Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Efektivitas Metode Silver Meal dalam Optimalisasi Persediaan Tepung Roti pada UMKM Malikah Bakery Makassar Hasan, Muhammad Rafli; Lamatinulu Ahmad; Nurul Chairany; Asrul Fole
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 2 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v2i01.119

Abstract

Salah satu masalah umum yang sering dialami oleh UMKM Roti (Bakery) adalah kurangnya perencanaan yang baik dalam penyediaan bahan baku, termasuk juga di UMKM Malikah Bakery Makassar. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian untuk menentukan jumlah persediaan tepung roti yang tepat menggunakan metode Silver Meal. Penelitian ini berfokus pada persediaan bahan baku roti dan diasumsikan bahwa pemasok mampu memenuhi kebutuhan bahan baku perusahaan. Metode yang digunakan meliputi peramalan, perhitungan safety stock, teknik lot sizing Silver Meal, dan penentuan ROP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung roti yang perlu dipesan selama satu tahun adalah sebanyak 2.697 kg, dengan rata-rata pemesanan sebesar 224,8 kg per pemesanan. Perusahaan memesan kembali tepung roti setelah mencapai titik persediaan pengaman minimal sebesar 28 kg per bulan. Dengan menerapkan metode Silver Meal, perusahaan berhasil menurunkan total biaya sebesar 25%. Saran penelitian selanjutnya: melibatkan UMKM Roti lainnya, pertimbangkan faktor lain, bandingkan metode lain, dan analisis mendalam efisiensi metode Silver Meal.
Optimisasi Pengendalian Persediaan Spare Part Alat Berat Menggunakan Metode Continuous Review: Studi Kasus PT. Kasmar Tiar Raya di Kabupaten Kolaka Utara Rafsanjani, Ashemi Agung; Lamatinulu Ahmad; Nurul Chairany; Asrul Fole
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 2 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v2i01.120

Abstract

Spare part memiliki peran yang sangat penting dan menjadi kebutuhan dalam industri alat berat. PT. Kasmar Tiar Raya, perusahaan tambang nikel, mengalami masalah dengan pesanan spare part yang berlebihan sehingga terjadi penyimpanan berlebihan (overstock), yang menyebabkan biaya penyimpanan tinggi dan memiliki risiko kerusakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan pengendalian persediaan spare part alat berat di perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Continuous Review. Hasil penelitian menunjukkan titik pemesanan ulang atau reorder point (ROP) untuk beberapa spare part, seperti oil seal sebanyak 75 unit, tooth sebanyak 27 unit, bearing sebanyak 30 unit, hose sebanyak 60 unit, dan oil filter sebanyak 78 unit. Dengan mengetahui titik pemesanan ulang ini, perusahaan dapat mengelola persediaan dengan lebih efisien, mengurangi biaya penyimpanan yang tinggi, dan menghindari risiko kerusakan. Dengan menerapkan Metode Continuous Review, PT. Kasmar Tiar Raya dapat meningkatkan efektivitas operasional dan menghindari kerugian yang tidak perlu terkait dengan persediaan spare part alat berat.
Redesain Kemasan Produk Bolu Cukke Dengan Menggunakan Metode QFD (Quality Function Deployment) pada Bolu Cukke Berkah Makassar Iffah, Nurul; Lamatinulu, Lamatinulu; Rauf, Nurhayati; Fole, Asrul; Erniyani, Erniyani
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 2 No. 02 (2024): Oktober 2024
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v2i02.122

