p-Index From 2021 - 2026
6.962
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan (JMTP) Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Journal of Education and Instruction (JOEAI) JPPI | Jurnal Penelitian Pendidikan Islam JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Journal of Education Technology Jurnal EDUTECH Undiksha Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) International Journal for Educational and Vocational Studies Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Jurnal Pena Indonesia Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran (JINOTEP) Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran International Journal of Educational Review Belantika Pendidikan Journal of Social Science Indonesian Journal of Instructional Media and Model Gagasan Pendidikan Indonesia Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran International Journal of Social Learning (IJSL) IJORER : International Journal of Recent Educational Research International Journal of Social Service and Research Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Journal of Social Science Proceedings Series of Educational Studies Akademika Jurnal Teknologi Pendidikan Sriwijaya Journal of Sport Lembaran Ilmu Kependidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Asynchronous dan Synchronous Learning pada Pendidikan Tinggi: Studi Komparasi Arianto, Fajar; Bachri, Bachtiar S.; Mariono, Andi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i4.4067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan asynchronous dan synchronous pada pendidikan tinggi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah comparative study. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah mahasiswa berjumlah 60 yang terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah mahasiswa yang dibelajarkan dengan asynchronous learning dan kelompok kedua menggunakan synchronous learning. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang tidak terlalu signifikan antara kedua kelompok tersebut. Berdasarkan perolehan rerata nilai mahasiswa pada kelompok Synchronous lebih tinggi sebesar (71,53) dan rereata nilai mahasiswa pada kelompok Asynchronous memperoleh sebesar (62,67). Dalam penerapan kedua model tersebut, Synchronous learning memberikan pembelajaran yang lebih baik untuk mahasiswa daripada pembelajaran menggunakan Asynchronous learning. Dalam penerapan pembelajaran synchronous mahasiswa lebih antusias karena pelaksanaan dilakukan secara realtime membuat mahasiswa dapat merespon dan menanggapi secara langsung dan tanpa terjadi miskomunikasi.
PENGARUH MODEL PROJECT-BASED LEARNING TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA KELAS X DI MAN 1 LOMBOK TENGAH Hadi, Muhammad Fajrul; Mariono, Andi; Kristanto, Andi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i4.3971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model project based learning terhadap keaktifan belajar siswa kelas X di MAN 1 Lombok Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode quasi experiment. Penelitian ini menggunakan desain pre test post-test control group design. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 60 siswa yang terbagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang masing-masing berjumlah 30 siswa. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menjukkan bahwa model project based learning memberikan dampak positif terhadap keaktifan siswa. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai rata-rata pada kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan project based learning memproleh nilai rata-rata lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol yang dibelajarkan tanpa project based learning. Penggunaan model project based learning mendorong siswa lebih aktif dalam belajar. Pada kelas control siswa cenderung lebih pasif dalam belajar. Berdasarkan hasil signifikansi, model project based learning memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keaktifan belajar siswa.
Media Pembelajaran Sparkol Videoscribe untuk Meningkatkan Kemampuan Mengingat Konsep Pelajaran Bahasa Arab Siswa SD MICA Hidayat, Moh. Rizqi; Mariono, Andi; Sumarno, Alim
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i1.4594

