Claim Missing Document
Check
Articles

Tinjauan Pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) pada Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Oesapa Tahun 2024 Jayanti Wake Lulu; Serlie K. A. Littik; Rina Waty Sirait
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i3.5634

Abstract

Chronic disease is a major health problem that causes death worldwide, one of which is hypertension. Based on data from the Oesapa Health Center, the number of hypertension cases in 2024 was recorded at 58.96%, so it has not yet reached the set target. This study aims to determine the review of the implementation of the chronic disease management program (Prolanis) in the working area of Puskesmas Oesapa. The type of research used is qualitative with a descriptive approach. Data collection was done through in-depth interviews with 4 informants. The results of this study indicate that 1) input, the quantity of health workers is sufficient. In quality, health workers have competencies equipped with STRs, funds budgeted for prolanis activities are purely from BPJS, medical devices are still lacking, have SOPs on prolanis program services. 2) Process, before carrying out activities, a meeting is held first for planning the prolanis program, the implementation of activities runs according to the SOP, monitoring of recording and reporting is not optimal so that program coverage has not reached the set target. 3) Output, the Prolanis Program is right on target but the program coverage has not yet reached the predetermined indicators. The results of this study suggest that health workers must make home visits and monitor prolanis participants to routinely consume the drugs given and provide an understanding of the importance of maintaining a good and healthy lifestyle.
Pengaruh Mutu Pelayanan Rawat Jalan Terhadap Kepuasan Pasien dan Minat Kunjungan Kembali di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah Dara, Wilhems; Littik, Serlie K. A.; Salesaman, Frans; Werawan, Pius; Jutomo, Lewi
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2009

Abstract

Pelayanan kesehatan yang bermutu berperan penting dalam meningkatkan kepuasan pasien dan mendorong minat kunjungan ulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh mutu pelayanan rawat jalan terhadap kepuasan pasien dan minat kunjungan kembali di RSUD Prof. Dr. W. Z Johannes Kupang. Penelitian menggunakan desain cross sectional dan analisis jalur dengan 100 responden yang dipilih melalui accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil menunjukkan bahwa mutu pelayanan berada dalam kategori baik (65%), kepuasan pasien sangat puas (84,4%), dan minat kunjungan kembali tinggi (97%). Uji parsial menunjukkan bahwa hanya dimensi bukti fisik yang berpengaruh signifikan terhadap minat kunjungan kembali (p=0,005). Kepuasan pasien juga berpengaruh signifikan terhadap minat kunjungan kembali (p=0,000), namun tidak memediasi hubungan antara dimensi mutu pelayanan dan minat kunjungan. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan aspek fisik pelayanan dan penguatan kepuasan sebagai strategi meningkatkan loyalitas pasien.
Pengaruh Mutu Layanan Kesehatan terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap pada RSUD S.K. Lerik Kota Kupang, Indonesia Liliweri, Aurelia Maria; Adu, Apris; Littik, Serlie K. A.; Mado, Fransiskus Geroda; Roga, Anderias Umbu
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2060

Abstract

Penurunan Bed Occupancy Rate (BOR) sebesar 11% di RSUD S.K. Lerik Kota Kupang dari tahun 2022 ke 2023 mengindikasikan penurunan pemanfaatan rawat inap, yang diduga dipengaruhi oleh ketidakpuasan pasien terhadap mutu layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mutu layanan kesehatan terhadap kepuasan pasien rawat inap. Dimensi mutu layanan yang dikaji meliputi sumber daya manusia, fasilitas fisik, sarana penunjang medis dan non-medis, kompetensi tenaga kesehatan, serta kecepatan pelayanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 100 pasien rawat inap yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa fasilitas fisik (p=0,046), sarana penunjang medis dan non-medis (p=0,035), serta kecepatan pelayanan (p=0,000) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien. Sementara itu, sumber daya manusia (p=0,102) dan kompetensi tenaga kesehatan (p=0,340) tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya perbaikan fasilitas dan kecepatan layanan untuk meningkatkan kepuasan pasien.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS OESAPA Lahur, Florensia Anggeli; Mado, Fransiskus G.; Nayoan, Christina R.; Littik, Serlie K. A.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46025

