Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PEMBIAYAAN PENDIDIKAN PELATIHAN KERJA DI BLK KOMUNITAS PONPES AL-AITAAM Ayi Najmul Hidayat; Toha Konidin
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 1 No. 3 (2022): September : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v1i3.990

Abstract

Balai latihan kerja (BLK) adalah salah satu bentuk satuan pendidikan non-formal yang diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan bekal pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan profesi, bekerja, usaha mandiri, dan atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui sejauh mana strategi dan inovasi pembiayaan pendidikan pelatihan kerja di BLK Komunitas Ponpes Al-Aitaam Bandung. Metode penelitian dengan menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian bahwa Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Ponpes AL-Aitaam Bandung adalah Lembaga pelatihan yang didirikan karena adanya bantuan dari pemerintah melalui Kemenaker pada tahun 2019. Bantuan yang diberikan pemerintah meliputi gedung workshop, peralatan pelatihan, operasional kelembagaan dan program pelatihan serta pelatihan bagi instruktur dan pengelola BLK komunitas. Pada dasarnya bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, namun menyebabkan kurang mandirinya BLK tersebut dalam melaksanakan program pelatihan karena bergantung pada bantuan kegiatan dari pemerintah.Upaya yang harus dilakukan oleh Balai Latihan Kerja (BLK ) Komunitas Ponpes AL-Aitaam Bandung agar dapat memiliki kemandirian dalam menjalankan program pelatihan tanpa ketergantungan terhadap bantuan pemerintah adalah membuat setrategi, inovasi dan menggali sumber-sumber pembiayaan pelatihan dengan mengerahkan semua sumber daya yang ada di BLK. Strategi pembiayaan pendidikan di Balai Latihan Kerja (BLK ) Komunitas Ponpes AL-Aitaam Bandung hendaknya mengacu pada jaminan apa yang bisa diberikan satuan pendidikan kepada konsumen. Kalau konsumen merasa mendapatkan kepastian jaminan dengan program-programnya, maka sudah dapat dipastikan konsumen sanggup menanggung biaya yang dibutuhkan. Di sini letak strategis lmbaga diperankan untuk membaca kemauan publik terhadap layanan Balai Latihan Kerja (BLK ) Komunitas Ponpes AL-Aitaam Bandung.
MANAJEMEN PELATIHAN KERJA DI LPK BINA GATARA MUDA DALAM MENGEMBANGKAN PRODUKTIVITAS MASYARAKAT GARUT UTARA Ayi Najmul Hidayat; Raden Riki Barkah Zulfikar; Muhammad Danil
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 1 No. 3 (2022): September : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v1i3.1020