Abstract

Bolu Cukke Berkah, sebuah UMKM di Makassar yang bergerak di industri pembuatan kue, perlu mengembangkan produknya untuk berhasil dalam persaingan. Saat ini, produk kue mereka dikemas menggunakan plastik dengan kekurangan seperti kurangnya kebersihan dan informasi yang tidak mencerminkan kualitas yang diinginkan pelanggan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan atribut desain kemasan yang diinginkan konsumen dan merancang ulang kemasan Bolu Cukke sesuai preferensi dan pendapat konsumen menggunakan metode QFD. Hasil penelitian mengungkap enam atribut dalam redesain kemasan Bolu Cukke, yaitu desain menarik, tahan lama, mudah dibawa, mudah dibuka, harga ekonomis, dan warna. Terdapat juga kekurangan pada atribut desain menarik, tahan lama, dan warna. Untuk penelitian lanjutan, disarankan mengevaluasi atribut dengan nilai kekurangan tersebut serta melibatkan konsumen dalam pengembangan kemasan. Aspek keberlanjutan seperti penggunaan kemasan ramah lingkungan atau bahan daur ulang juga harus dipertimbangkan. Sehingga penelitian selanjutnya, diharapkan dapat menciptakan kemasan yang menarik, sesuai preferensi konsumen, dan memperoleh keunggulan kompetitif di pasar.
Analisis Perencanaan Kapasitas Produksi Minyak Kelapa Sawit Menggunakan Metode RCCP dan MPS Pada PT. Merbaujaya Indahraya di Konawe Selatan Purnama, Edrio Magenda; Rauf, Nurhayati; Ahmad, Arfandi; Fole, Asrul; Erniyani, Erniyani
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 2 No. 02 (2024): Oktober 2024
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v2i02.124

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan dalam mengevaluasi perencanaan kapasitas produksi minyak kelapa sawit di PT. Merbaujaya Indahraya selama periode dua belas bulan menggunakan metode RCCP (Rough Cut Capacity Planning) dan MPS (Master Production Schedule). Fokus penelitian adalah pada identifikasi ketidakseimbangan antara kapasitas kerja perusahaan dan fluktuasi permintaan dari konsumen, serta eksplorasi strategi peningkatan kapasitas produksi guna mengakomodasi variasi permintaan pasar. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa kapasitas produksi perusahaan belum sesuai untuk memenuhi kebutuhan dari konsumen dengan permintaan yang beragam. Meskipun telah dilakukan penambahan jam kerja lembur dan strategi lainnya, kapasitas produksi hanya mencukupi pada beberapa bulan tertentu. Rekomendasi untuk menambah mesin produksi atau menggunakan subkontrak dengan perusahaan sejenis sebagai langkah-langkah untuk menjaga eksistensi perusahaan. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk menggunakan metode RCCP dengan pendekatan CPOF guna mendalami analisis kapasitas produksi di PT. Merbaujaya Indahraya dan meningkatkan responsivitas perusahaan terhadap fluktuasi pasar.
Analisis Pembangunan Gedung Dengan Menggunakan Metode SHERPA Dan HEART Di PT. Pas Indonesia Timur Jumratun, Jumratun; Rauf, Nurhayati; Safutra, Nur Ihwan; Fole, Asrul
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 2 No. 02 (2024): Oktober 2024
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v2i02.129

Abstract

Pas Indonesia Timur merupakan entitas korporasi yang terlibat dalam sektor kontraktor umum dan penyedia dengan sejumlah bidang usaha yang berkaitan dengan sektor konstruksi. Kecelakaan kerja dalam konstruksi bangunan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk human error atau kesalaahn manusia. Human Error dapat terjadi ketika pekerja melakukan Tindakan yang tidak sesuai dengan prosedur, tidak memperlihatkan tanda peringatan, kurangnya pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tahapan pekerjaan di sektor konstruksi bangunan yang rentan terhadap kesalahan manusia dan menyusun rekomendasi perbaikan guna mengatasi permasalahan yang muncul dalam konteks konstruksi bangunan, dengan tujuan akhir mengurangi insiden kecelakaan kerja di lingkungan kerja PT. Pas Indonesia Timur. Hasil dari penelitian ini adalah dengan metode HEART dab SHERPA diperoleh HEP (Human Error Probability) tertinggi yaitu pada sub task 1.2 memasang sekrub menggunakan bor Listrik dan 2.3 memasang seng dengan mengebor paku pada seng dengan nilai HEP sebesar 26,5302.
Penentuan Jumlah Produksi Yang Optimal Untuk Memaksimalkan Keuntungan Dengan Menggunakan Metode Linear Programming Pada UD.Adi Jaya Meubel Tahir, Muh Ridwan; Saleh, Anis; Lamatinulu, Lamatinulu; Fole, Asrul
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 2 No. 02 (2024): Oktober 2024
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v2i02.130

