p-Index From 2021 - 2026
11.167
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENENTUKAN IDE POKOK DAN KALIMAT UTAMA PARAGRAF PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS V SDN NGADIRGO 01 Pramesti, Pudyaningtyas Ayu; Sundari, Riris Setyo; Nuvitalia, Duwi
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v5i2.23261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa dalam menentukan ide pokok dan kalimat utama pada mata pelajaran Bahasa Indonesia serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya di kelas V SD N Ngadirgo 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan data observasi, wawancara, angket, LKPD, dan dokumentasi. Data yang diambil dan dikumpulkan bersumber dari guru kelas dan siswa kelas V. Pemeriksaan keabsahan data yang digunakan yaitu dengan meningkatkan ketekunan dan triangulasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa siswa kesulitan membedakan kalimat utama dengan kalimat penjelas, kesulitan membedakan ide pokok dengan kalimat utama, kesulitan dalam menentukan jenis paragraf berdasarkan letak kalimat utama, kesulitan dalam memahami isi paragraf, dan kurang teliti. Faktor yang memengaruhi kesulitan menentukan ide pokok dan kalimat utama paragraf terdiri dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi tingkat kecerdasan, gangguan kesehatan, dan minat belajar siswa. Sedangkan faktor eksternal meliputi penggunaan metode pembelajaran, penggunaan media pembelajaran, teman sebangku, penggunaan gawai, dan lingkungan keluarga.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL ANYAMAN BAMBU PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS VI SEKOLAH DASAR Putra, Dandy Haryanto; Wijayanti, Arfilia; Sundari, Riris Setyo
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v5i2.23685

Abstract

Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis kearifan lokal kriya anyam pada materi persendian manusia didasari oleh kebutuhan akan media pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa. Media yang diberikan sering kali kurang mampu memfasilitasi pemahaman konsep yang kompleks seperti Persendian Pada Manusia, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi. Dalam pengembangan ini juga mengangkat nilai seni agar siswa tetap mengetahui seni lokal yang ada di indonesia, materi IPAS persendian pada manusia ini digabungkan dengan kesenian kriya anyam sebagai alat peraga konkrit dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbantuan canva dan kriya anyam pada materi sendi pada manusia serta mengetahui kelayakan media tersebut dalam meningkatkan pemahaman siswa. Media pembelajaran berbasis kearifan lokal kini semakin diperlukan untuk memfasilitasi pembelajaran yang interaktif dan menarik. Canva dipilih sebagai platform karena kemudahannya dalam pembuatan desain yang visual dan menarik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (RD) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data dikumpulkan melalui angket validasi ahli materi, ahli media, guru kelas serta uji coba pada siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan terdiri dari lembar penilaian kelayakan media oleh para ahli, angket respon guru kelas dan kuesioner respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan mendapatkan penilaian sangat layak dari ahli materi dengan presentase 95% kategori Sangat layak digunakan dan ahli media dengan presentase 98% kategori sangat layak digunakan, penilaian guru kelas VI SDN Tlogosari Wetan 01 dengan presentase 95% ketegori sangat layak digunakan, serta respon siswa mendapatkan persentase 90%. Oleh karena itu perolehan skor rata-rata yang memenuhi kriteria kelayakan. Selain itu, hasil uji coba kepada siswa menunjukkan bahwa media pembelajaran berbantuan Canva ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep Persendian Pada Manusia. Serta siswa dapat memberikan respon positif terhadap media yang interaktif dan mudah dipahami dengan diperoleh penilaian respon siswa mendapat persentase 90%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbantuan Kriya Anyam pada materi persendian pada manusia ini layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan media pembelajaran berbasis digital lainnya yang inovatif dan menarik.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF ”BILANGAN CACAH SAMPAI 10.000” BERBASIS ARTICULATE STORYLINE Imelda Patricia; Riris Setyo Sundari; Sukamto
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.382

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Articulate Storyline pada materi bilangan cacah sampai 10.000 yang memenuhi kriteria valid, praktis, serta efektif sehingga siswa mampu menguasai materi bilangan cacah sampai 10.000 dengan mudah. Jenis penelitian ini adalah pengembangan atau research and development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Tunjungharjo. Pengumpulan data diperoleh dari angket validasi, angket respon siswa dan guru serta soal pre-test dan post-test. Hasil penelitian berdasarkan angket validasi dari ahli media memperoleh skor 75% dengan kategori valid dan ahli materi memperoleh skor 84% dengan kategori sangat valid. Angket kepraktisan secara keseluruhan memperoleh skor presentase 84,45% dengan kategori sangat praktis. Setelah penggunaan media interaktif Articulate Storyline hasil rata-rata nilai post-test siswa berpengaruh signifikan yakni 82,03 dan nilai pre-test siswa rata-rata 35,10. Hasil uji t untuk dua sampel dependen menunjukkan bahwa sig < 0,05 atau 0,000 yang menunjukkan bahwa adanya perbedaan antara hasil pre-test dan post-test yang diterapkan dalam mengukur keefektifan penggunaan media. Hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa media pembelajaran berbasis Articulate Storyline pada materi bilangan cacah sampai 10.000 memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
Development of a Contextual QR-Based English Module to Enhance Elementary School Students' Critical Thinking Skills Luki Bahari; Duwi Nuvitalia; Riris Setyo Sundari
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 12 No. 1 (2026): March
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v12i1.19853

