Claim Missing Document
Check
Articles

PRAKTIK KEADILAN RESTORATIF DAN EFEKTIVITASNYA DALAM MENGURANGI RESIDIVISME Reni Aryani; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menyelidiki keampuhan keadilan restoratif dalam mengurangi residivisme dan elemen-elemen yang mempengaruhi keberhasilannya. Keadilan restoratif, sebuah alternatif dari sistem peradilan retributif, berfokus pada perbaikan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat melalui percakapan dan reparasi. Menurut literatur, keadilan restoratif dapat mengurangi residivisme, meningkatkan kepuasan korban dan pelaku, dan memungkinkan rehabilitasi kerusakan. Namun, karakteristik pelaku dan korban, kualitas fasilitator, masalah budaya dan sosial ekonomi, serta desain dan implementasi program, semuanya berdampak pada keberhasilan keadilan restoratif. Tantangan yang dihadapi antara lain dukungan pemangku kepentingan, keragaman implementasi, integrasi dengan sistem hukum yang ada, sumber daya yang terbatas, dan bukti empiris tentang efektivitas. Terlepas dari tantangan-tantangan tersebut, keadilan restoratif memberikan pilihan yang lebih manusiawi dan rehabilitatif terhadap sistem pidana.
ANALISIS PENERIMAAN SISTEM INFORMASI LABORATORIUM (SILABOR) UNIVERSITAS JAMBI MENGGUNAKAN METODE TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) Simanjuntak, Ade Bonita; Aryani, Reni; Khaira, Ulfa
JSR : Jaringan Sistem Informasi Robotik Vol 8, No 1 (2024): JSR: Jaringan Sistem Informasi Robotik
Publisher : AMIK Mitra Gama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58486/jsr.v8i1.337

