Hairi Firmansyah
Program Studi Agribisnis/Jurusan SEP, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat

Published : 68 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : MetaCommunication

STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PENGUATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN PADA PENGELOLAAN LAHAN GAMBUT MELALUI PENINGKATAN SUMBERDAYA MANUSIA DI SEKTOR PERTANIAN KALIMANTAN SELATAN Hairi Firmansyah; Mira Yulianti; Muhammad Alif
Metacommunication Journal of Communication Studies
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.129 KB) | DOI: 10.20527/mc.v2i1.3005

Abstract

 AbstractResearch communication strategy in strengthening institutional capacity on peat land management through improving human resources in the agricultural sector in South Kalimantan has the aim of knowing the extent of the institutional role in peatland management in the agricultural sector, to identify the factors of communication that influence institutional capacity in peatland management in the agricultural sector .And analyze communication strategies to strengthen institutional capacity through increased human resources in the management of peatlands in the sector pertanian.Jumlah informants used in this study there are two groups of farmers, 1, Gapoktan, 1 Institutional Economics 2 Farmers and agricultural extension. Based on the obtained results of research activities that the farmer institutions have a role in solving problems of farmers farming, information dissemination and technology of farming, the cooperative farmer group members group members and a group of cooperation with other parties outside the group of farmers. All the factors that play a role in communication is the communicant, messages, media dankomunikan. And communication strategies to strengthen institutional capacity through improving human resources in peatland management in the agricultural sector is the increased support for agricultural extension as a communicator, an increase in the dynamics of the group as a study group and dissemination of agricultural information (media), diversification of sources of information and agricultural technology (material ) and increase the capacity of farmers in extension activities (communicant). Keywords: strategy, communication, roles, institutions, farmers' groups, farmers Abstrak.Penelitian strategi komunikasi dalam penguatan kapasitas kelembagaan pada pengelolaan lahan gambut melalui peningkatan sumberdaya manusia di sektor pertanian Kalimantan Selatan memiliki tujuan mengetahui sejauhmana peran kelembagaan pada pengelolaan lahan gambut di sektor pertanian, mengidentifikasi faktor-faktor komunikasi yang mempengaruhi kapasitas kelembagaan dalam pengelolaan lahan gambut di sektor pertanian.Dan menganalisis strategi komunikasi untuk memperkuat kapasitas kelembagaan melalui peningkatan sumberdaya manusia pada pengelolaan lahan gambut di sektor pertanian.Jumlah  informan yang digunakan dalam penelitian ini ada 2 kelompok tani, 1, Gapoktan, 1 Kelembagaan Ekonomi Petani dan 2 orang penyuluh pertanian.  Berdasarkan kegiatan penelitian di peroleh hasil bahwa kelembagaan petani memiliki peran dalam pemecahan masalah usahatani para petani, penyebarluasan informasi dan teknologi usahatani, tempat kerjasama anggota kelompok anggota kelompok tani dan tempat kerjasama kelompok dengan pihak lain diluar kelompok tani.  Semua faktor komunikasi yang berperan dalam adalah komunikan, pesan, media dankomunikan.  Dan strategi komunikasi untuk memperkuat kapasitas kelembagaan melalui peningkatan sumberdaya manusia pada pengelolaan lahan gambut di sektor pertanian adalah peningkatan dukungan penyuluh pertanian sebagai komunikator, peningkatan kedinamisan kelompok sebagai kelompok belajar dan penyebaran informasi pertanian (media), penganekaragaman sumber-sumber informasi dan teknologi pertanian (materi) dan peningkatan kapasitas petani dalam kegiatan penyuluhan (Komunikan). Kata kunci: Strategi, komunikasi, peran, kelembagaan, kelompok tani, petani 
Co-Authors Abdullah Dja'far Abdussamad Abdussamad Agus Agus Ahmad Yousuf Kurniawan Ahmad Yousuf Kurniawan Alysa Humairo Andri Hidayat Anisa Septiarini Annisa Annisa Anwar Fuady Arif Fitri Setiawan Artahnan Aid Bagus Dwi Prasetya Bekti Sayekti Bella Friska Wawoh Denny Mandala Putra Didit Gunawan Eka Radiah Emy Rahmawati Erafando lrawan Margiyanto Fakhri Husaini Farras Dita Nurulhuda Ferrianta, Yudi Gusti Najimah Nur Aina Hairin Fajeri Hamdani Holila Fitriana Siregar I Ketut Gegel Ruci Riasa I Putu Pajeng Sutra Negara Ikka Mayrani Inna Sisbi Laillasa Irfan Rifanto Irik Purniawati Isnani Prahesti Kamiliah Wilda Lingga Ciha Putra Lisa Angraini Lisa Hanifah Lisda Octaviani Luki Anjardiani Luwis Wulandari M. Mahardika Syahti Mahmudah Mahmudah Mariani Mariani Mariani Siallagan Masyhudah Rosni Masyudah Rosni Mila Sari Mira Yanti Mira Yulianti Mira Yulianti Muhammad Alif Muhammad Ersal Muhammad Fariz Akbar Pahlevi Muhammad Hariyadi Muhammad Husaini Muhammad Rendy Anugerah Putra Muhammad Rifqi Haidar Muslim Muslimin Muslimin Mustafizurrahman Mustafizurrahman Muzdalifah Muzdalifah Nina Budiwati Noor Aidayanti Norwinda Safitri Novia Grace Kristina Rezkillah Nurmelati Septiana Nurul Rohmatul Alfiani Nigsih Nuzula Almira Salsabila Raudatina Raudatina Raudatul Madina Rayyan Reyhan Anwar Rendy Fadillah Akbar Ribka Naomi Tasya Ridhana Edrichadijah Rifiana Rifiana Rifiana Rifiana Rina Yuliani Rizki Amalia Savitri Ruri Ardianto Salma El-Khansa Joedane Putri Salsabilla Nur Widya Sekar Darmayanti Utami Shafriani, Karimal Arum Sri Utami Sriyono Sriyono Sulaiman Sulaiman Sumiharti Sumiharti Taufik Hidayat Umi Salawati Usamah Hanafie Wahyu Heldayanti Widya Harsa Yusuf Azis Zulkar Hamidi