Abstract

This study aims to develop and evaluate the feasibility and effectiveness of a contextual English module supported by QR codes to enhance fourth-grade students’ critical thinking skills. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, involving 27 fourth-grade students from SDN 1 Jeketro, an urban public elementary school in Brebes, Central Java, as well as two external experts for content and media validation. Data were collected through expert validation sheets, classroom observations, and a critical thinking test using a one-group pretest–posttest design. The developed module demonstrated a high level of feasibility, achieving a mean validation score of 9.28 out of 10 from the content and media experts. Students’ performance improved substantially, increasing from 32.59% in the pretest to 70.74% in the posttest, with an N-gain score of 0.55, which falls into the moderate category. Among the assessed dimensions of critical thinking, analytical ability showed the most significant improvement, followed by evaluation and problem-solving skills. This pattern suggests that students became more capable of identifying relevant information, interpreting meaning, and drawing reasoned conclusions from contextual English materials. These findings indicate that a culturally contextualized QR code–based module is both feasible and effective in fostering critical thinking skills in primary English learning. The integration of local cultural content with structured digital support appears to create meaningful learning experiences that encourage deeper cognitive engagement. Furthermore, the results suggest that combining contextual pedagogy with accessible technology can strengthen not only language acquisition but also higher-order thinking processes. This approach offers practical implications for primary educators seeking instructional strategies that connect language learning with students’ lived experiences while promoting reflective and analytical thinking in a sustainable manner.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPAS PADA FASE C KELAS V SD NEGERI 2 TURUNREJO Wahyuni, Innaky Anasagasti; Sundari, Riris Setyo; Patonah, Siti
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.25106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi numerasi siswa dalam pembelajaran IPAS pada Fase C kelas V SD Negeri 2 Turunrejo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 21 peserta didik kelas V dan guru kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa kelas V sudah berkembang cukup baik. Siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam pembelajaran, mampu mengolah data sederhana ke dalam bentuk tabel, dan keahliannya dengan konteks IPAS seperti kegiatan ekonomi. Namun, siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami bacaan yang panjang dan kompleks serta menafsirkan data dalam bentuk grafik. Guru berperan penting melalui penjelasan verbal, memberikan contoh konkret, serta pendampingan membaca data numerik. Kesimpulan penelitian ini adalah kemampuan literasi numerasi peserta didik masih perlu ditingkatkan melalui strategi pembelajaran berbasis masalah, praktikum, dan penggunaan media kontekstual.
ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS 3 PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD SEMESTA BILINGUAL SCHOOL Safira Yogi Fahdiana; Riris Setyo Sundari; Siti Patonah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14615

Abstract

This study aims to analyze teacher strategies in improving third-grade student’s learning motivation in Indonesia language subjects at Semesta Bilingual School Elementary School. This study uses a qualitative approach with a case study design. The research subjects include the principal, third-grade teachers, and third-grade students. Data collection techniques were carried out throught interviews, observation, and questionnaires. Data analysis used descriptive qualitative techniques throught the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that teacher strategies in improving student learning motivation are carried out through communicative and fun learning, the use of varied methods, and the provision of rewards in the form of points, praise, and symbols of appreciation. In addition, teachers also create a conducive learning atmosphere and adjust the use of Indonesian and English in learning. These strategies are able to increase student activity, enthusiasm, and involvement in learning Indonesia in a bilingual environment. Supporting factors include the availability of learning resources and environmental support. Meanwhile, the challenge is the dominance of the use of English in school. Thus, teacher strategies play an important role in improving student learning motivation.
ANALISIS PENERAPAN DISIPLIN SISWA KELAS 1 DI SD SEMESTA SEMARANG DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN Andita Pertiwi; Riris Setyo Sundari; Veryliana Purnamasari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14818