Abstract

Pemanfaatan pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam pengendalian hipertensi, mulai dari deteksi dini, edukasi kesehatan, pengobatan, hingga pemantauan berkala. Namun, pemanfaatan layanan ini oleh penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Oesapa masih tergolong rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada penderita hipertensi di Puskesmas Oesapa. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh penderita hipertensi yang tercatat dalam rekam medis Puskesmas Oesapa pada tahun 2024 sebanyak 3.186 orang. Sampel sebanyak 94 orang dipilih dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 94 responden ditemukan sebagian besar responden tidak memanfaatkan pelayanan kesehatan 54,3% dibandingkan responden yang memanfaatkan pelayanan kesehatan 45,7%. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara variabel usia (p=0,022), kepemilikan assuransi kesehatan (p=0,035), dukungan keluarga (p=0,000), dan persepsi sakit (p=0,000) dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada penderita hipertensi di Puskesmas Oesapa. Penderita usia lanjut lebih banyak yang memanfatkkan pelayanan karena mendapatkan dukungan keluarga dan persepsi sakit hipertensi sangat baik. Sedangkan variabel jenis kelamin (p=0,972), peran tenaga kesehatan (p=0,268), dan aksesbilitas (p=0,782) tidak berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada penderita hipertensi di Puskesmas Oesapa. Pihak Puskesmas Oesapa diharapkan dapat mengembangkan strategi untuk meningkatkan jumlah kunjungan penderita hipertensi melalui pendekatan yang edukatif dan partisipatif dengan melibatkan keluarga. memberikan edukasi tidak hanya kepada penderitanya, tetapi juga kepada keluarga agar mereka dapat berperan aktif dalam mengingatkan dan mendukung penderita untuk melakukan kontrol rutin.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS ALAK TAHUN 2024 Engge, Elisabeth Tresia; Mado, Fransiskus G.; Nayoan, Christina R.; Littik, Serlie K. A.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46049

Abstract

Ibu hamil wajib melakukan pemeriksaan antenatal care (ANC) sebanyak enam kali selama masa kehamilan. Namun, di wilayah kerja Puskesmas Alak, tingkat pemanfaatan pelayanan ANC masih tergolong rendah. Tujuan dari penelitian ini yaitu diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan ANC pada ibu hamil di Puskesmas Alak tahun 2024. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester II dan III yang berjumlah 130 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 55 orang yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji chi-square untuk melihat adanya hubungan antara masing-masing faktor terhadap pemanfaatan pelayanan ANC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden kurang memanfaatkan pelayanan ANC (<6 kali kunjungan) sebanyak 21 orang (38,2%), sedangkan yang memanfaatkan sebanyak 34 orang (61,8%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan (p = 0,003), paritas (p = 0,009), dan dukungan keluarga (p = 0,006) dengan pemanfaatan pelayanan ANC. Ibu hamil dengan pendidikan tinggi, paritas rendah (primipara), dan dukungan keluarga yang baik lebih banyak memanfaatkan pelayanan ANC. Sementara itu, variabel jarak tempat tinggal (p = 0,300), ketersediaan fasilitas kesehatan, dan dukungan tenaga kesehatan (p = 0,150) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan pemanfaatan pelayanan ANC. Keluarga, diharapkan dapat lebih proaktif dalam mendampingi dan memberikan dukungan kepada ibu hamil. Keterlibatan keluarga terbukti berpengaruh besar dalam mendorong ibu melakukan pemeriksaan ANC secara lengkap. Dukungan ini tidak hanya berupa materi, tetapi juga perhatian, motivasi, serta kesiapan untuk mendampingi ibu ke fasilitas kesehatan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PARTISIPASI PASANGAN USIA SUBUR DALAM PROGRAM KELUARGA BERENCANA DI DESA OEBELO KECAMATAN KUPANG TENGAH TAHUN 2024 Tupa, Yerikho; Dodo, Dominirsep O.; Sirait, Rina Waty; Littik, Serlie K. A.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48557