Abstract

Salah satu unsur untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas yaitu melalui Pelatihan Kerja, disini dapat diketahui bahwa pelatihan menjadi salah satu faktor yang penting. Pelatihan merupakan bagian dari terciptanya SDM yang berkualitas dengan didesain secara sistematik dalam pengembangan program suatu instansi atau organisasi. Sebuah pelatihan juga harus mempunyai arah atau tujuan yang jelas agar pelatihan sesuai dengan rencana apa yang diharapkan. Untuk dapat melaksanakan pelatihan yang berorientasi pada kebutuhan dan rencana pelatihan yang diharapkan maka pelatihan disini membutuhkan manajemen pelatihan yang sesuai. Penelitian ini berangkat dari ketertarikan Peneliti atas Manajemen Pelatihan Tenaga Kerja di LPK Bina Gatara Muda Dalam Mengembangkan Produktivitas Masyarakat Garut Utara, karena Manajemen adalah sebuah tonggak dalam pelaksanaan suatu kegiatan dimana keberhasilan suatu kegiatan itu tergantung bagaimana manajemen atau pengelolaan kegiatan tersebut. Pada umumnya Sumber Daya Manusia yang baik akan sangat mempengaruhi sosial dan ekonomi suatu masyarakat yang baik pula. Disini pelatihan kerja menjadi sangat penting untuk meningkatkan kualitas SDM yang ada diluar sekolah. Memasuki pasar kerja saat ini juga sangatlah ketat persaingannya, dan ini perlu diperhatikan dan tidak bisa dianggap sepele karena bisa menimbulkan masalah-masalah baru nantinya. Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bina Gatara Muda merupakan salah satu lembaga yang menangani masalah pelatihan kerja bagi para pencari kerja di wilayah Garut Utara, itu telah berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan dan kualitas Sumber Daya Manusia lewat pelatihan guna ke depan mampu bersaing dalam memasuki dunia pasar kerja Untuk penyelenggaraan programnya LPK Bina Gatara Muda perlu memiliki manajemen pengelolaan yang baik supaya hasil dari penyelenggaraan programnya sesuai dengan yang diharapkan dan dapat meningkatkan produktivitas masyarakat yang ada di wilayah Garut utara. Oleh karena itu peneliti ingin menggali informasi dan temuan hasil penelitian yang berkaitan dengan Manajemen Pelatihan Kerja di LPK Bina Gatara Muda dalam Mengembangkan Produktivitas Masyarakat Wilayah Garut Utara.
PEMBELAJARAN KURSUS MENJAHIT DI LPK YANI 45 (Studi Deskriptif Kursus Menjahit Di LPK Yani 45 Soreang Kabupaten Bandung) Rudiansah Sidik Permana; Ayi Najmul Hidayat
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 1 No. 3 (2022): September : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v1i3.1021

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dimaksudkan untuk meningkatkan pembelajaran Kursus Manjahit di LPK Yani 45 Soreang Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatakan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di LPK Yani 45 Soreang pada tahun 2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, Observasi dan studi dokumentasi . subjek peneliti yaitu Kepala Lembaga, Instruktur Penjahit dan Warga belajar. Penyusunan instrumen menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data mengunakan triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Hasil penelitian berdasarkan wawancara 1).Perencanaan pembelajaran kursus menjahit di LPK Yani 45 Soreang Kabupaten Bandung. 2).Pelaksanaan pembelajaran kursus menjahit di LPK Yani 45 Soreang Kabupaten Bandung 3). Evaluasi pembelajaran kursus menjahit di LPK Yani 45 Soreang Kabupaten Bandung. berdasarkan temuan tersebut proses pembelajaran Kursus Menjahit di LPK yani 45 Soreang melalui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dan mutu pendidikan di LPK Yani 45 Soreang lebih efektif dan efesien.
EVALUASI PROGRAM PELATIHAN KOMPUTER DI BALAI LATIHAN KERJA (BLK) KOMUNITAS PONPES YPI ANNUR GARUT Ayi Najmul Hidayat; Cucu Amirah; Rivatul Mahmudah
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v3i1.973