Abstract

This study aims to describe the learning process and analyze the implementation of discipline among first-grade students at SD Semesta Semarang in classroom activities. The research employed a descriptive qualitative approach with research subjects consisting of the principal, two first-grade teachers, and 23 first-grade students. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using an interactive model including data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that the learning process was conducted in an orderly, conducive, interactive, and enjoyable environment. Discipline was implemented through school policies, classroom agreements, teacher role modeling, and a system of rewards and punishments. Most students demonstrated disciplined behavior such as arriving on time, participating in learning activities orderly, and being responsible for assigned tasks. Supporting factors included structured school policies, the teacher’s role as a model, and collaboration with parents, while obstacles were related to students’ characteristics who still require repeated reminders. It can be concluded that the implementation of discipline in first-grade students at SD Semesta Semarang has been carried out effectively and is able to foster orderly, responsible, and rule-abiding behavior in learning activities.
Penguatan Literasi Hukum Berbasis Edukasi Dan Linguistik Bagi Masyarakat Migran Di Malaysia Nadea Lathifah Nugraheni; Riris Setyo Sundari; Cicik Shopia Budiman; Bambang Sulanjari; Veryliana Purnamasari; Syifa Ummy Aiman
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v14i1.28606

Abstract

Perlindungan hukum bagi masyarakat migran Indonesia di Malaysia selama ini lebih banyak dipahami sebagai persoalan regulasi dan diplomasi antarnegara. Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa akar kerentanan migran justru terletak pada dimensi yang sering terabaikan seperti ketidakmampuan sistem hukum mentransformasikan norma menjadi pengetahuan yang dapat dipahami dan digunakan oleh subjeknya. Artikel ini menganalisis penguatan literasi hukum berbasis edukasi dan linguistik sebagai strategi struktural untuk menjembatani kesenjangan antara hukum normatif dan praktik sosial migran. Dengan menggunakan pendekatan yuridis-normatif yang diperkaya analisis konseptual dan komparatif, penelitian ini menemukan bahwa kompleksitas bahasa hukum, perbedaan sistem hukum lintas negara, serta minimnya edukasi hukum yang kontekstual menciptakan apa yang dapat disebut sebagai legal disempowerment, situasi di mana hak secara formal tersedia, tetapi secara praktis tidak dapat diakses. Hambatan linguistik bukan sekadar persoalan penerjemahan, melainkan berkaitan dengan relasi kuasa yang termanifestasi dalam struktur bahasa hukum yang eksklusif. Oleh karena itu, penguatan literasi hukum melalui simplifikasi bahasa hukum, penerjemahan berbasis konteks sosial, serta model edukasi partisipatif berbasis komunitas menjadi kebutuhan mendesak. Studi ini menegaskan bahwa perlindungan migran tidak cukup dibangun melalui produksi regulasi, melainkan harus diiringi transformasi cara hukum dikomunikasikan dan dipahami. Integrasi perspektif linguistik dalam kebijakan migrasi menjadi prasyarat untuk mewujudkan akses keadilan yang substantif dalam dinamika migrasi transnasional.
From Availability to Classroom Use: A Mixed-Methods Study of Learning Media Integration in Semarang Elementary Schools Sundari, Riris Setyo; Ervina Eka Subekti; Fajar Cahyadi; Veryliana Purnamasari; Noor Dayana Abd Halim
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 18 No. 1 (2026): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v18i1.14185

Abstract

The integration of learning media is essential for supporting the implementation of the Kurikulum Merdeka, which emphasizes student-centered, technology-enhanced, and culturally responsive learning. However, disparities in the availability and utilization of learning media across elementary schools remain a challenge. This study aims to: (1) identify the availability and use of learning media in elementary schools in Semarang City; (2) analyze the gap between media availability, teacher competence, and classroom implementation; and (3) formulate policy recommendations to optimize learning media integration within the Kurikulum Merdeka and an ethnopedagogical framework. A mixed-methods explanatory sequential mixed-methods design approach was employed involving 42 teachers from 20 public and private elementary schools in Semarang City followed by interviews and observations in selected schools. Data were collected through questionnaires, interviews, and classroom observations. The findings indicate a clear gap between the availability of learning media and their effective classroom utilization. Although schools possess various conventional, digital, subject-specific, and ethnopedagogical learning media, their use remains dominated by textbooks and presentation-based resources. The implementation of interactive and technology-based media is constrained by disparities in teachers' technological and pedagogical competencies, uneven digital infrastructure, and limited institutional support. Ethnopedagogical media are available but have not yet been systematically integrated into everyday classroom instruction. The study recommends continuous teacher professional development, strengthened school support, and the systematic integration of digital and ethnopedagogical learning media to reduce the gap between media availability and classroom utilization
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SENI MUSIK KELAS IV SD N PALEBON 01 KOTA SEMARANG TAHUN AJARAN 2023/2024 Eri Widiana; Wawan Priyanto; Riris Setyo Sundari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13189