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan saat ini telah menciptakan berbagai macam teknologi baru. Salah satu inovasi layanan digital adalah Sistem Informasi Laboratorium (SILABOR) Universitas Jambi. Sistem informasi laboratorium (SILABOR) Universitas Jambi digunakan untuk pengolaan pendayagunaan aset. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh persepsi kegunaan (Perceived Usefulness), persepsi kemudahan (perceived ease of use), sikap pengguna (attitude toward using), niat pengguna (Behavioral to use), terhadap penerimaan penggunaan sistem informasi laboratorium universitas jambi. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan analisis sistem yaitu Penerimaan penggunaan yang mengarah kepada keberhasilan penerapan sistem informasi secara lebih efektif dengan menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM). Dan jenis penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Adapun sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 61 responden. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data Structural Equation Modeling Partial Square (SEM-PLS) yang mana teknik ini dapat menganalisis pola hubungan antara konstruk laten dan indikatornya, konstrak laten yang satu dengan lainnya dengan menggunakan software SmartPLS.
ANALISIS HUKUM TENTANG TANGGUNG JAWAB PIHAK KETIGA DALAM INVESTASI INFRASTRUKTUR Reni Aryani; Suyatno
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan infrastruktur mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Investasi infrastruktur merupakan salah satu bentuk investasi publik yang dikeluarkan oleh pemerintah dan swasta untuk pembangunan infrastruktur publik seperti jalan, jembatan, sarana listrik dan lain sebagainya. Konflik yang mungkin terjadi dalam proyek investasi infrastruktur akan menghambat tujuan awal dalam pembangunan. Penyediaan infrastruktur di Indonesia berjalan lambat karena adanya kendala di berbagai tahapan proyek, mulai dari penyiapan sampai implementasi. Secara keseluruhan, lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan seringkali mengakibatkan mundurnya pengambilan keputusan. Oleh karena itu, dibutuhkan peranan pihak ketiga sebagai penyandang dana. Mempekerjakan pihak ketiga akan menghemat waktu tenaga kerja secara signifikan. Jurnal ini membahas mengenai perspektif hukum terhadap tanggung jawab pihak ketiga dalam investasi infrastruktur. Dalam penelitian tentang analisis hukum tanggung jawab pihak ketiga dalam investasi infrastruktur, pemilihan metode penelitian studi kasus menjadi relevan karena memungkinkan penyelidikan yang mendalam terhadap konteks dan implementasi prinsip-prinsip hukum dalam situasi nyata. Kesimpulan menyatakan perlunya peran tanggungjawab pihak ketiga sebagai penyandang dana dalam menyelesaikan masalah investasi semakin penting, khususnya dalam mengatur infrastruktur global. Pendana dalam sengketa investasi biasanya mempertimbangkan kriteria spesifik. Dalam sengketa investasi, ketika penggugat memutuskan untuk bertindak dan menempuh jalur hukum. Penting bagi pemerintah dan pelaku bisnis untuk berkomunikasi secara terbuka dan memahami kebijakan politik serta regulasi yang berlaku di negara tujuan. Hal ini membantu mengurangi risiko bisnis dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan lokal.
ANALISIS HUKUM ATAS KONSEKUENSI PERBURUHAN KEPERDATAAN TERHADAP HAK DAN KEWAJIBAN PEKERJA Ratna Dewi; Reni Aryani; Kusnanto; Heidy Andriani; Agung Praptono; Sofyan Manullang
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat tiga perundang-undangan yang menjadi landasan hukum tenaga kerja diantaranya: Undang-undang No 21 Tahun 2000 mengenai serikat pekerja atau buruh, Undang-undang Nomor 2 Tahun 2004 mengenai penyelesaian perselisihan hubungan industrial, dan Undang-undang No. 13 Tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan pasal 1 angka 4 menguraikan arti tentang karyawan atau buruh ialah seseorang yang bekerja lalu mendapatkaan imbalan atau upah dari segi apapun itu. Adapun hak-hak buruh atau tenaga kerja yaitu : Hak dari pekerjaan, upah yang adil, berserikat dan berkumpul, keamanan dan kesehatan, hukum yang sah, diperlakukan secara seimbang kebebasan privasi, dan hak kebebasan pendapat dan isi hati. Sedangkan kewajiban Dalam KUHP perdata pada pasal 1603, 1603a, 1603b, 1603c dan 1603d yakni tentang mengatur kewajiban buruh atau pekerja, yang berbunyi: buruh harus melaksanakan pekerjaan sebagaimana telah terikat perjanjian dengan sebaik-baiknya, pekerja punya keharusan dalam melakukan pekerjaan itu sendiri, pekerja wajib mematuhi tata terbit pekerjaan
ANALISIS YURIDIS TINDAK PIDANA PERUNDUNGAN ANAK DALAM PERSPEKTIF SOSIAL Reni Aryani; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan menjadi salah satu permasalahan sosial yang sampai hari ini masih sulit untuk diberantas Di Indonesia sendiri, pembahasan seputar perundungan masih terus disuarakan oleh banyak pihak, seperti misalnya dari sisi sosial, emosional bahkan psikologis yang melihat dampak serta penyebab utama kasus-kasus perundungan masih terus terjadi. Tindakan perundungan tergolong dalam tindakan kekerasan yang dalam hal ini dilakukan oleh anak-anak terhadap anak-anak lainnya. Dengan demikian aspek dalam tindakan bullying adalah tindak pidana. Salah satu peraturan yang mengatur tentang tindakan perundungan adalah Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dalam penelitian yang akan di kaji menggunakan jenis metode penelitian yuridis normatif dan sosial. Perundungan dapat berdampak buruk pada kesehatan sosial dan mental korban. Perundungan dapat menyebabkan korban merasa terisolasi dari lingkungan sosial dan dapat menyebabkan mereka menghindari kegiatan sosial yang biasanya mereka nikmati. Hal ini dapat membuat korban merasa terisolasi dan terputus dari lingkungan sosialnya. Dalam bidang kesehatan mental, perundungan dapat mengakibatkan depresi, kecemasan, dan masalah tidur. Selain itu, korban mungkin mengalami masalah dengan harga diri rendah dan rasa tidak aman. Dalam beberapa kasus, intimidasi bahkan dapat menyebabkan korban mengembangkan masalah kesehatan mental yang lebih parah. Korban perundungan juga dapat mengalami masalah emosional dan mental jangka panjang, seperti harga diri rendah, masalah harga diri, dan masalah hubungan. Korban juga mungkin merasa tidak nyaman pergi ke sekolah atau bekerja dengan orang lain, yang dapat membahayakan kesuksesan mereka di masa depan.
ANALISIS EFEKTIVITAS STRATEGI PEMASARAN DIGITAL PADA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM FORTUNATO CLASSIC BARBERS: PENERAPAN MODEL AISAS Ramadhan, Muhammad Gema; Aryani, Reni; Lestari, Dewi
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 8, No 2 (2025): JIMB - VOLUME 8 NOMOR 2 SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v8i2.35195

