Claim Missing Document
Check
Articles

Improving edamame yield on peat soil via Rhizobium and soil amendment applications Susana, Rini; Mahmudi; Mulya Ashari, Asri
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 53 No. 1 (2025): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24831/jai.v53i1.62929

Abstract

Soil amendment is a key factor in improving peat soil suitability for agriculture from the perspective of its fertility and quality. Red mud is potentially used as a peat soil ameliorant. The study aimed to evaluate red mud application as an ameliorant and application of Rhizobium on peat soil for growing edamame. The research was conducted at Tanjungpura University, Pontianak, from February to October 2024. A completely randomized design factorial was used to compile field experiments. The ameliorant factor consisted of 4 levels: control (dolomite 8 tons ha-1) and Red Mud of 10 tons ha-1, 15 tons ha-1, and 20 tons ha-1. The second factor was without and with Rhizobium. The application of Red Mud as an ameliorant increased pH, Na, and P2O5 levels and increased base saturation in peat soil. The Red Mud increased Na absorption in edamame tissues and increased pod yield. The highest edamame yield was reached with 20 tons ha-1 of red mud which was similar to with 8 tons ha-1 dolomite. Rhizobium has a role in supporting the formation of better root nodules. Keywords: crop yield; microorganisms; red mud; soil chemistry; soybean
Pengaruh Pupuk Npk dan Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Mentimun Varietas Zatavy di Tanah Podsolik Merah Kuning Susilawati, Dwi Nur; Susana, Rini; Darussalam, Darussalam
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/plt.v15i2.81089

Abstract

Pemanfaatan tanah podsolik merah kuning (PMK) untuk budidaya mentimun berdampak pada kendala kesuburan tanah yang rendah, rendahnya bahan organik, serta struktur tanah yang pejal, penambahan pupuk NPK dan pupuk hayati diharapkan dapat memperbaiki kesuburannya. Penelitian ini bertujuan untuk mencari dosis pupuk NPK dan konsentrasi pupuk hayati yang memberikan pertumbuhan dan hasil mentimun terbaik pada tanah PMK. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan dari bulan Desember 2023 "“ Januari 2024 di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor, Faktor pertama dosis pupuk NPK (N) yang terdiri dari 3 taraf yaitu: 100 kg/ha, 200 kg/ha dan 300 kg/ha dan faktor kedua konsentrasi pupuk Hayati ( P) yang terdiri dari 3 taraf yaitu: 1ml/l, 2ml/l dan 3 ml/l. Variabel yang diamati meliputi: volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah pertanaman, berat buah per tanaman, rata-rata berat buah, diameter buah pertanaman dan panjang buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk NPK 100 kg/ha sudah cukup untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil mentimun yang baik.Kata Kunci : Mentimun,  NPK, Podsolik Merah Kuning, Pupuk Hayati .
Pengaruh Pupuk N dan Inokulasi Rhizobium terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Hijau pada Tanah Gambut Rahmawati, Anisa; Susana, Rini; Darussalam, Darussalam
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol 2, No 1 (2026): March
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/snja.v2i1.100735

Abstract

Budidaya kacang hijau pada tanah gambut dihadapkan pada beberapa kendala, salah satunya yaitu rendahnya kandungan nitrogen, upaya meningkatkan kandungan nitrogen pada tanah gambut dapat dilakukan dengan pemberian pupuk N menggunakan pupuk urea, untuk meningkatkan efisiensi N maka dapat dilakukan dengan cara meningkatkan penambatan nitrogen dengan inokulasi menggunakan Rhizobium yang sesuai dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis interaksi pupuk N dan inokulasi rhizobium yang memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau pada tanah gambut. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak dari bulan April hingga bulan Juni 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial, yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu pemberian pupuk N (N) dalam bentuk pupuk Urea yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu n1 = 25 kg/ha urea setara dengan 0,25 g/tanaman, n2 = 50 kg/ha urea setara dengan 0,5 g/tanaman, n3 = 75 kg/ha urea setara dengan 0,75 g/tanaman, n4 = 100 kg/ha urea setara dengan 1 g/tanaman dan faktor kedua yaitu inokulasi rhizobium (R) yang terdiri dari 2 taraf perlakuan yaitu r0 = Tanpa rhizobium dan r1 = Rhizobium. Terdapat 8 kombinasi perlakuan yaitu : n1r0, n1r1, n2r0, n2r1, n3r0, n3r1, n4r0 dan n4r1 yang terdiri dari 3 ulangan. Variabel yang di amati adalah tinggi tanaman, umur berbunga, berat kering tanaman, jumlah bintil akar total, jumlah bintil akar efektif, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per polong, berat biji per tanaman, berat 100 butir biji kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi pupuk N dan inokulasi rhizobium terhadap variabel berat kering tanaman, perlakuan pupuk N 25 kg/ha tanpa rhizobium menghasilkan berat kering tanaman terbaik dengan rerata 25,38 g, akan tetapi pemberian pupuk N dan inokulasi rhizobium pada berbagai dosis secara tunggal tidak berpengaruh terhadap variabel tinggi tanaman 2 MST, 3 MST, 4 MST, 5 MST, umur berbunga, berat kering tanaman, bintil akar total, bintil akar efektif, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per polong, berat biji per tanaman, dan berat 100 butir biji kering.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KECIPIR TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI DAN PUPUK KALIUM PADA TANAH GAMBUT sabarudin, Sabarudin; Susana, Rini; Darussalam, Darussalam
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 3: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i3.102397

