMUNITAS PONPES YPI ANNUR GARUT Ayi Najmul Hidayat; Cucu Amirah; Rivatul Mahmudah
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v3i1.973

Abstract

. Evaluasi program yang dilaksanakan baik di lembaga formal maupun nonformal bertujuan untuk memberikan masukan, kajian, dan pertimbangan dalam menentukan apakah program tersebut layak untuk diteruskan atau tidak. Namun pada kenyataannya, karena keterbatasan waktu pada pelaksanaan program di lembaga pelatihan dan kursus, evaluasi program dilakukan tanpa benar-benar objektif. Artinya, ketika sudah melakukan penilaian, dianggap sudah melakukan evaluasi. Padahal penilaian cenderung hanya melihat nilai, sedangkan evaluasi program lebih ke pertimbangan hasil yang bermutu, contohnya keterampilan yang benar-benar dimiliki oleh siswa. Jadi, evaluasi program sangat penting dilaksanakan agar lulusan lembaga pelatihan dan kursus bisa lulus dengan nilai baik dan disertai keterampilan yang mumpuni, sehingga tidak gagap ketika terjun di dunia kerja. Sebagaimana misalnya terkait salah satu evaluasi program pelatihan di BLK Komunitas Pondok Pesantren YPI Annur yakni mengenai pelatihan komputer. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan datanya terdiri dari observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian adalah bahwa bahan materi belajar komputer telah dirancang dan disusun berdasarkan dengan kebutuhan belajar masyarakat dan kebutuhan dunia kerja terutama dalam bidang per komputeran. Berdasarkan evaluasi produk, program pelatihan komputer dapat dikatakan sudah baik, dibuktikan dengan adanya peningkatan kualitas yang sudah didapatkan oleh peserta didik dan persentase kelulusan peserta didik adalah 100%. Hasil evaluasi program pelatihan komputer di BLK Komunitas Ponpes YPI Annur Garut adalah bahwa program pelatihan komputer dapat dilanjutkan dengan lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia serta meningkatkan kualitas program pelatihan dan kualitas fasilitas ruangan program pelatihan komputer. Hal tersebut guna menghasilkan kualitas serta kuantitas lulusan yang benar-benar memiliki kompetensi dan profesional dibidang komputer. Kata kunci:
TEORI ABU AHMADI PADA BIMBINGAN SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA DALAM KELOMPOK SISWA SEKOLAH DASAR (SD) Nurhayani, Nurhayani; Najmul Hidayat, Ayi; Nurlaela, Neneng
Tahsinia Vol 6 No 3 (2025): Maret
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v6i3.649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran bimbingan sosial dalam meningkatkan kerjasama di antara siswa dalam kegiatan kelompok di SDN Panyindangan, Kabupaten Cianjur. Penelitian ini didasarkan pada pemahaman bahwa keterampilan kerjasama yang efektif merupakan kemampuan penting dalam perkembangan siswa, khususnya dalam konteks pendidikan dasar. Dengan menerapkan program bimbingan sosial, penelitian ini menyelidiki bagaimana intervensi terstruktur dapat mendorong komunikasi yang lebih baik, kerjasama, dan saling menghargai di antara siswa dalam lingkungan kelompok. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari siswa sekolah dasar yang memiliki tingkat keterampilan kerjasama yang beragam. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menilai dampak program bimbingan sosial terhadap perilaku kolaboratif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan sosial secara signifikan meningkatkan dinamika kelompok, meningkatkan kesediaan siswa untuk terlibat dalam kerja tim, dan memperbaiki kerjasama secara keseluruhan di dalam kelas. Penelitian ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan bimbingan sosial ke dalam kurikulum pendidikan untuk mendukung pengembangan keterampilan kerjasama pada siswa Sekolah Dasar, yang berkontribusi pada kompetensi sosial dan keberhasilan akademik mereka.
PELAKSANAAN BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENANGANI PERUNDUNGANDI SEKOLAH DASAR Najmul Hidayat, Ayi; Efendi, Iyan; Nurhayati, Enur
Tahsinia Vol 6 No 3 (2025): Maret
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v6i3.671