Abstract

Penting bagi seorang guru memiliki inovasi pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan pembelajaran abad ke-21. Selain daripada penggunaan teknologi yang tepat, identifikasi struktur belajar dan isi mata pelajaran juga menjadi bagian yang penting sebelum menentukan penggunaan teknologi itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keefektifan media pembelajaran sparkol videoscribe dalam meningkatkan kemampuan mengingat konsep pelajaran Bahasa Arab siswa SD MICA. Variabel yang akan diteliti yaitu kemampuan mengingat konsep (menirukan dan menulis) materi nama alat-alat di sekolah pada pelajaran Bahasa Arab dengan metode observasi dan teknik pengumpulan data tes. Rangkaian tes yang dilakukan yaitu tes unjuk kerja untuk mengukur indikator kemampuan menirukan, dan tes tulis untuk mengukur indikator kemampuan menulis. Hasil uji post-test kelompok eksperimen dan kontrol diperoleh Uhitung < Utabel = 55 < 99. Nilai rata-rata beda kelompok eksperimen (Mx) adalah 36,11 dan nilai rata-rata beda kelompok kontrol (My) adalah 28,05. Data tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan siswa dalam mengingat konsep pada kelompok eksperimen setelah menggunakan media pembelajaran sparkol videoscribe. AbstractIt is important for a teacher to have learning innovations that are in line with the development of 21st century learning. Apart from the proper use of technology, identification of the learning structure and content of the subject is also an important part before determining the use of the technology itself. This study aims to explore the effectiveness of learning media sparkol videoscribe in improving the ability to remember the concept of Arabic lessons for SD MICA students. The variables to be studied are the ability to remember concepts (imitate and write) the material name of tools in schools in Arabic lessons with observation methods and test data collection techniques. The series of tests carried out are performance tests to measure indicators of imitation ability, and written tests to measure indicators of writing ability. The post-test results of the experimental and control group were obtained Uhitung < Utabel = 55 < 99. The mean value of the different experimental groups (Mx) was 36.11 and the mean value of different control groups (My) was 28.05. The data showed that there was a significant improvement in students' ability to remember concepts in the experimental group after using videoscribe sparkol learning media.
Highest Education Smartphones Use and It’s Relationship with Students Engagement Fitria, Jihan; Mariono, Andi; Maureen, Irena Yolanita
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 8 No. 4 (2023): Oktober
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v8i4.8850

Abstract

This study aims to explain the influence of smartphones on student engagement in state university students in the city of Surabaya. This study used 85 total samples. This type of research is quantitative research using survey methods with the following stages; observation of research locations, preparation of questionnaires, distribution of questionnaires, validity testing, data collection, processing of research results, analysis of research results, discussion. The results showed that the influence of smartphones on student engagement was 0.057 or 5.7% with a significance of 0.028 <0.05. Test results t-table is greater than t-count, i.e. t-count = 2.232 ≥ (t-tab) = 1.989. it can be proven that there is a variable influence of smartphone use on student engagement in state university students in the city of Surabaya. This can be proven from the results of the t test, namely t count 2.232 greater than table 1.989 with a significance level of 0.028. This means that there is an influence on smartphone use on student engagement. Furthermore, when reviewed from the results of the Model Summary table on the R test square scored a coefficient of determination of 0.057 or 5.7%. This means that the variable smartphone use (X1) has a contributing influence on student engagement (Y) by 5.7% and the other 94.3% is influenced by other variables outside the variable of smartphone use.
The Impact of Using Sevima Edlink E-Learning as A Media For Indonesian Language Learning Pitaloka, Novita Dyah; Mawarsih, Putri Beny; Mustaji, Mustaji; Mariono, Andi
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 9 No. 3 (2024): Juli
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v9i3.11553

Abstract

The aim of the current research is to describe and examine the impact of using Sevima Edlink e-learning as a medium for learning Indonesian at the junior high school level. The research method used in the current research is a qualitative method using a case study approach.. The data collected used observation and interviews with the aim of obtaining information about teacher and students' experiences regarding digital-based learning media. The primary data used is a description of the use of the Sevima Edlink application in Indonesian language learning activities. Secondary data is in the form of literature studies originating from books, articles, proceedings, theses and other media. The data that has been collected will be analyzed according to the discussion of related topics using data reduction, presentation and conclusion methods. The research results show that students prefer the learning process using digital media compared to conventional learning. One way is to use the Sevima Edlink application as a learning medium in class. There are advantages and disadvantages of the Sevima Edlink application from the perspective of teachers and students.
Feasibility of Augmented Reality Media for Ecosystem Learning in Primary Education: Expert Validation and User Trials Cendani, Tinezia; Kristanto, Andi; Mariono, Andi
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 10 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v10i4.17505