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk yang tinggi menjadi tantangan serius dalam pembangunan nasional, terutama di wilayah seperti Nusa Tenggara Timur yang memiliki angka kelahiran relatif tinggi. Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Namun, di Desa Oebelo, tingkat partisipasi pasangan usia subur (PUS) dalam program KB masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi PUS dalam program KB, meliputi pengetahuan, jumlah anak, budaya, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dukungan suami, dan peran tenaga kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei analitik dan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil secara multistage sampling dari 812 PUS di Desa Oebelo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, budaya, dukungan suami dan peran tenaga kesehatan dengan partisipasi PUS dalam program KB sedangkan tidak ada hubungan antara kepesertaan JKN dan jumlah anak dengan partisipasi PUS dalam Program KB. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan edukatif, dukungan keluarga, serta peran aktif tenaga kesehatan dalam meningkatkan partisipasi KB. Diperlukan intervensi terintegrasi antara pemerintah, petugas kesehatan, dan tokoh masyarakat guna mengatasi hambatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat program KB dalam menciptakan keluarga yang sehat dan sejahtera.
Pengaruh mutu terhadap kepuasan pasien pada pelayanan rawat jalan RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang Buky, Hendrosius Endo; Pandie, David B. W.; Littik, Serlie K. A.
Journal of Evidence-based Nursing and Public Health Vol. 1 No. 1: (February) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jevnah.v1i1.2024.371

Abstract

The quality of health services is the perfection of health services in meeting patient needs and demands; the better the quality of service, the more it will influence patient satisfaction. Survey results show that there are still many patients who are dissatisfied with hospital services. This study aims to determine the partial effect of quality from five qualities on patient satisfaction in outpatient services at RSUD, Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang. The research method is quantitative research with a descriptive approach, with the population in this study including all patients visiting the outpatient clinic at Prof. Hospital. Dr. W.Z. Johannes Kupang. The sampling technique used in this research is simple random sampling. The data in this study was taken using a questionnaire distributed to polyclinic outpatient patients at Prof. Hospital. Dr. W.Z. Johannes Kupang was numbered 94. The data was analysed using the multiple linear regression test, showing that the responsiveness and empathy variables had a significant effect on the reliability of patient satisfaction with a sig value. p = 0.00 and p = 0.021 (p<0.05), while the variables tangle (0.398), reliability (0.893), and assurance (0.822) are not significantly related to patient satisfaction because the p value is> 0.05. So it is necessary to improve the quality of hospital services for better service.
Gambaran Perencanaan Program Pengendalian Penyakit Tuberkulosis (TB) Paru di Puskesmas Sikumana Kota Kupang Tahun 2023 Maria Vivianty Djawa; Serlie K.A. Littik; Rina Waty Sirait
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i4.5408

Abstract

Pulmonary tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis, often leading to illness, disability, and death. Sikumana Health Center, Kupang City, recorded the highest TB cases with 140 cases in 2023, indicating that the control program has not been fully effective. This study aimed to describe the planning of the TB control program at the health center in 2023. A qualitative approach was used through in-depth interviews and documentation, involving four informants. Data were analyzed through collection, reduction, presentation, and conclusion. The findings show that human resources in the TB clinic are still limited, causing service gaps when the person in charge is absent. Facilities and infrastructure are adequate, and the planning stages—preparation, situation analysis, problem formulation, and drafting of RUK and RPK—have been carried out properly. However, challenges such as wide service coverage and community stigma that TB is hereditary may hinder treatment. The output consists of RUK and RPK documents, and the health center needs to strengthen education and counseling to improve public knowledge about TB.
Evaluasi Program Penanggulangan ISPA di Puskemas Sikumana Serlie K.A. Littik; Elnike Putri Dju Nina; Rina Waty Sirait
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i4.5739

Abstract

Acute respiratory infections are the leading cause of morbidity and mortality from infectious diseases in the world. ARI is the most common disease in outpatients at Puskesmas Sikumana, Kupang City with a percentage of 43%, in 2023. The purpose of this study was to determine the evaluation of the ARI Management Program at Puskesmas Sikumana. This research is a qualitative research that produces descriptive data in the form of descriptions and written or spoken words from information and observedbehavior. The selection of informants in this study was carried out using purposive sampling method. The results showed that the Input variable showed that there were 5 health workers involved in the ARI program, facilities and infrastructure supporting ARI in the Puskesmas Sikumana working area were less equipped with ventilator facilities but there was routine maintenance and care. In the process variable, the preparation of the program plan is carried out by the planning team at the Puskesmas every year. There is also a way to determine the status of people with ARI. In addition, there is monitoring of the ARI prevention program which is carried out every 3 months and there is mandatory recording and reporting every month and every year. The Output variable shows that there are strategies so that the program is right on target. In the implementation of the program, there are factors that influence. To improve the human resources of health workers at the Puskesmas, special training is always held to improve the human resources of health workers. The conclusion of this research is that inadequate input affects the process so that the output of ARI disease management at Puskesmas Sikumana has not achieved success. Facilities and infrastructure should be provided, especially ventilators to support the implementation of the ARI program.
Pelatihan Peregangan dan Penerapan Teknologi Alat Pemintal Ergonomis pada Penenun Tradisional di Desa Boti: Stretching Training and Application of Ergonomic Spinner Technology in Traditional Weavers in Boti Village Ndun, Helga Jillvera Nathalia; Berek, Noorce Christiani; Littik, Serli K. A.; Dodo, Dominirsep Ovidius; Tarigan, Ben Vasco
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 6 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i6.6729