Abstract

Perundungan di sekolah dasar menjadi masalah serius yang dapat berdampak buruk pada perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan bimbingan kelompok dalam menangani perundungan di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan Kepala Sekolah, Guru Kelas, Guru Mata Pelajaran dan siswa pelaku dan korban perundungan, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan kelompok dalam menangani perundungan di Sekolah Dasar telah dilakukan, namun masih terdapat beberapa kendala. Kendala tersebut antara lain kurangnya pemahaman guru-guru yang ada karena tidak ada guru BK yang mengerti tentang teknik-teknik bimbingan kelompok, kurangnya waktu yang dialokasikan untuk kegiatan bimbingan kelompok, serta kurangnya keterlibatan orang tua dalam proses penanganan perundungan. Bimbingan kelompok yang dilakukan berfokus pada pengembangan keterampilan sosial siswa, pengenalan dampak negatif perundungan, serta upaya membangun lingkungan sekolah yang inklusif. Meskipun demikian, diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitas bimbingan kelompok dalam mengatasi perundungan di Sekolah Dasar.
Implementation of Counselling Guidance Program to improve Students' Discipline Character at SD 090 Cibiru Bandung City Ridwanuloh, Asep; Lusepi; Najmul Hidayat, Ayi
AL-IBANAH Vol. 10 No. 2 (2025): Journal Al-Ibanah
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/2banah.v10i2.461

Abstract

This study investigates the implementation of the Counseling program at SD Negeri 090 Cibiru, Bandung, focusing on its role in developing students' character, particularly in terms of discipline and responsibility. The research is grounded in the growing importance of character education within the national curriculum and the behavioral challenges faced by students in today’s rapidly changing environment. A qualitative descriptive method was employed, with data gathered through observations, interviews with teachers, the school principal, and students, along with document analysis of school regulations and BK materials. Findings show that the BK program has contributed to improved student discipline—evident from reduced tardiness and better compliance with school rules. Students also demonstrated increased responsibility, shown in their independence in completing tasks and maintaining classroom cleanliness. Despite these positive outcomes, the study identifies gaps in consistency of implementation and limited parental involvement as ongoing challenges. Overall, the BK program proves to be an effective strategy for character building when implemented holistically and sustainably. This research highlights the importance of collaboration between schools, families, and communities in supporting character education, and emphasizes the need for continuous reflection and improvement to ensure long-term behavioral transformation among elementary students
Implementasi Layanan Bimbingan Sosial untuk Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Anak di TK Plus Wanaba Padila, Melia Nur; Komalasari, Nunung; Hidayat, Ayi Najmul; Ratnawulan, Teti
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi layanan bimbingan sosial dalam meningkatkan keterampilan interaksi sosial anak usia dini di TK Wanaba Plus. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian terdiri atas tiga guru perempuan berusia 25–40 tahun, dua konselor sekolah, lima orang tua (tiga ibu dan dua ayah), serta sepuluh anak berusia 4–6 tahun dari keluarga dengan latar belakang sosial ekonomi menengah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif selama enam minggu (Januari–Februari 2025), serta dokumentasi program bimbingan sosial dan catatan perkembangan anak. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola peningkatan interaksi sosial anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan sosial yang diimplementasikan melalui terapi bermain kelompok, konseling individual, dan kolaborasi aktif dengan orang tua berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan keterampilan sosial anak. Peningkatan terlihat pada aspek komunikasi (partisipasi meningkat dari 60% menjadi 85%), empati, regulasi emosi, dan kerja sama. Pelaksanaan layanan yang konsisten dua kali dalam seminggu dan dukungan positif dari keluarga menjadi faktor penting dalam perkembangan interaksi sosial anak. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan berupa keterbatasan jumlah guru (rasio guru dan anak 1:15) serta keterlibatan orang tua yang belum optimal dalam mendampingi latihan keterampilan sosial di rumah. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi layanan bimbingan sosial dalam kegiatan harian dan penguatan kolaborasi antara sekolah dan keluarga untuk mengoptimalkan perkembangan sosial anak usia dini.
Implementation of Counselling Guidance Program to improve Students' Discipline Character at SD 090 Cibiru Bandung City Ridwanuloh, Asep; Lusepi; Najmul Hidayat, Ayi
AL-IBANAH Vol. 10 No. 2 (2025): Journal Al-Ibanah
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/2banah.v10i2.461

