Claim Missing Document
Check
Articles

Akibat Hukum Terhadap Notaris Yang Dinyatakan Pailit Ditinjau Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris (Studi Putusan Nomor: 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby) Agnes Lorentina Br Sembiring; Sunarmi Sunarmi; Mahmul Siregar; Suprayitno Suprayitno
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 2 (2025): Februari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam memberikan jasa pelayanan kepada masyarakat, terkadang Notaris terjerembab atau rentan berurusan dengan masalah hukum, salah satunya dinyatakan pailit oleh putusan pengadilan. Kepailitan Notaris dalam perkara Putusan Nomor: 20/PdtSus-PKPU/2020/PN Niaga Sby, menyebabkan notaris diberhentikan dengan tidak hormat sebagaimana diatur dalam Pasal 12 huruf a UUJN. Berdasarkan penelitian ini dibahas mengenai Kepastian Hukum terhadap Pengaturan Notaris yang dinyatakan Pailit dalam kaitannya terhadap Pribadi atau Jabatan ditinjau berdasarkan UUJN, Akibat Hukum terhadap Notaris yang dinyatakan Pailit ditinjau berdasarkan UUJN pada putusan nomor: 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/PN Niaga Sby, Perlindungan terhadap Protokol Notaris dan Pengawasan terhadap Notaris. Metode yang digunakan dalam penelitian Tesis ini adalah Penelitian Yuridis Normatif. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis, bertujuan untuk menggambarkan gejala atau kelompok tertentu, atau untuk menentukan ada tidaknya hubungan antara suatu gejala terhadap gejala lainnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dengan penarikan kesimpulan secara deduktif. Berdasarkan penelitian ini terdapat hasil pembahasan mengenai Kepastian Hukum terhadap Pengaturan Notaris yang dinyatakan Pailit diatur di dalam Pasal 12 huruf a UUJN. Apabila notaris dalam menjalankan kewenangannya tidak sesuai dengan Undang-Undang khususnya UUJN, maka notaris telah menyimpang dari kewenangannya dan dapat dijatuhkan sanksi terhadapnya. Akibat Hukum terhadap Notaris yang dinyatakan Pailit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, dapat diberhentikan dengan tidak hormat dari jabatannya atas usul Majelis Pengawas Pusat (MPP). Perlindungan terhadap Protokol Notaris apabila Notaris diberhentikan dengan tidak hormat, maka penyerahan protokol Notaris dilakukan oleh Notaris kepada Notaris lain yang ditunjuk oleh Menteri atas usul Majelis Pengawas Daerah. Dalam hal Pengawasan terhadap Notaris, dilakukan oleh lembaga Majelis Pengawas Notaris dan Dewan Kehormatan Notaris.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V DI SD NEGERI TINGGARBUNTUT MOJOKERTO Juwita Permata; Endah Rahmawati2; Suprayitno Suprayitno; Lailatul Munawaroh; Mimyn Putri Muldash
Jurnal Inovasi Kreativitas Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Badan Pendidikan Profesi Guru Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model discovery learning dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada peserta didik kelas V SDN Tinggarbuntut. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Tinggarbuntut Kecamatan Bangsal pada tanggal 30 November 2021. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah jenis penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian kelas V SD berjumlah 25 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh data meningkatnya hasil belajar adalah menggunakan pretest dan posttest. Kondisi awal rata-rata yang diperoleh saat pretest adalah 27,76 dan rata-rata hasil yang diperoleh saat posttest adalah 71,04. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan rata-rata hasil yang diperoleh dari sebelum dan sesudah diterapkannya metode discovery learning. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. This study aims to determine the application of discovery learning models in improving science learning outcomes in 5th grade students at SDN Tinggarbuntut. This research was conducted at SD Negeri Tinggarbuntut, Bangsal District on November 30, 2021. The type of research used by the researcher is the type of classroom action research. The subjects of the 5th grade elementary school research were 25 students. The data collection technique used to obtain data on improving learning outcomes is using pre-test and post-test. The average initial condition obtained during the pre-test was 27.76 and the average result obtained during the post-test was 71.04. This shows an increase in the average results obtained from before and after the implementation of the discovery learning method. It can be concluded that the application of the Discovery Learning model can improve student learning outcomes.
Teachers as Digital Facilitators: A Qualitative Study on Professional Adaptation in Technology-Based Curriculum Arya Jagad Mediantoro; Garry Brumadyadisty; Siska Armawati Sufa; Gardena Smoro Laksmi; Suprayitno Suprayitno
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i1.368

