Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL ANYAMAN BAMBU PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS VI SEKOLAH DASAR Putra, Dandy Haryanto; Wijayanti, Arfilia; Sundari, Riris Setyo
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v5i2.23685

Abstract

Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis kearifan lokal kriya anyam pada materi persendian manusia didasari oleh kebutuhan akan media pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa. Media yang diberikan sering kali kurang mampu memfasilitasi pemahaman konsep yang kompleks seperti Persendian Pada Manusia, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi. Dalam pengembangan ini juga mengangkat nilai seni agar siswa tetap mengetahui seni lokal yang ada di indonesia, materi IPAS persendian pada manusia ini digabungkan dengan kesenian kriya anyam sebagai alat peraga konkrit dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbantuan canva dan kriya anyam pada materi sendi pada manusia serta mengetahui kelayakan media tersebut dalam meningkatkan pemahaman siswa. Media pembelajaran berbasis kearifan lokal kini semakin diperlukan untuk memfasilitasi pembelajaran yang interaktif dan menarik. Canva dipilih sebagai platform karena kemudahannya dalam pembuatan desain yang visual dan menarik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (RD) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data dikumpulkan melalui angket validasi ahli materi, ahli media, guru kelas serta uji coba pada siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan terdiri dari lembar penilaian kelayakan media oleh para ahli, angket respon guru kelas dan kuesioner respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan mendapatkan penilaian sangat layak dari ahli materi dengan presentase 95% kategori Sangat layak digunakan dan ahli media dengan presentase 98% kategori sangat layak digunakan, penilaian guru kelas VI SDN Tlogosari Wetan 01 dengan presentase 95% ketegori sangat layak digunakan, serta respon siswa mendapatkan persentase 90%. Oleh karena itu perolehan skor rata-rata yang memenuhi kriteria kelayakan. Selain itu, hasil uji coba kepada siswa menunjukkan bahwa media pembelajaran berbantuan Canva ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep Persendian Pada Manusia. Serta siswa dapat memberikan respon positif terhadap media yang interaktif dan mudah dipahami dengan diperoleh penilaian respon siswa mendapat persentase 90%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbantuan Kriya Anyam pada materi persendian pada manusia ini layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan media pembelajaran berbasis digital lainnya yang inovatif dan menarik.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF ”BILANGAN CACAH SAMPAI 10.000” BERBASIS ARTICULATE STORYLINE Imelda Patricia; Riris Setyo Sundari; Sukamto
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.382

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Articulate Storyline pada materi bilangan cacah sampai 10.000 yang memenuhi kriteria valid, praktis, serta efektif sehingga siswa mampu menguasai materi bilangan cacah sampai 10.000 dengan mudah. Jenis penelitian ini adalah pengembangan atau research and development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Tunjungharjo. Pengumpulan data diperoleh dari angket validasi, angket respon siswa dan guru serta soal pre-test dan post-test. Hasil penelitian berdasarkan angket validasi dari ahli media memperoleh skor 75% dengan kategori valid dan ahli materi memperoleh skor 84% dengan kategori sangat valid. Angket kepraktisan secara keseluruhan memperoleh skor presentase 84,45% dengan kategori sangat praktis. Setelah penggunaan media interaktif Articulate Storyline hasil rata-rata nilai post-test siswa berpengaruh signifikan yakni 82,03 dan nilai pre-test siswa rata-rata 35,10. Hasil uji t untuk dua sampel dependen menunjukkan bahwa sig < 0,05 atau 0,000 yang menunjukkan bahwa adanya perbedaan antara hasil pre-test dan post-test yang diterapkan dalam mengukur keefektifan penggunaan media. Hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa media pembelajaran berbasis Articulate Storyline pada materi bilangan cacah sampai 10.000 memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SENI MUSIK KELAS IV SD N PALEBON 01 KOTA SEMARANG TAHUN AJARAN 2023/2024 Eri Widiana; Wawan Priyanto; Riris Setyo Sundari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13189

Abstract

The background that drives this research is that music learning in schools aims to help students develop creative attitudes and skills. So in the implementation of music learning at school, students have the right to gain musical experience. The focus of this research is on how the implementation of fourth grade music learning at SD N Palebon 01 in the 2023/2024 academic year. The purpose of this study is to analyze the implementation of fourth grade music learning at SD N Palebon 01 in the 2023/2024 school year from preparation, process, evaluation, to the components used in learning. This type of research is descriptive qualitative. Using interview, questionnaire and documentation methods. The subjects of this study were teachers and students of SD N Palebon 01 Semarang City. The results of this study are to find out that the fourth grade teacher of SD N Palebon 01 Semarang City in implementing Music Arts learning uses the Merdeka Curriculum in Phase B. There are several findings in the implementation of learning Music Arts at SD N Palebon 01 Semarang City, namely: 1) Preparation Stage; 2) Process Stage, including introduction, core and closing; 3) Evaluation Stage, including process evaluation and summative evaluation.
Development of a Contextual QR-Based English Module to Enhance Elementary School Students' Critical Thinking Skills Luki Bahari; Duwi Nuvitalia; Riris Setyo Sundari
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 12 No. 1 (2026): March
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v12i1.19853