Abstract

This study aims to develop augmented reality application technology as a learning medium for ecosystem material in science subjects at the primary education level. The research belongs to a Research and Development (R&D) study employing the Holistic 4D Model (Define, Design, Develop, Deploy), limited to the Develop stage. The instrument used for data collection was an open-ended questionnaire to determine the feasibility of the media, with development subjects including expert review, one-on-one, and field test. Expert review involved media experts, subject matter experts, and instructional design experts who are competent in the field of educational technology. The one-on-one trial was conducted with three fifth-grade students in primary education, while the field test was carried out with 24 students at the same grade level. The results indicated that the Augmented Reality Media for Ecosystem Learning is highly valid. This was based on scores obtained from subject matter experts (3.80, highly valid category), media experts (3.83, highly valid category), and instructional design experts (3.81, highly valid category). The response to the media implementation reached 91% in the one-on-one trial and 87% in the field test. These findings demonstrate that the Augmented Reality Media for Ecosystem Learning is feasible to be used in learning within primary education.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Model Problem Base Learning (PBL) Berbasis Kontekstual untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa dalam Menganalisis Konsep Apriyanti, Siti Endang; Mariono, Andi; Kristanto, Andi; Khotimah, Khusnul
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4998

Abstract

The urgency or main issue in this study lies in the low problem-solving skills of students, particularly in understanding and solving story problems based on real-life contexts in algebra learning. This study aims to analyze the needs and impact of the contextual Problem-Based Learning (PBL) model on students' ability to analyze mathematical problem concepts. This research is a descriptive qualitative study, designed to deeply explore students' experiences, perceptions, and abilities in addressing mathematical problems through the PBL approach. This study employs survey and quasi-experimental methods to measure the impact of the application of this learning model, as well as to identify factors influencing its success in the context of mathematics education. The study was conducted at the Sekolah Indonesia Kuala Lumpur over one semester of learning, involving 88 seventh-grade students as the research subjects. The selection of subjects was purposive, choosing students who participated in mathematics learning with the contextual PBL approach, with the aim of exploring the needs and impact of applying this learning model. The main instruments used to collect data in this study were observation, essay tests, and questionnaires. Analysis was carried out using descriptive qualitative methods. The results of the study showed that the application of the contextual Problem-Based Learning (PBL) model played a significant role in improving students' ability to analyze mathematical concepts, particularly in algebra learning. Contextual PBL allows students to connect abstract mathematical concepts with real-life situations, which strengthens their conceptual understanding and encourages their active involvement in solving problems. This approach not only improves students' academic understanding but also develops critical thinking and problem-solving skills useful in everyday life. Therefore, the application of contextual PBL should be expanded, as it supports meaningful learning and prepares students to face complex challenges.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) dengan Pendekatan Kontekstual Terhadap Kemampuan Menganalisis pada Materi Siklus Air Kelas V Di MI Miftahul Ulum Kraton Sidoarjo Sujud Widodo; Andi Mariono; Utari Dewi; Makbul Muavi
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November - Desember 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i2.3338

Abstract

Kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya pada aspek dan tingkatan kemampuan menganalisis di MI Miftahul Ulum Kraton Sidoarjo diketahui masih rendah. Hal tersebut diindikasikan dengan hasil belajar siswa yang masih belum memenuhi kriteria serta hasil wawancara terstruktur dengan guru kelas V yang menyatakan bahwa kemampuan siswa dalam menganalisis belum berkembang dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan kontekstual terhadap kemampuan menganalisis siswa pada materi siklus air kelas V di MI Miftahul Ulum Kraton Sidoarjo. Metode penelitian ini adalah kuantitatif true experiment dengan desain penelitian Posttest-only control-group design with randomization. Subjek penelitian adalah siswa kelas V MI Miftahul Ulum yang dipilih secara random berjumlah 60 siswa yang dibagi dalam kelompok eksperimen 30 siswa dan kelompok kontrol 30 siswa. Kelompok eksperimen menggunakan model pembelajaran PBL dengan pendekatan kontekstual, sedangkan kelompok kontrol menggunakan model pembelajaran kuis dan penugasan. Analisis data instrumen tes esai untuk mengukur kemampuan menganalisis menggunakan uji validitas isi. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan pengujian hipotesis. Penelitian ini menggunakan uji t untuk menguji perbedaan kemampuan menganalisis antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sekaligus untuk mengetahui hipotesis. Hasil penelitian melalui uji t menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan kemampuan menganalisis siswa antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sehingga, sejalan dengan tujuan penelitian dan uji hipotesis, kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan kontekstual terhadap kemampuan menganalisis siswa pada materi siklus air kelas V di MI Miftahul Ulum Kraton Sidoarjo.
Meta Analisis Pengembangan Multimedia Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Juwanda, Kuntoro Adi; Mariono, Andi; Sumarno, Alim
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i1.6830