Abstract

This study investigates the implementation of the Counseling program at SD Negeri 090 Cibiru, Bandung, focusing on its role in developing students' character, particularly in terms of discipline and responsibility. The research is grounded in the growing importance of character education within the national curriculum and the behavioral challenges faced by students in today’s rapidly changing environment. A qualitative descriptive method was employed, with data gathered through observations, interviews with teachers, the school principal, and students, along with document analysis of school regulations and BK materials. Findings show that the BK program has contributed to improved student discipline—evident from reduced tardiness and better compliance with school rules. Students also demonstrated increased responsibility, shown in their independence in completing tasks and maintaining classroom cleanliness. Despite these positive outcomes, the study identifies gaps in consistency of implementation and limited parental involvement as ongoing challenges. Overall, the BK program proves to be an effective strategy for character building when implemented holistically and sustainably. This research highlights the importance of collaboration between schools, families, and communities in supporting character education, and emphasizes the need for continuous reflection and improvement to ensure long-term behavioral transformation among elementary students
Management of Cooking Education to Improve Independence and Motor Skills of Students With Mild Intellectual Disabilities at SLB BC YPLAB Wartawan Aisy Dzakiyyah Abidin; Ayi Najmul Hidayat
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v13i2.17352

Abstract

This study aims to examine the management of culinary arts learning in making vegetable soup as a medium for training independence and developing fine motor skills in students with mild intellectual disabilities at the BC YPLAB Wartawan Special School (SLB) in Bandung. Using a qualitative case study approach, this study involved one culinary arts teacher and two students with mild intellectual disabilities. Data collection methods included classroom observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that adaptive and repetitive learning management successfully improved students' independence, strengthened their fine motor skills, and built their self-confidence in practical activities. Evaluation was conducted informally through direct observation, focusing on cognitive, affective, and psychomotor development. Based on these findings, practice-based learning management can be an effective model for special needs education, with an emphasis on vocational skills tailored to the individual needs of students. Keywords: Learning Management, Culinary Arts, Mild Mental Retardation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan pembelajaran tata boga dalam kegiatan membuat sayur sop sebagai media pelatihan kemandirian dan pengembangan motorik halus siswa tunagrahita ringan di Sekolah Luar Biasa (SLB) BC YPLAB Wartawan, Kota Bandung. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian ini melibatkan satu guru tata boga dan dua siswa tunagrahita ringan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi kelas, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran yang adaptif dan berulang berhasil meningkatkan kemandirian siswa, memperkuat keterampilan motorik halus, serta membangun kepercayaan diri siswa dalam aktivitas praktis. Evaluasi dilakukan secara informal melalui observasi langsung, dengan fokus pada perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Berdasarkan temuan ini, pengelolaan pembelajaran yang berbasis praktik langsung dapat menjadi model efektif untuk pendidikan anak berkebutuhan khusus, dengan penekanan pada keterampilan vokasional yang sesuai dengan kebutuhan individu siswa. Kata kunci: pengelolaan pembelajaran, tata boga, tunagrahita ringan.
PERAN BALAI LATIHAN KERJA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MASYARAKAT Ayi Najmul Hidayat; Nana Ismelani
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 1 No. 4 (2022): Desember : Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v1i4.131

Abstract

Abstrak. Balai Latihan Kerja merupakan gedung yang digunakan sebagai tempat berlatih dan menambah ketrampilan untuk mempersiapkan diri dalam memasuki dunia kerja. Pelatihan yang diadakan oleh Balai Latihan Kerja berguna untuk membekali keterampilan kepada peserta dalam berbagai bidang kejuruan dan memberikan motivasi untuk berusaha mandiri. Balai Latihan Kerja dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan lembaga pelatihan kerja yang berdedikasi mencetak tenaga kerja yang siap terjun ke dalam dunia kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian Peran BLK Kabupaten Purwakarta dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja sudah cukup efektif, hal ini dibuktikan dengan banyaknya jumlah alumni BLK Kabupaten Purwakarta yang telah diterima bekerja di perusahaan karena kondisi Purwakarta dengan banyaknya indutri maupun berwirausaha sendiri sesuai bidangnya masing - masing, bahwa dari empat peran BLK Kabupaten Purwakarta semuanya sudah mencapi target walaupun ada beberapa kekurangan dalam hal pengadaan instruktur. Kata kunci:
Development of an Assessment Instrument for Beginning Reading for Moderately Mentally Disabled Children in Grade VIII at SLB ABC Miiroojuttaqwaa Rohimat, Mamat; Hidayat, Ayi Najmul
Journal of English Language and Education Vol 10, No 5 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v%vi%i.1336

