p-Index From 2021 - 2026
3.725
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SOCA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian MATEMATIKA CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Jurnal Theologia AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Journal of Degraded and Mining Lands Management Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan PRISMA Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Dikdaya Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan JURNAL LENTERA BISNIS Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Sains dan Matematika Scientia: Jurnal Hasil Penelitian Jurnal Agrotropika Sustainable: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Tawshiyah: Jurnal Sosial Keagamaan dan Pendidikan Islam AL-FALAH : Journal of Islamic Economics These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Disclosure: Journal of Accounting and Finance All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Sewagati NAJAHA IQTISHOD : Journal of Islamic Economic and Finance Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar INFERENCE: Journal of English Language Teaching IEB: Journal of Islamic Economics and Business Journal of Economic and Bussiness Retail Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Jurnal Karya Ilmiah Pendidik dan Praktisi SD & MI
Claim Missing Document
Check
Articles

UJI ADAPTASI LINGKUNGAN DENGAN BERBAGAI MACAM MULSA ORGANIK PADA TANAMAN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum L.) VARIETAS BESUKI NA OOGST Widiyani, Dimas Prakoswo; Sanjaya, Refki; Nataris, Galuh Bintang; Anissa, Nabillah; Soleha, Soleha; Ningsih, Eka Wahyu
JURNAL AGROTROPIKA Vol. 24 No. 1 (2025): Jurnal Agrotropika Vol 24 No 1, Mei 2025
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v24i1.10229

Abstract

Tobacco (Nicotiana tabacum L.) is an important commodity in the Indonesian economy, but plant growth and production are often hampered by environmental factors such as climate change and suboptimal soil conditions. Organic mulch can be a solution to improve soil quality and support plant growth in adapting climate change. This study aimed to test the effect of various types of organic mulch on the growth and production of Besuki Na-Oogst tobacco plants in Lampung Province. The study was conducted at the Lampung State Polytechnic from September to December 2024 using a Randomized Block Design (RBD) with various types of organic mulch treatments (sengon litter, cogongrass, and oil palm empty bunches) and analyzed using analysis of variance at the 5% level and continued with the Duncan multiple ring test (DMRT) 5%. The results showed that Palm oil empty fruit bunch mulch gave the best results, with an average dry stalk reaching 248.4 grams per stem, an average plant height reaching 101.8 cm, and an average number of leaves of 15.0 leaves at 3-month plant age observation, better than the control. However, the use of organic mulch did not show a significant difference in stem diameter, the impact was more visible in other components such as the number of leaves and dry stalk.
Eksistensi Sekolah Dasar Islam Terpadu dalam Paradigma Definisi Sosial di Bangka Barat Nugraha, Jodi; Soleha, Soleha; Febrino, Febrino
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 5, No 2: Juni 2025 Part 2
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i2.1104