Abstract

Industri meubel merupakan perusahaan yang mengolah bahan baku, seperti kayu, rotan, dan bahan tambahan lainnya, menjadi produk bernilai tinggi. Perusahaan ini harus berkompetisi dengan industri meubel lainnya, baik lokal maupun internasional. Namun, sebagai pelaku usaha, kita harus siap menghadapi berbagai permasalahan yang mungkin terjadi. UD. Adi Jaya Meubel menggunakan sistem produksi make to stock untuk kusen jendela dan kusen pintu, serta make to order untuk lemari, meja makan, dan pintu utama. Setiap produk memiliki kapasitas produksi masing-masing, seperti 65 buah lemari, 80 set meja makan, 150 pasang pintu utama, 200 buah kusen jendela, dan 250 buah kusen pintu. Selama lima tahun terakhir, perusahaan menghadapi masalah di mana keuntungan yang diperoleh belum optimal sesuai dengan modal yang diinvestasikan. Hal ini disebabkan oleh sistem produksi yang kurang optimal. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian untuk menentukan total produksi yang optimal guna memaksimalkan keuntungan dengan menggunakan metode Linear Programming di UD. Adi Jaya Meubel. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa produksi yang optimal adalah 65 buah lemari, 80 set meja makan, 226 buah/pasang pintu utama, 200 buah kusen jendela, dan 284 buah kusen pintu. Dengan optimasi ini, perusahaan mengalami peningkatan keuntungan sebesar Rp. 273.400.000.
Optimalisasi Kapasitas Produksi Kelapa Sawit dengan Pendekatan Rough Cut Capacity Planning: Studi Kasus pada PT Kasmar Matano Wiguna, Arya Cipta; Lamatinulu, Lamatinulu; Safutra, Nur Ihwan; Fole, Asrul; Muhammad Fachry Hafid
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 2 No. 02 (2024): Oktober 2024
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v2i02.134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang kapasitas produksi yang optimal pada industri argo pengolahan kelapa sawit di PT Kasmar Metano Persada. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif untuk mengevaluasi kapasitas produksi saat ini serta merancang model perencanaan kapasitas yang mampu memenuhi permintaan pasar dan meningkatkan efisiensi operasional. Data yang digunakan meliputi permintaan produk, data stasiun kerja, data jam dan hari kerja, dan data rata-rata waktu produksi. Analisis yang dilakukan yaitu menggunakan pendekatan Rough Cut Capacity Planning (RCCP). Hasil penelitian menunjukkan dengan adanya usulan penambahan jam kerja dan jumlah pekerja diketahui perencanaan kapasitas tersedia 133.025 sedangkan jumlah kapasitas awal yang tersedia 121.402 yang berarti metode usulan RCCP mampu memenuhi kebutuhan permintaan konsumen. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam perencanaan kapasitas produksi industri pengolahan kelapa sawit dengan memberikan rekomendasi praktis yang dapat diimplementasikan oleh manajemen perusahaan. Peningkatan efisiensi dan optimalisasi kapasitas produksi pada penelitian ini diharapkan agar dapat meningkatkan daya saing PT. Kasmar Matano Persada di industri kelapa sawit.
Penyuluhan Kondisi Iklim Kerja Untuk Meningkatkan Hygiene Dan Sanitasi Pekerja Pabrik Tempe HB Kota Makassar Safutra, Nur Ihwan; Alisyahbana , Takdir; Rusli, Iwan Anzari; Nurfadillah, Nurfadillah; Fole, Asrul
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.410