Abstract

The background that drives this research is that music learning in schools aims to help students develop creative attitudes and skills. So in the implementation of music learning at school, students have the right to gain musical experience. The focus of this research is on how the implementation of fourth grade music learning at SD N Palebon 01 in the 2023/2024 academic year. The purpose of this study is to analyze the implementation of fourth grade music learning at SD N Palebon 01 in the 2023/2024 school year from preparation, process, evaluation, to the components used in learning. This type of research is descriptive qualitative. Using interview, questionnaire and documentation methods. The subjects of this study were teachers and students of SD N Palebon 01 Semarang City. The results of this study are to find out that the fourth grade teacher of SD N Palebon 01 Semarang City in implementing Music Arts learning uses the Merdeka Curriculum in Phase B. There are several findings in the implementation of learning Music Arts at SD N Palebon 01 Semarang City, namely: 1) Preparation Stage; 2) Process Stage, including introduction, core and closing; 3) Evaluation Stage, including process evaluation and summative evaluation.
Co-Authors Abidin, Rizal Adi, Timur Anggoro Afla, Dina Ulil Ulya Agustini, Ferina Aini, Dewi Nur Alifbatati, Firdaayu Andita Pertiwi Annur, Muhammad Fa’iz Ardiyanto, S.Pd., M.Or, Asep Arfilia Wijayanti Ari Amirudin Aries Tika Damayani Aries Tika Damayani, Aries Tika Arisyanto, Prasena Asep Ardiyanto Asep Ardiyanto Atasya, Sindhu Marta Aufastsana, Rada Ayyuni, Andin Putri Bagus Ardi Saputro Bambang Sulanjari Bambang Sulanjari Baskoro, Achmad Bagus Bhandari, Rahul Cahyaningrum, Fadhilah Choirul Huda Choirul Huda Cicik Shopia Budiman Dian Ratna Suryandari Diana Endah Handayani Durroh, Lum Atud Duwi Nuvitalia Duwi Nuvitalia Eri Widiana Erlinda, Aprilia Arna Ervina Eka Subekti Fajar Cahyadi Fajar Cahyadi Fajarini, Aredita Putri Ferina Agustini Fernanda, Puput Amellia Habibullah, Akhmad Henry Januar Saputra Henry Januar Saputra, Henry Januar Hidayah, Nabila Sam Hilma Rosikho Aliya Husni Wakhyudin Iin Purnamasari Ikha Listyarini Illah, Moh Iqbal Atho Imelda Patricia Indriani, Linda Dwi Intan Rahmawati Kartinah , Kartinah Khasanah, Wahyu Rizki Uswatun Kiswoyo, Kiswoyo Kuncoro Bayu Utomo Kurniawati, Selvi Tirta Luki Bahari Lum Atud Durroh Maisyaroh, Siti Mei Fita Asri Untari Muliadita, Abellia Putri Nabilatuzzahra, Nazla Nadea Lathifah Nugraheni Nafisa, Nafisa Niken Apriani Nikmah Sakinah Noor Dayana Abd Halim Nora Wahyu Kusuma Dewi Nur Diana Beauty Nur Fadhilatul Rifkia Nurul Maftukhtail A Pamuji Sukoco Pamungkas, Dwi Pramesti, Pudyaningtyas Ayu Prasena Arisyanto Prasena Arisyanto Purwadi Purwadi Putra, Dandy Haryanto Putri Juliana Indah Putri, Angelia Berta R. Soeyono Rachma Dinda Lestari Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahma, Tasya Aulia Nur Rahmat Rais, Rahmat Rahmayanti, Aprilia Regita Cahyaningrum Rismadhani, Natasya Amalia Rizka Nur Khanifah Rofian Safira Yogi Fahdiana Sari, Lisa Farhanita Sayekti, Za'iimah Sekar Septi Suharyati Septian Dwi Cahyo Septiana, Maria Dwi Setyaningsih, Ayu shofia, zahrona fitriyani Singgih Adhi Prasetyo, Singgih Siti Hamidah Siti Patonah Siti Rodliyah Sofiani, Ratna Sri Sunarmi Suciani, Imanisa Wulan Sugeng Purwanto Suhermin, Suhermin Sukamto Sukamto Sukamto, Sukamto Syifa Ummy Aiman Tanda Dewi Purnasari Veryliana Purnamasari Veryliana Purnamasari Wahyuni, Innaky Anasagasti Wardana, M Yusuf Setia Wawan Priyanto Wawan Priyanto Wawan Priyanto, Wawan Yasinta Nur Wahyuningtyas Yazid Nurfarikhin