Abstract

Ketidakpuasan masyarakat terhadap pendidikan umum yang dinilai belum mampu  memenuhi kebutuhan pendidikan yang holistik mendorong munculnya inovasi pendidikan berbasis nilai keagamaan, seperti Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT).  SDIT hadir dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam seluruh aspek pembelajaran dan terbukti mampu mencetak peserta didik yang cerdas secara akademik, berkarakter, dan berakhlak mulia. Peningkatan jumlah peserta didik di SDIT, khususnya di Kabupaten Bangka Barat, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap model pendidikan ini. Oleh karena itu, perlu dikaji lebih dalam mengenai eksistensi SDIT dalam paradigma definisi sosial sebagai bentuk respon masyarakat terhadap kebutuhan pendidikan yang lebih komprehensif dan bermakna.Tujuan penelitian ini 1) mendeskripsikan paradigma definisi sosial masyarakat Bangka Barat terhadap pendidikan Islam, 2) Mendeskripsikan paradigma sosial  definisi sosial tentang Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) di Bangka Barat , dan 3) mendeskripsikan perkembangan sekolah dasar Islam  terpadu di Bangka Barat Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif bertujuan untuk menggambarkan fenomena perkembangan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT). Penelitian ini tidak mencari hubungan sebab-akibat, tetapi hanya ingin memberikan gambaran yang jelas tentang fenomena tersebut serta memahami makna pengalaman sosial dan kultural dari para pelaku pendidikan secara mendalam. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan 1) Paradigma masyarakat Bangka Barat sangat tinggi dalam memilih pendidikan Islam sejak dini melalui SDIT, terutama dari kalangan orang tua yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pembentukan karakter dan moral anak, menjadikan pendidikan Islam sebagai fondasi utama dalam kehidupan, 2) Sejarah SDIT di Bangka Barat, mencerminkan eksistensinya sebagai respon masyarakat terhadap kebutuhan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman secara mendalam dengan pendidikan umum, sebagai alternatif strategis dan terjangkau, dan 3) Tren peningkatan jumlah SDIT menunjukkan dukungan luas dari masyarakat dan komunitas Islam, dengan latar belakang pendiri yang beragam namun memiliki visi yang sama untuk membangun pendidikan berbasis nilai-nilai Islam yang mampu menyeimbangkan capaian akademik dengan pembinaan moral dan spiritual.
Studi Analisis Implementasi Kompetensi Pedagogik Guru dalam Penyusunan Tujuan Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka di SMPN 3 Airgegas Sumartono, Akhmad; Hatamar, Hatamar; Soleha, Soleha
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 5, No 2: Juni 2025 Part 2
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i2.1057

Abstract

Kualitas pendidikan Indonesia masih jauh dari kata sempurna. Hal itu melihat pemeringkatan dari word population review 2021 yang menempatkan Indonesia. pada peringkat ke-54 dari 78 negara yang masuk dalam pemeringkatan pendidikan dunia. Penelitian yang membahas mengenai perubahan kurikulum banyak menyebutkan berbagai permasalahan diantaranya seperti pengaruh dalam pelaksanaan pembelajaran, pengaruh dari hasil belajar seperti guru kesulitan memahami istilah-istilah baru dalam pendidikan, kemudian guru juga  dituntut  untuk  mampu memanfaatkan teknologi yang sudah berkembang, Salah satu bagian penting dalam kurikulum ini adalah pendidik membuat sendiri tujuan pembelajaran secara mandiri dan bebas dengan mengacu pada capaian pembelajaran yang diarahkan pemerintah. Terdapat beberapa problematika yang ditemukan saat mengimplementasikan kurikulum merdeka disekolah. Problematika yang ditemukan diantaranya minimnya kreatifitas dalam merancang modul ajar, tujuan pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran. Guru juga masih dirasakan sulit untuk menentukan metode dan strategi pembelajaran yang tepat. Dalam penggunaan teknologi, kemampuan yang dimiliki oleh banyak guru bisa dikatakan sangat rendah. Penggunaan teknologi yang rendah, untuk saat ini mempengaruhi variasi dalam penggunaan media pembelajaran. Selain itu permasalahan yang dialami guru yaitu masih kesulitan dalam menentukan metode dan strategi pembelajaran yang tepat bagi anak agar proses pembelajaran menjadi menyenangkan dan juga siswa ikut aktif dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Zulaiha et al., menemukan bahwa problematika guru dalam menerapkan kurikulum merdeka di sekolah dasar yaitu kesulitan menganalisis capaian pembelajaran (CP), Berbagai problematika guru dalam penyusunan tujuan pembelajaran sangat dirasakan dan menjadi sorotan bagi para pakar pendidikan. Untuk membantu guru dalam merumuskan tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan. Badan Standar Kurikulum dan Assesmen Pendidikan, Oleh karena itu, untuk capaian pembelajaran dalam satu fase, pendidik perlu mengembangkan beberapa tujuan pembelajaran. Tahapan dalam merumuskan tujuan pembelajaran, guru belum mengurutkan tujuan-tujuan tersebut, cukup merancang tujuan-tujuan belajar yang lebih operasional dan konkret saja terlebih dahulu. Penyebabnya karena kurikulum merdeka adalah kurikulum yang baru saja diterapkan. Selain itu, tujuan pembelajaran yang dibuat harus disesuaikan kebutuhan siswa dengan karakteristik yang beragam dari pemaparan latar belakang yang telah diuraikan memberikan gambaran bahwa kompetensi pedagogik guru dalam penyusunan tujuan pembelajaran perlu dicermati lebih dalam, maka peneliti sangat tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “ Studi Analisis Implementasi Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Menyusun Tujuan Pembelajaran Pada Kurikulum Merdeka di SMP N 3 Airgegas”.
Uji Antagonisme Jamur Endofit Asal Tanaman Acacia mangium terhadap Fusarium oxysporum Penyebab Penyakit Layu Vaskular Soleha, Soleha; Anissa, Nabillah; Wulansari, Retno; Erfandari, Ovy
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fusarium oxysporum is a pathogen that causes wilt disease and has a wide host range in various commodities. An alternative to sustainability control that can reduce the application of chemical pesticides is the application of biological agents, such as plant endophytic fungi. This study aimed to explore and examined the potential antagonism of the endophytic fungus A. mangium against F. oxysporum causal agent of wilt disease. This research was conducted at the Plantation Processing Laboratory, Department of Plantation Crops Cultivation, Lampung State Polytechnic from January to March 2025. The research was carried out by exploration and inhibition test. Five isolates of endophytic fungi from the A. mangium were isolated. All isolates inhibit the growth of F. oxysporum by 41.44%-67.78%. The lowest inhibition was produced by isolate AM27 by 41.44%, and the highest inhibition was produced by isolate AM26 by 67.78%. Endophytic fungal isolates that had an inhibition of more than 50% potential to be used as biological agents to control F. oxysporum causal agent of wilt disease in plants.
Analysis of Monzer Kahf's Thoughts on the Phenomenon of Consumption in Modern Society Ranaswijaya, Ranaswijaya; soleha, soleha
AL-FALAH : Journal of Islamic Economics Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/alfalah.v8i1.6855