Abstract

Industri tahu di Kelurahan Bangkala, Makassar menghadapi tantangan iklim kerja panas akibat metode pemanasan langsung dalam proses produksi, yang berdampak pada kesehatan dan produktivitas pekerja. Kurangnya penyuluhan mengenai hygiene, sanitasi, dan sistem kerja yang baik menyebabkan kebutuhan akan sosialisasi tata cara pengolahan tempat kerja yang aman, sehat, dan nyaman guna mencegah risiko kesehatan dan meningkatkan produktivitas kerja. Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini meliputi survei awal untuk mengidentifikasi masalah di industri tahu tempe HB, Kelurahan Bangkala, Makassar. Kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, penyuluhan, dan pelatihan dengan metode pemberian materi tentang sikap hygiene, sanitasi, serta tata cara menciptakan iklim kerja yang aman dan nyaman. Sosialisasi ini melibatkan 10 peserta pekerja dan pengelola industri untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan. Hasil penyuluhan mengenai kondisi iklim kerja di pabrik tempe HB Kota Makassar menunjukkan peningkatan pemahaman pekerja tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan produksi. Penerapan praktik hygiene dan sanitasi, seperti menjaga kebersihan alat, ruang kerja, dan bahan baku, menciptakan lingkungan kerja yang lebih higienis, mendukung kualitas tempe, serta meningkatkan kesehatan dan produktivitas pekerja. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman produsen tempe tentang pentingnya hygiene, sanitasi, dan ergonomi dalam produksi. Meskipun ada hambatan, penerapan prinsip ini meningkatkan kualitas produk, kesehatan pekerja, dan produktivitas. Dukungan berbagai pihak dan pendekatan edukatif mendorong keberlanjutan program serta potensi replikasi di wilayah lain.
EVALUASI STRATEGI GREEN MANUFACURING DAN GREEN DISTRIBUTION TERHADAP PENINGKATAN KINERJA UMKM MENGGUNAKAN REGRESI LINIER DAN ANALISIS SWOT Fole, Asrul; Safitri, Khoerun Nisa; Aini, Nurul
Jurnal Liga Ilmu Serantau Vol. 2 No. 1 (2025): Edisi Februari - Jurnal Liga Ilmu Serantau
Publisher : LPPM Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/jlis.v2i1.1048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi Green Manufacturing dan Green Distribution terhadap peningkatan kinerja UMKM. Dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, data dikumpulkan dari 100 UMKM menggunakan metode survei, wawancara, dan observasi. Analisis dilakukan dengan regresi linear untuk mengukur hubungan kuantitatif, serta analisis SWOT untuk memahami kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi UMKM dalam implementasi strategi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Manufacturing berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja operasional melalui efisiensi energi, pengelolaan limbah yang bijaksana, dan proses produksi ramah lingkungan. Selain itu, penerapan Green Distribution yang mencakup manajemen rantai pasok berkelanjutan, optimalisasi transportasi, dan pengemasan ramah lingkungan mampu meningkatkan efisiensi distribusi, menekan biaya, serta memperbaiki citra bisnis. Penggunaan teknologi informasi dan inovasi logistik turut mendorong pengurangan jejak karbon dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Meskipun demikian, tantangan berupa keterbatasan pengetahuan teknis, biaya investasi awal, dan infrastruktur yang belum optimal menjadi hambatan utama. Rekomendasi penelitian mencakup pengembangan akses teknologi ramah lingkungan, pelatihan kesadaran lingkungan bagi pelaku UMKM, serta penguatan strategi distribusi berkelanjutan. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara praktik ramah lingkungan dan efisiensi bisnis dalam mendukung keberlanjutan dan daya saing UMKM.
GAP ANALYSIS AND ENHANCEMENT STRATEGY FOR SUPPLY CHAIN PERFORMANCE IN THE HANDICRAFT INDUSTRY OF ISR BONE SMES: A SCOR RACETRACK APPROACH Fole, Asrul; Immawan, Taufik; Kusrini, Elisa; Mail, Abdul; Dahlan, Muhammad
Journal of Industrial Engineering Management Vol 9, No 3 (2024): Journal of Industrial Engineering and Management
Publisher : Center for Study and Journal Management FTI UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jiem.v9i3.1865

Abstract

Supply chain performance is a crucial factor for the handicraft industry in coping with the increasing and complex competition. This study aims to determine the enhancement strategy for the supply chain performance in the handicraft industry of ISR Bone SMEs in the Reliability sector by using the SCOR Racetrack version 12.0 method. This method can assess the gap between actual and target performance on level 1 and level 3 metrics. The results of the study indicate that there is a significant gap in the RL.1.1 Perfect Order Fulfillment metric of 78.63% and in the level 3 metrics: RL.3.32, RL.3.24, and RL.3.55. The proposed enhancement strategies include socialization, promotion, cooperation, fast drying equipment, training on weaving and packaging processes, as well as the use of technology, and scheduling of returned products. This study is expected to contribute to the development of the handicraft industry in Indonesia.