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan signifikan dalam praktik pendidikan, khususnya pada peran guru yang bertransformasi dari penyampai pengetahuan menjadi fasilitator digital. Penelitian ini berangkat dari masalah rendahnya kesiapan pedagogis dan dukungan institusional yang dialami guru dalam menghadapi tuntutan pembelajaran berbasis teknologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses rekonstruksi identitas profesional guru, faktor pendukung dan penghambat, serta implikasinya terhadap praktik pedagogis di era digital. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis tematik berbantuan NVivo, melibatkan wawancara mendalam dengan guru dari berbagai konteks sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan peran guru menuntut penyesuaian kognitif, emosional, dan sosial. Efikasi diri terbukti menjadi faktor sentral dalam keberhasilan adaptasi, sementara keterbatasan infrastruktur dan kebijakan administratif yang ambigu menimbulkan tekanan emosional. Kolaborasi sejawat dan praktik reflektif menjadi penguat resiliensi serta sumber inovasi pedagogis. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa adaptasi digital bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan proses rekonstruksi identitas pedagogis yang dipengaruhi agensi internal, struktur sosial, dan dukungan institusional. Saran yang diajukan meliputi penguatan pelatihan berkelanjutan, kebijakan infrastruktur yang merata, serta pembentukan komunitas praktik guru untuk mendukung transformasi berkelanjutan.
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELANGGARAN KODE ETIK NOTARIS DALAM PEMBUATAN AKTA OTENTIK Matthew Bias Ferari; Hasim Purba; Suprayitno Suprayitno
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2799

Abstract

Abstract: The case of deed forgery by Notary HS in Langkat, North Sumatra, highlights the importance of enforcing the notary code of ethics. On April 1, 2024, the MPWN of North Sumatra issued Decision No. 4/MPWN Prov.03.24 of 2024 declaring a violation of Law No. 2 of 2014 concerning Notary Position. This research discusses the law enforcement mechanism against violations of the code of ethics, factors that influence violations, and efforts to overcome violations of the code of ethics in making authentic deeds. With normative and empirical legal approaches, primary data in the form of questionnaires and secondary data from books, journals, and regulations are analyzed qualitatively. Law enforcement involves MPD, MPW, MKN, and law enforcement agencies with internal factors such as personal ethics and external factors such as economic pressure as causes of violations. Efforts in Medan include strict supervision, strict sanctions, training, and cooperation of legal institutions. Research suggestions include increased inter-agency coordination, continuing education for notaries, and periodic evaluation of law enforcement mechanisms to maintain professional integrity and public trust. Keyword: Law Enforcement, Notary Code of Ethics, Violation, Authentic Deed Abstrak: Kasus pemalsuan akta oleh Notaris HS di Langkat, Sumatera Utara, menyoroti pentingnya penegakan kode etik notaris. Pada 1 April 2024, MPWN Sumut mengeluarkan Putusan No. 84/MPWN Prov.03.24 Tahun 2024 yang menyatakan pelanggaran terhadap Undang-Undang No. 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris. Penelitian ini membahas mekanisme penegakan hukum terhadap pelanggaran kode etik, faktor yang memengaruhi pelanggaran, dan upaya penanggulangan pelanggaran kode etik dalam pembuatan akta otentik. Dengan pendekatan hukum normatif dan empiris, data primer berupa kuesioner serta data sekunder dari buku, jurnal, dan regulasi dianalisis secara kualitatif. Penegakan hukum melibatkan MPD, MPW, MKN, serta lembaga penegak hukum dengan faktor internal seperti etika pribadi dan eksternal seperti tekanan ekonomi sebagai penyebab pelanggaran. Upaya di Medan mencakup pengawasan ketat, sanksi tegas, pelatihan, dan kerja sama lembaga hukum. Saran penelitian meliputi peningkatan koordinasi antar lembaga, pendidikan berkelanjutan untuk notaris, serta evaluasi berkala mekanisme penegakan hukum guna menjaga integritas profesi dan kepercayaan masyarakat. Kata kunci: Penegakan Hukum, Kode Etik Notaris, Pelanggaran, Akta Otentik
KEDUDUKAN PELAKSANAAN LELANG MELALUI PERANTARA KANTOR PELAYANAN KEKAYAAN NEGARA DAN LELANG Khairunissa Isyarah Tanjung; Hasim Purba; Suprayitno Suprayitno; Jelly Leviza
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.3170