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas strategi pemasaran digital pada Instagram untuk Fortunato Classic Barbers dengan menggunakan model AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share). Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis penerapan model AISAS dalam strategi pemasaran digital melalui Instagram pada Fortunato Classic Barbers serta mengukur efektivitasnya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden untuk akun @classic_barbers dan 92 responden untuk akun @classic_courses. Alat analisis yang digunakan meliputi distribusi frekuensi, tabulasi silang (crosstabs), dan perhitungan rata-rata (mean) dengan menggunakan IBM SPSS Statistics Version 27.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model AISAS efektif, dengan nilai rata-rata pada setiap tahapan berada pada kategori 'baik' hingga 'sangat baik'. Terdapat juga peningkatan signifikan pada insight Instagram, seperti jumlah penonton hingga pengikut pada akun @classic_barbers dan @classic_courses. Selain itu, jumlah pelanggan barbershop meningkat, serta pendaftaran kursus rata-rata 3 peserta baru per bulan selama periode implementasi. Penelitian menyimpulkan bahwa model AISAS meningkatkan efektivitas pemasaran digital, memahami perilaku konsumen, meningkatkan kesadaran merek, engagement, dan loyalitas pelanggan, serta memberikan masukan berharga untuk pengembangan strategi pemasaran di masa depan pada industri barbershop.
ANALISIS PENERIMAAN PENGGUNA TERHADAP APLIKASI POLRI SUPER APP MENGGUNAKAN METODE UTAUT Tajri, Ayatul Rahmat; Aryani, Reni; Lestari, Dewi
JSR : Jaringan Sistem Informasi Robotik Vol 9, No 2 (2025): JSR:Jaringan Sistem Informasi Robotik
Publisher : AMIK Mitra Gama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58486/jsr.v9i2.520

Abstract

Penelitia$n ini bertu$ju$a$n u$ntu$k menga$na$lisis penerima$a$n ma$sya$ra$ka$t terha$da$p a$plika$si POLRI Su$per A$pp denga$n menggu$na$ka$n pendeka$ta$n U$nified Theory of A$ccepta$nce a$nd U$se of Technology (U$TA$U$T). A$plika$si ini meru$pa$ka$n inova$si la$ya$na$n pu$blik da$ri institu$si kepolisia$n ya$ng mengintegra$sika$n berba$ga$i la$ya$na$n da$la$m sa$tu$ pla$tform. Penelitia$n dila$ku$ka$n di wila$ya$h Menda$lo Da$ra$t, Provinsi Ja$mbi denga$n menggu$na$ka$n metode su$rvei kepa$da$ 100 responden ya$ng tela$h menggu$na$ka$n a$plika$si. Da$ta$ dia$na$lisis menggu$na$ka$n Stru$ctu$ra$l Equ$etion Modeling (SEM) berba$sis Pa$rtia$l Lea$st Squ$a$res (PLS) mela$lu$i Sma$rtPLS. Ha$sil penelitia$n menu$nju$kka$n ba$hwa$ da$ri lima$ hipotesis u$ta$ma$, ha$nya$ du$a$ ya$ng berpenga$ru$h signifika$n, ya$itu$ penga$ru$h sosia$l terha$da$p nia$t perila$ku$ da$n nia$t perila$ku$ terha$da$p perila$ku$ penggu$na$a$n. Sementa$ra$ itu$, ekspekta$si kinerja$, ekspekta$si u$sa$ha$, da$n kondisi pemfa$silita$si tida$k berpenga$ru$h signifika$n terha$da$p nia$t da$n perila$ku$ penggu$na$a$n. Temu$a$n ini menu$nju$kka$n ba$hwa$ fa$ktor sosia$l mema$inka$n pera$n penting da$la$m meningka$tka$n intensi da$n a$dopsi penggu$na$ terha$da$p a$plika$si, seda$ngka$n fa$ktor teknis da$n ketersedia$a$n fa$silita$s belu$m cu$ku$p mendorong penggu$na$a$n a$ktif. Ha$sil ini da$pa$t menja$di la$nda$sa$n u$ntu$k pengemba$ng stra$tegi peningka$ta$n penerima$a$n a$plika$si POLRI Su$per A$pp.
PATH ANALYSIS PENGGUNAAN PAPAN TULIS INTERAKTIF DALAM PROSES PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL TASK-TECHNOLOGY FIT (TTF) Gifroni, Mhd.; Aryani, Reni; Arsa, Daniel
DEVICE : JOURNAL OF INFORMATION SYSTEM, COMPUTER SCIENCE AND INFORMATION TECHNOLOGY Vol 6, No 2: DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/device.v6i2.7874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan papan tulis interaktif dalam proses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Task Technology Fit (TTF). Pendekatan ini digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat penggunaan teknologi serta dampaknya terhadap kinerja pembelajaran dosen. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis jalur (path analysis). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada dosen di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi, kemudian dianalisis menggunakan model struktural berbasis TTF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik tugas dan karakteristik teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap TTF. Selanjutnya, TTF berpengaruh signifikan terhadap tingkat penggunaan papan tulis interaktif (utilization) dan berdampak positif terhadap kinerja pembelajaran (performance impact). Dengan demikian, semakin tinggi kesesuaian antara teknologi dan kebutuhan tugas, semakin optimal pemanfaatan teknologi serta peningkatan efektivitas pembelajaran. Kesimpulannya, papan tulis interaktif merupakan teknologi pembelajaran yang efektif apabila sesuai dengan kebutuhan tugas dosen dan didukung oleh karakteristik teknologi yang relevan.
Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi: Integrasi Ilmu dan Nilai Spiritual Jimi Harianto; Dinda Mufida; Reni Aryani; Zahra Saputri
MUTIARA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 1 (2026): JIMI - JANUARI
Publisher : PT. PENERBIT TIGA MUTIARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/mutiara.v4i1.455