Abstract

Purpose: This study aims to describe the analysis of Monzer Kahf's thoughts on the phenomenon of consumption that occurs in today's society.Design/Method/Approach: Descriptive qualitative research with a literature review approach was used in this research. This approach was used because researcher only needed information, explanations and analysis to compile this research. The data was collected through observation and documentation while data analysis techniques used conclusion drawing techniques to obtain information objectively and systematically.Findings: The results show that Islam does not prohibit individuals from using goods to achieve satisfaction, but still regulates and limits their use so as not to violate sharia principles. A Muslim in consumption is based on obedience to Allah, needs, social justice, and freedom from sin. Therefore, a person's satisfaction in consumption is not solely based on the amount of goods consumed, but also considers whether the action is in accordance with religious teachings or not. Consumption done in order to fulfill Allah's commands and avoid His prohibitions will bring more meaningful satisfaction than merely pursuing worldly pleasures. In addition, Islam also prohibits israf and tabdzir in consumption, as these are considered inefficient and can harm one and others.Originality/Values: This research contributes to providing understanding in carrying out Islamic consumption in general and specifically based on Monzer Kahf's thoughts.
Microbial status of burned tropical peat soils: A case study of Perigi peat soil, Ogan Komering Ilir, South Sumatra, Indonesia Napoleon, Adipati; Salsabila, Nadhira Ghea; Imanudin, M.S.; Soleha, Soleha; Hermawan, Agus; Bakri, Bakri
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 12 No. 5 (2025)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2025.125.8969