Abstract

. Evaluasi program yang dilaksanakan baik di lembaga formal maupun nonformal bertujuan untuk memberikan masukan, kajian, dan pertimbangan dalam menentukan apakah program tersebut layak untuk diteruskan atau tidak. Namun pada kenyataannya, karena keterbatasan waktu pada pelaksanaan program di lembaga pelatihan dan kursus, evaluasi program dilakukan tanpa benar-benar objektif. Artinya, ketika sudah melakukan penilaian, dianggap sudah melakukan evaluasi. Padahal penilaian cenderung hanya melihat nilai, sedangkan evaluasi program lebih ke pertimbangan hasil yang bermutu, contohnya keterampilan yang benar-benar dimiliki oleh siswa. Jadi, evaluasi program sangat penting dilaksanakan agar lulusan lembaga pelatihan dan kursus bisa lulus dengan nilai baik dan disertai keterampilan yang mumpuni, sehingga tidak gagap ketika terjun di dunia kerja. Sebagaimana misalnya terkait salah satu evaluasi program pelatihan di BLK Komunitas Pondok Pesantren YPI Annur yakni mengenai pelatihan komputer. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan datanya terdiri dari observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian adalah bahwa bahan materi belajar komputer telah dirancang dan disusun berdasarkan dengan kebutuhan belajar masyarakat dan kebutuhan dunia kerja terutama dalam bidang per komputeran. Berdasarkan evaluasi produk, program pelatihan komputer dapat dikatakan sudah baik, dibuktikan dengan adanya peningkatan kualitas yang sudah didapatkan oleh peserta didik dan persentase kelulusan peserta didik adalah 100%. Hasil evaluasi program pelatihan komputer di BLK Komunitas Ponpes YPI Annur Garut adalah bahwa program pelatihan komputer dapat dilanjutkan dengan lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia serta meningkatkan kualitas program pelatihan dan kualitas fasilitas ruangan program pelatihan komputer. Hal tersebut guna menghasilkan kualitas serta kuantitas lulusan yang benar-benar memiliki kompetensi dan profesional dibidang komputer. Kata kunci:
TEORI ABU AHMADI PADA BIMBINGAN SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA DALAM KELOMPOK SISWA SEKOLAH DASAR (SD) Nurhayani, Nurhayani; Najmul Hidayat, Ayi; Nurlaela, Neneng
Tahsinia Vol 6 No 3 (2025): Maret
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v6i3.649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran bimbingan sosial dalam meningkatkan kerjasama di antara siswa dalam kegiatan kelompok di SDN Panyindangan, Kabupaten Cianjur. Penelitian ini didasarkan pada pemahaman bahwa keterampilan kerjasama yang efektif merupakan kemampuan penting dalam perkembangan siswa, khususnya dalam konteks pendidikan dasar. Dengan menerapkan program bimbingan sosial, penelitian ini menyelidiki bagaimana intervensi terstruktur dapat mendorong komunikasi yang lebih baik, kerjasama, dan saling menghargai di antara siswa dalam lingkungan kelompok. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari siswa sekolah dasar yang memiliki tingkat keterampilan kerjasama yang beragam. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menilai dampak program bimbingan sosial terhadap perilaku kolaboratif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan sosial secara signifikan meningkatkan dinamika kelompok, meningkatkan kesediaan siswa untuk terlibat dalam kerja tim, dan memperbaiki kerjasama secara keseluruhan di dalam kelas. Penelitian ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan bimbingan sosial ke dalam kurikulum pendidikan untuk mendukung pengembangan keterampilan kerjasama pada siswa Sekolah Dasar, yang berkontribusi pada kompetensi sosial dan keberhasilan akademik mereka.
PELAKSANAAN BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENANGANI PERUNDUNGANDI SEKOLAH DASAR Najmul Hidayat, Ayi; Efendi, Iyan; Nurhayati, Enur
Tahsinia Vol 6 No 3 (2025): Maret
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v6i3.671

Abstract

Perundungan di sekolah dasar menjadi masalah serius yang dapat berdampak buruk pada perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan bimbingan kelompok dalam menangani perundungan di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan Kepala Sekolah, Guru Kelas, Guru Mata Pelajaran dan siswa pelaku dan korban perundungan, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan kelompok dalam menangani perundungan di Sekolah Dasar telah dilakukan, namun masih terdapat beberapa kendala. Kendala tersebut antara lain kurangnya pemahaman guru-guru yang ada karena tidak ada guru BK yang mengerti tentang teknik-teknik bimbingan kelompok, kurangnya waktu yang dialokasikan untuk kegiatan bimbingan kelompok, serta kurangnya keterlibatan orang tua dalam proses penanganan perundungan. Bimbingan kelompok yang dilakukan berfokus pada pengembangan keterampilan sosial siswa, pengenalan dampak negatif perundungan, serta upaya membangun lingkungan sekolah yang inklusif. Meskipun demikian, diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitas bimbingan kelompok dalam mengatasi perundungan di Sekolah Dasar.
Implementation of Counselling Guidance Program to improve Students' Discipline Character at SD 090 Cibiru Bandung City Ridwanuloh, Asep; Lusepi; Najmul Hidayat, Ayi
AL-IBANAH Vol. 10 No. 2 (2025): Journal Al-Ibanah
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/2banah.v10i2.461