Abstract

Traditional weavers are prone to musculoskeletal complaints. Yarn spinning, one of the weaving stages, can increase the risk of these complaints due to the bent sitting position, long periods with the hands raised, and repetitive work. Lack of stretching and limited technology for yarn spinning are issues found among weavers at Boti Village. This community service aims to increase knowledge and ability to stretch and apply alternative spinning tools to help weavers in spinning. Activities included stretching-related education and demonstration and assistance in using the tool. The activity results showed an increase in the ability of all weavers to practice stretching (40% in the moderate category and 60% in the good category). A poster containing 14 movements was given to weavers as a reminder to stretch. Weavers have tested the spinning tool but still need further assistance and regular use to improve the spinning efficiency.
Co-Authors , Masrida Sinaga Adu, Apris Allda Manoeain Amelya Betsalonia Sir Anderias Umbu Roga Andhrea Mesakh andiawa, maria asti Andreastra, Agustinus Putu Angie Oneng Muni Anin, Elvitta Eunike Belutowe, Oktaviana Ben Vasco Tarigan Berek, Norce Ch. Buky, Hendrosius Endo Chrisanta Oktaviane Daria Dadus Christin Rony Nayoan Christina Rony Nayoan Dara, Wilhems Datu K. Tandirura David B.W. Pandie Delprison Ndula Ratu Dian Lestari Anakaka Diana Aipipidely Dodo, Dominirsep Ovidius Domnirsep O. Dodo Elnike Putri Dju Nina Engge, Elisabeth Tresia Enjelita Mariance Ndoen Hana, Elvira Olfriane Tanggu Helga Jilvera Nathalia Ndun Hinga, Indrianti A. Tedju Idawati Trisno Jacob Matheos Ratu Jayanti Wake Lulu Jesica Angelina Dua Meak Juliatri P. D. Ledo Junias, Marylin S. Junias, Marylin Susanti Keron, Maria Sahra Kikhau, Adriana M. O. Lahur, Florensia Anggeli Leba, Yohanis Muliarta Lewi Jutomo Liliweri, Aurelia Maria Limbu, Ribka M. Dinah Ch. Lerik Mado, Fransiskus G. Mado, Fransiskus Geroda Mage, Mernon Yerlinda Carlista Manafe, Ovlian Afri Manoe, Lafelia Mertanzha Maria Agustina Lebho Maria Indrawati Dairo Lede Maria Vivianty Djawa Mikael M. Reca Monika Bonlay More, Yohana F Muda, Wina Jensisca Muntasir, Muntasir Napitupulu, Melissa Putri M. Noorce Christiani Berek Rahmawati, Eka Muftiana Ramses Elim Ramses Victor Elim Regaletha, Tadeus A. L. Rina Waty Sirait Rinawaty Sirait Roga, Andrias Umbu S. P. Manongga S.P. Manongga Salesaman, Frans Sani, Aurelia Melan Sinaga, Masrida Sirait, Rina Waty Sirik, Maria Prisila Soni Doke Stefanus P Manongga Sugi D. P. Soegianto Talahatu, Anna Teuf, Ary Kurniati Thien, Alesandro Delvicchio Tupa, Yerikho Vienelda Selan Weraman, Pius Werawan, Pius Wijaya, R. Pasifikus Christa Ximenes, Gracieth Tomas Correia Dias Yeni Damayanti Yofandri Thobias Tallo Yopinsias Endi Langga Yoseph Kenjam Yudhisinta Missa