Abstract

Post-fire tropical peatlands in Southeast Asia face severe ecological degradation, yet the biological dimension, particularly soil microbial abundance as an indicator of ecosystem health, remains understudied. This study aimed to quantify culturable bacterial and fungal populations across different peat layers in a fire-affected peatland in Perigi Village, South Sumatra, Indonesia. Soil samples were collected from two depths  (0-30 cm and 30-60 cm) using a stratified random sampling approach and analyzed with the Total Plate Count (TPC) method on nutrient agar and potato dextrose agar media. Results showed a clear vertical stratification, with microbial populations significantly higher in the surface layer (0-30 cm) than in the subsurface layer (30-60 cm), reaching maximum counts of 2.6×10? CFU g?¹ for bacteria and 8.8×10³ CFU g?¹ for fungi. Sapric peat consistently supported greater microbial abundance than hemic peat, likely due to higher nutrient availability and periodic inputs from recovering vegetation. Regression analysis confirmed a significant negative relationship between peat depth and microbial counts, whereas water table depth had no measurable effect, highlighting the stronger influence of decomposition stage and soil structure over short-term hydrological fluctuations. These findings emphasize the ecological importance of microbial communities in degraded tropical peatlands and suggest that microbial viability metrics offer a cost-effective, biologically relevant indicator for peatland health assessment. Integrating microbial parameters into restoration planning may enhance evidence-based strategies for managing post-fire tropical peat ecosystems.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Dalam Menciptakan Sikap Toleransi Beragama di Madrasah Aliyah dan Sekolah Menengah Atas Kabupaten Bangka Soleha, Soleha
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian Vol. 4 No. 2 (2019): Scientia
Publisher : LP2M IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.984 KB) | DOI: 10.32923/sci.v4i2.1132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama dalam Menciptakan Sikap Toleransi Beragama di Madrasah Aliyah dan Sekolah Menegah Atas Kabupaten Bangka. Pengembangan kurikulum dalam materi pendidikan agama baik di sekolah dan madrasah, terkait dengan toleransi, memberikan pemahaman dan wawasan kepada peserta didik akan pentingnya memahami perbedaan antar agama ataupun sesama agama. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pengembangan kurikulum pendidikan agama di sekolah dan madrasah sangat perlu dilakukan untuk menjawab permasalahan kondisi saat ini terkait dengan toleransi beragama. Khususnya di sekolah yang memiliki beragam agama, etnis dan budaya, sehingga sikap toleransi harus di bangun salah satunya melalui penyampaian materi agama dan diaplikasikan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Sikap toleransi beragama yang ada di SMA maupun Madrasah Aliyah, baik sesama agama ataupun antar agama terjalin secara akftif dan dinamis.
Analisis Penerapan Akad Mudharabah Dalam Meningkatkan Pendapatan Petani Karet Di Desa Pintas Tuo Kecamatan Muara Tabir Kabupaten Tebo Kurniawan, Bambang; Firmansyah, Firmansyah; Soleha, Soleha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini berjudul ”Analisis Penerapan Akad Mudharabah Dalam Meningkatkan Pendapatan Petani Karet Di Desa Pintas Tuo Kecamatan Muara Tabir Kabupaten Tebo” dan tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Akad Mudarabah dalam upaya meningkatkan pendapatan petani karet di Desa Pintas Tuo dan untuk mengetahui sistem bagi hasil Akad Mudharabah antara petani penggarap dengan pemilik lahan karet di Desa Pintas Tuo Kecamatan Muara Tabir Kabupaten Tebo untuk mengetahui pengetahuan petani di Desa Pintas Tuo tentang Akad Mudharabah dan untuk mengetahui sistem bagi hasil antara petani penggarap dengan pemilik lahan karet di Desa Pintas Tuo. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif . Metode pengumpulan datamelalui observasi, wawancara, dan dekumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa Perjanjian yang dilakukan oleh pemilik lahan dengan para pihak pengelola atau penggarap di Desa Pintas Tuo Kecamatan Muara Tabir Kabupaten Tebo merupakan kerjasama bagi hasil. Karena pemilik lahan telah menyerahkan tanahnya untuk dikerjakan kepada penggarap atau pengelola dengan persetujuan sebelum panen maka hasilnya dibagi antara pemilik karet dan penggarap. Pendapatan pada penggarap lahan di Desa Pintas Tuo akan meningkat, disebabkan harga karet yang stabil setiap minggunya, dan cuaca membaik.dan membuat penggarap semakin semngat berkerja, Jika harga karet stabil maka pendapatan penggarap meningkat, begitu pula sebaliknya. Jadi hubungan antara pemilik lahan dan penggarap merupakan hubungan positif.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup pada Pasien CHF Soleha, Soleha; Kusumajaya, Hendra; Maryana, Maryana
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.5596