Abstract

This study investigates the implementation of the Counseling program at SD Negeri 090 Cibiru, Bandung, focusing on its role in developing students' character, particularly in terms of discipline and responsibility. The research is grounded in the growing importance of character education within the national curriculum and the behavioral challenges faced by students in today’s rapidly changing environment. A qualitative descriptive method was employed, with data gathered through observations, interviews with teachers, the school principal, and students, along with document analysis of school regulations and BK materials. Findings show that the BK program has contributed to improved student discipline—evident from reduced tardiness and better compliance with school rules. Students also demonstrated increased responsibility, shown in their independence in completing tasks and maintaining classroom cleanliness. Despite these positive outcomes, the study identifies gaps in consistency of implementation and limited parental involvement as ongoing challenges. Overall, the BK program proves to be an effective strategy for character building when implemented holistically and sustainably. This research highlights the importance of collaboration between schools, families, and communities in supporting character education, and emphasizes the need for continuous reflection and improvement to ensure long-term behavioral transformation among elementary students
Implementasi Layanan Bimbingan Sosial untuk Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Anak di TK Plus Wanaba Padila, Melia Nur; Komalasari, Nunung; Hidayat, Ayi Najmul; Ratnawulan, Teti
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi layanan bimbingan sosial dalam meningkatkan keterampilan interaksi sosial anak usia dini di TK Wanaba Plus. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian terdiri atas tiga guru perempuan berusia 25–40 tahun, dua konselor sekolah, lima orang tua (tiga ibu dan dua ayah), serta sepuluh anak berusia 4–6 tahun dari keluarga dengan latar belakang sosial ekonomi menengah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif selama enam minggu (Januari–Februari 2025), serta dokumentasi program bimbingan sosial dan catatan perkembangan anak. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola peningkatan interaksi sosial anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan sosial yang diimplementasikan melalui terapi bermain kelompok, konseling individual, dan kolaborasi aktif dengan orang tua berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan keterampilan sosial anak. Peningkatan terlihat pada aspek komunikasi (partisipasi meningkat dari 60% menjadi 85%), empati, regulasi emosi, dan kerja sama. Pelaksanaan layanan yang konsisten dua kali dalam seminggu dan dukungan positif dari keluarga menjadi faktor penting dalam perkembangan interaksi sosial anak. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan berupa keterbatasan jumlah guru (rasio guru dan anak 1:15) serta keterlibatan orang tua yang belum optimal dalam mendampingi latihan keterampilan sosial di rumah. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi layanan bimbingan sosial dalam kegiatan harian dan penguatan kolaborasi antara sekolah dan keluarga untuk mengoptimalkan perkembangan sosial anak usia dini.
Implementation of Counselling Guidance Program to improve Students' Discipline Character at SD 090 Cibiru Bandung City Ridwanuloh, Asep; Lusepi; Najmul Hidayat, Ayi
AL-IBANAH Vol. 10 No. 2 (2025): Journal Al-Ibanah
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/2banah.v10i2.461