Abstract

Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) merupakan tanaman tropis yang bernilai gizi tinggi dan banyak dimanfaatkan sebagai sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk hayati dan pupuk kalium serta interaksi keduanya yang memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik pada tanaman kecipir di tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, berlangsung dari 18 Februari sampai dengan 29 Mei 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah pupuk hayati (H) dan faktor kedua pupuk kalium (K) masing-masing terdiri dari 3 taraf sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali yang terdiri dari 4 tanaman sampel, sehingga terdapat 108 tanaman. Variabel penelitian yaitu berat kering tanaman, volume akar, jumlah polong, bobot polong dan panjang polong, serta variabel penunjang meliputi suhu udara, kelembaban udara dan curah hujan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara pupuk hayati dan pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kecipir pada tanah gambut. Interaksi pupuk hayati dan pupuk kalium dapat meningkatkan jumlah polong tanaman kecipir dengan kombinasi perlakuan 300 kg/ha pupuk hayati dan 250 kg/ha pupuk kalium.
Co-Authors Adzani, M. Ardies Rama agus ruliyansyah Agustina Listiawati ahmad mulyadi sirojul munir, ahmad mulyadi Ali Djamhuri Anisa Rahmawati aponius aponius, aponius Apriani, Resti Ashari, Asri Mulya Asnawati Asnawati Ayu Puspita Azhari Azhari Basuni, Basuni Benget Tambunan, Benget Credo, Owen Saputra Michael Darussalam Darussalam, Darussalam Delvi, Ainun Demero, Alexander Frengky Denah Suswati Dini Anggorowati Dwi Zulfita Eddy Santoso Eka Wardhana, Muhammad Khafidzan Eko Eko, Eko Fenandra, Adara Fendi Fendi Fitria Sari Fitrianto, Bimo Satrio Godefridus Delanova Panthera Boy Habiburrahman Habiburrahman, Habiburrahman Hariyanti, Agus Iwan Sasli Jayanti, Meylani Dwi Josmara Juwita Juwita, Juwita Lestari, Lisa Listri Listiawti, Agustina Magdalena Magdalena Mahmudi Maulidi Maulidi Muhammad Huda Mustawa Mulya Ashari, Asri Mulyadi Safwan Nadia Nadia Nurjani odotian, angelo Patriani Patriani, Patriani Prayoga, Egie Purwaningsih - Rahayu, Lidia Negata Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Reski, Silvanus Rita Hayati Rita Kurnia Apindiati Riten, Arif Rahman Robertus Suryadinata, Robertus Sabarudin Sabarudin Saeri Sagiman, Saeri Sagita, Devia Rahma Saputra, Rio SAPUTRA, ROLIS Setia Budi Shelda, Priscila Shelda Siti Hadijah Subekti, Bagus Cahyo Sukardi, Viktor Surachman Surachman Susilawati, Dwi Nur Tantri Palupi Tatang Abdurrahman, Tatang Tera Maritha, Tera thristianty suci marata, thristianty suci TRIS HARIS RAMADHAN Warganda Warganda Wasian Syafiuddin, Wasian Wasi’an, Wasi’an Wijaya, Indra WINDRA, WINDRA Yenni Yenni Yuniarti, Fitria