Abstract

Islamic Religious Education in higher education frequently experiences a reduction of meaning due to the separation between the mastery of empirical sciences and the cultivation of spirituality, resulting in its position being perceived as a complementary course with limited integration into other academic disciplines. This condition raises both conceptual and practical issues regarding how to design a model of Islamic Religious Education that systematically, applicatively, and contextually integrates scientific knowledge and spirituality within contemporary higher education. This study aims to formulate such an integrative framework through a qualitative approach based on an in-depth literature review of books, journal articles, and research findings, which are analyzed thematically and conceptually. The results identify three main strategies: the development of an interdisciplinary curriculum that internalizes ethical–tawhidic values within professional sciences, the implementation of value-based pedagogy that connects spiritual concepts such as as-sidq and al-amanah with real-life case studies, and the strengthening of campus culture that supports value internalization through co-curricular activities and community service. The synthesis of findings indicates that this integrative model has the potential to enhance students’ moral awareness, spiritual resilience, and ethical decision-making capacity in responding to the dynamics and complexities of modern life. The conclusion emphasizes that the integration of scientific knowledge and spirituality in Islamic Religious Education is not merely a curricular supplement, but a strategic necessity in higher education. The novelty of this study lies in the formulation of a conceptual framework that positions spirituality as an overarching paradigm that provides meaning, direction, and ethical responsibility for the entire structure of knowledge, while offering an applicative model to overcome the dichotomy between secular science and religion in order to produce graduates with strong character, reflective capacity, and a commitment to social responsibility. The theoretical and practical implications of this model are expected to serve as a reference for academic policy development and innovation in Islamic Religious Education learning that is adaptive to global challenges and responsive to the needs of students across contemporary interdisciplinary fields in a sustainable, transformative, and contextually Islamic humanistic value-based manner.
PKM : Pemberdayaan UMKM Desa Tangkit Baru Melalui E-Commerce dan Inovasi Produk Nanas A, Muhammad Razi; Khaira, Ulfa; Aryani, Reni; Setiawan, Dedy; Abidin, Zainil; Putri, Mutia Fadhila; Alfajri, Willy Bima; Hais, Yosi Riduas
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpmittc.v4i2.4002

Abstract

Desa Tangkit Baru, yang dikenal sebagai sentra produksi nanas di Kabupaten Muaro Jambi, memiliki potensi ekonomi yang besar melalui produk olahan nanas dan agrowisata. Namun, pelaku usaha lokal menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi digital, promosi yang lemah, dan desain kemasan yang kurang menarik, sehingga membatasi jangkauan pasar dan daya saing produk. Kegiatan pengabdian ini terletak pada perlunya peningkatan kapasitas UMKM desa dalam pemasaran digital dan inovasi produk untuk mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI). Tanpa intervensi yang tepat, potensi ekonomi lokal sulit berkembang optimal di era digital. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberdayakan pelaku usaha lokal melalui pelatihan digital marketing, pendampingan branding dan kemasan produk, serta penguatan pemanfaatan e-commerce sebagai strategi pemasaran utama. Kegiatan ini juga bertujuan mendorong kemandirian ekonomi, khususnya bagi generasi muda dan pelaku UMKM di desa. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman digital masyarakat. Program ini juga mendukung indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi melalui pelibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan di luar kampus serta penerapan hasil penelitian di masyarakat.