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan utama abad ke-21 yang sangat penting untuk dikembangkan dalam proses pembelajaran. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa di Indonesia masih tergolong rendah, terutama akibat kurangnya inovasi dalam media pembelajaran. Penggunaan multimedia interaktif telah menjadi solusi yang menjanjikan dalam menciptakan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengembangan multimedia interaktif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa melalui pendekatan meta-analisis. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 12 artikel yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi tertentu, seperti relevansi dengan topik, data empiris, dan keberadaan pengukuran effect size. Data yang diperoleh dianalisis untuk menghitung ukuran efek (effect size) serta pengelompokan berdasarkan jenjang pendidikan, materi, dan jenis multimedia yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai effect size multimedia interaktif berkisar antara 0,58 hingga 0,72, dengan kategori "sedang" hingga "tinggi." Jenjang pendidikan SMA dan SMK menunjukkan efektivitas tertinggi, terutama pada materi yang kompleks seperti larutan penyangga dan teknologi perkantoran, sementara jenjang SMP dan SD menunjukkan efektivitas dalam kategori sedang. Penelitian ini menegaskan bahwa multimedia interaktif memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan berpikir kritis siswa dan relevan untuk diintegrasikan secara lebih luas dalam pembelajaran.
EXPLORING THE DIGITAL COMPETENCE OF LECTURERS IN HIGHER EDUCATION: A LITERATURE REVIEW Shofiana, Fahlulia Rahma; Mustaji, Mustaji; Mariono, Andi; Arianto, Fajar
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 3 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i3.23619