Abstract

This study aims to develop and evaluate the feasibility and effectiveness of a contextual English module supported by QR codes to enhance fourth-grade students’ critical thinking skills. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, involving 27 fourth-grade students from SDN 1 Jeketro, an urban public elementary school in Brebes, Central Java, as well as two external experts for content and media validation. Data were collected through expert validation sheets, classroom observations, and a critical thinking test using a one-group pretest–posttest design. The developed module demonstrated a high level of feasibility, achieving a mean validation score of 9.28 out of 10 from the content and media experts. Students’ performance improved substantially, increasing from 32.59% in the pretest to 70.74% in the posttest, with an N-gain score of 0.55, which falls into the moderate category. Among the assessed dimensions of critical thinking, analytical ability showed the most significant improvement, followed by evaluation and problem-solving skills. This pattern suggests that students became more capable of identifying relevant information, interpreting meaning, and drawing reasoned conclusions from contextual English materials. These findings indicate that a culturally contextualized QR code–based module is both feasible and effective in fostering critical thinking skills in primary English learning. The integration of local cultural content with structured digital support appears to create meaningful learning experiences that encourage deeper cognitive engagement. Furthermore, the results suggest that combining contextual pedagogy with accessible technology can strengthen not only language acquisition but also higher-order thinking processes. This approach offers practical implications for primary educators seeking instructional strategies that connect language learning with students’ lived experiences while promoting reflective and analytical thinking in a sustainable manner.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPAS PADA FASE C KELAS V SD NEGERI 2 TURUNREJO Wahyuni, Innaky Anasagasti; Sundari, Riris Setyo; Patonah, Siti
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.25106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi numerasi siswa dalam pembelajaran IPAS pada Fase C kelas V SD Negeri 2 Turunrejo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 21 peserta didik kelas V dan guru kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa kelas V sudah berkembang cukup baik. Siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam pembelajaran, mampu mengolah data sederhana ke dalam bentuk tabel, dan keahliannya dengan konteks IPAS seperti kegiatan ekonomi. Namun, siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami bacaan yang panjang dan kompleks serta menafsirkan data dalam bentuk grafik. Guru berperan penting melalui penjelasan verbal, memberikan contoh konkret, serta pendampingan membaca data numerik. Kesimpulan penelitian ini adalah kemampuan literasi numerasi peserta didik masih perlu ditingkatkan melalui strategi pembelajaran berbasis masalah, praktikum, dan penggunaan media kontekstual.
Co-Authors Abidin, Rizal Adi, Timur Anggoro Afla, Dina Ulil Ulya Agustini, Ferina Aini, Dewi Nur Alifbatati, Firdaayu Annur, Muhammad Fa’iz Arfilia Wijayanti Ari Amirudin Aries Tika Damayani, Aries Tika Arisyanto, Prasena Asep Ardiyanto Asep Ardiyanto Asep Ardiyanto Atasya, Sindhu Marta Aufastsana, Rada Ayyuni, Andin Putri Bagus Ardi Saputro Baskoro, Achmad Bagus Cahyaningrum, Fadhilah Choirul Huda Choirul Huda Dian Ratna Suryandari Diana Endah Handayani Durroh, Lum Atud Duwi Nuvitalia Duwi Nuvitalia Eri Widiana Erlinda, Aprilia Arna Ervina Eka Subekti Fajar Cahyadi Fajarini, Aredita Putri Ferina Agustini Fernanda, Puput Amellia Henry Januar Saputra Henry Januar Saputra, Henry Januar Hidayah, Nabila Sam Hilma Rosikho Aliya Husni Wakhyudin Iin Purnamasari Ikha Listyarini Illah, Moh Iqbal Atho Imelda Patricia Indriani, Linda Dwi Intan Rahmawati Kartinah Kartinah, Kartinah Khasanah, Wahyu Rizki Uswatun Kiswoyo, Kiswoyo Kuncoro Bayu Utomo Kurniawati, Selvi Tirta Luki Bahari Maisyaroh, Siti Mei Fita Asri Untari Muliadita, Abellia Putri Nabilatuzzahra, Nazla Nafisa, Nafisa Niken Apriani Nora Wahyu Kusuma Dewi Nur Diana Beauty Nur Fadhilatul Rifkia Nurul Maftukhtail A Pamuji Sukoco Pamungkas, Dwi Pramesti, Pudyaningtyas Ayu Prasena Arisyanto Prasena Arisyanto Purwadi Purwadi Putra, Dandy Haryanto Putri Juliana Indah Putri, Angelia Berta R. Soeyono Rachma Dinda Lestari Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahma, Tasya Aulia Nur Rahmat Rais, Rahmat Rahmayanti, Aprilia Regita Cahyaningrum Rismadhani, Natasya Amalia Rizka Nur Khanifah Rofian Sari, Lisa Farhanita Sayekti, Za'iimah Sekar Septi Suharyati Septian Dwi Cahyo Septiana, Maria Dwi Setyaningsih, Ayu shofia, zahrona fitriyani Singgih Adhi Prasetyo, Singgih Siti Hamidah Siti Patonah Siti Rodliyah Sofiani, Ratna Sri Sunarmi Suciani, Imanisa Wulan Sugeng Purwanto Suhermin, Suhermin Sukamto Sukamto Sukamto Tanda Dewi Purnasari Veryliana Purnamasari, Veryliana Wahyuni, Innaky Anasagasti Wardana, M Yusuf Setia Wawan Priyanto Wawan Priyanto Wawan Priyanto, Wawan Yasinta Nur Wahyuningtyas Yazid Nurfarikhin