Abstract

Abstract: The regulation of auction is based on Article I, Paragraphs (4), (5), an d (6) of Minister of Finance Regulation No. 27/PMK.06/2016 concerning Auction Implementation Guidelines, which classifies, and voluntary non-execution auction. The issue of execution based on grosse akta as stipulated in Article 224 HIR or Article 258 RBG has evolved along with the rapid development of credit institutions in Indonesia. The problem Formulation in this study includes how the legal regulation of public auction through the intermediary of the State Assets Management and Auction  Service Office is strutured. This reseacrh employs a normative juridical method with a descriptive-analytical approach, the analysis used in this study is qualitative analysis. Additinally, article 6 of Law No.4 of 1996 on Mortgage Right, in conjuntion with article 224 HIR/258 RBG, plays a crucial role in the execution auction. Keyword: Auction Execution, Security Rights, Creditor, Debtor Abstrak: Pengaturan terhadap lelang didasarkan  Pasal 1 ayat (4), (5), dan (6) Peraturan Menteri Keuangan No. 27/ PMK. 06/2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang mengklasifikasi lelang menjadi 3 bagian, yaitu lelang eksekusi, lelang noneksekusi wajib dan lelang noneksekusi sukarela. Persoalan eksekusi atas grose akta yang diatur dalam Pasal 224 HIR atau Pasal 258 RBG semakin berkembang seiring dengan lajunya lembaga perkreditan di Indonesia. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana pengaturan hukum terhadap lelang di muka umum melalui perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif  dengan sifat deskriptif analisis. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Kualitatif. Pasal 6 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan yang dikaitkan dengan Pasal 224 HIR/258 RBG dalam Pelaksanaan Eksekusi Jaminan oleh Kreditur Bank melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang. Kata kunci: Eksekuci Lelang, Jaminan, Kreditur, Debitur 
Co-Authors . Pramono Achmad Rhodianto Achmad Taufiq Agit Bagus Dermawan Agnes Lorentina Br Sembiring Ahmad Dardiri Alwi Suddin Amalia Lusiana Aminnudin, Aminnudin Andoko Andoko, Andoko Anggun Septiani Widorini Annisa Rizkika Chairiza Nst Arie Marbandi Arif Dwi Putranto Arif Triyanto Aripriharta - Ariyanto, Sudirman Rizki Arlisah Amary Arya Jagad Mediantoro Ata Syifa’ Nugraha Ayu Zahara Azridjal Aziz Baihaqie Danuputra Sudrajat Bili Darnanto Susilo Bismar Nasution Dadang Purwo Ariwidodo Deo Widika Alamsyah Desinta Dwiki Nurfauziah Devangga Dio Putra Arifin Dinarta Gundari Dines Olivia Margareta Endah Rahmawati2 Erdi Erdi ERNI WIDAJANTI Falaq Ikhzal Suganda Ferry Susanto Limbong Fuad Indra Kusuma Ganie Ganie Gardena Smoro Laksmi Garry Brumadyadisty Handoko Handoko HASIM PURBA Heri Kiswanto Heru Suryanto Ika Liestianingsih Imam Sudjono Indri Robiatul Adawiyah Ineke Kusuma Indriani Jelly Leviza Juita Osti Bulan Lumbantobing Juwita Permata Khairunissa Isyarah Tanjung Kurnia Halimatus Solikhah Lailatul Munawaroh Lovita Apriliana Sari Pinem M. Rizki Harahap Mahmul Siregar Marsono Marsono Matthew Bias Ferari Melisa Surya Andini Mimyn Putri Muldash Moh. Ansori Mohammad Adifa Betha Nanda Mudinillah, Adam Muhamad Syaifuddin Muhammad Afnan Habibi Muhammad Hersan Arifin Muhammad Yandi Pratama Nadya Syawitri Naufal Anis Mubarok Nindy Pramudita Nova Kurnia Rahmadani Nur Shasmitta Zaen Nurhanifam Nurhanifam Pingkan Sihassaleh Pramono Pramono Pramuko Ilmu Purboputro Rahmat Iman Mainil Ratna Ratna Retno Indah Pangestuti Retno Wulandari Ridho Riski Hadi Riduwan Prasetya Rizki Nugianto Rizki Praham Sutarno Rohani Ganie Rohani Rohani Roza Febrianti Sakib Nurcholish Anshari Shavira Azzahra Siska Armawati Sufa Sudirman Rizki Ariyanto Sujito Sujito Sukarni Sukarni Sumarno Sumarno Sunarmi Suprihatmi Sri Wardiningsih Suwarno Suwarno Syarifudin Dwi Prasetyo Sylvia Vietressia Sinuhaji T. Keizerina Devi Azwar Tabita Tyasyarani Tan Kamello Via Fitri Permatasari Virlia Nanda Ristia Wara Sinuhaji Yanuhar, Uun Yoga Yuniadi Zory Satrio Nugroho