Abstract

This study investigates the implementation of the Counseling program at SD Negeri 090 Cibiru, Bandung, focusing on its role in developing students' character, particularly in terms of discipline and responsibility. The research is grounded in the growing importance of character education within the national curriculum and the behavioral challenges faced by students in today’s rapidly changing environment. A qualitative descriptive method was employed, with data gathered through observations, interviews with teachers, the school principal, and students, along with document analysis of school regulations and BK materials. Findings show that the BK program has contributed to improved student discipline—evident from reduced tardiness and better compliance with school rules. Students also demonstrated increased responsibility, shown in their independence in completing tasks and maintaining classroom cleanliness. Despite these positive outcomes, the study identifies gaps in consistency of implementation and limited parental involvement as ongoing challenges. Overall, the BK program proves to be an effective strategy for character building when implemented holistically and sustainably. This research highlights the importance of collaboration between schools, families, and communities in supporting character education, and emphasizes the need for continuous reflection and improvement to ensure long-term behavioral transformation among elementary students
Upaya Musyrif Halaqoh Dalam Meningkatkan Motivasi Menghafal Al-Qur’an di PPIQ-368 Muhammad Fajri Almusthafa; Muhammad Waashil Arrohim; Ayi Najmul Hidayat
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i2.7651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan oleh musyrif halaqoh dalam meningkatkan motivasi santri dalam menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Ilmu Al-Qur’an (PPIQ) 368. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian terdiri atas 3 musyrif halaqoh, 8 santri penghafal Al-Qur’an, dan 1 kepala program tahfizh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif selama 4 minggu, dan dokumentasi kegiatan halaqoh tahfizh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musyrif halaqoh memainkan peran penting dalam memotivasi santri, baik secara langsung melalui pendekatan spiritual dan emosional, maupun tidak langsung melalui keteladanan dan kedisiplinan. Strategi yang digunakan meliputi: 1) penyemangat harian berdasarkan ayat dan hadits, 2) pelatihan mingguan pribadi, 3) pemberian reward dan punishment, dan 4) penguatan nilai ikhlas dalam menghafal. Hasilnya menunjukkan bahwa 75% santri mengalami peningkatan motivasi internal yang ditandai dengan bertambahnya hafalan dan meningkatnya partisipasi aktif dalam halaqoh. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi musyrif untuk mengasah keterampilan pelatihan dan motivasi santri.
Co-Authors Abin Syamsudin Agus Salim Chamidi Ahadiat Aisy Dzakiyyah Abidin Aji Fachrurroji, Fahmi Aljihad, Fuad Apriadi Manan Firman Asan Azhari Chamidi, Agus Salim Cucu Amirah Desemberi Trianugrahwati Edi Gunawan Efendi, Iyan Entang Rukman Enur Nurhayati, Enur Gatot Yusuf Effendi Gunawan, Deden Harahap, Fitri E Hasbullah lau Hayati, Eli Heri Heri, Heri Hery Widijanto Ida Rukhaida Iriantara, Yosal Ismail Hasim Jajang Rukmana Jamaludin . Khamim, Nur Kingking Muttaqien Kingking Muttaqien Komalasari, Nunung Komara, Budi Kusman, E. Kusman Liah Sapliah, Neng Lina Herlina Lina Herlina Lufi Ardiana Lusepi M Farid Yudha Bahari Ma’arief, M. Syamsul Mugiarto Mugiarto Mugiarto, Mugiarto Muhammad Eko Purwanto Muhammad Fajri Almusthafa Muhammad Waashil Arrohim Muhammmad Faiz Habibi Muhtad, Fauzi Al Muiz Fahmi Septiana Mujaddid Syaikhul Islam, Ahmad Mujiburrohman Mujiburrohman Mukti, Seni Nahdiyah Hidayah Nana Ismelani Nany Kusmiyati Narti Nurlaela Neneng Nurlaela Nia Kurniawati Nikmatul Khoiriyah Nur Hidayah Nurhayani nurhayani Nurhayati, Beti Nurjaman, Dadan Nuron Rhamdani Padila, Melia Nur Parid Abdul Hadi Prisna Defauzi Raden Dewangga Tresna Erawan Raden Riki Barkah Zulfikar Raden Yulyul Yuliana Hastuti Ridwanuloh, Asep Rismawan Rismawan Rivatul Mahmudah Rizka Andhika Putra Rohimat, Mamat Rudi Alam Rudiansah Sidik Permana Ruswandi, Ruswan Saofanita, Saofanita Sauri, R Supyan Siti Honiah Siti Makhmudah Siti Nurapriani, Jihan Sopandi, Sopandi Sri Haryani Sukmawati Kusnadi, Fitria Suryati, Yuli Sutisna - Syarifah, Sherina Zakiyah Teti Ratnawulan Teti Ratnawulan Titi Suwarni Toha Konidin Tri hendri herdiansyah Tuti Komala, Ade Ulfah Ulfah Ulfah Umi Mahmudah Usmanti, Yanti Yudianto Yuniawati Yusuf, Mochamad Ghiffari Yuyun Yuningsih Zulvia, Evi