Abstract

This study aims to develop a contextual early reading assessment instrument tailored for eighth-grade students with moderate intellectual disabilities at SLB ABC Miiroojuttaqwaa in Sumedang Regency. Using a qualitative approach and descriptive methods, the research involved non-participatory observations, interviews, focus group discussions (FGD), documentation studies, and validation by expert teachers. The results reveal that students demonstrate varying levels of competence in phonemic recognition, syllable decoding, and vocabulary comprehension but face difficulties with sentence construction and reading fluency. The assessment instrument was refined collaboratively through FGDs, covering core reading domains, and validated by external experts for operational clarity and usability. Key improvements include more concrete indicators, enhanced visual media, and implementation guidelines to standardise administration. The findings highlight the importance of authentic, adaptive assessments that align with cognitive and developmental characteristics of students with intellectual disabilities. This tool not only supports the development of Individualised Education Plans (IEPs) but also provides a model for inclusive assessment practices. The study recommends broader institutional adoption, including integration into policy frameworks, professional development for teachers, and cross-school moderation, to enhance reliability and equity. The validated instrument holds promise for advancing literacy interventions and promoting meaningful participation in education for students with intellectual disabilities.
Co-Authors Aceng Nurul Huda Adawiah, Siti Robiah Afifi, Ruhana Agus Hermawan Agus Salim Chamidi Agustendra, Apen Agustina, Wenny Ahadiat Aisy Dzakiyyah Abidin Aji Fachrurroji, Fahmi Aljihad, Fuad Apriadi Manan Firman Asan Azhari Chamidi, Agus Salim Cucu Amirah Desemberi Trianugrahwati Desy Paramuditha Edi Gunawan Efendi, Iyan Eko Purwanto, Muhammad Entang Rukman Enur Nurhayati, Enur Gatot Yusuf Effendi Gifary, Arie Gunawan, Deden Handayani, Noneng Harahap, Fitri E Hasbullah lau Hasim, Ismail Hayati, Eli Heri Heri, Heri Hery Widijanto Hidayat Ida Rukhaida Iriantara, Yosal Iwan Kurniawan Jajang Rukmana Jamaludin . Khamim, Nur Kingking Muttaqien Kingking Muttaqien Komalasari, Nunung Komara, Budi Kusman, E. Kusman Liah Sapliah, Neng Lina Herlina Lina Herlina Lufi Ardiana Lusepi M Farid Yudha Bahari Mahendra, Deden Deni Ma’arief, M. Syamsul Mugiarto Mugiarto Mugiarto, Mugiarto Muhammad Afif Muhammad Fajri Almusthafa Muhammad Waashil Arrohim Muhammmad Faiz Habibi Muhtad, Fauzi Al Muiz Fahmi Septiana Mujaddid Syaikhul Islam, Ahmad Mujiburrohman Mujiburrohman Mukti, Seni Muthia, Derifa Siti Nahdiyah Hidayah Nana Ismelani Nany Kusmiyati Narti Nurlaela Neneng Nurlaela Nia Kurniawati Nikmatul Khoiriyah Nur Hidayah Nurhayani nurhayani Nurhayati Nurhayati Nurhayati, Beti Nurjaman, Dadan Nurliana, Ai Risna Nuron Rhamdani Padila, Melia Nur Parid Abdul Hadi Prisna Defauzi Raden Dewangga Tresna Erawan Raden Riki Barkah Zulfikar Raden Yulyul Yuliana Hastuti Rahayu, Dwi Lestari Resna Yuanda Syarip Restiana, Irma Ridwanuloh, Asep Rismawan Rismawan Rivatul Mahmudah Rizka Andhika Putra Rohimat, Mamat Rudi Alam Rudiansah Sidik Permana Ruswandi, Ruswan Samsuri, Mohamad Ridwan A. Saofanita, Saofanita Sauri, R Supyan Siti Honiah Siti Makhmudah Siti Nurapriani, Jihan Sobari Sobari Sobari Sobari Sobari Sobari Sopandi, Sopandi Sri Haryani Srihandayani, Srihandayani Suharyanto H. Soro Sukmawati Kusnadi, Fitria Sulastri, Pipin Suryati, Yuli Sutisna - Syamsudin, Abin Syarifah, Sherina Zakiyah Tati Ratna Wulan Teti Ratnawulan Teti Ratnawulan Titi Suwarni Toha Konidin Tri hendri herdiansyah Tuti Komala, Ade Ulfah Ulfah Ulfah Umi Mahmudah Usmanti, Yanti Winaningsih, Iis Wulan Nurlanty Yudianto Yuniawati Yuningsih, Dede Yusuf, Mochamad Ghiffari Yuyun Yuningsih Zulvia, Evi