Abstract

Penyakit kardiovaskuler saat ini masih menjadi ancaman global dan menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Gagal jantung menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi baik di negara maju maupun berkembang. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pada pasien CHF. Penelitian ini dilaksanakan di unit rawat inap RSUD Sejiran Setason pada tanggal 31 Oktober-01 Desember 2024. Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien CHF di unit rawat inap pada tahun 2023 sebanyak 278 pasien. Sampel menggunakan rumus slovin didapatkan 81 responden, teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang terdiri dari karakterisitik responden dan MLHFQ. Data dianalisis secara univariat dan bivariat mengunakan uji statistik chi square dengan nilai α 0,1. Hasil uji statistik Chi-square didapatkan variabel usia nilai p value 0.022, jenis kelamin nilai p value 0.551, riwayat merokok nilai p value 0.043 dan komorbiditas nilai p value 0.002. Kesimpulan terdapat hubungan antara usia, merokok dan komorbiditas dengan kualitas hidup pada pasien CHF di Ruang Rawat Inap RSUD Sejiran Setason tahun 2024.
WISATA HALAL PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Soleha, Soleha
Journal of Economic and Business Retail Vol 3, No 1 (2023): Journal Economic and Bussiness Retail (JEBR)
Publisher : Institut Teknolog dan Bisnis Diniyyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69769/jebr.v1i1.31

Abstract

Kabupaten Rejang Lebong merupakan salah satu dari beberapa Kabupaten yang terdapat di Provinsi Bengkulu. Kabupaten ini memiliki banyak sekali tempat wisata yang memiliki pemandangan yang luar biasa baik terbentuk secara alami maupun buatan. Namun sayangnya banyak sekali tempat wisata yang masih terbengkalai dan kurang perhatian dari sisi masyarakat sekitar maupun pemerintah untuk perkembangannya. Melimpahnya wisata yang ada dikabupaten tersebut seharusnya dapat menambah devisa negara dan berpotensi menyumbangkan penyediaan lowongan pekerjaan paling banyak. Tujuan penelitian ini untuk melihat apakah tempat wisata yang ada di Kabupaten Rejang Lebong tersebut sudah sesuai dengan pedoman penyelenggaraan pariwisata berdasarkan prinsip syariah sesuai fatwa No: 108/DSN-MUI/X/2016. hasil penelitian didapat bahwa hampir semua wisata yang ada di Kabupaten Rejang Lebong belum memadai masih banyak yang harus dibenahi dan perlu diperhatikan serta diperbaiki. Diharapkan untuk pemerintah agar memperhatikan dan mengembangkan pariwisata yang ada di Kabupaten Rejang Lebong karena sangat berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi. Diharapkan nantinya dapat menambah penghasilan serta mendorong pertumbuhan ekonomi penduduk disekitar tempat wisata khsususnya kabupaten Rejang Lebong. Selain itu karena penduduk Indonesia khususnya mayoritas muslim tentunya akan menjadi salah satu tujuan destinasi wisata halal yang ada di Indonesia.Keywords: Wisata Halal, Ekonomi Islam, Pertumbuhan Ekonomi