Abstract

Abstract: Digital transformation demands the integration of information and communication technology tools in education. This condition is supported by the dominance of current students who are digital native generation. Although the use of technology is not new in higher education, the fact that lecturers are digital immigrants makes it difficult to integrate ICT into the lecture process, while one of the main responsibilities of higher education institutions is to facilitate students with quality learning and competent lecturers to prepare their future. This study aims to explore the level of digital competence of lecturers in higher education, the relationship, factors and efforts to improve it. The method used is a literature review with a narrative approach where the synthesised literature is international journal articles published in the 2020-2024 timeframe. The results showed 1) Digital competence is involved in ICT-integrated lectures from planning to evaluation of learning and reflective practice. 2) Lecturers with high digital competence can evaluate the quality of learning and influence student interest. 3) Age, gender, adaptability, type of institution, domicile location are significant factors of lecturers' digital competence, 4) Efforts that can be made to improve digital competence are: training, providing resource materials, reflective practice, long-term professional support, and incorporating digital competency lectures into prospective lecturer education programmes.Abstrak: Transformasi digital menuntut integrasi perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pendidikan. Kondisi ini didukung dengan dominasi mahasiswa saat ini yang merupakan generasi digital native. Meski penggunaan teknologi bukan hal yang baru di perguruan tinggi namun fakta bahwa dosen merupakan generasi digital imgirant mengakibatkan sulitnya pengintegrasian TIK kedalam proses perkuliahan, sementara salah satu tanggung jawab utama lembaga pendidikan tinggi adalah memfasilitasi mahasiswa dengan pembelajaran berkualitas dan dosen yang kompeten untuk mempersiapkan masa depan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat kompetensi digital dosen di perguruan tinggi, hubungan, faktor dan upaya peningkatannya. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan naratif dimana literatur yang disintesiskan adalah artikel jurnal internasional yang diterbitkan dalam rentang waktu 2020-2024. Hasil penelitian menunjukkan 1) Kompetensi digital terlibat dalam perkuliahan terintegrasi TIK dari perencanaan sampai evaluasi pembelajaran dan praktik refektif. 2) Dosen dengan kompetensi digital yang tinggi dapat mengevaluasi kualitas pembelajaran dan mempengaruhi minat mahasiswa. 3) Usia, gender, kemampuan beradaptasi, jenis institusi, lokasi domisili menjadi faktor signifikan kompetensi digital dosen, 4) Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kompetensi digital yaitu: pelatihan, menyediakan sumber materi, praktik reflektif, dukungan profesional jangka panjang, dan memasukkan perkuliahan kompetensi digital ke dalam program pendidikan calon dosen.
Co-Authors Abdul Rahman Abdul Rahman Abidin Arridho Ajitama ALIM SUMARNO Andi Kristanto Anggelita, Devi Maria Apriyanti, Siti Endang Atiqoh, Ayu Zumatul Audrey Vivian Chandra Bachri, Bachtiar S. Bachtiar Syaiful Bachri Bachtiar Syaiful Bachri, Bachtiar Syaiful Bayu Budi Prakoso Bryan Decaprin Candra Kartikasari Cendani, Tinezia Chandra, Audrey Vivian Chornia Putrantasa Citra Fitri Kholidya Dadi Rosadi Decaprin, Bryan Demezt, Yosef Frina Dewantoro, Muhammad DHIKA PRATIKTA, YUDHA Dian Anatalia Sulistianingtyas Dindya Sisca Prahenti DWI RAHARJO, ANJASMARA Edi Prasetyo Ema Sumiarti Fajar Arianto Fajar Arianto Fajar Arianto FAJAR SETIAWAN Fajar Setiawan Fitria, Jihan Hadi, Muhammad Fajrul Hasnawati, Lina HENDRATNO Hidayat, Moh. Rizqi HUDA, ZAINUL Ibnu Muanas Indrawati, Sus Irena Yolanita Maureen Juwanda, Kuntoro Adi khusnul khotimah Khusnul Khotimah Kiettkunwong, Narong LAILATUL MAHBUBAH, DESY Lina Hasnawati LUTHFULLAHI, FIDAN MAKBUL MUAVI Makmunah, Jamilatul L. Mawarsih, Putri Beny MUANAS, IBNU Muhammad Fajrul Hadi MUSTAJI Mustaji Mustaji Mustaji Mustaji Mustaji Mustaji, Mustaji Najlatun Naqiyah Nurveda Carreza, Arqoma Onggo Susilo Pitaloka, Novita Dyah Pradana, Priya Yoga Prahenti, Dindya Sisca Pramana, Atan PUSPITASARI, DEFI Rahayu, Mitra Nata RAHAYU, NOVITA RAHMITA, FIKI Rudi Ihwono Rudi Rudi Rusijono Rusijono Rusijono Rusijono Rusijono Rusijono Rusijono, Rusijono Saepulloh, Saepulloh Safitri, Alfi Fatimatus Setyaedhi, Hari Shahrin bin Hashim Shofiana, Fahlulia Rahma Siti Endang Apriyanti Siti Masitoh Siti Masitoh Siti Masitoh Siti Masitoh Subagyo, Edwardo Sujud Widodo Susi Widiastuti Susilo, Onggo SYAIPUTRA WAHYUDA MEISA DINING Terananda, Nabila Zuhroh Tri Linggo Wati TRI WIJAYANTO, BAGUS TRISKA, CHARIDA Utari Dewi Vatosoa Idaly, Randrianatolotriniavonirina Mendrika WIWIN YULIANINGSIH Yatim Riyanto YATIM RIYANTO ZAHRAA DAGMAR, FATHINA ‪Bachtiar Syaiful Bachri